cover
Contact Name
Yusmaniarti
Contact Email
-
Phone
+6281368411554
Journal Mail Official
bumiraflesia@umb.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Bengkulu Jalan Bali, Po. Box 118, Kota Bengkulu, Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia
ISSN : 26232111     EISSN : 2623212X     DOI : -
Jurnal Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia adalah Jurnal yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Bengkulu. Menerbitkan jurnal 3 (Tiga) kali dalam setahun, yaitu pada bulan April, Juli, dan Desember. Terbitan Berkala Ilmiah ini merupakan publikasi ilmiah di bidang pengabdian dan pemberdayaan masyaraka.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 384 Documents
PEMANFAATAN TANAMAN LIDAH BUAYA SEBAGAI BAHAN DASAR PRODUK OLAHAN SELAI Kesumawati, Neti; Armadi, Yukiman; Hayati, Rita
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 2 No. 2 (2019): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Selai merupakan salah satu produk pangan semi basah yang cukup dikenal dan disukai oleh masyarakat, baik anak kecil maupun orang dewasa. Rasanya yang manis sangat cocok dikonsumsi secara langsung sebagai tambahan makan roti atau campuran adonan untuk membuat kue. Di Indonesia sangat banyak produk pertanian yang bisa dijadikan sebagai bahan baku pembuat selai, seperti nanas, pisang dan stroberry. Semua bahan baku tersebut sudah lazim dipakai masyarakat untuk bahan dasar selai dan sudah dikenal masyarakat akan kelezatannya. Padahal masih banyak produk pertanian yang belum dimanfaatkan sebagai bahan dasar selai, salah satunya lidah buaya. Walaupun lidah buaya sudah dikenal lama, hanya sedikit masyarakt yang tahu  manfaat dan khasiat tanaman ini. Padahal kandungan di dalam lidah buaya tidak sekedar untuk mencuci rambut tetapi juga bisa mengobati  penyakit, menghaluskan kulit, menyuburkan rambut atau sebagai minuman dan makanan kesehatan. Dengan berbagai keunggulan yang dikandungnya, tanaman berlendir ini dapat dijadikan menjadi berbagai macam olahan makanan yang antara lain  adalah selai.Produk olahan selai lidah buaya menmiliki prospek bisnis cukup bagus, khususnya pada daerah pertanian yang memiliki banyak tanaman lidah buaya sehingga dapat meningkatkan pendapatan masyarakat petani. Desa Perbo Kecamatan Curup Utara yang berada di Kabupaten Rejang Lebong Propinsi Bengkulu banyak dijumpat tanaman lidah buaya tetapi tanaman ini hanya dijadikan tanaman hias yang banyak memenuhi pot di rumah-rumah atau banyak juga ditanam di pekarangan atau lingkungan sekitar. Tidak ada usaha masyarakat untuk untuk mengolah tanaman yang sedang naik pamor ini menjadi produk olahan dengan nilai tambah yang tinggi. Kekurangan informasi yang diterima masyarakat telah menyebabkan tanaman hanya dipandang sebelah mata sehingga tidak termanfaatkan secara maksimal. Oleh karena itu, perlu mengenalkan tanaman ini serta produk-produk olahan apa saja yang bisa dibuat berbahan dasar lidah buaya kepada masyarakat petani, khususnya kelompok wanita tani (KWT) Mawar. Cara yang paling efektif untuk mengenalkan tanaman ini adalah melakukan penyuluhan/ pelatihan, dimana metodenya terdiri dari : (1) Pendidikandan penyuluhantentang tanaman lidah buaya, manfaatnya dan produk olahan yang bisa dibuat dengan bahan dasar lidah buaya; (2) Pelatihan cara pembuatan selai lidah buaya. Kegiatan pengabdian yang dilakukan telah meningkatkan wawasan petani dalam membuat seali lidah buaya sehingga bisa dijadikan peluang bisnis baru yang bisa menjadi penopang hidup. Kata Kunci : Lidah Buaya, Selai Lidah Buaya, Diversifikasi Pangan
