cover
Contact Name
Pandu Prabowo W
Contact Email
panduprabowo@fkip.uisu.ac.id
Phone
+6281271579499
Journal Mail Official
best@fkip.uisu.ac.id
Editorial Address
Kampus Induk UISU Jl. Sisingamangaraja XII Teladan, Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Best Journal (Biology Education, Sains and Technology)
ISSN : 26148064     EISSN : 26544652     DOI : https://doi.org/10.30743/best
Jurnal BEST (Journal of Biology Education, Science & Technology) memuat tentang artikel hasil penelitian dan Kajian Konseptual Bidang Pendidikan, Sains Biologi, Pendidikan Biologi, dan Teknologi Pendidikan ataupun Teknologi Sains di bidang Biologi. Terbit 2 kali setahun pada bulan Januari s/d Juni dan Juli s/d Desember.
Articles 2,344 Documents
Analisis Kualitas Pelayanan Kesehatan Di Unit Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Wulan Windy Medan Dewi Suryaningsih
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.12554

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan data mengenai pelayanan kualitas kerja dan mekanisme kerja yang baik dari Unit IGD rumah Sakit Umum Wulan Windy Medan. Rumah Sakit Umum Wulan Windy Medan merupakan Konversi dari Puskesmas menjadi Rumah Sakit Umum Wulan Windy Tipe C, dan juga Rumah sakit ini juga menjadi Rumah Sakit rujukan dari rumah sakit kabupaten. Rumah Sakit Umum Wulan Windy Medan memiliki produk layanan Instalasi Instalasi Rawat Jalan,Instalasi Rawat Inap dan Instalasi Gawat Darurat/ IGD Level III.Instalansi Gawat Darurat (IGD) merupakan unit Rumah Sakit yang memberikan perawatan pertama kepada pasien. Penelitian ini dilaksanakan di Unit Instalasi Gawat Darurat RSU Wulan Windy Medan pada tanggal 6 Juli 2025, sampel penelitian terdiri dari petugas kesehatan dan pasien di unit IGD yang telah mendapatkan pelayanan di unit IGD dengan responden sebanyak 50 orang pasien. Hasil ini menunjukkan bahwa kualitas struktur pelayanan di unit IGD kategori baik oleh karena sumber daya yang dimiliki unit IGD sudah sesuai standar pelayanan dan memenuhi harapan pasien. Sumber daya yang memadai akan memberikan kemudahan bagi petugas kesehatan dalam melaksanakan tugasnya sebagai pemberi layanan kesehatan. Kualitas pelayanan pelayanan IGD yang baik kemungkinan dapat meningkatkan proses pelayanan IGD yang lebih baik. Komponen struktur secara tidak langsung dapat mempengaruhi proses pelayan perawatan pasien di unit IGD.
Program Trauma Healing Dan Pemulihan Psikososial Berbasis Komunitas Oleh Mahasiswa Di Wilayah Deli Serdang Sularmi Sulasmi; Rentawati Purba
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i1.13275

Abstract

Selain bencana alam, Deli Serdang merupakan wilayah dengan dinamika sosial yang tinggi terkait isu agraria dan pemukiman padat penduduk. Konflik lahan yang kerap terjadi di beberapa titik strategis menciptakan suasana ketegangan sosial dan ketidakpastian hidup bagi warga. Kondisi "stres kronis" akibat ketidakpastian tempat tinggal ini memperparah kerentanan psikologis masyarakat. Diperlukan sebuah pendekatan pemulihan yang tidak hanya menyasar individu, tetapi juga memperbaiki kohesi sosial yang sempat renggang akibat konflik maupun tekanan hidup di pengungsian. Kesenjangan Tenaga Profesional Kesehatan Mental. Terdapat kesenjangan yang lebar antara jumlah penduduk yang membutuhkan layanan psikologis dengan jumlah tenaga profesional (psikolog/psikiater) yang tersedia di puskesmas-puskesmas wilayah Deli Serdang. Akses menuju layanan kesehatan mental di pusat kota (Lubuk Pakam atau Medan) seringkali terkendala oleh jarak dan biaya bagi warga desa. Hal ini menuntut adanya solusi alternatif berupa "pertolongan pertama psikologis" berbasis komunitas yang dapat dilakukan oleh pihak luar yang terdidik, yaitu mahasiswa. Urgensi Peran Mahasiswa sebagai Akselerator Pemulihan Mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai jembatan antara akademisi dan masyarakat. Melalui pendekatan yang lebih cair dan tidak kaku, mahasiswa dapat masuk ke dalam struktur komunitas, membangun kepercayaan (trust), dan memberikan pendampingan psikososial dengan metode yang menyenangkan (seperti bermain dan bercerita). Program "Trauma Healing dan Pemulihan Psikososial Berbasis Komunitas" ini hadir untuk memberdayakan potensi lokal, mengubah penyintas dari objek bantuan menjadi subjek yang tangguh (resilient), serta memastikan bahwa tidak ada warga Deli Serdang yang berjuang sendirian dalam memulihkan kesehatan mentalnya pasca-krisis di tahun 2026.
Hubungan Penggunaan Kontrasepsi Implant Dengan Kenaikan Berat Badan Pada Wanita Usia Subur (WUS) Di Klinik Pratama Elvi Diana Kota Medan 2023 Khairunnisa Situmorang; Ninsah M Putri Sembiring; Humaida Hanim
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.8109

