cover
Contact Name
Maria
Contact Email
-
Phone
+628161961710
Journal Mail Official
jmbkmm@untar.ac.id
Editorial Address
Program Studi MM Untar, Kampus 1, Gedung Utama, Lantai 14 Jl. Let. Jen. S. Parman No. 1 Grogol, Jakarta 11440
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan
ISSN : -     EISSN : 25980289     DOI : http://dx.doi.org/10.24912/jmbk
Core Subject : Economy, Social,
Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan (E-ISSN: 2598-0289) is a peer-reviewed journal, which provides a forum for publishing scientific articles in management and business field, including genuine research result, novel scientific review, and critics or comments about management nowadays. Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan published by Magister Manajemen Universitas Tarumanagara. Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan accepts articles or manuscript in the management and business field from various source, academics and researchers, both national and international.
Articles 958 Documents
Faktor-faktor penentu kinerja keuangan perusahaan industri batu bara Setyadi, Gina Christina; Ida, Ida
Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 8 No 5 (2024): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmbk.v8i5.31089

Abstract

This research aims to examine the influence of sales growth (SG), current ratio (CR), debt to equity ratio (DER), intellectual capital (IC), and firm size (SIZE) on financial performance (ROA) in coal industry energy sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) in the period 2020 to 2022 when coal prices increased significantly. The sampling method used is purposive sampling technique and there are 22 coal industry energy sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange from 2020 to 2022. The data were analyzed using the panel data linear regression method with EViews 12. The research results showed that current ratio, intellectual capital, and firm size have a positive and significant effect on financial performance (ROA). Meanwhile, sales growth and debt to equity ratio variables have no significant effect on financial performance (ROA). These research findings show that companies should pay attention to liquidity, intellectual capital development, and corporate growth strategies to improve financial performance. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh dari sales growth (SG), current ratio (CR), debt to equity ratio (DER), intellectual capital (IC), dan firm size (SIZE) terhadap kinerja keuangan (ROA) pada perusahaan sektor energi industri batu bara yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada periode tahun 2020 hingga 2022 di saat harga batu bara meningkat secara signifikan. Metode sampel yang digunakan, yaitu teknik purposive sampling serta terdapat 22 perusahaan sektor energi industri batu bara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode 2020 hingga 2022. Data dianalisis dengan metode regresi linear data panel dengan menggunakan EVIEWS 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa current ratio, intellectual capital, dan firm size berpengaruh positif dan signifikan pada kinerja keuangan (ROA). Sedangkan variabel sales growth dan debt to equity ratio tidak berpengaruh signifikan pada kinerja keuangan (ROA). Implikasi hasil penelitian ini, yaitu perusahaan perlu memperhatikan likuiditas, pengembangan modal intelektual, dan strategi pertumbuhan perusahaan untuk meningkatkan kinerja keuangan.
Implementasi perancangan integrasi IE matrix balanced scorecard dalam penilaian kinerja bisnis salad sayur (Studi kasus: InaGreen Farm – Kabupaten Bandung Barat) Riswandi, Dadang Iwan; Anisya, Syahrani
Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 8 No 5 (2024): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmbk.v8i5.31108

