cover
Contact Name
Wa Mina La Isa
Contact Email
p3m@stikesnh.ac.id
Phone
+6281393755979
Journal Mail Official
wamina@stikesnh.ac.id
Editorial Address
Jl. Perintis Kemerdekaan VIII, No. 24, Makassar
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
ISSN : 23021721     EISSN : 23022531     DOI : https://doi.org/10.35892/dijk
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis merupakan jurnal yang diterbitkan oleh STIKES Nani Hasanuddin Makassar dengan pISSN : 2302-1721 dan eISSN : 2302-2531 yang terbit 4 Kali dalam satu tahun setiap Februari, Mei, Agustus dan November. Nursing Inside Community merupakan jurnal akses terbuka, peer-review yang mempertimbangkan artikel tentang aspek tertentu dari penelitian, pendidikan dan praktek keperawatan serta kesehatan pada umumnya. Scope jurnal ini yaitu bidang ilmu kesehatan pada umumnya, baik itu keperawatan, kesehatan masyarakat, gizi, kebidanan, farmasi dan ilmu kesehatan lainnya.
Articles 499 Documents
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT PASIEN SKIZOFRENIA DI POLI JIWA RSUD SALEWANGAN MAROS Fausia N; Hasanuddin, Hasanuddin; Darwis, Darwis
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 15 No. 4 (2020): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Skizofrenia merupakan bentuk psikosa yang banyak dijumpai dimana-mana namun faktor penyebabnya belum dapat diidentifikasi secara jelas. Salah satu kendala dalam mengobati skizofrenia optimal adalah keterlambatan pasien datang ke klinik untuk berobat. Beberapa hal yang bisa memicu kekambuhan skizofrenia. Pengetahuan keluarga mengenai kesehatan mental merupakan awal usaha memberikan iklim kondusif bagi anggota keluarga. Sebab keluarga adalah orang yang sangat dekat dengan pasien serta dianggap paling banyak memberikan pengaruh pada kehidupan individu pasien. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan keluarga dengan kepatuhan minum obat pasien skizofrenia di Poli Jiwa RSUD Salewangan Maros. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional study. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 63 keluarga. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dianalisa menggunakan chi-square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa responden yang memiliki pengetahuan baik berjumlah 23 responden, dimana terdapat 95,7% yang mengatakan pasien patuh minum obat dan 4,3% yang mengatakan pasien tidak patuh minum obat. Responden yang memiliki pengetahuan cukup berjumlah 29 responden, dimana terdapat 72,4% yang mengatakan pasien patuh minum obat dan 27,6% yang mengatakan pasien tidak patuh minum obat. Sedangkan responden yang memiliki pengetahuan kurang berjumlah 11 responden, dimana terdapat 54,5% yang mengatakan pasien patuh minum obat dan 45,5% yang mengatakan pasien tidak patuh minum obat. Hasil uji statistik dengan Chi-square diperoleh nilai ρ=0,017. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada hubungan tingkat pengetahuan keluarga dengan kepatuhan minum obat pasien skizofrenia di Poli Jiwa RSUD Salewangan Maros.