Abstract

Salah satu kontrasepsi jangka panjang (MKJP) adalah implant. Implant adalah salah satu jenis kontrasepsi yang berupa susuk yang terbuat dari sejenis karet silastik yang berisi hormon, dipasang pada lengan atas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan Kontrasepsi Implant dengan kenaikan berat badan pada Wanita Usia Subur Di Klinik Pratama Elvi Diana Kota Medan Tahun 2023. Desain penelitian adalah analitik kuantitatif, dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah semua akseptor Aktif KB Implant di Di Klinik Pratama Elvi Diana Kota Medan Tahun 2023 sebanyak 44 orang. Jumlah sampel yang digunakan adalah 44 orang yang diperoleh dengan menggunakan teknik total sampling. Teknik analisis data menggunakan chi square. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah sebagian besar penggunaan kontrasepsi implant yang aktif dengan kenaikan berat badan pada wanita usia subur sebanyak 37 responden (84,1%) dan sebagian besar penggunaan kontrasepsi implant yang tidak aktif dengan tidak ada kenaikan berat badan pada wanita usia subur sebanyak 3 responden (6,8%). Berdasarkan hasil uji chi square terdapat penggunaan kontrasepsi Implant dengan Kenaikan berat badan pada akseptor KB dengan nilai P value = 0,007 0,05. Disarankan kepada Akseptor KB untuk berkonsultasi terlebih dahulu dalam pemilihan metode kontrasepsi yang ingin digunakan. Sehingga efek samping yang ditimbulkan dari penggunaan kontrasepsi tersebut tidak menimbulkan masalah.
Systematic Literature Review Pada Potensi Antidiabetes Rhodomyrtus Tomentosa Melinda Arini; Muhammad Irsan Saleh; Debby Handayani Harahap
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i1.11096

Abstract

Rhodomyrtus tomentosa, yang dikenal sebagai karamunting, menarik perhatian karena potensi perannya dalam pengelolaan diabetes melitus tipe 2 (DMT2), yaitu gangguan metabolik kronis dengan prevalensi yang terus meningkat secara global. Studi ini mengkaji potensi antidiabetes dari R. tomentosa melalui tinjauan pustaka sistematis terhadap artikel ilmiah yang dipublikasikan antara tahun 2013 hingga 2023. Data dikumpulkan dari berbagai basis data terpercaya seperti Google Scholar, PubMed, NCBI, Scopus, dan Elsevier, dengan total 11 studi yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil kajian menunjukkan bahwa berbagai ekstrak daun R. tomentosa—etanol, air, infusa, dan mikroemulsi—efektif dalam menurunkan kadar glukosa darah, meningkatkan sekresi insulin, serta memperbaiki jaringan pankreas pada model hewan. Senyawa bioaktif yang berperan antara lain flavonoid, saponin, tanin, fenol, tectoridin, dan engeletin. Mekanisme kerjanya meliputi aktivitas antioksidan, penghambatan enzim α-glukosidase dan α-amilase, serta stimulasi produksi insulin. Meskipun hasil praklinis menjanjikan, diperlukan penelitian klinis lebih lanjut untuk memastikan keamanan dan efektivitas terapeutiknya pada manusia
Pengaruh Penambahan Lidah Buaya pada Pengencer Air Kelapa dan Kuning Telur Terhadap Kualitas Semen Sapi Simmental Ibnu Sena Wibowo; Efrida Pima Sari Tambunan
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.8082

