cover
Contact Name
Usman
Contact Email
usman_health@yahoo.co.id
Phone
+6285335204999
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Jenderal Ahmad Yani Km. 6, Kota Parepare Sulawesi Selatan 91112
Location
Kota pare pare,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Manusia dan Kesehatan
ISSN : 26145073     EISSN : 26143151     DOI : https://doi.org/10.31850/makes
Jurnal Ilmiah Manusia dan kesehatan merupakan jurnal ilmiah menyajikan hasil penelitian, laporan kasus, makalah ilmiah atau kajian analitis-kritis di bidang manusia dan kesehatan dan artikel dalam bentuk ulasan. Jurnal ini diterbitkan setahun tiga kali: Januari, Mei, dan September.
Articles 423 Documents
Pola Penggunaan Antidepresan Pada Rumah Sakit X Di Jambi Periode 2018 - 2021 Nabila, Sofie; Putri Mariska, Ruri; Bhakti Natari , Rifani
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 6 No. 3 (2023): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v6i3.2072

Abstract

Antidepresan merupakan kelompok obat yang digunakan untuk mengobati depresi. Antidepresan terbagi menjadi 3 kelompok , yaitu antidepresan trisiklik, antidepresan SSRI (Selectiv Serotonin Re-Uptake Inhibitor) dan antidepresan MAO (monoamine-oksidase). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pola penggunaan antidepresan di Rumah Sakit X dan pola pembiayaan antidepresan pada periode 2018-2021. Penelitian ini merupakan penelitian observasional deskriptif dengan mempergunakan data pelayanan obat kronis bagi pasien BPJS Kesehatan yang mengakses layanan rawat jalan di Rumah Sakit X. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa penggunaan antidepresan golongan SSRI (Selectiv Serotonin Re-Uptake Inhibitor) lebih banyak di resepkan dari pada antidepresan golongan lainnya. Dimana jumlah pasien obat fluoksetin 20mg pada bulan juli 2021 mencapai 269 orang dengan penggunaan dosis sebanyak 0,75 DDD/Orang/Hari, sedangkan jumlah pasien pada obat sertralin 50mg pada bulan januari 2019 mencapai 190 orang dan penggunaan dosis sebanyak 0,73 DDD/Orang/Hari. Sedangkan untuk biaya obat dapat dilihat pada obat sertralin 50mg memiliki harga yang paling tinggi di banding harga obat lainnya yaitu sebesar Rp.2.042. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pola penggunaan obat dosis perhari rumah sakit X di Jambi sesuai dengan dosis lazim yang telah ditetapkan (fluoksetin 20mg dan sertralin 50mg) dan pola pembiayaan dapat disimpulkan bahwa naik turunnya harga obat tidak berpengaruh terhadap tingkat penggunaan obat.
Gambaran Persentase Pemakaian Komponen Darah Pada Pasien Kanker Tahun 2020-2021 Ilhami Surya Akbar, Teuku; Mardhatillah, Afifah; Zubir, Zubir
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 6 No. 3 (2023): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v6i3.2110

