cover
Contact Name
Livana PH
Contact Email
livana.ph@gmail.com
Phone
+6289667888978
Journal Mail Official
lppm@stikeskendal.ac.id
Editorial Address
Jl. Laut No. 31A Kendal Jawa Tengah 51311
Location
Kab. kendal,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal
ISSN : 20890834     EISSN : 25498134     DOI : https://doi.org/10.32583/pskm
Core Subject : Health, Education,
Jurnal ilmiah permas: jurnal ilmiah stikes kendal (JIPJISK) merupakan bagian integral dari jurnal yang diterbitkan oleh LPPM STIKES Kendal. JIPJISK merupakan sarana pengembangan dan publikasi karya ilmiah bagi para peneliti, dosen dan praktisi. JIPJISK menerbitkan artikel-artikel yang merupakan hasil penelitian, studi kasus, hasil studi literatur, konsep keilmuan, pengetahuan dan teknologi yang inovatif dan terbaharu yang berfokus pada delapan (8) pilar kesehatan masyarakat, meliputi Biostatiska dan Kependudukan, Epidemiologi, Promosi Kesehatan, Kesehatan Lingkungan, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Gizi Masyarakat, Kesehatan Reproduksi. JIPJISK mulai Januari 2019 akan terbit 4x dalam setahun, yaitu bulan Januari, April, Juli, dan Oktober.
Articles 1,175 Documents
Perbedaan Kualitas Hidup Wanita Menopause Daerah Urban dan Rural Itma Annah; Harlyanti Muthma’innah Mashar; Irene Febriani; Destinady Kadiser Miden
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 11 No 2 (2021): April 2021
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v11i2.1228

Abstract

Diperkirakan secara global angka populasi wanita berumur 50 tahun atau lebih akan meningkat menjadi 1,2 milyar pada tahun 2030. Yang berarti adanya peningkatan angka harapan hidup pada wanita maka akan berpengaruh pula pada banyaknya wanita yang akan mengalami menopause pada sepertiga hidupnya. Kejadian menopause berhubungan dengan perubahan kadar hormon seks sehingga mengakibatkan penurunan kualitas hidup wanita menopause. Tujuan penelitian ini ialah untuk melihat perbedaan kualitas hidup wanita menopause di derah urban dan rural Kota Palangka Raya, dan melihat faktor-faktor yang berhubungan dengan kualitas hidup Instrumen yang digunakan untuk menilai kualitas hidup wanita menopause adalah menggunakan The Utian Quality of Life (UQOL) Scale. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kunjungan pasien menopause di Puskesmas Menteng dan Puskesmas Kereng Bangkirai. Peneliti menggunakan sampel minimal size dengan perhitungan sampel 30/kelompok. Tehnik pengambilan sampel adalah dengan menggunakan metode accidental sampling. Metode penelitian yang digunakan ialah uji t tidak berpasangan untuk membandingkan kualitas hidup wanita menopause daerah rural dan urban dan desain studi cross sectional untuk melihat faktor-faktor yang berhubungan dengan kualitas hidup wanita menopause. Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan kualitas hidup wanita menopause daerah rural dan urban (perbedaan nilai mean= 14,28 dan p =0,007), dan faktor yang berhubungan dengan kualitas hidup wanita menopause adalah tingkat pendidikan (p=0,015), riwayat penyakit responden (p=0,000). Dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan kualitas hidup daerah urban dan rural, yang mana kualitas hidup wanita menopause daerah urban cenderung lebih baik dibandingkan daerah rural.
Mengapa terjadi Peningkatan Tuberculosis Multi-Drug Resistant pada Pasien Tuberculosis?: A Literature Review Rizaluddin Akbar; Titiek Hidayati
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 11 No 2 (2021): April 2021
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v11i2.1238

