cover
Contact Name
Muhammad Subchan
Contact Email
-
Phone
+6285266237892
Journal Mail Official
civronlit.unbari@gmail.com
Editorial Address
Jl. Slamet Ryadi, Broni-Jambi, Kodepos: 36122
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
Jurnal Civronlit Unbari
ISSN : -     EISSN : 25487302     DOI : http://dx.doi.org/10.33087/civronlit
Core Subject : Engineering,
Jurnal Civronlit Unbari is a scientific journal published regularly twice a year in April and October by Fakultas Teknik Universitas Batanghari (Faculty of Engineering, Batanghari University). Jurnal Civronlit Unbari is published media for research results of engineering field. These results are published in such an original scientific article and a review. Submitted manuscript must be original, no plagiarism and unpublished. Manuscript is submitted online via Open Journal System (OJS), must follow author guideline and writting template. All submission will be blind reviewed by qualified reviewers in their field.
Articles 117 Documents
Peluang Efisiensi Penggunaan Energi pada Sektor Perhotelan di Kota Jambi Myson Myson
Jurnal Civronlit Unbari Vol 3, No 1 (2018): April
Publisher : Universitas Batanghari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (484.255 KB) | DOI: 10.33087/civronlit.v3i1.30

Abstract

In the RPJMN 2015-2019 the government sets a target of 20 million foreign tourists by 2019. The hotel sector contributes to national energy use of 3%. The hospitality sector is growing at a 12.5% growth rate from 2007 to 2011, in response to an increase in the number of tourists between 9-13% including in Jambi at that time. To evaluate the use of electric energy at the hotel it is necessary to conduct an analysis of energy costs per hotel room sold to give an average picture of energy costs. From the calculation, it is found that the intensity of energy consumption in one of the hotel rooms in jambi city is 5.93 kWh / m2.Key words: Energy, energy conservation, hotel
ANALISA PERENCANAAN PERKERASAN KAKU (RIGID PAVEMENT) APRON BANDAR UDARA SULTAN THAHA SYAIFUDDIN JAMBI Huzeirien Huzeirien; M Eri Dahlan
Jurnal Civronlit Unbari Vol 2, No 2 (2017): Oktober
Publisher : Universitas Batanghari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (761.005 KB) | DOI: 10.33087/civronlit.v2i2.19

Abstract

The function of the Airport is like a terminal which in this case serves passenger aircraft as a stop, departure, or just an airplane stopover. at the airport there are various kinds of series of activities related to aircraft, such as transporting / dropping passengers and goods, conducting refueling, aircraft maintenance, aircraft damage repair, and so forth. The apron is part of the airport which is the area used in accommodating the aircraft to load and disassemble or degrade passengers and freight, park, and refuel. Pavement is the main structure in apron construction. This means that the apron is required to be able to accept and bear the aircraft load and traffic on it is planned properly. This study aims to calculate the rigid apron pavement construction designed so as to obtain pavement with carrying capacity capable of serving air traffic in accordance with the aircraft traffic plan.Keywords: Airport, Apron, Rigid Pavement
Analisis Besaran Komponen Imbangan Air pada Lahan Irigasi Kelingi Tugumulyo Kabupaten Musi Rawas Provinsi Sumatera Selatan Okma Yendri; Dinar DA Putranto; Sarino Sarino
Jurnal Civronlit Unbari Vol 4, No 2 (2019): Oktober
Publisher : Universitas Batanghari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (668.499 KB) | DOI: 10.33087/civronlit.v4i2.48

