cover
Contact Name
Andi Mushawwir
Contact Email
mushawwir@unpad.ac.id
Phone
+6281211211811
Journal Mail Official
jnttip.unpad@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis dan Ilmu Pakan
ISSN : -     EISSN : 27157636     DOI : https://doi.org/10.24198/jnttip
Jurnal NTTIP merupakan jurnal ilmiah, mempublikasikan hasil-hasil penelitian dan riview berkaitan dengan ilmu nutrisi ternak tropis dan teknologi pakan. Meliputi seluruh aspek kimia, biokimia dan fisiologi sebagai dampak pemberian pakan, bioteknologi pakan dan hijauan bahan pakan, serta teknologi manufaktur pengolahan pakan, dalam lingkup kajian di daerah tropis.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 2 (2024)" : 5 Documents clear
EVALUASI KUALITAS FISIK SILASE AMPAS TAHU DENGAN PENAMBAHAN AMPAS TEH Sinaga, Desi Maria; Rais, Harfina
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis dan Ilmu Pakan Vol 6, No 2 (2024)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jnttip.v6i2.53920

Abstract

Tingginya jumlah limbah ampas teh di Indonesia menjadi salah satu masalah yang harus diselesaikan. Pengolahan ampas teh menjadi pakan merupakan salah satu upaya pemanfaatan limbah industri hingga saat ini. Ruminansia yang mengonsumsi ampas tahu cukup tinggi sebagai sumber protein nabati, namun masalah penyimpanan dikarenakan tingginya kadar air ampas tahu sering menjadi masalah. Pengolahan menjadi silase salah satu upaya dalam pengawetan ampas tahu. Selain itu, penggunaan aditif sering menjadi pilihan oleh peternak untuk mempertahankan dan meningkatkan kualitas silase. Limbah ampas teh yang saat ini banyak dimanfaatkan di Indonesia dalam berbagai bidang, termasuk dunia peternakan. Penggunaan ampas teh juga dimanfaatkan sebagai aditif pakan. Penelitian ini ampas teh dimanfaatkan sebagai aditif pada silase ampas tahu. Kemudian, diamati kualitas fisik silase ampas tahu setelah adanya penambahan aditif ampas teh. Berdasarkan hasil penelitian penambahan ampas teh tidak berpengaruh nyata terhadap kualitas fisik silase ampas tahu. Perlu dilakukan penelitian lanjut terhadap penggunaan proteksi dengan bahan berprotein tinggi.
DENSITAS DAN UJI LIGNIN FRAKSI POLLARD Rosani, Urip; Hernaman, Iman
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis dan Ilmu Pakan Vol 6, No 2 (2024)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jnttip.v6i2.49974

Abstract

Pollard adalah bahan pakan yang berasal dari hasil ikutan penggilingan biji gandum menjadi tepung terigu. Dalam proses penggilingan menghasilkan fraksi-fraksi di dalam pollard tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui densitas dan uji lignin pada masing-masing fraksi pollard. Proses fraksinasi pollar menggunakan Siever Shaker dengan mesh 10, 20, 30, 40 dan 50 lalu diukur proporsinya, densitas, dan uji lignin menggunakan larutan phloroglucinol. Pembacaan kandungan lignin berdasarkan warna dengan menggunakan aplikasi Color Grab. Data hasil penelitian kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil menunjukan bahwa terdapat perbedaan prosentase dari fraksi pollard dengan prosentase tertinggi diperoleh pada fraksi mesh 50 yaitu sebanyak 29,14%. Semakin tinggi mesh atau kerapatan saringan menghasilkan densitas yang semakin tinggi pula. Densitas tertinggi pada fraksi mesh 50 sebesar 357,11 g/l. Perubahan warna untuk masing-masing fraksi relatif sama dengan nilai warna merah antara 151-162. Kesimpulan pada penelitian ini adalah pollard memiliki fraksi dengan prosentase yang berbeda-beda dan setiap fraksi memiliki kandungan lignin yang rendah.
KETERSEDIAAN NUTRIEN DAN GROSS ENERGY HIJAUAN SORGUM VARIETAS SAMURAI II DENGAN SISTEM RATUN PADA USIA POTONG DAN DOSIS PUPUK UREA YANG BERBEDA Harahap, Anwar Efendi
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis dan Ilmu Pakan Vol 6, No 2 (2024)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jnttip.v6i2.53268

