cover
Contact Name
Livana PH
Contact Email
livana.ph@gmail.com
Phone
+6289667888978
Journal Mail Official
lppm@stikeskendal.ac.id
Editorial Address
Jl. Laut No. 31A Kendal Jawa Tengah 51311
Location
Kab. kendal,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal
ISSN : 20890834     EISSN : 25498134     DOI : https://doi.org/10.32583/pskm
Core Subject : Health, Education,
Jurnal ilmiah permas: jurnal ilmiah stikes kendal (JIPJISK) merupakan bagian integral dari jurnal yang diterbitkan oleh LPPM STIKES Kendal. JIPJISK merupakan sarana pengembangan dan publikasi karya ilmiah bagi para peneliti, dosen dan praktisi. JIPJISK menerbitkan artikel-artikel yang merupakan hasil penelitian, studi kasus, hasil studi literatur, konsep keilmuan, pengetahuan dan teknologi yang inovatif dan terbaharu yang berfokus pada delapan (8) pilar kesehatan masyarakat, meliputi Biostatiska dan Kependudukan, Epidemiologi, Promosi Kesehatan, Kesehatan Lingkungan, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Gizi Masyarakat, Kesehatan Reproduksi. JIPJISK mulai Januari 2019 akan terbit 4x dalam setahun, yaitu bulan Januari, April, Juli, dan Oktober.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 2 (2015): Oktober" : 10 Documents clear
HUBUNGAN PERILAKU PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD) PADA BURUH TANI DENGAN KEJADIAN PENYAKIT KULIT Nugroho, Agung Adhi; Sumini, Sri
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 5 No 2 (2015): Oktober
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.959 KB) | DOI: 10.32583/pskm.5.2.2015.38-43

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan: Pekerjaan di bidang pertanian melakukan bervariasi pekerjaan yang terpapar bahan kimia, biologi, dan bahan berbahaya lainnya. Mereka memupuk, memanen lading pertanian, membersihkan, serta memperbaiki segala peralatan pertanian.Buruh tani terpapar bahan-bahan kimia sering digunakan di bidang pertanian dan juga faktor ? faktor lingkungan seperti kelembaban, suhu, dan frekuensi mencuci tangan dapat mempengaruh mudahnya terjadi penyakit kulit akibat kerja Metode: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara perilaku buruh tani terhadap penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) dengan kejadian penyakit kulit.  Metode penelitian ini adalah survey analytic dengan desain penelitian  cross sectional. Populasi yang diambil adalah petani dengan populasi 598 jumlah sampel 86 orang, penentuan sampel dengan teknik non quota sampling. Data yang diperoleh melalui kuisioner dan dianalisis mengguunakann uji statistik Chi Square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara perilaku buruh tani terhadap penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) dengan kejadian penyakit kulit (p valuue = 0,001). Diskusi: Bagi buruh tani diharapkan perlunya penggunaan baju lengan panjang, sepatu boot, dan sarung tangan untuk menghindari terjadinya penyakit kulit..   Kata kunci: Buruh Tani, Alat Pelindung Diri (APD), Penyakit Kulit.   ABSTRACT Introduction: Employment in agriculture performs varying occupations exposed to chemicals, biologicals, and other hazardous materials. They cultivate, harvest agricultural livestock, clean and repair all agricultural equipment. Farm labor exposed to chemicals is often used in agriculture as well as environmental factors such as humidity, temperature, and frequency of hand washing can affect the ease of working skin diseases. Methods: The purpose of this study was to investigate the relationship between farm workers' behavior toward the use of Personal Protective Equipment (PPE) with the incidence of skin diseases. This research method is analytic survey with cross sectional research design. Population taken is farmer with population 598 sample 86 people, determination of sample with technique of non quota sampling. Data obtained through questionnaire and analyzed using Chi Square statistical test. Results: The results showed that there was a significant relationship between the behavior of farm laborers on the use of Personal Protective Equipment (PPE) with the incidence of skin diseases (p valuue = 0.001). Discussion: For farm laborers it is desirable to use long-sleeved shirts, boots and gloves to avoid the occurrence of skin diseases. Keywords: Farm Laborers, Personal Protective Equipment (PPE), Skin Diseases.
