cover
Contact Name
Wa Mina La Isa
Contact Email
p3m@stikesnh.ac.id
Phone
+6281393755979
Journal Mail Official
wamina@stikesnh.ac.id
Editorial Address
Jl. Perintis Kemerdekaan VIII, No. 24, Makassar
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
ISSN : 23021721     EISSN : 23022531     DOI : https://doi.org/10.35892/dijk
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis merupakan jurnal yang diterbitkan oleh STIKES Nani Hasanuddin Makassar dengan pISSN : 2302-1721 dan eISSN : 2302-2531 yang terbit 4 Kali dalam satu tahun setiap Februari, Mei, Agustus dan November. Nursing Inside Community merupakan jurnal akses terbuka, peer-review yang mempertimbangkan artikel tentang aspek tertentu dari penelitian, pendidikan dan praktek keperawatan serta kesehatan pada umumnya. Scope jurnal ini yaitu bidang ilmu kesehatan pada umumnya, baik itu keperawatan, kesehatan masyarakat, gizi, kebidanan, farmasi dan ilmu kesehatan lainnya.
Articles 499 Documents
GAMBARAN PENGETAHUAN DAN MOTIVASI KERJA PMO PADA PENDERITA TB PARU DI BBKPM MAKASSAR Ningsih, Sulastri; Kasim, Jamila; Yasir, Muhammad
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 15 No. 3 (2020): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tuberkulosis atau TB adalah suatu penyakit menular yang disebabkan oleh basil Mikobakterium Tuberkulosis yang merupakan salah satu penyakit saluran pernapasan bagian bawah yang sebagian basil tuberkulosis masuk ke dalam jaringan paru melalui airbone infection. Tujuan dari penelitian ini adalah diketahuinya gambaran pengetahuan dan motivasi kerja Pengawas Menelan Obat pada penderita TB Paru di Balai Besar Kesehatan Paru Masyarakat (BBKPM) Makassar. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode deskriptif. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 45 orang.Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah non probability sampling yaitu purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 30 responden. Analisa data yang digunakan analisa univariat dengan tampilan dalam bentuk distribusi frekuensi. Hasil penelitian didapatkan bahwa dari total 30 responden (100%) yang diteliti, yang memiliki tingkat pengetahuan yang baik sebanyak 26 responden (87%) dan yang memiliki tingkat pengetahuan yang kurang sebanyak 4 responden (13%). Sedangkan yang mempunyai motivasi yang baik sebanyak 23 responden (77%) dan yang mempunyai motivasi yang kurang sebanyak 7 responden (23%). Disimpulkan bahwa dari hasil penelitian tentang gambaran pengetahuan dan motivasi kerja Pengawas Menelan Obat pada penderita TB Paru di Balai Besar Kesehatan Paru Masyarakat (BBKPM), didapatkan bahwa Pengawas Menelan Obat didominasi memiliki pengetahuan dan motivasi yang baik.
HUBUNGAN GAYA HIDUP DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI DI PUSKESMAS SABUTUNG KABUPATEN PANGKEP Arifin, Bustang; Zaenal, Syaifuddin; Irmayani
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 15 No. 3 (2020): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tekanan darah yang tinggi merupakan faktor resiko yang kuat dan penting untuk penyakit-penyakit kardiovaskuler dan penyakit ginjal, seperti penyakit jantung koroner, gagal jantung, dan gagal ginja. Tekanan darah yang tinggi dapat dipengaruhi oleh faktor genetik, faktor lingkungan dan interaksi antara kedua faktor tersebut. Berdasarkan penyebab hipertensi dapat dibagi menjadi dua kelompok besar yaitu hipertensi esensial atau hipertensi primer, yaitu hipertensi dengan penyebab yang belum diketahui dengan jelas dan hipertensi sekunder, dimana hipertensi terjadi sebagai akibat dari penyakit lain Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan gaya hidup dengan kejadian hipertensi di Puskesmas Sabutung Kabupaten Pangkep. Penelitian ini menggunakan metode penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional study dan dilaksanakan di Puskesmas Sabutung Kabupaten Pangkep pada tanggal 12 Desember 2018 sampi 12 Januari 2019. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien yang berobat di Puskesmas Sabutung sebanyak 70 populasi. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 41 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hubungan antara gaya hidup pola makan dengan kejadian hipertensi (p=0,024) dan hubungan antara gaya hidup latihan fisik dengan kejadian hipertensi (p=0,028). Kesimpulan penelitian ini adalah ada hubungan antara gaya hidup pola makan dan latihan fisik dengan kejadian hipertensi di Puskesmas Sabutung Kabupaten Pangkep.