TATA KELOLA ADMINITRASI KEUANGAN, DAN PEMBANGUNAN DESA TEPI LAUT KABUPATEN BENGKULU UTARA Onsardi, Onsardi; Wati, Dahlia; Anjani, Rina
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 2 No. 2 (2019): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Tepi Laut Kecamatan Air Napal Kabupaten Bengkulu Utara mempunyai luas wilayah ±700 hektar dan jumlah kepala keluarga sebanyak 199 KK, penghasilan pokok penduduk desa ini adalah dari sektor perkebunan dan pertanian. Permasalahan  yang dihadapi dalam pengelolaan administrasi keuangan, pembangunan dan administrasi lainnya desa Tepi Laut adalah bahwa sumber daya manusia masih berpendidikan relatif rendah, penguasan tehnologi yang masih kurang khususnya penguasaan penggunaan komputer, perangkat desa masih kurang mendapat pelatihan. Tujuan yang ingin dicapai adalah memberikan pengetahuan yang memadai mengenai administrasi desa, memberikan pelatihan berbasis komputer tentang administrasi desa.  Metode pelaksanaan kegiatan yang digunakan adalah dalam bentuk pelatihan kepada seluruh perangkat desa yang berhubungan langsung dengan pengelolaan administrasi desa. Metode pelatihan diimplementasikan dalam tiga tahapan yaitu (1) sosialisasi, (2) peningkatan kompetensi dan peningkatan skill, (3) monitoring dan evaluasi. Hasil pelatihan ini adalah (1) peningakatan penguasaan dan kemampuan perangkat desa dalam pengelolaan administrasi keuangan, pembangunan dan administrasi lainnya, (2) peningkatan ketrampilan perangkat desa dalam penggunaan komputer dalam pengelolaan administrasi keuangan dan pembangunan serta administrasi lainnya.Keywords : Administrasi Keuangan, dan  Pembangunan
PENDAMPINGAN PELATIHAN KOPERASI PADA KELOMPOK TANI KAKAO DESA WARINGIN SARI KEC. SUKOHARJO KAB. PRINGSEWU, LAMPUNG Wagiyo, Wagiyo
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 2 No. 2 (2019): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Koperasi adalah suatu badan hukum yang dibentuk atas asas kekeluargaa dimana tujuan nya adalah untuk mensejahterakan para anggotanya.Koperasi dapat didirikan secara perorangan atau badan hukum koperasi, Secara etimologi istilah Koperasi berasal dari kata “co-operation” yang artinya kerjasama. Jadi setiap anggota memiliki tugas dan tanggungjawab dalam operasional koperasi serta memiliki hak suara yang sama dalam pengambilan keputusan.Kelompok Tani Kakao Desa Waringin Sari, Kec,Sukoharjo Kab.Pringsewu dengan jumlah anggota sebanyak 80 Petani, dengan luas lahan +/- 50 ha, yang juga tergabung sebagai anggota dari Aski (Asosiasi Kakao Indonesia)se-Kabupaten Pringsewu, seanyak 5 kecamatan dengan jmlah anggota 2.000 petani kakaoUntuk keperluan pemenuhan kebutuhan modal secara bersama, maka kesepakatan para anggota ingin melakukan pembentukan Koperasi yang dijakan wadah untuk mengatasi keuangan anggota, sehingga perlu pemahaman tentang Koperasi.Guna pemahaman  oleh karena ini perlu dilakukn pelatihan/penjelasan secara langsung dari lembaga yang terkait, yaitu Dinas Koperasi Kabupaten Pringsewu, yang telah dilaksanakan pada tanggal 8 Agustus 2019, dari hasil pembahasan disampaikan oleh Ketua Kelompok Tani Sdr. Romlan segera memenuhi persyaratan untuk pembentukan Koperasi dengan Modal Dasar Rp. 15.000.000,- Rapat anggota dibuat dan disyahkan oleh Notaris yang direkomendasi/terdaftar di Koperindag Pringsewu. Kata Kunci:   Koperasi, Pendampingan Pembetukan Koperasi
