cover
Contact Name
Taufik Hidayat
Contact Email
besthd22@gmail.com
Phone
+6285891495357
Journal Mail Official
jipt@untirta.ac.id
Editorial Address
Prodi Ilmu Pertanian Pascasarjana UNTIRTA Alamat Kontak : Jl.Raya Jakarta Km.4 Kota Serang Banten 42124
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Ilmu Pertanian Tirtayasa
ISSN : -     EISSN : 27153657     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Ilmu Pertanian Tirtayasa merupakan publikasi ilmiah berkala yang diterbitkan Program Studi Ilmu Pertanian Pascasarjana Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Artikel yang dimuat merupakan hasil penelitian terhadap teori dan praktek penerapan ilmu pertanian dalam arti luas, meliputi Ilmu Tanaman, Agronomi, Agro-teknologi, AgroEkosistem dan Lingkungan, Ilmu Pangan, Teknologi Pangan, Agribisnis, Sosial-Ekonomi Pertanian, dan Informasi Pertanian.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2022)" : 5 Documents clear
RESPONSE OF GROWTH, RESPONSE, AND QUALITY OF RICE RICE BLACK RICE (Oryza sativa L. indica) WITH TREATMENT OF AGE AND NUMBER OF SEEDS ON PAMINA CROPPING SYSTEM HYDROPONICALLY Haerudin Haerudin; Nurmayulis Nurmayulis; Fitri Riany Eris
Jurnal Ilmu Pertanian Tirtayasa Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Kota Seran pada tahun 2021, dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok pola faktorial yang diulang 3 kali. Faktor yang diteliti umur bibit: 7, 14, dan 21 hari setelah semai (HSS) dan jumlah bibit: 1, 2, dan 3 bibit. Hasil penelitian menunjukan bahwa umur bibit berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman pada umur 1, 2, 3, 4, 5, dan 8 minggu setelah tanam (MST) (rata-rata tertinggi 109,44 cm pada umur bibit 7 HSS), jumlah daun per rumpun (umur 1 sampai 8 MST) (rata-rata tertinggi 325,33 helai pada umur bibit 21 HSS), jumlah anakan per rumpun (umur 1 sampai 8 MST) (rata-rata tertinggi 108,44 batang pada umur bibit 21 HSS), bobot kering tanaman (rata-rata tertinggi 436,67 g pada umur bibit 21 HSS), dan jumlah anakan produktif per rumpun (rata-rata tertinggi 87,56 batang pada umur bibit 21 HSS). Jumlah bibit berpengaruh nyata terhadap jumlah daun per rumpun (umur 1 sampai 8 MST) (rata-rata tertinggi 294,33 helai pada jumlah bibit 3 batang), jumlah anakan per rumpun (umur 1 sampai 8 MST) (rata-rata tertinggi 98,11 batang pada jumlah bibit 3 batang), jumlah gabah per malai (rata-rata tertinggi 216,56 butir pada jumlah bibit 1 batang), dan jumlah gabah isi per malai (ratarata tertinggi 173,78 butir pada jumlah bibit 1 batang). Tidak terdapat interaksi antara umur dan jumlah bibit, kecuali pada pengamatan tinggi tanaman umur 1 dan 5 MST, dan jumlah daun per rumpun umur 3 MST. Hasil pengujian kualitas padi beras hitam yaitu kadar air 12,58%, kadar abu 1,58%, kadar protein kasar 13,94%, kadar lemak kasar 2,12%, kadar serat kasar 0,97%, kadar karbohidrat 69,78%, dan kadar antosianin 14,05 mg/kg. Hasil pengamatan ikan gabus yaitu pertumbuhan berat mutlak 8,5 g, laju pertumbuhan berat harian 0,06 g per hari, kelangsungan hidup 75,2%, jumlah konsumsi pakan 30,8 kg, dan rasio konversi pakan 39,30 g.