Abstract

Sorghum is a forage plant that has the ability to produce new shoots or saplings known as ratoons. This research aims to evaluate the nutritional dynamics and GE (gross energy) of Samurai II sorghum variety due to differences in treatment at harvest age and urea fertilizer dosage. This study used a completely randomized factorial design (3 x 3) with 3 replications. The first factor is the harvest age of 80, 85, and 90 days, and the second factor is the urea fertilizer dose of 200, 300, and 400 kg ha-1. The parameters observed were crude protein, crude fat, crude fiber, ADF, NDF and GE levels. The results of the research showed that the Samurai II variety of sorghum had a significant effect on dry matter due to the treatment of cutting age in the primary harvest and ratoon 1. Furthermore, there was a difference (P<0.05) due to the sorghum dose. application of urea fertilizer to crude fiber in the primary and ratoon 2 harvests. In the Samurai II variety of sorghum there was also an interaction between cutting age and the dose of urea fertilizer in the primary and ratoon 2 harvests on the NDF content produced. The nutritional value and GM content are still stable even when cut up to ratoon 2 (third harvest)
Pengaruh Komposisi Campuran Hijauan Jagung (Zea mays) dan Legum Kaliandra Merah (Calliandra calothrysus)Terhadap Kualitas Fisik Wafer Pakan SULISTYAWATI, DEWI
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis dan Ilmu Pakan Vol 6, No 2 (2024)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jnttip.v6i2.53720

Abstract

Potensi hasil samping tanaman jagung untuk pakan ternak sangat potensial, akan tetapi pemanfaatannya belum optimal dikarenakan kandungan protein hasil samping tanaman jagung yang rendah sehingga perlu alternatif pengolahan dengan dicampurkan dengan legum yang memiliki kandungan protein tinggi salah satunya kaliandra merah. Pembuatan wafer dinilai optimal untuk mempermudah penyimpanan pakan. Analisis percobaan yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimental dengan rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) perlakuan percobaan yaitu (P1 : Hijauan Jagung 50% + Kaliandra 50%, P2 : Hijauan Jagung 40% + Kaliandra 60%, P3 : Hijauan Jagung 30% + Kaliandra 70%, P4 : Hijauan Jagung 20% + Kaliandra 80%) dan enam ulangan. Analisis penelitian meliputi daya serap air, berat jenis, kadar air, dan kerapatan. Hasil komposisi campuran hijauan jagung dan kaliandra merah nyata (P<0,05) memberikan pengaruh nyata terhadap kualitas fisik wafer pakan. Komposisi campuran paling baik dihasilkan oleh P4 dengan 20% hijauan jagung dan 80% legum kaliandra merah.
KUALITAS SILASE RUMPUT PAKCHONG YANG DIBERI DEDAK FERMENTASI BERDASARKAN NILAI PH, BAHAN KERING, FLEIGH, DAN LEMAK KASARNYA Septian, Mohamad Haris
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis dan Ilmu Pakan Vol 6, No 2 (2024)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jnttip.v6i2.55051

Abstract

ABSTRAK  Silase telah banyak dikenal sebagai penerapan teknologi tepat guna untuk mengawetkan hijauan pakan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan dedak fermentasi yang terhadap nilai bahan kering, pH, Fleigh, dan lemak kasar. Materi yang digunakan yaitu dedak fermentasi dan rumput Pakchong. Penelitian dilakukan secara eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan empat perlakuan dan lima kali ulangan.  Perlakuan yang digunakan meliputi P0 = 0% dedak fermentasi (tanpa penambahan), P1 = 0,5% dedak fermentasi, P2 = 1% dedak fermentasi, P3 = 1,5% dedak fermentasi. Parameter yang diamati adalah nilai bahan kering, pH, Fleigh, dan lemak kasar. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis sidik ragam (ANOVA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan dedak fermentasi tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap terhadap nilai bahan kering, pH, Fleigh, dan lemak kasar. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu pemberian dedak fermentasi yang berbeda tidak memberikan pengaruh terhadap parameter yang diamati. Semua perlakuan menghasilkan silase dengan kualitas sangat baik berdasarkan nilai Fleighnya.   ABSTRACT Silage has been widely known as an appropriate application of technology for preserving forage. The research aims to determine the effect of using fermented bran on dry matter values, pH, Fleigh, and crude fat. The materials used are fermented bran and Pakchong grass. The research was carried out experimentally using a completely randomized design with four treatments and five replications. The treatments used include P0 = 0% fermented bran (without addition), P1 = 0.5% fermented bran, P2 = 1% fermented bran, and P3 = 1.5% fermented bran. The parameters observed were dry matter, pH, Fleigh, and crude fat values. The data obtained were analyzed using analysis of variance (ANOVA). The results showed that the fermented bran treatment had no significant effect (P>0.05) on the dry matter, pH, Fleigh, and crude fat values. This research concludes that the administration of different fermented bran did not affect the observed parameters. All treatments produce silages of very good quality based on the Fleigh value. 

Page 1 of 1 | Total Record : 5