HUBUNGAN KEPATUHAN MINUM OBAT DENGAN KEKAMBUHAN PASIEN SKIZOFRENIA DI RUMAH SAKIT KHUSUS DAERAH PROVINSI SULAWESI SELATAN Fitria Syarif; Zaenal, Syaifuddin; Supardi, Edy
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 15 No. 4 (2020): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Skizofrenia merupakan suatu gangguan jiwa yang ditandai oleh adanya penyimpangan yang sangat dasar dan adanya perbedaan dari pikiran, disertai dengan adanya ekspresi emosi yang tidak wajar. Beberapa hal yang bisa memicu kekambuhan skizofrenia, antara lain tidak minum obat dan tidak kontrol ke dokter secara teratur, menghentikan sendiri obat tanpa persetujuan dari dokter, kurangnya dukungan dari keluarga dan masyarakat, serta adanya masalah kehidupan yang berat yang membuat stres. Pasien skizofrenia yang berhenti minum obat akan memicu munculnya kembali gejala positif dan negatif dari skizofrenia. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan kepatuhan minum obat dengan kekambuhan pasien skizofrenia di Rumah Sakit Khusus Daerah Provinsi Sulawesi Selatan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional study. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 63 pasien. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dianalisa menggunakan Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden yang patuh minum obat berjumlah 26 responden, dimana terdapat 38,5% yang tidak pernah mengalami kekambuhan dan 61,5% yang pernah mengalami kekambuhan. Sedangkan responden yang tidak patuh minum obat berjumlah 37 responden, dimana terdapat terdapat 0,0% yang tidak pernah mengalami kekambuhan dan 100,0% yang pernah mengalami kekambuhan. Hasil uji statistik dengan Chi-square diperoleh nilai ρ=0,000. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada hubungan kepatuhan minum obat dengan kekambuhan pasien skizofrenia di Rumah Sakit Khusus Daerah Provinsi Sulawesi Selatan.
PERBANDINGAN PENGETAHUAN SELF EFFICACY PERAWATAN KAKI PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE II SETELAH MENGGUNAKAN VIDEO EDUKASI DI PUSKESMAS PACCERAKKANG KOTA MAKASSAR Nurjanna, Nurjanna; Abrar, Eva Arna; Mutmainna, Amriati
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 15 No. 4 (2020): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes Melitus (DM) merupakan yang terbesar ketiga di dunia, penyakit kronis tidak menular setelah penyakit kardiovaskular dan kanker yang telah menjadi beban kesehatan masyarakat, meluas dan membawa banyak kecacatan dan kematian. Penatalaksanaan DM untuk mencegah komplikasi didukung oleh 4 pilar yakni edukasi, terapi nutrisi medis, latihan jasmani dan terapi medis. Pendidikan perawatan kaki diabetik penting untuk meningkatkan pemenuhan kebutuhan self-efficacy melalui edukasi terkait perawatan kaki untuk mencegah terjadinya ulkus kaki diabetik. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui perbandingan pengetahuan self efficacy perawatan kaki pada pasien Diabetes Melitus Tipe II setelah menggunakan video edukasi di Puskesmas Paccerakkang Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Pre-experimental Design dengan rancangan One Group Pretest-Postest Design. Pengambilan sampel menggunakan accidental sampling dengan jumlah sampel sebanyak 20 pasien. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dianalisa menggunakan Wilcoxon. Hasil penelitian ini didapatkan skor pengetahuan tentang perawatan kaki sebelum video edukasi adalah mean yaitu 6,40, median yaitu 7,0 dan standart deviation yaitu 1,789, sedangkan skor pengetahuan setelah video edukasi adalah mean yaitu 10,70, median yaitu 11,00 dan standart deviation yaitu 0,571. Hasil uji Wilcoxon diperoleh nilai p=0,000. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada perbandingan pengetahuan self efficacy perawatan kaki pada pasien Diabetes Melitus Tipe II setelah menggunakan video edukasi di Puskesmas Paccerakkang Kota Makassar.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN KEPATUHAN PERAWAT DALAM MELAKSANAKAN STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR PENCEGAHAN RISIKO JATUH DI RSUD HAJI MAKASSAR Ardianto; Kadir, Adriani; Ratna, Ratna
