cover
Contact Name
Indah Riwayati
Contact Email
-
Phone
+628157772615
Journal Mail Official
cendekiaeksakta@unwahas.ac.id
Editorial Address
JL. Menoreh Tengah X / 22, Sampangan, Gajahmungkur, Sampangan, Gajahmungkur, Kota Semarang, Jawa Tengah 50232
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Cendekia Eksakta
ISSN : 25285912     EISSN : 25482122     DOI : http://dx.doi.org/10.3194/ce
Cendekia Eksakta journal focuses upon aspects of exact sciences: engineering, agriculture, health and pharmacy . The Cendekia Eksakta journal is an research journal and invites contributions of original and novel fundamental research. The journal aims to provide a forum for the presentation of original fundamental research, interpretative reviews and discussion of new developments in chemical engineering. Papers which describe novel theory and its application to practice are welcome, as are those which illustrate the transfer of techniques from other disciplines. Reports of carefully executed experimental work, which is soundly interpreted are also welcome. The overall focus is on original and rigorous research results which have generic significance.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 195 Documents
CENDEKIA EKSAKTA Dewan Redaksi
CENDEKIA EKSAKTA Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3194/ce.v4i1.2677

Abstract

DEWAN REDAKSI
ANALISA PENGARUH KUAT ARUS TERHADAP STRUKTUR MIKRO, KEKERASAN, KEKUATAN TARIK PADA BAJA KARBON RENDAH DENGAN LAS SMAW MENGGUNAKAN JENIS ELEKTRODA E7016 Anjis Ahmad Soleh; Helmy Purwanto; Imam Syafa’at
CENDEKIA EKSAKTA Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3194/ce.v1i2.1721

Abstract

Pengelasan merupakan bagian yang tidak dipisahkan dari pertumbuhan industri karena memegang peranan utama dalam rekayasa, kontruksi danreparasiproduksi logam. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahuistruktur mikro, kekerasan dan kekuatan tarik plat baja St 41 kekebalan 10 mm yang dibuat kampuh V dan dilas dengan arus 100, 120 dan 140 A dengan las SMAW menggunakan elektroda E7016. Hasil pengamatan mikro memperlihatkan struktur ferit dan perlit pada logam induk. Pengamatan pada daerah las dan HAZ memperlihatkan bahwa penambahan arus pengelasan terlihat bahwa perubahan struktur mikro terutama terjadi pada HAZ dan daerah las. Terbentuknya butir yang besar pada HAZ menjadikan daerah ini memiliki kekerasan yang lebih rendah dibandingkan dengan daerah las. Struktur mikro daerah las terdiri dari struktur widmanstatten yang kasar dan daerah las merupakan daerah yang paling keras dan getas. Hasil pengujian tarik menunjukkan daerah putus terjadi pada HAZ, semakin tinggi temperatur kekuatan tarik semakin besar.Kata Kunci : arus listrik pengelasan, struktur mikro, kekerasan dan kekuatan tarik
PELEMBAB ALAMI SEDIAAN SHOOTING GEL KOMBINASI LIDAH BUAYA DAN BUAH RAMBUTAN Lilies Wahyu Ariani; Ririn Suharsanti
CENDEKIA EKSAKTA Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3194/ce.v3i1.2144

Abstract

Dengan meningkatnya usia kulit mengalami penuaan dini menyebabkan kadar kelembaban kulit berkurang sehingga kulit menjadi kering. Kulit kering bisa menyebabkan iritasi kulit sehingga menyebabkan iritasi dan pembengkakan. Dengan berkurangnya kadar kelembaban kulit bisa diatasi dengan memberikan kosmetik pelembab perawatan kulit untuk mencegah dehidrasi pada kulit. Salah satu perawatan yang bisa dilakukan dengan sediaan topikal yang mengandung antioksidan dan sebagai pelembab kombinasi gel sepatu lidah buaya (lidah buaya) dan buah rambutan (nephelium lappaceum). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai kelembaban kulit manusia pada sediaan shooting gel dengan variasi kombinasi konsentrasi lidah buaya dan buah rambutan formula I (85%) dan formula II (90%). Tes dilakukan dengan menggunakan 10 subjek tes yang  masing-masing diberi dosis di tangan kiri selama 14 hari. Dari data yang diperoleh diuji normalitas dan homogenitasnya. Data nilai kelembaban sebelum dan sesudah dibandingkan dengan uji T berpasangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan sebelum dan sesudah perlakuan sediaan shooting gel dengan p <0,05. Dapat disimpulkan bahwa sediaan shooting gel dengan kombinasi lidah buaya dan buah rambutan formula I (85%) dapat meningkatkan nilai kelembaban kulit manusia antara sebelum dan sesudah penggunaan. Kata kunci: Aloe Vera, Buah Rambutan, Pelembab, Shooting gel
UJI POTENSI FRAKSI ETIL ASETAT KULIT BUAH APEL HIJAU (Pyrus malus L.) TERHADAP PENURUNAN KADAR KOLESTEROL SECARA IN VITRO Devina Ingrid Anggraini; Eka Wisnu Kusuma
CENDEKIA EKSAKTA Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3194/ce.v4i1.2668