Abstract

Komponen darah adalah bahan-bahan yang menyusun darah terdiri dari sel-sel darah, plasma darah, dan bahan-bahan terlarut lainnya. Pasien kanker sering mengalami kekurangan komponen darah akibat sel kanker yang menyerang sel darah itu sendiri atau terapi pengobatan kanker yang menyebabkan anemia sehingga dibutuhkan transfusi untuk memenuhi kebutuhan komponen darah yang tidak lengkap. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran persentase pemakaian komponen darah pada pasien kanker di Ruang Rawat Bedah dan Penyakit Dalam Rumah Sakit Umum Cut Meutia. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini sebanyak 201 pasien. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah total sampling. Hasil penelitian ini didapatkan pasien kanker yang melakukan transfusi mayoritas adalah 46-55 tahun yaitu sebanyak 34% pada tahun 2020 dan 32,7% pada tahun 2021, jenis kelamin perempuan 67,0% pada tahun 2020 dan 78,8% pada tahun 2021, dirawat di ruang rawat bedah sebanyak 83,5% pada tahun 2020 dan 89,4% pada tahun 2021, dan diagnosis kanker payudara 47,4% pada tahun 2020 dan 57,7% pada tahun 2021. Komponen darah terbanyak yang dipakai pada transfusi pasien kanker adalah PRC (packed red cell) 100% di tahun 2020 dan mayoritas ditransfusikan pada pasien kanker payudara sebanyak 46 orang. Pada tahun 2021 PRC diberikan pada hampir seluruh pasien kanker kecuali 4 pasien yang menggunakan WB (whole blood) dan mayoritas diberikan pada pasien kanker payudara sebanyak 58 orang. Kesimpulan dari penelitian ini adalah PRC merupakan komponen darah yang paling banyak ditransfusikan pada pasien kanker dengan diagnosis terbanyak kanker payudara.
Kajian Aspek Hygiene, Sanitasi dan Paparan Heat Stres pada Pedagang di Pasar Sudu, Kecematan Alla Kabupaten Enrekang Jannah kadir, Miftahul; Nuddin, Andi; Zarkasyi R, Rahmat; Majid, Makhrajani; Sudarman, Dirman; Supardi, Supardi
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 6 No. 3 (2023): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v6i3.2153

Abstract

Hygiene menjadi salah satu aspek terpenting bagi setiap orang, kebersihan diri berfungsi untuk meminimalkan resiko terhadap kemungkinan terjangkitnya suatu penyakit, terutama penyakit yang berhubungan dengan kebersihan diri yang buruk sehingga tentunya dibutuhkan sanitasi sebagai usaha pencegahan penyakit dengan cara menghilangkan atau mengatur faktor- faktor lingkungan yang berkaitan dengan rantai perpindahan penyakit yang dapat disebabkan oleh paparan Heat Stres yang terjadi apabila tubuh sudah tidak mampu menyeimbangkan suhu tubuh normal karena besarnya beban panas dari luar. Berdasarkan isu dan permasalahan dilokasi penelitian maka dirumuskan tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui aspek hygiene, sanitasi dan kondisi paparan Heat Stres terhadap pedagang di Pasar Sudu, Kecematan Alla, Kabupaten Enrekang. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian survei deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dengan jumlah sample 52 pedagang dengan kriteria khusus menggunakan penentuan sampel purposive sampling dan menggunakan instrument penelitian kuesioner dan observasi dengan analisis univariat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Aspek hygiene Pasar Sudu dalam mematuhi standar persyaratan kesehatan lingkungan Pasar berada pada kategori tidak memenuhi syarat. 2) Aspek sanitasi Pasar Sudu dalam memenuhi standar persyaratan kesehatan lingkungan Pasar berada pada kategori tidak memenuhi syarat. 3) Paparan Heat Stres terhadap pedagang di Pasar Sudu menunjukkan bahwa lebih banyak pedagang yang tidak terpapar Heat Stres.
Pengaruh Aspek Lingkungan terhadap Kejadian Stunting Di Desa Temban Kabupaten Enrekang Zalzia, Zalzia; Nurdin, Andi; Nurlinda, Nurlinda; Zarkasyi R, Rahmat; Thasim, Sukmawati; Tabang, Syamsurijal
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 6 No. 3 (2023): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v6i3.2172

Abstract

Stunting masih menjadi permasalahn gizi yang dialami oleh balita didunia termasuk di Indonesia. salah satu penyebab stunting dipengaruhi oleh lingkungan seperti sanitasi, sumber air minum, dan hygiene. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh aspek lingkungan terhadap kejadian stunting di Desa Temban. Jenis penelitian yang digunakan kuantitatif dengan menggunakan desain Cross Sectional Study. Sampel balita dalam penelitian ini sebanyak 52 orang yang diperoleh secara total sampling. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ada pengaruh antara sumber air minum dengan kejadian stunting pada balita, ada pengaruh sanitasi dengan kejadian stunting, serta ada pengaruh hygiene terhadap kejadian stunting pada balita. Kesimpulan studi ini adalah sumber air minum, sanitasi, dan hygiene merupakan faktor yang berhubungan dengan status stunting pada balita di Indonesia. Upaya promosi kesehatan dan kerja sama lintas sektoral dalam intervensi gizi sensitif perlu diprioritaskan untuk menekan peningkatan kasus stunting di indonesia
Hubungan Status Gizi dan Asupan Protein dengan Kadar Hemoglobin Calon Pendonor di UDD PMI Aceh Utara Yulianti, Sri; Ilhami Surya Akbar , Teuku; Zara, Noviana
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 6 No. 3 (2023): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v6i3.2187

