cover
Contact Name
Tri Cahyono
Contact Email
tricahyonoubt@gmail.com
Phone
+6282252730211
Journal Mail Official
jbkb.borneo@gmail.com
Editorial Address
Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Borneo Tarakan, Jl. Amal Lama, No 1, Tarakan
Location
Kota tarakan,
Kalimantan utara
INDONESIA
Jurnal Bimbingan dan Konseling Borneo
ISSN : 26850753     EISSN : 26852039     DOI : -
Jurnal Bimbingan dan Konseling Borneo (JBKB), mempublikasikan kajian dan hasil penelitian pada ruang lingkup Bimbingan dan Konseling serta pendidikan yang berkaitan dengan Bimbingan dan Konseling. Setiap naskah yang dikirimkan akan ditinjau menggunakan metode peninjauan ganda. Scope Jurnal Bimbingan dan Konseling Borneo (JBKB): Personal Guidance and Counseling Social Guidance and Counseling Career Guidance and Counseling Academic Guidance and Counseling Assessment in Guidance and Counseling Group Guidance Group Counseling Individual Counseling Multicultural Counseling Behavior Analysis and Modification Evaluation and Supervision in Guidance and Counseling Guidance and Counseling Management Mental Hygiene Media of Guidance and Counseling Information Technology in Guidance and Counseling.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2019)" : 20 Documents clear
MEMAHAMI KOMUNIKASI ANTAR BUDAYA DALAM LAYANAN KONSELING KELOMPOK Ardila, Yuwinda
Jurnal Bimbingan dan Konseling Borneo Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Jurnal Bimbingan dan Konseling Borneo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (987.763 KB)

Abstract

Dalam pelaksanaan layanan konseling lintas budaya, pemahaman terhadap komunikasi antar budaya menjadi amat krusial mengingat  komunikasi sebagai alat utama dalam layanan konseling. Konseling lintas budaya dilakukan dalam latar belakang budaya yang berbeda antara konselor dengan konseli, dan antara konseli dalam kelompok. Latar belakang perbedaan budaya memberikan perilaku bermasalah dan cara penyesuaian yang berbeda pada tiap konseli dalam kelompok. Beberapa hal yang mempengaruhi komunikasi antar budaya  diantaranya yaitu pendekatan komunikasi, hambatan komunikasi  dan penyebab terganggunya komunikasi antar budaya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami lebih lanjut komunikasi antar budaya serta beberapa hal yang mempengaruhi komunikasi dalam konteks konseling kelompok. Agar proses konseling menjadi efektif, konselor diharuskan memiliki kepekaan budaya dan melepaskan diri dari bias budaya, mampu memahami dan menghargai serta memiliki keterampilan yang responsif secara budaya. Pada saat konseling, konselor tidak hanya berurusan dengan budaya konseli tetapi juga sebaliknya, maka konselor diharapkan mampu membuat konseli paham atas budaya konselor itu sendiri untuk menghilangkan adanya bias budaya dalam komunikasi konseling.
BIMBINGAN BERBASIS EKSPERIENSIAL UNTUK MENGEMBANGKAN KESADARAN MULTIKULTURAL Ngulya, Fina Mufliq Khatul
Jurnal Bimbingan dan Konseling Borneo Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Jurnal Bimbingan dan Konseling Borneo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1055.697 KB)

Abstract

Tulisan ini didasari oleh terbiasanya masyarakat untuk berprasangka kepada orang asing atau baru, hal itu disebabkan oleh kurangnya pengetahuan terhadap perbedaan budaya. Kesadaran multikultural merupakan kompetensi yang harus dikembangkan agar individu dapat memaklumi perbedaan sebagai keberagaman, dan memiliki sikap yang positif untuk hidup dalam keberagaman. Hal tersebut memerlukan pengalaman langsung yang dapat dirasakan oleh siswa. Pendekatan experiensial dalam tulisan ini disarankan untuk digunakan guru BK dalam mengembangkan kesadaran multikultur siswa melalui bimbingan kelompok. Penggunaan teknik-teknik dalam experiensial mempermudah siswa memahami keberagaman melalui pengalaman langsung sebagai media utama, selain itu siswa dapat mencoba mensimulasikan perilaku yang tepat ketika menghadapi masalah yang disebabkan oleh perbedan budaya.
MENGEMBANGKAN TOLERANSI SISWA MENGGUNAKAN FILM DOKUMENTER Utami, Wika Tri
Jurnal Bimbingan dan Konseling Borneo Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Jurnal Bimbingan dan Konseling Borneo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (974.822 KB)