HUBUNGAN PENERAPAN MANAJEMEN TERPADU BALITA SAKIT DENGAN KEJADIAN DIARE PADA ANAK USIA 2-60 BULAN DI PUSKESMAS PACCERAKKANG KOTA MAKASSAR Nurlaela; Darwis; Dewi, Indra
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 15 No. 3 (2020): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit diare merupakan penyebab utama kematian kedua di Dunia. Diare dapat berlangsung beberapa hari dan dapat mengakibatkan dehidrasi air dan garam yang diperlukan untuk bertahan hidup. Bagi kebanyakan orang, dehidrasi berat dan kehilangan cairan adalah penyebab utama kematian diare. Sekarang, penyebab lain seperti infeksi bakteri septik kemungkinan akan menyebabkan peningkatan proporsi kematian terkait diare. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan penerapan Manajemen Terpadu Balita Sakit (MTBS) dengan kejadian diare pada anak usia 2-60 bulan di Puskesmas Paccerakkang Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional study dan dilaksanakan di Puskesmas Paccerakkang Kota Makassar pada pada tanggal 17 Desember 2018 sampai 17 Januari 2019. Populasi dalam penelitian ini adalah semua anak usia 2-60 bulan yang pernah mengalami diare yang datang berkunjung di Puskesmas Paccerakkang Kota Makassar. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah accidental sampling dengan jumlah sampel sebanyak 30 sampel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa responden yang memiliki penerapan MTBS baik berjumlah 21 responden, dimana terdapat 15 responden (71,4%) yang anaknya sembuh dari diare dan 6 responden (28,6%) yang anaknya tidak sembuh dari diare. Sedangkan responden yang memiliki penerapan MTBS kurang berjumlah 9 responden, dimana terdapat 2 responden (22,2%) yang anaknya sembuh dari diare dan 7 responden (77,8%) yang anaknya tidak sembuh dari diare. Hasil uji statistik dengan Chi-square diperoleh nilai p=0,018. Kesimpulan penelitian ini adalah ada hubungan penerapan Manajemen Terpadu Balita Sakit (MTBS) dengan kejadian diare pada anak usia 2-60 bulan di Puskesmas Paccerakkang Kota Makassar.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI SIKAP IBU TERHADAP PEMBERIAN IMUNISASI CAMPAK DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TAMALANREAKOTA MAKASSAR Fitrah, Wardhal; Nurbaya, Sitti; Haskas, Yasir
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 15 No. 3 (2020): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Campak merupakan penyakit infeksi yang sangat menular (infeksius) yang disebabkan oleh virus, pada umumnya menyerang anak-anak serta merupakan penyakit endemis dibanyak belahan dunia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi sikap ibu terhadap pemberian imunisasi campak di wilayah kerja puskesmas tamalanrea kota makassar. Penelitian ini menggunakan analitic observasional dengan rancangan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, didapatkan 42 responden.Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Data yang terkumpul kemudian diolah dan dianalisi dengan menggunakan komputer program miscrosoft excel dan program statistik (SPSS). Analisis data mencakup analisis univariat dengan mencari distribusi frekuensi, analisis bivariat dengan uji chi-quare (0,05) untuk mengetahui hubungan antar variabel. Hasil analisis bivariat di dapatkan tidak ada hubungan motivasi dengan sikap ibu dalam pemberian imunisasi campak dengan nilai (ρ=0,079), tidak terdapat hubungan pengetahuan dengan sikap ibu dalam pemberian imunisasi campak dengan nilai (ρ=0,067), terdapat hubungan budaya dengan sikap ibu dalam pemberian imunisasi campak dengan nilai (ρ=0,001).
GAMBARAN PENGETAHUAN ORANG TUA TERHADAP PENCEGAHAN KEKURANGAN DOCOSA HEXAENOIC ACID (DHA) PADA ANAK USIA 4-8 TAHUN DI DUSUN BILAYA DESA PALLANTIKANG KABUPATEN GOWA Purnomo, Sigit; Darmawan, Sri; Aminah, Hj. St.