Abstract

Simmental (Bos Taurus) adalah satu di antara dua jenis sapi yang jumlahnya terbanyak di Eropa, Bangsa sapi ini berasal dari Switzerland. Spermatozoa atau selsel kelamin jantan yang bersuspesi dalam suatu cairan atau medium semi gelatinous yang disebut plasma semen. Inseminasi Buatan (IB) adalah salah satu teknologi Reproduksi. Salah satu teknik inseminasi buatan yang penting untuk meningkatkan produktifitas sapi adalah pengencer buatan. Tujuan penelitian ini untuk melihat pengaruh Motilitas, Viabilitas dan Abnormalitas pada semen sapi Simmental, pengataman ini menggunakan pengencer air kelapa dan kuning telur dengan penambahan lidah buaya. lidah buaya berkhasiat sebagai anti inflamasi, anti jamur, anti bakteri, anti oksidan dan dapat membantu proses regenerasi sel. Berdasarkan kandungan tersebut lidah buaya mempunyai potensi yang dapat digunakan untuk pengencer semen. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan 2 sampel semen sapi simmental yang dibagi 4 perlakuan dan 5 ulangan. selama masa simpan dingin, dengan diamati motilitas, viabilitas dan abnormalitas. Analisis data menggunakan one way ANOVA dan dilanjutkan dengan uji duncan. Hasil menunjukkan ada pengaruh lidah buaya terhadap kualitas semen sapi simmental. pengaruh simpan dingin motilitas semen selama 72 jam didapatkan hasil 38%, pengaruh simpan dingin viabilitas semen selama 72 jam didapatkan hasil 61% dan pengaruh simpan dingin abnormalitas semen selama 72 jam didapatkan hasil 19,6%. Penambahan lidah buaya yang paling baik untuk menjaga kualitas semen pada perlakuan 3 dengan 1,8 ml.
Kontribusi Prodi Pendidikan Biologi Universitas Nias Dalam Peningkatan Literasi Sains Agnes Renostini Harefa
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i1.11418

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kontribusi Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Nias dalam meningkatkan literasi sains di lingkungan kampus dan masyarakat sekitar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian terdiri atas dosen, mahasiswa, alumni, serta masyarakat yang terlibat dalam program-program literasi sains. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Prodi Pendidikan Biologi Universitas Nias berkontribusi melalui berbagai program, seperti workshop literasi sains untuk mahasiswa, edukasi konservasi mangrove di pesisir Nias, penelitian berbasis kearifan lokal, pelatihan guru dalam pembelajaran sains aktif, dan program "Science Goes to School" di tingkat sekolah dasar. Bentuk keterlibatan mahasiswa yang aktif dalam berbagai kegiatan tersebut memperkuat pengembangan literasi sains berbasis pengalaman langsung. Secara umum, program-program yang dijalankan terbukti efektif meningkatkan pemahaman konsep sains, membangun kesadaran konservasi lingkungan, dan mendorong publikasi penelitian berbasis lokal. Faktor pendukung keberhasilan meliputi komitmen dosen dan mahasiswa, dukungan institusi, serta antusiasme masyarakat, sedangkan kendala yang ditemukan mencakup keterbatasan fasilitas laboratorium, kurangnya tenaga ahli literasi sains, dan tantangan geografis daerah kepulauan. Penelitian ini mempertegas pentingnya integrasi literasi sains dalam kurikulum berbasis konteks lokal serta keterlibatan aktif mahasiswa sebagai agen perubahan. Temuan ini diharapkan dapat menjadi rujukan dalam pengembangan strategi literasi sains di perguruan tinggi, khususnya di daerah-daerah yang memiliki karakteristik geografis serupa
Hubungan Status Ekonomi Dengan Minat Ibu Dalam Pemberian ASI Eksklusif Pada Bayi 0-6 Bulan Di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Kuala BHEE Kabupaten Aceh Barat Asmima Yanti; Khoirunnisa'a Batubara; Nurhayati Harahap
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i1.10532