Abstract

Toleransi merupakan kunci hidup damai ditengah keberagaman budaya, agama, dan etnis. Toleransi dan kepedulian  saling berkaitan, sehingga dalam pengembangannya harus berdasarkan pengalaman langsung, atau situasi nyata di sekitar siswa. Film dokumenter merupakan media yang diprediksi dapat digunakan untuk mengembangkan sikap toleransi, karena menyajikan situasi apa adanya, tanpa ada nilai benar atau salah. Penggunaan film dokumenter dapat membantu siswa melakukan refleksi dari berbagai kejadian yang ada di sekitarnya, berkenaan dengan pentingnya sikap toleransi dalam menciptakan perdamaian. Penggunaan film dokumenter dapat dilakukan dalam dua cara yaitu 1) sebagai media dalam bimbingan klasikal, atau 2) menugaskan kepada siswa sebagai kegiatan project based learning
BIMBINGAN KELOMPOK MENGGUNAKAN PERMAINAN SEBAGAI STRATEGI DALAM MENGEMBANGKAN EMPATI SISWA Putri, Rizki Diana
Jurnal Bimbingan dan Konseling Borneo Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Jurnal Bimbingan dan Konseling Borneo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (910.61 KB)

Abstract

Pengembangan empati merupakan upaya untuk melatih siswa mampu menyikapi perbedaan dengan positif. Rendahnya empati merupakan penyebab maraknya kasus kekerasan dan bullying di zaman yang multikultur seperti sekarang ini. Beberapa kajian litelatur menunjukkan permaianan dapat menjadi teknik bimbingan untuk mengembangkan empati. Dalam kajian ini, akan dibahas konteks empati sebagai reaksi afektif, penggunaan permainan dalam bimbingan, serta bentuk ? bentuk permainan dapat digunakan dalam mengembangkan empati. Hasil  kajian menunjukkan permainan dapat memfasilitasi pengembangan empati siswa secara menyenangkan, selain itu siswa akan terlibat secara aktif untuk mengidentifikasi perbedaan, memahami dan mengapresiasi perasaan orang lain, dan belajar untuk menempatkan diri dalam setiap situasi yang berbeda.
PENDEKATAN SAINTIFIK DALAM PELAKSANAAN BIMBINGAN KLASIKAL OLEH GURU BIMBINGAN DAN KONSELING DI SEKOLAH Rhepon, Sarleni
Jurnal Bimbingan dan Konseling Borneo Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Jurnal Bimbingan dan Konseling Borneo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (914.091 KB)

Abstract

Bimbingan klasikal merupakan bentuk dari layanan dasar pada bimbingan dan konseling. Bimbingan klasikal berupa pemberian informasi kepada siswa yang diberikan oleh guru bimbingan dan konseling. Masih terdapat guru bimbingan dan konseling dalam melaksanakan bimbingan klasikal menggunakan pendekatan yang konvensional, sehingga siswa merasa jenuh atau bosan. Oleh karena itu, guru bimbingan dan konseling perlu menggunakan pendekatan secara saintifik, agar siswa semangat mengikuti kegiatan dan memahami materi layanan. Sehingga siswa memperoleh pemahaman baru yang berguna bagi dirinya dalam kehidupan sehari-hari.
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL TERHADAP PENERIMAAN DIRI SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 3 TARAKAN Ratnasari, Dewi; Pribadi, Hendra
Jurnal Bimbingan dan Konseling Borneo Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Jurnal Bimbingan dan Konseling Borneo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (929.458 KB)

