cover
Contact Name
Sutipyo
Contact Email
sutipyo@pai.uad.ac.id
Phone
+6285729614150
Journal Mail Official
almisbah@pai.uad.ac.id
Editorial Address
Jl. Ringroad Selatan Yogyakarta
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Al-Misbah : Jurnal Islamic Studies
ISSN : 23375264     EISSN : 26560984     DOI : 10.26555
Jurnal AL-MISBAH adalah jurnal ilmiah yang secara khusus mengangkat kajian-kajian keislaman dan humaniora, sebagai media untuk mengembangkan ilmu pengetahuan yang berazazkan keislaman, terutama tentang Pendidikan Agama Islam berdasarkan hasil penelitian secara empiris baik penelitian lapangan maupun penelitian kepustakaan, antara lain: Pendidikan Agama Islam Psikologi Pendidikan Islam Ilmu-ilmu sosial humaniora.
Articles 207 Documents
The Patterns of Islamic Education Development during the Era of Bani Umayah: Education Institution and Curriculum, and Teachers Wahidah, Wahidah; Samsuri, Suriadi
Al-Misbah (Jurnal Islamic Studies) Vol 9, No 1: April 2021
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/al-misbah.v9i1.3704

Abstract

This article aims to discuss the Islamic education during the Bani Ummayyah era. The history of Islamic Education is essentially related to the religion history. The periodization of Islamic education is always on the period of the history itself. The Islamic Education in the Prophet Muhammad SAW era is the period of Islamic education development by civilizing the education in daily lives as the Al-Qur’an teaching. The education during the period of Bani Umayyah has developed of if it is seen from their learning aspect, although the system is similar to it during the era of Prophet and khulafaur rasyidin. The method utilized in this research is Study of Literature, which is done by analyzing library sources in forms of relevant books and journals. The result indicates 1) the pattern of special education development such as Arabic nuances, Islamic foundation affirmation, naqliyah knowledge and language development, foreign language teaching, and kuttab and mosque strengthening; 2) development of the most stand out education field is in the institutions; 3) non-formal curriculum is used; and 4) there are many teacher figures and scholars who are capable in the scientific field.
Strategi Pengembangan Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta Sebagai Media Komunikasi Pendidikan Pradita, Hana
Al-Misbah (Jurnal Islamic Studies) Vol 6, No 2: October 2018
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/al-misbah.v6i2.2664

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana Strategi pengembangan yang dimiliki Museum Benteng Vredebrug Yogyakarta kurang berkompeten, sehingga kurangnya perawatan fasilitas yang ada di Museum Benteng Vrederburg Yogyakarta. Jenis penelitian yang digunakan adalah Metode deskriptif kualitatif. Data-data yang diperoleh dari membandingkan data hasil pengamatan dengan hasil wawancara, observasi dan dokumentasi. Membangdingkan hasil wawanvcara dengan isi suatu dokumen yang berkaitan, membandingkan hasil wawancara dengan isi dokumen yang sudah diperoleh peneliti baik itu dari pihak Museum benteng Vredeburg Yogyakarta dan beberapa data, sumber lain yang mendukung.Hasil penelitian menunjukan sebagai berikut: (1) Pengembangan Internal, Memperkuat materi Museum dengan cara mengadakan kajian-kajian dan penelitian-penelitian. (2) Pengembangan Eskternal: Melakukan komunikasi yang baik dengan publik, Melakukan pengumpulan fakta/data, Analisis SWOT, Mengukur tingkat kepuasan pengunjung, Meningkatkan kerjasama, Mengoptimalkan media sosial.
Penerapan Strategi Marketing Public Relations Wake Up Hostel Dalam Mempertahankan Loyalitas Pengunjung Susanto, Cindiana
Al-Misbah (Jurnal Islamic Studies) Vol 6, No 1: April 2018
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/al-misbah.v6i1.2659