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 15 No. 3 (2020): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mengingat gizi merupakan faktor penting dalam pola tumbuh kembang anak, maka memperhatikan kebutuhan dan porsi pemberian menjadi wajib bagi orang tua. Riset Kesehatan Dasar, status gizi kurang 13.8% dan buruk 3.9%, sedang proporsi gizi buruk dan kurang dari seluruh provinsi Indonesia berada diposisi 17,7%, Sedang di Sulawesi Selatan pada tahun 2017 gizi buruk 4.5% dan gizi kurang 15.2% hal ini memberikan efek resiko tinggi balita kurus 20.6%. Tujuan penelitian ini untuk Mengetahui gambaran pengetahuan orang tua terhadap pencegahan kekurangan DHA pada anak usia 4-8 tahun di Dusun. Bilaya, Desa. Pallantikang, Kabupaten. Gowa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 39 responden. tekhnik pengambilan sampel menggunakan total sampling, Instrumen yang digunakan adalah lembar kuesioner. Data dianalisis menggunakan SPSS dan menggunakan analisa univariat dengan Hasil penelitian menunjukkan bahwa presentase tertinggi, umur paling banyak adalah 18-25 tahun dengan jumlah responden sebanyak 19 responden (48,7%), Pendidikan SMP-SMA dengan jumlah 27 responden (69,2%). kelompok IRT dengan jumlah 18 responden (46,2%). kesimpulan bahwa gambaran pengetahuan orang tua orang tua terhadap pencegahan kekurangan docosa hexaenoic acid (DHA) pada anak usia 4-8 tahun, baik dengan persentase 74,4% (29 responden), beberapa faktor yang mempengaruhi pengetahuan orang tua terhadap pencegahan kekurangan docosa hexaenoic acid (DHA) yakni umur, pendidikan dan pekerjaan.
HUBUNGAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK PERAWAT DENGAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN DI RUANG RAWAT JALAN RUMAH SAKIT GMIM KALOORAN AMURANG Mongi, Thirsa O.
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 15 No. 3 (2020): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keluhan yang sering disampaikan oleh pasien yang tidak puas adalah kurangnya komunikasi dari perawat dan ketidak jelasan akan proses perawatan, sehingga pasien akan mengeluhkan lamanya waktu menunggu perawat setelah proses masuk ruangan perawatan, lamanya perawat menjawab panggilan pasien, sikap perawat yang tidak bersahabat, kurang memberikan pendidikan kesehatan untuk perawatan dirumah, perawat kurang perhatian, perawat tidak menjelaskan tentang program pengobatan dan proses penyakit. Tujuan penelitian yaitu diketahui hubungan komunikasi terapeutik perawat dengan kepuasan pasien di Ruang Rawat Inap Rumah SakitGMIM Kalooran Amurang. Jenis penelitian yaitu deskriptif analitik dengan metode pendekatan yang digunakan adalah cross sectional Study, waktu pada bulan Mei 2020 dan tempat penelitian di Rumah Sakit GMIM Kalooran Amurang. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh paaien yang dirawat diruang rawat jalan .Rumah Sakit GMIM Kalooran Amurang berjumlah 42 responden. Hasil penelitian berdasarkan uji statistik yang digunakan adalah uji Chi Square dengan derajat kepercayaan 95% bila .Hasil penelitian nilai P = 0,002 yaitu lebih kecil dari nilai α = 0,05. Kesimpulan dari hasil penelitian terlihat bahwa sebagian besar perawat memiliki komunikasi terapeutik yang baik. Dari hasil penelitian terlihat bahwa sebagian besar pasien merasa puas dengan pelayanan kesehatan, Saran penelitian ini diharapkan Penelitian ini diharapkan dapat membantu kita lebih memahami tentang hubungan antara perawat pasien yang terapeutik.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI WANITA MENOPAUSE DENGAN KEJADIAN KANKER PAYUDARA DI RSUD SYEKH YUSUF GOWA Syamsuryanita
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 15 No. 3 (2020): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meningkatnya kejadian kanker payudara disebabkan kurangnya keinginan melakukan deteksi secara dini. Upaya untuk mengajak masyarakat melakukan deteksi dini masih banyak berasal dari kelompok-kelompok yang peduli, umumnya lembaga swadaya masyarakat, lembaga penelitian atau perorangan Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mencari analisis faktor yang mempengaruhi wanita menopause dengan kejadian kanker payudara di RSUD Syekh Yusuf Gowa Tahun 2018. Jenis penelitian yang digunakan adalah Case Control Study. Populasi dalam penelitian ini adalah semua wanita yang terdiagnosa kanker dan tidak terdiagnosa kanker sebanyak 52 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah wanita yang terdiagnosa kanker payudara dan yang tidak terdiagnosa kanker payudara di RSUD Syekh Yusuf Gowa tahun 2018 sebanyak 52 orang dengan perbandingan 1 : 1 yaitu 26 orang yang mengalami kanker payudara dan 26 orang yang tidak mengalami kanker payudara dengan tehnik Total Sampling.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh antara umur dengan kejadian kanker payudara pada wanita menopause. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh antara usia saat menarche dengan kejadian kanker payudara pada wanita menopause. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh antara status pernikahan dengan kejadian kanker payudara pada wanita menopause. Diharapkan kepada tenaga kesehatan dapat meningkatkan pemahaman kepada masyarakat tentang bahaya kanker payudara terutama pada umur berisiko tinggi yang dapat menyebabkan terjadinya kanker payudara. Untuk usia saat menarche berisiko tinggi dan usia menarche risiko tinggi dan status pernikahan agar senantiasa melakukan pemeriksaan baik dengan melakukan mammografi ataupun pemeriksaan USG.
