J-PiMat : Jurnal Pendidikan Matematika
Journal of Mathematics Education (J-PiMat) (e-ISSN: 2684-7981) is a scientific journal that publishes scientific articles from research, literature studies, ideas, theoretical applications, critical analysis studies, and class action studies in the science of Mathematics Education. J-PiMat publishes twice a year, May and November, published by the Mathematics Education Program, Teacher Training and Education Faculty, STKIP Persada Khatulistiwa Sintang, Indonesia.
Articles
24 Documents
Search results for
, issue
"Vol 5, No 2 (2023): J-PiMat"
:
24 Documents
clear
PENGEMBANGAN SOAL PISA MATERI BANGUN RUANG KUBUS UNTUK SMP
Dian Apriani;
Risda Intan Sistyawati
J-PiMat : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2023): J-PiMat
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika STKIP Persada Khatu;istiwa Sintang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31932/j-pimat.v5i2.2919
Pendidikan memiliki peran vital dalam membangun sebuah bangsa. Negara-negara dengan sistem pendidikan berkualitas menghasilkan sumber daya manusia yang kompeten dan inovatif. Program for International Student Assessment (PISA) adalah uji kompetensi internasional yang mengukur kemampuan siswa dalam matematika, sains, dan membaca. Namun, hasil PISA di Indonesia masih rendah, terutama dalam matematika. Penelitian ini berfokus pada pengembangan soal PISA tentang bangun ruang kubus untuk siswa SMP. Metode penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan tahapan tahap preliminary, self-evaluation, prototyping (validasi, evaluasi, dan revisi), dan uji coba lapangan. Tujuh pakar menguji validitas isi dan butir tes soal. Hasil menunjukkan 5 dari 6 soal memiliki validitas dan reliabilitas tinggi, serta tingkat kesukaran yang beragam. Analisis kemampuan pemecahan masalah siswa menunjukkan variasi tingkat kemampuan, dari sangat tinggi hingga sangat rendah. Soal PISA yang dikembangkan telah memenuhi kriteria validitas, reliabilitas, dan kesukaran. Rekomendasi bagi pengembang soal PISA adalah memperhatikan karakteristik soal dan memastikan relevansi dengan kurikulum. Mempelajari tipe soal PISA juga disarankan agar siswa dapat meningkatkan kemampuan matematisnya. Pengembangan soal PISA yang lebih lanjut diharapkan dapat meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia dan memberikan kontribusi positif pada dunia pendidikan global.
Analisis Kesalahan Fong Siswa Tipe Reflektif dalam Penyelesaian Masalah Transformasi Geometri
Ainun Nabilah;
Toto’ Bara Setiawan;
Lela Nur Safrida;
Titik Sugiarti;
Randi Pratama Murtikusuma
J-PiMat : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2023): J-PiMat
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika STKIP Persada Khatu;istiwa Sintang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31932/j-pimat.v5i2.2824
Masalah merupakan bagian dari kehidupan baik bersumber dari dalam diri maupun lingkungan. Pada pembelajaran matematika, siswa banyak mengalami kesulitan dalam pemahaman konsep dan penerapan prinsip selama menyelesaikan masalah. Adanya kesulitan ini membuat siswa mengalami kesalahan. Kesalahan yang dibuat oleh siswa dalam penyelesaian masalah matematika dapat dijadikan gambaran mengenai sejauh mana pemahaman siswa atas pokok bahasan tertentu, sehingga analisis kesalahan perlu dilakukan. Terdapat banyak faktor yang mendorong siswa untuk membuat kesalahan dalam proses pemecahan masalah, salah satunya adalah gaya kognitif. Gaya kognitifterbagi menjadi gaya kognitif impulsif dan reflektif. Transformasi geometri merupakanpokok bahasan geometri yang dipelajari di sekolah, akan tetapi masih banyak siswa yang kesulitan dalam menyelesaikan masalah transformasi geometri. Berdasarkan haltersebut, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan siswa bergaya kognitifreflektif dalam menyelesaikan masalah transformasi geometri dengan menggunakan analisis kesalahan Fong’s Schematic Model for Error Analysis. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah 4 orang siswa kelas XII MIPA 1 SMA Negeri 3 Jember dengan gaya kognitif tipe reflektif yang telah diseleksi. Data dikumpulkan dengan metode tes dan wawancara. Hasilnya, siswa tipe reflektif melakukan kelima kategori kesalahan fong tingkat pertama.
