cover
Contact Name
Fetro Dola Syamsu
Contact Email
defetro@gmail.com
Phone
+6285274164449
Journal Mail Official
uppm@stkipbbm.ac.id
Editorial Address
Jl. Meulaboh - Tapak Tuan, Peunaga Cut Ujong, Meureubo, Aceh Barat 23615
Location
Kab. aceh barat,
Aceh
INDONESIA
Genta Mulia : Jurnal Ilmiah Pendidikan
ISSN : 23016671     EISSN : 25806416     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Ilmiah dengan fokus semua bidang Pendidikan (pendidikan dasar hingga perguruan tinggi). Journal ini di publish secara berkala yang diperuntukkan bagi dosen, mahasiswa dan pemerhati kependidikan untuk menyebarluaskan hasil kajian, pemikiran dan penelitian yang relevan dalam bidang pendidikan Biologi dan tebit 2 kali dalam setahun (Januari dan Juli).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 539 Documents
MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA PADA MATA PELAJARAN AKIDAH AKHLAK DI KELAS X-IPA 11 MAN 2 MODEL MEDAN T.P 2018/2019 Fetro Dola Syamsu
Jurnal Genta Mulia Vol. 11 No. 1 (2020): JURNAL GENTA MULIA
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/gm.v11i1.222

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) Pengembangan LKPD berorientasi model discovery learning yang dapat digunakan untuk meningkatkan keterampilan berfikir kritis siswa; (2) Mengetahui kualitas dari segi tingkat validitas dan efektivitas Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) pada pokok bahasan sel kelas XI Mia 2 SMA Negeri 1 Meureubo. Model Dsicovery Learning diintegrasikan dalam Lembar Kerja Peserta Didik umtuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian ini merupakan model pengembangan 4D yang terdiri dari 4 tahap yaitu Define (pendefinisian), design (perancangan), develop (pengembangan) dan disseminate (penyebaran). Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas XI Mia 2 SMA Negeri 1 Meurebo. Instrument penelitian yang digunakan dalam pengumpulan data penelitian adalah instrument pengujian kevalidan berupa angket dan instrument pengujian keefektivan berupa angket respon peserta didik. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis data.Berdasarkan uji coba kevalidan LKPD yang dikembangkan berada pada kategori valid. Peseta didik juga memberikan respon positif terhadap LKPD yang dikembangkan. Hal ini menandakan bahwa LKPD yang dikembangkan efektif digunakan dalam proses pembelajaran. Hasil penelitian yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa LKPD yang dikembangkan memenuhi kategori valid dan efektif sehingga bisa dikatakan layak untuk digunakan.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BIOLOGI BERBASIS MICROSOFT POWER POINT UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN DAN MOTIVASI SISWA KELAS X PADA MATERI VIRUS DI SMA SWASTA DARUL AITAMI MEUREUBO Sinta; Rufa Hera
Jurnal Genta Mulia Vol. 11 No. 1 (2020): JURNAL GENTA MULIA
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/gm.v11i1.223

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran Biologi yang layak terhadap pemahaman dan motivasi siswa SMA Swasta Darul Aitami Meureubo. Penelitian ini merupakan penelitian Reseachand Development (R&D) dengan mengikuti model pengembangan Borg and Gall. pengembangan media pembelajaran berbasis Microsoft Power Point ini menggunakan 9 langkah pengembangan yaitu 1) potensi dan masalah, 2) Desain produk, 3) Validasi desain, 4) Revisi desain, 5) Uji coba produk, 6) Revisi produk, 7) Uji coba pemakaian, 8) Revisi produk, 9) Akhir produk.subjek dalam penelitian ini 20 siswa SMA. Microsoft Power Point dikembangkan menggunakan Laptop, Infokus sehingga bisa menampilkan Gambar, vidio, animasi.Berdasarkan analisis dan masalah, maka uji coba dilakukan di SMA Swasta Darul Aitami Meureubo. Validasi produk dilakukan oleh ahli Media, Materi dan Bahasa dari jurusan Biologi STKIP Bina Bangsa Meulaboh.data yang diambil dalam penelitian adalah Validasi Microsoft Power Point oleh ahli materi, Media, Bahasa, angket tanggapan siswa, angket tanggapan guru terhadap penerapan Microsoft Power Point. Hasil penelitian ini yaitu, validator ahli materi dengan rata – rata persentase sebesar 80%, validator Media rata – rata persentase sebesar 70%, validator Bahasa rata – rata persentase 79%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Microsoft Power Point layak diterapkan pada pembelajaran materi Virus di SMA Swasta Darul Aitami Meureubo.
UTILITAS POLA KELEKATAN IBU-ANAK BAGI PERKEMBANGAN ANAK USIA DINI Musnizar Safari; Vinny Aryesha
Jurnal Genta Mulia Vol. 12 No. 2 (2021): JURNAL GENTA MULIA
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/gm.v12i2.224