PENDAMPINGAN PERIJINAN UMKM DI KABUPATEN PRINGSEWU Kusnindar, Arum Arupi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 2 No. 2 (2019): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perijinan merupakan syarat utama legalitas suatu unit usaha. Legalitas akan di perlukan bagi unit usaha untuk dapat berkembang menjadi unit usaha yang lebih besar. Legalitas akan di perlukan untuk pengurusan kredit perbankan, maupun proses yang lain seperti NIB (Nomer Induk Berusaha).Perijinan terendah bagi UMKM adalah IUMK (Ijin Usaha Mikro Kecil) yang di keluarkan oleh Kecamatan. Untuk UMKM yang bergerak di bidang kuliner setelah IUMK harus diikuti dengan ijin edar yaitu PIRT (Perijinan Industri Rumah Tangga)Di Kabupaten Pringsewu, sebagian besar UMKM belum mempunyai ijin usaha. Kalaupun ada ijin hanya berupa surat ijin usaha pekon. Karena belum memiliki IUMK dan PIRT banyak produk kuliner belum dapat di pasarkan ke toko makanan besar.Pengabdian masyarakat dilakukan pada kelompok wirausha yang terdiri dari 5 pengusaha  dalam bidang kuliner. Lokasi mitra UMKM berada di Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu. Pengabdian dilakukan selama 1 bulan,  dari tanggal 25 September sampai dengan 25 Agustus 2019.Metode pelaksanaan berupa pendampingan dari proses soasilisasi syarat dan ijin apa saja yang dibutuhkan oleh UMKM, Mengumpulkan persyaratan dan Pengajuan Ijin.Hasil dari pengabdian ini, berupa ijin usaha IUMK dan PIRT yang terbit secara legal dan dapat di pergunakan oleh mitra serta pengetahuan yang di dapatkan mitra mengenai proses perijinan yang harus dilakukan. Kata Kunci : ijin, PIRT, IUMK
PEMBERDAYAAN PENGURUS GAPOKTAN TERATAI UNTUK MENINGKATKAN TATAKELOLA ADMINISTRASI SIMPAN PINJAM BAGI MASYARAKAT DI DESA SRIKUNCORO BENGKULU UTARA PROPINSI BENGKULU Yusmaniarti, Yusmaniarti; Marini, Marini; Ratnawili, Ratnawili
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 2 No. 2 (2019): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Usaha simpan pinjam Gabungan Kelompok Tani (GAPOKTAN) telah melakukan penyusunan laporan keuangan tapi masih sangat sederhana dan laporan keuangan dan belum dibuat setiap priode tahunan ,laporan keuangan akan dibuat apabila akan dibuat apabila akan dilakukan rapat anggota yang dilakukan setiap tiga tahun sekali. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pendampingan dalam pemberdayaan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk meningkatkan ketrampilan administrasi simpan pinjam bagi masyarakat (GAPOKTAN). Penyusunan administrasi keuangan secara benar dan akuntabel dapat menggambarkan kondisi keuangan dan imformasi keuangan khususnya kepada anggota dan pihak-pihak lain yang berkepentingan.Masalah utama yang menjadi fokus dalam pengembangan simpan pinjam GAPOKTAN teratai adalah pengetahuan dan pemahaman SDM  tentang administrasi keuangan simpan pinjam masih rendah dan belum mendapat pembinaan dalam pengembangan usaha. Peningkatan pengetahuan tentang adminstasi keuangan sangat penting untuk membuat laporan keuangan yang benar dan akuntabel . Laporan keuangan yang benar dan akuntabel sangat penting untuk memperoleh imformasi mengenai posisi dan kinerja keuangan. Bentuk kegiatan yang akan dilaksanakan adalah pelatihan dan pendampingan yang melibatkan anggota dan unsur  pengurus simpan pinjam GAPOKTAN Teratai dalam hal administasi simpan pinjam dan  pembuatan laporan keuangan. Dari kegiatan ini target dan hasil capaiannya adalah meningkatkan pemahaman para pengurus tentang kesadaran akan pentingnya penyelenggaraan lembaga keuangan yang secara hukum terdaptar dan diakui oleh pemerintah  serta juga meningkatkan pemahaman para pengurus tentang kesadaran  akan pentingnya pengelolaan administrasi keuangan yang baik,benar dan akuntabel. Kata Kunci: Keterampilan Administrasi,  Simpan Pinjam, GAPOKTAN