Abstract

ABSTRAK Hemoglobin (Hb) adalah protein yang banyak mengandung zat Fe atau besi. Faktor yang berperan dalam memengaruhi kadar hemoglobin di antaranya adalah status gizi dan asupan protein. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Status Gizi dan Asupan Protein dengan Kadar Hemoglobin Calon Pendonor di UDD PMI Aceh Utara. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional. Seluruh calon pendonor yang berjumlah 97 responden merupakan populasi. Hasil penelitian, responden paling banyak memiliki kadar hemoglobin normal dengan jumlah 88 orang (90,7%), responden paling banyak memiliki status gizi gemuk berat dengan jumlah 41 orang (42,3%), dan responden paling banyak memiliki asupan protein cukup dengan jumlah 80 orang (82,5%). Uji analisis statistik chi square dalam menentukan hubungan antara status gizi dengan kadar hemoglobin mendapatkan nilai p>0,05, dan hubungan antara asupan protein dengan kadar hemoglobin mendapatkan nilai p <0,05. Kesimpulan dari penelitian ini tidak terdapat hubungan antara status gizi dengan kadar hemoglobin dan terdapat hubungan antara asupan protein dengan kadar hemoglobin pada calon pendonor di UDD PMI Aceh Utara. Kata kunci : Hemoglobin; protein; status gizi ABSTRACT Hemoglobin is an iron-rich protein. Nutritional status and protein intake are two variables that influence hemoglobin levels. The purpose of this research was to see if there was a relationship between potential donors' nutritional status and protein intake and their hemoglobin levels at BDU IRC Aceh Utara. A cross-sectional approach was used in this study. The population in this study was all potential donors, totaling 97 respondents. The study's findings revealed that the majority of respondents had normal hemoglobin levels (88 people, or 90.7%), the majority of respondents had nutritional status with severe obesity (41 people, or 42.3%), and the majority of respondents had sufficient protein intake (80 people, or 82.5%). The chi square statistical test yielded a value of p> 0.05 in determining the relationship between nutritional status and hemoglobin levels, and a value of p< 0.05 in determining the relationship between protein intake and hemoglobin levels. The study concluded that there is no relationship between nutritional status and hemoglobin levels in potential donors at BDU IRC Aceh Utara, however there is a relationship between protein intake and hemoglobin levels. Keywords: Hemoglobin; protein; nutritional status
Hubungan Tingkat Stres Akademik dengan Siklus Menstruasi pada Mahasiswi Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh Rinella Wihandi, Fadira; Nadira, Cut Sidrah; Yudhi Iqbal, Teuku
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 6 No. 3 (2023): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v6i3.2188

Abstract

College students are a group that is prone to stress. Heavy lecture loads and quite a lot of exams are often the cause of high levels of stress in medical students. Stress can increase the release of Corticotropin Releasing Hormone (CRH) from the Hypothalamic-Pitutary-Adrenal (HPA) which in turn can affect an important hormone in reproductive function, namely Gonadotropin Releasing Hormone (GnRH). The purpose of this study was to determine the relationship between academic stress levels and the menstrual cycle of female students at the Malikussaleh University Medical Study Program. This type of research is an observational analytic study using a cross sectional design. In this study, probability sampling technique was used with stratified random sampling for the sampling technique. The study sample size was 168 respondents who met the inclusion and exclusion criteria. The data used in this study is primary data obtained by distributing questionnaires to respondents. The research data were analyzed using the Spearman rank test. The results of the study showed respondents with abnormal menstrual cycles, the majority were owned by respondents with severe and very heavy levels of academic stress. The conclusion of this study is that there is a significant relationship between academic stress levels and the menstrual cycle of female students of the Malikussaleh University Medical Study Program.
Analisis efektivitas Probiotik Oral Sebagai Antibakteri Terhadap Bakteri Stapylococcus epidermidis Widya Aqshal, Muhammad Ezyra; Nadira, Cut Sidrah; Putri Mellaratna, Wizar
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 6 No. 3 (2023): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v6i3.2293