HUBUNGAN KEBIASAAN NGOBROL (DISTRAKSI) DENGAN KECELAKAAN KERJA DI INDUSTRI PEMBUATAN KRUPUK KULIT Fajarwati, Dewi Nur; Fajarwati, Dewi Nur; Sumini, Sri
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 5 No 2 (2015): Oktober
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.464 KB) | DOI: 10.32583/pskm.5.2.2015.44-52

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan: Kebiasaan Ngobrol (Distraksi) merupakan segala sesuatu yang mengalihkan perhatian pekerja dari tugas utama saat bekerja. untuk kata lain Distraksi adalah segala sesuatu yang mempengaruhi mata atau gangguan visual dan pikiran atau gangguan kognitif. Banyak Penelitian tentang Distraksi yang sudah dilakukan , namun masih banyak para pekerja yang tidak tahu tentang bahaya Kebiasaan Ngobrol (Distraksi) yang dapat mengakibatkan Kecelakaan Kerja di Industri. Metode: Tujuan Penelitian ini adalah untuk Mengetahui Hubungan Antara Kebiasaan Ngobrol (Distraksi) dengan Kecelakaan Kerja Penelitian ini bersifat Survey analitik dengan Pendekatan cross sectional. Sampel sebanyak 30 responden yakni Para Pekerja yang ada di Industri Pembuatan Krupuk. Pengambilan sampel secara simple random sampling. Hasil: Hasil penelitian diperoleh nilai p value adalah 0,009 (p<0,05). Dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh signifikan antara Kebiasaan Ngobrol (Distraksi) dengan Kecelakaan Kerja di Industri Pembuatan Krupuk. Diskusi: Berdasarkan Hasil Penelitian, maka disarankan kepada Pekerja agar tidak membiasakan Ngobrol (Distraksi) saat kerja berlangsung sehingga dapat menekan terjadinya Kecelakaan Kerja di Industri Pembuatan Krupuk.   Kata kunci: Kebiasaan Ngobrol (Distraksi), Kecelakaan Kerja   ABSTRACT Introduction: Chat Habits (Distractions) are anything that distracts the worker from the main task at work. for other words Distraction is anything that affects the eyes or disturbances of visual and mind or cognitive impairment. Many Research on Distractions has been done, but there are still many workers who do not know about the dangers of Chatting Habits (Distraksi) which can lead to Work Accidents in the Industry. Methods: The purpose of this study was to determine the relationship between chat habit (Distraction) with work accident This research is analytical survey with cross sectional approach. Samples of 30 respondents namely the Workers in the Industrial Making Krupuk. Sampling in simple random sampling. Results: The result of this research is p value 0,009 (p <0,05). It can be concluded that there is significant influence between Chatting Habits (Distraction) with Work Accident in Krupuk Making Industry. Discussion: Based on the result of research, it is advisable to the Worker not to accustom the Chat (Distraction) during work so that it can suppress the occurrence of Work Accident in Krupuk Making Industry. Keywords: Chat Habits (Distractions), Work Accidents.
