cover
Contact Name
Usman
Contact Email
usman_health@yahoo.co.id
Phone
+6285335204999
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Jenderal Ahmad Yani Km. 6, Kota Parepare Sulawesi Selatan 91112
Location
Kota pare pare,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Manusia dan Kesehatan
ISSN : 26145073     EISSN : 26143151     DOI : https://doi.org/10.31850/makes
Jurnal Ilmiah Manusia dan kesehatan merupakan jurnal ilmiah menyajikan hasil penelitian, laporan kasus, makalah ilmiah atau kajian analitis-kritis di bidang manusia dan kesehatan dan artikel dalam bentuk ulasan. Jurnal ini diterbitkan setahun tiga kali: Januari, Mei, dan September.
Articles 466 Documents
Hubungan Pada Tingkat Pengetahuan Pemakai Lensa Kontak Dengan Kejadian Iritasi Mata Pada Mahasiswa Program Studi Kedokteran Universitas Malikussaleh Riska Hayati; Nora Maulina; Khairunnisa Z
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v9i2.4438

Abstract

Lensa kontak adalah produk teknologi oftalmologi berupa lembaran plastik tipis dan bening yang ditempatkan di atas mata untuk memperbaiki penglihatan. Penggunaan yang tidak tepat dapat memiliki dampak serius bagi pemakainya, termasuk iritasi mata yang dapat mengakibatkan kebutaan. Kurangnya pengetahuan tentang penggunaan lensa kontak menjadi penyebab utama kondisi ini. Gejala iritasi mata meliputi mata yang merah, nyeri, bengkak, gatal, dan berair, serta penglihatan yang kabur setelah menggunakan lensa kontak. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi korelasi antara pengetahuan pengguna lensa kontak dan kejadian iritasi mata pada mahasiswa Program Studi Kedokteran Universitas Malikussaleh. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel terdiri dari 66 mahasiswa Program Studi Kedokteran Universitas Malikussaleh dari angkatan 2020-2023 yang secara aktif menggunakan lensa kontak. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan total sampling dan data dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari total responden, 48 orang (72,7%) memiliki pengetahuan yang baik, 13 orang (19,7%) memiliki pengetahuan yang cukup, dan 5 orang (7,6%) memiliki pengetahuan yang kurang. Sebanyak 29 orang (43,9%) mengalami iritasi mata, sedangkan 37 orang (56,1%) tidak mengalami iritasi mata. Berdasarkan hasil analisis, disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan pengguna lensa kontak dengan kejadian iritasi mata pada mahasiswa Program Studi Kedokteran Universitas Malikussaleh (nilai p-value 0,046).
Determinan Body Image pada Remaja di SMAN 5 Kota Jambi Tahun 2025 Ridhatul Fitri; Adelina Fitri; Hendra Dhermawan Sitanggang; Marta Butar Butar
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v9i2.4436

Abstract

Body image negatif pada remaja menjadi masalah kesehatan masyarakat yang semakin meningkat karena dapat memengaruhi kesehatan psikologis, perilaku makan, dan fungsi sosial remaja. Remaja merupakan kelompok yang rentan mengalami ketidakpuasan tubuh akibat perubahan fisik yang cepat serta tekanan sosial budaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan body image pada remaja di SMAN 5 Kota Jambi Tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain analitik kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah siswa kelas X dan XI SMAN 5 Kota Jambi. Sampel berjumlah 117 responden yang dipilih menggunakan teknik proportional stratified random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan analisis univariat, bivariat, dan multivariat. Analisis bivariat dan multivariat dilakukan menggunakan regresi Cox termodifikasi dengan waktu konstan untuk memperoleh adjusted prevalence ratio (aPR) dan 95% confidence interval (95%CI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 49,6% responden memiliki body image negatif. Analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara jenis kelamin (p=0,002), status gizi obesitas dan overweight (p=0,0001), body shaming (p=0,0003), penggunaan media sosial yang tinggi (p=0,038), dan aktivitas fisik sedang (p=0,011). Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa remaja perempuan berisiko 1,87 kali mengalami body image negatif dibandingkan laki-laki (aPR=1,87; 95%CI=1,21–2,91). Obesitas (aPR=1,81; 95%CI=1,32–2,45), body shaming berat (aPR=1,61; 95%CI=1,06–2,44), dan penggunaan media sosial tinggi (aPR=1,52; 95%CI=1,12–2,05) juga berhubungan signifikan dengan body image negatif. Jenis kelamin merupakan faktor dominan yang berhubungan dengan body image. Sekolah disarankan memperkuat program promosi kesehatan mental remaja terkait persepsi tubuh positif dan literasi media sosial.
Analisis Determinan Sikap, Motivasi dan Beban Kerja Perawat Terhadap Kepatuhan Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) Dalam Pencegahan Infeksi Nasokomial Syifa Najwa Yusuf; Saiful Riza; Riyan Mulfianda
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 9 No. 3 (2026): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v9i3.1789

