cover
Contact Name
Sutipyo
Contact Email
sutipyo@pai.uad.ac.id
Phone
+6285729614150
Journal Mail Official
almisbah@pai.uad.ac.id
Editorial Address
Jl. Ringroad Selatan Yogyakarta
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Al-Misbah : Jurnal Islamic Studies
ISSN : 23375264     EISSN : 26560984     DOI : 10.26555
Jurnal AL-MISBAH adalah jurnal ilmiah yang secara khusus mengangkat kajian-kajian keislaman dan humaniora, sebagai media untuk mengembangkan ilmu pengetahuan yang berazazkan keislaman, terutama tentang Pendidikan Agama Islam berdasarkan hasil penelitian secara empiris baik penelitian lapangan maupun penelitian kepustakaan, antara lain: Pendidikan Agama Islam Psikologi Pendidikan Islam Ilmu-ilmu sosial humaniora.
Articles 207 Documents
Jalan Tengah: Kritik Paradigma Pendidikan di Barat (Sebuah Kajian Filosofis Historis) Wiranata, Rz. Ricky Satria
Al-Misbah (Jurnal Islamic Studies) Vol 8, No 2: October 2020
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/almisbah.v8i2.1980

Abstract

Sejarah keilmuan bangsa Barat dimulai sejak era Yunani kuno hingga era modern telah melahirkan paradigma yang mempengaruhi tata fikir bangsa Barat seperti paradigma rasionalisme, empirisme, kritisisme, positivisme yang juga berdampak masif kepada dunia Timur. Untuk membuktikan kebenaran, bangsa Barat menggunakan paradigma keheranan dan keraguan hingga mengukuhkan bangsa Barat sebagai kiblat pendidikan dunia yang bertahan hingga saat ini. Namun, sistem pendidikan di Barat tidak serta merta tanpa kecacatan. Setidaknya ada tiga hal yang menjadi core values keilmu bangsa Barat yang dikritik peneliti yaitu sekulerasi, dikotomi dan antroposentrisme. Diakhir, penulis menyajikan jalan tengah bagi Paradigma Pendidikan Islam yaitu kembalikan ke wahyu sebagai alat dan sumber pengetahuan, wahyu akan membawa religiusitas dan bermuara pada pandangan ekosentrisme. Penelitian ini penting karena berusaha mencari jalan tengah atas belum sempurnanya pijakan teoritis filosofis antara Pendidikan Barat dan Pendidikan Islam. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif (studi pusaka), pendekatan yang digunakan adalah filosofis historis.
PERAN PEREMPUAN BERPENDIDIKAN DALAM KESEJAHTERAAN KELUARGA: STUDI KASUS DI DESA CUKIR GG 1 KECAMATAN DIWEK KABUPATEN JOMBANG Musyafaah, Siti; Jasminto, Jasminto
Al-Misbah (Jurnal Islamic Studies) Vol 8, No 1: April 2020
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/almisbah.v8i1.1157

Abstract

Perempuan adalah manusia yang mempunyai puki, dapat menstruasi, hamil, melahirkan anak, dan menyusui. Perempuan dalam agama mempunyai kedudukan yang sama.Perempuan juga mempunyai peran penting baik dalam keluarganya, masyarakat, dan agaman. Peran perempuan tidak bisa terlepas dari latar belakang pendidikan yang didapat oleh perempuan itu sendiri. Di mana pendidikan perempuan sangat berhubungan dengan hasil di mana peremuan tersebut berperan, baik di dalam keluarganya, masyarakatnya dan di lingkungan lainnya. Peran perempuan berpendidikan juga bisa membawa dampak positif dalam kesejahteraan keluarganya, baik dari segi ekonomi maupun non ekonomi. Fokus dalam penelitian ini adalah: 1) Peran perempuan berpendidikan di Desa Cukir Gg. 1, 2) Kesejahteraan keluarga di Desa Cukir Gg. 1, 3) Peran perempuan berpendidikan dalam kesejahteraan keluarga di Desa Cukir Gg.1. Penelitian ini adalah jenis pendekatan kualitatif dengan studi kasus yang dilakukan di Desa Cukir Gg 1, di mana studi kasus penelitiannnya meneliti kehidupan nyata, melalui pengumpulan data yang detail dan mendalam yang melibatkan beragam sumber informasi yaitu: pengamatan, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan penelitian tersebut bisa diketahui bahwa peran perempuan berpendidikan dalam kesejahteraan keluarga di Desa Cukir Gg 1 yaitu:1) peran perempuan mencari nafkah , di mana perempuan bekerja untuk memenuhi atau membantu perekonomian keluarganya, dan peran perempuan yang aktif dalam organisasi yaitu perempuan yang melakukan aktifitas di rumah juga mengikuti organisasi-organisasi yang ada di sekitarnya seperti Fatayat, PKK, dll. 2). Kesejahteraan keluarga di Desa Cukir yaitu banyaknya perempuan berpendidikan yang membantu ksejahteraan keluarganya dengan bekerja dan profesi yang beragam, berikut profesi perempuan berpendidikan di Desa Cukir Gg 1, diantaranya: Bekerja di Pabrik, pedagang, guru, dan bekerja di bidang kesehatan. 3) perempuan yang bekerja di luar rumah dan tetap menjalankan kewajiban di rumah yaitu perempuan yang bekerja atau aktif dalam organisasi, dan anak perempuan yang berpendidikan tinggi bekerja untuk membantu perekonomian keluarganya.
IMPLEMENTASI NILAI-NILAI KEPEDULIAN LINGKUNGAN HIDUP DALAM MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAM ISLAM Taufiqurrahman, Zaky Fajar; Hijriyah, Muthi?ah
Al-Misbah (Jurnal Islamic Studies) Vol 7, No 2: October 2019
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/almisbah.v7i2.1123

