cover
Contact Name
Usman
Contact Email
usman_health@yahoo.co.id
Phone
+6285335204999
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Jenderal Ahmad Yani Km. 6, Kota Parepare Sulawesi Selatan 91112
Location
Kota pare pare,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Manusia dan Kesehatan
ISSN : 26145073     EISSN : 26143151     DOI : https://doi.org/10.31850/makes
Jurnal Ilmiah Manusia dan kesehatan merupakan jurnal ilmiah menyajikan hasil penelitian, laporan kasus, makalah ilmiah atau kajian analitis-kritis di bidang manusia dan kesehatan dan artikel dalam bentuk ulasan. Jurnal ini diterbitkan setahun tiga kali: Januari, Mei, dan September.
Articles 423 Documents
Pengaruh Media Promosi Penyuluhan terhadap Perilaku Unmet Need KB Pada Pasangan Usia Subur (Pus) di Nagari Sijunjung Tahun 2023 Nuswita, Nuswita; Elfindri, Elfindri
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 6 No. 3 (2023): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v6i3.2399

Abstract

Unmeed Need KB merupakan masalah yang masih banyak terjadi di masyarakat. Unmet Need KB dimaknai sebagai wanita usia subur dengan rentang usia 15-49 tahun yang tidak memakai alat kontrasepsi dengan alasan ingin anak nanti, tidak ingin memiliki anak lagi atau dalam kondisi hamil yang kehamilannya tidak diinginkan atau diinginkan nanti (dalam kurun waktu 2 tahun atau lebih). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh media promosi penyuluhan terhadap perilaku Unmet Need KB pada Pasangan Usia Subur (PUS). Penelitian dilakukan di Nagari Sijunjung Tahun 2023. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan rancangan Quasi Eksperiment Design dengan bentuk One Group Pre Test Post Test). Cara pengambilan sampel secara proportional random sampling yang terdiri dari 2 strata yaitu wanita menikah usia subur dan tidak hamil tetapi ingin anak nanti/ kemudian dan wanita menikah usia subur dan tidak hamil tetapi tidak ingin anak lagi. Data dianalisis menggunakan univariat dan bivariat. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa ada peningkatan pengetahuan dan sikap responden sebelum dan sesudah diberikan media promosi penyuluhan. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah media promosi penyuluhan berpengaruh terhadap perilaku Unmeed Need KB pada Pasangan Usi Subur (PUS).
Efektivitas Pelaksanaan Inovasi “Mas Daryasi” Terhadap Penderita Hipertensi Mendapat Pengobatan Sesuai Standar di Puskesmas Sijunjung Tahun 2023 Sartika Wani, Sudeti; Hardismas, Hardismas
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 6 No. 3 (2023): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v6i3.2451

Abstract

Penyakit Tidak Menular (PTM) saat ini mengalami peningkatan prevalensi salah satunya adalah penyakit hipertensi. Hipertensi merupakan penyakit penyumbang peningkatan angka kesakitan dan kematian serta beban biaya kesehatan yang tinggi di Indonesia. Perlu adanya inovasi yang bertujuan agar penderita hipertensi dapat dikendalikan dengan mendapatkan pengobatan sesuai standar. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pelaksanaan inovasi “Mas Daryasi” terhadap penderita hipertensi mendapat pengobatan sesuai standar. Penelitian di lakukan di Puskesmas Sijunjung pada Bulan Mei-Juni 2023 yang merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan eksperimental rancangan Pre Experimental design dengan pendekatan One-Group Pretest-Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh penderita hipertensi yang ada di wilayah penelitian dengan jumlah sampel sebanyak 53 orang, instrumen yang digunakan adalah kuisioner Pretest-Posttest.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan, sikap dan penderita hipertensi mendapatkan pengobatan sesuai standar. Hasil uji statistik menunjukkan nilai P< 0,05, yang berarti bahwa pelaksanaan Inovasi “Mas Daryasi” efektif terhadap penderita hipertensi mendapat pengobatan sesuai standar. Saran dalam penelitian ini adalah inovasi “Mas Daryasi” harus terus diaplikasikan di puskesmas Sijunjung sebagai upaya peningkatan cakupan pasien hipertensi di puskesmas mendapatkan pengobatan sesuai standar
Efektivitas Dongeng Berbahasa Minang Terhadap Peningkatan Pengetahuan Sikap Siswa Tentang Karies Gigi melani, drisya; Novelasari, Novelasari; Amos, John
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 6 No. 3 (2023): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v6i3.2496

