Healthcare Nursing Journal
Healthcare Nursing Journal merupakan salah satu Journal Elektronik yang dikelola oleh Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya. Jurnal ini terbit secara berkala, dan merupakan fasilitas bagi civitas akademika pada bidang kesehatan dan keperawatan. Memuat berbagai karya tulis ilmiah hasil penelitian, pengabdian, kajian pustaka, dan praktikum dengan ruang lingkup ilmu keperawatan. Healthcare Nursing Journal mewadahi hasil karya Dosen, Mahasiswa, dan pakar kesehatan lainnya sebagai sarana publikasi secara ilmiah.
Articles
211 Documents
RED ONION COMPRESS FOR REDUCING BODY TEMPERATURE IN EPILEPSY PATIENTS WITH HYPERTERMY
Sandriani Sandriani;
Siti Aisyah;
Andan Firmansyah
HealthCare Nursing Journal Vol. 4 No. 2 (2022): HealthCare Nursing Journal
Publisher : Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (259.743 KB)
|
DOI: 10.35568/healthcare.v4i2.2363
The purpose of this case study is to carry out the intervention of a red compress on an epileptic child with symptoms of hyperthermia. The method used in this research is descriptive qualitative with a case study approach. The subject of this case study is an epileptic child who has hyperthermia. In collecting data conducting interviews, observations, physical examinations, and documentation. The intervention carried out was to compress the onion 2x a day for 3 days of implementation. The results of the case study in the assessment phase of the client found the main complaint, namely hyperthermia. The established nursing diagnosis is hyperthermia associated with an increase in body temperature. In the data obtained prior to the intervention of the onion compress, the client's body temperature was 39.5oC. Nursing interventions were carried out with red onion compresses 2x a day in 3 days of implementation. After being given the onion compress intervention, data on a decrease in body temperature was obtained with objective data obtained at 37.5oC. The conclusion of the non-pharmacological intervention of onion compress in reducing body temperature was proven to be effective with the result that the client's body temperature decreased from 39.5oC to 37.5oC.
PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN VIDEO DALAM PEMBELAJARAN MATERI TEPID SPONGE
Gusti Barlia Gusti;
Wiradianto Putro
HealthCare Nursing Journal Vol. 4 No. 2 (2022): HealthCare Nursing Journal
Publisher : Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (315.922 KB)
|
DOI: 10.35568/healthcare.v4i2.2392
Learning is carried out in various ways, is very necessary to have technical variations of learning carried out on students so that the learning objectives that have been set can be achieved in accordance with the learning achievement criteria contained in the curriculum. Audiovisual learning using video is one of the techniques that can be done by utilizing existing video facilities. The long-term goal of this research is to serve as an effective and adaptive learning model for application in study groups. This study used a quasi-experimental pre-test and post-test design with control group. This study used purposive sampling. Analysis of the data used in this study is the Wilcoxon test for data that is not normally distributed for knowledge about video learning of the Tepid Sponge. The expected output in this study is the publication of scientific articles related to the use of the Tepid Sponge learning video in the learning process for nursing students. The results of the Wilcoxon test showed that there was a p value of 0.000 (so learning was declared effective) and continued by conducting the Mann Withney different test, it was found that learning using video was more effective.
FAMILY SUPPORT AND DIABETES SELF-MANAGEMENT PROGRAM FOR TYPE 2 DIABETES MELLITUS : SYSTEMATIC REVIEW
Anih Kurnia
HealthCare Nursing Journal Vol. 4 No. 2 (2022): HealthCare Nursing Journal
Publisher : Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (287.184 KB)
|
DOI: 10.35568/healthcare.v4i2.2409
Background: Diabetes mellitus is a global health problem and is the 7th leading cause of death worldwide. Self-management has become a central concept for diabetics who are in families. The purpose of this to review and describe the impact of family support and self-management programs by involving families with health behavior outcomes in patients, namely self-management behavior, psychological results, and clinical outcomes consisting of body mass index, blood pressure, cholesterol levels, and sugar blood control. Methods: Searches were made on three databases, Science Direct, Google Scholar, and Pub Med from 2010-2020. In total, 22 studies met the inclusion criteria. Results: Twenty-two articles examined the impact of self-management programs on diabetes with family involvement. Based on this literature review, engagement using a collaborative approach can influence the patient's self-management behavior so that it changes the patient's health behavior and changes the clinical outcome in an optimal state. They experience obstacles due to the lack of information they have. The follow-up strategy is considered effective in measuring the success of the intervention. Conclusion, from this review, that diabetes self-management programs with family support can improve health outcomes in patients with controlled blood sugar levels.