Abstract

Staphyloccus epidermidis merupakan salah satu bakteri yang menyebabkan acne vulgaris. Angka kejadian Acne vulgaris berkisar 85 % dan terjadi pada usia 14- 17 tahun pada wanita dan 16-19 tahun pada laki laki. Acne vulgaris umumnya lebih banyak terjadi pada laki - laki dibandingkan dengan wanita pada rentang usia 15-44 tahun yaitu 34 % pada laki - laki dan 27 % pada wanita. Tujuannya adalah mengetahui perbedaan efek probiotik dengan konsentrasi 18x108 CFU/ml,21x108 CFU/ml dan 30x108 CFU/ml terhadap diameter zona hambat pertumbuhan antibakteri Staphyloccus epidermidis. Metode menggunakan tiga konsentrasi probiotik yang mengandung Lactobacillus acidophilus yang diulang lima kali untuk melihat efek zona hambat pertumbuhan Staphyloccus epidermidis yang ditumbuhkan pada Mueller-Hinton Agar. Pengukuran zona hambat dilakukan setelah kultur selama 48 jam. Perbedaan zona hambat antara kelompok uji dianalisis dengan one-way ANOVA. Hasil analisis menunjukkan bahwa probiotik dengan konsentrasi 18x108 CFU/ml mempunyai rata-rata zona hambat 17,56 mm, konsentrasi 21x108 CFU/ml mempunyai rata-rata zona hambat 13,56 mm, dan konsentrasi 30x108 CFU/ml memiliki rata-rata zona hambat 13,1 mm. Kesimpulan ialah terdapat perbedaan zona hambat Lactobacillus acidophilus terhadap pertumbuhan bakteri Staphyloccus epidermidis dengan zona hambat terbesar pada konsentrasi 18x108 CFU/ml
Analisis Daya Simpan Pada Permen Jelly Dengan Penambahan Bubuk Daun Kelor Yusuf, Kurnia
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 6 No. 3 (2023): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v6i3.2370

Abstract

Latar belakang : modifikasi permen jelly dengan penambahan bubuk daun kelor selain mengubah nilai gizi dari permen tersebut juga mempengaruhi daya simpan pada permen. Tujuan : penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh daya simpan terhadap nilai sensori permen jelly Metode : dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) 3 kali pengulangan dan 4 formula (1 formula kontrol dan 3 formula modifikasi) kemudian dianalisis secara visual selama masa penyimpanan Hasil : permen jelly dengan penambahan bubuk daun kelor F1 (0%) dan F2 (2%) hanya mempunyai masa simpan selama 3 hari, pada hari keempat sudah terdapat perubahan pada aspek aspek penilaian. Sementara untuk F3 (5%) mengalami perubahan yang menyimpang pada hari kelima dan F3 (10%) terdapat perubahan tekstur di hari keenam dan pada hari ketujuh perubahan terjadi pada semua aspek penilaian Kesimpulan : Lama waktu daya simpan mempengaruhi permen jelly, secara visual terdapat perubahan warna menajdi bercak putih karena pertumbuhan mikroorganisme, peruahan aroa menjadi tengik serta tekstur yang menjadi lunak dan lengket
Hubungan Indeks Massa Tubuh (IMT) Dengan Akne Vulgaris Pada Pelajar SMA Negeri 1 Lhokseumawe Siswandi, Afna Adelya; Khairunnisa, Cut; Putri Mellaratna, Wizar
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 6 No. 3 (2023): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v6i3.2379