Abstract

Environmental care behavior can change the environment that is initially dry to be beautiful full of lush plants that thrive and a sense of comfort for schools and school residents. While these subjects have four pillars, namely: Fiqh, Ski, Al-Qur'an Hadist, and Akidah Akhlaq, which are muttering to each other. The school has also successfully integrated formal lessons with environmental education materials. From the description above, the authors formulated the focus of the study as follows: How the values of caring, implementation, inhibiting and supporting factors in the process of growing values of environmental concern in middle school. A. Wahid Hasyim. The research uses a case study qualitative research. Data collection techniques using observation, interviews, and documentation. For data analysis techniques using: data reduction, data display, data verification. To check the validity of the data by: (1) credibility: a. extension of participation, b. perseverance of observation, c. triangulation, d. Negative Case Analysis, e. Using reference material, f. using member check, (2) transferability, (3) dependability, (4) confirmation. The results showed that: The value of environmental care in AWH Middle School was applied both in theory and practice, while for constraints was financing and the formation of new personalities, for supporters in this case the participation of all school members in maintaining cleanliness.
Implementasi Nilai-Nilai Kepedulian Sosial Pada Peserta Didik Melalui Mata Pelajaran Al-Qur’an Hadits Habiburrohman, Muhammad
Al-Misbah (Jurnal Islamic Studies) Vol 8, No 2: October 2020
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/almisbah.v8i2.1172

Abstract

Pendidikan adalah segala pengalaman yang dilalui peserta didik dengan segala lingkungan sepanjang hayat, Dalam pengertian yang luas, pendidikan dapat diartikan sebagai proses dengan metode-metode tertentu sehingga orang memperoleh pengetahuan, pemahaman, dan cara bertingkah laku yang sesuai dengan kebutuhan. Sedangkan sosial bisa dikatakan ilmu yang menyelidiki aspek sosio kultural pendidikan manusia itu sendiri. Sosial juga bisa sebagai acuan dalam berinteraksi antara manusia dengan masyarakat yang berfungsi untuk mengatur tindakan yang dimunculkan oleh individu di masyarakat. Berdasarkan konteks penelitian di atas penulis melakukan penelitian tentang “Implementasi Nilai-Nilai Kepedulian Sosial Pada Peserta Didik Melalui Mata Pelajaran Al-Qur’an Hadits kelas XII (Studi kasus di MAN 8 Jombang)” dengan menggunakan 3 fokus penelitian sebagaimana berikut: (1) Bagaimana peran guru mata pelajaran Al-Qur’an Hadits dalam menumbuhkan nilai-nilai kepedulian sosial pada peserta didik di MAN 8 Jombang. (2) Bagaimana implementasi nilai-nilai kepedulian sosial pada peserta didik di MAN 8 Jombang. (3) Apakah faktor-faktor pendukung dalam menumbuhkan nilai-nilai kepedulian sosial pada peserta didik di MAN 8 Jombang. Penulis menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Untuk teknik analisis data peneliti menggunakan: reduksi data, display data, verifikasi data dan kesimpulan. Untuk pengecekan keabsahan data dengan cara: uji kredibilitas, pengujian transferability, pengujian dependability dan pengujian konfirmability. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) guru memiliki peran penting dalam menumbuhkan nilai-nilai kepedulian sosial di Madrasah. (2) Implementasi nilai-nilai kepedulian sosial melalui mata pelajaran al-qur’an hadits berjalan dengan baik dan berhasil, baik di lingkungan Madrasah maupun masyarakat. (3) faktor pendukung dan penghambat, faktor pendukungnya adalah lingkungan sekitar dan teman-teman sebaya, faktor penghambatnya adalah mengontrol siswa yang banyak di Madrasah membutuhkan waktu yang lama.
KONSEP PENDIDIKAN AKHLAK ANAK DALAM ISLAM (STUDI ANALISIS KITAB TAISIRUL KHOLLAQ KARYA AL-HAFIZH HASAN AL-MAS’UUDI) Hardianto, Mujib; Syamsuddin, Syamsuddin
Al-Misbah (Jurnal Islamic Studies) Vol 8, No 1: April 2020
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/almisbah.v8i1.1182