Abstract

Prevalensi karies gigi di Provinsi Sumatera Barat tahun 2018 mencapai 43,87%, sedangkan di Kabupaten Solok Selatan adalah 43,26%. Tujuan penelitian untuk mengetahui adanya manfaat dongeng berbahasa Minang terhadap pengetahuan dan sikap siswa kelas 4, 5, 6 di SDN 14 Sapan Sari terkait upaya pencegahan karies gigi. Penelitian ini menggunakan mixed method dengan menggunakan quasi experiment desain one grup pretest posttest. Penelitian kualitatif dilakukan wawancara mendalam kepada Penanggung Jawab UKS, Guru Bahasa Indonesia, dan Guru BAM. Sedangkan kuantitatif menggunakan kuesioner. Populasi dan sampel penelitian yaitu siswa kelas 4, 5, 6 dengan jenis total sampling. Analiasis data dengan univariat serta bivariat menggunakan uji paired t-test. Hasil penelitian mengungkapkan perlunya edukasi tentang karies gigi melalui dongeng Minangkabau. Rata-rata pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi adalah 8,18 dan 12,43, serta rata-rata sikap sebelum dan sesudah intervensi adalah 55,77 dan 61,50. Hasil penelitian menunjukkan efektivitas untuk pengetahuan (p-value = 0,001) dan sikap (p-value = 0,001). Kesimpulannya ada efektifitas dongeng berbahasa Minang terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap siswa sekolah dasar tentang karies gigi di SDN 14 Sapan Sari. Disarankan agar dongeng berbahasa Minang ini dapat dikembangkan sebagai intervensi terhadap masalah kesehatan lainnya.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Seks Bebas pada Pelajar Sekolah Menengah Pertama Studi Kasus Puskesmas Sungai Lansek Kabupaten Sijunjung Dewi Sartika, Sri; Elfindri, Elfindri
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 6 No. 3 (2023): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v6i3.2503

Abstract

Salah satu kenakalan remaja yang saat ini banyak terjadi di masyarakat adalah seks bebas. Seks bebas merupakan bentuk pembebasan seks yang dipandang tidak wajar yang didorong oleh hasrat seksual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang pengaruhi seks bebas pada pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP). Penelitian dilakukan di diseluruh Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang ada diwilayah kerja Puskesmas Sungai Lansek. Populasi dalam penelitian ini adalah adalah Seluruh siswa SMP dengan jumlah sampel 325 siswa/siswi. Data dioleh menggunakan analisa multivariat. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa pengetahuan, sikap, dukungan keluarga dan paparan pornografi berpengaruh signifikan terhadap hubungan seks yang dilakukan oleh siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP), namun penggunaan teknologi tidak berpengaruh terhadap seks bebas pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP). Kesimpulan dalam penelitian adalah faktor yang memiliki pengaruh paling besar terhadap tindakan seks bebas yaitu faktor paparan pornografi. Adapun saran dalam penelitian ini yaitu dapat menciptakan kegiatan inovasi ngopi baper ( Ngobrol Pintar Bareng Pelajar) melalui teknologi Wa group maupun secara langsung dengan hari yang ditentukan, hal yang dibicarakan seputar kesehatan reproduksi dan seks bebas.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Burnout Pada Perawat Ruangan Inap di RSUD dr. A. Dadi Tjokrodipo Bandar Lampung Tahun 2023 Pinarsih, Retno; Dwi Nuryani, Dina; Muhani, Nova; Ekasari, Fitri
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 6 No. 3 (2023): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v6i3.2506