Pendampingan Proses Pembelajaran Guru Sekolah Dasar Muhammadiyah Di Kota Bengkulu Kusmirti, Reni Reni; Mila, Hilyati Mila; Qurniati, Amnah Qurniati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 2 No. 3 (2019): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakGuru dituntut kreatifitas dan  kemampuan mengembangkan inovasi dalam  meningkatkan mutu layanan pendidikan khususnya layanan proses pembelajaran. kemampuan profesional guru dalam menciptakan pembelajaran yang berkualitas sangat menentukan keberhasilan pendidikan secara keseluruhan.  Kualitas pembelajaran sangat bergantung pada kemampuan profesional guru, terutama dalam memberikan kemudahan belajar kepada peserta didik. Masalahnya bagaimana kualitas  proses pembelajaran guru sekolah Dasar Muhammadiyah 1 dan 2 di kota Bengkulu setelah diadakan pendampingan. Tujuan pendampingan ini diharapkan adanya perubahan ke arah lebih baik dalam proses pembelajaran. Waktu pelaksanaan satu bulan. Tahapan kegiatan yang dilakukan adalah (1) melaksanakan sosialisasi aspek yang berkaitan dengan proses pembelajaran,(2) melaksanakan pembelajaran oleh guru model dengan pengamatan guru-guru yang lain (3) Melaksanakan refleksi terhadap pembelajaran yang dilakukan oleh guru model di kelas dengan pendampingan oleh tim Pengabdian. Dampak kegiatan pendampingan ini menunjukkan adanya peningkatan kompetensi tentang aspek-aspek yang terkait proses pembelajaran, seperti model pembelajaran, gerakan literasi sekolah, media yang digunakan, langkah-langkah dalam melaksanakan proses  pembelajaran dan peningkatan performansi guru dalam proses pelaksanaan pembelajaran. Kata Kunci: Pendampingan, proses pembelajaran, Sekolah Dasar
PELATIHAN KEPEMIMPINAN, PEMBUKUAN SEDERHANA DAN APLIKASI OFFICE DALAM RANGKA TERTIB AMINISTRASI DI DESA DATAR RUYUNG KECAMATAN ARGA MAKMUR KABUPATEN BENGKULU UTARA Toyib, Rozali; Muntahanah, Muntahanah; darnita, yulia
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 2 No. 3 (2019): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Datar Ruyung berada pada ketinggian 0-541 M di atas permukaan laut, dengan topografi dataran tinggi, berbukit-bukit,gambut, dan bersungai. Jenis tanah pada umumnya tanah hitam dan abu-abu. Potensi di Desa Datar Ruyung yaitu Wilayah Pengembangan, Pemukiman, Pertanian, penduduk Desa Datar Ruyung berjumlah 240 KK dan Jumlah penduduk seluruhnya 770 jiwa Desa Datar Ruyung dipimpin oleh seorang kepala desa yang dibantu oleh sekretaris desa dan lima kepala seksi yang terdiri dari kepala seksi pemerintahan, kepala seksi pembangunan, kepala seksi pelayanan umum, dan kepala seksi trantip. Organisasi lain yang dibentuk berdasarkan undang-undang atau peraturan pemerintah yang ada di Desa Datar Ruyung yaitu Karang Taruna, PKK, Koperasi, Remaja Islam Masjid dan Pos Pelayanan Terpadu. Adapun lembaga-lembaga sosial tersebut berfungsi untuk menampung aspirasi masyarakat juga sebagai wadah untuk mengembangkan kesadaran masyarakat untuk pembangunan. Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa menjelaskan bahwa Desa pada Tahun 2015 akan mendapatkan kucuran dana sebesar 10% dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Dana yang masuk ke Desa tersebut dinamakan Dana Desa. Sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2014 Tentang Dana Desa yang Bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara untuk itu perlunya pengelolahan dana desa yang menjadi konsen dari pemerintah untuk itu dibutuhkan kemampuan manejerial dari kepala desa sebagai pemimpin  dan kemampuan perangkat desa dalam hal pembukauan dan administrasi perkantoran dituntut kemampuannya dalam penguasai teknologi komputer dalam hal ini adalah aplikasi office.