PENDIDIKAN KESEHATAN DENGAN METODE CERAMAH DAN AUDIOVISUAL TERHADAP PENGETAHUAN PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI (SADARI)
Ima Sukmawati;
Jajuk Kusumawaty;
Adi Nurapandi;
Deny Apriliani Lestari;
Elis Noviaty;
Yuyun Rahayu
HealthCare Nursing Journal Vol. 4 No. 2 (2022): HealthCare Nursing Journal
Publisher : Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (281.065 KB)
|
DOI: 10.35568/healthcare.v4i2.2410
Pendidikan kesehatan merupakan salah satu langkah awal dalam peningkatan pengetahuan seseorang terutama pada remaja, salah satunya pendidikan kesehatan tentang SADARI. SADARI merupakan salah satu tindakan skrining kanker payudara yang paling efektif yang bisa dilakukan sendiri dengan sangat mudah oleh setiap wanita. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan dengan metode ceramah dan audio visual terhadap pengetahuan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) pada siswi SMPN 1 Tambaksari. Metode penelitian yang digunakan adalah Pre Eksperimental type two group pretest-posttest design. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 61 responden. Metode pengambilan sampel menggunakan teknik Total Sampling. Data dikumpulkan dengan kuesioner menggunakan google form. Hasil penelitian diketahui tingkat pengetahuan responden mengenai SADARI setelah dilakukan pendidikan kesehatan dengan menerapkan dua metode, yaitu metode ceramah dalam kategori baik sebesar 75,9% dan dengan metode audiovisual dalam kategori baik sebesar 90,6%. Hal tersebut menunjukan bahwa pendidikan kesehatan dari kedua metode yaitu ceramah dan audiovisual mengalami peningkatan pengetahuan mengenai SADARI sebelum dan sesudah dilakukan pendidikan kesehatan, rata-rata peningkatan metode ceramah sebesar 15,8 dan rata-rata peningkatan metode audiovisual sebesar 22,3. Berdasarkan penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara metode audiovisual dengan metode ceramah terhadap pengetahuan responden mengenai SADARI sesuai hasil uji statistik dengan uji Mann Whitney diketahui nilai sig. sebesar 0,005 < taraf signifikansi 0,05. Direkomendasikan kepada semua pihak agar mengembangkan pengetahuan bidang kesehatan reproduksi khusus nya penyakit kangker payudara
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN IBU DALAM MENSTIMULASI PERTUMBUH PERKEMBANG BALITA DI POSYANDU WILAYAH KERJA PUSKESMAS TAMANSARI KOTA TASIKMALAYA
Sri Mulyanti;
Tatang Kusmana
HealthCare Nursing Journal Vol. 4 No. 2 (2022): HealthCare Nursing Journal
Publisher : Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (272.715 KB)
|
DOI: 10.35568/healthcare.v4i2.2411
Pada masa ini otak balita bersifat lebih plastis dalam arti anak balita sangat terbuka dalam menerima berbagai macam pembelajaran dan pengkayaan baik yang bersifat positif maupun negatif. Dampak yang dialami anak balita, bila ibu kurang pengetahuan, pengalaman merawat anak kurang baik, hal ini menyebabkan ibu tidak dapat memantau tumbuh kembang anaknya. Upaya dalam pemantauan/stimulasi pertumbuhan dan perkembangan balita adalah dengan pendidikan kesehatan. Tujuan penelitian untuk mengetahui Pengaruh Pendidikan Kesehatan terhadap Pengetahuan Ibu dalam Menstimulasi Tumbuh Kembang Balita di Posyandu Wilayah Kerja Puskesmas Tamansari Kota Tasikmalya. Metode penelitian adalah pra-eksperimental dengan menggunakan desain one group pre – post test. Populasi dalam penelitian berjumlah berjumlah 70 ibu yang memiliki balita. Teknik pengambilan sampel pada penelitian dilakukan secara purposive sampling, dan Instrument pada penelitian menggunakan kuesioner dan SAP. Hasil menunjukkan bahwa diperoleh nilai pengetahuan yang berbeda pada saat sebelum pendidikan kesehatan (28.53) dan sesudah pendidikan kesehatan (10.00). Uji Wilcoxon-test hasilnya diperoleh nilai Z hitung sebesar (-6.145) dan signifikan pada 0.000 (p-value < 0.05). Kesimpulan Terdapat perbedaan tingkat pengetahuan ibu terhadap stimulasi pertumbuhan perkembangan balita sebelum dan setelah diberikan pendidikan kesehatan. Rekomendasi bagi ibu untuk selalu memantau pertumbuhan dan perkembangan balitanya ke posyandu, sehingga diharapkan tumbuh kembang balita dapat berkembang secara optimal