HUBUNGAN ANTARA POLA ASUH ORANG TUA DENGAN PERKEMBANGAN BAHASA PADA ANAK USIA 3-4 TAHUN Sulasmini, Igut; Afiyanti, Dera; Iqomah, Muhammad Khabib Burhanudin
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 5 No 2 (2015): Oktober
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.945 KB) | DOI: 10.32583/pskm.5.2.2015.53-60

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan: Perkembangan bahasa adalah kemampuan anak untuk berkomunikasi, mengungkapkan perasaan, atau menyampaikan ide/keinginan. Pola asuh orang tua yang tepat akan mengoptimalkan perkembangan bahasa anak. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa hubungan antara pola asuh orang tua dengan perkembangan bahasa pada anak usia 3-4 tahun di Play Group Ananda Purin Kecamatan Patebon Kabupaten Kendal. Metode: Desain penelitian menggunakan deskriptif korelasi dan pendekatan Cross-Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua orang tua dan anak-anak usia 3-4 tahun. Menggunakan total sampling, diperoleh 31 responden yang memenuhi kriteria inklusi. Dalam menghubungkan penelitian ini menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Hasil penelitian ini didapatkan bahwa ada hubungan antara pola asuh orang tua dengan perkembangan bahasa (?=0,004 ; =0,05). Dari hasil analisa data dapat diketahui bahwa ada hubungan antara pola asuh orang tua dengan perkembangan bahasa pada anak usia 3-4 tahun. Diskusi: Penelitian selanjutnya diharapkan untuk menganalisis faktor-faktor lain yang mempengaruhi perkembangan bahasa anak yang belum dipelajari di penelitian sekarang ini. Faktor-faktor tersebut adalah komunikasi, interaksi, stimulasi, perkembangan motorik anak dan intelegensi anak. Kata kunci: Pola asuh orang tua, Perkembangan bahasa   ABSTRACT Introduction: Language development is the ability to communicate, express feelings, orconveyan idea. The right parenting pattern will optimalized the child'slanguage development. Purpose: The purpose of this research was toanalyze correlation between relationship with language development children aged 3-4 yearsin the Play Group Ananda Purin Patebon Kendal District. Methods: The design of this research was a descriptive correlation. The populations were all parents and children aged 3-4 years. Using Total Sampling, it was obtained 31 respondents who fulfilled inclution criteria. Result: The result of this studi was statistically significan cerelationship between parenting pattern with language development (?=0.004 ; =0.05). Trend analysis with qualitative approach showed that a relationship between parenting pattern was language development in children aged 3-4 years. Discussion: The researched suggests that to analyze other factors that affect the development of children's language that has not been studied in the current research. These factors are communication, interaction, stimulation, motor development of children and child intelligence. Keywords: Parenting parents, Language development
HUBUNGAN KARAKTERISTIK REMAJA, KELUARGA DAN POLA ASUH ORANGTUA DENGAN PERILAKU SEKSUAL REMAJA Mukaromah, Fitriyatul; PH, Livana; Susanti, Yulia
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 5 No 2 (2015): Oktober
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.832 KB) | DOI: 10.32583/pskm.5.2.2015.61-66

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan: Perilaku seksual remajamerupakan segala tingkah laku remaja yang didorong oleh hasrat seksual baik dilakukan dengan lawan jenis maupun sesama jenis. Metode: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya hubungan antara karakteristik remaja, keluarga dan pola asuh orangtua dengan perilaku seksual remaja. Penelitian ini merupakan penelitian korelasi dengan menggunakan rancangan penelitian croos sectional. Responden yang menjadi subjek penelitian ini adalah remaja dengan populasi 160 yang menjadi sampel berjumlah 125. Teknik yang digunakan teknik  Pro portionate Stratified Random Sampling. Analisis data menggunakan univariat dan bivariat dengan Spearman dan Anova. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara karakteristik remaja (umur =p value 0,397 dan jeniskelamin= p value 732), karakteristik keluarga (tipekeluarga = p value 0,896, pekerjaan ayah = p value 0,711, penghasilan ibu = p value 0,064, pendidikan ayah = value 0,317 dan pendidikan ibu = p value 0,119) dengan perilaku seksual remaja. Sementara itu ada hubungan yang signifikan antara pekerjaan ibu (p value = 0,042), pekerjaan ayah (p value =0,026), pola asuh orang tua (p value=0,000)dengan perilaku seksual remaja. Sedangkan suku bangsa ayah dan ibu tidak dapat dikorelasikan karena semua suku bangsa Jawa. Diskusi: Hasil penelitian ini diharapkan remaja dapat bekerja sama dengan petugas kesehatan atau instansi kesehatan untuk mengadakan penyuluhan kesehatan mengenai seksualitas.   Kata kunci: Karakteristik Remaja, Keluarga, Pola Asuh, Perilaku Seksual Remaja   ABSTRACT Introduction: Adolescent sexual behaviour is all adolescent behaviour that is pushed by good sexual desire is done with also kind fellow. Methods: This research will aim to detects connection existence between adolescent characteristics, family and pattern brings up parents with behaviour adolescent sexual. This research is correlation watchfulness by using research plan cross sectional. Respondent that be subject this research adolescent with population 160 that is sample numbers 125. Technique that used technique proportionate stratified random sampling. Data analysis uses univariate and bivariate with Spearman and Anova.  Results: Research result shows that there is no connection between adolescent characteristics (age =p value 0,397 and sex = p value 732, families characteristics (family type = p value 0,896, father job = p value 0,711, mother income = p value 0,064, father educations = value 0,317 and mother education = p value 0,119) with adolescent sexual behaviour. Meanwhile there connection significant between mother job (p value = 0,042, father jobs (p value =0,026, pattern brings up parents (p value=0,000) with adolescent sexual behaviour. While father tribe and mother can not correlation because all java tribe. Discussion: This research result is supposed adolescent can cooperate with well-being operator or well-being resort to hold well-being elucidation hits sexuality.  Keywords: Adolescent characteristics, family and pattern care parents with adolescent sexual behaviour
HUBUNGAN ANTARA PEKERJAAN, TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU DENGAN PERILAKU PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF Utami, Rizky Tri; Suraji, Cahyo; Musyarofah, Siti
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 5 No 2 (2015): Oktober
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.102 KB) | DOI: 10.32583/pskm.5.2.2015.67-70

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan: Cakupan pemberian ASI eksklusif cenderung mengalami penurunan dari tahun ke tahun. Berbagai penelitian di Indonesia melaporkan prosentase ASI eksklusif 6 bulan masih di bawah 20%. Upaya untuk mengatasi masalah tersebut perlu peran serta ibu. Metode: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pekerjaan, tingkat pengetahuan dan sikap ibu dengan perilaku pemberian ASI eksklusif. Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Subjek penelitiannya menggunakan teknik simple random sampling. Data dianalisis dengan tt uji chi square. Hasil: Ada hubungan antara tingkat pengetahuan ibu dengan perilaku pemberian ASI eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Brangsong 02 Kendal p = 0, 029 (p > 0,05). Ada hubungan antara sikap ibu dengan perilaku pemberian ASI eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Brangsong 02 Kendal p = 0,022 (p > 0,05). Diskusi: Puskesmas Brangsong 02 Kendal diharapkan Memberikan penyuluhan selama 2 bulan sekali tentang pemberian ASI eksklusif kepada ibu-ibu. Kata kunci: Pekerjaan, pengetahuan, sikap, ASI eksklusif   ABSTRACT Introduction: The coverage of exclusive breastfeeding gifts compared from year to year. Various studies in Indonesia reported the percentage of exclusive breastfeeding 6 months is still below 20%. Attempts to overcome the problem need to be mother's role. Methods: This study aims to determine the relationship between work, attitude and attitude of the mother with exclusive breastfeeding behavior. This research uses analytic observational method using cross sectional. Research subjects using simple random sampling technique. Data were analyzed with tt chi square. Results: There was a relationship between maternal knowledge level and exclusive breastfeeding behavior in the working area of ??Puskesmas Brangsong 02 Kendal p = 0,029 (p> 0,05). There is correlation between mother attitude with exclusive ASI behavior in working area of ??Puskesmas Brangsong 02 Kendal p = 0,022 (p> 0,05). Discussion: Puskesmas Brangsong 02 Kendal is expected to provide information for 2 months once about exclusive breastfeeding to mothers.  Keywords: Occupation, knowledge, attitude, exclusive ASI  