PELATIHAN PENGURUSAN JENAZAH SESUAI TUNTUNAN RASULULLAH SAW BAGI MASYARAKAT DI PIMPINAN CABANG MUHAMMADIYAH KECAMATAN SUKARAJA KABUPATEN SELUMA Novriadi, Dedy
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 2 No. 3 (2019): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyelenggaraan jenazah sangatlah penting karena jika ada seorang muslim yang meninggal disuatu tempat dan tidak ada yang bisa merawatnya dengan benar sesuai dengan tuntunan Rasulullah saw, maka seluruh masyarakat yang tinggal di tempat tersebut akan mendapatkan dosa karena hukum penyelenggaraan jenazah merupakan Fardu Kifayah (kewajiban yang dibebankan kepada umat Islam, tetapi apabila sebagian dari mereka ada yang melaksanakannya, maka terlepaslah kewajiban itu dari yang lainnya). Oleh karena itu harus ada orang muslim yang mampu melakukan pengurusan terhadap jenazah dengan benar sesuai tuntunan Rasulullah saw.Dalam kenyataan masih banyak ditemukan dalam kehidupan sehari-hari umat Islam yang belum mengetahui bagaimana tata cara pengurusan jenazah. Masih banyak praktek pengurusan jenazah yang berbau bid’ah (larangan yang tidak pernah dilakukan Nabi Muhammad SAW), tidak terkecuali bagi masyarakat yang tinggal di wilayah Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kecamatan Sukaraja Kabupaten Seluma. Dewasa ini sedikit orang yang mampu menyelenggarakan pengurusan jenazah sesuai tuntunan Rasulullah SAW.Metode pelaksanaan yang dilakukan adalah sosialisasi dan pelatihan serta demontrasi. Sosialiasasi dan pelatihan serta demontrasi yaitu memberikan penyuluhan dan pelatihan kepada kepada masyarakat di Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kecamatan Sukaraja Kabupaten Seluma.Berdasarkan dari hasil pelatihan pengurusan jenazah sesuai tuntunan Rasulullah saw bagi masyarakat di Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kecamatan Sukaraja Kabupaten Seluma, sebagian besar masyarakat sudah mengetahui tata cara  memandikan, mengkafani, mensholatkan dan menguburkan yang sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW. Kata Kunci: Pengurusan Jenazah, Tuntunan Rasulullah SAW
BIO-PESTISIDA BERBASIS EKSTRAK TEMBAKAU DARI LIMBAH PUNTUNG ROKOK DAN KULIT JERUK Kesumawati, Neti; Suryadi, Suryadi; Masturi, Hasanawi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 2 No. 3 (2019): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Limbah rokok atau yang sering kita sebut “ Puntung rokok “ adalah limbah yang tidak bermanfaat bagi lingkungan. Sedangkan limbah rokok dari tahun ketahun semakin meningkat, apalagi Indonesia merupakan negara peringkat ketiga dalam hal mengkonsumsi rokok. Menurut WHO, konsumsi rokok Indonesia perkapita adalah 1.742 rokok perorang pertahun. Rokok ini menghasilkan limbah berupa puntung rokok yang dapat merugikan lingkungan.  Selain berdampak negatif bagi lingkungan, puntung rokok yang mengandung senyawa eugenol dapat digunakan untuk mengendalikan organisme penganggu tanaman (OPT). Kemampuan pestisida puntung rokok ini akan bertambah dahsyat dalam pengendalian OPT apabila dicampur dengan ekstrak kulit jeruk yang dianggap masyarakat sebagai sisa produk yang tidak bermanfaat dan bernilai, termasuk masyarakat Desa Perbo Kecamatan Curup Utara. Padahal daerah ini merupakan daerah penghasil jeruk sehingga sangat mudah dan banyak untuk mendapatkan kulit jeruk sebagai bahan baku pembuatan pestisida yang berguna untuk membasmi hama. Salah satu pestisida yang digunakan untuk membasmi hama dengan kemungkinan tidak menimbulkan dampak negatif bagi tanaman dan lingkungan, yaitu dengan menggunakan pestisida botani yang berasal dari tumbuh-tumbuhan, seperti kulit jeruk nipis. Berhubung masyarakat Desa Perbo Kecamatan Curup Utara masih lebih memprioritaskan pemakaian pestisida kimia dalam pengendalian OPT dan kurang memahami dampak negatif yang ditimbulkan, seperti timbulnya berbagai penyakit yang menyerang manusia serta terjadinya pencemaran lingkungan (Kesumawati, 2017). Maka perlu merubah pola pikir masyarakat agar beralih pada pestisida alami Cara yang paling efektif yang bisa diterapkan adalah melakukan penyuluhan/ pelatihan, dimana metodenya terdiri dari : (1) Pendidikan dan penyuluhan tentang perlunya memelihara kelestarian lingkungan dan bagaimana teknik pembuatan biopestisida kulit jeruk/puntung rokok; (2) Pelatihan cara pembuatan biopestisida yang bahan bakunya kulit jeruk dan puntung rokok. Kegiatan pengabdian yang dilakukan telah berhasil meningkatkan wawasan petani dalam membuat biopestisida campuran kulit jeruk dan puntung rokok, menekan biaya operasional dalam berusahatani serta meminimalisir pencemaran lingkungan akibat pemakaian pestisida sintetik.  Kata Kunci : Kulit jeruk, puntung rokok, pestisida nabati.
