cover
Contact Name
Iskandar Musa
Contact Email
-
Phone
+627654300443
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Kampus Politeknik Kelautan dan Perikanan Dumai Jl. Wan Amir No. 1, Kel. Pangkalan Sesai, Kec. Dumai Barat, Kota Dumai
Location
Kota dumai,
Riau
INDONESIA
Authentic Research of Global Fisheries Application Journal (Aurelia Journal)
ISSN : -     EISSN : 27157113     DOI : -
Core Subject :
Aurelia menerbitkan beberapa artikel dari hasil penelitian asli dan inovatif untuk memberikan pengetahuan dan penelitian terbaru kepada para pembaca tentang ilmu dan teknologi perikanan dan kelautan serta pengembangan pengelolaannya. Scope: Teknologi Perikanan Laut, Agribisnis Perikanan, Manajemen dan Teknologi Budidaya Perairan, Teknologi Pengolahan Hasil Laut, Pengelolaan Sumberdaya Perairan, Kearifan Lokal Masyarakat Pesisir, Teknologi Mekanisasi Perikanan, Kebijakan Kelautan dan Perikanan
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2022): April" : 15 Documents clear
PEMANFAATAN RUMPUT LAUT (Gracilaria sp) SEBAGAI PRODUK MIE KERING UTILIZATION OF SEAWEED Gracilaria sp. AS DRY NOODLE PRODUCT Zainal Abidin; Yuliati H. Sipahutar; Jaulim Sirait
Aurelia Journal Vol 4, No 1 (2022): April
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/aj.v4i1.10818

Abstract

Rumput laut  (Gracilaria sp)  merupakan penghasil agar yang memiliki fungsi sebagai pembentuk gel pada makanan.  Mie kering adalah salah satu bentuk pangan olahan dari tepung terigu yang banyak dikonsumsi dan digemari oleh berbagai lapisan masyarakat Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pengolahan mie kering rumput laut (Gracilaria sp) dari penerimaan bahan baku hingga akhir penyimpanan, mengetahui mutu organoleptik bahan baku dan produk akhir serta rendemen. Penelitian dilakukan dengan observasi mengikuti proses tahap penerimaan bahan baku, pencucian, pemblenderan, pencampuran dan pembuatan adonan (mixing), pelempengan/pemipihan, pencetakan, penggorengan, penimbangan, dan tahap terakhir adalah pengemasan. Hasil penelitian menunjukkan mutu organoleptik bahan baku rumput laut kering diperoleh nilai rata-rata 8,03 sesuai SNI 2690:2015. Hasil uji sensorik produk akhir mie kering rumput laut nilai rata-rata 8,51 sesuai SNI 7761:2013. Nilai rendemen rata-rata 128%. Pemanfaatan rumput laut Gracilaria sp. pada produk mie kering rumput laut, berperan memperbaiki tekstur.
KONSERVASI PESUT MAHAKAM (Orcaella brevirostris) BERBASIS KEARIFAN LOKAL DI KALIMANTAN TIMUR, INDONESIA Rega Permana; Nora Akbarsyah; Taufik Rahman
Aurelia Journal Vol 4, No 1 (2022): April
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/aj.v4i1.11011

Abstract

Pesut Mahakam (Orcaella brevirostris) merupakan mamalia akuatik yang hidup di perairan tawar dan endemic di sungai mahakam di Indonesia. Statusnya sudah dikategorikan critically endangered oleh lembaga konservasi internasional IUCN dan tergolong pada Appendiks I CITES. Penurunan populasinya yang terjadi setiap tahun menjadikan upaya konservasi penting untuk segera dilakukan. Salah satu bentuk partisipasi masyarakat dalam upaya konservasi sumberdaya perikanan adalah melalui kearifan lokal. Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji keberadaan kearifan lokal dalam menjaga populasi pesut Mahakam melalui studi pustaka dan literature. Hasil kajian menunjukan bahwa factor antropogenik menjadi factor utama dalam tekanan populasi pesut Mahakam. Keberadaan kearifan lokal yaitu legenda mengenai asal usul pesut Mahakam dan domain (dongeng dan permainan) menjadi upaya alternative dalam menumbuhkan kepedulian akan pesut Mahakam terutama pada generasi anak. Upaya konservasi pesut Mahakam akan berjalan secara efektif bersama dengan dukungan pemerintah dan partisipasi aktif masyarakat.
STUDI BATANG PIMPING (Themoda gigantea) SEBAGAI BAHAN DASAR PELAMPUNG ALAT TANGKAP PANCING Setnayanti Setnayanti; Muhammad Natsir Kholis; Syafrialdi Syafrialdi
Aurelia Journal Vol 4, No 1 (2022): April
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/aj.v4i1.11000

