cover
Contact Name
Widodo Kushartomo
Contact Email
widodokushartomo@gmail.com
Phone
+628176869150
Journal Mail Official
jmts@untar.ac.id
Editorial Address
Jl. Letjen S. Parman No. 1, Jakarta 11440
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil
ISSN : -     EISSN : 2622545X     DOI : http://dx.doi.org/10.24912/jmts
Core Subject : Engineering,
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil dikelola oleh Program Studi Sarjana Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Tarumanagara. JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil merupakan media publikasi hasil penelitian dan studi ilmiah dalam bidang Teknik Sipil yang diterbitkan 4 kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, Mei, Agustus, dan November. Jurnal ini terbit pertama kali pada 1 Agustus 2018.
Articles 30 Documents
Search results for , issue "Volume 2, Nomor 3, Agustus 2019" : 30 Documents clear
PENETAPAN KUALIFIKASI DESA TERTINGGAL UNTUK PERENCANAAN PROYEK KONSTRUKSI Winny Augustine; Basuki Anondho
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 2, Nomor 3, Agustus 2019
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v2i3.5834

Abstract

Pembangunan daerah tertinggal penting untuk mengurangi kesenjangan wilayah, daerah rawan bencana, serta meningkatkan kualitas lingkungan perumahan dan permukiman dan cakupan pelayanan dasar bidang pekerjaan umum dan permukiman untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat yang berkeadilan dan inklusif. Pembangunan daerah tertinggal tidak hanya meliputi aspek ekonomi, tetapi juga aspek sosial, budaya, dan keamanan (bahkan menyangkut hubungan antara daerah tertinggal dengan daerah maju). Sebelum pelaksanaan proyek dimulai ada baiknya dilakukan perencanaan terlebih dahulu yaitu dalam hal ini adalah penetapan kualifikasi daerah tertinggal. Setelah menetapkan kualifikasi daerah tertinggal, maka pengambilan keputusan untuk mengembangkan daerah tersebut dapat dilakukan dengan baik. Tujuan dari penelitian ini adalah menetapkan suatu model sederhana sebagai masukan alternatif penetapan desa tertinggal melalui penyederhanaan variabel. Penelitian ini mengembangkan model dari Kemen DPDTT dan menggunakan data Badan Pusat Statistik (BPS) dan Google Maps. Digunakannya data Google Maps berdasarkan studi literatur jurnal tentang dan dikarenakan terdapat data yang tidak tersedia dalam BPS. Melalui uji hipotesis mean sampel ganda yaitu Uji t Sampel Independen, menunjukkan bahwa model perhitungan yang telah disederhanakan ini dapat digunakan sebagai penetapan kualifikasi desa tertinggal. Sebagai hasil, desa-desa pada sampel populasi yang termasuk dalam kategori desa tertinggal adalah desa Tubuhue, desa Baturaja, kelurahan Bon Kawir, desa Tudi, desa Sambori, desa Air Periukan, desa Tobolang.
PENGARUH KARAKTERISTIK PERJALANAN SEKOLAH DAN MODA TRANSPORTASI YANG DIGUNAKAN TERHADAP PEMILIHAN SEKOLAH DI JABODETABEK Aldo Aldo; Leksmono Suryo Putranto
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 2, Nomor 3, Agustus 2019
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v2i3.5673

Abstract

Sekolah merupakan salah satu tempat pendidikan untuk belajar. Setiap individu memiliki pilihan sekolah masing – masing. Sarana dan prasarana yang lebih lengkap dari sekolah yang lain lebih diminati daripada sekolah yang memiliki sarana dan prasarana kurang lengkap atau sekolah yang letaknya strategis dan mudah dijangkau dengan kendaraan umum juga lebih diminati. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kriteria pemilihan sekolah, menganalisis moda transportasi yang digunakan dan karakterisitik perjalanan sekolah. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner online (54 orang) dan offline (50 orang) terhadap individu yang mempunyai anak usia 5 -15 tahun atau anak yang bersekolah pada tahap TK sampai SMP di JABODETABEK. Metode analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah metode one sample t-test dan analisis korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukan hal yang paling mempengaruhi dalam kriteria pemilihan sekolah yaitu, reputasi sekolah, keuangan orangtua, fasilitas non-akademik sekolah, dan kesempatan anak mengembangkan kreativitas dan minat khusus. Mayoritas para orangtua menggunakan kendaraan pribadi mengantar anaknya pergi ke sekolah.
STUDI PENGGUNAAN BAHAN MORTAR SIKADUR-52 SEBAGAI PELINDUNG TANAH CLAY SHLAE TERHADAP PELAPUKAN Julio Suryajaya; Aniek Prihatiningsih
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 2, Nomor 3, Agustus 2019
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v2i3.5779