Abstract

Industri semen merupakan salah satu sumber emisi polutan udara yang berpotensi menimbulkan dampak kesehatan bagi masyarakat di sekitarnya, khususnya melalui paparan sulfur dioksida (SO₂) dan nitrogen dioksida (NO₂). Kelompok anak dan dewasa memiliki karakteristik fisiologis dan pola pajanan yang berbeda, sehingga berpotensi menunjukkan tingkat risiko yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan risiko kesehatan akibat paparan SO₂ dan NO₂ antara kelompok anak dan dewasa di sekitar kawasan industri semen.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Environmental Health Risk Assessment (EHRA) yang dilakukan pada delapan lokasi permukiman di sekitar PT Semen Tonasa, Sulawesi Selatan, pada Januari 2024. Sampel terdiri dari 160 responden, yaitu 80 anak dan 80 dewasa yang dipilih secara purposive sampling. Parameter yang dianalisis meliputi konsentrasi SO₂ dan NO₂, nilai intake, serta Risk Quotient (RQ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi SO₂ dan NO₂ masing-masing berada pada kisaran 16,1–51,3 µg/m³ dan 16,9–46,2 µg/m³, yang masih berada di bawah baku mutu kualitas udara ambien. Secara komparatif, kelompok dewasa menunjukkan nilai intake dan RQ yang lebih tinggi pada kondisi realtime, sedangkan kelompok anak menunjukkan nilai yang lebih tinggi pada proyeksi pajanan jangka panjang (lifetime). Seluruh nilai RQ masih berada di bawah 1, yang menunjukkan bahwa paparan belum menimbulkan risiko kesehatan non-karsinogenik secara signifikan. Meskipun demikian, perbedaan pola risiko antara kedua kelompok menunjukkan bahwa anak-anak memiliki potensi kerentanan yang lebih tinggi terhadap dampak jangka panjang, sementara dewasa lebih terpengaruh oleh paparan jangka pendek. Temuan ini menegaskan pentingnya pendekatan berbasis kelompok rentan dalam pengelolaan kualitas udara di kawasan industri
Tingkat Pengetahuan Masyarakat Terhadap Pemanfaatan TOGA Sebagai Terapi Komplementer Hipertensi di Bilokka Fitriana Bunyanis; Marhawaidah; Raudhatul Jannah
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 9 No. 3 (2026): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v9i3.4435

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat karena angka kejadiannya terus meningkat dan dapat menyebabkan komplikasi serius. Salah satu upaya yang dapat dilakukan dalam pengendalian hipertensi adalah pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) sebagai terapi komplementer. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan masyarakat mengenai pemanfaatan TOGA sebagai terapi komplementer hipertensi di Kelurahan Bilokka, Kabupaten Sidrap. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan tinggi (68,0%) dan pemanfaatan TOGA dalam kategori baik (59,0%). Analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan masyarakat dengan pemanfaatan TOGA sebagai terapi komplementer hipertensi (p=0,003). Penelitian ini menyimpulkan bahwa semakin baik tingkat pengetahuan masyarakat, maka semakin baik pula pemanfaatan TOGA sebagai terapi komplementer hipertensi di Kelurahan Bilokka, Kabupaten Sidrap.
Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Batang Sereh Asal Sidrap Terhadap Propionibacterium acnes Wiwi Aprilia; Wahyuni L.Ode; Washliati Sirajuddin; Reny Angriany Hakim; Muhammad Tahir
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 9 No. 3 (2026): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v9i3.4452

