cover
Contact Name
Nazwar Hamdani Rahil
Contact Email
nhrahil@respati.com
Phone
+6282126797911
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Laksda Adisucipto, KM. 6.3 Depok
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Multidisiplin Ilmu
ISSN : 26572397     EISSN : -     DOI : -
Prosiding ini di terbitkan untuk publikasi artikel hasil penelitian, pengabdian masyarakat yang mencakup bidang kesehatan, sain s dan teknologi, ekonomi, sosial humaniora.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 46 Documents
Search results for , issue "Prosiding Seminar Nasional Multidisiplin Ilmu" : 46 Documents clear
EFEKTIFITAS EVAKUASI KEBAKARAN DENGAN MENGGUNAKAN SMART DESIGN PADA MALL MALIOBORO Sekarlangit, Nimas
Prosiding Seminar Nasional Multidisiplin Ilmu Vol 1, No 1 (2019): Prosiding Seminar Nasional Multidisiplin Ilmu
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (710.923 KB)

Abstract

Salah satu konsep penting proteksi kebakaran di bangunan adalah evakuasi yang cepat dan memadai kepada semua penghuni gedung. Pada saat terjadi kebakaran, ada empat hal yang perlu diperhatikan berkaitan dengan bahaya api, yaitu penghuni bangunan (manusia), isi bangunan (harta), struktur bangunan dan bangunan yang letaknya bersebelahan. Mal Malioboro termasuk mall pertama di Yogyakarta dengan fungsi yang kompleks. Proteksi kebakaran pada mal ini dapat dikategorikan menggunakan proteksi kebakaran konvensional, dengan hanya memiliki satu jalur evakuasi kebakaran. Penggunaan jalur evakuasi kebakaran konvensional dapat menyebabkan efektifitas evakuasi terganggu. Oleh sebab itu makalah ini akan meneliti tentang efektifitas evakuasi kebakaran pada Mal Malioboro sebelum dan setelah menggunakan smart design bagi pengunjung normal dan yang memiliki keterbatasan. Metode yang digunakan adalah metode simulasi menggunakan angka. Rumus-rumus yang digunakan berkaitan dengan waktu yang dibutuhkan pengunjung untuk menyelamatkan diri ketika terjadi kebakaran pada bangunan. Hasilnya efisiensi waktu evakuasi yang dapat dilakukan oleh mal malioboro sebelum dan sesudah menggunakan smart design adalah 70%.Kata kunci : evakuasi kebakaran, proteksi kebakaran, smart designOne important concept of fire protection in buildings is a rapid and adequate evacuation of all occupants of the building. In the event of a fire, there are four things that need to be considered related to the danger of fire, there are the occupants of the building (humans), the contents of the building (property), the structure of buildings and buildings that are located side by side. Malioboro Mall includes the first mall in Yogyakarta with complex functions. Fire protection in these malls can be categorized using conventional fire protection, with only one fire evacuation route. The use of conventional fire evacuation routes can cause the effectiveness of evacuation to be disrupted. Therefore this paper will examine the effectiveness of fire evacuation at Malioboro Mall before and after using the smart design for normal visitors and those who have limitations. The method used is a simulation method using calculations. The formulas are the time it takes for visitors to save themselves when building fires. The result is that the evacuation time efficiency can be done by the Malioboro mall before and after using smart design is 70%.Keywords: fire evacuation, fire protection, smart design
SISTEM IDENTIFIKASI POLA GELOMBANG SEISMIK UNTUK MENGETAHUI AKTIFITAS GUNUNG MERAPI Lusiana Utari, Evrita
Prosiding Seminar Nasional Multidisiplin Ilmu Vol 1, No 1 (2019): Prosiding Seminar Nasional Multidisiplin Ilmu
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.639 KB)