Pengembangan Aplikasi EKSIMATH Terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Pada Materi Eksponen Kelas X
silvia fazriwati;
Nurmaningsih Nurmaningsih;
Wandra Irvandi
J-PiMat : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2023): J-PiMat
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika STKIP Persada Khatu;istiwa Sintang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31932/j-pimat.v5i2.2883
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat kelayakan pengembangan aplikasi EKSIMATH yang dilihat dari tingkat kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan. Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan dengan model pengembangan yang digunakan adalah ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 1 Tanah Pinoh dengan subjek penelitian adalah siswa kelas X berjumlah 32 siswa. instrumen yang digunakan berupa lembar validasi, angket respon, dan soal posttest kemampuan komunikasi matematis. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa aplikasi EKSIMAT yang dikembangkan layak untuk digunakan dalam pembelajaran. Hal ini dilihat dari tingkat kevalidan yang mencapai kriteria valid yaitu 83% untuk validasi media dan 81% untuk validasi materi. Tingkat lepraktisan mencapai kriteria sangat praktis dengan respon siswa dan guru mencapai 90%. Sedangkan untuk keefektifan mencapai kriteria efektif dengan hasil posttest mencapai 83,20%.
PENGARUH PENGGUNAAN SPSS TERHADAP HASIL BELAJAR MAHASISWA PADA MATERI STATISTIKA INFERENSIA
Yumi Sarasanti;
Nopita Sari;
Melinda Rismawati
J-PiMat : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2023): J-PiMat
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika STKIP Persada Khatu;istiwa Sintang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31932/j-pimat.v5i2.2764
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan SPSSterhadap hasil belajar, dan mengetahui pengaruh motivasi belajar mahasiswa yang menggunakan SPSS. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen pada pembelajaran mata kuliah Statistik dengan jumlah sampel 76 mahasiswa. Hasil uji Regresi Linier menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan penggunaan SPSS terhadap hasil belajar mahasiswa.
Kajian Etnomatematika Ritual Gawai Budaya Tak Kasat Mata Suku Dayak Bidayuh-Somu
Kandida Maro Rayo;
Yuniarti Essi Utami
J-PiMat : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2023): J-PiMat
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika STKIP Persada Khatu;istiwa Sintang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31932/j-pimat.v5i2.2793
Budaya tak kasat mata adalah praktik-praktik sosial berupa kegiatan ritual keagamaan. Kegiatan ritual keagamaan yang dimaksud adalah kegiatan ritual gawai yang dilaksanakan oleh suku Dayak BidayuhSomu di Desa Sebuduh Kecamatan Kembayan. Ritual gawai dari hasil penelitian sebelumnya beberapa tahapan sudah mulai tidak dilaksanakan akibat dari penggiat budaya atau pelaksana ritual sudah semakin berkurang. Secara dokumentasi untuk pengetahuan generasi muda tentang budaya lokal semakin tergerus akibat budaya luar yang banyak digandrungi sekarang. Pembelajaran adalah media yang tepat untuk mengkampanyekan kecintaan atas budaya lokal. Urgensi dari penelitian ini yaitu : (a) terdapat keperluan mendesak dalam mengambil data, mendokumentasikan, dan mempublikasikan budaya lokal masyarakat sebagai tanggung jawab teoritis dalam melestarian budaya lokal, (b) hasil penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar pendukung sebagai pembelajaran di dalam kelas, dan (c) menjadi pondasi untuk memperkenalkan kearifan lokal dan memperkenalkan etnomatematika secara mudah melalui bahan ajar yang dikembangkan dan akan dipublikasikan pada literatur ilmiah (jurnal). Kata Kunci: Etnomatematika, Budaya tak kasat mata, ritual gawai
Kemampuan Literasi Matematika Ditinjau dari Self Efficacy Siswa
Rahmat Winata;
Muhammad Rizaldi;
Yoan Theasy
J-PiMat : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2023): J-PiMat
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika STKIP Persada Khatu;istiwa Sintang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31932/j-pimat.v5i2.2829