Abstract

InaGreen Farm is a company engaged in horticultural vegetables. InaGreen Farm is a producer and supplier of vegetables to retailers in Bandung City. In 2023 InaGreen Farm established a vegetable salad business unit by utilizing excess product stock to develop its business to increase company profits. The marketing carried out by the company in marketing vegetable salad products is Business to Consumer. InaGreen Farm in developing a business can certainly increase profits by paying attention to performance in terms of financial and non-financial aspects. Performance evaluation is an important component in assessing the success of company operations. One very important component in assessing the operational success of an organization is performance evaluation. InaGreen Farm needs to measure performance using performance measurement through Balanced Scorecard analysis with the help of Expert Choice 11 software. The results of InaGreen Farm’s performance measurement research have a total performance score of 93% with a very good category (AA). InaGreen Farm merupakan perusahaan yang bergerak pada sayuran hortikultura. InaGreen Farm menjadi produsen dan pemasok sayuran ke ritel-ritel di Kota Bandung. Pada tahun 2023, InaGreen Farm mendirikan unit bisnis salad sayur dengan memanfaatkan kelebihan stok produk untuk mengembangkan usahanya untuk meningkatkan profit perusahaan. Pemasaran yang dilakukan perusahaan dalam memasarkan produk salad sayur, yaitu dengan Business to Consumer. InaGreen Farm dalam mengembangkan bisnis tentunya dapat meningkatkan profit dengan memperhatikan kinerja dari segi keuangan dan non-keuangan. Evaluasi kinerja adalah komponen penting dalam menilai kesuksesan operasional perusahaan. Salah satu komponen yang sangat penting dalam menilai kesuksesan operasional suatu organisasi adalah evaluasi kinerja. InaGreen Farm perlu mengukur kinerja menggunakan pengukuran kinerja melalui analisis Balanced Scorecard dengan bantuan software Expert Choice 11. Hasil penelitian pengukuran kinerja InaGreen Farm memiliki total skor kinerja 93% dengan kategori sangat baik (AA).
Pengaruh social media marketing, brand equity, dan brand experience terhadap brand loyalty pada Indomie Novia, Marsela; Loisa, Riris
Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 8 No 4 (2024): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmbk.v8i4.31622

Abstract

The food and beverage processing industry in Indonesia experienced a decline in GDP in 2020 due to the Covid-19 pandemic. One of the leading companies in this industry is Indomie, which also experienced a decline in GDP. This research aims to examine the influence of social media marketing, brand equity, and brand experience on the brand loyalty of Indomie. This research was conducted on 200 Indomie consumer respondents in Jakarta. The data processing used is PLS-SEM (Partial Least Squares-Structural Equation Modeling). The results of this research show that social media marketing, brand equity, and brand experience have a significant direct influence on the brand loyalty of Indomie consumers. However, based on indirect influence testing, social media marketing can only influence brand loyalty through brand experience. Industri pengolahan makanan dan minuman di Indonesia mengalami penurunan PDB pada tahun 2020 akibat pandemi Covid-19. Salah satu perusahaan unggulan pada industri ini, yaitu Indomie, yang juga mengalami penurunan PDB. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh social media marketing, brand equity, dan brand experience terhadap brand loyalty pada Indomie. Penelitian ini dilakukan terhadap 200 responden konsumen Indomie di Jakarta. Pengolahan data yang digunakan, yaitu PLS-SEM (Partial Least Squares-Structural Equation Modeling). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa social media marketing, brand equity, dan brand experience memiliki pengaruh langsung yang signifikan terhadap brand loyalty konsumen Indomie. Namun secara pengujian pengaruh tidak langsung, social media marketing hanya bisa berpengaruh terhadap brand loyalty melalui brand experience.
Pengaruh earning per share, debt to equity ratio, dan return on assets terhadap harga saham perbankan BUMN di Bursa Efek Indonesia periode 2010-2019 Wijaya, Michael Hansen; Firdausy, Carunia Mulya
Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 8 No 4 (2024): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmbk.v8i4.31623