Abstract

TB merupakan penyakit infeksi menular yang bisa menyebabkan berbagai organ rusak, terutama paru-paru. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menyatakan Indonesia berada di posisi ke-2 dengan kasus TBC peringkat 5 besar di dunia. Hal ini perlu mendapat perhatian khusus karena bila pengobatan tuberkulosis tidak dilakukan dengan benar, maka bakteri tuberkulosis akan menjadi resisten terhadap pengobatan tersebut, yang disebut dengan multi drug resistant tuberculosis atau MDR-TB. Tujuan literartur riview ini untuk mengetahui hal hal yang berkaitan dengan peningkatan tuberculosis multi drugs rasistant atau TB-MDR pada pasien TB.Dalam pencariannya menggunakan database yang relevan, seperti : SageJournals, ProQuest, Jstor dan NCBI dengan menggunakan kata-kata : Tuberculosis Multi drug resistant “AND” Risk Factors “AND” Tb Patient “OR” Tuberculosis Patient dengan batasan tahun publikasi 5 tahun terakhir yaitu tahun 2015-2020. Berdasarkan hasil literature review dari 6 artikel yang telah dilakukan, ada beberapa hasil yang ditemukan terkait faktor-faktor yang mempengaruhi TB-MDR, yaitu status gizi yang kurang, tidak patuh, faktor usia, jenis kelamin laki-laki, pelaksanaan pengobatan DOTS yang tidak teratur. Peningkatan TB-MDR pada pasien TB berkaitan dengan status gizi, kepatuhan terhadap pengobatan, individu imigran, jenis kelamin laki-laki dan usia 30-45 tahun.
Pengaruh Usia dan Lama Paparan Asap Kendaraan Bermotor terhadap Derajat Dry Eye Syndrome pada Pekerja Ojek Zsafidda Afa Mahardika; Kamelissha Faadhilah Amani
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 11 No 2 (2021): April 2021
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v11i2.1240

Abstract

Asap yang dihasilkan oleh kendaraan bermotor mengandung zat yang dapat mengakibatkan gangguan dry eye syndrome. Di Kota Malang, ojek menjadi salah satu transportasi yang banyak diminati masyarakat sehingga banyak pula yang memilih profesi sebagai pekerja ojek. Pekerjaan yang mengharuskan untuk selalu berada di jalan raya tentu dapat menimbulkan risiko bagi pekerja ojek untuk mengalami dry eye syndrome. Tujuan penelitian yaitu menganalisis pengaruh faktor usia serta lama paparan asap kendaraan bermotor terhadap derajat dry eye syndrome pada pekerja ojek di Kota Malang. Desain penelitian menggunakan cross-sectional. Populasi dalam penelitian yaitu seluruh pekerja ojek di Kota Malang. Metode pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Jumlah sampel sebesar 100 responden yang telah memenuhi kriteria inklusi penelitian. Analisis data menggunakan uji Regresi linear berganda. Uji validitas dan realibilitas kuisioner Ocular Surface Disease Index menggunakan uji korelasi antara seluruh skor pada setiap pertanyaan dengan skor total kuisioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor usia dan lama paparan dapat berpengaruh baik secara simultan maupun parsial terhadap derajat dry eye syndrome (p=0,000). Faktor usia dan lama paparan berpengaruh secara simultan terhadap derajat dry eye syndrome sebesar 87,4%.
Gaya Hidup Berhubungan dengan Kejadian Hipertensi Winnellia Rangkuti
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 11 No 2 (2021): April 2021
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v11i2.1248

Abstract

Gaya hidup merupakan faktor yang sangat penting untuk dikaji karena faktor tersebut merupakan faktor yang mempengaruhi perilaku masyarakat yang pada akhirnya akan tercapai atau tidaknya derajaat kesehatanmasyarakat tersebut.Health behaviuor merupakan perilaku nyata dari anggota masyarakat yang secara langsung berkaitan dengan kesehatan masyarakat itu sendiri. Artinya bahwa penyakit hipertensi yang berkembang di masyarakat ini dapat disebabkan oleh perilaku masyarakat itu sendiri dalam hal ini adalah gaya hidup dan keperibadian masyarakat. Tujuan penelitian ini mengetahui hubungan antara gaya hidup dengan kejadian hipertensi,meliputi mengetahui gambaran gaya hidup,gambaran kejadian hipertensi,dan hubungan antara gaya hidup dengan kejadian hipertensi di Unit Pelayanan Terpadu Puskesmas Kecamatan Singkawang Selatan 1. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuanitatif dengan metode penelitian analitik corelational dengan rancangan penelitian cross-sectional untuk mengetahui hubungan antara variabel independen adalah gaya hidup,makan/diet,kebiasaan merokok, kebiasaan olahraga dan variabel dependen adalah kejadian hipertensi. Tehnik sampling menggunakan consecutive sampling yaitu mengambil sampel yang datang berkunjung sesuai dengan kriteria sampel pada saat melakukan penelitian.Sebanyak 33 responden. Berdasarkan hasil penelitian menurut gambaran gaya hidup pasien hipertensi di wilayah kerja puskesmas kecamatan singkawang selatan 1 tahun 2016 didapatkan hasil persentase tertinggi dengan kategori cukup sebanyak 8 responden (24.2%), dan menurut gambaran kejadian hipertensi diwilayah kerja puskesmas kecamatan singkawang selatan 1 tahun 2016 didapatkan hasil persentase tertinggi adalah dengan kategori sedang sebanyak 15 responden ( 45.5%). Sedangkan menurut hasil penelitian uji statistik kolerasi Chi- square didapatkan nialai p = 0.001 (p< 0,05), hal ini menunjukan bahwa terdapat hubungan gaya hidup dengan kejadian hipertensi di Unit Pelayanan Terpadu Puskesmas Kecamatan Singkawang selatan 1.
Pemilihan Akses Vaskular Berhubungan dengan Kualitas Hidup Pasien yang Menjalani Hemodialisis Putu Intan Daryaswanti; Kadek Dheana Novitayani
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 11 No 2 (2021): April 2021
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v11i2.1250

