cover
Contact Name
Indah Riwayati
Contact Email
-
Phone
+628157772615
Journal Mail Official
cendekiaeksakta@unwahas.ac.id
Editorial Address
JL. Menoreh Tengah X / 22, Sampangan, Gajahmungkur, Sampangan, Gajahmungkur, Kota Semarang, Jawa Tengah 50232
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Cendekia Eksakta
ISSN : 25285912     EISSN : 25482122     DOI : http://dx.doi.org/10.3194/ce
Cendekia Eksakta journal focuses upon aspects of exact sciences: engineering, agriculture, health and pharmacy . The Cendekia Eksakta journal is an research journal and invites contributions of original and novel fundamental research. The journal aims to provide a forum for the presentation of original fundamental research, interpretative reviews and discussion of new developments in chemical engineering. Papers which describe novel theory and its application to practice are welcome, as are those which illustrate the transfer of techniques from other disciplines. Reports of carefully executed experimental work, which is soundly interpreted are also welcome. The overall focus is on original and rigorous research results which have generic significance.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol. 8 No. 1 (2023)" : 20 Documents clear
PENERAPAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING (SAW) PADA PENGUJIAN KUALITAS PRODUK MINUMAN SERBUK (STUDI KASUS PT. XXX) Marjono, Marjono; Riyantomo, Agung; Mustagfirin, Mustagfirin
CENDEKIA EKSAKTA Vol. 8 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/ce.v8i1.8317

Abstract

Pengujian terhadap produk memerlukan penelitian yang sangat penting untuk menentukan kualitas produk yang dihasilkan sesuai kriteria-kriteria standar pangan. Saat ini pengujian standar pangan di PT. XXX masih menggunakan pencatatan buku dan perhitungan menggunakan kalkulator sehingga tidak jarang terjadi kesalahan dalam melakukan perhitungan dan mengakibatkan kelolosan suatu produk yang kurang dari standar pangan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang, membuat, dan mengetahui kelayakan dari sistem pendukung keputusan pengujian kualitas produk dengan metode SAW studi kasus PT. XXX. Penelitian ini termasuk dalam penelitian pengembangan dengan melalui tahapan analisis, desain, implementasi, dan pengujian terhadap sistem pendukung keputusan pengujian kualitas produk dengan metode SAW studi kasus PT. XXX.Untuk mendapatkan kualitas produk terbaik yang diharapkan perlu adanya pengujian terhadap produk olahan yang dihasilkan. Untuk membantu mempermudah penguji laboratorium menentukan kualitas produk terbaik dibutuhkan sistem pendukung keputusan yang dibangun dengan PHP dan MySql. Metode yang digunakan menggunakan metode SAW (Simple Additive Weighting) yang merupakan metode penjumlahan terbobot yang digunakan dalam memasukan data dan data keluar dari sistem. Dengan adanya sistem ini dapat menghitung dan memproses data yang digunakan untuk menentukan standar kualitas dari produk olahan yang dihasilkan. Sistem Pengujian Produk yang telah dibangun menggunakan metode Simple Additive Weighting dapat berfungsi dengan baik diantaranya mampu memberikan perhitungan akurat yang dapat digunakan sebagai pertimbangan dalam menentukan kualitas produk yang diinginkan.Kata Kunci : Php, Sql, SAW, Sistem Pendukung Keputusan
ANALISIS PENDAPATAN DAN SENSITIVITAS USAHA TEMPE KEDELAI (Glycine Max (L.) Merrill) SKALA RUMAH TANGGA DI DESA REMBUN KECAMATAN SIWALAN KABUPATEN PEKALONGAN Ilmiyah, Nurul; Sutrisno, Joko; Sasongko, Lutfi Aris; Hastuti, Dewi
CENDEKIA EKSAKTA Vol. 8 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/ce.v8i1.8254