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola kelekatan yang dimiliki anak dengan ibu dan utilitasnya bagi perkembangan anak usia dini. Pendekatan penelitian secara kualitatif jenis deskriptif. Subjek penelitian adalah ibu dari murid TK Tahfiz sebanyak 16orang. Data diperoleh melalui penyebaran skala. Data dianalisis dengan pola persentase dan deskriptif kualitatif. Hasil temuan dari penelitian ini bahwa pola hubungan kelekatan anak dengan ibu adalah pola kelekatan aman 100%. Pola kelekatan aman akan membawa anak pada perkembangan psikis yang baik yang tentu saja sangat bermanfaat bagi masa depan anak. Anak yang tumbuh dan berkembang dalam pola kelekatan aman akan memiliki motivasi tinggi dan kesiapan belajar yang baik juga rasa percaya diri, sehingga mereka dapat bersosialisi dengan menyenangkan, mampu mengontrol emosi, serta berkarakter
ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL MATEMATIKA BERDASARKAN KRITERIA WATSON Dazrullisa; Khairil Hadi
Jurnal Genta Mulia Vol. 12 No. 2 (2021): JURNAL GENTA MULIA
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/gm.v12i2.225

Abstract

Siswa kelas X SMA Negeri 1 Seunagan mengalami kesulitan saat mengerjakan soal–soal matematika yang dijelaskan oleh guru matematika di sekolahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesalahan dan faktor penyebab kesalahan siswa kelas X SMA Negeri 1 Seunagan dalam menyelesaikan soal matematika materi persamaan linier satu variabel. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data kualitatif yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Dari delapan kriteria watson peneliti hanya mendeskripsikan tiga indikator. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jenis kesalahan siswa kelas X SMA Negeri 1 Seunagan dalam menyelesaikan soal matematika materi persamaan linier satu variabel berdasarkan kriteria Watsonadalah pada data tidak tepat, ada 15 orang siswa belum dapat menyelesaikan soal tentang definisi dari nilai mutlak, tidak memahami tentang cara mengubah nilai mutlak, siswa menggunakan nilai yang tidak sesuai dalam proses penyelesaian dan siswa lupa harus menggunakan rumus yang sesuai dalam penyelesaian soal. Pada prosedur tidak tepat, ada 12 orang siswa yang melakukan kesalahan dikarenakan siswa tidak melakukan proses penyelesaian soal dengan tepat karena langsung menuliskan hasil jawaban, kurang teliti dalam menjawab soal dan kurangnya kemampuan dalam operasi aljabar. Pada data hilang, ada 17 orang siswa yang melakukan kesalahan disebabkan karena siswa tidak memahami maksud dari soal yang diberikan. Faktor penyebab kesalahan siswa kelas X SMA Negeri 1 Seunagan dalam menyelesaikan soal matematika materi persamaan linier satu variabel dikarenakan siswa tidak dan susah memahami soal yang diberikan oleh guru, siswa tidak fokus saat belajar dan sering tidak memperhatikan nilai yang akan di selesaikan dan siswa belum memahami konsep dari definisi nilai mutlak dari materi sistem linear satu variabel.
EFEKTIFITAS PENGGUNAAN E-MODUL MATA PELAJARAN ADMINISTRASI INFRASTRUKTUR JARINGAN Khusnatul Amaliah; M. Frans Diantoro; Sahrul Alan Setiawan
Jurnal Genta Mulia Vol. 12 No. 2 (2021): JURNAL GENTA MULIA
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/gm.v12i2.226

Abstract

Bahan ajar yang menarik merupakan salah satu cara yang dapat digunakan untuk membuat siswa fokus dalam proses pembelajaran. E-modul menjadi salah satu media yang dapat digunakan secara mandiri oleh siswa kapanpun dan dimanapun tanpa jaringan internet. Kelengkapan materi yang disajikan dengan adanya teks, gambar dan video tutorial yang dapat diakses secara offline dapat mempermudah siswa untuk mengakses materi tanpa harus terbatas waktu. Matapelajaran Administrasi Infrastruktur Jaringan yang menjadi salah satu matapelajaran produktif pada SMK jurusan Teknologi Komputer dan Jaringan perlu menerapkan pembelajaran matapelakaran produktif dilakukan dengan metode praktikum untuk memberikan pemahaman lebih pada siswa. Proses belajar yang dilakukan secara daring saat ini dapat dibantu dengan penggunaan E-modul yang merupakan salah satu solusi penerapan teknologi yang dapat digunakan pada pembelajaran mandiri.
PERANAN MUBALIGH DALAM MENCEGAH COVID 19 DI KOTA PALOPO Suparman Mannuhung; Yunus
Jurnal Genta Mulia Vol. 12 No. 2 (2021): JURNAL GENTA MULIA
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/gm.v12i2.227