Abstract

ABSTRAK Jerawat merupakan masalah kulit yang salah satunya disebabkan oleh bakteri Propionibacterium acnes. Penggunaan antibiotik jangka panjang dapat meyebabkan resistensi bakteri sehingga diperlukan alternatif antibakteri alami, salah satunya batang sereh (Cymbopogon citratus) yang mengandung flavonoid, alkaloid, tanin, terpenoid, dan minyak atsiri. Penelitian ini bertujuan mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak batang sereh asal Kabupaten Sidenreng Rapang terhadap Propionibacterium acnes dengan metode difusi cakram. Ekstrak dibuat menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 96% dan diuji pada konsentrasi 40%, 50% dan 60%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak batang sereh mampu menghambat pertumbuhan bakteri Propionibacterium acnes, dimana konsentrasi 60% memberikan daya hambat paling baik dibandingkan konsentrasi lainnya. Degan demikian, ekstrak batang sereh berpotensi sebagai antibakteri alami terhadap bakteri penyebab jerawat.
Perbandingan Risiko Kesehatan Paparan SO₂ dan NO₂ pada Anak dan Dewasa di Kawasan Industri Semen Evi Aprianti Radjiman; Uswatun Hasanah; Nur Ilmi Mardatillah
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 9 No. 3 (2026): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v9i3.4454

Abstract

Industri semen merupakan salah satu sumber emisi polutan udara yang berpotensi menimbulkan dampak kesehatan bagi masyarakat di sekitarnya, khususnya melalui paparan sulfur dioksida (SO₂) dan nitrogen dioksida (NO₂). Kelompok anak dan dewasa memiliki karakteristik fisiologis dan pola pajanan yang berbeda, sehingga berpotensi menunjukkan tingkat risiko yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan risiko kesehatan akibat paparan SO₂ dan NO₂ antara kelompok anak dan dewasa di sekitar kawasan industri semen.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Environmental Health Risk Assessment (EHRA) yang dilakukan pada delapan lokasi permukiman di sekitar PT Semen Tonasa, Sulawesi Selatan, pada Januari 2024. Sampel terdiri dari 160 responden, yaitu 80 anak dan 80 dewasa yang dipilih secara purposive sampling. Parameter yang dianalisis meliputi konsentrasi SO₂ dan NO₂, nilai intake, serta Risk Quotient (RQ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi SO₂ dan NO₂ masing-masing berada pada kisaran 16,1–51,3 µg/m³ dan 16,9–46,2 µg/m³, yang masih berada di bawah baku mutu kualitas udara ambien. Secara komparatif, kelompok dewasa menunjukkan nilai intake dan RQ yang lebih tinggi pada kondisi realtime, sedangkan kelompok anak menunjukkan nilai yang lebih tinggi pada proyeksi pajanan jangka panjang (lifetime). Seluruh nilai RQ masih berada di bawah 1, yang menunjukkan bahwa paparan belum menimbulkan risiko kesehatan non-karsinogenik secara signifikan. Meskipun demikian, perbedaan pola risiko antara kedua kelompok menunjukkan bahwa anak-anak memiliki potensi kerentanan yang lebih tinggi terhadap dampak jangka panjang, sementara dewasa lebih terpengaruh oleh paparan jangka pendek. Temuan ini menegaskan pentingnya pendekatan berbasis kelompok rentan dalam pengelolaan kualitas udara di kawasan industri.
Efektivitas E-Booklet Terhadap Pengetahuan dan Sikap Ibu Tentang MP-ASI Bergizi Pada Anak PAUD Sekar Santi Kurniasih; Linda Suwarni; Selviana Selviana
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 9 No. 3 (2026): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v9i3.4457