Abstract

Tindakan Hemodialisa yang dilakukan secara regular tentunya harus memberikan kenyamanan pada pasien dalam menjalaninya. Kenyamanan yang meningkat dapat meningkatkan kualitas hidup pasien yang rutin menjalankan hemodialisis termasuk dalam pemilihan akses vaskuler pasien hemodialisis. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pemilihan akses vascular dengan kualitas hidup pasien yang menjalani hemodialisis. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain metode korelasi cross sectional. Populasi penelitian ini adalah pasien GGK yang menjalani hemodialisis regular di Klinik Semesta Mandiri Denpasar Pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling dengan jumlah responden 35. Alat pengumpulan data yang digunakan untuk mengetahui kualitas hidup pasien menggunakan kuesioner WHOQOL-BREF (The World Health Organization Quality of Life). Uji korelasi Spearman menunjukkan nilai signifikansi 0,012 (p<0,05) berarti ada hubungan antara akses vaskuler dengan kualitas hidup pasien. Nilai korelasi Spearman menunjukkan bahwa akses vaskuler memiliki korelasi yang sedang (0,419) dan menunjukkan arah korelasi menunjukkan positif, dimana akses vaskuler AVF menunjukkan kualitas hidup pasien menjadi baik. Hasil penelitian yang berpusat pada pasien, dengan fokus pada hasil seperti QOL, telah muncul sebagai hal yang penting komponen penelitian efektivitas komparatif dan peningkatan pemberian perawatan kesehatan.
Pengalaman Fatigue dan Strategi Manajemen Gejala Pasien Penyakit Ginjal Stadium Akhir yang Menjalani Hemodialisa Dwi Nurul Salmi; Hema Malini; Reni Prima Gusty; Raveinal Raveinal; Hendri Budi; Rika Fatmadona
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 11 No 2 (2021): April 2021
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v11i2.1252

Abstract

Fatigue merupakan salah satu gejala fisik utama yang paling banyak dikeluhkan oleh pasien penyakit ginjal stadium akhir yang menjalani hemodialisa sehingga mengakibatkan aktifitas dan keterbatasan hidup pasien yang dapat mempengaruhi kualitas hidup pasien hemodialisa. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui pengalaman kelelahan dan strategi manajemen gejala pasien hemodialisa. Penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi deskriptif. Sampel diambil dengan purposive sampling pada 6 partisipan yang dilakukan dengan wawancara semi terstruktur. Penelitian telah dilakukan di RSUP Dr. M. Djamil Padang pada bulan Januari 2020 sampai bulan Desember 2020. Terdapat tiga tema yang diperoleh dalam penelitian ini yaitu sifat fatigue, keterbatasan akibat fatigue, dan cara mengatasi fatigue. Kesimpulan penelitian ini dapat memperjelas gambaran sifat kelelahan pasien sehingga perlunya intervensi terapeutik sehingga pasien mampu untuk melakukan manajemen gejala fatigue secara efektif yang disertai dengan penguatan sistem pendukung.
Kualitas Hidup Pasien Diabetes Mellitus dengan Hipertensi Rusdi Rusdi; Sih Ageng Lumadi
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 11 No 2 (2021): April 2021
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v11i2.1261