Abstract

Tempe adalah salah satu makanan tradisional khas Indonesia. Di tanah air tempe sudah lama dikenal selama beraba-abad silam. Makanan ini diproduksi dan dikonsumsi secara turun temurun, khususnya di daerah Jawa Tengah dan sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui total biaya, penerimaan, pendapatan, keuntungan, mengetahui kelayakan usaha melalui uji R/C ratio dan sensitivitas usaha Tempe Kedelai Skala Rumah Tangga di Desa Rembun Kecamatan Siwalan Kabupaten Pekalongan. Metode penelitian menggunakan deskripif kuantitatif. Pemilihan lokasi penelitian dilakukan secara sengaja (Purposive Sampling) dengan 8 dukuh dan metode pengambilan sampel pengrajin tempe kedelai menggunakan sensus sebanyak 25 responden. Data yang digunakan merupakan data primer dan data skunder. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata biaya eksplisit sebesar Rp 13.227.500 dan biaya implisit sebesar Rp 1.869.717. Hasil yang diperoleh rata-rata total biaya sebesar Rp 15.097.217. Harga tempe kedelai dijual dengan harga Rp 3.000 ukuran plastik ½ liter dan Rp 5.000 ukuran plastik 1 liter serta rata-rata kedelai yang digunakan produksi tempe kedelai sebesar 999,6 Kg dalam satu bulan, sehingga rata-rata penerimaan sebesar Rp 24.184.000, rata-rata pendapatan sebesar Rp 10.956.500, dan rata-rata keuntungan sebesar Rp 9.086.783. Nilai R/C ratio sebesar 1,63 sehingga usaha tempe kedelai layak diteruskan. Usaha tempe kedelai skala rumah tangga mengalami penurunan pendapatan apabila sensitivitas harga kedelai naik 5% dengan hasil pendapatan sebesar Rp 8.487.023.Kata kunci: Tempe Kedelai, Skala Rumah Tangga, Pendapatan, Sensitivitas
ANALISIS VARIASI KONSENTRASI KALIUM HIDROKSIDA TERHADAP KARAKTERISTIK MUTU SABUN MANDI CAIR EKSTRAK KULIT MANGGIS (Garcinia mangostana L.) BERBAHAN DASAR MINYAK GORENG BEKAS Susanti, Maria Mita; Tyaspito, Nicolas Adi
CENDEKIA EKSAKTA Vol. 8 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/ce.v8i1.8259

Abstract

Xanthone merupakan senyawa utama pada kulit buah manggis yang berfungsi sebagai antioksidan karena mempunyai nilai IC50 sebesar 17,90 ppm. Senyawa antioksidan dapat digunakan dalam produk sabun sebagai penangkal radikal bebas. Sabun terbentuk dari proses reaksi hidrolisis basa terhadap lemak atau minyak. KOH dalam reaksi saponifikasi sebagai alkali yang akan direaksikan dengan minyak sehingga menghasilkan sintesa dan air serta garam karbonil. Karakteristik mutu sabun cair dipengaruhi oleh konsentrasi KOH yang digunakan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui karakteristik mutu sabun mandi cair dengan menggunakan zat aktid dari ekstrak kulit buah manggis (Garcinia mangostana L.) dengan bahan dasar minyak goreng bekas dengan variasi konsentrasi KOH (7,35 %, 9,1 % , 10,85 %). Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimental dengan variabel bebas yang digunakan adalah variasi konsentrasi KOH dan variabel terikat adalah karakteristik mutu sabun cair yang meliputi organolpetis, pH, daya busa, viskositas, asam lemak bebas dan alkali bebas. Data dianalisa secara deskriptif melalui pendekatan teoritis data dibandingkan dengan persyaratan dalam pustaka SNI 06-4085-1996. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa karakteristik mutu sabun mandi cair yang memenuhi standar sni 06-4085-1996 adalah pH, tinggi busa, alkali bebas, asam lemak bebas sedangkan viskositas belum memenuhi karakteristik mutu sabun cair yang baik.Kata kunci: karakteristik mutu sabun cair, kulit manggis, minyak goreng bekas, variasi konsentrasi kalium hidroksida
UJI KADAR PROTEIN, KADAR ABU DAN KADAR AIR DALAM PROSES DEMINERALISASI KULIT SAPI UNTUK PEMBUATAN GELATIN Shobib, Ahmad; Mulyaningsing, MF Sri; Christiana Wijaya, Kouw Devina
CENDEKIA EKSAKTA Vol. 8 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/ce.v8i1.8255