PENGARUH TERAPI REMINISCENCE TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI
Miftahul Falah;
Mukhsin Abdulah;
Lilis Lismayanti
HealthCare Nursing Journal Vol. 4 No. 2 (2022): HealthCare Nursing Journal
Publisher : Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (262.488 KB)
|
DOI: 10.35568/healthcare.v4i2.2412
Lansia merupakan tahap akhir dari kehidupan manusia. Dalam proses penuaan Lansia sering mengalami masalah kesehatan salah satunya hipertensi. Lansia dengan hipertensi cederung mengalami kecemasan. Salah satu upaya dalam menurunakan tingkat kecemasan yaitu dengan terapi reminiscence. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi, mengkritisi dan menganalisa artikel penelitian mengenai pengaruh terapi reminiscence terhadap tingkat kecemasan pada Lansia dengan hipertensi. Desain penelitian adalah literature review. Pencarian artikel menggunkan seacrh engine google scholar, freefullpdf dan researchgate. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari 12 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dna eklusi berasal dari jurnal internasional dan nasional. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian terapi reminiscence memiliki pengaruh signifikan terhadap penurunan tingkat kecemasan Lansia dengan hipertensi. Dapat disimpulkan bahwa terapi reminiscence memiliki pengaruh pada penurunan hipertensi. Penelitian ini dapat dijadikan sebagai acuan untuk penelitian selanjutnya, dan dijadikan sebagai salah satu metode non farmakologi untuk menurunkan kecemasan
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN KESIAPAN LANSIA DALAM MENERIMA VAKSIN COVID-19
Aneng Yuningsih
HealthCare Nursing Journal Vol. 4 No. 2 (2022): HealthCare Nursing Journal
Publisher : Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (463.101 KB)
|
DOI: 10.35568/healthcare.v4i2.2413
Lansia sebagai kelompok yang sangat rentan terpapar Covid-19 mendapatkan prioritas selanjutnya setelah tenaga kesehatan dan petugas layanan publik untuk mendapatkan vaksin Covid-19. Pemberian vaksin ini diharapankan dapat mengendalikan angka morbiditas dan mortalitas. Berdasarkan data kementrian kesehatan, lansia memiliki factor resiko hingga 60 kali lipat lebih parah dibandingkan anak-anak, lebih dari 95% kematian akibat Covid-19 terjadi pada lansia. Lebih dari 50% dari seluruh kematian terjadi pada lansia di atas usia 80 tahun. Terbatasnya akses informasi lansia tentang vaksin Covid-19 menimbulkan keraguan yang sangat berpotensi buruk bagi kesehatan. Hal ini terjadi karena adanya informasi-infomasi yang tidak tepat mengenai vaksinasi Covid-19, yang mengakibatkan pelaksanaan vaksin Covid-19 terhambat dan menjadi salah satu faktor rendahnya cakupan vaksin Covid-19 pada lansia baik dosis satu, dua maupun ketiga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan kesiapan lansia menerima vaksin Covid-19. Metode deskriptif korelasi dengan pendekatan studi cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei 2022 dengan jumlah sampel penelitian adalah 37 orang, dengan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner, hasil penelitian menunjukkan bahwa 73% responden memiliki pengetahuan baik dan 51,40% responden memiliki ketidaksiapan menerima vaksinasi. Hasil analisis bivariat diperoleh P Value 0,004, maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan dengan kesiapan lansia menerima vaksin Covid-19 di Dusun Karang tengah Wilayah Kerja Puskesmas Banjar I Tahun 2022. Disarankan pihak puskesmas dapat meningkatkan sosialisasi kepada para lansia tentang pentingnya vaksinasi Covid-19