Abstract

This study aims to analyze the influence of earning per share, debt to equity ratio, and return on assets simultaneously and partially on the stock prices of the BUMN banking sector listed on the Indonesia Stock Exchange for the period 2010-2019. This research used 4 BUMN bank on the Indonesia Stock Exchange: Bank Rakyat Indonesia, Bank Mandiri, Bank Negara Indonesia, and Bank Tabungan Negara. The analysis method used is multiple linear regression through SPSS 24.00 program. The result of this study shows that earning per share, debt to equity ratio, and return on assets have a significant influence on stock price partially or simultaneously. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh earning per share, debt to equity ratio, dan return on assets secara bersama-sama dan terpisah terhadap harga saham perbankan BUMN yang listing di Bursa Efek Indonesia dalam periode 2010-2019. Penelitian ini menggunakan 4 bank BUMN di Bursa Efek Indonesia: Bank Rakyat Indonesia, Bank Mandiri, Bank Negara Indonesia, dan Bank Tabungan Negara. Metode analisis menggunakan multiple linear regression melalui program SPSS 24.00. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa earning per share, debt to equity ratio, dan return on assets memiliki pengaruh signifikan terhadap harga saham secara parsial maupun bersama-sama.
Perbedaan produktivitas kerja, kepuasan kerja, dan budaya organisasi antara karyawan bekerja dari rumah dengan bekerja dari kantor Pranoto, Chandra Dharmawan; Handoyo, Sarwo Edy
Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 8 No 4 (2024): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmbk.v8i4.31626

Abstract

The Covid-19 pandemic which has lasted for three years has forced many people to adapt to a new way of life, including in the world of professional work. Those who previously had the habit of working from the office suddenly had to work at home, which means that each individual had to adapt again to dividing their time between work and daily activities at home. Of course, it cannot be denied that this has a big impact on productivity, effectiveness, and quality of work. Therefore, through this research, testing was carried out to find differences in the quality of results in terms of work productivity, job satisfaction, and organizational culture between work from home and work from offices within the scope of research in the capital city of Jakarta. By using a quantitative approach, this research used a questionnaire sample of 300 respondents from various professional backgrounds. Refers to observational methods that emphasize real field data. So, the findings provide a real picture of how working from home has a positive and significant impact on work productivity and job satisfaction compared to working regularly (from the office). However, from an organizational culture perspective, working from the office has a more positive and significant impact than working from home. Pandemi Covid-19 yang berlangsung selama tiga tahun memaksa banyak kalangan untuk beradaptasi dengan cara hidup baru, tidak terkecuali dunia profesional kerja. Yang semula memiliki kebiasaan bekerja dari kantor seketika harus bekerja di rumah, itu berarti setiap individu harus beradaptasi kembali dalam membagi waktu antara bekerja dengan kegiatan sehari-hari di rumah. Tentu hal ini tidak dipungkiri banyak memengaruhi produktivitas dan efektivitas serta kualitas kerja. Karenanya melalui penelitian ini, dilakukan pengujian yang bertujuan untuk menemukan perbedaan kualitas hasil dalam hal produktivitas, kepuasan kerja, dan budaya organisasi antara bekerja dari rumah berbanding bekerja dari kantor dalam lingkup penelitian daerah ibu kota Jakarta. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif penelitian ini mengambil sampel kuesioner sebanyak 300 responden yang tersebar di berbagai macam latar belakang profesi. Mengacu kepada metode observasional yang menekankan pada data riil lapangan. Sehingga didapat temuan yang memberikan gambaran nyata mengenai bekerja dari rumah memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas serta kepuasan kerja dibandingkan bekerja reguler (dari kantor). Namun, dilihat dari sisi budaya organisasi, bekerja dari kantor lebih memberikan pengaruh positif dan signifikan dibandingkan bekerja dari rumah.
Pengaruh brand image, perceived price, dan brand awareness terhadap purchase intention produk teh siap saji pada modern trade di Jabodetabek Valerian, Juan; Keni, Keni
Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 8 No 4 (2024): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmbk.v8i4.31631