HUBUNGAN PEMBERIAN BANTUAN CARA MENYUSUI YANG BENAR DAN ANJURAN MENYUSUI ON DEMAND DENGAN CAKUPAN ASI EKSKLUSIF DI KABUPATEN PANGKEP Nasriani
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 15 No. 3 (2020): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ASI Eksklusif adalah pemberian ASI saja selama enam bulan pertama tanpa minuman atau makanan tambahan lain. Setelah 6 bulan, pemberian ASI dengan makanan pendamping ASI, lalu ASI dilanjutkan sampai dengan dua tahun atau lebih. ASI mengandung protein yang berfungsi melindungi bayi dari infeksi kuman sehingga dapat mengurangi angka kematian bayi yang disebabkan oleh penyakit seperti radang paru-paru serta mempercepat proses penyembuhan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pemberian bantuan cara menyusui yang benar dan anjuran meyusui on demand dengan cakupan ASI Eksklusif. Penelitian ini adalah observasional analitik dengan rancangn cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah kepala puskesmas /penanggung jawab program dan ibu post partum yang berada di seluruh puskemas Kabupaten Pangkep yaitu sebanyak 23 puskesmas. Penarikan sampel dari populasi penelitian dilakukan dengan cara purposive sampling yaitu puskesmas yang memiliki rawat inap di kabupaten pangkep sebanyak 22 puskesmas. Pengumpulan data dilakukan dengan cara melihat laporan ASI Eksklusif Dinas Kesehatan Kabupaten Pangkep, pembagian kuesioner, wawancara kemudian diolah dengan menggunakan program SPSS dengan uji chi square. Teknik analisa data dengan menggunakan uji univariat, bivariat dan multivariate dengan metode forward stepwice (conditional). Berdasarkan hasil analisis hubungan cara menyusui yang benar dengan cakupan ASI Eksklusif diperoleh nilai p=1,000 (p>0,05) berarti Ho diterima. Hal ini menunjukkan bahwa tidak ada hubungan pemberian bantuan cara menyusui yang benar dengan cakupan ASI Eksklusif. Sedangkan hubungan menyusui On Demand dengan cakupan ASI Eksklusif diperoleh nilai p=0,040 (p<0,05) berarti Ho ditolak. Hal ini menunjukkan bahwa ada hubungan pelaksanaan anjuran menyusui On Demand dengan cakupan ASI Eksklusif.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU NIFAS TERHADAP PELAKSANAAN MANAJEMEN LAKTASI DI RUANG PERAWATAN NIFAS RSKD IBU DAN ANAK PERTIWI MAKASSAR Irtawati; Suhartatik; Hasriana
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 15 No. 3 (2020): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manajemen laktasi adalah segala daya upaya yang dilakukan untuk membantu ibu mencapai keberhasilan dalam menyusui bayinya. Manajemen laktasi dimulai dari masa kehamilan (antenatal), saat segera bayi lahir, masa neonatus, masa menyusui selanjutnya (post natal), sehingga keberhasilan menyusui dapat dicapai dengan baik dan bayi memperoleh kondisi gizi dan kesehatan yang optimal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap ibu nifas terhadap pelaksanaan manajemen laktasi di RSKD ibu dan anak pertiwi Makassar. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Survay Analtik dengan pendekatan cross sectional study dan dilaksanakan pada tanggal 11 Desember 2017 sampai 11 Januari 2018. Populasi kasus dalam penelitian ini adalah semua ibu nifas yang menjalani perawatan di RSKD Ibu dan Anak Pertiwi Makassar. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah Accidental Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 35 orang yang menjalani pengobatan dan perawatan. Hasil penelitian ini menunjukkan pengetahuan ibu nifas (ρ=0,01), sikap ibu nifas (ρ=0,01), pelaksanaan manajemen laktasi (ρ=0,01). Kesimpulan dari penelitian ini adalah Pengetahuan ibu tentang manajemen laktasi berhubungan dengan pelaksanaan manajemen laktasi di RSKD Ibu dan Anak Pertiwi Makassar. Sikap ibu tentang manajemen laktasi berhubungan dengan pelaksanaan manajemen laktasi di RSKD Ibu dan Anak Pertiwi Makassar. Diharapkan petugas kesehatan mempertahankan melakukan pendidikan kesehatan seperti penyuluhan tentang ASI Eksklusif, IMD, dan mendemonstrasikan secara langsung praktik menyusui yang baik dan benar, serta membantu ibu dalam mengatasi masalah-masalah dalam menyusui.