PENGARUH PEMBERIAN JAHE TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI
Fauziah Solihah Nur Hayati;
Nina Pamela Sari;
Miftahul Falah;
Asep Mukhsin
HealthCare Nursing Journal Vol. 4 No. 2 (2022): HealthCare Nursing Journal
Publisher : Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (455.616 KB)
|
DOI: 10.35568/healthcare.v4i2.2415
Hipertensi atau tekanan darah sering dikaitkan dengan tekanan, kecemasan, dan hiperaktivitas oleh masyarakat. Hipertensi atau penyakit hipertensi adalah peningkatan tekanan darah sistolik (TDS) yang menetap pada derajat 140 mmHg atau lebih dan denyut nadi diastolik (TDD) pada derajat 90 mmHg atau lebih. Motivasi di balik penulisan survei ini adalah untuk memutuskan dampak pemberian jahe dalam mengurangi ketegangan peredaran darah pada pasien hipertensi. Konfigurasi eksplorasi ini menggunakan strategi menulis survey atau menulis audit. Pencarian artikel dilakukan menggunakan pencari internet Google Researcher lebih dari 10 buku harian konten lengkap yang dikoordinasikan dengan model pertimbangan. Mengingat konsekuensi dari audit buku harian, menunjukkan bahwa ada pengaruh pemberian jahe terhadap penurunan tekanan peredaran darah pada pasien hipertensi. Pengaruh pemberian jahe sebagian besar mempengaruhi penurunan denyut nadi, namun hal ini mungkin tidak akan membuat pasien sembuh. Pemberian jahe kemungkinan dapat menurunkan ketegangan peredaran darah saat denyut nadi tinggi, hal ini dikarenakan adanya berbagai variabel yang mempengaruhi, antara lain usia, jenis kelamin, unsur alam dan adanya infeksi bawaan. Akhir: pasien hipertensi sudah memahami konsep hipertensi, setelah pemberian jahe tekanan peredaran darah mereka turun dan menunjukkan penurunan terus menerus. Audit penulisan ini dipercaya dapat menjadi referensi dan informasi tambahan tentang hipotesis dari beberapa catatan harian untuk menjadi korelasi bagi petugas medis untuk memberikan arahan tentang dampak pemberian jahe terhadap penurunan denyut nadi pada orang yang mengalami hipertensi
ANALISA BERKAS REKAM MEDIS RAWAT INAP DALAM KETERLAMBATAN PENGEMBALIAN KE RUANG REKAM MEDIS DIRUMAH SAKIT Dr.REKSODIWIRYO PADANG
Yulia Fitriani;
Dian Novita;
Dina Maisha P
HealthCare Nursing Journal Vol. 4 No. 2 (2022): HealthCare Nursing Journal
Publisher : Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (250.851 KB)
|
DOI: 10.35568/healthcare.v4i2.2416
Keterlambatan pengembalian berkas rekam medis dapat mempengaruhi pelayanan rekam medis dan menghambat pelayanan selanjutnya, ini disebabkan kurang telitinya petugas dalam mengisi berkas rekam medis sehingga terjadinya pending klaim. Penelitian dilaksanakan dengan waktu pengumpulan data pada tanggal 07 Juli – 13 Juli tahun 2021. Jenis penelitian ini adalah adalah penelitian kualitatif. Penelitian dilakukan dengan wawancara mendalam dan observasi, wawancara mendalam dilakukan kepada 3 narasumber, 1 kepala ruangan, 1 petugas bagian casemix, 1 petugas penyimpanan, dengan menggunakan alat ukur pedoman wawancara, buku catatan, camera, dan tape recorder. Analisis pengolahan data menggunakan data reduction, data display dan conclusion drawing / verification. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor penyebab keterlambatan pengembalian berkas rekam medis di rumah sakit Dr. Reksodiwiryo Padang adalah tidak adanya pelatihan petugas, latar belakang petugas masih ada diluar lulusan rekam medis, kurangnya sosialisasi SOP. Kesimpulan dari penelitian ini adalah keterlambatan pengembalian berkas rekam medis rawat inap dikarenakan tidak adanya pelatihan petugas, jumlah petugas rekam medis masih ada diluar lulusan rekam medis. Petugas rumah sakit supaya melakukan pelatihan kepada petugas agar dapat meminimalisir terjadinya ketelambatan pengembalian berkas rekam medis rawat inap