Abstract

Akne vulgaris adalah penyakit inflamasi pada unit pilosebasea, penyebabnya multifaktorial pada masa remaja dan dapat sembuh sendiri. Akne vulgaris memiliki gambaran klinis yang bersifat polimorfik yang terdiri dari berbagai kelainan kulit berupa komedo, papul, nodul, pustul, dan jaringan parut serta dapat disertai rasa gatal atau nyeri dan adanya keluhan kosmetik. Prevelansi tertinggi akne vulgaris pada umur 14- 17 tahun, dimana pada wanita berkisar 83-85% dan pada pria yaitu pada umur 16-19 tahun berkisar 95-100%. Obesitas didefinisikan sebagai suatu keadaan dari akumulasi lemak abnormal umumnya disertai dengan peningkatan kadar androgen. Peningkatan kadar androgen menstimulasi hiperproliferasi folikel pilosebasea, peningkatan produksi sebum dan menstimulasi proliferasi keratinosit yang akan memicu terjadinya akne vulgaris. Tujuan: untuk mengetahui hubungan Indeks Masa Tubuh (IMT) dengan akne vulgaris pada pelajar SMA Negeri 1 Lhokseumawe. Metode: penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional terhadap 90 orang yang merupakan pelajar SMA 1 Lhokseumawe. Sampel diambil dengan teknik stratified random sampling. Pengukuran dilakukan dengan melakukan pemeriksaan fisik dan diagnosis akne vulgaris. Hasil penelitian: menunjukkan mayoritas responden berjenis kelamin perempuan sebanyak 58,9%, mayoritas responden berusia 17 tahun 27,8%, mayoritas responden memiliki IMT normal sebanyak 64,4%, dan kejadian akne vulgaris paling banyak pada kategori akne ringan 61,2%. Kesimpulan: terdapat hubungan yang bermakna antara Indeks Masa Tubuh (IMT) dengan akne vulgaris pada pelajar SMA Negeri 1 Lhokseumawe. Data dianalisis menggunakan uji Spearman Rank nengan nilai p -value= 0,022 (p-value <0,05).
Tingkat Pengetahuan Siswa SMP Negeri 1 Lhokseumawe Terhadap Kesiapsiagaan Bencana Tsunami Rafif Ramadhan, Syauqi; Rizka, Adi; Utariningsih, Wheny
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 6 No. 3 (2023): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v6i3.2398

Abstract

Kota Lhokseumawe adalah salah satu daerah di provinsi Aceh yang secara geografis rawan dengan bencana tsunami. Banda Sakti yang menjadi kecamatan dimana SMP Negeri 1 Lhokseumawe terletak merupakan kecamatan Lhokseumawe yang memiliki risiko tertinggi terhadap bencana tsunami. Kesiapsiagaan menjadi salah satu cara dalam mengurangi risiko dari bencana tsunami. Siswa menjadi salah satu kelompok rentan terhadap risiko bencana tsunami, sehingga kesiapsiagaan mereka sangat perlu ditingkatkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan siswa SMP Negeri 1 Lhokseumawe dalam kesiapsiagaan menghadapi bencana tsunami. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif observational dengan menggunakan metode cross sectional. Populasi penelitian ini terdiri dari 770 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik stratified random sampling dengan jumlah sampel penelitian berjumlah 263 siswa. Tingkat pengetahuan diukur menggunakan kuesioner yang telah berstandar dari LIPI-UNESCO/ISDR tahun 2006, menggunakan parameter pengetahuan mengenai gempa bumi dan tsunami. Hasil penelitian menunjukkan tingkat pengetahuan siswa SMP Negeri 1 Lhokseumawe terhadap bencana tsunami berada di kategori tinggi dengan jumlah 148 siswa (56,3%). Mayoritas responden dengan tingkat pengetahuan kategori tinggi berumur 15 tahun sebanyak 49 responden (33,1%), berjenis kelamin perempuan dengan jumlah 85 responden (57,4%), dan berasal dari kelas IX sebanyak 64 responden (43,2%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah siswa SMP Negeri 1 Lhokseumawe memiliki tingkat pengetahuan kesiapsiagaan bencana tsunami yang tinggi.