PENDAMPINGAN MASYARAKAT PETANI DALAM PEMBUATAN KOMPOS DARI LIMBAH KULIT KOPI DI DESA BARAT WETAN KEPAHIANG Jafrizal, Jef; Fitriani, D; Hayati, R
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 2 No. 3 (2019): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagaimana pada umumnya di Kecamatan Kabawetan, para petani di Desa Barat Wetandalammenjalankanusahataninyamasih menerapkansistemkonvensionalterutamapemanfaatanpupukdan pestida anorganik.  Hal ini ditenggarai telah menyebabkan penurunan produktifitas lahan karena tanahcendrungmenjadimasam, padat, sertamenggangguaktifitasmikroorganismetanah, dan terjadinyapencemaranlingkungan.Dampak lainnya berupa ketergantunganpetaniakanproduk pupukkomersial pabrikdanmematikankearifanlokaldalamsistemusahatani yang pernahada.  Dalamberusahatani,limbahpertaniansepertidedak kulit kopi dan limbah sayuran, belumdimanfaatkansebagaibahankompos, akantetapidibuangkeluarlahanataudibakar.  Hal inidilakukanpetanikarenamerekamenganggaplimbahpertaniantersebut adalahsampahyang  jikadibiarkanberada di lahanakanmenjadisaranghamasepertitikus.     Sementaradisisi lain merekakesulitandalammendapatkanpupukbagikeberlanjutanusahatanamanpertaniannya  Denganmemperhatikanmasukandarimasyarakat petani makadisepakatisuatusolusiyang sekaligus menjadi tema program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yaitupemanfaatkanlimbahpertanian berupa kulit kopi dan limbah lainnyamenjadipupuk organik kompos.Solusiinidipilihdenganpertimbanganmemilikinilaitambah, murahdanlebihramahterhadaplingkungan.Limbahkulit kopi bersama limbah pertanian lainnya difermentasimenjadipupukorganikkompos.  BentukkegiatanPkM yang dilakukandiantaranya: pendidikandanpenyuluhantentangpertanianramahlingkungan dan praktek/pelatihandalampembuatanpupuk organik kompos.  Kegiatanpengabdian yang telah dilakukandapatmeningkatkanpenerapan ipteks di masyarakat khususnya tetnologi tepat guna pembuatan pupuk organik kompos, disamping itu juga meningkatkan wawasanpetanidalampertanianorganik yang ramahlingkungan, mengurangiketergantunganpetanipadapupukanorganik, menghidupkankembalikearifanlokaldalamberusaha tani.  Luaran yang dicapai diantaranya publikasi pada jurnal ilmiah ber-ISSN dan menghasilkan produk pupuk organik kompos. Kata Kunci:Limbah Kulit Kopi, Fermentasi, dan Kompos

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 1 (2026): APRIL: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia Vol. 8 No. 3 (2025): DESEMBER: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia Vol. 8 No. 2 (2025): AGUSTUS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia Vol. 8 No. 1 (2025): APRIL: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia Vol. 7 No. 3 (2024): Desember: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia Vol. 7 No. 2 (2024): Agustus : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia Vol. 7 No. 1 (2024): April : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia Vol. 6 No. 3 (2023): Desember : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia Vol. 6 No. 2 (2023): Agustus : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia Vol. 6 No. 1 (2023): April : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia Vol. 5 No. 3 (2022): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia Vol. 5 No. 2 (2022): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia Vol. 5 No. 1 (2022): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia Vol. 4 No. 3 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia Vol 4, No 3 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia Vol 4, No 2 (2021): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia Vol. 4 No. 2 (2021): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia Vol. 4 No. 1 (2021): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia Vol 4, No 1 (2021): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia Vol 3, No 3 (2020): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia Vol. 3 No. 3 (2020): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia Vol 3, No 2 (2020): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia Vol. 3 No. 2 (2020): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia Vol. 3 No. 1 (2020): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia Vol 3, No 1 (2020): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia Vol. 2 No. 3 (2019): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia Vol 2, No 3 (2019): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia Vol 2, No 2 (2019): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia Vol. 2 No. 2 (2019): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia Vol. 2 No. 1 (2019): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia Vol 2, No 1 (2019): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia Vol. 1 No. 1 (2018): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia Vol 1, No 1 (2018): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia More Issue