Abstract

Gelatin adalah produk alami yang diperoleh oleh hidrolisis kolagen, merupakan protein yang larut, yang bersifat sebagai gelling agent (bahan pembuat gel). Secara umum proses pembuat gelatin diawali dengan perendaman kulit sapi dalam larutan asam, bertujuan untuk melarutkan mineral kalsium fosfat dan garam-garam mineral lainnya. Asam yang digunakanyaitu Asam Asetat dengan tingkat konsentrasi 3% dan 15% dengan variasi waktu perendaman(3 jam dan 12 jam) dan variasi perbandingan antara bahan baku dan volume pelarut (1:1 dan 1:8). Tujuan penelitian ini adalah mengetahui variabel yang paling berpengaruh, mengetahui kondisi optimum dari variabel yang berpengaruh dan mengetahui karakteristik dari gelatin yang dihasilkan. Penelitian ini menggunakan metode experimental design dengan jumlah run percobaan pada fractional design adalah 2n di mana n adalah jumlah variable yang dikaji yaitu waktu perendaman, perbandingan berat bahan baku : volume pelarut, dan konsentrasi asam asetat, masing-masing perlakuan mempunyai level low dan high. Di mana hasil dari variable yang berpengaruh akan dilakukan optimasi untuk didapat hasil gelatin kulit sapi yang terbaik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gelatin yang diproduksi dari kulit sapi dengan konsentrasi asam asetat 12% menghasilkan yield tertinggisebesar 9,06% dengan kadar air 7,31%, kadar abu 1,54% dan kadar protein 52,46%.Kata kunci : gelatin; kolagen; kulit sapi
PENENTUAN FENOLIK TOTAL, FLAVONOID TOTAL, AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAN NILAI SPF FRAKSI BUAH OKRA (Abelmoschus esculentus L.) Astutiningsih, Christina; Anggraeny, Ebta Narasukma
CENDEKIA EKSAKTA Vol. 8 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/ce.v8i1.8260

Abstract

Buah okra banyak dikonsumsi sebagai sayur dan diperkirakan dapat dimanfaatkan dalam produk kosmetik. Karena adanya komponen golongan fenolik, yaitu senyawa antioksidan dan senyawa pelindung, buah okra diyakini dapat mengurangi peningkatan radikal bebas yang dihasilkan oleh paparan sinar matahari. Penelitian ini bertujuan untuk memfraksinasi buah okra, mengkaji kandungan total fenolik dan flavonoidnya, serta menguji aktivitas antioksidan dan perlindungan sinar matahari dari fraksi buah okra. Dalam penelitian ini, ekstraksi etanol dilanjutkan dengan remaserasi dan fraksinasi dengan n-heksana, etil asetat, dan air. Pengujian potensi sebagai tabir surya ditentukan berdasarkan metode perhitungan nilai SPF, nilai persen transmitan eritema dan nilai persen transmitan pigmentasi. Hasil analisis menunjukkan fraksi etil asetat memiliki kandungan fenolik dan flavonoid terbesar yaitu 251, 0116 mgGAE/g dan 127,6178 mgQE/g. Nilai IC50 juga menunjukkan konsentrasi paling kecil yaitu 40,2254 ppm. Fraksi etil asetat pada konsentrasi 100ppm memberikan nilai SPF 8,5973; 200ppm 49,7069 dan 400ppm sebesar 77,4765 yang menunjukkan fraksi etil asetat mampu memberikan perlindungan ultra. Persen transmisi pigmentasi (Tp) 100ppm adalah 0,3441; 200ppm sebesar 0,1447 dan 400ppm sebesar 0,1113 serta persen transmisi eritema (Te) 100ppm sebesar 0,3407; 200ppm sebesar 0,1436 dan 400ppm sebesar 0,1102 menunjukkan kemampuan fraksi etil asetat sebagai sunblock.Kata kunci: Buah Okra, antioksidan, tabir surya, fraksi
PENGARUH PENAMBAHAN EKSTRAK BUAH MANGROVE PEDADA (Sonneratia caseolaris) PADA SABUN CAIR TERHADAP DAYA HAMBAT BAKTERI Escherichia coli Nurfadilah, Nurfadilah; Maruka, Safriyanto S; Novitasari, Maya
CENDEKIA EKSAKTA Vol. 8 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/ce.v8i1.8256