Abstract

Tea is a popular drink in Indonesia. The popularity can be seen from the increasing number of SMEs who are selling ready-to-drink tea. However, the performance of the tea industry in Indonesia has been stagnant. Therefore, tea company needs to analyze factors affecting customer’s intention to purchase tea. This study aims to determine the effect of brand image, price perception, and brand awareness on customer’s intention to purchase a ready-to-drink tea product in modern trade in Jabodetabek. This study collected data from 127 respondents who are customers of a ready-to-drink tea product in modern trade in Jabodetabek by distributing questionnaires online. The data was analyzed with Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM). The results suggested that brand image, price perception, and brand awareness have a positive and significant effect on purchase intention. Based on the results, this study suggests the company optimize the brand image by maintaining the consistency of the products, maintaining the price comparison with the volume of products (perceived price), and continuing the unique advertising conducted in the early stage of the product introduction to increase brand awareness as well as increasing customer’s intention to purchase the product. Teh telah menjadi produk yang populer di Indonesia. Popularitas tersebut ditunjukkan melalui jumlah UMKM yang menjual produk teh siap saji. Namun, kinerja industri teh di Indonesia justru bersifat stagnan. Oleh sebab itu, perusahaan teh perlu mempelajari faktor-faktor yang berpengaruh terhadap intensi pelanggan untuk membeli teh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh citra merek, persepsi harga, dan kesadaran merek terhadap intensi pelanggan untuk membeli teh siap saji di pasar modern di Jabodetabek. Penelitian ini mengumpulkan data dari 127 responden yang merupakan pelanggan teh siap saji di pasar modern di Jabodetabek dengan menyebarkan kuesioner secara daring. Data tersebut dianalisis dengan metode Pemodelan Persamaan Struktural Kuadrat Terkecil Parsial (PLS-SEM). Penelitian ini menunjukkan bahwa citra merek, persepsi harga, dan kesadaran merek berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat beli. Berdasarkan hasil tersebut, penelitian ini menyarankan perusahaan teh untuk mengoptimalkan citra merek dengan menjaga konsistensi produk, mempertahankan perbandingan harga dengan volume produk yang ditawarkan (harga yang dirasakan), dan melanjutkan periklanan unik yang dilakukan pada tahap awal perkenalan produk untuk meningkatkan kesadaran merek dalam rangka meningkatkan niat beli.
Faktor-faktor yang memengaruhi behavioral intention nasabah bank umum swasta di Kepulauan Riau David, Tonny; Keni, Keni
Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 8 No 4 (2024): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmbk.v8i4.31632

Abstract

The consistent growth of banking sector in Indonesia indicates that people have a high intention to interact with banks, whether for saving, making transaction or applying for loans. However, this interaction tends to only focus on large scale banks that are already widely known by the public, so it becomes an obstacle for small scale bank to develop, such as the market share of sharia commercial banks which only 7.09% in 2022. For this reason, the research aims to test whether customer satisfaction, perceived value and corporate image can influence the behavioral intention of bank’s customers in the Riau Islands. This research obtained data from 107 respondents who were bank’s customers in the Riau Islands through an online questionnaire. The data was measured by using a Likert scale and analyzed by using Smart-PLS software by using the Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) method. The results of this research indicate that customer satisfaction and perceived value have a positive and significant influence on behavioral intention. However, corporate image has a significant effect on behavioral intention. Based on these findings, it is recommended that bank’s management in the Riau Island focus on increasing customer satisfaction dan perceived value for increasing behavioral intention in customers. Pertumbuhan sektor perbankan di Indonesia yang terjadi secara konsisten mengindikasikan bahwa masyarakat memiliki intensi yang tinggi untuk berinteraksi dengan bank, baik untuk menabung, bertransaksi, maupun mengajukan pinjaman. Namun, interaksi tersebut cenderung hanya berpusat pada bank berskala besar yang sudah dikenal secara luas oleh masyarakat, sehingga menjadi penghambat bagi bank berskala kecil untuk berkembang, seperti pangsa pasar bank umum syariah yang hanya sebesar 7.09% pada tahun 2022. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah kepuasan nasabah, nilai yang dirasakan, dan citra perusahaan dapat memengaruhi behavioral intention nasabah bank di Kepulauan Riau. Penelitian ini memperoleh data dari 107 responden yang merupakan nasabah bank di Kepulauan Riau melalui kuesioner online. Data tersebut diukur dengan menggunakan skala Likert dan dianalisis melalui perangkat lunak SmartPLS dengan metode Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kepuasan nasabah dan nilai yang dirasakan mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap behavioral intention. Namun, citra perusahaan berpengaruh signifikan terhadap behavioral intention. Berdasarkan temuan tersebut, disarankan agar manajemen bank di Kepulauan Riau berfokus pada peningkatan kepuasan nasabah dan nilai yang dirasakan untuk meningkatkan behavioral intention pada nasabah.
Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol. 8 No. 4 Sekretariat JMBK
Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 8 No 4 (2024): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmbk.v8i4.31633