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rawannya tanah clay shale atau clay stone, mengalami pelapukan secara cepat jika terekpose udara dan air.  Untuk mencegah terjadinya pelapukan, diperlukan usaha perlindungan tanah dengan cara melapisi tanah dengan bahan tambahan seperti mortar yang mudah diaplikasikan di lapangan agar tanah terlindung dari udara dan air. Penelitian dilakukan pada sampel tanah yang telah dilapisi mortar, dalam kondisi terendam air dan kondisi kering udara selama kurun waktu 1,3,5, dan 7 minggu. Setelah dilakukan pengkondisian tersebut akan dilakukan uji unconfined untuk mengetahui nilai tekan  tanah dalam kondisi terlindungi. Hasil dari uji unconfined diharapkan, tidak ada perubahan pada nilai kuat tekan bebas dari masing-masing benda uji selama kurun waktu 1,3,5, dan 7 minggu.  Pemilihan bahan mortar diharapkan menjadi bahan yang mudah di aplikasikan dan ekonomis, yang dapat melindungi tanah clay shale atau clay stone dari pelapukan yang disebabkan oleh udara dan air. Pada penelitian ini menunjukan bahan Sikadur-52 dapat melindungi tanah clay shale dengan cara pelapisan yang sempurna tanpa ada celah pada saat bahan dilapisi.
STUDI DAYA DUKUNG LATERAL FONDASI TIANG FREE-HEAD MENGGUNAKAN PROGRAM BUATAN BERBAHASA FORCE FORTRAN 2.0 Lilya Lilya; Gregorius Sandjaja S
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 2, Nomor 3, Agustus 2019
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v2i3.5813

Abstract

Fondasi merupakan bagian paling bawah dari suatu konstruksi yang penting untuk memikul beban bangunan di atasnya sehingga didesain dengan baik agar dapat menahan beban-beban yang bekerja, salah satunya adalah beban lateral. Analisis lateral telah dilakukan dengan beberapa metode. Dalam analisis ini metode yang digunakan antara lain metode Broms, Matlock & Reese, dan metode beda hingga. Ada 2 jenis tanah yang homogen, yaitu tanah kohesif dan non-kohesif. Metode-metode yang digunakan dalam analisis memberikan hasil yang berbeda sehingga menunjukkan kelebihan dan kekurangan pada masing-masing metode yang mempengaruhi ketelitian hasil analisis. Ketelitian hasil analisis ini dipengaruhi oleh parameter tanah yang digunakan yaitu ketelitian hasil akan meningkat seiring dengan kedetailan parameter tanah yang digunakan dalam analisis.
ANALISIS PENGGUNAAN MICROPILE UNTUK MEMINIMALKAN HEAVING PADA TANAH EKSPANSIF DI JAWA BARAT Adianto C Wijaya; Alfred J Susilo
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 2, Nomor 3, Agustus 2019
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v2i3.5818

Abstract

Heaving pada tanah ekspansif merupakan salah satu permasalahan yang ada pada dunia konstruksi. Salah satu penyebab utamanya adalah adanya kandungan montmorillonite yang terkandung pada tanah ekspansif. Butiran lempung montmorillonite pada tanah ekspansif tersebut akan mengembang karena ikatan kimia antar partikel dipengaruhi oleh terjadinya peningkatan kadar air. Pencegahan yang tepat dan efektif diperlukan untuk mengatasi masalah terkait heaving pada yang terjadi pada tanah ekspansif. Micropile merupakan salah satu metode untuk meminimalkan heaving yang terjadi pada tanah ekspansif karena kemudahan ketika pelaksanaan di lapangan, ukuran micropile yang kecil, dan biaya yang relatif murah. Kapasitas micropile yang berguna untuk mengatasi tanah ekspansif yakni sifat kembang susut tanah ekspansif adalah kapasitas tarik micropile. Pada analisis ini, metode pendekatan empiris yang digunakan untuk menganalisis tekanan pengembangan yang terjadi pada tanah ekspansif adalah metode yang dirumuskan oleh Kormonik, David, Nayak, dan Christensen. Disamping itu, analisis ini menggunakan metode pendekatan empiris untuk mengestimasi kenaikan tanah ketika terjadinya heaving pada tanah ekspansif yaitu penggunaan metode Van der Merwe. Hasil pengolahan data tanah ekspansif dan analisis data tanah ekspansif yang telah dilakukan, nantinya akan dilakukan perbandingan dengan kapasitas micropile untuk meminimalisir heaving yang terjadi akibat tanah ekspansif. Analisis ini menghasilkan efektivitas micropile untuk meminimalkan heaving yang terjadi akibat dari sifat tanah ekspansif.
PENERAPAN METODE MONTE CARLO PADA PENJADWALAN PROYEK SERPONG GARDEN APARTMENT Felix Septian Wijaya; Hendrik Sulistio
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 2, Nomor 3, Agustus 2019
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v2i3.5828