Abstract

Moral education is given to guide and educate children in order to achieve their life goals, namely to grow their awareness as human beings as creatures of Allah. in order to have good morals, now moral education is considered very important. With the book Taisirul Khollaq explained clearly the problem of morality. As for the focus of research in this study, namely: 1. What is the concept of child moral education in Islam? 2. What is the concept of children's moral education in the Taisirul Khollaq book? This research uses the type of library research (library research). The approach in this study is a descriptive analysis approach. As for the results of the analysis I got in this study, that the concept of children's moral education in the book Taisirul Khollaq is the character of Allah SWT. Praised and despicable morals, praiseworthy ie praiseworthy deeds and words that flow without feeling forced out of oneself. Praiseworthy among others; honest, trustworthy, generous, generous, humble, fair, and others. While despicable morals are despicable actions and words that flow by feeling forced out of oneself. Despicable among others; lying, revenge, hasud, gossiping, fighting sheep, arrogant, dhalim, and others. This research is expected to bring benefits so that everyone can have good morals.
IMPLEMENTASI NILAI-NILAI MULTIKULTURAL DI PESANTREN TEBUIRENG Zamani, Nazhatuz; Inayatul Ilahiyah, Iva
Al-Misbah (Jurnal Islamic Studies) Vol 7, No 1: April 2019
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/almisbah.v7i1.1128

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan bertujuan untuk mengetahui implementasi nilai-nilai multikultural di pesantren Tebuireng. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian diskriptif kualitatif dengan setting tempat di pesantren Tebuireng. Teknik pengumpulan datanya adalah dengan wawancara dan dokumentasi, analisis yang digunakan adalah teknik analisis induktif. Hasil penelitian menunjukkan pesantren Tebuireng adalah pesantren yang menerapkan nilai-nilai multikultural. Penanaman nilai-nilai multikultural untuk membangun sikap multikultural di pesantren Tebuireng banyak diajarkan melalui teladan keseharian tokoh tokoh pesantren. Pengajaran secara formal di ajarkan di unit pendidikan formal didapat disekolah dengan mengkaji kitab karya risalah ahlussunnah wal jamaah dan di pelajaran kewarganegaraanTasamuh adalah salah satu dari lima nilai dasar pesantren Tebuireng yang memiliki karakter sama dengan nilai multikultral. Implemntasi nilai multikultural di pesantren Tebuireng diterapkan dikeseharian santri, terbilang sejak penempatan kamar santri dan  kebaiasaan hidup bersama dari beragam latar belakang yang berbeda, kegiatan-kegiatan pesantren yang diikuti oleh seluruh santri, kajian kitab karya Hadrotussyaikh Hasyim Asy?ari Risalah Ahlussunnah Wal Jamaah yang berisikan tentang ajaran sikap toleran, adil, moderat dan dalam pendidikan formal penanaman nilai multikultural melalui pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) dan Moral Pancasila. Kiai dalam sebuah pesantren memiliki peranan yang sangat penting, sosok KH Salahuddin Wahid sebagai pengasuh pesantren Tebuireng memiliki karakter, model, gaya, pemikiran yang mengedepankan ajaran rahmatal lilalamin sehingga mendominasi karakter pesantren Tebuireng saat ini khususnya.
THE PRONUNCIATION OF THE HIJAIYAH LETTERS FOR AUTISTIC CHILDREN AT EXTRAORDINARY ISLAMIC SCHOOL QOTHRUNNADA YOGYAKARTA Alvin, Nur Fauziah; Ferawati, Ferawati
Al-Misbah (Jurnal Islamic Studies) Vol 8, No 1: April 2020
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/almisbah.v8i1.1906