Abstract

Burnout menjadi perhatian bagi pekerja di seluruh dunia, pada tahun 2019 WHO (World Health Organization) secara resmi mengatakan burnout selaku fenomena pekerjaan serta masuk dalam International Classification of Diseases (ICD-11). Laporan suatu penelitian systematic review mengenai prevalensi burnout yang menyertakan 182 penelitian dari 109.628 orang di 45 negeri dari tahun 1991-2018, prevalensi burnout yang dilaporkan ialah 67.0%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan faktor-faktor yang mempengaruhi burnout (Kelelahan Kerja) pada perawat ruangan inap di RSUD dr. A. Dadi Tjokrodipo Bandar Lampung tahun 2023. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif pendekatan desain cross sectional. Jumlah sampel 104 responden dengan teknik purposive sampling, dengan melakukan pengisian kuesioner Maslach Burnout Infentory (MBI). Analisis data yang digunakan adalah univariat dan bivariat dengan uji statistik chi-square. Berdasarkan hasil analisis uji bivariat, diketahui responden yang mengalami burnout tinggi sebanyak 22 perawat (21,2%), dan yang mengalami beban kerja berlebih (work overload) 71 perawat (68,3%), serta setuju adanya rewarded of work sebanyak 67 perawat (64.6%). Terdapat hubungan yang signifikan antara beban kerja berlebih (work overload) dengan nilai p-value = 0,010 dengan OR = 0,287 dan ada hubungan yang signifikan antara setuju adanya rewarded of work dengan nilai p = 0,036 dengan OR = 0,365 terhadap dengan kejadian burnout. RSUD dr. A. Dadi Tjokrodipo diharapkan dapat memberikan pelatihan mengenai faktor-faktor yang terjadinya burnout, sehingga diharapkan perawat mampu mencegah dan mengendalikan kejadian burnout terutama pada dirinya sendiri.
Identifikasi Penyebab Ketidakpatuhan Warga Terhadap Penerapan Protokol Kesehatan di Masa Pandemi Covid-19 Di Kota Parepare Ma'ruf, Amar; Usman, Usman; Putri Rusman, Ayu Dwi; Majid, Makhrajani; Wahyuni Sari, Rasidah
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 6 No. 3 (2023): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v6i3.2569

Abstract

Pandemi Covid-19 di Tahun 2020 berdampak luar biasa, melumpuhkan hampir semua aspek kehidupan. Semua orang diwajibkan menerapkan protokol kesehatan 5M, yaitu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak fisik dengan orang lain, menghindari kerumunan, dan membatasi mobilitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penyebab ketidakpatuhan warga terhadap penerapan protokol kesehatan dimasa pandemi Covid-19 di Kota Parepare. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini yaitu warga Kota Parepare dengan jumlah sampel 100 orang. Pengambilan sampel yaitu menggunakan teknik ecidental sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas masyarakat Kota Parepare masih kurang memahami tentang protokol kesehatan dalam pencegahan Covid-19 dan masih belum patuh terhadap penerapan protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19. Disarankan agar masyarakat dapat aktif dalam mencari informasi melalui internet, televisi, media massa ataupun bertanya dengan petugas kesehatan tentang protokol kesehatan 5M agar mendapatkan sumber informasi yang jelas, benar dan tepat.
Modalitas Radiologi pada Nodul Tiroid Z, Khairunnisa
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 6 No. 3 (2023): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v6i3.1562

Abstract

Nodul tiroid adalah pembengkakan yang teraba pada kelenjar tiroid yang tampak normal. Salah satu modalitas radiologi dalam menegakkan diagnosis nodul tiroid adalah USG. Panduan tatalaksana dari American Association of Clinical Endocrinologist, American College of Endocrinology, dan Associazione Medici Endocrinologi menyatakan bahwa nodul tiroid kurang dari 5 mm harus selalu dipantau dengan ultrasonografi daripada biopsi. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan identifikasi, evaluasi, serta interpretasi terhadap semua hasil penelitian melalui database Google Scholar, Science Direct, Springer Link dan PubMed dan berbagai media cetak lainnya. nodul tiroid dapat ditemukan dengan ultrasonografi (USG) resolusi tinggi pada 19%-68% individu yang dipilih secara acak; frekuensi temuan ini lebih tinggi pada wanita dan orang tua. Terdapat beberapa modalitas yang dapat digunakan dalam mendiagnosis nodul tiroid, diantaranya USG, Skintigrafi Tiroid, Elastografi, MRI dan CT-Scan serta PET-Scan
Hubungan Tingkat Pendidikan dan Pengetahuan Ibu Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Usia 24-59 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Monggeudong Kota Lhokseumawe Berlina, Liza; Sawitri, Harvina; Mauliza, Mauliza
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v7i1.1606

Abstract

Stunting is a nutritional problem in the world, especially in poor and developing countries, stunting is a major health problem associated with the risk of morbidity and mortality, sub-optimal brain development, resulting in delayed motor changes and stunted mental growth. The purpose of this study was to determine the relationship between mother's level of education and knowledge with the incidence of stunting in toddlers aged 24-59 months in the working area of the Mongeudong Public Health Center, Lhokseumawe City. This type of research is an observational analytic study with a cross-sectional design. The total population in this study was 888 people. The sample was taken using a non-probability sampling technique with accidental sampling and obtained a sample of 80 respondents. Data analysis in this study was univariate and bivariate analysis using the chi-square test statistical test. The results of the statistical test showed that the education level variable (p = 0.000 <, a = 0.05) and the knowledge variable (p = 0.000 <, a = 0.05). The conclusion of this study is that there is a relationship between the mother's level of education and knowledge with the incidence of stunting in toddlers aged 24-59 months in the working area of the Mongeudong Public Health Center, Lhokseumawe City.
Identifikasi Perilaku Petani Dalam Penerapan Climate Smart Agriculture (CSA) Dalam Penggunaan Pestisida Di Kecamatan Cempa Kabupaten Pinrang Amir, Rahmi; Usman, Usman; Fadillah, Nurcahaya; Umar, Fitriani; Nurlinda, Nurlinda
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v7i2.1751

