cover
Contact Name
Andi Mushawwir
Contact Email
mushawwir@unpad.ac.id
Phone
+6281211211811
Journal Mail Official
jnttip.unpad@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis dan Ilmu Pakan
ISSN : -     EISSN : 27157636     DOI : https://doi.org/10.24198/jnttip
Jurnal NTTIP merupakan jurnal ilmiah, mempublikasikan hasil-hasil penelitian dan riview berkaitan dengan ilmu nutrisi ternak tropis dan teknologi pakan. Meliputi seluruh aspek kimia, biokimia dan fisiologi sebagai dampak pemberian pakan, bioteknologi pakan dan hijauan bahan pakan, serta teknologi manufaktur pengolahan pakan, dalam lingkup kajian di daerah tropis.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2021)" : 5 Documents clear
PENGARUH LUMPUR KECAP PADA ENSILASE CAMPURAN LIMBAH SAYURAN DAN TONGKOL JAGUNG TERHADAP KANDUNGAN ZAT MAKANAN SILASE YANG DIHASILKAN TIDI DHALIKA
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis dan Ilmu Pakan Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jnttip.v3i1.35920

Abstract

Penelitan bertujuan untuk mengetahui pengaruh imbuhan lumpur kecap pada ensilase campuran limbah sayuran dan tongkol jagung terhadap kandungan zat makanan dalam silase yang dihasilkan. Bahan yang digunakan adalah limbah sawi hijau, kubis, kulit dan tongkol jagung, serta lumpur kecap. Penelitian dilakukan dengan metode experimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan empat perlakuan, yaitu penggunaan imbuhan lumpur kecap sebanyak 0%, 2%, 4%; dan 6% pada ensilase campuran limbah sayuran dan tongkol jagung, setiap perlakuan diulang 5 (lima) kali. Peubah yang diukur adalah kandungan zat makanan meliputi bahan kering, bahan organik, serat kasar dan lignin dari silase yang dihasilkan, data diuji dengan sidik ragam dan uji Jarak Berganda Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan imbuhan lumpur kecap sampai 6 % pada ensilase campuran limbah sayuran dan tongkol jagung memberikan pengaruh terhadap kandungan zat makanan silase yang dihasilkan, dan  penggunaan imbuhan lumpur kecap antara 4 – 6 % dapat menghasilkan bahan kering dan bahan organik tertinggi yaitu 27,60 % dan 71,49 %, dan serat kasar dan lignin paling rendah, sebesar 19,60 % dan 6,33 %.Kata Kunci :Lumpur kecap, limbah sayuran, tongkol jagung, zat makanan, dan silase.
POTENSI KULIT DURIAN (Durio zibethinus) SEBAGAI BAHAN PAKAN ALTERNATIF Iman Hernaman; Sri Agustina; Dedi Rahmat
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis dan Ilmu Pakan Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jnttip.v3i1.35677

Abstract

vKulit durian merupakan limbah dari perkebunan durian. Limbah ini masih memiliki potensi sebagai pakan ruminansia. Penelitian bertujuan untuk mengetahui potensi kulit durian sebagai pakan ruminansia. Penelitian dilakukan dengan metode eksplorasi melalui analsis data primer dan sekunder. Data primer diperoleh dengan melakukan analisis proposi kulit durian dalam buah durian,kemudian dilakukan analisis proksimat dan fraksi serat. Data sekunder diperoleh dari studi literatur dan melihat data statistik. Hasil menunjukkan bahwa kulit durian memiliki proporsi sebesar 69,16% dari buah durian dengan potensi setahun sebesar 62.379,8693 ton bahan kering (BK). Kulit durian memiliki kandungan serat kasar sebesar 33,87% dengan kandungan lignin yang tinggi, yaitu 12,11%. Kulit durian dapat menyediakan bahan pakan sebagai sumber serat untuk ruminansia sebanyak 18.781 satuan ternak (ST). Kesimpulan kulit durian berpotensi sebagai bahan pakan sumber serat bagi ruminansia.
PENGARUH PROTEKSI PROTEIN BUNGKIL KEDELAI DENGAN CAIRAN BATANG PISANG TERHADAP KONSENTRASI AMONIA DAN UNDEGRADED DIETARY PROTEIN (UDP) PADA RUMEN DOMBA (IN VITRO) Ujang Hidayat Tanuwiria
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis dan Ilmu Pakan Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jnttip.v3i1.35996