Abstract

This research aims to describe the pronunciation of the hijaiyah letters for autistic children at Extraordinary Islamic School Qothrunnada, as well as explaining factors cause errors of pronunciation of the letters hijaiyah and changing meanings. Formal object in this research is the pronunciation of the hijaiyah letters. The object of the material in this study is an autistic children at Extraordinary Islamic School Qothrunnada. The methods used in the analysis of data is a method in accordance and its preliminary technique is the technique hear and technique chat. Through this study, the researchers found the hijiayah letters which undergoes changes, with the following details 1) change letter ? become ?, 2) change letter ? become ,? 3) change letter ? become ,? 4) change letter ? become ?, 5) change letter ? become ?, 6) change letter ? become ?, 7) change letter ? become ?, 8) change letter ? become? , 9) change letter ? become ?, 10) change letter ? become ?, 11) change letter ? become nga. Factors cause changes in the sound is 1) Central System talk, 2) sound production system 3) the influence of first language, 4) articulation (makharijul huruf).
HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN BERBASIS ISLAM ANGGOTA KARANG TARUNA DENGAN KEPEDULIAN SOSIAL Hawin, Moch
Al-Misbah (Jurnal Islamic Studies) Vol 7, No 2: October 2019
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/almisbah.v7i2.1125

Abstract

Islam Islamic religious education is a conscious and planned effort in preparing students to get to know, and understand, appreciate, to believe in the history of Islam, accompanied by demands to respect adherents of Islam in relation to harmony between religious communities to realize national unity and unity. Caring is a basic value and attitude to pay attention and act proactively to the conditions or circumstances around us. This study aims to determine and analyze the relationship between the level of Islamic-based education with the social care of members of the village of Karang Taruna. The population in this study were all members of the Kebontemu village of Karang Taruna Karang, while the study sample was taken by simple random sampling method with a total of 30 members of Karang Taruna. The results of the research hypothesis and test on the relationship found that there is a positive relationship between the level of Islamic-based education on social care that exists in the members of the Karang Taruna Kebontemu village
Peran Wanita Karir Dalam Pendidikan Islam Lailiyah, Igmanur; Ridlwan, Burhanuddin
Al-Misbah (Jurnal Islamic Studies) Vol 8, No 2: October 2020
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/almisbah.v8i2.1151

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi yag mencakup banyak bidang membawa banyak pengaruh dalam kehidupan masyarakat, salah satunya yakni peranan wanita. Pada zaman modern ini, banyak wanita yag memiliki profesi ganda atu biasa dikenal dengn sebutan wanita karir. Dan Islampun tidak melarang wanita untvk berkarir atu berkiprah diluar lingkup keluarga, justru Islam memberikan dorongan kepada wanita untvk berkarya dalam bidang yag sesuai dengn kemampuannya dengn catatan sesuai dengn apa yag ada dalam syari’at Islam. Para wanita juga tidak lupa akan tanggung  jawab serta tugasnya dalam keluarga. Jika pada saat ini wanita sudah bisa berkiprah di dunia luar maka seharusnya wanita karir juga bisa berperan dalam dunia pendidikan Islam. Tujuan dari peneliIan ini adslah mengetahui maksud dari wanita karir dan menganalisis peranannya pada dunia pendidikan Islam. PeneliIan ini menggunakan metode telaah pustaka, yag sumber datanya didaqat melalui teknik dokumentasi dengn mengumpulkan buku-buku terkait dengn permbahasan wanita karir dan pendidikan Islam. Setelah melalui proses analisis daqat diambil sebuah kesimpulan bajwa peran yag dimiliki wanita karir dalam pendidikan Islam sangat penting karen seorang wanita juga berperan sebagai ibu dalam keluarganya, daqat dikatakan bajwa ibu merupakan sekolah pertama bagi seorang anak. Setiap anak dilahirkan dalam keadaan suci maka sangat penting peran wanita dalam mendidiknya sesuai dengn ajaran dan norma agama yag baik.
PERAN GURU MADRASAH DALAM MENANAMAN NILAI-NILAI PENDIDIKAN LINGKUNGAN HIDUP PERSPEKTIF PENDIDIKAN ISLAM (STUDI KASUS DI MADRASAH ALIYAH NEGERI 7 KEBOAN JOMBANG) Auliyaaurohmah, Auliyaaurohmah; Umam, Khoirul
Al-Misbah (Jurnal Islamic Studies) Vol 8, No 1: April 2020
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/almisbah.v8i1.1130

Abstract

The effort to preserve the beauty of the environment is an obligation for every social creature that lives on this earth. These efforts are carried out and planned so that every human being has a caring attitude and responsibility with the surrounding environment. In educational institutions the role of a teacher cannot be separated in the educational process. To realize students as quality resources cannot be separated from the environment. This article intends to explain about environmental education in Madrasah Aliyah Negeri 7 Jombang. With a qualitative case study approach, this research was carried out through observation, interviews and documentation. The results of the discussion from the research show that, in the implementation of their roles and participation in forming and increasing environmental awareness by teachers, students are well implemented. Most of them have a caring attitude to their environment, which is proven by their daily habits, which is to dispose of waste according to the space provided. It's just that for minorities who are still indifferent to the environment, support and encouragement from teachers need to be increased so that all madrasa residents, especially students, have positive behavior, be aware and care about the surrounding environmen

Page 6 of 21 | Total Record : 207