Abstract

Proyek konstruksi selalu penuh dengan ketidakpastian, misalnya dalam hal ketidakpastian waktu penyelesaian, yang dapat menyebabkan risiko kerugian baik bagi kontraktor maupun pemilik proyek. Untuk meminimalkan dampak risiko tersebut, telah dikembangkan metode penjadwalan dengan mempergunakan durasi probabilistik salah satunya adalah Metode Monte Carlo. Pada penelitian ini dilakukan simulasi Monte Carlo dengan berdasarkan durasi pekerjaan optimis, paling disukai, dan pesimis hasil survei pada pihak kontraktor Serpong Garden Apartement. Simulasi pada skripsi ini menggunakan software Crystal Ball dan distribusi data yang digunakan adalah distribusi triangular. Setelah dilakukan simulasi ini selanjutnya akan di analisis dan dibandingkan dengan jadwal durasi rencana, optimis, paling disukai, dan pesimis. Perbedaan jadwal yang di analisis dan di bandingkan adalah durasi akhir proyek dan besar probabilitas selesainya sesuai dengan jadwal.Hasil dari perbandingan jadwal yang dilakukan pada skripsi ini terdapat perbedaan penjadwalan pada durasi akhir yakni durasi optimis selama 80 minggu, durasi paling disukai selama 114 minggu, durasi pesimis selama 157 minggu, dan durasi hasil simulasi selama 123 minggu. Perbedaan jadwal pada proyek Serpong Garden Apartement bila dibandingkan dengan penjadwalan menggunakan metode Monte Carlo adalah lama durasi dan besar probabilitas penyelesaian proyek. Lama durasi jadwal rencana selama 121 minggu dengan probabilitas sebesar 37.16%. Sedangkan durasi hasil metode Monte Carlo selama 123 minggu dengan probabilitas sebesar 48.32%.
RETRACTED: ANALISIS KEGAGALAN WHITMORE SECTION DAN BLOCK SHEAR PADA PELAT BUHUL MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA Yoses Riadi; Leo Stefanus Tedianto
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 2, Nomor 3, Agustus 2019
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v2i3.5835

Abstract

Berdasarkan pertimbangan terkait kode etik publikasi pada JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil, artikel dengan judul "ANALISIS KEGAGALAN WHITMORE SECTION DAN BLOCK SHEAR PADA PELAT BUHUL MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA" dengan DOI: 10.24912/jmts.v2i3.5835 telah ditarik dari terbitan Volume 2, Nomor 3, Agustus 2019.Penarikan artikel ini dilakukan atas permintaan dari penulis dan pertimbangan dari tim redaksi JMTS, mengingat hasil penelitian tersebut juga disubmit pada Tarumanagara International Conference on the Applications of Technology and Engineering 2019 yang sedang dalam proses penerbitan prosiding, sehingga dapat terjadi double submission.
PENENTUAN KAPASITAS JALAN ENAM LAJUR DUA ARAH TERBAGI DENGAN METODE MKJI, KONSEP PKJI, DAN SURVEI Kelvin Tirtakusuma; Najid Najid
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 2, Nomor 3, Agustus 2019
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v2i3.5674