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh proteksi protein bungkil kedelai oleh cairan batang pisang terhadap konsentrasi amonia dan Undegraded Dietary Protein (UDP) (in vitro). Penelitian dilakukan di Laboratorium Nutrisi Ternak Ruminansia dan Kimia Makanan Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap dengan empat perlakuan dan lima ulangan. Perlakuan disusun seperti berikut: T0 (bungkil kedelai+tanin 0%), T1 (bungkil kedelai+tanin 0,5%), T2 (bungkil kedelai+tanin 1%), T3 (bungkil kedelai+tanin 1,5%). Data yang diperoleh dianalisis statistik dengan uji Polinomial Ortogonal dan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proteksi tanin cairan batang pisang pada bungkil kedelai menurunkan konsentrasi amonia  mengikuti persamaan y=6,267-11,27x+16x2-6,2x3(R2=0,803) dan meningkatkan UDP  mengikuti persamaan y=29,224+17,025x(R2=0,955). Konsentrasi amonia terendah dihasilkan oleh T1 (bungkil kedelai+0,5% tanin) dan kandungan Undegraded Dietary Protein tertinggi dihasilkan oleh T3 (bungkil kedelai+1,5% tanin).Kata kunci: Bungkil Kedelai, Tanin, Amonia, Undegraded Dietary Protein, Proteksi Protein, Cairan Batang  Pisang, In Vitro
PERTUMBUHAN RUMPUT Panicum maximum cv. Mombasa DENGAN PEMBERIAN PUPUK ORGANIK CAIR HASIL BIOKONVERSI LALAT Hermetia illucens Iin Susilawati; Nina Uliyah; iin Susilawati; Nyimas Popi Indriani
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis dan Ilmu Pakan Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jnttip.v3i1.36225

Abstract

Penelitian dilaksanakan pada bulan November 2019 hingga Januari 2020 yang bertempat di Laboratorium Tanaman Makanan Ternak, Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran, Sumedang. Tujuan penelitian ini untuk  mengetahui dan mendapatkan tingkat pemberian POC hasil biokonversi lalat Hermetia illucens yang tepat agar menghasilkan pertumbuhan  Panicum maximum cv. Mombasa yang paling tinggi. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 6 macam perlakuan terdiri atas P0 (Panicum maximum cv. Mombasa tanpa   pupuk organik cair), P1 (Panicum maximum cv. Mombasa dengan penambahan 30 ml/polybag pupuk organik cair), P2 (Panicum maximum cv. Mombasa dengan penambahan 60 ml/polybag pupuk organik cair), P3 (Panicum maximum cv. Mombasa dengan penambahan 90 ml/polybag pupuk organik cair),  P4 (Panicum maximum cv. Mombasa dengan penambahan 120 ml/polybag pupuk organik cair), dan P5 (Panicum maximum cv. Mombasa dengan penambahan 150 ml/polybag pupuk organik cair). Setiap perlakuan diulang sebanyak empat kali dengan peubah yang diamati adalah  tinggi tanaman, panjang tanaman, diameter batang, dan jumlah anakan. Analisis data menggunakan analisis varian (ANOVA). Hasil Penelitian menunjukkan bahwa pemberian POC hasil biokonversi lalat Hermetia illucens memberikan respon yang sama (P>0.05) terhadap tinggi tanaman, panjang tanaman, diameter batang dan jumlah anakan rumput Panicum maximum cv Mombasa. Kata kunci : Pupuk organik cair, Hermetia illucens, Panicum maximum cv. Mombasa, pertumbuhan 
PRODUKSI DAN KANDUNGAN PROTEIN KASAR HIJAUAN DENGAN PEMBERIAN PUPUK FOSFAT PADA PERTANAMAN CAMPURAN RUMPUT BENGGALA (Panicum maximum) DENGAN LEGUM SENTRO (Centrosema pubescens) Iin Susilawati; Kiki Rizqy Supriyadi; Iin Susilawati; Heryawan Kemal Mustafa
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis dan Ilmu Pakan Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jnttip.v3i1.36007

Abstract

Penelitian mengenai produksi dan kandungan protein kasar rumput Benggala (Panicum maximum) telah dilaksanakan pada bulan Maret sampai Mei 2019 di Lahan Penelitian Agrostologi, Laboratorium Tanaman Makanan Ternak dan Laboratorium Nutrisi Ternak Ruminansia dan Kimia Makanan Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran, Jatinangor, Sumedang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh taraf pemberian pupuk fosfat yang tepat pada penanaman campuran rumput Benggala dan legum sentro terhadap produksi dan  kandungan protein kasar rumput Benggala. Penelitian ini dilakukan selama 60 hari dengan metode eksperimental menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) 4 perlakuan dan 5 ulangan, sebagai berikut : P0 = Tanpa Pupuk Fosfat, P1 = Pupuk Fosfat 50 kg/ha, P2 = Pupuk Fosfat 100 kg/ha, P3 = Pupuk Fosfat 150 kg/ha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk fosfat berpengaruh nyata terhadap kandungan protein kasar rumput tetapi  tidak berpengaruh nyata terhadap produksi rumput. Nilai rataan berat segar Rumput Benggala berkisar antara 9,35 – 14,23 g per polybag , rataan produksi berat kering Rumput Benggala 1,8 – 2,74 g/polybag dan  kandungan protein kasar Rumput Benggala tertinggi diperoleh pada perlakuan P1 yaitu  17,87 %. Kata Kunci:  pupuk fosfat, rumput benggala, legum sentro, produksi hijauan, kandungan protein kasar

Page 1 of 1 | Total Record : 5