cover
Contact Name
Ika Wijayanti
Contact Email
ikawijayanti@unram.ac.id
Phone
+6285282610913
Journal Mail Official
resiprokal@unram.ac.id
Editorial Address
Program Studi Sosiologi, Jl. Majapahit No. 62 Mataram, Nusa Tenggara Barat
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
RESIPROKAL: Jurnal Riset Sosiologi Progresif Aktual
Published by Universitas Mataram
ISSN : 26857626     EISSN : 27147614     DOI : -
Core Subject :
Jurnal Resiprokal menerima berbagai naskah atau artikel dari kalangan ilmuan, peneliti, serta akademisi melalui proses peer-review pada Open Journal System. Jurnal Resiprokal berfokus pada: Kajian Sosial, Kebudayaan, Ekonomi dan Politik Masyarakat, Kajian Lingkungan, Kajian Gender, Permasalahan Sosial dan Pengembangan Komunitas serta Isu-isu Masyarakat Kontemporer.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 1 (2021): Juni" : 8 Documents clear
Tantangan Kaum Freelancer dan Pemerintah Indonesia di Era Perkembangan Teknologi Digital Ahmad Hidayah
RESIPROKAL: Jurnal Riset Sosiologi Progresif Aktual Vol 3 No 1 (2021): Juni
Publisher : Prodi Sosiologi Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/resiprokal.v3i1.47

Abstract

Artikel ini membahas mengenai tantangan kau freelancer dan Pemerintah Indonesia di era perkembangan teknologi digital. Artikel ini menggunakan metode penelitian kualitaf (pendekatan analisis wacana) dengan menggunakan teknik pengumpulan data sevara online. Artikel ini mendeskripsikan bagaimana perkembangan kaum freelancer di Indonesia, fenomena tersebut merupakan bentuk dari perkembangan teknologi saat ini. Berdasarkan hal tersebut ada hal yang perlu dikritisi ulang mengenai perkembangan freelancer tersebut. Kita perlu memerhatikan ketidak pastian mengenai jaminan sosial dan ancaman-ancaman lain yang kemungkinan mereka temui. Berdasarkan hal tersebut artikel ini mencoba memberikan pandangan kritis terhadap Pemerintah Indonesia mengenai peran dan tanggungjawabnya mengenai permasalahan jaminan sosial yang belum tersedia bagipara freelancer di Indonesia karena hal tersebut telah tertuang di dalam UUD 1945.
Pengembangan Wisata Alam Denda Seruni Melalui Pemanfaatan Dana Desa Azizah Azizah; Ika Wijayanti; Azhari Evendi
RESIPROKAL: Jurnal Riset Sosiologi Progresif Aktual Vol 3 No 1 (2021): Juni
Publisher : Prodi Sosiologi Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/resiprokal.v3i1.55

Abstract

Penelitian ini membahas tentang pengembangan Wisata Alam Denda Seruni melaui pemanfaatan dana desa dan kendala serta upaya yang dihadapi oleh pemerintah desa dalam mengembangakan Wisata Alam Denda Seruni. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penentuan informan dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun teori yang digunakan yaitu teori Praktik Sosial Pierre Bourdieu yang menjelaskan tentang (Habitus x Modal + Ranah) = Praktik. Terdapat empat modal dalam teori prakik sosial Pierre Bourdie antara lain, modal ekonomi, modal sosial, modal kultural atau budaya dan modal simbolik. Melalui habitus yang dimiliki oleh agen yang didukung oleh modal ekonomi melalui pemanfaatan dana desa, modal sosial, modal budaya dan modal simbolik menciptakan sebuah praktik sosial dalam pengembangan Wisata Alam Denda Seruni. Namun dalam pengembangan Wisata Alam Denda Seruni belum bisa memanfaatkan modal-modal yang dimiliki secara optimal. Kurangnya sosialisasi dan pemberian informasi oleh pemerintah desa, pengelola dan pokdarwis mengenai perubahan status Desa Wisata kepada masyarakat Desa Seruni Mumbul menyebabkan masyarakat kurang barpartisipasi dan belum sadar sepenuhnya mengenai pentingnya pengembangan wisata di desa. Oleh karena itu pemanfaatan habitus dan modal-modal masyarakat Seruni Mumbul masih kurang maksimal dan belum efektif dalam pengembangan wisata Denda seruni. Kendala yang dihadapi oleh pemerintah desa dalam mengembangkan Wisata Alam denda Seruni antara lain: (1) Terkendala dana (2) Etos kerja masih rendah (3) Adanya mis komunikasi antara pengelola dan pemuda (4) Adanya kesalahpahaman manajemen tata kelola keuangan (5) Kurangnya sosialisasi oleh Pokdarwis (6) Adanya pandemi Covid 19 menjadi kendala dalam mengembangkan wisata Denda Seruni.
Modal Sosial Masyarakat Pulau Maringkik dalam Menghadapi Bencana Azhari Evendi; Rosiady H. Sayuti; Oryza Pneumatica Inderasari
RESIPROKAL: Jurnal Riset Sosiologi Progresif Aktual Vol 3 No 1 (2021): Juni
Publisher : Prodi Sosiologi Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/resiprokal.v3i1.57