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi marketing public relations tripartid (push, pull, dan pass strategi) dan strategi media massa yang digunakan oleh Wake Up hostel Yogyakarta dalam meningkatkan loyalitas pengunjung,serta mengetahui hambatan yang muncul pada pelaksanaan strategi tripartid serta solusi yang didapat untuk mengatasi hambatan- hambatan tersebut. Metode yang digunakan oleh peneliti yaitu metode kualitatif, sebagaimana peneliti menjadi instrumen kunci dengan menggunakan tekhnik pengumpulan data, analisis data bersifat induktif. Penelitian ini dilakukan di Wake Up hostel Yogyakarta tepatnya di jalan Gandekan No.44, Sosromenduran, Gedong Tengen, kota Yogyakarta. Peneliti memerlukan waktu selama 3 bulan untuk menyelesaikan skripsi. Tekhnik pengumpulan data dalam skripsi ini yaitu menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil yang diperoleh dari semua kegiatan strategi marketing public relations Wake Up hostel dalam meningkatkan loyalitas pengunjung yaitu telah memberikan efek positif pada hostel, dilihat dari meningkatnya loyalitas pengunjung yang telah berulang kali menginap di Wake Up hostel, tak hanya itu ia juga membewa pengunjung baru. Efek lain juga dapat dilihat dari bentuk-bentuk kegiatan yang hingga saat ini masih terlaksana. Artinya pengunjung cukup antusias dan loyal terhadap fasilitas dan pelayanan hingga kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan oleh Wake Up hostel. Loyalitas mereka dapat diliat dari tingkat kesukaan, kepuasan dan kepercayaan yang diberikan oleh pengunjung sehingga akan berpengaruh terhadap loyalitas pegunjung tersebuh yang menyebabkan meningkatnya pemasukan dari Wake Up hostel itu sendiri. Dengan demikian dapat diambil kesimpulan bahwa, strategi marketing public relations Wake Up hostel Yogyakarta dalam meningkatkan loyalitas pengunjung sedah cukup efektif, walaupun belum sepenuhnya terlaksana dengan baik.
The Attaintment of Healthy Mind Through Islamic Education Between al-Ghazali and Zakiah Daradjat: A Comparative Analysis Study Setiawan, Muhammad Nurrosyid Huda
Al-Misbah (Jurnal Islamic Studies) Vol 9, No 1: April 2021
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/al-misbah.v9i1.3933

Abstract

Zakiah said that religion is a psychological need that must be demanded. In line with him, Ghazali emphasized that the science of religion is the basis of his ethical system. Reaching a healthy mind can be obtained through Islamic education. This is qualitative research with a comparative analysis method. To produce the thoughts of these two scholars are increasingly clearly illustrated. The researcher found that the two figures had the same conclusion in achieving a healthy mind. That is, someone had to look for it through education that emphasized good character. However, they have several different points of thought regarding defining the soul and its relationship to the healthy mind.
Quranic Parenting: The Concept of Parenting in Islamic Perspective Rubini, Rubini; Setyawan, Cahya Edi
Al-Misbah (Jurnal Islamic Studies) Vol 9, No 1: April 2021
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/al-misbah.v9i1.1948

Abstract

The first and main children’s education is family education. In order to form children to be pious and faithful toward the One Almighty God, have noble characters that involve ethics, moral, and manners. This article aims to explain the foundation, principles and how it is performed and what methods utilized in the Quranic parenting. Those objectives are explained and framed in Islamic values. This article utilizes library research method. The data sources are taken from primary and secondary data. The primary data is Quranic Parenting: Success Tips to Educate Students based on the Al-Qur’an (Quranic Parenting: Tips for Success in Educating Children according to the Qur'an). Based on the result, the foundations of children’s parenting are Al Quran, Hadiths, and Ijma’ Ulama, the Act of National Education System (Sisdiknas) No.20 Year 2003 Article 7 Paragraph 2, and Act of the Republic of Indonesia No.23, Year 2002 article 26 paragraph 1. While the principles of parenting are to maintain the children’s nature (almuhafazoh), develop their potentials (at-tanmiyah), provide a clear guidance (at-taujid), gradually (at-tararruj). The parenting methods are Exemplary, Habituation, Attention, Rewards, and Punishments.
Strategi Komunikasi Pemasaran Candi Plaosan dalam Meningkatkan Jumlah Pengunjung Tahun 2018 Hasan, Rizki Maulana
Al-Misbah (Jurnal Islamic Studies) Vol 6, No 1: April 2018
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/al-misbah.v6i1.2660