Abstract

Penggunaan Air di suatu Daerah Irigasi menjadi hal yang sangat penting agar sumber daya air yang ada dapat dialokasikan ke semua daerah irigasi secara efisien dan efektif. Pemberian air irigasi dan hujan akan mempengaruhi imbangan air di lahan. Bila diketahui ada kelebihan ketersediaan air terhadap kebutuhan air irigasi, maka dapat dilakukan penghematan dan dimanfaatkan lagi untuk berbagai kepentingan lain. Sistem imbangan air irigasi di lahan meliputi hujan, suplai air, kebutuhan air untuk tanaman dan kelebihan air perlu di kelolah dengan baik dengan model simulasi untuk mengetahui besaran parameter-parameter dalam imbangan air dilahan irigasi dengan menerapkan secara koninyu, terjadwal dan terkontorol. Berdasarkan hasil simulasi menunjukkan kebutuhan air irigasi dengan cara pemberian secara terjadwal merupakan yang paling sedikit yaitu 523.31 mm per musim tanam, diikuti pemberian air secara kontinyu 587.36 mm per musim tanam, kemudian pemberian air secara terkontrol sebesar 618.71 mm per musim tanam.
STUDI KEEKONOMIAN PEMANFAATAN TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT PADA PEMBANGKIT LISTRIK BIOMASSA MUARO JAMBI S. Umar Djufri
Jurnal Civronlit Unbari Vol 1, No 1 (2016): Oktober
Publisher : Universitas Batanghari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.796 KB) | DOI: 10.33087/civronlit.v1i1.8

Abstract

Limbah padat dari perkebunan kelapa sawit dan pabrik kelapa sawit berupa tandan kosong (Cangkang kosong) atau tandan kosong  kelapa sawit  ( TKKS ) dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi alternatif pada Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa. Tandan Kosong kelapa sawit memiliki energi sebesar 4.492,2 kkal/kg setara dengan 1,163 WH ( 1kkal = 4.187 Joule) dan dimanfaatkan sebagai bahan bakar pada pembangkit listrik tenaga Biomassa yang digunakan untuk memanaskan air di dalam boiler, sehingga menghasilkan suhu uap dan tekanan uap yang memutar turbin uap . Turbin uap berfungsi sebagai prime mover untuk memutar generator , sehingga menghasilkan output berupa daya listrik . Dengan menjelaskan secara teknis dan keekonomisan pemanfaatan limbah padat tandan kosong di pabrik kelapa sawit PT. BAM di Kabupaten Muaro Jambi , Provinsi Jambi , untuk pembangkit listrik dan listrik dapat dijual ke PT. PLN ( Persero).Hasil Penelitian dari analisis perhitungan biaya produksi listrik yang didapat berdasarkan suku bunga 6 %, 9 % dan 12 % adalah Rp. 572,67 /kWh , Rp. 680,67/ kWh dan Rp. 814,32 /kWh , sedangkan rata- rata tarif dasar listrik adalah Rp. 1.500/ kWh . Dengan pemanfaatan tandan kosong kelapa sawit yang dihasilkan PKS PT . BAM ini merupakan salah satu upaya untuk mengurangi limbah dan merupakan salah satu upaya untuk mengurangi limbah dan merupakan diversifikasi bisnis hilir dari pabrik kelapa sawit dapat menghasilkan sekitar 18.867,84 MWh per tahun dengan investasi sekitar 2,67 (Million USD) dapat menarik para investor. Berdasarkan tarif tenaga listrik kelapa sawit PT. BAM , maka mendapat hasil penjualan tenaga listrik ke PT.  PLN Persero adalah sebesar 1.572,31 MWh perbulan atau Rp.  1,45 Milyar ( 6 % ), Rp. 1,29 Milyar ( 9%) dan Rp. 1,08 Milyar ( 12 % ) perbulan .
Analisis Penurunan Eceng Gondok (Eichornia Crassipes) dalam Perbaikan Kualitas Air Ditinjau Dari Parameter Timbal (Pb) dan Besi (Fe) Marhadi Marhadi; Henri Wibowo; Vivie Amelia Kurniawan
Jurnal Civronlit Unbari Vol 3, No 2 (2018): Oktober
Publisher : Universitas Batanghari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (566.931 KB) | DOI: 10.33087/civronlit.v3i2.37