Abstract

Data seismogram dalam suatu pemonitoran adalah data mentah yang didalamnya mengandung berbagai informasi tentang keadaan yang diamati. Alihragam gelombang-singkat merupakan metode yang dapat digunakan untuk menyajikan data dan fungsi operator ke dalam komponenkomponen frekuensi yang berlainan. Proses identifikasi pola sinyal seismik yang menggunakan metode alihragam gelombang-singkat memiliki peluang keberhasilan yang lebih tinggi. Dengan metode alihragam gelombang-singkat ini dimungkinkan pelokasian frekuensi-waktu. Pada metode Thresholding , bertujuan untuk membatasi dan menghilangkan bagian-bagian pada sinyal yang dianggap tidak banyak mengandung informasi penting. Dengan cara menentukan nilai parameter data, maka bagian-bagian yang dibatasi tersebut dapat dianggap sebagai derau yang tercampur.Sehingga informasi yang ada dapat teridentifikasi.Kata kunci : Seismik, Alihragam Gelombang Singkat, Identifikasi PolaSeismogram data from the monitoring representative the raw file in contain various each information about circumstance perceived. The wavelet transform is methode can by us for indicating data and operator function in the diferent frequency element. Paterrn of identification process seismic signal using wavelet transform have the higher level efficacy opportunity. By the wavelet enable time-frequency location. Thresholding method to limit and eliminate some part on the signal which are not important. By determining value of data parameter, the parts of limited the can be considered by a mixed noise. So that information can be identifiedKeywords : Seismic, Wavelet Transform, Pattern of Identification
PENTINGNYA BILINGUAL SAFETY AND WARNING BAGI DAERAH RAWAN BENCANA Ahmad Misbahul Munir, Novi Wulandari, Tri Septa Nurhantoro,
Prosiding Seminar Nasional Multidisiplin Ilmu Vol 1, No 1 (2019): Prosiding Seminar Nasional Multidisiplin Ilmu
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (712.736 KB)

Abstract

Sebagai negara yang berada di Pacific Ring of Fire, Indonesia sangat rentan dengan tejadinya bencana alam. Namun disisi lain, Indonesia merupakan salah satu destinasi yang banyak dituju oleh masyarakat mancanegara karena potensinya di bidang pariwisata dan pendidikan. Dengan demikian perlu adanya upaya untuk menanggulangi dampak bencana yang masif, yaitu dengan penempatan bilingual safety and warning di titik-titik rawan bencana. Tujuannya adalah agar proses sosialisasi dan komunikasi seputar kebencanaan kepada seluruh masyarakat, termasuk masyarakat mancanegara, ketika teradi bencana menjadi lebih efektif dan efisien, dimana pada umumnya mereka akan mengalami chaos (kepanikan luar biasa). Antisipasi dan penanganan bencana adalah tanggungjawab bersama dan pengadaan bilingual safety and warning menjadi salah satu upayanya. Kata kunci: bilingual safety and warning, rawan bencanaIndonesia is very susceptible for natural disasters to happen because it lies in the Pacific Ring of Fire. But, Indonesia also becomes one prospective destination for foreigners because of its potentials in tourism and education. Therefore, there must be an effort to overcome the massive impacts of the natural disasters, like placing bilingual safety and warning in every disaster prone, so that the communication and socialization related to the disaster to everyone including the foreigners become more effective and efficient. Generally, people would experience chaos (an extreme panic attack) when the disaster happens. Anticipating and handling disasters are the responsibility of everyone, and bilingual safety and warning can be one of the efforts.Keywords: bilingual safety and warning, disaster prone
PEMANFAATAN DATA SPASIAL DAN DATA KERAWANAN BENCANA SEBAGAI EVALUASI RENCANA TATA RUANG WILAYAH (STUDI KASUS PASCA TSUNAMI DI BANTEN) Yuli Ardianto Wibowo, Westi Utami,
Prosiding Seminar Nasional Multidisiplin Ilmu Vol 1, No 1 (2019): Prosiding Seminar Nasional Multidisiplin Ilmu
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (608.553 KB)