Kemampuan literasi matematika merupakan hal penting dikuasai oleh siswa sehingga siswa dapat menggunakan konsep matematika dalam kehidupan sehari-hari. Perkembangan kemampuan literasi matematika tidak lepas dari masalah psikologi dalam diri siswa yaitu self efficacy. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan kemampuan literasi matematika siswa kelas VIII A SMP Muhammadiyah Palangka Raya ditinjau dari self efficacy. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Metode pengambilan data yang digunakan adalah metode kuisioner, tes, dan wawancara. Berdasarkan hasil analisis diperoleh bahwa siswa dengan Self Efficacy tinggi sangat baik pada aspek formulate, employ, dan interpret. Siswa dengan Self Efficacy sedang cukup baik pada aspek formulate dan employ serta sangat baik pada aspek interpret. Sedangkan siswa dengan Self Efficacy rendah sangat baik pada aspek formulate dan kurang baik pada aspek employ dan interpret. Penelitian ini diharapkan menjadi referensi bagi pembelajaran matematika di sekolah yang tidak hanya berfokus memahami konsep matematika namun juga siswa diharapkan mampu menerapkan konsep matematika dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, guru juga dapat menekankan pentingnya self efficacy dalam pembelajaran.
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Ditinjau Dari Gaya Belajar
dwi putri darmayani;
Yadi Ardiawan;
Yudi Darma
J-PiMat : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2023): J-PiMat
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika STKIP Persada Khatu;istiwa Sintang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31932/j-pimat.v5i2.2885
Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 1 Embaloh Hilir, Kabupaten Kapuas Hulu dengan subjek yang digunakan adalah siswa kelas IX berjumlah 44 siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan bentuk penelitian studi kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah siswa yang ditinjau dari gaya belajar. Dari penelitian didapat bahwa siswa dengan kemampuan pemecahan masalah tinggi berjumlah 23 siswa, kemampuan sedang 7 siswa, dan kemampuan rendah 14 siswa. untuk gaya belajar, siswa dengan gaya belajar visual 18 siswa, auditorial 12 siswa, dan kinestetik 14 siswa. Berdasarkan hal tersebut kemudian diambil 3 siswa gaya belajar dengan tingkat kemampuan pemecahan belajar tinggi, sedang, rendah. Siswa dengan gaya belajar visual adalah B12, B6, dan B23. Siswa dengan gaya belajar auditorial adalah A22, B3, dan B5. Sedangkan siswa dengan gaya belajar kinestetik adalah A7, A19, dan B18.
Implementasi Teori Bruner untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Asepk Kognitif
Addaliananda Beta Yustika;
Ariani Hesti;
Mirza Ade
J-PiMat : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2023): J-PiMat
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika STKIP Persada Khatu;istiwa Sintang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31932/j-pimat.v5i2.2769
Penelitian ini dilandasi hasil survei yang menunjukkan hasil tes matematika siswa masih rendah. Disusunlah penelitian tindakan kelas (PTK) ini untuk meningkatkan hasil belajar siswa khusunya kelas VII F SMP Negeri 19 Pontianak melalui implementasi teori belajar Bruner. PTK dilaksanakan mengacu pada model yang dikembangkan oleh Kemmis & Mc Taggart sebanyak 2 siklus. Untuk memperoleh data digunakan tes tertulis berbentuk uraian dan diperoleh hasil pada siklus terakhir rata-rata klasikal Siswa mencapai 76,33 dengan presentase siswa yang memperoleh skor di atas kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran adalah 66,67%. Siklus 1 terjadi peningkatan nilai rata-rata klasikal sebesar 8,09 dan siklus 2 serta juga terjadi peningkatan persentase siswa yang memperoleh skor di atas KKTP siklus 1 sebesar 25,5 % dan siklus 2 sebesar 26,05 % jika dibandingkan dengan sebelum tindakan. Dengan demikian, dapat disimpulkan terjadi peningkatan hasil belajar siswa melalui implenamun teori Bruner namun belum optimalPenelitian ini dilandasi hasil survei yang menunjukkan hasil tes matematika siswa masih rendah. Disusunlah penelitian tindakan kelas (PTK) ini untuk meningkatkan hasil belajar siswa khusunya kelas VII F SMP Negeri 19 Pontianak melalui implementasi teori belajar Bruner. PTK dilaksanakan mengacu pada model yang dikembangkan oleh Kemmis & Mc Taggart sebanyak 2 siklus. Untuk memperoleh data digunakan tes tertulis berbentuk uraian dan diperoleh hasil pada siklus terakhir rata-rata klasikal Siswa mencapai 76,33 dengan presentase siswa yang memperoleh skor di atas kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran adalah 66,67%. Siklus 1 terjadi peningkatan nilai rata-rata klasikal sebesar 8,09 dan siklus 2 serta juga terjadi peningkatan persentase siswa yang memperoleh skor di atas KKTP siklus 1 sebesar 25,5 % dan siklus 2 sebesar 26,05 % jika dibandingkan dengan sebelum tindakan. Dengan demikian, dapat disimpulkan terjadi peningkatan hasil belajar siswa melalui implenamun teori Bruner namun belum optimal.