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) merupakan cairan hasil sekresi kelejar payudara ibu. ASI yang diberikan kepada bayi sejak dilahirkan selama 6 (enam) bulan, tanpa menambahkan dan atau mengganti dengan makanan atau minuman lain kecuali vitamin dan obat (Najahah dkk, 2022). Tujuan : Untuk mengetahui apakah ada Hubungan Status Ekonomi dengan Minat Ibu dalam Pemberian ASI Eksklusif Pada Bayi 0-6 Bulan. Metode : Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif yang bersifat deskriptif korelasi dengan tujuan untuk mengetahui Hubungan Status Ekonomi dengan Minat Ibu dalam Pemberian ASI Eksklusif Pada Bayi 0-6 Bulan. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang mempunyai bayi usia 0-6 bulan yaitu sebanyak 66 orang dan Sampel dalam penelitian ini sebanyak 66 responden Teknik pengambilan sampel menggunakan Total Sampling. Seluruh populasi dijadikan sampel. Hasil : dari 66 responden status ekonomi rendah memiliki minat dalam pemberian ASI Ekslusif yaitu sebanyak 26 responden (74.3%), yang memiliki status ekonomi rendah dan tidak berminat sebanyak 9 responden (25.7%). Sedangkan status ekonom tinggi hanya 11 responden (35.5%) yang memiliki minat dalam pemberian ASI Eksklusif dan 20 responden (64.5%) yang tidak memiliki minat dalam pemberian ASI Eksklusif. Kesimpulan : Hasil dari uji statistik chi square yang digunakan, didapatkan nilai P value 0,02 yang artinya Ho ditolak, sehingga ada hubungan status ekonomi dengan minat ibu dalam pemberian ASI Eksklusif. Saran : Diharapkan dapat menambah pengetahuan dan wawasan dalam penerapan ilmu yang pernah diikuti selama penelitian tentang Hubungan Status Ekonomi dengan Minat Ibu dalam Pemberian ASI Eksklusif Pada Bayi 0-6 Bulan
Hubungan Pengetahuan Perawat Terhadap Pencegahan Infeksi Nasokomial Dengan Kepatuhan Mencuci Tangan Di RSUD Rantauprapat Kabupaten Labuhan Batu Tahun 2026 Nelli Asmidar; Maswan Daulay
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 2 (2026): September 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i2.14110

Abstract

Infeksi nosokomial Hospital Acquired Infection/Nosocomial Infection (HAIs) merupakan infeksi yang didapat pasien sewaktu dirawat di rumah sakit. Infeksi ini baru timbul dalam waktu 3 x 24 jam sejak pasien mulai dirawat, dan bukan karena infeksi berkelanjutan dari perawatan sebelumnya. Rumah Sakit juga merupakan tempat yang memiliki resiko terjadinya penularan berbagai penyakit infeksi (Vevi Kurniawati, 2022).Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, penelitian yang digunakan untuk menjawab permasalahan melalui teknik pengukuran yang cermat terhadap variabel-variabel tertentu, untuk menghasilkan kesimpulan yang dapat digeneralisasikan. Penelitian ini juga bersifat deskriptif analitik, berarti setiap variabel penelitian dideskripsikan terlebih dahulu, kemudian dianalisa dengan cara cross tabulation (crosstab) agar dapat melihat hubungan variabel independen dan dependen. Penelitian ini menggunakan pendekatan potong lintang (cross sectional study). Pengambilan sampel dilakukan dengan simple random sampling (sampel acak sederhana) yaitu mengambil sampel dengan memberikan kesempatan sama bagi setiap anggota populasi untuk menjadi sampel penelitian dengan jumlah 70 Perawat Rumah RSUD Rantauprapat Sumatera Utara Tahun 2026.. Pengetahuan perawat terhadap pencegahan infeksi nasokomial di RSUD Rantauprapat Sumatera Utara Tahun 2026 pada umumnya baik, kepatuhan perawat mencuci tangan pada umumnya patuh. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan pengetahuan perawat terhadap pencegahan infeksi nasokomial dengan kepatuhan mencuci tangan di RSUD Rantauprapat Sumatera Utara Tahun 2026. Berdasarkan hasil analisis statistik Chi Square dengan nilai p Value penelitian ini adalah
Hubungan Kelengkapan Imunisasi Dasar Pada Bayi Dengan Status Kesehatan Pada Bayi Usia 9-12 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Kutalimbaru Kabupaten Deli Serdang Mery Krista Simamora; Selvia Yolanda Dalimunthe; Yosafat Barus
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.7760