Abstract

Rencana Tata Ruang Wilayah menjadi kunci bagi ketepatan penggunaan dan pemanfaatan tanah sesuai dengan kemampuan dan kesesuaian lahan. Kajian ini bertujuan untuk memetakan kondisi tata ruang terhadap ancaman bencana yang ada di Banten. Penelitian dilakukan melalui analisis spasial dengan melakukan overlay peta tata ruang dengan peta kerawanan bencana dan peta dampak kerusakan pasca bencana. Hasil kajian menunjukkan bahwa rencana tata ruang wilayah di Banten pada beberapa lokasi belum memasukkan unsur kerawanan bencana, sehingga lokasi-lokasi yang memiliki ancaman bencana sangat tinggi masih digunakan sebagai pemukiman. Kondisi ini berdampak terhadap tingginya jumlah korban, tingginya tingkat kerusakan dan kerugian pasca bencana tsunami. Hasil kajian ini diharapkan menjadi salah satu bahan evaluasi bagi perubahan tata ruang khususnya di Banten, sehingga rencana tata ruang wilayah yang disusun menjadi perangkat kendali dalam pengurangan risiko bencana.Kata Kunci : Banten, Bencana, Pengurangan Risiko Bencana, Rencana tata Ruang WilayahSpatial Planning Regulation or locally known as RTRW is the key to the accuracy of land use and land utilization in accordance with the ability and suitability of the land. This paper aims to map spatial conditions to the threats of disasters in Banten. This research was conducted based on spatial analysis by overlaying spatial maps with disaster hazard maps and maps of post -disaster damage. The results of the study indicate that the spatial planing regulation in Banten in several locations has not included the element of disaster vulnerability, so that locations that have a very high threat of disaster are still used as settlements. This condition has an impact on the high number of victims, the high level of damage and losses after the tsunami. The results of this study are expected to be one of the evaluation materials for spatial change, especially in Banten, so that regional spatial planning regulation are compiled as a control device in disaster risk reduction.Keywords: Banten, Disasters, Disaster Risk Reduction, Spatial Planning Regional
EFEKTIVITAS TERAPI OKUPASI DENGAN OLAHRAGA SENAM LOW IMPACT TERHADAP SKORING STRESS PADA LANSIA DI BALAI PELAYANAN SOSIAL TRESNA WERDHA UNIT ABIYOSO PAKEM SLEMAN Charina Putri Ismayanti, Ririn Wahyu Widayati, Cristin Wiyani,
Prosiding Seminar Nasional Multidisiplin Ilmu Vol 1, No 1 (2019): Prosiding Seminar Nasional Multidisiplin Ilmu
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.166 KB)

Abstract

Jumlah lansia dari tahun ke tahun selalu mengalami peningkatan, permasalahan yang dialami oleh lansia baik secara fisik maupun psikologis membutuhkan penanganan yang tepat (farmakologis dan nonfarmaklogis) permasalahan yang paling umum terjadi terutama lansia yang tinggal di panti diantaranya lansia sangat rentan untuk mengalami stress sehingga salah satu penanganannya yaitu terapi okupasi dengan olahraga senam low impact. Hasil studi pendahuluan dilakukan pengukuran tingkat stress dengan menggunakan kuesioner DASS pada 26 orang lansia didapatkan hasil bahwa 10 (38,4%) lansia mengalami stress ringan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas terapi okupasi dengan olahraga senam low impact terhadap skoring stress pada lansia di Balai Pelayanan Sosial Tresna Werdha Unit Abiyoso Pakem Sleman. Desain penelitian ini menggunakan quasy ekperimental dengan Rancangan one group pre test post test designwith control group. Jumlah sampel pada penelitian ini berjumlah 40 orang dibagi menjadi 2 kelompok yang didapat dengan tehnik consecutive sampling yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi diambil dengan kuesioner DASS dan dianalisis menggunakan uji Paired T Test. Sebelum dilakukan senam rerata skoring stress pada lansia 19-25 dan setelah dilakukan senam rerata skoring stress pada lansia 15-18. Pada kelompok yang diberikan intervensi didapatkan hasil p value 0,000 sedangkan untuk kelompok kontrol atau kelompok yang tidak diberikan perlakuan didapatkan hasil p value 0,289. Ada pengaruh yang signifikan antara terapi okupasi dengan senam low impact terhadap skoring stress pada lansia di Balai Pelayanan Sosial Tresna Werd ha Unit Abiyoso Pakem Sleman.Kata Kunci :Terapi Okupasi, Senam Low Impact, Stresspada lansiaThe number of elderly from year to year is always increasing, the problems experienced by the elderly both physically and psychologically requires appropriate treatment (pharmacological and nonpharmacological) the most common problems occur especially elderly living in the orphanage among elderly are very vulnerable to experience stress so that one handling is an occupational therapy with low impact gymnastics. The result of preliminary study was done by measuring stress level by using DASS questionnaire on 26 elderly people got result that 10 (38,4%) elderly experience mild stress, 0% medium stress, 0% severe stress and 0% very heavy stress, and elderly who experienced stress with a normal range of 16 (61.6%). This research purpose was to determine the effectiveness of occupational therapy with low impact gymnastic gym against stress scoring at elderly in Social Service to Elder Abiyoso Pakem Sleman. This is a quasy experimental with one group pre test post test designwith control group. The sample size was 40 people divided into 2 groups obtained by consecutive sampling technique which fulfilled inclusion and exclusion criteria were taken with questionnaire and analyzed using Paired T Test. In the intervention group the results obtained p value 0.000 while for the control group or group that was not given treatment result p value 0. There is a significant between occupational therapy with low impact gymnas tics on stress scoring in elderly in Social Service Center Tresna Werdha Unit Abiyoso Pakem Sleman.Keywords: Occupational Therapy, Gymnast Low Impact, Stress in the elderly.
PENGARUH BIBLIOTERAPI TERHADAP STRES HOSPITALISASI PADA ANAK USIA SEKOLAH DI RSUD PANEMBAHAN SENOPATI BANTUL Ida Ayu Putri Prami Dewi, Endang Lestiawati, Listyana Natalia R,
Prosiding Seminar Nasional Multidisiplin Ilmu Vol 1, No 1 (2019): Prosiding Seminar Nasional Multidisiplin Ilmu
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (479.993 KB)