HUBUNGAN PERILAKU PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD) PADA BURUH TANI DENGAN KEJADIAN PENYAKIT KULIT Agung Adhi Nugroho; Sri Sumini
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 5 No 2 (2015): Oktober
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.5.2.2015.38-43

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan: Pekerjaan di bidang pertanian melakukan bervariasi pekerjaan yang terpapar bahan kimia, biologi, dan bahan berbahaya lainnya. Mereka memupuk, memanen lading pertanian, membersihkan, serta memperbaiki segala peralatan pertanian.Buruh tani terpapar bahan-bahan kimia sering digunakan di bidang pertanian dan juga faktor – faktor lingkungan seperti kelembaban, suhu, dan frekuensi mencuci tangan dapat mempengaruh mudahnya terjadi penyakit kulit akibat kerja Metode: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara perilaku buruh tani terhadap penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) dengan kejadian penyakit kulit. Metode penelitian ini adalah survey analytic dengan desain penelitian cross sectional. Populasi yang diambil adalah petani dengan populasi 598 jumlah sampel 86 orang, penentuan sampel dengan teknik non quota sampling. Data yang diperoleh melalui kuisioner dan dianalisis mengguunakann uji statistik Chi Square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara perilaku buruh tani terhadap penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) dengan kejadian penyakit kulit (p valuue = 0,001). Diskusi: Bagi buruh tani diharapkan perlunya penggunaan baju lengan panjang, sepatu boot, dan sarung tangan untuk menghindari terjadinya penyakit kulit.. Kata kunci: Buruh Tani, Alat Pelindung Diri (APD), Penyakit Kulit. ABSTRACT Introduction: Employment in agriculture performs varying occupations exposed to chemicals, biologicals, and other hazardous materials. They cultivate, harvest agricultural livestock, clean and repair all agricultural equipment. Farm labor exposed to chemicals is often used in agriculture as well as environmental factors such as humidity, temperature, and frequency of hand washing can affect the ease of working skin diseases. Methods: The purpose of this study was to investigate the relationship between farm workers' behavior toward the use of Personal Protective Equipment (PPE) with the incidence of skin diseases. This research method is analytic survey with cross sectional research design. Population taken is farmer with population 598 sample 86 people, determination of sample with technique of non quota sampling. Data obtained through questionnaire and analyzed using Chi Square statistical test. Results: The results showed that there was a significant relationship between the behavior of farm laborers on the use of Personal Protective Equipment (PPE) with the incidence of skin diseases (p valuue = 0.001). Discussion: For farm laborers it is desirable to use long-sleeved shirts, boots and gloves to avoid the occurrence of skin diseases. Keywords: Farm Laborers, Personal Protective Equipment (PPE), Skin Diseases.
HUBUNGAN KEBIASAAN NGOBROL (DISTRAKSI) DENGAN KECELAKAAN KERJA DI INDUSTRI PEMBUATAN KRUPUK KULIT Dewi Nur Fajarwati; Sri Sumini
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 5 No 2 (2015): Oktober
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.5.2.2015.44-52

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan: Kebiasaan Ngobrol (Distraksi) merupakan segala sesuatu yang mengalihkan perhatian pekerja dari tugas utama saat bekerja. untuk kata lain Distraksi adalah segala sesuatu yang mempengaruhi mata atau gangguan visual dan pikiran atau gangguan kognitif. Banyak Penelitian tentang Distraksi yang sudah dilakukan , namun masih banyak para pekerja yang tidak tahu tentang bahaya Kebiasaan Ngobrol (Distraksi) yang dapat mengakibatkan Kecelakaan Kerja di Industri. Metode: Tujuan Penelitian ini adalah untuk Mengetahui Hubungan Antara Kebiasaan Ngobrol (Distraksi) dengan Kecelakaan Kerja Penelitian ini bersifat Survey analitik dengan Pendekatan cross sectional. Sampel sebanyak 30 