Abstract

Buah mangrove pedada dapat diolah menjadi sabun cair antiseptik karena kandungan fitokimia yaitu flavonoid, alkaloid, dan steroid mampu membunuh dan menghambat pertumbuhan bakteri.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui sifat fisik berupa sensori, kadar pH dan tinggi busa serta daya hambat sediaan sabun cair ekstrak buah mangrove pedada terhadap aktivitas bakteri Esherichia coli. Penelitian ini mengunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pada analisis sensori dan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pada uji tinggi busa, uji pH dan uji daya hambat bakteri. Perlakuan yang diterapkan yaitu konsentrasi sabun cair yang berbeda, terdiri atas 5 perlakuan dengan konsentrasi (P1 5ml),(P2 10ml), (P3 15ml), (P4 20ml), dan (P5 25ml), dan masing-masing perlakuan diulang sebanyak 4 kali sehingga total perlakuan berjumlah 20 perlakuan. Hasil uji sabun cair ekstrak buah mangrove pedada memberikan pengaruh nyata pada uji sensori sabun cair, dimana perlakuan terbaik terdapat pada perlakuan P1 dengan penambahan ekstrak buah pedada sebanyak 5 ml, dan perlakuan terbaik untuk uji tinggi busa dan daya hambat bakteri yaitu perlakuan P5 dengan zona hambat 18,55mm termasuk kedalam kategori kuat namun nilai pH dari semua perlakuan belum memenuhi SNI dimana standar kategori aman untuk sabun cuci tangan adalah 4-10.Kata kunci: Ektrak, Buah Pedada, Daya Hambat, Sabun Cair
RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI PENJUALAN BERBASIS WEB PADA JAWI ADVERTISING Trisakti, Bayu; Budiyanto, Nugroho Eko
CENDEKIA EKSAKTA Vol. 8 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/ce.v8i1.8297

Abstract

Jawi Advertising merupakan sebuah perusahaan percetakan yang melayani penjualan sticker, body decals full body, x-banner, kartu nama dan undangan. Jawi Advertising bernaung dibawah badan hukum bernama CV. Jawi. CV. Jawi sendiri menaungi 2 perusahaan yaitu Jawi Advertising dan Jawi Ekspedisi. Jawi Advertising bertempat di Jl. Pejalin-Protomulyo, Rt. 01 / Rw.6, Proto Lor, Protomulyo, Kecamatanamatan Kaliwungu Selatan, Kabupatenupaten Kendal. Didalam pemasaran produknya, Jawi Advertising masih melakukannya secara manual yaitu melalui brosur maupun informasi yang didapat saat pelanggan datang ke perusahaan sehingga informasi tentang produk masih belum meluas dan hanya diketahui oleh orang-orang sekitar. Penelitian ini bertujuan menghasilkan sebuah sistem penjualan berbasis web yang dapat memudahkan masyarakat untuk mendapatkan informasi produk yang dijual. Metode pengembangan sistem yang digunakan penulis yaitu SDLC atau biasa disebut juga dengan metode waterfall yang memiliki tahapan komunikasi, perencanaan, pemodelan, kontruksi dan penyerahan sistem perangkat lunak ke para pelanggan/pengguna. Hasil penelitian ini adalah terciptanya sebuah sistem informasi penjualan di Jawi Advertising guna memudahkan konsumen mendapatkan informasi dan memudahkan dalam pemesanan.Kata Kunci : Penjualan, Sistem, Waterfall, Web.
ANTIBACTERIAL AND ANTIACNE ACTIVITY OF n-HEXANE FRACTION OF ALFALFA HERB (Medicago sativa L.) ETHANOL EXTRACT IN VITRO AND ON RABBIT (Oryctolagus cuniculus) Fithria, Risha Fillah; Safitri, Erika Indah; Khasanyzulaikhah, Kharista; Nurazisa, Nurazisa
CENDEKIA EKSAKTA Vol. 8 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/ce.v8i1.8257