Abstract

Kualias Pasien diabetes militus dengan komplikasi hipertensi dalam melakukan aktivitas keseharinya kebanyakan mengalami keluhan yang berhubungan dengan kondisi kesehatannya, hal ini perlu adanya penelitian untuk mengkaji kualitas hidup pasien tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan kualitas hidup pasien dengan diabetes mellitus dengan hipertensi. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan Femonologi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara terperinci yang dibantu oleh panduan wawancara dan alat perekam kepada 4 informan. Pada peneliian ini dianalis dengan menggunakan model miles and huberman yaitu reduksi data, penyaji data, penarik kesimpulan sehinga dari analisa ini ditemukan hasil penelitian ini adalah 4 subjek yaitu 1) usaha pasien mengatasi keluhan dan penyakit dengan merubah pola hidup 2) pasien mendapat dukungan sosial dari keluarga dan kerabat 3) pasien mengalami masalah emosional karena penyakit yang di derita 4) pasien mendapat dukungan informasi dari lingkungan yang di olah secara manual dalam mengkoding. Semakin baik penderita diabetes menjaga pola hidup, semakin baik kualitas hidupnya. Penelitian ini dapat dijadikan untuk menambah pemaham bagi penderita diabetes dengan hipertensi agar selalu patuh terhadap pola hidup sehingga mengurangi komplikasi yang timbul.
Perbedaan Tingkat Mortalitas pada Pasien Cedera Kepala dengan Hipotensi dan Tanpa Hipotensi Anisa Zulfiya Rahmah; Fidha Rahmayani
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 11 No 2 (2021): April 2021
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v11i2.1264

Abstract

Cedera kepala atau cedera otak merupakan masalah kesehatan dan masalah sosial ekonomi serius di seluruh dunia serta terbanyak diantara penyebab utama mortalitas dan morbiditas pada semua umur. Salah satu faktor risiko paling penting yang mendasari terjadinya mortalitas pada cedera kepala adalah tekanan darah rendah atau hipotensi. Hipotensi merupakan prediktor yang terdokumentasi dengan baik dalam meningkatkan angka kematian pada cedera otak traumatik. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui perbedaan tingkat mortalitas pada pasien cedera kepala dengan hipotensi dan tanpa hipotensi. Jenis penelitian ini adalah analitik observasional dengan desain penelitian kohort retrospektif. Penelitian dilakukan pada bulan Oktober-Desember 2020 dengan menggunakan rekam medis. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien cedera kepala di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung pada periode 01 Januari 2018-30 September 2020 dengan jumlah 145 sampel yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Kriteria inklusi dalam penelitian ini adalah semua pasien cedera kepala yang berusia ≥ 18 tahun yang telah terdata dalam rekam medis periode 01 Januari 2018- 30 September 2020, pasien cedera kepala yang telah meninggal dunia yang telah terdata dalam rekam medis, serta pasien cedera kepala sedang hingga berat, subdural hematoma, dan epidural hematoma. Data dianalisis menggunakan uji chi-square. Penelitian ini mendapatkan distribusi pasien cedera kepala dengan hipotensi sebesar 5,5% (8 orang) dan pasien cedera kepala tanpa hipotensi sebesar 94,5% (137 orang). Angka kejadian mortalitas pada cedera kepala didapatkan sebesar 35,9% (52 orang). Uji chi-square antara hipotensi dan mortalitas cedera kepala mendapatkan p value sebesar 0,510 dan RR sebesar 0,580 dengan 95% CI 0,113-2,983. Tidak terdapat perbedaan tingkat mortalitas pada pasien cedera kepala dengan hipotensi dan tanpa hipotensi.
Personal Hygiene dan Stres dengan Kejadian Keputihan pada Siswi Kelas X Nor Wijayanti
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 11 No 2 (2021): April 2021
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v11i2.1283

Abstract

Merawat kebersihan organ seksual sering tidak dilakukan sesering merawat kebersihan organ tubuh lainnya. Pada organ seksual tersebut keringat yang dihasilkan cukup berlebih, sehingga organ seksual tersebut lebih lembab yang dapat menjadi media berkembangnya bakteri, penyakit dan bau tidak sedap. Stres psikososial yang meningkat berhubungan dengan meningkatnya prevalensi bakteri pada vagina. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan personal hygiene dan stres dengan kejadian keputihan pada siswi kelas X. Jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan Cross Sectional. Populasi penelitian 158 siswi kelas X pada bulan Januari tahun 2020. Pengambilan sampel menggunakan Purposive sampling dengan jumlah 67 siswi. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan observasi oleh peneliti secara langsung kepada responden. Uji validitas menggunakan pearson product moment dan koefisien reabilitas skala dihitung dengan menggunakan teknik keandalan Alpha Cronbach. Analisa data ini menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan tabel distribusi frekuensi dan uji statistik Chi Square. Hasil uji Chi Square menunjukkan hasil nilai signifikan P Value sebesar 0.623 > 0.05 atau 5% bahwa personal hygiene tidak berhubungan secara signifikan dengan kejadian keputihan dan tidak ada hubungan stres dengan kejadian keputihan dengan hasil uji statistik Chi Square di peroleh nilai signifikan P Value sebesar 0.276 > 0.05 atau 5% menunjukkan bahwa stres tidak berhubungan secara signifikan dengan kejadian keputihan. Kesimpulannya yaitu tidak ada hubungan antara personal hygiene dengan kejadian keputihan dan tidak ada hubungan stres dengan kejadian keputihan pada siswi kelas X.
Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Pelaksanaan Kelas Ibu Hamil Dian Utama Pratiwi; Satria Nandar Baharza; Devi Novitasari
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 11 No 2 (2021): April 2021
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v11i2.1284