Abstract

Tujuan tulisan ini adalah untuk merangkai korelasi antara modal sosial dengan mitigasi bencana pada komunitas kepualauan di Pulau Maringkik, Lombok Timur. Wilayah kepulauan merupakan wilayah yang memiliki risiko bencana yang cukup tinggi yang mengancam eksistensi masyarakat. Mayoritas masyarakat lebih memilih tinggal di pulau maringkik dari pada pindah ke tempat yang risiko bencananya lebih rendah. masyarakat memiliki sistem pengetahuan yang menjadi modal sosial untuk menghadapi berbagai risiko bencana alam dan non alam. Dengan menggunakan metode kualitatif ditemukan bahwa masyarakat Pulau Maringkik memiliki modal sosial dalam hal mitigasi bencana yang terdapat pada sikap saling percaya, partisipasi dalam suatu jaringan, resiprositas, dan norma-norma sosial. Modal sosial dalam hal mitigasi bencana menjadi kekuatan sosial masyarakat Pulau Maringkik untuk melangsungkan hidup di gugus pulu kecil walaupun risiko bencananya cukup tinggi.
Habitus Masyarakat Lokal Desa Temajuk dalam Mengadaptasi Perkembangan Pariwisata Aan Khosihan
RESIPROKAL: Jurnal Riset Sosiologi Progresif Aktual Vol 3 No 1 (2021): Juni
Publisher : Prodi Sosiologi Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/resiprokal.v3i1.58

Abstract

The development of tourism has many impacts on society including the habitus of local communities. In simple terms, it can be understood that the habitus is a system of habits that has been internalized in people's lives. This study aims to see the community's habitus in the midst of tourism development in Temajuk Village, Paloh District, Sambas Regency. This research is a qualitative study using primary interview data collection methods. Through the habitus concept of Pierre Bourdieu, there is a community of Temajuk village that intersects with the development of tourism which can be seen from the aspects of knowledge, understanding, perceptions, values, and actions that are internalized in people's daily lives.
Tantangan Migrasi, Pengelolaan Remitansi, dan Kekerasan terhadap Buruh Migran Perempuan Asal Lombok di Malaysia dan Arab Saudi Saipul Hamdi
RESIPROKAL: Jurnal Riset Sosiologi Progresif Aktual Vol 3 No 1 (2021): Juni
Publisher : Prodi Sosiologi Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/resiprokal.v3i1.60

Abstract

This article aims to understand the migration challenges faced by female migrant workers (TKW) from Lombok who have worked in Saudi Arabia and Malaysia. The challenges faced by female migrant workers are complex, ranging from recruitment and shelter in the country of origin before leaving, and cultural and language issues in the workplace. This article explores these challenges and tries to relate them to the quality level of educational and human resources factors that prospective migrant workers have. Besides, this article also discusses the historical aspects of Sasak women’s involvement and participation in migration and the factors that drove them to take up the profession as migrant workers. The issue of remittance management and violence faced by migrant workers in the employer's home becomes a crucial issue that requires serious attention from the government. Publicly speaking, female migrant workers continue to experience physical and sexual violence resulting in disability and severe trauma. Therefore, this article aims to investigate the forms of violence that befall the female migrant workers.
Pembagian Kerja Antara Suami dan Istri Dalam Rumah Tangga Nelayan (Studi di Kampung Nelayan Pondok Perasi Kelurahan Bintaro) Nila Kusuma
RESIPROKAL: Jurnal Riset Sosiologi Progresif Aktual Vol 3 No 1 (2021): Juni
Publisher : Prodi Sosiologi Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/resiprokal.v3i1.61