Abstract

Kapasitas jalan secara umum dapat diartikan sebagai jumlah kendaraan maksimum yang dapat dilayani arus lalu lintas dalam periode waktu tertentu. Kapasitas jalan dipengaruhi banyak faktor, antara lain hambatan samping, ukuran sebuah kota, lebar lajur, dan pemisah jalan. Ruang lingkup pada penelitian ini dikhususkan untuk jalan enam lajur dua arah terbagi. Pada penelitian ini peneliti mencari jalan yang identik dengan hanya memiliki satu perbedaan khususnya perbedaan jumlah hambatan samping dan ukuran kota. Hambatan samping dapat diartikan sebagai dampak kinerja lalu lintas dari aktivitas samping segmen jalan. Peneliti melakukan penelitian dikarenakan belum ada yang melakukan kajian pencarian kapasitas jalan khusus hanya untuk jalan enam lajur dua arah. Dari hasil pengolahan data akan didapat nilai kapasitas jalan dengan perbedaan faktor ukuran kota dan nilai kapasitas jalan dengan perbedaan faktor hambatan samping. Pada jalan enam lajur dua arah koefisien determinasi mendektai satu, maka model greenshield dapat dimodelkan untuk mengetahui kapasitas jalan menurut survei menggunakan Gambar kepadatan dan kecepatan. Pada jalan enam lajur dua arag terbagi MKJI dan PKJI memiliki kesamaan pada nilai-nilai faktor yang digunakan untuk perhitungan kapasitas jalan dan juga kecepatan arus bebas, metode yang digunakan dalam perhitungan kapasitas jalan dan juga kecepatan arus bebas juga sama. Naming istilah pada penamaan faktor penyesuaian berbeda. Ada juga perbedaan pada jenis kencdaraan, pada MKJI hanya ada 3 jenis kendaraan sedangkan pada PKJI terdapat 4 jenis kendaraan.
STUDI PERBANDINGAN LIQUID LIMIT MENGGUNAKAN ALAT FALL CONE DAN CASAGRANDE DENGAN VARIASI UKURAN BUTIR TANAH Indra Indra; Gregorius Sandjaja Sentosa
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 2, Nomor 3, Agustus 2019
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v2i3.5808

Abstract

Pengujian liquid limit dapat dilakukan dengan menggunakan dua alat yakni alat Casagrande dan alat fall cone. Penggunaan alat Casagrande mengacu pada standar ASTM dan penggunaan alat fall cone mengacu pada standar British Standard. Dalam kedua alat tersebut terdapat dua jenis metode yang dapat digunakan yakni metode one-point dan metode multi-point. Pengujian liquid limit menggunakan tanah yang lolos saringan no.40 yang terdiri dari pasir halus, lanau dan lempung. Analisis data dilakukan untuk mencari korelasi distribusi ukuran butir tanah dengan nilai liquid limit menggunakan kedua alat dan kedua metode tersebut. Berdasarkan hasil analisis data tersebut, tidak ditemukan korelasi antara distribusi ukuran butir tanah dengan nilai liquid limit. Namun berdasarkan hasil analisis data tersebut diperoleh korelasi nilai liquid limit dengan menggunakan kedua alat dan metode tersebut memiliki nilai yang hampir sama.
ANALISIS PERBANDINGAN EFEK GAYA GEMPA PADA DINDING PENAHAN TANAH GRAVITASI DENGAN DINDING PENAHAN TANAH GEOSINTETIK Indra Jaya Pangestu; Andryan Suhendra
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 2, Nomor 3, Agustus 2019
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v2i3.5814

Abstract

Gempa menjadi salah satu peristiwa alam yang sering terjadi di Indonesia. Gempa dapat memberikan dampak yang destruktif dalam dunia konstruksi khususnya dinding penahan tanah. Dinding penahan tanah harus dibuat kuat terhadap gaya gempa yang terjadi sehingga tidak terjadi keruntuhan. Terdapat berbagai macam tipe dinding penahan tanah yang dapat digunakan. Penulis menganalisis efek gaya gempa terhadap dua tipe dinding penahan tanah yaitu dinding penahan tanah gravitasi dan dinding penahan tanah geosintetik. Penulis menganalisis efek dari gaya gempa terhadap kedua jenis dinding penahan tanah dengan perhitungan manual dan dengan software berbasis metode limit equilibrium atau metode kesetimbangan gaya dengan beberapa perbedaan ketinggian dinding penahan tanah. Pada analisis manual setelah diberikan efek gempa terhadap stabilitas geser, stabilitas guling dan stabilitas daya dukung tanah dihasilkan nilai faktor keamanan dinding penahan tanah geosintetik lebih besar dibandingkan nilai faktor keamanan dinding penahan tanah gravitasi untuk ketiga beda tinggi dinding. Pada analisis menggunakan software metode kesetimbangan gaya setelah diberikan efek gempa, dihasilkan nilai faktor keamanan terhadap stabilitas global dinding penahan tanah geosintetik lebih besar dibandingkan dinding penahan tanah gravitasi untuk ketiga beda tinggi dinding. Sehingga dapat dikatakan dinding penahan tanah geosintetik memiliki ketahanan terhadap efek gempa lebih baik dari dinding penahan tanah gravitasi.

Page 1 of 3 | Total Record : 30