responden yakni Para Pekerja yang ada di Industri Pembuatan Krupuk. Pengambilan sampel secara simple random sampling. Hasil: Hasil penelitian diperoleh nilai p value adalah 0,009 (p<0,05). Dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh signifikan antara Kebiasaan Ngobrol (Distraksi) dengan Kecelakaan Kerja di Industri Pembuatan Krupuk. Diskusi: Berdasarkan Hasil Penelitian, maka disarankan kepada Pekerja agar tidak membiasakan Ngobrol (Distraksi) saat kerja berlangsung sehingga dapat menekan terjadinya Kecelakaan Kerja di Industri Pembuatan Krupuk. Kata kunci: Kebiasaan Ngobrol (Distraksi), Kecelakaan Kerja ABSTRACT Introduction: Chat Habits (Distractions) are anything that distracts the worker from the main task at work. for other words Distraction is anything that affects the eyes or disturbances of visual and mind or cognitive impairment. Many Research on Distractions has been done, but there are still many workers who do not know about the dangers of Chatting Habits (Distraksi) which can lead to Work Accidents in the Industry. Methods: The purpose of this study was to determine the relationship between chat habit (Distraction) with work accident This research is analytical survey with cross sectional approach. Samples of 30 respondents namely the Workers in the Industrial Making Krupuk. Sampling in simple random sampling. Results: The result of this research is p value 0,009 (p <0,05). It can be concluded that there is significant influence between Chatting Habits (Distraction) with Work Accident in Krupuk Making Industry. Discussion: Based on the result of research, it is advisable to the Worker not to accustom the Chat (Distraction) during work so that it can suppress the occurrence of Work Accident in Krupuk Making Industry. Keywords: Chat Habits (Distractions), Work Accidents.
HUBUNGAN ANTARA POLA ASUH ORANG TUA DENGAN PERKEMBANGAN BAHASA PADA ANAK USIA 3-4 TAHUN Igut Sulasmini; Dera Afiyanti; Muhammad Khabib Burhanudin Iqomah
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 5 No 2 (2015): Oktober
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.5.2.2015.53-60

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan: Perkembangan bahasa adalah kemampuan anak untuk berkomunikasi, mengungkapkan perasaan, atau menyampaikan ide/keinginan. Pola asuh orang tua yang tepat akan mengoptimalkan perkembangan bahasa anak. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa hubungan antara pola asuh orang tua dengan perkembangan bahasa pada anak usia 3-4 tahun di Play Group Ananda Purin Kecamatan Patebon Kabupaten Kendal. Metode: Desain penelitian menggunakan deskriptif korelasi dan pendekatan Cross-Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua orang tua dan anak-anak usia 3-4 tahun. Menggunakan total sampling, diperoleh 31 responden yang memenuhi kriteria inklusi. Dalam menghubungkan penelitian ini menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Hasil penelitian ini didapatkan bahwa ada hubungan antara pola asuh orang tua dengan perkembangan bahasa (ρ=0,004 ; =0,05). Dari hasil analisa data dapat diketahui bahwa ada hubungan antara pola asuh orang tua dengan perkembangan bahasa pada anak usia 3-4 tahun. Diskusi: Penelitian selanjutnya diharapkan untuk menganalisis faktor-faktor lain yang mempengaruhi perkembangan bahasa anak yang belum dipelajari di penelitian sekarang ini. Faktor-faktor tersebut adalah komunikasi, interaksi, stimulasi, perkembangan motorik anak dan intelegensi anak. Kata kunci: Pola asuh orang tua, Perkembangan bahasa ABSTRACT Introduction: Language development is the ability to communicate, express feelings, orconveyan idea. The right parenting pattern will optimalized the child'slanguage development. Purpose: The purpose of this research was toanalyze correlation between relationship with language development children aged 3-4 yearsin the Play Group Ananda Purin Patebon Kendal District. Methods: The design of this research was a descriptive correlation. The populations were all parents and children aged 3-4 years. Using Total Sampling, it was obtained 31 respondents who fulfilled inclution criteria. Result: The result of this studi was statistically significan cerelationship between parenting pattern with language development (ρ=0.004 ; =0.05). Trend analysis with qualitative approach showed that a relationship between parenting pattern was language development in children aged 3-4 years. Discussion: The researched suggests that to analyze other factors that affect the development of children's language that has not been studied in the current research. These factors are communication, interaction, stimulation, motor development of children and child intelligence. Keywords: Parenting parents, Language development