Abstract

Imunisasi merupakan pemberian kekebalan tubuh terhadap suatu penyakit dengan memasukkan sesuatu kedalam tubuh agar tubuh tahan terhadap penyakit yang sedang mewabah atau berbahaya bagi seseorang. Pada tahun 2020 cakupan Imunisasi Dasar Lengkap di Indonesia sebesar 56,9%.  Angka tersebut jauh menurun dibandingkan dengan angka capaian Imunisasi Dasar Legkap tahun lalu,yaitu sebesar 93,7%.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Kelengkapan Imunisasi Dasar Pada Bayi Dengan Status Kesehatan Pada Bayi Usia 9-12 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Kutalimbaru Kabupaten Deli Serdang Tahun 2022. Jenis penelitian ini adalah survey analitik dengan desain penelitian Cross Sectional. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 44 orang. Sampel diambil dengan menggunakan tehknik Purposive Sampling. Hasil uji statistik Chi Square  menunjukkan bahwa sebagian besar responden mempunyai pengetahuan rendah, yaitu 59,1%, sebagian besar responden mempunyai sikap negatif yaitu 54,5%, sebagian besar responden mempunyai pendidikan tinggi yaitu 54,5%, sebagian besar responden adalah ibu yang mempunyai anak 1 yaitu 56,8% dan sebagian besar responden tidak memberikan imunisasi dasar yang lengkap pada bayinya yaitu 61,4%. Hasil analisa data bivariate menunjukkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara Pengetahuan, Sikap dan Pendidikan ibu terhadap pemberian imunisasi  dasar lengkap pada bayi dengan nilai p value secara berurutan 0,000, 0,000 dan 0,001. Sedangkan untuk variable paritas menunjukkan tidak ada hubungan yang bermakna dengan pemberian imunisasi pada bayi dengan nilai p value 0,168. Disarankan bagi peneliti selanjutnya untuk mengukur variabel yang tidak diteliti oleh peneliti seperti dukungan suami dan keluarga, mitos – mitos yang berkembang tentang imunisasi, pekerjaan ibu dan budaya setempat
Pengaruh Penyuluhan Kesehatan Cara Menyikat Gigi Menggunakan Media Boneka Bergigi Terhadap Peningkatan Pengetahuan Kesehatan Gigi Dan Mulut Pada Siswa Kelas III di SD Negeri 2 Kota Bakti Kabupaten Pidie Novita Sari; Azhar Mu'alim; Nurlela Mufida; Lisnawati Rahayu; Farisha Irwayu
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i1.10808

Abstract

Rendahnya pengetahuan siswa kelas III mengenai pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan sehingga penyuluhan kesehatan yang efektif dapat meningkatkan pengetahuan akan pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penyuluhan kesehatan cara menyikat gigi menggunakan media boneka bergigi terhadap peningkatan pengetahuan kesehatan gigi dan mulut pada siswa kelas III di SD Negeri 2 Kota Bakti Kabupaten Pidie. Metodologi dalam Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan desain one group pre-test dan post-test, tempat penelitian dilakukan di SD Negeri 2 Kota Bakti Kabupaten Pidie 9 November 2024. Populasi dalam penelitian adalah semua siswa kelas III yang berjumlah 58 orang dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling sebanyak 58 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan memberikan lembar kuesioner pengetahuan sebagai pre-test, selanjutnya intervensi dilakukan penyuluhan dengan metode interaktif menggunakan media PPT dan boneka bergigi untuk menarik perhatian dan memudahkan pemahaman siswa dan terakhir diberikan lembar kuesioner pengetahuan yang sama sebagai post-test. Hasil Penelitian: Menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan kesehatan gigi dan mulut yang signifikan setelah dilakukan penyuluhan, didapatkan bahwa t-hitung sebesar 7,655 lebih besar dari pada t-tabel 2,002 dengan nilai P-Value 0,000 (< 0,05). Kesimpulan: Bahwa t-hitung lebih besar dari t-tabel maka Ha diterima yaitu ada pengaruh penyuluhan kesehatan cara menyikat gigi menggunakan media boneka bergigi. Saran: diharapkan kepada guru dan petugas kesehatan dapat menggunakan media boneka bergigi sebagai alat penyuluhan kesehatan dan orang tua perlu dilibatkan dalam upaya meningkatkan kesadaran kesehatan gigi dan mulut pada anak-anak