Abstract

JMBK Vol. 8 No. 4 Edisi Juli 2024
Pengaruh penggunaan aplikasi e-commerce dan inovasi dengan pengambilan risiko sebagai mediasi pada kinerja UMKM Wijaya, Wilson
Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 8 No 4 (2024): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmbk.v8i4.31634

Abstract

Digital technology is rapidly evolving. One example of this development is e-commerce. Entrepreneurs can use e-commerce to develop or start new businesses. To attract customers' attention, creativity is required. Creativity is the process of creating something unique. E-commerce and creativity help entrepreneurs to improve their business performance. However, implementing these two aspects can also pose detrimental risks. The aim of this research is to determine the influence of e-commerce and creativity on the performance of SMEs mediated by risk-taking. The sampling technique used in this study is purposive sampling. The sample consists of 100 respondents from SMEs in the culinary sector, selected using the purposive sampling method. The sample data were collected using Google Form. The sample data were then processed using outer model analysis and inner model analysis with SmartPLS 4 software. The results of this study indicate that e-commerce has a significant positive effect on MSME performance, innovation has a significant positive effect on MSME performance, risk-taking does not have a significant effect on MSME performance, e-commerce has a significant positive effect on risk-taking, innovation has a significant positive effect on risk-taking, risk-taking does not mediate the relationship between e-commerce and MSME performance, and risk-taking does not mediate the relationship between innovation and MSME performance. Teknologi digital berkembang dengan cepat. Salah satu contoh perkembangan tersebut yaitu e-commerce. Pengusaha bisa menggunakan e-commerce untuk mengembangkan atau memulai usaha baru. Untuk dapat menarik perhatian pembeli, diperlukan inovasi. Inovasi menjadi proses untuk menciptakan sesuatu yang unik. E-commerce dan inovasi membantu pengusaha untuk meningkatkan kinerja usahanya. Namun dalam mengimplementasikan kedua hal tersebut juga dapat memunculkan risiko yang merugikan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh e-commerce dan inovasi terhadap kinerja UMKM yang dimediasi dengan pengambilan risiko. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini. Sampel dalam penelitian ini merupakan UMKM di sektor kuliner sebanyak 100 responden yang dipilih menggunakan metode purposive sampling. Sampel dikumpulkan dengan menggunakan Google Form yang disebar. Kemudian data sampel diolah dengan menggunakan outer model analysis dan inner model analysis pada software SmartPLS 4. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa e-commerce berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja UMKM, inovasi berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja UMKM, pengambilan risiko tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja UMKM, e-commerce berpengaruh positif signifikan terhadap pengambilan risiko, inovasi berpengaruh positif signifikan terhadap pengambilan risiko, pengambilan risiko tidak memediasi hubungan e-commerce dengan kinerja UMKM, serta pengambilan risiko tidak memediasi hubungan inovasi dengan kinerja UMKM.
Faktor-faktor yang memengaruhi niat penggunaan fintech pada Generasi Y dan Z di Jabodetabek Harrison, David; Arifin, Agus Zainul
Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 8 No 4 (2024): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmbk.v8i4.31636