Abstract

Frekuensi Antenatal Care yang mempengarui ketaatan ibu dalam mengkonsumsi tablet Fe dan memiliki hasil, bahwa diperoleh adanya pengaruh antara kerapatan Antenatal care berpengaruh pada ketaatan konsumsi tablet Fe pada ibu hamil trimester III dengan nilai p-value =0,002 (p-value < 0,05). Selain itu ibu hamil yang tidak perlakukan anjuran datang ke ANC lebih memiliki resiko lebih besar 18 kali dalam ketaatan asupan obat Fe dibandingkannya dengan ibu hamil yang melaksanakan kedatangan ANC sama anjuran secara rutin. Tujuan dari penelitian ini adalah diketahui faktor yang berhubungan dengan pelaksanaan kelas ibu hamil di Puskesmas Mataram Baru Kabupaten Lampung Timur Tahun 2020.Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian cross sectional study.Populasi pada penelitian ini adalah Ibu hamildi Puskesmas Mataram Baru Kabupaten Lampung Timur sejumlah 279 orang. Sampel 178 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang diisi langsung oleh responden dan diuji validitas dan realibitas, analisa data menggunakan uji regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan pengetahuan, sikap, dukungan keluarga, dukungan tenaga kesehatan, persepsi dengan pelaksanaan Kelas Ibu Hamil pada ibu hamil (P value < 0,05). Tidak ada hubungan sosial ekonomi dengan pelaksanaan Kelas Ibu (P value > 0,05). Persepsi merupakan faktor yang paling dominan yang berhubungan dengan pelaksanaan Kelas Ibu Hamil di Puskesmas Mataram Baru Kabupaten Lampung Timur Tahun 2020.

Page 31 of 118 | Total Record : 1175


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 15 No 4 (2025): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Oktober 2025 Vol 15 No 3 (2025): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Juli 2025 Vol 15 No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: April 2025 Vol 15 No 1 (2025): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Januari 2025 Vol 14 No 4 (2024): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Oktober 2024 Vol 14 No 3 (2024): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Juli 2024 Vol 14 No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: April 2024 Vol 14 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Januari 2024 Vol 13 No 4 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Oktober 2023 Vol 13 No 3 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Juli 2023 Vol 13 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: April 2023 Vol 13 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Januari 2023 Vol 12 No 4 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Oktober 2022 Vol 12 No 4 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Supp Oktober 2022 Vol 12 No 3 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Juli 2022 Vol 12 No 3 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Supp Juli 2022 Vol 12 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Supp April 2022 Vol 12 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: April 2022 Vol 12 No 1 (2022): Supp Januari 2022 Vol 12 No 1 (2022): Januari 2022 Vol 11 No 4 (2021): Oktober 2021 Vol 11 No 4 (2021): Supp Oktober 2021 Vol 11 No 3 (2021): Juli 2021 Vol 11 No 2 (2021): Supp April 2021 Vol 11 No 2 (2021): April 2021 Vol 11 No 1 (2021): Supp Januari 2021 Vol 11 No 1 (2021): Januari 2021 Vol 10 No 4 (2020): Oktober 2020 Vol 10 No 3 (2020): Juli 2020 Vol 10 No 2 (2020): April 2020 Vol 10 No 1 (2020): Januari 2020 Vol 9 No 4 (2019): Oktober Vol 9 No 3 (2019): Juli Vol 9 No 2 (2019): April Vol 9 No 1 (2019): Januari Vol 8 No 2 (2018): Oktober Vol 8 No 1 (2018): April Vol 7 No 2 (2017): Oktober Vol 7 No 1 (2017): April Vol 6 No 2 (2016): Oktober Vol 6 No 1 (2016): April Vol 5 No 2 (2015): Oktober Vol 5 No 1 (2015): April Vol 4 No 2 (2014): Oktober Vol 4 No 1 (2014): April Vol 3 No 2 (2013): Oktober More Issue