EFFECTIVENESS OF MEDIA AND MESSAGE DESIGN IN COMSUMING FRUIT AND VEGETABLE CAMPAIGN FOR YOUTH (CASE STUDY OF 9TH GRADE JUNIOR HIGH SCHOOL STUDENTS IN TIGARAKSA DISTRICT) Fetty Ratu Permata; Rusmana Rusmana; Yuddy L.A Salampessy
Jurnal Ilmu Pertanian Tirtayasa Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mengubah pola pikir remaja ke arah pola konsumsi pangan Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) bukanlah hal yang mudah, karena sangat dipengaruhi oleh budaya, selera, dan kebiasaan makan masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kombinasi media dan desain pesan yang efektif dalam kampanye gerakan makan buah dan sayur. Penelitian ini dirancang sebagai penelitian kuasi eksperimental dengan pendekatan kuantitatif. Rancangan percobaan dilakukan dengan membagi 6 kelompok kombinasi media dan desain pesan, yaitu chatt positif, chatt negatif, leaflet positif, leaflet negatif, audio visual (video) positif, dan audio visual (video) negatif. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas IX di SMP Negeri Tigaraksa yang dipilih dengan menggunakan teknik proportional random sampling. Hasil analisis pada variabel tingkat pengetahuan menunjukkan tidak ada perbedaan pengaruh pada desain pesan. Demikian pula pada kombinasi media dengan desain pesan. Perbedaan pengaruh hanya terjadi pada media saja, dan media leaflet dan audio visual (video) merupakan media yang efektif untuk meningkatkan pengetahuan siswa mengenai manfaat buah dan sayur. Sedang pada variabel sikap menunjukkan adanya perbedaan pengaruh pada media, desain pesan, maupun kombinasi keduanya, dan kombinasi media audio visual (video) dengan desain pesan negatif merupakan kombinasi yang efektif untuk meningkatkan sikap positif siswa terhadap makan buah dan sayur.
Devepoment Method Radicula Assay as Fast Method Viability and Vigor for Several Feed Arabica Coffee Iis Deny Sri Noeryanti; Kartina AM; Fitri Riany Eris
Jurnal Ilmu Pertanian Tirtayasa Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Uji pemunculan radikula merupakan salah satu metode untuk mengestimasi vigor benih. Prinsip metode uji pemunculan radikula adalah benih yang berkecambah lambat merupakan tanda awal kemunduran fisiologis benih dan menunjukkan bahwa lot benih tersebut bervigor rendah. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh waktu pengamatan pemunculan radikula yang tepat pada uji pemunculan radikula benih kopi Arabika serta memperoleh korelasi antara hasil uji pemunculan radikula dengan berbagai tolok ukur viabilitas dan vigor benih. Pengujian viabilitas dan vigor benih di laboratorium menggunakan tolok ukur daya berkecambah (DB), rataan waktu perkecambahan (MGT), indeks vigor (IV), kecepatan tumbuh (KCT), bobot kering kecambah normal (BKKN), dan laju pertumbuhan kecambah (LPK). Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok Faktorial yang terdiri dari dua faktor. Faktor pertama adalah varietas benih, terdiri dari tiga taraf yaitu varietas S 795, Gayo 1, dan Sigarar Utang. Faktor kedua adalah periode pengecambahan, terdiri dari lima taraf yaitu 168, 192, 216, 240, dan 264 jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa varietas Sigarar Utang memberikan hasil terbaik terhadap pemunculan radikula sebesar 98.87 %. Periode pengecambahan selama 264 jam memberikan pengaruh terbaik terhadap pemunculan radikula pada benih kopi Arabika. Terdapat interaksi antara varietas dan periode pengecambahan terhadap pemunculan radikula pada benih kopi Arabika (P < 0.05). Hasil uji pemunculan radikula mempunyai korelasi positif yang kuat dengan pengujian viabilitas benih daya berkecambah (r = 0.70), dan berkorelasi positif sangat kuat dengan tolok ukur vigor benih indeks vigor (r = 0.84), kecepatan tumbuh (r = 0.97), berat kering kecambah normal (r = 0.88), dan laju pertumbuhan kecambah (0.80), serta berkorelasi negatif sangat kuat dengan tolok ukur vigor benih rataan waktu perkecambahan (-0.94).