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 15 No. 4 (2020): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu sasaran keselamatan pasien rumah sakit adalah mengurangi risiko pasien jatuh. Dampak yang ditimbulkan dari insiden jatuh dapat menyebabkan kejadian tidak diharapkan. Akar masalah dari insiden jatuh berasal dari belum optimalnya perencanaan standar operasional prosedur pasien jatuh di suatu institusi, selain itu kepatuhan perawat dalam pelaksanaan standar operasional prosedur tersebut dapat menjadi salah satu faktor risiko dari insiden jatuh. Tujuan penelitian adalah untuk mengidentifikasi hubungan pengetahuan dengan kepatuhan perawat dalam melaksanakan standar operasional prosedur pencegahan risiko jatuh di RSUD Haji Makassar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional study. Pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 59 perawat. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan chi-square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa responden yang memiliki pengetahuan baik berjumlah 41 responden, dimana terdapat 34 responden (82,9%) yang patuh dalam melaksanakan standar operasional prosedur pencegahan risiko jatuh dan 7 responden (17,1%) yang tidak patuh dalam melaksanakan standar operasional prosedur pencegahan risiko jatuh. Sedangkan responden yang memiliki pengetahuan kurang berjumlah 18 responden, dimana terdapat 10 responden (55,6%) yang patuh dalam melaksanakan standar operasional prosedur pencegahan risiko jatuh dan 8 responden (44,4%) yang tidak patuh dalam melaksanakan standar operasional prosedur pencegahan risiko jatuh. Hasil uji statistik dengan Chi-square diperoleh nilai ρ=0,049. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada hubungan pengetahuan dengan kepatuhan perawat dalam melaksanakan standar operasional prosedur pencegahan risiko jatuh di RSUD Haji Makassar
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN MOTIVASI PERAWAT DI RS BATARA SIANG KAB. PANGKEP UNTUK MELANJUTKAN PENDIDIKAN S1 KEPERAWATAN DAN PROFESI NERS Irna Purnamawati; Haskas, Yasir; Fauzia, Liza
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 15 No. 4 (2020): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan khususnya dalam bidang keperawatan semakin meningkat dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi tiap Rumah Sakit juga semakin meningkat. Untuk dapat mewujudkan tercapainya pelayanan yang berkualitas diperlukan adanya tenaga keperawatan yang profesional, memiliki kemampuan intelektual, tehnikal dan interpersonal, bekerja berdasarkan standar praktek, memperhatikan kaidah etik dan moral. Pengembangan SDM terutama untuk pengembangan kemampuan intelektual dan kepribadian perlu dilaksanakan melalui pendidikan dan pelatihan berkesinambungan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan motivasi perawat di RS Batara Siang Kabupaten Pangkep untuk melanjutkan pendidikan S1 Keperawatan dan Profesi Ners. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional study. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 79 perawat. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dianalisa menggunakan chi-square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hubungan umur (ρ=0,005), pendapatan (ρ=0,002), dan dukungan atasan (ρ=0,002) dengan motivasi perawat di RS Batara Siang Kabupaten Pangkep untuk melanjutkan pendidikan S1 Keperawatan dan Profesi Ners. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada hubungan umur, pendapatan, dan dukungan atasan dengan motivasi perawat di RS Batara Siang Kabupaten Pangkep untuk melanjutkan pendidikan S1 Keperawatan dan Profesi Ners
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN STUNTING PADA ANAK DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TARAWEANG KAB. PANGKEP Zetpriani Sampe Panggalo; Darwis, Darwis; Hasriana, Hasriana
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 15 No. 4 (2020): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting atau pendek merupakan kondisi gagal tumbuh pada bayi (0-11 bulan) dan anak balita (12-59 bulan) akibat dari kekurangan gizi kronis terutama dalam 1.000 hari pertama kehidupan sehingga anak terlalu pendek untuk usianya. Balita dikatakan pendek jika nilai z-score-nya panjang badan menurut umur (PB/U) atau tinggi badan menurut umur (TB/U) kurang dari -2SD/standar deviasi (stunted) dan kurang dari -3SD (severely stunted). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi kejadian stunting pada anak di wilayah kerja puskesmas Taraweang Kab. Pangkep. Penelitian ini menggunakan desain non eksperimen dengan metode survey analitik Teknik pengambilan sampel pada penelitian menggunakan teknik accidental sampling, di dapatkan 54 responden. Pengumpulan data dilakukan menggunakan lembar kuesioner dan analisa data menggunakan uji chi-square (ρ <0,05). Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya pengaruh antara ASI Eksklusif dengan kejadian stunting (ρ=0,002), adanya pengaruh antara MP ASI dengan kejadian stunting (ρ=0,043), dan tidak adanya pengaruh antara BBLR dengan kejadian stunting (ρ=0,202). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat pengaruh yang signifikan antara ASI Eksklusif dan MP ASI dengan kejadian stunting dan tidak ada pengaruh yang signifikan antara BBLR dengan kejadian stunting pada anak di wilayah kerja puskesmas Taraweang.ASI Eksklusif
PENGARUH PENYULUHAN KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN KELUARGA DALAM MERAWAT PASIEN DENGAN HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PACCERAKKANG KOTA MAKASSAR TAHUN 2018 Nurfahmih Nahar; Hasifah, Hasifah; rmayani, rmayani
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 15 No. 4 (2020): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tekanan darah tinggi (hipertensi) merupakan salah satu masalah kesehatan utama setiap negera karena bisa menimbulkan penyakit jantung dan stroke otak yang mematikan. Untuk mengetahui pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap pengetahuan keluarga merawat pasien dengan hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Paccerakkang Kota Makassar. Penelitian ini termasuk penelitian eksperimen dengan Desain penelitian ini adalah Matching Pretest-Post_test Comparison Group Design. teknik sampling yang digunakan pada penelitian ini adalah teknik purposive sampling, didapatkan 116 responden. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner sebelum dan setelah dilakukan penyuluhan kesehatan dan dianalisis dengan menggunakan uji wilcoxon dengan tingkat signifikansi ditetapkan p < 0.05. hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa ada pengaruh penyuluhan kesehatan tentang hipertensi menggunakan media audio terhadap peningkatan pengetahuan keluarga pasien (p= 0,000) dan ada pengaruh penyuluhan kesehatan tentang hipertensi dengan media audio visual terhadap peningkatan pengetahuan keluarga pasien (p= 0,000). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada pengaruh penyuluhan kesehatan tentang hipertensi baik menggunakan media audio maupun menggunakan media audio-visual terhadap peningkatan pengetahuan keluarga di wilayah kerja Puskesmas Paccerakkang Kota Makassar
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN KEPATUHAN DIET HIPERTENSI PADA LANSIA YANG MENDERITA HIPERTENSI DI DESA BUNTU BUDA KECAMATAN MAMASA Audri Darmarani; Darwis, Darwis; Mato, Rusni
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 15 No. 4 (2020): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan penyebab paling umum terjadinya kardiovaskuler dan merupakan masalah utama di Negara maju maupun berkembang. Kardiovaskuler juga menjadi penyebab nomor satu kematian di dunia setiap tahunnya. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan kepatuhan diet hipertensi pada lansia di Desa Buntu Buda Kabupaten Mamasa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian desktiptif corelation dengan pendekatan cross sectional study dan dilaksanakan di Desa Buntu Buda, Kecamatan Mamasa, Kabupaten Mamasa pada bulan Januari 2019. Populasi adalah lansia yang berumur 60-79 tahun di Desa Buntu Buda, yakni sebanyak 97 lansia. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 30 lansia. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa responden yang pengetahuannya baik berjumlah 14 responden, dimana terdapat 12 responden (85,7%) yang patuh menjalani diet dan 2 responden (14,3%) yang tidak patuh menjalani diet. Sedangkan responden yang pengetahuannya kurang berjumlah 16 responden, dimana terdapat 6 responden (37,5%) yang patuh menjalani diet dan 10 responden (62,5%) yang tidak patuh menjalani diet (p=0,011). Kesimpulan penelitian ini adalah ada hubungan pengetahuan dengan kepatuhan diet pada lansia yang menderita hipertensi di Desa Buntu Buda Kecamatan Mamasa
KURNIAWATI, GAMBARAN TENTANG KEJADIAN APPENDISITIS DI RS. TK II PELAMONIA MAKASSAR Kurniawati, Kurniawati; zainal, Syaifuddin; Kadir, Abd.