Abstract

Kondisi kemiskinan nelayan merupakan permasalahan kompleks sebagai akibat dari ketidakberdayaan nelayan terhadap akses sumber daya alam yang tersedia. Factor rendahnya pendidikan, keterampilan, ketiadaan modal serta rendahnya aksesibilitas menyebabkan nelayan menjadi kelompok semakin termarginalkan. Peran ganda yang diperankan oleh perempuan dalam rumah tangga nelayan di kampung nelayan pondok perasi yang ikut serta dalam pemenuhan kebutuhan ekonomi keluarga dan juga pengurus rumah tangga menarik untuk dikaji dan dideskripsikan. Bagaimana mereka mengalokasikan waktunya agar tetap seimbang dan hasil yang dicapai optimal, antara mengurus pekerjaan rumah tangga dan membantu mencari nafkah tambahan. penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran perempuan dan pembagian kerja antara suami dan istri pada keluarga nelayan di sector domestic dan public. Hasil penelitian menunjukkan peran perempuan dalam rumah tangga nelayan antara lain sebagai pedagang ikan, pedagang sembako, buruh pindang, pengasuh anak, pembantu rumah tangga dan lain sebagainya. Hal tersebut dilakukan istri nelayan adalah untuk membantu perekonomian rumah tangga. Selain itu dalam system pembagian kerja menunjukkan perempuan lebih mendominasi dalam ranah domestic seperti untuk pemenuhan kebutuhan makanan, sementara ranah public didominasi oleh laki-laki sebagai pencari nafkah utama
Modal Sosial dalam Pengembangan Ekowisata di Desa Marente Kecamatan Alas Kabupaten Sumbawa Diana Alfianti; Solikatun Solikatun; Ratih Rahmawati
RESIPROKAL: Jurnal Riset Sosiologi Progresif Aktual Vol 3 No 1 (2021): Juni
Publisher : Prodi Sosiologi Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/resiprokal.v3i1.62

Abstract

Various Research with title of "Social Capital in Ecotourism Development in Marente Village of Alas Sub-district of Sumbawa District". This research is a qualitative research to discover and identify the forms of the social capital of society and the problems that occurred during the development process and efforts to overcome the problems in the development of ecotourism in Marente village. The research used the social capital theory by Putnam and Woolcocks. The research uses qualitative descriptive methods, data collection techniques using open and profound interview techniques, field observations and documentation results. Data analysis are data reduction, data presentation and conclusions/verifications. The results showed the form of social capital in Marente village community in the development of ecotourism consisting of values and norms, beliefs and networks. Values in the form of the attitude of friendliness, the value of togetherness, religious values and the value of environmental responsibility and norms to regulate the development of ecotourism. Community trust on ecotourism managers and related agencies. Network or cooperation relationship of the community in Marente village with village, district and provincial governments. Generally the obstacles faced in the ecotourism development are related to funds, facilities and infrastructure, technology are less good, lack of competent in human resources, lack of public awareness on tourism and environmental hygiene. Therefore, the effort is to propose funding proposals to related parties, to participate in training on ecotourism development and carried out socialization related to the importance of tourism and environmental hygiene.
Kapital Sosial Organisasi Himpunan Mahasiswa Pendidikan Sosiologi (Himadiksio) Kabinet Inspiratif di Era Pandemi Covid-19 Rizki Setiawan; Ainun Rahayu
RESIPROKAL: Jurnal Riset Sosiologi Progresif Aktual Vol 3 No 1 (2021): Juni
Publisher : Prodi Sosiologi Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/resiprokal.v3i1.56

Abstract

The Covid-19 pandemic has an impact on the activities of student organizations, this be seen from the various obstacles they face in carrying out organizational activities. This study intends to determine the social capital in the sociology Education Student Association (Himadiksio)Kabinet Inspiratif in carrying out organizational activities in the Covid-19 pandemic. Determination on informans in this study using nonprobability sampling with purposive sampling technique with subject who are students of Sociology Education who are members of the Sociology Education Student Associaton (Himadiksio) Kabinet Inspiratif. The research method used is descriptive qualitative research. Retrieval of data through interviews and documentation. In examining this paper used social capital theory. The sosial capital in the Sosiology Education Student Association (Himadiksio) Kabinet Inspiratif is a believe, social norms and social network. With this social capital in the Sociology Education Student Association (Himadiksio) can survive and carry out various work programs in the Covid-19 pandemic and achieve the organizational goals that have been declared.

Page 1 of 1 | Total Record : 8