Abstract

Anak yang di rawat di rumah sakit makin meningkat setiap tahunnya. Sakit dan di rawat di rumah sakit meripakan krisis utama yang terjadi pada anak. Selama hospitalisasi anak mendapat pengalaman yang sangat traumatic dan penuh dengan stress. Oleh karna itu digunakan terapi dengan penggunaan buku bacaan yang disesuaikan dengan keadaan anak yang disebut dengan biblioterapi. Dimana biblioterapi digunakan untuk mengurangi stress yang di alami anak selama hospitalisasi. Tujuan studi ini ntuk mengetahui pengaruh biblioterapi terhadap stress hospitalisasi pada anak usia sekolah di RSUD Panembahan Senopati Bantul. Jenis penelitian quasi experimental dengan rancangan one group pre and posttest. Teknik pengambilan sampel menggunakan consecutive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 18 orang. Instrumen yang digunakan yaitu kuisioner untuk mengukur stress hospitalisasi pada anak. Teknik analisa data menggunakan uji beda paired sample t-test. Rata-rata stress hospitalisasi pada anak sebelum diberikan biblioterapi adalah 10.50 dan setelah diberikan biblioterapi adalah 6.05, dengan hasil uji bivariat didapatkan nilai (p-value 0.000 < 0.05). Ada pengaruh biblioterapi terhadap stress hospitalisasi pada anak usia sekolah di RSUD Panembahan Senopati Bantul.Kata kunci: biblioterapi, stres hospitalisasi, anak usia sekolahThe number of children getting hospitalized is increasing every year. Being sick and getting hospitalized is a major crisis for children. During hospitalization, children get a very traumatic and stressful experience. Therefore, a therapy can be given using reading books that are adapted to the children’s condition, this is called bibliotherapy. Bibliotherapy is used to reduce stress while the children are being hospitalized. Aim of this study is to determine the influence of ibliotherapy on hospitalization stress in school-aged children at ‘Panembahan Senopati’ General Hospital, Bantul.This is a quasi-experimental research with a one group pretest and posttest design. The samples are taken using a consecutive sampling, resulting in 18 respondents selected. The research instruments used are questionnaires to assess hospitalization stress in school-aged children. The analysis technique used is the paired sample t -test. The average hospitalization stress in children before bibliotherapy is given is 10.50 and after bibliotherapy, the average stress level is 6.05, results of a bivariate test show a p-value of 0.000 < 0.05. There is an influence of bibliotherapy on hospitalization stress in school-aged children at ‘Panembahan Senopati’ General Hospital,Bantul.Keywords: bibliotherapy, hospitalization stress, school aged children
PEMBERIAN ART THERAPY UNTUK MENURUNKAN KECEMASAN KORBAN GEMPA BUMI PADA ANAK DI WILAYAH LOMBOK UTARA Krisnanto, Paulinus Deny
Prosiding Seminar Nasional Multidisiplin Ilmu Vol 1, No 1 (2019): Prosiding Seminar Nasional Multidisiplin Ilmu
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (696.022 KB)