HUBUNGAN DISMENORE DENGAN AKTIVITAS BELAJAR SISWI DI SMA NEGERI 1 SUNGGUMINASA GOWA Firawati
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 15 No. 3 (2020): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dismenore merupakan gangguan menstruasi yang sering dialami oleh remaja putri. Dismenore ditandai dengan nyeri perut bagian bawah dan dapat disertai dengan gejala lainnya. Dismenore juga menyebabkan perubahan emosional seperti tidak mampu berkonsentrasi, dan perubahan mood yang berubah-ubah.. Dismenore sangat berdampak pada aktivitas belajar siswi disekolah menjadi terganggu dan tidak jarang hal ini membuat mereka tidak masuk sekolah. Selain itu dismenore menyebabkan siswi tidak dapat berkosentrasi belajar dan motivasi belajar akan menurun.Intensitas nyeri dismenore yang dirasakan pada setiap remaja putri berbeda-beda. Tujuan dari penelitian ini adalah di ketahuinya hubungan dismenore dengan aktivitas belajar di SMA Negeri 1 Sungguminasa Gowa. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Teknik pengambilan sampel adalah teknik insidental sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswi kelas X MIPA dan BHS sebanyak 328 orang dan didapatkan 86 sampel sesuai dengan kriteria inklusi. Pengumpulan data dilakukan dengan mengunakan kuesioner dan wawancara. Data yang telah terkumpul diolah dan dianalisis dengan analisis univariat dan analisis bivarat. Penelitian menggunakan uji korelasi dan di dapatkan nilai signifikansi sebesar 0,000 yang artinya nilainya lebih kecil dari 0,05 sehingga ada hubungan dismenore dengan aktivitas belajar. Dan nilai person correlation diperoleh nilai r = 0,559 nilai tersebut berada di antara 0,41-0,60 artinya tingkat hubungan dismenore dengan aktivitas belajar siswi di SMA Negeri 1 Sungguminasa Gowa termasuk kategori kolerasi sedang. Kesimpulan penelitian ini yaitu ada hubungan dismenore dengan aktivitas belajar siswi di SMA Negeri 1 Sungguminasa Gowa. Saran Di harapkan kepada guru untuk memberikan kesempatan beristrirahat kepada siswi yang sedang mengalami dismenore atau menyarankan untuk memeriksakan kesehatan siswi di tenaga kesehatan dan Bagi pelajar diharapkan untuk lebih menjaga kesehatan untuk mengurangi rasa nyeri dismenore agar tidak mengganggu aktivitas belajar

Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 21 No. 1 (2026): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 20 No. 4 (2025): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 20 No. 3 (2025): Diagnosis : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 20 No. 2 (2025): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 20 No. 1 (2025): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 19 No. 4 (2024): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 19 No. 3 (2024): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 19 No. 2 (2024): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 19 No. 1 (2024): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 18 No. 3 (2023): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 18 No. 2 (2023): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 18 No. 1 (2023): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 17 No. 4 (2022): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 17 No. 3 (2022): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 17 No. 2 (2022): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 17 No. 1 (2022): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 16 No. 4 (2021): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 16 No. 3 (2021): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 16 No. 2 (2021): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 16 No. 1 (2021): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 15 No. 4 (2020): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 15 No. 3 (2020): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 15 No. 2 (2020): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 15 No. 1 (2020): Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis Vol. 15 No. 1 (2020): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 14 No. 4 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis Vol. 14 No. 4 (2019): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 14 No 4 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis Vol 14 No 3 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis Vol. 14 No. 3 (2019): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 14 No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis Vol. 14 No. 2 (2019): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 14 No 1 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis Vol. 14 No. 1 (2019): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 13 No. 6 (2019): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 13 No 6 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis Vol 13 No 5 (2018): Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis Vol. 13 No. 5 (2018): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 10 No. 6 (2017): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 10 No. 3 (2017): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 10 No. 2 (2017): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 10 No 2 (2017): Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis Vol. 9 No. 3 (2016): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 8 No. 1 (2016): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan More Issue