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui peranan mubaligh dalam memobilisasi masyarakat untuk mencegah covid-19. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, teknik pengumpulan datanya melalui wawancara, informan yang diwawancarai para mubaligh sejumlah anggota Muballigh 115 orang dan berasal dari beberapa kalangan organisasi seperti NU, Muhammadiyah, Wahdah Islamiyah, Penyuluh Kementerian Agama Kota Palopo, bahkan ada beberapa dari kalangan kampus. Hasil. Terjadinya peningkatan warga Kota Palopo meninggal akibat Covid-19 sebanyak 28 orang. Total pasien yang telah terkonfirmasi Covid-19 di Kota Palopo sebanyak 737 orang. Akibatnya, maka para mubaligh bersama-sama bersinergi pemerintah untuk memaksimalkan pencegahan covid1 dengan memberikan edukasi kepada masyarakat cara mencegahan pandemi covid-19 dengan cara yaitu: Cuci tangan, hindari sentuh wajah, etika bersin dan batuk, memakai masker, hindari interaksi langsung, hindari berbagi barang pribadi, social distancing, cuci bahan makanan, bersihkan perabot rumah, dan tingkatkan Imun Tubuh. Para mubaligh dalam melaksanakan ibadah ritual tetap istiqomah di rumah masing-masing dan selalu menjaga kebersamaan para jamaahnya serta senantiasa mendekatkan diri kepada Allah dengan berbagai ikhtiar sebagai solusi dalam rangka pencegahan pandemi covid-19.
EFEKTIFITAS MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE (TPS) DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN (PKN) DI KELAS III SD NEGERI 045957 SUKA Kidah Malem Br Ginting
Jurnal Genta Mulia Vol. 12 No. 2 (2021): JURNAL GENTA MULIA
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/gm.v12i2.228

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran dan meningkatkan hasil belajar siswa serta aktivitas belajar siswa. Adapun metode pemecahan masalah dalam penelitian ini yakni dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe think pair share. Adapun hasil penelitian yakni: 1) Hasil belajar siswa dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe TPS pada siklus I menunjukkan 6 orang siswa tuntas secara individu, sedangkan kelas tidak tuntas. Pada siklus II menunjukkan 13 siswa tuntas secara individu dan kelas tuntas secara klasikal dengan rata -rata siklus I dan siklus II adalah 66,67 dan 81.33 dengan persentase ketuntasan klasikal adalah 40% pada siklus I dan 87% pada siklus II. Ketuntasan yang terjadi pada siklus I dan siklus II terlihat jelas pada siswa kelas III saat pembelajaran siswa aktif dan siswa memahami materi yang disampaikan oleh peneliti sehingga saat peneliti memberikan soal formatif siswa mampu menjawab soal tersebut dengan benar. Begitu juga dengan afektif dan psikomotorik siswa yang mengalami peningkatan. Ketuntasan hasil belajar yang diperoleh siswa terlihat jelas saat siswa diskusi dalam kelompok sangat aktif dan mengerjakan tugas yang diberikan guru dengan antusias. Hal tersebut menunjukkan bahwa siswa sudah mulai terbiasa dengan penerapan model pembelajaran TPS sehingga saat proses pembelajaran siswa tampak aktif dan bersemangat.
PENINGKATKAN MINAT DAN HASIL BELAJAR SISWA BIOLOGI PADA MATERI ORGAN PADA TUMBUHAN MELALUI PENERAPAN ANTARA METODE AUDIO VISUAL DENGAN MODEL STAD PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 MEUREUBO Syah Mohd Hadiid Thaariq
Jurnal Genta Mulia Vol. 11 No. 1 (2020): JURNAL GENTA MULIA
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/gm.v11i1.240