Abstract

The development of financial technology has brought significant changes to the global financial industry. In the era of the Industrial Revolution 4.0, fintech simplifies and accelerates various financial transactions, increases the accessibility of financial services, and promotes financial inclusion. This study aims to explore the factors that influence the adoption of financial technology among generation Y and Z in Indonesia. This study uses a quantitative approach by collecting data through an online questionnaire from 301 respondents. Data analysis was conducted using Structural Equation Modeling (SEM) with the help of Smart PLS 4.0 application. The results showed that perceived usefulness, perceived convenience, social influence, and attitude have a significant and positive influence on the intention to use financial technology. Perkembangan teknologi finansial telah membawa perubahan signifikan dalam industri keuangan global. Di era Revolusi Industri 4.0, teknologi keuangan mempermudah dan mempercepat berbagai transaksi keuangan, meningkatkan aksesibilitas layanan keuangan, dan mendorong inklusi keuangan. Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi faktor-faktor yang mempengaruhi adopsi teknologi keuangan di kalangan generasi Y dan Z di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan mengumpulkan data melalui kuesioner online dari 301 responden. Analisis data dilakukan menggunakan model Struktural Equation Modeling (SEM) dengan bantuan aplikasi SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi kegunaan, persepsi kemudahan, pengaruh sosial, dan sikap memiliki pengaruh signifikan dan positif terhadap niat menggunakan teknologi keuangan.

Filter by Year

2017 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 9 No 5 (2025): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 9 No 4 (2025): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 9 No 3 (2025): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 9 No 2 (2025): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 9 No 1 (2025): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 8 No 6 (2024): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 8 No 5 (2024): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 8 No 4 (2024): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 8 No 3 (2024): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 8 No 2 (2024): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 8 No 1 (2024): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 7 No 6 (2023): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 7 No 5 (2023): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 7 No 4 (2023): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 7 No 3 (2023): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 7 No 2 (2023): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 7 No 1 (2023): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 6 No 6 (2022): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 6 No 5 (2022): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 6 No 4 (2022): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 6, No 3 (2022): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 6, No 2 (2022): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 6, No 1 (2022): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 1, No 1 (2017): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 5, No 6 (2021): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 5, No 5 (2021): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 5, No 4 (2021): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 5, No 3 (2021): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 5, No 2 (2021): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 5, No 1 (2021): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 4, No 6 (2020): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 4, No 5 (2020): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 4, No 4 (2020): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 4, No 3 (2020): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 4, No 2 (2020): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 4, No 1 (2020): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 3, No 6 (2019): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 3, No 5 (2019): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 3, No 4 (2019): Jurnal Manajemen Bisnis Dan Kewirausahaan Vol 3, No 3 (2019): Jurnal Manajemen Bisnis Dan Kewirausahaan Vol 3, No 2 (2019): Jurnal Manajemen Bisnis Dan Kewirausahaan Vol 3 No 1 (2019): Jurnal Manajemen Bisnis Dan Kewirausahaan Vol 3, No 1 (2019): Jurnal Manajemen Bisnis Dan Kewirausahaan Vol 2, No 6 (2018): Jurnal Manajemen Bisnis Dan Kewirausahaan Vol 2, No 5 (2018): Jurnal Manajemen Bisnis Dan Kewirausahaan Vol 2, No 4 (2018): Jurnal Manajemen Bisnis Dan Kewirausahaan Vol 2, No 3 (2018): Jurnal Manajemen Bisnis Dan Kewirausahaan Vol 2, No 2 (2018): Jurnal Manajemen Bisnis Dan Kewirausahaan Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Manajemen Bisnis Dan Kewirausahaan Vol 1, No 2 (2017): Jurnal Manajemen Bisnis Dan Kewirausahaan Vol 2 No 6 (2018): Jurnal Manajemen Bisnis Dan Kewirausahaan Vol 2 No 2 (2018): Jurnal Manajemen Bisnis Dan Kewirausahaan Vol 1 No 2 (2017): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 1 No 1 (2017): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan More Issue