Abstract

MP-ASI bergizi merupakan faktor penting dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini, namun rendahnya pengetahuan dan sikap ibu berisiko memicu masalah gizi seperti stunting dan gizi kurang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas e-booklet terhadap pengetahuan dan sikap ibu tentang MP-ASI bergizi pada anak PAUD di Kelurahan Tanjung Hilir. Penelitian ini merupakan penelitian pra-eksperimental dengan desain one group pretest-posttest. Sampel berjumlah 33 responden ibu yang memiliki anak usia PAUD yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Intervensi dilakukan dengan memberikan edukasi menggunakan media e-booklet tentang MP-ASI bergizi. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed RankTest dengan tingkat signifikasi 95% (α = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan pada variabel pengetahuan setelah diberikan e-booklet dengan lebih banyak responden mengalami peningkatan (positive ranks = 16) dibandingkan penurunan (negative ranks = 4), dengan nilai p value = 0,009 (p < 0,05). Pada variabel sikap juga terjadi peningkatan, di mana sebagian besar responden mengalami peningkatan (positive ranks = 21) dibandingkan penurunan (negative ranks = 10), dengan nilai p value = 0,045 (p < 0,05). Kesimpulan penelitian ini menunjukkanbahwa penggunaan media e-booklet efektif dalam meningkatkanpengetahuan dan sikap ibu tentang MP-ASI bergizi pada anak PAUD. Hasil penelitian ini dapat menjadi alternatif media edukasigizi bagi ibu dalam upaya meningkatkan praktik pemberian MP-ASI yang tepat
Studi Kualitatif Manajemen Perbekalan Farmasi di UPT Puskesmas Lawawoi Kab. Sidenreng Rappang Washliaty Sirajuddin; Nur Indah Maulidiyah Ali; Muhammad Tahir
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 9 No. 3 (2026): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v9i3.4459

Abstract

Manajemen perbekalan farmasi merupakan rangkaian kegiatan pengelolaan sediaan farmasi yang mencakup perencanaan, permintaan, penerimaan, penyimpanan, pendistribusian, pengendalian, dan administrasi guna menjamin ketersediaan obat yang rasional di fasilitas pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pelaksanaan manajemen perbekalan farmasi di UPT Puskesmas Lawawoi Kabupaten Sidenreng Rappang. Penelitian menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan kualitatif yang dilaksanakan pada periode Desember 2025 hingga Januari 2026. Informan dipilih secara purposive sampling sebanyak 7 (tujuh) orang, meliputi Penanggung Jawab Kefarmasian Dinas Kesehatan, Kepala Puskesmas, Kepala Tata Usaha, Penanggung Jawab Ruang Farmasi, Apoteker, dan Asisten Apoteker. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan telaah dokumen dengan triangulasi metode sebagai teknik keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketujuh variabel manajemen perbekalan farmasi secara umum telah dilaksanakan sesuai peraturan pemerintah. Namun, masih terdapat kendala pada tahap perencanaan dan permintaan berupa ketidaksesuaian antara jumlah yang direncanakan dengan yang direalisasikan, serta keterbatasan sarana penyimpanan. Disimpulkan bahwa manajemen perbekalan farmasi di UPT Puskesmas Lawawoi telah berjalan cukup baik, namun perlu peningkatan koordinasi dengan dinas kesehatan dalam pemenuhan kebutuhan obat dan optimalisasi sarana penyimpanan.
Analisis Sistem Perencanaan dan Pengadaan Obat di Instalasi Farmasi RS Nene Mallomo Zelfiana; Wahyuni L.Ode; Fitriana Bunyanis
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 9 No. 3 (2026): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v9i3.4464