Abstract

Danau Sipin memiliki potensi perairan umum yang cukup besar dengan luas 40 Ha mengalami degradasi fungsi lingkungan ditandai dengan fluktuasi debit air antara musim kemarau dan musim hujan pendangkalan alur sungai dan semakin berkurangnya kapasitas penampungan air danau, Tujuan Penelitianmengetahui berapa perbandingan penurunan parameter Pb dan Fe oleh eceng gondok dari setiap bak, perubahan Ph dan Suhu dari setiap bak dan perubahan fisik eceng gondok sebelum dan sesudah penellitian. Metode penelitian mengetahui penurunan kadar timbal (Pb) dan besi (Fe) terhadap eceng gondok. Pada penelitian ini dibagi 4 perlakuan dengan berat eceng gondok yang berbeda namun kapasitas air sama yaitu sebesar 12 liter di setiap bak, dengan perlakuan sebagai berikut, pemberian eceng gondok atau disebut dengan bak kontrol (K) perlakuan pertama pemberikan eceng gondok sebesar 200, perlakuan kedua pemberian eceng gondok sebesar 400 gr dan perlakuan ketiga pemberian eceng gondok sebesar 600 gr,.masing-masing dari perlakuan tersebut mengalami pengontrolan yang sama, yaitu mengecek perubahan kadar pH dan suhu serta waktu detensi awal eceng gondok kontak dengan air sampel selama 9 hari. Setelah 9 hari dilakukan pengambilan sampel ke 2, pada hari ke 11 dilakukan pengambilan sampel ke 3, dan pada hari ke 13 dilakukan pengambilan sampel terakhir. Hasil penelitian untuk parameter besi (Fe) pengujian pada bak 200 gr sebesar rata-rata - 0.01 mg/L - 0.023 mg/L, bak 400 gr rata-rata sebesar 0.01 mg/L, bak 600 gr sebesar rata-rata 0.01 mg/L - 0.032 mg/L untuk pengujianparameter timbal (Pb) pada bak 200 gr sebesar 0.02 mg/L, bak 400 gr sebesar 0.02 mg/L, bak 600 gr sebesar 0.02 mg/L, untuk pengukuran pH dan suhu mencapai 29? dengan pH bak 200 gr 5, pH bak 400 gr 6, pH bak 600 gr 6,5 dan pH bak K 6. Perubahan fisik eceng gondok sebelum dan sesudah eksperimen sangat terlihat jelas pada daun dan batangnya, sebelum penelitian eceng gondok pada setiap bak berwarna hijau dan batang yang segar dan setelah penelitian ada beberapa eceng gondok yang berubah warna kekuningan dan layu dan perubahan pada airnya. Eceng gondok 600gr dengan kapasitas air 12 liter, selain daun eceng gondoknya yang menguning dan batangnya yang layu, dan air berubah semakin keruh dikarenakan kapasitas air 12 liter tidak cukup menampung eceng gondok dengan berat 600 gr.
Efektifitas Penggunaan Alat Hydraulic Static Pile Driver (HSPD) pada Pemancangan Elvira Handayani; Jauhar Maknun
Jurnal Civronlit Unbari Vol 3, No 1 (2018): April
Publisher : Universitas Batanghari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (451.884 KB) | DOI: 10.33087/civronlit.v3i1.26

Abstract

The rapid development of construction projects in Indonesia is directly proportional to the tools created and developed to assist and facilitate activities in the work. The tools no longer fully use human power but humans are only a part of the process of operating the tool. Limited land in the city of Jambi became the main reason in the construction of high-rise buildings. Thus, special technology is needed in order to facilitate the implementation of such development. One of the tools used is the tool for foundation work. Deep foundation construction has a more complex structure compared to shallow foundation construction. Therefore, in the construction of high-rise project, the use of jack in pile is considered very appropriate. One of the advantages of jack in pile is environmental disturbance such as vibration and noise can be minimized. In this research will discuss one type of Jack in Pile that is type Hydraulic Static Pile Driver (HSPD). Where in this case the effectiveness of the use of Hydraulic Static Pile Drivers (HSPD) on the Odua Weston project will be discussed according to the literature and supporting data available.Keywords: Effectiveness of Pollution, HSPD, SWOT Analysis
KAJIAN HUBUNGAN KUAT LENTUR DENGAN KUAT TEKAN BETON Suhendra Suhendra
Jurnal Civronlit Unbari Vol 2, No 1 (2017): April
Publisher : Universitas Batanghari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (640.693 KB) | DOI: 10.33087/civronlit.v2i1.15