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 15 No. 4 (2020): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Appendisitis adalah peradangan dari apendiks vermiformis dan merupakan penyebab penyakit abdomen akut yang sering terjadi di negara berkembang, penyakit ini dapat mengenai semua umur baik laki-laki maupun perempuan, tetapi lebih sering menyerang laki-laki berusia 10 sampai 30 tahun. Salah satu kelainan atau penyakit yang terjadi dalam sistem pencernaan yang membutuhkan pembedahan secara khusus adalah appendicitis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran tentang kejadian Appendisitis di RS. TK II Pelamonia Makassar. Penelitian ini menggunakan metode penenlitian Descriptif dan dilaksanakan di RS. TK II Pelamonia Makassar pada bulan November 2018. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien Appendisitis yang ada di RS. TK II Pelamonia Makassar. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah Convenience Sampling atau Sampling Aksidental dan jumlah sampel sebanyak 16 pasien. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar observasi kepada pasien yang ingin diteliti . Data yang terkumpul kemudian diolah Dan dianalisis dengan menggunakan komputer program microsoft excel dan program statistik (SPSS) versi 22 Analisis data mencakup analisis univariat yaitu, umur, pekerjaan, jenis kelamin, lama rawat, tindakan dan skala nyeri dengan mencari distribusi frekuensi untuk mengetahui gambaran tentang kejadian appendisitis di RS.TK II Pelamonia Makassar. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penyakit appendisitis dapat terjadi pada semua jenis umur mulai anak sampai lansia begitupun jenis kelamin
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMILIHAN METODE KONTRASEPSI IMPLANT PADA AKSEPTOR KB DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PAMPANG Nur Azizah Amiruddin; Suhartatik, Suhartatik; Dewi, Indra
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 15 No. 4 (2020): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan Negara dengan angka penduduk terbanyak diantara Negara ASEAN, ini disebabkan masih banyak perempuan kesulitan dalam memilih alat kontrasepsi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan pemilihan kontrasepsi implant pada akseptor KB di wilayah kerja Puskesmas Pampang. Penelitian ini dilakukan pada ibu yang menjadi akseptor KB di wilayah kerja Puskesmas Pampang dengan jumlah 38 responden, penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian korelasional (hubungan/asosiasi) pendekatan cross sectional dengan uji chisquare. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan dengan pemilihan kontrasepsi implant dengan nilai ρ= 0,010, Terdapat hubungan antara paritas dengan pemilihan kontrasepsi implant dengan nilai ρ=0.031 dan terdapat hubungan antara dukungan suami dengan pemilihan kontrasepsi implant dengan nilai ρ=0.025. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan antara pengetahuan, paritas, dukungan suami dengan pemilihan metode kontrasepsi implant pada akseptor KB di wilayah kerja Puskesmas Pampang

Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 21 No. 1 (2026): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 20 No. 4 (2025): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 20 No. 3 (2025): Diagnosis : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 20 No. 2 (2025): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 20 No. 1 (2025): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 19 No. 4 (2024): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 19 No. 3 (2024): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 19 No. 2 (2024): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 19 No. 1 (2024): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 18 No. 3 (2023): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 18 No. 2 (2023): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 18 No. 1 (2023): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 17 No. 4 (2022): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 17 No. 3 (2022): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 17 No. 2 (2022): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 17 No. 1 (2022): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 16 No. 4 (2021): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 16 No. 3 (2021): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 16 No. 2 (2021): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 16 No. 1 (2021): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 15 No. 4 (2020): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 15 No. 3 (2020): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 15 No. 2 (2020): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 15 No. 1 (2020): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 15 No. 1 (2020): Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis Vol. 14 No. 4 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis Vol. 14 No. 4 (2019): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 14 No 4 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis Vol 14 No 3 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis Vol. 14 No. 3 (2019): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 14 No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis Vol. 14 No. 2 (2019): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 14 No 1 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis Vol. 14 No. 1 (2019): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 13 No 6 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis Vol. 13 No. 6 (2019): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 13 No 5 (2018): Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis Vol. 13 No. 5 (2018): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 10 No. 6 (2017): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 10 No. 3 (2017): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 10 No. 2 (2017): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 10 No 2 (2017): Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis Vol. 9 No. 3 (2016): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 8 No. 1 (2016): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan More Issue