HUBUNGAN KARAKTERISTIK REMAJA, KELUARGA DAN POLA ASUH ORANGTUA DENGAN PERILAKU SEKSUAL REMAJA Fitriyatul Mukaromah; Livana PH; Yulia Susanti
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 5 No 2 (2015): Oktober
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.002 KB) | DOI: 10.32583/pskm.5.2.2015.61-66

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan: Perilaku seksual remajamerupakan segala tingkah laku remaja yang didorong oleh hasrat seksual baik dilakukan dengan lawan jenis maupun sesama jenis. Metode: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya hubungan antara karakteristik remaja, keluarga dan pola asuh orangtua dengan perilaku seksual remaja. Penelitian ini merupakan penelitian korelasi dengan menggunakan rancangan penelitian croos sectional. Responden yang menjadi subjek penelitian ini adalah remaja dengan populasi 160 yang menjadi sampel berjumlah 125. Teknik yang digunakan teknik Pro portionate Stratified Random Sampling. Analisis data menggunakan univariat dan bivariat dengan Spearman dan Anova. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara karakteristik remaja (umur =p value 0,397 dan jeniskelamin= p value 732), karakteristik keluarga (tipekeluarga = p value 0,896, pekerjaan ayah = p value 0,711, penghasilan ibu = p value 0,064, pendidikan ayah = value 0,317 dan pendidikan ibu = p value 0,119) dengan perilaku seksual remaja. Sementara itu ada hubungan yang signifikan antara pekerjaan ibu (p value = 0,042), pekerjaan ayah (p value =0,026), pola asuh orang tua (p value=0,000)dengan perilaku seksual remaja. Sedangkan suku bangsa ayah dan ibu tidak dapat dikorelasikan karena semua suku bangsa Jawa. Diskusi: Hasil penelitian ini diharapkan remaja dapat bekerja sama dengan petugas kesehatan atau instansi kesehatan untuk mengadakan penyuluhan kesehatan mengenai seksualitas. Kata kunci: Karakteristik Remaja, Keluarga, Pola Asuh, Perilaku Seksual Remaja ABSTRACT Introduction: Adolescent sexual behaviour is all adolescent behaviour that is pushed by good sexual desire is done with also kind fellow. Methods: This research will aim to detects connection existence between adolescent characteristics, family and pattern brings up parents with behaviour adolescent sexual. This research is correlation watchfulness by using research plan cross sectional. Respondent that be subject this research adolescent with population 160 that is sample numbers 125. Technique that used technique proportionate stratified random sampling. Data analysis uses univariate and bivariate with Spearman and Anova. Results: Research result shows that there is no connection between adolescent characteristics (age =p value 0,397 and sex = p value 732, families characteristics (family type = p value 0,896, father job = p value 0,711, mother income = p value 0,064, father educations = value 0,317 and mother education = p value 0,119) with adolescent sexual behaviour. Meanwhile there connection significant between mother job (p value = 0,042, father jobs (p value =0,026, pattern brings up parents (p value=0,000) with adolescent sexual behaviour. While father tribe and mother can not correlation because all java tribe. Discussion: This research result is supposed adolescent can cooperate with well-being operator or well-being resort to hold well-being elucidation hits sexuality. Keywords: Adolescent characteristics, family and pattern care parents with adolescent sexual behaviour
HUBUNGAN ANTARA PEKERJAAN, TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU DENGAN PERILAKU PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF Rizky Tri Utami; Cahyo Suraji; Siti Musyarofah
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 5 No 2 (2015): Oktober
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.5.2.2015.67-70