Abstract

Currently, rigid pavement in almost all national, provincial and district roads is used instead of flexible pavement. One of the rigid concrete pavement quality controls is the flexural strength (fr = 45 kg / cm2 at 28 days) as stated in the General Specification of Binamarga year 2010 revision 3. This specification no longer regulates the value of compressive strength of the rigid pavement. This is a challenge for the construction’s practicians in implementation of the specification, because during this time the procurement of cement concrete is based on the compressive strength. The formula is in SNI 2847: 2013 on concrete that fr = 0,62Öfc’. While the construction practitioners generally still use the binamarga specifications of previous revisions that contain the quality of concrete (K-350), so that the quality of bending in general is not achieved. This research covers the value of bending test results conducted in the Engineering Laboratory on beams provided by third parties using lab services, as well as test specimens made in the laboratory. The test results show that there is a correlation between the flexure strength to the compressive strength of the concrete. The relationship is more or less the same as the formula contained in SNI concrete.Keywords: Concrete, Flexure strength, compressive strength, Binamarga Specs 2010 rev. 3
Analisis Sistem Drainase Untuk Menanggulangi Banjir pada Kecamatan Jambi Timur Fakhrul Rozi Yamali; Fakhrul Rozi Yamali; Amri Syakban; Eko Sugianto
Jurnal Civronlit Unbari Vol 4, No 1 (2019): April
Publisher : Universitas Batanghari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (851.571 KB) | DOI: 10.33087/civronlit.v4i1.42

Abstract

Permasalahan yang terjadi pada sistim drainase Kecamatan Jambi Timur yaitu setiap tahunnya selalu tergenang air, khususnya pada musim penghujan. Pada sejumlah saluran drainase, begitu hujan besar terjadi air meluap keluar dan menggenangi ruas jalan. Faktor yang mempengaruhi daya tampung air tersebut, salah satunya adalah banyak saluran yang sudah menebal endapan lumpurnya.Dalam analisa curah hujan untuk menentukan debit banjir rencana, data curah hujan yang dipergunakan adalah curah hujan maksimum tahunan (Annual Maximum Series). Untuk perhitungan curah hujan rencana, digunakan Metode Distribusi Normal, Distribusi Log Normal, Distribusi Log–Pearson III dan Distribusi Gumbel. Untuk  hujanyang terjadi selama 5 menit sampai 2 jam, persamaan intensitas durasi hujan menggunakan Rumus Talbot, Ishiguro, dan Sherman. Luas area daerah tangkapan (Catchment Area) didapat dengan menggunakan Software Global Mapper 12 berdasarkan data Digital Elevation Model SRTM_57_13. Penggunaan Metode Rasional pada daerah pengaliran dengan beberapa sub daerah pengaliran dapat dilakukan dengan pendekatan nilai C gabungan atau C rata–rata. Adapun rumusan perhitungan debit rencana menggunakan Metode Rasional. Nilai debit rencana akan dibandingkan dengan nilai debit kapasitas yang telah dianalisa berdasarkan analisis hidrologi dan hidrolika. Jika nilai Debit Kapasitas (Qsaluran) lebih kecil dari nilai Debit Rencana (Qrencana), maka dilakukan dimensi ulang saluran drainase.
ANALISIS SISTEM PENYALURAN AIR BUANGAN DOMESTIK DENGAN OFF SITE SYSTEM Marhadi Marhadi
Jurnal Civronlit Unbari Vol 1, No 1 (2016): Oktober
Publisher : Universitas Batanghari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.755 KB) | DOI: 10.33087/civronlit.v1i1.4