ANALISIS KEMAMPUAN REPRESENTASI MATEMATIS SISWA SMP DITINJAU DARI HABITS OF MIND
Yugi Hilmi
J-PiMat : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2023): J-PiMat
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika STKIP Persada Khatu;istiwa Sintang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31932/j-pimat.v5i2.2906
Penelitian ini dilatarbelakangi belum berkembangya kemampuan siswa dalam mengungkapkan ide matematis dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan representasi matematis siswa SMP ditinjau dari habits of mind. Subjek penelitian ini terdiri dari 3 siswa SMPN 1 Singaparna kelas VII. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes kemampuan representasi matematis, angket habits of mind dan pedoman wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa habits of mind tinggi sudah mampu mengungkapkan ide-ide matematis dalam menyelesaikan masalah dalam bentuk representasi visual (membuat gambar untuk memperjelas masalah), representasi simbolik (membuat persamaan matematis) dan representasi verbal (menuliskan langkah-langkah penyelesaian dengan kata-kata) dengan baik. Siswa habits of mind sedang sudah mampu untuk mengungkapakan ide dalam bentuk representasi simbolik dan representasi visual dengan baik tetapi untuk representasi verbal masih kurang. Siswa habits of mind kurang hanya mampu untuk mengungkapkan ide-ide matematis dalam bentuk representasi simbolik saja. Kesimpulannya capaian indikator kemampuan representasi matematis siswa SMPN 1 Singaparna berbeda-beda berdasarkan kebiasaan berpikirnya. Kata Kunci: Representasi Matematis, Habits of Mind, Bangun Datar
Pengembangan Game Education Ular Tangga Materi Peluang Terhadap Kemampuan Pemahaman Matematis
Rizki Fadli;
Hartono Hartono;
Wandra Irvandi
J-PiMat : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2023): J-PiMat
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika STKIP Persada Khatu;istiwa Sintang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31932/j-pimat.v5i2.2836
Penelitian ini bertujuan untuk melihat kelayakan pengembangan game edukasi ular tangga terhadap kemampuan pemahaman matematis siswa berdasarkan tingkat kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 7 Satap Selimbau dengan suibjek penelitian adalah siswa kelas VIII berjumlah 12 siswa. Model pengembangan yang digunakan adalat rancangan tahap ADDIE (Analysis, Design, Develompent, Implementation, dan Evaluation). Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar validasi, angket respon, dan lembar soal pretest dan posttest. Hasil validasi media dan materi oleh validator ahli terhadap game edukasi ulartangga menunjukan rata – rata persentase 86,14% dengan kriteria “sangat valid”. Untuk hasil persentase angket respon guru mendapat 94,54% dan rata – rata persentase angket respon siswa 91,48% dengan kriteria masing-masing “sangat praktis”. Terakhir untuk hasil keefektifan siswa mendapat rata – rata persentase 82,14% dengan kriteria “efektif”. Dari hasil ini dapat disimpulkan bahwa game edukasi ular tangga terhadap kemampuan pemahaman matematis siswa layak digunakan dalam pembelajaran dikelas.