Abstract

Kecemasan adalah suatu reaksi emosional pada umumnya dan tampaknya tidak berhubungan dengan keadaan atau stimulus tertentu. Salah satu penyebab kecemasan adalah efek trauma terkait bencana . Salah satu penanganan kecemasan pada anak adalah dengan art therapy. Tujuan: mengurangi tingkat kecemasan anak dengan menggunakan art therapy ( mewarnai dan bernyanyi ) di Wilayah Lombok Utara. Metode : pemberian terapi mewarnai, menggambar dan bernyayi pada anak anak didaerah lombok Utara terutama wilayah Salut. Hasil : Setelah dilakukan Art Therapy pada anak anak korban bencana gempa bumi diLombok Utara banyak anak anak yang merasa senang dan tampak adanya penurunan tingkat kecemasan.Kata Kunci : Kecemasan, Anak, Art Therapy Anxiety is an emotional reaction in general and does not seem to be related to certain circumstances or stimuli. One of the causes of anxiety is the effect of trauma related to disasters. One of the treatments for anxiety in children is art therapy. Objective: to reduce children's anxiety level by using art therapy (coloring and singing) in the Lombok Utara Region. Method: giving coloring, drawing and singing therapy to children in Lombok Utra, especially Salut. Results: After doing Art Therapy for children affected by earthquakes in Lombok Utara, many children feel happy and there is a decrease in anxiety levels.Keywords: Anxiety, Children, Art Therapy
ANALISIS KUALITATIF WARAS (RESPONSIVE WEB TO ACCESS FAST RESPONSE FOR ATTENDING STRESS, ANXIETY AND DEPRESSION AMONG STUDENTS) SEBAGAI SISTEM PELAYANAN KESEHATAN MENTAL MAHASISWA UNRIYO Nurul Syafitri, Endang
Prosiding Seminar Nasional Multidisiplin Ilmu Vol 1, No 1 (2019): Prosiding Seminar Nasional Multidisiplin Ilmu
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (390.051 KB)