Abstract

Kesibukan masyarakat yang semakin meningkat membuat asupan kolesterol di dalam tubuh menjadi semakin tinggi karena banyaknya mengkonsumsi makanan cepat saji. Akumulasi kolesterol total akan membentuk aterosklerosis sehingga mengakibatkan beberapa penyakit komplikasi seperti hipertensi, penyumbatan pembuluh darah di otak, dan jantung. Pada dasarnya limbah kulit apel hijau mengandung kuersetin yaitu zat yang dibutuhkan guna mencegah  berbagai  macam penyakit. Kuersetin merupakan golongan flavonoid yang paling banyak terdapat di alam dari pada jenis flavonoid yang lain. Di dalam tubuh, flavonoid mampu melunturkan kolesterol yang terdapat pada dinding pembuluh darah. Dengan berkurangnya kadar kolesterol, maka penyakit komplikasi lain yang diakibatkan oleh kolesterol tidak akan muncul. Kajian mengenai uji potensi penurunan kadar kolesterol ini dilakukan dengan skala laboratorium. Penelitian bertujuan untuk menguji potensi fraksi etil asetat kulit buah apel hijau (Pyrus malus L.) terhadap penurunan kadar kolesterol dengan memberikan perbedaan konsentrasi dan mencari nilai effective concentration 50 (EC50). Pelarut etil asetat digunakan dalam proses ekstraksi untuk mengambil senyawa aktif dalam kulit buah apel hijau. Analisis potensi penurunan kolesterol fraksi etil asetat kulit buah apel hijau (Pyrus malus L.) dilakukan dengan metode Lieberman-Burchard dengan menggunakan spektrofotometri visibel dan menghasilkan nilai EC50 sebesar 129,993 mg/L. Kata kunci:effective concentration 50 (EC50), flavonoid, kolesterol, kulit buah apel hijau (Pyrus malus L.)
PENGARUH VARIASI TEMPERATUR PADA GAS NITRIDING TERHADAP SURFACE HARDNESS BAHAN BAJA AISI 4140 Aladin Eko Purkuncoro
CENDEKIA EKSAKTA Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3194/ce.v2i2.2086

Abstract

Baja paduan rendah AISI 4140 banyak digunakan sebagai bahan komponen mesin, gear, roda gigi yang pada pemakaiannya banyak mengalami gesekan.Untuk meningkatkan sifat mekanis khususnya kekerasan, pada penelitian ini dilakukan dengan metode nitridasi. Nitridasi adalah sebuah proses perlakuan panas non konvensional, dimana pada proses nitridasi menggunakan nitrogen aktif sebagai unsure pembentuk lapisan nitride yang sangat keras pada permukaan logam, sehingga kekerasan permukaan pada logam akan meningkat. Metode nitridasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah nitridasi dengan metode gas, dengan menggunakan dapur fluidized bed furnace. Penelitian ini menggunakan tiga variasi temperatur pemanasan yang berbeda, untuk temperatur pemanasan 400°C, 500°C, dan 600°C menggunakan waktu penahanan yang sama yaitu 4 jam. Dari hasil pengujian kekerasan yang paling tinggi nilai kekerasannya terdapat di temperature 500°C, yaitu sebesar 791,1 HV. Keausan pada hasil pengujian terdapat nilai spesifik yang paling rendah pada temperature 500°C, yaitu 0,93 mm2/kg. Berdasarkan hasil pengamatan struktur mikro terlihat pembentukan lapisan nitride yang baik pada permukaan specimen dengan termperatur 600°C dan nilai ketebalan lapisan yang dapat diukur yaitu sebesar 58,2 μm.  Kata Kunci: Nitridasi, kekerasan, keausan, struktur mikro baja AISI 4140
AKTIVITAS ANTIBAKTERI DAUN SUJI (Pleomele angustifolia N.E Brown) PADA BAKTERI Streptococcus Mutans Elya Zulfa; Prita Rizqi N; Rima Andriani S
CENDEKIA EKSAKTA Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3194/ce.v3i1.2138