Abstract

Batang pimping (Themoda gigantea) merupakan tumbuhan sejenis suku padi-padian yang tersebar di semua pulau Indonesia, mulai dari daratan rendah hingga ketinggian 1450 m dpl. Batang pimping belum banyak dimanfaatkan kegunaannya. Penelitian ini akan memanfaatkan batang pimping untuk dibuat menjadi pelampung. Tujuan penelitian untuk menguji batang pimping sebagai bahan dasar pembuatan pelampung pancing dan menganalisis biaya pembuatannya. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen (pengamatan pada sebuah percobaan). Sumber data yang diperoleh adalah data primer dari hasil uji coba dan pengamatan langsung di laboratorium. Unit percobaan dibuat sebanyak 3 model dengan 9 sampel dan satu kontrol. Data yang telah dikumpulkan akan dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa batang pimping (Themoda gigantea) dapat dijadikan pelampung pada alat tangkap pancing dengan rata-rata daya apung terbaik 8.390 kgf.m3, dry weight 1,1 g, wet weight dan water absorption 1,22 % serta kerapatan 0,28 g/cm3. Pelampung berbahan batang pimping juga mudah dibuat dan biaya murah.
POLA PERTUMBUHAN IKAN KEMBUNG LELAKI (Rastrelliger kanagurta) YANG DIDARATKAN DI PPP LABUAN, BANTEN Iya Purnama Sari; Aditya Bramana; Siti Mira Rahayu
Aurelia Journal Vol 4, No 1 (2022): April
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/aj.v4i1.11413

Abstract

Ikan kembung lelaki merupakan salah satu jenis ikan pelagis kecil yang memiliki nilai ekologis dan ekonomis yang didaratkan di PPP Labuan, Pandeglang-Banten Tingginya aktivitas penangkapan terhadap ikan kembung lelaki membuat perlunya pengetahuan mengenai aspek pertumbuhan ikan tersebut di antaranya yaitu pola pertumbuhan dan distribusinya. Penelitian ini dilakukan selama 12 bulan dari bulan Oktober 2015 hingga September 2016 dari hasil tangkapan yang didaratkan di PPP Labuan, Banten. Pola pertumbuhan ikan kembung lelaki dihitung dengan menghubungkan pertumbuhan panjang dan pertambahan bobot. Pola pertumbuhan ikan kembung lelaki jantan adalah W = 4E-05L2,754 dengan nilai R2 sebesar 92,4%. Pola pertumbuhan ikan kembung lelaki betina selama satu tahun adalah W = 7E-05L2,668 dengan nilai R2 sebesar 93,2%. Sedangkan, pola pertumbuhan ikan kembung lelaki gabungan (jantan dan betina) adalah W = 5E-05L2,724 dengan nilai R2 sebesar 92,8%. Pola pertumbuhan allometrik negatif pada bulan Oktober sampai Februari, April dan Agustus menunjukkan bahwa pertumbuhan panjang lebih cepat daripada bobot. Pola pertumbuhan allometrik positif pada bulan Mei dan Juni artinya pertumbuhan bobot lebih cepat daripada pertumbuhan panjang. Sementara pola pertumbuhan isometrik yang terjadi pada bulan Maret dan Juli menunjukkan bahwa pertumbuhan antara panjang dan bobot yaitu seimbang.
KOMPOSISI HASIL TANGKAPAN KAPAL GILLNET DI PANGKALAN PENDARATAN IKAN KARANGSONG KABUPATEN INDRAMAYU (STUDI KASUS: KM ANDORA B) Beta Indi Sulistyowati; Ully Wullandari
Aurelia Journal Vol 4, No 1 (2022): April
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/aj.v4i1.11530

Abstract

Salah satu alat penangkapan ikan yang memiliki prospek baik untuk dikembangkan di Indonesia pada saat ini adalah gill net. Alat ini memiliki produktifitas dan efektifitas yang relatif lebih tinggi dibandingkan dengan berbagai alat penangkapan ikan lainnya karena dalam pengoperasianya dapat menangkap ik an dalam jumlah yang besar (Baithur, 2015). Jenis ikan yang tertangkap dengan Gill net adalah ikan-ikan dasar dan ikan demersal seperti layang, cakalang, kembung dan lain-lain. Selain ikan dasar dan ikan demersal tujuan penangkapan Gill net. Tidak hanya ikan saja udang, lobster, kepiting, juga terjerat oleh Gill net. Tujuan dilaksanakannya penelitian  ini  adalah untuk mengetahui komposisi dan jenis ikan hasil tangkapan Gill net baik yang target, bycatch/sampingan, dan discard/dibuang. Dalam sekali trip kapal gillnet beroperasi selama 30 hari, setting dilakukan sebanyak 1 kali dalam sehari dalam waktu 1 – 2 jam, kemudian dilanjutkan immarsingmenunggu jaring di naikan ke atas kapal, dan dilanjutkan dengan hauling selama 9 jam.

Page 2 of 2 | Total Record : 15