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan: Cakupan pemberian ASI eksklusif cenderung mengalami penurunan dari tahun ke tahun. Berbagai penelitian di Indonesia melaporkan prosentase ASI eksklusif 6 bulan masih di bawah 20%. Upaya untuk mengatasi masalah tersebut perlu peran serta ibu. Metode: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pekerjaan, tingkat pengetahuan dan sikap ibu dengan perilaku pemberian ASI eksklusif. Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Subjek penelitiannya menggunakan teknik simple random sampling. Data dianalisis dengan tt uji chi square. Hasil: Ada hubungan antara tingkat pengetahuan ibu dengan perilaku pemberian ASI eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Brangsong 02 Kendal p = 0, 029 (p > 0,05). Ada hubungan antara sikap ibu dengan perilaku pemberian ASI eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Brangsong 02 Kendal p = 0,022 (p > 0,05). Diskusi: Puskesmas Brangsong 02 Kendal diharapkan Memberikan penyuluhan selama 2 bulan sekali tentang pemberian ASI eksklusif kepada ibu-ibu. Kata kunci: Pekerjaan, pengetahuan, sikap, ASI eksklusif ABSTRACT Introduction: The coverage of exclusive breastfeeding gifts compared from year to year. Various studies in Indonesia reported the percentage of exclusive breastfeeding 6 months is still below 20%. Attempts to overcome the problem need to be mother's role. Methods: This study aims to determine the relationship between work, attitude and attitude of the mother with exclusive breastfeeding behavior. This research uses analytic observational method using cross sectional. Research subjects using simple random sampling technique. Data were analyzed with tt chi square. Results: There was a relationship between maternal knowledge level and exclusive breastfeeding behavior in the working area of ​​Puskesmas Brangsong 02 Kendal p = 0,029 (p> 0,05). There is correlation between mother attitude with exclusive ASI behavior in working area of ​​Puskesmas Brangsong 02 Kendal p = 0,022 (p> 0,05). Discussion: Puskesmas Brangsong 02 Kendal is expected to provide information for 2 months once about exclusive breastfeeding to mothers. Keywords: Occupation, knowledge, attitude, exclusive ASI

Page 1 of 1 | Total Record : 10


Filter by Year

2015 2018


Filter By Issues
All Issue Vol 15 No 4 (2025): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Oktober 2025 Vol 15 No 3 (2025): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Juli 2025 Vol 15 No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: April 2025 Vol 15 No 1 (2025): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Januari 2025 Vol 14 No 4 (2024): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Oktober 2024 Vol 14 No 3 (2024): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Juli 2024 Vol 14 No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: April 2024 Vol 14 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Januari 2024 Vol 13 No 4 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Oktober 2023 Vol 13 No 3 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Juli 2023 Vol 13 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: April 2023 Vol 13 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Januari 2023 Vol 12 No 4 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Oktober 2022 Vol 12 No 4 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Supp Oktober 2022 Vol 12 No 3 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Juli 2022 Vol 12 No 3 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Supp Juli 2022 Vol 12 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Supp April 2022 Vol 12 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: April 2022 Vol 12 No 1 (2022): Supp Januari 2022 Vol 12 No 1 (2022): Januari 2022 Vol 11 No 4 (2021): Oktober 2021 Vol 11 No 4 (2021): Supp Oktober 2021 Vol 11 No 3 (2021): Juli 2021 Vol 11 No 2 (2021): Supp April 2021 Vol 11 No 2 (2021): April 2021 Vol 11 No 1 (2021): Supp Januari 2021 Vol 11 No 1 (2021): Januari 2021 Vol 10 No 4 (2020): Oktober 2020 Vol 10 No 3 (2020): Juli 2020 Vol 10 No 2 (2020): April 2020 Vol 10 No 1 (2020): Januari 2020 Vol 9 No 4 (2019): Oktober Vol 9 No 3 (2019): Juli Vol 9 No 2 (2019): April Vol 9 No 1 (2019): Januari Vol 8 No 2 (2018): Oktober Vol 8 No 1 (2018): April Vol 7 No 2 (2017): Oktober Vol 7 No 1 (2017): April Vol 6 No 2 (2016): Oktober Vol 6 No 1 (2016): April Vol 5 No 2 (2015): Oktober Vol 5 No 1 (2015): April Vol 4 No 2 (2014): Oktober Vol 4 No 1 (2014): April Vol 3 No 2 (2013): Oktober More Issue