Abstract

Sistem penyaluran air limbah merupakan bagian penting dalam sistem prasarana perkotaan.Tujuan penelitian ini merancang desain sistem penyaluran air limbah domestik menggunakan off site system di Kecamatan Jambi Timur.Data penelitian berupa data sekunder dari instansi terkait, studi pustaka, dan hasil beberapa penelitian terdahulu.Perkiraan jumlah penduduk dikecamatan pada tahun perencanaan 2037 menggunakan metode eksponensial. Metode pengumpulan data yang digunakan survei lapangan dan waktu penelitian dilakukan pada tanggal 1 April sampai dengan 1 Agustus 2016 Dalam perencanaan blok layanan paling kecil di Kelurahan  Tanjung Pinang dan Tanjung Sari untuk luas daerah layanan 1,69 km2dan kebutuhan air bersih sebesar 20,31 liter/orang/detik dan volume air limbah 16,24 liter/orang/detik, dan yang terbesar di daerah sijenjang 7,88 km2. Dan kebutuhan air bersih sebesar 64.29 liter/orang/detik dan volume air limbah 51.42 liter/orang/detik. Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dibangun di lokasi Kelurahan Kasang Jaya. Perencanaan blok pelayanan sebanyak 5 buah zona. Perecanaan debit air limbah 20 tahun kedepan pada tahun 2037 sebesar 0,12 m3/detik dengan infiltrasi sebesar 0,024 m3/detik. diameter pipa yang digunakan pipa air limbah adalah 6 – 8 inchi dan diameter pipa yang digunakan pada perencanaan ini adalah 150 mm dan 200 mm dengan jenis pipa PVC tipe D. Proses pengolahan air limbah domestic mengunakan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) dengan jenis biofilter aneraob. Panjang pipa yang dibutuhkan di wilayah zona A untuk Keluahan Payo Selincah adalah 1650 meter, untuk wilayah zona B Kelurahan Talang Banjanr, Budiman dan Sulanjana adalah  2460 meter, untuk wilayah zona C Kelurahan  Tanjung Pinang dan Tanjung Sari adalah 2492 meter, untuk wilayah zona D Kelurahan Kasang, Rajawali dan Kasang Jaya adalah 1391 meter dan  untuk wilayah zona E Kelurahan Sijenjang adalah 3854 meter
Alat Pengurai Sabut Kelapa dengan Blade Portable Untuk Menghasilkan Cocofiber dan Cocopeat Sepriyanto Sepriyanto
Jurnal Civronlit Unbari Vol 3, No 1 (2018): April
Publisher : Universitas Batanghari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (588.659 KB) | DOI: 10.33087/civronlit.v3i1.31

Abstract

Coconut as one of the leading plantation products in Jambi province, currently only rely on copra and coconut shell charcoal as the resulting product. Coconut removal as a by-product of coconut has not been utilized optimally. Coconut husk which is processed with precise and appropriate can produce high value product. This research aims to design, make and test the tool to decompose the coconut scale of household scale. Coconut coir decomposers are made with 1000x700x 1080mm tool dimensions, the driver uses 6.5 HP gasoline engine and an average engine capacity of 10 kg / hour. Knife cut (blade) on this tool can be removed (portable) so it can be tailored to the needs. The test was conducted to determine the effect of blade amount and time to the percentage of cocofiber and cocopeat produced. Number of blades varied ie 5 blades and 10 blades. Decomposition time varied from 1 minute, 2 minutes, 3 minutes, 4 minutes and 5 minutes, with a 650 rpm engine speed. The results of this study recommend to use 10 blades with a decomposition time for 5 minutes. The results obtained from the recommendation are cocofiber that decomposes as much as 32%, which does not decompose as much as 10% and cocopeat produced as much as 58%.Keywords:  blade, portable, cocofiber, cocopeat.

Page 3 of 12 | Total Record : 117