Abstract

Penurunan tingkat kunjungan pada Candi Plaoasan terlihat dari data statistik pengunjung tahun 2014-2018 yang menunjukkan bahwa pada tahun 2016 jumlah pengunjung Candi Plaosan sempat mengalami penurunan. Kurangnya pihak UPT Candi Plaosan promosi sehingga berkurangnya minat pengunjung, candi plaosan cukup kurang perhatian dari pemerintah, candi plaosan tidak memiliki ruang-ruang pemujaan seperti candi lain, dan beberapa patung yang ada disekitar candi sudah tak lagi utuh, beberapa di antaranya hilang kepalanya. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Data-data yang diperoleh dari membandingkan data hasil pengamatan dengan hasil wawancara, membandingkan hasil wawancara dengan isi suatu dokumen yang berkaitan, membandingkan hasil wawancara dengan isi dokumen yang sudah di peroleh peneliti, baik itu dari Candi Plaosan dan beberapa data dan sumber lain yang mendukung. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa promosi yang dilakukan pihak UPT Candi Plaosan belum efektif, melihat dari data pengunjung yang mengalami fluktuatif. Masih sangat perlu pengelolaan yang lebih baik lagi untuk meningkatkan jumlah pengunjung.
Representasi Budaya Suku Tidore dalam Trailer Suanggi Masri, Yul Isti
Al-Misbah (Jurnal Islamic Studies) Vol 6, No 1: April 2018
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/al-misbah.v6i1.2655

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui budaya suku Tidore melalui trailer Suanggi, dan objek dari penelitian ini adalah trailer Suanggi. Trailer Suanggi mempunyai maksud serta pesan tentang kebudayaan, adanya nilai adat istiadat serta kepercayaan maupun keyakinan yang sudah dikemas sedemikian rupa dalam trailer tersebut. Kebudayaan sendiri hingga saat ini sudah melekat pada masyarakat Indonesia terlebih lagi pada masyarakat Tidore sendiri dengan kebudayaan yang ada. Trailer dari film Suanggi merupakan sebuah cerita yang berasal dari Tidore. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Dalam penelitian ini teori yang digunakan adalah teori representasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, wawancara, mengumpulkan data dari internet serta teknik per-adegan. Kemudian objek dari penelitian ini adalah Trailer dari film Suanggi dengan mengambil empat adegan dari trailer tersebut, empat adegan tersebut adalah adegan penelitian di tanah Tidore, adegan tidak direstui oleh orang tua, adegan munculnya Suanggi dan adegan Suanggi yang meresahkan masyarakat. Berdasarkan hasil dari penelitian empat adegan yang didapat dari trailer Suanggi sendiri, dimana budaya Suku Tidore yang direpresentasikan pada trailer film Suanggi seperti: pakaian adat Tidore, Sesajian dan manusia yang bersekutu dengan Suanggi atau yang dipercaya sebagai makhluk yang sering didatangi oleh manusia jika suasana hati seperti sedang dendam atau mempunyai rasa iri hati. Sedangkan untuk nilai kebudayaan yang direpresentasikan suku Tidore dalam trailer Suanggi yang pertama: adanya nilai kepercayaan, dimana kepercayaan terhadap animisme masih diyakini hingga sekarang oleh masyarakat Tidore. Yang kedua: nilai adat istiadat, seperti meminta izin terlebih dahulu kepada petuah jika hendak melakukan sesuatu atau sekedar hanya datang berkunjung.
Reason and Revelation According to Harun Nasution and Quraish Shihab and its Relevance to Islam Education Furqan, Furqan; Hikmawan, Arham
Al-Misbah (Jurnal Islamic Studies) Vol 9, No 1: April 2021
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/al-misbah.v9i1.3890