DAMPAK PANDEMI COVID-19 TERHADAP PENDAPATAN DAN KETAHANAN PANGAN KELUARGA PETANI PADI SAWAH DI KABUPATEN TANGERANG
Jurnal Ilmu Pertanian Tirtayasa Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dampak pandemi COVID-19 yang paling dirasakan petani padi sawah adalah harga jual hasil pertanian padi sawah yang mengalami penurunan disebabkan tingginya stok beras di pasar, pembatasan sosial serta terjadinya penurunan daya beli masyarakat. Hal ini tidak sebanding dengan usaha dan biaya operasional yang dikeluarkan petani saat melakukan budidaya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak pandemi COVID-19 terhadap pendapatan dan ketahanan pangan keluarga petani padi sawah di Kabupaten Tangerang. Jenis penelitian ini adalah survei dengan 100 petani padi sawah yang menjadi sampel penelitian. Data hasil penelitian dianalisis secara deskriptif dan pendekatan Pangsa Pengeluaran Pangan. Hasil penelitian menunjukkan terjadinya penurunan pendapatan petani padi sawah di Kabupaten Tangerang sebagai dampak COVID-19, yaitu Rp 1.106.000/1 kali produksi yang dilakukan dalam kegiatan usaha tani sejak 2020 sampai dengan 2021. Pendapatan sebelum pandemi rata-rata Rp 8.259.000/1 kali produksi, saat pandemi rata-rata biaya produksi sebesar Rp 7.153.000/1 kali produksi. Pendekatan Pangsa Pengeluaran Pangan menunjukkan tidak terdapat dampak COVID-19 terhadap ketahanan pangan rumah tangga petani padi sawah di Kabupaten Tangerang. Sebanyak 88 dari 100 keluarga tani padi sawah yang dijadikan sampel memiliki Pangsa Pengeluaran Pangan kurang dari 60 persen, dan terdapat 22 keluarga yang memiliki Pangsa Pengeluaran Pangan lebih besar atau sama dengan 60 persen. Berdasarkan data yang diperoleh dapat dikatakan bahwa sebagian besar petani padi sawah yang menjadi sampel penelitian sudah tahan pangan melalui pendekatan Pangsa Pengeluaran Pangan. Berdasarkan data yang diperoleh dapat dikatakan bahwa sebagian besar petani padi sawah yang menjadi sampel penelitian sudah tahan pangan melalui pendekatan Pangsa Pengeluaran Pangan
MAIZE DEVELOPMENT STRATEGY IN SERANG DISTRICT Anton Eka Prasetia; Aliudin Aliudin; Dian Anggraeni
Jurnal Ilmu Pertanian Tirtayasa Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peluang peningkatan produksi jagung di Kabupaten Serang masih terbuka lebar baik melalui peningkatan produktivitas maupun perluasan areal tanam, terutama pada lahan kering dan lahan tidur yang belum dimanfaatkan secara optimal. Untuk peningkatan produksi ini dibutuhkan staretegi pengembangan jagung guna menciptakan produksi jagung secara berkelanjutan. Formulasi strategi pengembangan produksi jagung pipilan menggunakan analisis Strength, Weakness, Opportunities, Threath (SWOT). Strategi pengembangan produksi jagung pipilan di Kabupaten Serang yang disusun diharapkan dapat menguntungkan petani (secara mikro) dan pengembangan produksi jagung dapat berdampak terhadap perkembangan dan pertumbuhan wilayah.

Page 1 of 1 | Total Record : 5