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun suji (EEDS) pada bakteri Streptococcus Mutans penyebab karies gigi. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimental dengan desain post test only control design group. Ekstrak daun suji diperoleh dengan maserasi menggunakan pelarut etanol 70%. Penelitian ini dilakukan pada 3 kelompok perlakuan EEDS berturut-turut sebesar (4; 5; 6 mg/disk), control (-) DMSO, control positif (Kloramfenikol) dengan metode difusi agar. Hasil pengujian dilakukan analisis statistic dengan mann whitney dilanjutkan kruskal wallis. Hasil pengujian menunjukkan bahwa EEDS dengan konsentrasi (4; 5; 6 mg/disk) tergolong memiliki aktivitas antibakteri yang kuat. Nilai DDH EEDS  pada S.mutans berturut-turut sebesar 12,9 mm, 14,9 mm, dan  15,2 mm. hasil uji statistic menunjukkan bahwa EEDS pada konsentrasi 5 dan 6 mg/disk memiliki nilai DDH yang tidak berbeda bermakna (sig>0,05). Kata kunci : daun suji, ekstrak, aktivitas antibakteri, streptococcus mutans.
PENGARUH VARIASI KONSENTRASI TWEEN 80 dan SPAN 80 TERHADAP KARAKTERISTIK KRIM EKSTRAK ETANOL DAUN NANGKA (Artocarpus heterophyllus) SEBAGAI ANTIOKSIDAN Emy Susanti; Aqnes Budiarti; Maul Musyafaah
CENDEKIA EKSAKTA Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3194/ce.v4i2.3052

Abstract

ABSTRACT Jackfruit leaves (Artocarpus heterophyllus) are known to have antioxidant activity and formulated in cream. Span 80 and tween 80 are emulsifiers that are widely used in cream formulations. This study aims to determine the antioxidant activity in cream preparations and the effect of concentrations span 80 and tween 80 on the physical characteristics of the cream.The ethanol extract of jackfruit leaves was made by maceration using 70% ethanol. Jackfruit ethanol extract cream is made in 4 formulas based on variations in the concentration of emulgator span 80; tween 80 that is F1 (3%; 3%), F2 (4%; 4%) and F3 (5%; 5%). The cream tested the physical characteristics of the cream including organoleptic, homogeneity, pH, adhesion, spreadability and viscosity, while antioxidant activity carried out by DPPH (1,1-Diphenyl-2-picrylhidrazyl) method. Data on the physical characteristics of the cream obtained were analyzed using linear regression, the results of organoleptic test and homogeneity were analyzed descriptively, and data from the activity of antioxidant creams were statistically tested using One Way Anova. The results obtained showed variation in concentrations of span 80 and tween 80 affecting the physical characteristics of the cream. Increasing the concentration of span 80 and tween 80 in cream preparations can increase viscosity and adhesion but reduce the spreadability. Antioxidant activity of jackfruit leaf ethanol extract obtained from F1 was 23.17%, F2 37.89% and F3 29.82%, significantly different with F(-) was 6.65%,. Variation in concentrations of span 80 and tween 80 do not affect their antioxidant activity. Keywords: Antioxidant, Jackfruit leaf, DPPH, Cream
PERBANDINGAN METODE EKSTRAKSI MASERASI DAN SOKLETASI TERHADAP KADAR FENOLIK TOTAL EKSTRAK ETANOL DAUN KERSEN (Muntingia calabura) Anita Dwi Puspitasari; Lean Syam Proyogo
CENDEKIA EKSAKTA Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3194/ce.v2i1.1791