Abstract

Penelitian sebelumnya tentang stres pada mahasiswa UNRIYO menyarankan agar pengukuran masalah psikologis mahasiswa diukur secara berkala untuk melihat kecenderungan stresor akademik dan non-akademik pada mahasiswa sepanjang semester sehingga dapat ditangani dengan segera oleh dosen pembimbing akademik (DPA) atau Biro Kemahasiswaan Alumni Career Centre (BKACC) UNRIYO. Pengukuran dengan menggunakan kuesioner akan membutuhkan biaya yang mahal sehingga dibuatlah responsive web bernama WARAS (responsive Web to Access fast Response for Attending Stress, anxiety and depression Among Students). Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas responsive web WARAS untuk memonitor tingkat stres, ansietas dan depresi mahasiswa UNRIYO, stresor, tindak lanjut dan perekapan data sebagai database penentu kebijakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan riset kualitatif dengan rancangan fenomenologi. Partisipan berasal dari mahasiswa dan Dosen Pembimbing Akademik (DPA) yang telah mengujicoba WARAS. Partisipan dikumpulkan dalam kelompok Focus Group Discussion (FGD) untuk menggali lebih mendalam tentang perasaan, persepsi dan harapan partisipan terhadap WARAS serta seberapa efektif membantu mereka dalam engidentifikasi kesehatan jiwa mahasiswa dan tindakan merespon masalah. Dengan desain penelitian tersebut diharapkan tim peneliti mendapatkan data terkait efektifitas WARAS sebagai sistem kesehatan mental berbasis web di UNRIYO. Dari hasil FGD didapatkan empat tema yaitu tentang pandangan umum web WARAS dengan hasil semua mengatakan bagus. Tema yang kedua tentang manfaat web WARAS yang hasilnya mengatakan bermanfaat. Kemudian tentang efektifan web WARAS yang ternyata efektif. Dan yang terakhir hambatan yang ada dalam web WARAS ini berhubu ngan dengan koneksi. .Penggunaan responsive web diharapkan dapat menekan biaya dan dapat membuat layanan kesehatan pada mahasiswa menjadi lebih efektif dan efisien.Kata kunci : responsive web, kesehatan mental, mahasiswaPrevious research on stress in UNRIYO students suggested that the measurement of students' psychological problems be measured regularly to see academic and non-academic stressor trends in students throughout the semester so that they could be handled immediately by academic supervisors (DPA) or Alumni Career Center (BKACC) UNRIYO. Measurements using a questionnaire will cost a lot of money so that a responsive web is created called WARAS (responsive Web to Access Fast Response to Attending Stress, anxiety and depression Among Students). Therefore, this study aims to determine the responsive effectiveness of the WARAS web to monitor the level of stress, anxiety and depression of UNRIYO students, stressors, follow -up and data collection as a database of policy makers. This study uses a qualitative research approach with phenomenological design. Participants came from students and Academic Advisors (DPA) who had tested WARAS. Participants were collected in the Focus Group Discussion (FGD) group to explore deeply about participants 'feelings, perceptions and expectations of WARAS and how effective they were in identifying students' mental health and responding to problems. With the design of the study, it is expected that researchers will obtain data related to the effectiveness of WARAS as a web-based mental health system at UNRIYO. From the results of the FGD there were four themes, namely about the general view of WARAS web with the results of all saying good. The second theme about the benefits of web WARAS is that the results ar e useful. Then about the effectiveness of WARAS web which is effective. And the last obstacle in WARAS web is related to connection. The use of responsive web is expected to reduce costs and be able to make health services for students more effective and efficient.Keywords: responsive web, mental health, students
EFEKTIFITAS TERAPI EKSPOSUR VIRTUAL REALITI SEBAGAI PEREDA KECEMASAN PADA KORBAN BENCANA: TINJAUAN SISTEMATIS Khoirotul Badriyah, Yan Laras Malahayati,
Prosiding Seminar Nasional Multidisiplin Ilmu Vol 1, No 1 (2019): Prosiding Seminar Nasional Multidisiplin Ilmu
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (480.911 KB)

Abstract

Tahun 2018, banyak bencana yang melanda Indonesia. Kita ketahui bahwa wilayah NKRI secara geografis terletak pada wilayah yang rawan terhadap bencana alam, wilayah dengan banyak aktivitas tektonik karena terletak diantara lempeng Australia, lempeng Eurasia dan lempeng pasifik, serta berlokasi di cincin api pasifik. Sehingga mengakibatkan banyak korban jiwa meninggal, luka-luka dan selamat. Bencana memiliki efek yang buruk terhadap kesehatan mental seseorang yang terkena maupun yang berada diluar bencana. Karena banyaknya kerugian yang ditimbulkan dari bencana diperlukan adanya pelayanan kesehatan mental bagi para korban bencana salah satunya dengan terapi eksposur yang aman dan dapat diterima oleh responden. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektifitas terapi eksposur virtual realiti sebagai pereda kecemasan pada korban trauma pasca bencana. Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif klien dengan gejala kecemasan pasca bencana dengan kriteria pemilihan studi menggunakan database Scopus, Science Direct oleh Randomize Control Trial (RCT). Hasil dari 26 jurnal yang dilakukan dan ditinjau, menunjukkan pentingnya menerapkan intervensi terapi eksposur dalam meredakan gejala kecemasan pada korban bencana, hal ini berguna untuk mengurangi dampak negatif yang ditimbulkan terhadap bencana seperti menurunnya kinerja maupun kualitas hidup korban bencana. Kesimpulannya adalah terapi eksposur ini dapat mengurangi gejala kecemasan, depresi, PTSD pada korban bencana.Kata kunci: terapi eksposur virtual realiti, gangguan kecemasan, korban bencanaIn 2018, many disaster attack Indonesia. We know that region of the Republic of Indonesia is geographically located in sensitive area to natural disasters, a region with many tectonic activities because it is located between the lempeng Australia, lempeng Eurasian and lempeng pacific, and it is located in the fire ring pacific. This resulted in many deaths, injuries and survivors. Disasters have a bad effect on the mental health who is affected or who is outside the disaster. Because much losses from disasters requires mental health services for disaster victims, one is exposure therapy that is safe and acceptable to respondents. The purpose was to determine the effectiveness of virtual reality exposure therapy for reduce anxiety to disaster victims. The met hod is a systematic review with symptoms of post disaster anxiety with study selection criteria using the scopus database, sciene direct by randomize control trial (RCT). Result from 26 journals and reviewed, showed the importance of applying exposure therapy to reduce anxiety in disaster victims. This is useful to reduce the negative impacts caused by disaster such as decreasing performance and quality of life. In conclusion, this exposure therapy can reduce symptoms of anxiety, depres sion, PTSD in disaster victims.Keywords: virtual reality eksposure therapy, anxiety disorder, disaster victims
PERAN BYSTANDER DALAM PENANGANAN HENTI JANTUNG DI KOMUNITAS: STUDI LITERATUR Karunia Estri, Arimbi
Prosiding Seminar Nasional Multidisiplin Ilmu Vol 1, No 1 (2019): Prosiding Seminar Nasional Multidisiplin Ilmu
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.591 KB)