Abstract

Instalasi farmasi di rumah sakit mempunyai peran strategis dalam memastikan tersedianya obat yang aman, berkualitas, dan tersedia secara berkelanjutan sebagai pemeliharaan pelayanan kesehatan bagi pasien. Keberhasilan pelayanan kefarmasian sangat dipengaruhi oleh perencanaan pengelolaan serta pengadaan obat yang dilakukan secara tepat, efektif, dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sistem perencanaan dan pengadaan obat yang diterapkan di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Nene Mallomo Kabupaten Sidenreng Rappang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam kepada informan untuk memperoleh informasi terkait proses perencanaan dan pengadaan obat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem perencanaan obat di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Nene Mallomo telah terlaksana dengan cukup optimal melalui penggunaan Rancangan Kebutuhan Obat (RKO) yang mengacu pada Formularium Nasional serta Formularium Rumah Sakit. Selain itu, proses perencanaan juga didukung oleh penerapan metode konsumsi dan metode epidemiologi. sehingga kebutuhan obat disesuaikan dengan penggunaan sebelumnya dan pola penyakit pasien. Sistem pengadaan obat dilakukan melalui pengadaan langsung dan e-purchasing sesuai prosedur yang berlaku serta disertai pemeriksaan untuk menjamin mutu obat. Namun masih terdapat kendala seperti kekosongan stok distributor dan keterlambatan pengiriman obat yang mempengaruhi ketersediaan obat. Kesimpulannya, sistem perencanaan dan pengadaan obat sudah cukup baik, namun masih perlu perbaikan terutama dalam ketepatan waktu pengadaan agar ketersediaan obat lebih optimal.
Perbandingan Efektifitas Media Empulur Tebu dan Rebung Bambu Terhadap Pertumbuhan Escherichia Coli Nurhaliza Sinring; Fitriana Bunyanis; Washliaty Sirajuddin
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 9 No. 3 (2026): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v9i3.4497

Abstract

Media kultur merupakan faktor penting dalam pertumbuhan mikroorganisme karena menyediakan nutrisi yang dibutuhkan untuk metabolisme dan reproduksi. Nutrient Agar (NA) merupakan media standar yang umum digunakan, namun harganya relatif mahal sehingga diperlukan media alternatif yang lebih ekonomis. Empulur tebu (Saccharum officinarum L.) dan rebung bambu (Bambusa vulgaris) memiliki kandungan nutrisi yang berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan dasar media kultur. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas media kultur berbahan dasar empulur tebu dan rebung bambu terhadap pertumbuhan Escherichia coli. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium yang dilaksanakan pada tanggal 31 Maret–29 April 2026. Pertumbuhan E. coli diamati pada media rebung bambu dan empulur tebu dengan konsentrasi 1,25%, 2,5%, dan 5%, serta Nutrient Agar sebagai kontrol. Jumlah koloni dihitung menggunakan metode Total Plate Count (TPC) dan dianalisis menggunakan uji One-Way ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata jumlah koloni tertinggi diperoleh pada media NA yaitu 286,67 koloni. Pada media rebung bambu diperoleh ratarata 82,33; 136,00; dan 204,33 koloni, sedangkan pada media empulur tebu diperoleh rata-rata 126,00; 202,33; dan 248,67 koloni. Hasil uji One-Way ANOVA menunjukkan nilai F = 53,800 dengan signifikansi 0,000 (p<0,05). Disimpulkan bahwa empulur tebu dan rebung bambu mampu mendukung pertumbuhan E. coli, dengan media empulur tebu konsentrasi 5% menunjukkan efektivitas terbaik di antara media alternatif yang diuji.

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 3 (2026): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN Vol. 8 No. 3 (2025): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN Vol. 7 No. 3 (2024): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN Vol. 6 No. 3 (2023): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN Vol 5 No 3 (2022): Jurnal Ilmiah Manusia dan Kesehatan Vol 5 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2022): Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 4 No. 3 (2021): Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2021): Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2021): Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 3 No. 3 (2020): Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 3 No. 2 (2020): Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2020): Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol 2 No 3 (2019): Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol 2 No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol 2 No 1 (2019): Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol 1 No 3 (2018): Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol 1 No 2 (2018): Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2018): Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan More Issue