Abstract

The theme of reason and revelation becomes a hot topic because it is one of the Islamic theology studies that cannot be separated from a polemic. The use of reason is more dominant than a divine revelation will tend to produce a liberal. However, reasoning that ignores a reason will tend to be textual and traditional. The research aims to find out the comparison between the thought of Harun Nasution and Muhammad Quraish Shihab about reason and revelation and its relevance with Islam Education. While this research is theoretically used to enrich the scientific treasures of reason and revelation. The result presents the difference and similarity between both figures’ thoughts on reason and revelation. Harun Nasution and Muhammad Quraish Shihab believe in an absolute truth that only comes from a divine revelation. Humans’ reason has extraordinary potential if it is used appropriately. However, it also has a tendency to drive to an astray way. Besides, both figures emphasize on the moral function of the divine revelation towards human life. The divine revelation brings goodn values for mankind through their lives. The difference is in the capacity in providing an area for reason and revelation. Harun Nasution tends to give a bigger portion to use the reason than the divine revelation in formulating his opinions. Meanwhile, Quraish Shihab is known as a moderate figure because their opinion prioritizes the harmony between reason and revelation.
THE WORK HARD ETHIC OF TEACHER (ETOS KERJA KERAS GURU) DALAM PEMBELAJARAN SEBAGAI PILAR PENDIDIKAN YANG BERKARAKTE Sutarman sutarman
Al-Misbah (Jurnal Islamic Studies) Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/almisbah.v1i1.78

Abstract

Teacher isn‘t one of all source of science in learning process. So, if the teacher needs survive in his or her contribution in the learning teaching process, they must do some innovations. Its means, the teacher  must have work hard ethic in doing to do the innovation, learning approach, chosing the metode and media. In order to make the learning teaching process run well, therefore the teacher is not only has mastered his or her competence but also has mastered the emotion quotion, spiritual quotion and has mastered the information, communication and technology. Beside that, the teacher who has work hard ethic,  is the teacher who has optimism. It means, in doing his task of the learning teaching process must have the strong motivation. So, the teacher will get the best achievement.
PENGARUH RELIGIUSITAS ISLAMI TERHADAP PEMAAFAN PADA REMAJA Studi Kasus Di Madrasah Aliyah Negeri III Yogyakarta Sutipyo Ru'iya
Al-Misbah (Jurnal Islamic Studies) Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/almisbah.v1i1.79

Abstract

Background: This study was developed based on the recent phenomenon of late adolescents are increasingly experiencing problems in their social life, such as brawls, gang, and the anxiety that causes them to crash while in school. This phenomenon indicates the level of forgiveness  the less. One factor achieving forgiveness is religiosity. Therefore, this study aimed to determine the relationship of religiosity and forgiveness among adolescents especially students of Madrasah Aliyah III Yogyakarta. Objective: Selection of research subjects in adolescent students of Madrasah Aliyah III Yogyakarta is because Madrasah Aliyah III Yogyakarta Yogyakarta is the MAN model, but it had the same problems of students with students in another schools. Methods: This study use a quantitative approach to the subject of the research is a class XI choses by cluster random sampling from some existing classes. Measurement of psychological symptoms using a scale of forgiveness The Heartland Forgiveness Scale (HFS) and religiosity measured by Moslem Religiosity Personality Inventory (MRPI). Both the scale of the researcher adapted from the original source. The number of respondents in this study were 105 students of class XI IPS-1, IPS-2, IPS-3, IPA-1, and IPA-2. Results: Based on the results of data analysis, it is concluded: that there is a positive relationship between the level of Islamic religiosity and forgiveness among adolescents. The higher the level of Islamic religiosity teenagers will be higher and the lower pemaafannya Islamic religiosity teens will be teens forgiveness anyway. The contribution of Islamic religiosity on forgiveness is at 6.1% . Conclusion: From these results, it can be concluded that to improve forgiveness in adolescents, it needs to be improved its Islamic religiosity.

Page 8 of 21 | Total Record : 207