Abstract

Pestisida adalah bahan zat kimia yang digunakan untuk membasmi hama, baik itu berupa tumbuhan, hewan dan lainnya. Dalam penggunaannya kita perlu memperhatikan aturan pakai dari bahan yang akan diaplikasikan ke semua tumbuhan. Tujuan dari penelitian ini yaitu, untuk mengidentifikasi perilaku petani dalam penerapan Climate Smart Agricultire dalam penggunaan pestisida, untuk mengetahui bagaimana pengetahuan petani mengenai akibat dari penggunaan pestisida yang berlebihan, dan untuk mengetahui bagaimana perilaku petani dalam penggunaan alat pelindung diri (APD). Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian kualitatif deskriptif, dengan informan sebanyak 7 orang yaitu, ketua kelompok tani, petani, dan penyuluh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Petani belum cukup mengetahui mengenai Climate Smart Agriculture (CSA) atau pertanian cerdas iklim, dalam penggunaan pestisida petani hanya mengetahui dampak pestisida terhadap kesehatan, tidak mengetahui mengenai dampak terhadap lingkungan seperti pencemaran terhadap tanah, dan air; dalam melakukan penyemprotan beberapa petani tidak menggunakan alat pelindung diri (APD) secara lengkap atau tidak menggunakan dengan baik dan benar. Sarannya yaitu, bagi para petani sawah agar dalam melakukan penyemprotan tanaman sebaiknya sesuai dengan takaran yang ada pada kemasan, juga menggunakan alat pelindung diri (APD) yang lengkap sesuai dengan aturan yang berlaku, dan jangan lupa cek up kesehatan ke instansi kesehatan, bagi tenaga kesehatan agar supaya melakukan penyuluhan tentang bagaimana bahaya apabila tidak menggunakan alat pelindung diri (APD) saat melakukan penyemprotan dan bagaimana dampak penggunaan pestisida terhadap kesehatan para petani, bagi peneliti selanjutnya diharapkan lebih mendalami lagi dalam melakukan penelitian terkait pertanian cerdas iklim atau pertanian yang ramah lingkungan.
Hubungan Keberadaan Jentik Dan Container Index Dengan Kejadian Penyakit Demam Berdarah Dengue Di Wilayah Kerja Puskesmas Kemiling Kota Bandar Lampung Tahun 2023 Meliyana, Rossy; Aji Perdana, Agung; Easter Yanti, Dhiny; Amirus, Khoidar
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 7 No. 3 (2024): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v7i3.2189

Abstract

Demam Berdarah Dengue disebabkan oleh gigitan nyamuk Aedes Aegypti dan Aedes Albopictus yang diketahui membawa virus Dengue. Di Bandar Lampung, kecamatan Kemiling menjadi wilayah tertinggi pesebaran kasus DBD dengan jumlah 23,7% kasus pertahun 2022. Salah satu upaya penurunan DBD dengan melakukan identifikasi keberadaan jentik dan Container Index (CI). Tujuan dilakukannya penelitian ini ialah guna mengetahui hubungan antara Keberadaan Jentik dan hubungan antara Container Index (CI) dengan Kejadian DBD di Wilayah Kerja Puskesmas Kemiling. Jenis penelitian ini bersifat observasional analitik dengan pendekatan case control. Sampel pada kajian ini memakai perbandingan 1:1, yaitu kelompok kasus atau penderita DBD sebanyak 27 responden dan kelompok kontrol atau non penderita DBD sebanyak 27 responden, dengan total 54 responden. Analisis data univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Keberadaan Jentik (p-value = 0,001) dan Container Index (p-value = 0,001) berpengaruh terhadap kasus DBD. Saran kepada masyarakat Kecamatan Kemiling adalah melaksanakan 3M apabila masyarakat menemukan jentik pada container di rumah untuk memutus rantai DBD. Terutama pada container seperti ember bekas, kaleng bekas, dan container yang tidak dipakai kembali