Abstract

 Tujuan Penelitian ini adalah mengetahui adanya hubungan antara dukungan sosial dengan penerimaan diri siswa. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 64 siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Tarakan. Adapun proses pengambilan subjek menggunakan simple random sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini berupa skala. Sementara itu teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis inferensial. Hasil pengujian hipotesis menggunakan analisis korelasional Rank Spearman dengan perolehan nilai sig.(2-tailed) 0,000 ? dari taraf signifikan yaitu 0,05. Melalui skala dukungan sosial dan penerimaan diri dapat diketahui bahwa semakin tinggi dukungan sosial makanya semakin tinggi pula penerimaan diri siswa. Sehingga hasil menunjukkan bahwa adanya hubungan antara dukungan sosial dengan penerimaan diri siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Tarakan.
PENINGKATAN KEMAMPUAN COPING SELF-TALK MELALUI BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN MODEL EXPERIENTIAL LEARNING SISWA KELAS VIII-B SMPN 25 SURABAYA Andieni, Vicky Dewi; Putri, Dessy Ameliani Sasika
Jurnal Bimbingan dan Konseling Borneo Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Jurnal Bimbingan dan Konseling Borneo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1060.866 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berbicara pada diri siswa melalui bimbingan kelompok dengan model pembelajaran pengalaman. Penelitian ini menggunakan desain penelitian tindakan konseling (PTBK). Subjek penelitian ini adalah 10 siswa yang mengalami self talk coping rendah dan sedang. Analisis data penelitian ini menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil analisis data berbicara siswa mengalami peningkatan yang signifikan. Yang terendah dari tahap pra-siklus ke siklus kedua adalah 12% sedangkan yang terbesar adalah 21%. Ini berarti bahwa bimbingan kelompok dengan model experiential learning mampu meningkatkan keterampilan berbicara mandiri siswa di kelas VIII-B SMPN 25 Surabaya pada semester ganjil tahun akademik 2018/2019
KONSEP DIRI MAHASISWA BROKEN HOME (STUDI KASUS PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI BIMBINGAN DAN KONSELING DI UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN) Febri, Fitria Nor; Rahmi, Siti
Jurnal Bimbingan dan Konseling Borneo Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Jurnal Bimbingan dan Konseling Borneo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (966.712 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Konsep Diri Mahasiswa Broken Home Studi Kasus Pada Mahasiswa Program Studi Bimbingan Dan Konseling Di Universitas Borneo Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian berjumlah 1 orang mahasiswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara mendalam. Teknik analisis data adalah reduksi data , display data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa konsep diri positif mahasiswa broken home lebih besar di pengaruhi oleh diri sendiri dan juga melalui dimensi pengetahuan diri, penilaian diri dan pengharapan diri diketahui bahwa konsep diri mahasiswa broken home positif. Pengetahuan diri subjek sangat baik mampu menerima kelebihan dan kekurangan dalam dirinya berjiwa sosial tinggi. Penilaian diri subjek sangat positif sangat menghargai diri sendiri dan orang lain. Serta pengharapan diri yang positif untuk masa depannya kelak.
UPAYA PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR MELALUI LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK SISWA KELAS X NKPI 1 SEMESTER I SMK NEGERI 3 TARAKAN TAHUN PELAJARAN 2017/2018 Rohana, Siti
Jurnal Bimbingan dan Konseling Borneo Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Jurnal Bimbingan dan Konseling Borneo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1213.858 KB)

Abstract

Penelitian tindakan bimbingan konseling ini dilakukan dalam dua siklus dan setiap siklus  dilaksanakan  tiga  kali  pertemuan  layanan.  Digunakan  dua  siklus  supaya  dapat diketahui dengan pasti peningkatan motivasi belajar dalam memahami layanan bimbingan kelompok. Tujuan  dilakukannya  penelitian  tindakan  bimbingan konseling  ini  (PTBK)  adalah untuk  meningkatkan  motivasi   belajar  melalui  layanan   bimbingan   kelompok.  Subjek penelitian ini yaitu peningkatan motivasi belajar siswa melalui layanan bimbingan konseling. Hasil penelitian membuktikan bahwa dengan model layanan   dengan pendekatan bimbingan kelompok, dapat meningkatkan  motivasi belajar siswa, yang  dibuktikan  dengan hasil  belajar  di  setiap  aspek  pengamatan,  tindakan    sehingga  mengalami  peningkatkan motivasi   belajar  di setiap   siklus dan setiap akhir pertemuan layanan.   Untuk   motivasi belajar pada siklus I menunjukan peningkatan  dari siklus I hanya 12,7 dengan kriteria sangat kurang menjadi rata-rata peningkatannya   36,7 dengan kriteria baik walaupun masih ada beberapa siswa belum mempunyai motivasi mencapai kriteria baik maka akan dilakukan bimbingan secara klinis untuk menemukan masalah yang dihadapi siswa sehingga motivasi siswa dapat meningkat dalam mengikuti pembelajaran.
KONSTRUKSI PERMAINAN TALI LUEK SEBAGAI TEKNIK EMPOWERING KONSELING MODEL KIPAS Ariantini, Nisa; Suriata, Suriata
Jurnal Bimbingan dan Konseling Borneo Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Jurnal Bimbingan dan Konseling Borneo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (970.329 KB)

Abstract

Permainan tradisional menanamkan nilai-nilai budaya dan norma social dalam perkembangan peserta didik di sekolah. Di Kalimantan Utara terdapat banyak jenis permainan tradisioal, seperti permainan Tali Luek  yang. Tujuan penelitian ini, mendeskripsikan unsur-unsur permainan Tali Luekyang dapat digunakan sebagai teknik pelayanan bimbingan dan konseling dalam Konseling  Model KIPAS. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan metode interaksionisme simbolik, yang dilaksanakan di SMP Negeri 3 Krayan. Hasil penelitian ini menunjukkan konstruksi dari setiap permainan yang diantaranya alat-alat yang digunakan, aturan dalam permainan, dan cara bermain, serta penggunaan permainan pan fabat dan gumbak karit sinan sebagai strategi empowering dalam Konseling Model KIPAS.

Page 1 of 2 | Total Record : 20