Abstract

Propionibacterium acnes (P. acnes) can cause inflammation of the polysebaceous glands and lead to acne. Flavonoids in alfalfa herb are thought to have antibacterial and antiinflammatory properties. Flavonoids can be absorbed into n-hexane solvents. This study aims to determine antibacterial activity of n-hexane fraction of alfalfa herb ethanol extract (nHFAH) against P. acnes in vitro, to calculate the total flavonoid levels in the fraction, and to determine antiacne activity of the fraction on rabbit. This study is an experimental study with post-test control group design. Extraction of alfalfa herb was done by maceration method using 70% ethanol and fractionated with n-hexane. Antibacterial activity test was carried out using disk diffusion with 5 series of concentrations (15%, 20%, 25%, 30% dan 35%), positive control (clindamycin 2 µg/disk) and negative control (DMSO 100%). Diameters of the inhibition area were analyzed statistically using a Kruskal Wallis test followed by Mann Withney test with 95% of confidence level. Rabbit back skin was shaved on 5 different areas (3x3 cm2/area). Induced with 0.2 mL of P. acnes suspension (3x109 CFU/mL) intradermal. Acne formed (24 hours) on all areas, then were treated with T1 (clindamycin 2%), T2 (DMSO 100%), T3 (nHFAH 20%), T4 (nHFAH 25%), T5 (nHFAH 30%). Erythema diameter reduction on day 9 was analyzed using one-way anova, continued by post hoc tukey with 95% of confidence level. Total nHFAH flavonoid levels were tested by colorimetric method using UVVis spectrophotometer at λ 429.5 nm. The results showed that nHFAH has antibacterial activity against P. acnes with an average value of diameter of inhibition area for each concentration were 7.30; 7.49; 7.75; 7.92 and 8.24 mm. nHFAH exhibits antiacne activity with the percentage for each concentration were 67.01%; 77.84% and 85.84% respectively. Total nHFAH flavonoid levels were 6.09 mgQE/ gram.Keywords: Alfafa herb, n-Hexane fraction, Propionibacterium acnes.
SISTEM DIAGNOSA PERMASALAHAN KOMPUTER BERBASIS WEB Azzam, Nashiruddin; Mauludin, Mochamad Subchan
CENDEKIA EKSAKTA Vol. 8 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/ce.v8i1.8316

Abstract

Pada saat ini, hampir semua pekerjaan pasti menggunakan komputer untuk mempermudah dan mempersingkat pekerjaan. Komputer juga akan mengalami kerusakan seiring dengan penggunaan dan berjalannya waktu. Komputer juga perlu perbaikan agar dapat berjalan kembali dengan normal. Sistem diagnosa permasalahan komputer ini memberikan kemudahan pada pengguna untuk mendiagnosa permasalahan pada komputer. Pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, studi pustaka. Metode waterfall juga digunakan sebagai prosedur pengembangan sistem. Sistem ini dibuat menggunakan PHP sebagai bahasa pemrogramannya. Rancangan juga digunakan sebagai prosedur yang digunakan untuk mengetahui gambaran sistem yang akan dibuat. Hasil dari penelitian ini, dapat ditunjukkan bahwa sistem dapat menerapkan referensi yang digunakan untuk mendiagnosa permasalahan komputer.Kata kunci : Komputer, PHP, Waterfall
EFEKTIVITAS EKSTRAK ETANOL TEMPE KORO BENGUK (Mucuna pruriens L.) SEBAGAI CHELATING AGENT LOGAM BERAT KADMIUM Raharjo, Hyacinta Trixie; Anggraini, Devina Ingrid
CENDEKIA EKSAKTA Vol. 8 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/ce.v8i1.8258

Abstract

Pencemaran logam berat dapat berdampak buruk bagi kesehatan, salah satunya yaitu logam berat kadmium (Cd). Kadmium yang tidak sengaja termakan dapat menyebabkan berbagai kerusakan pada sistem fisiologis tubuh. Metabolit sekunder yang mampu mengikat logam yaitu flavonoid, alkaloid, dan tanin. Salah satu makanan yang mengandung metabolit sekunder tersebut yaitu tempe koro benguk (Mucuna pruriens L.). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan ekstrak etanol tempe koro benguk (Mucuna pruriens L.) dalam menurunkan konsentrasi logam kadmium (Cd). Uji pengikatan logam kadmium menggunakan ekstrak tempe koro benguk (Mucuna pruriens L.), dengan mencampurkan larutan logam kadmium 20 ppm pada masing-masing konsentrasi sampel ekstrak tempe koro benguk dengan konsentrasi yang berbeda yaitu 2 ppm, 4 ppm, 6 ppm, 8 ppm dan 10 ppm selama 30 menit. Sisa logam kadmium diukur menggunakan Spektrofotometri Serapan Atom (SSA). Hasil dari penelitian ini dapat diketahui konsentrasi dari ekstrak etanol tempe koro benguk (Mucuna pruriens L.) yang mampu menurunkan kandungan logam kadmium (Cd) paling tinggi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi ekstrak etanol 70% tempe koro benguk (Mucuna pruriens L.) 6 ppm dapat menurunkan kadar logam kadmium (Cd) sebesar 76,21%.Kata kunci: kadmium, SSA, tempe koro benguk, chelating agent

Page 1 of 2 | Total Record : 20