Abstract

Angka kejadian henti jantung menurut Dinas Kesehatan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam Profil Kesehatan DIY (2012) adalah sebanyak 253 kasus dengan menempati urutan keempat dari 10 penyebab kematian. Pasien yang mengalami henti jantung di luar rumah s akit sangat kecil kemungkinan untuk dapat bertahan hidup, karena kemungkinan bertahan hidup menurun7 -10%. Oleh karena itu perlu penanganan segera yang dilakukan oleh orang sekitar korban sebagai bystander. Studi literaur ini bertujuan memberikan gambaran mengenai berbagai hasil penelitian tentang peran bystander dalam penanganan henti jantung sehingga dapat sebagai rujukan rekomendasi untuk peningkatan jumlah bystander dan kualitas Resusitasi Jantung Paru (RJP) yang dilakukan oleh bystander. Hasil- hasil penelitian yang ditelaah berasal dari data base EBSCOHost, proquest, google scholar dari tahun 2012-2018. Konsep yang diperoleh mencakup konsep henti jantung, bystander, penanganan henti jantung oleh bytander. Penelitian yang terkait dengan peran bystander dalam penanganan henti jantung yaitu pertolongan yang dilakukan oleh bystander dalam 10 menit pertama mampu meningkatkan potensi terjadinya Return of Spontaneous Circulation (ROSC) dan berdampak pada kemampuan 30 hari bertahan hidup pasca henti jantung. Bystander memiliki peran penting dalam penanganan henti jantung di komunitas dan perlu ditingkatkan jumlahnya serta kualitas RJP yang dilakukan.Kata Kunci: Henti Jantung, Bystander, Penanganan Henti Jantung Oleh BystanderThe rate of cardiac arrest according to the Yogyakarta Health Department in the Yogyakarta Health Profile (2012) is 253 cases with the fourth place out of 10 causes of death. Patients who experience cardiac arrest out of the hospital are very unlikely to survive, because the probability of survival decreases by 7-10%. Therefore, immediate treatment is needed by people around the victim as a bystander. The literaur study aims to provide an overview of the results of research on the role of bystanders in the management of cardiac arrest so that it can be used as a reference for recommendations for increasing the number of bystanders and the quality of Cardiac Pulmonary Resuscitation (CPR) performed by bystander. The results of the research studied came from the EBSCOHost, proquest, google scholar data base from 2012-2018. The concepts obtained include the concept of cardiac arrest, bystander, treatment of cardiac arrest by bytander. Research result related to the role of bystanders in the management of cardiac arrest show that the help performed by bystander in the first 10 minutes can increase the potential for Return of Spontaneous Circulation (ROSC) to occur and affect the ability to survive 30 days after cardiac arrest. Bystander has an important role in the management of cardiac arrest in the community and needs to be increased in number and the quality of CPR performed .Keywords: Cardiac arest, Bystander, CPR by bystander