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menetapkan kadar fenolik total pada ekstrak etanol daun kersen (Muntingia calabura) dengan variasi metode ekstraksi. Ekstraksi daun kersen dilakukan secara maserasi dan sokletasi menggunakan pelarut etanol. Kadar fenolik total ditetapkan menggunakan metode Spektrofotometri visibel dengan pereaksi Folin Ciocalteau. Prinsip dari metode ini adalah terbentuknya senyawa kompleks berwarna biru dari fosfomolibdat-fosfotungstat yang direduksi senyawa fenolik dalam suasana basa yang dapat diukur secara spektrofotometri UV-Visibel. Metode ini dapat digunakan untuk penentuan kadar fenolik total yang dihitung sebagai asam galat dengan persamaan regresi y = 0,05864x + 0,08371 dan koefisien korelasi r = 0,99675. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar fenolik total dalam ekstrak etanol daun kersen dengan metode maserasi adalah 1,163 mg QGA/g ekstrak dan metode sokletasi adalah 2,53 mg QGA/g ekstrak. Dapat disimpulkan bahwa metode ekstraksi berpengaruh terhadap kadar fenolik total dalam ekstrak etanol daun kersen. Kata kunci : daun kersen, fenolik total, maserasi, sokletasi
VALIDASI METODE PENETAPAN KADAR ISONIAZID DAN VITAMIN B6 MENGGUNAKAN KROMATOGRAFI CAIR KINERJA TINGGI SERTA APLIKASINYA DALAM SEDIAAN SIRUP OBAT TUBERKULOSIS Aqnes Budiarti; Nimas Yuniarsih Herdiyanti
CENDEKIA EKSAKTA Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3194/ce.v3i2.2472

Abstract

Isoniazid (INH) dan piridoksin HCl atau vitamin B6 (vit B6) dikenal sebagai obat kombinasi untuk tuberkulosis. Adanya metode penetapan kadar kedua zat ini secara simultan sangat diperlukan dalam uji stabilitas dan studi nasib obat dalam tubuh. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan metode penetapan kadar INH dan vit B6 menggunakan kromatografi cair kinerja tinggi (KCKT)serta aplikasinya dalam sediaan sirup tuberkulosis. Pengembangan metode menggunakan KCKT Jasco dengan detektor UV-Vis. Fase diam adalah C18  dan fase gerak berupa campuran dapar fosfat dan asetonitril (75:25, v/v) dengan waktu alir 1,2 mL/menit pada panjang gelombang 280 nm. Selanjutnya dilakukan uji validasi meliputi akurasi, presisi, selektivitas, linieritas dan sensitivitas. Metode analisis diaplikasikan pada dua sediaan sirup dari pabrik yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode teliti dengan %RSD 0,48 untuk INH dan 0,64% untuk vit B6. Metode akurat dengan % perolehan kembali kedua  zat antara 98-102%, metode linier dengan nilai r = 0,99 untuk kedua zat. Nilai LoD dan LoQ untuk penetapan kadar INH adalah 2,65 dan 8,85 ppm serta vit B6 adalah 0,33 dan 1,11 ppm. Uji selektifitas  menghasilkan nilai resolusi 4,8. Kadar INH  dan vit B6 masing-masing dalam sirup adalah 100,26-100,27% dan 100,00-100,85%. Metode analisis yang divalidasi dapat diaplikasikan pada sediaan sirup obat tuberkulosis. Kata kunci:INH, isoniazid, KCKT, sirup tuberkulosis, vit B6
DISOLUSI DAN KARAKTER FISIKOKIMIA ASAM FENOFIBRAT DALAM DISPERSI PADAT PERMUKAAN DENGAN SODIUM STARCH GLYCOLATE Yulias Ninik Windriyati; Ayu Shabrina
CENDEKIA EKSAKTA Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3194/ce.v4i1.2673

Abstract

Asam fenofibrat merupakan antihiperlipidemia yang sangat sukar larut dalam air sehingga disolusinya ditingkatkan dengan pembentukan dispersi padat permukaan untuk meningkatkan bioavailabilitasnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui disolusi dan karakter fisikokimia asam fenofibrat dalam sistem dispersi padat permukaan dengan sodium starch glycolate. Dispersi padat permukaan dibuat dengan metode co-evaporation dan hasilnya diuji disolusi dalam medium dapar fosfat pH 6,8. Karakterisasi partikel dilakukan dengan SEM, XRD, DTA dan FTIR. Disolusi asam fenofibrat meningkat setelah berada dalam sistem dispersi padat permukaan dengan sodium starch glycolate. Foto SEM menunjukkan terjadi perubahan habit kristal setelah mengalami rekristalisasi dalam etanol 96%. Analisis XRD membuktikan terjadi penurunan kristalinitas partikel asam fenofibrat dan hasil uji DTA tidak menunjukkan transformasi polimorf dalam sistem dispersi padat permukaan. Sedangkan analisis FTIR menunjukkan tidak terjadi interaksi kimia antara asam fenofibrat dengan sodium starch glycolate.  Kata kunci: asam fenofibrat, sodium starch glycolate, dispersi padat permukaan

Page 2 of 20 | Total Record : 195