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada peningkatan minat dan hasil belajar siswa pada pelajaran IPA materi organ pada tumbuhan dengan menerapkan dua sistem pembelajaran yaitu metode Audio Visual dengan Model STAD pada siswa kelas VIII di SMP Negeri 2 Meureubo. Objek penelitian terdiri dari dua kelas yaitu kelas VIII5 menggunakan penerapan model STAD dengan jumlah siswa sebanyak 26 orang dan kelas VIII4 menggunakan penerapan metode Audio Visual dengan jumlah siswa sebanyak 28 orang. Pada siklus pertama pada penerapan kedua model pembelajaran ini sebagian siswa belum terbiasa dengan kondisi belajar menggunakan kedua model tersebut sehingga hasil ketuntasan belajar siswa masih tergolong rendah yaitu 35,71% untuk penerapan metode Audio Visual dan 26,92% untuk model STAD. Dalam siklus kedua siswa sudah mulai memahami implementasi pembelajaran Metode Audio Visual maupun menggunakan Model STAD dan menunjukkan hasil yang mulai terjadi peningkatan. Pada siklus kedua pembelajaran Metode Audio Visual terjadi peningkatan sebesar 25% dari siklus pertama sedangkan pada pembelajaran menggunakan model STAD terjadi peningkatan sebesar 34,62% dari siklus pertama. Pada siklus ketiga pembelajaran Metode Audio Visual terjadi peningkatan sebesar 28,58% dari siklus kedua dan untuk pembelajaran menggunakan Model STAD terjadi peningkatan sebesar 23,08% dari siklus kedua. Dari hal pelaksanaan siklus pertama, kedua dan ketiga dapat disimpulkan bahwa Hasil belajar siswa jika dilihat dari nilai tes akhir terjadi peningkatan baik menggunakan metode STAD maupun Metode Audio Visual, sedangkan untuk ketuntasan belajar siswa yang mendekati nilai sempurna terjadi pada metode Audio Visual yaitu 89,29%.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN METODE MIND MAPPING DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA MAN 1 MEDAN Shubuhan Syukri Hasibuan; Sundut Azhari Hasibuan
Jurnal Genta Mulia Vol. 11 No. 2 (2020): JURNAL GENTA MULIA
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian Untuk Mengetahui: (1) apakah penggunaan metode Mind Mapping efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa MAN 1 Medan ? Adapun populasi dalam penelitian ini seluruh siswa kelas X MAN 1 Medan yang berjumlah 586 siswa tersebar 14 kelas. Sedangkan sampel dalam penelitian ini terdiri dari 2 kelas, dengan menggunakan metode Mind Mapping. Maka sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 45 siswa kelas X-Agama 1 sebagai kelas eksperimen dan 45 siswa kelas X-Agama 2 sebagai kelas kontrol. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dan desain yang digunakan Nonequivalent control group design dengan memberikan treatment yang berbeda. Pada kelas eksperimen diberi treatment menggunakan metode Mind Mapping dan pada kelas kontrol diberi treatment menggunakan pembelajaran konvensional kemudian dberikan pretest dan posttest masing-masing 5 soal dan dinyatakan telah valid. Berdasarkan analisa data untuk kelas eksperimen diperoleh rata-rata pretest 58,04 dan rata-rata posttest 88,89 sedangkan untuk kelas kontrol diperoleh rata-rata pretest 58,42 dan rata-rata posttest 81,22. Selanjutnya dilakukan pengujian hipotesis dengan menggunakan software microsoft excel. Hasil pengujian hipotesis dengan menggunakan Independen Sampel T Test pada α = 0,05 dapat melihat thitung (6,560) > ttabel (1,664) artinya Ho ditolak dan Ha diterima. Maka disimpulkan bahwa rata-rata kemampuan pemecahan masalah matematika pada kelas eksperimen lebih besar dari rata-rata kelas kontrol artinya terdapat perbedaan peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas X MAN 1 Medan.
UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPA MELALUI PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI KEUDE LINTENG Agus Kistian; Nurjannah
Jurnal Genta Mulia Vol. 11 No. 2 (2020): JURNAL GENTA MULIA
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya peningkatan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPA pada siswa Kelas IV SD Negeri Keude Linteng. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri Keude Linteng. Subjek dalam penelitian ini adalah 20 orang siswa. Objek dalam penelitian ini adalah peningkatan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPA. Adapun teknik pengumpulan data adalah melalui tes hasil belajar siswa, lembar observasi aktifitas siswa, dan lembar observasi aktifitas guru. Kesimpulan dari penelitian ini adalah “Melalui Pendekatan Contextual Teaching And Learning (CTL) dapat Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Dalam Pembelajaran IPA Pada Siswa Kelas IV SD Negeri Keude Linteng”. Hal ini terbukti dengan meningkatnya persentase hasil belajar siswa pada tiap siklusnya, hasil belajar yang diperoleh pada pra tindakan persentase jumlah siswa yang tuntas hanya 4 orang siswa atau 20,00% dari 20 orang siswa, dan sesudah menerapkan penerapan pendekatan Contextual Teaching And Learning (CTL) siklus I hasil belajar siswa meningkat namun belum maksimal, persentase jumlah siswa yang mendapatkan nilai di atas KKM baru 11 orang siswa atau 55,00%, Sehingga perlu diadakan siklus II, setelah pelaksanaan siklus II hasil belajar siswa terjadi peningkatan yang sangat signifikan dan sudah mencapai target yang telah ditentukan maka siklus dihentikan, dimana persentase jumlah siswa yang tuntas mencapai 18 orang atau 90,00% dari jumlah siswa secara keseluruhan.