cover
Contact Name
Abdul Jalil
Contact Email
abduljalil@unmuhjember.ac.id
Phone
+6281553182768
Journal Mail Official
penelitian.ipteks@unmuhjember.ac.id
Editorial Address
Jl. Karimata No. 49 sumbersari Jember
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS
ISSN : 25275216     EISSN : 2528116X     DOI : -
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS adalah publikasi dari Lembaga Penelitian dan pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Jember berupa tulisan yang diterbitkan secara berkala, jurnal ini diterbitkan dua kali dalam satu tahun yaitu bulan Mei dan Desember. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide dan hasil penelitian yang telah dicapai di bidang layanan masyarakat. Jurnal Sains dan Teknologi Pengabdian Masyarakat, terutama berfokus pada masalah utama dalam pengembangan ilmu bidang layanan masyarakat sebagai berikut: Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan. Layanan Masyarakat, Masyarakat, Ketahanan Pangan Lokal; Pelatihan, Pemasaran, Teknologi Tepat Guna, Desain; Pemberdayaan Masyarakat, Akses Sosial; Layanan Komunitas Mahasiswa; Wilayah Perbatasan, Wilayah Kurang Maju.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 274 Documents
Pemberdayaan Perempuan Pengrajin Jamu Melalui T eknologi Diversifikasi Produk Jamu Tradisional serta Manajemen Pengelolaan Usaha Fefi Nurdiana Widjayanti, SP., MP, Saptya Prawitasari, SP., MP
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol 1, No 1 (2015): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (470.324 KB) | DOI: 10.32528/pengabdian_iptek.v1i1.183

Abstract

Khalayak sasaran pengabdian pada masyarakat ini adalah pengrajin jamu gendongyang tergabung dalam Komunitas Gajah Mungkur dan Usaha Dua Bintang. Pemilihan khalayak sasaran didasarkan pada beberapa pertimbangan yaitu (1) kelompok usaha inimemiliki prospek yang baik untuk pertumbuhan ekonomi daerah sekitar, (2) lokasi usaha relative berdekatan dan terjangkau oleh tim dan (3) memiliki komitmen dan kemauan keras dalam memajukan usaha. Dari kegiatan pelatihan menunjukkan mitra 1 telah menerapkan diversifikasi produk dan jenis jamu yaitu jamu instan, jamu kemasan botol dan sirup jamu. Produk tersebut ditampung oleh mitra ke 2 yaitu usaha Dua Bintang dan berhasil menjalin kerjasama dengan dinas Koperasi industri dan perdagangan Kabupaten Bondowoso. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dapat meningkatkan keterampilan usaha dan peran serta perempuan pengrajin jamu tradisional komunitas Gajah Mungkur dalam meningkatkan pendapatan keluarga. Pengeloaan usaha yang baik di kelompok komunitas Gajah Mungkur dapat meningkatkan peranserta anggota dan menjadikan kelompok menjadi lebih kokoh dan mandiri. Peningkatan pengetahuan dan keterampilan tentang teknologi pembuatan jamu instan, sirup jamu dan jenis jamu akan dapat membuat diversifikasi usaha. Kata-kata kunci: jamu, teknologi, keterampilan, pendapatan 
MANFAAT LEGALITAS P-IRT BAGI PENGEMBANAGN USAHA DALAM PROGRAM IbM KRIPIK PISANG BERKULIT Naimah, Naimah; Soesilo, Soesilo
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol 1, No 2 (2015): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.697 KB) | DOI: 10.32528/pengabdian_iptek.v1i2.270

Abstract

Problems faced [by] banana kripik have husk [to] property of UD.SHABRINA can be grouped in three Aspect that is: ( 1) Legality Product there is no ( 2) product promotion, ( 3) Problem of Produksi.Dari three most aspect [of] urgen [is] legality, therefore this solution will focussed [at] problem of legality benefit and procedures of kripik banana have husk [to] of UD.SHABRINA [in] on duty Health Of Sub-Province of Lumajang. Method the used [is] training relate to product security and legality of P-Irt and adjacent in course of registration of P-Irt product of kripik banana of bernkulit. Reached result in legality aspect in the form of: Result of Test Laboratory, certificate of P-Irt. And benefit as a means of protection of law and also facilitate marketing obtained benefit there [is] Change after pelaksaan of program of Ibm UD. Shabrina more self confidence market its product, besides supported with Appliances [gift/ giving] of Ibm in the form of a set slice appliance and knife have eye [to] four. functioning precisely utilize to support the make-up of result of earnings and production 35%.
PELATIHAN MEMBACA AL-QUR’AN YANG BAIK DAN BENAR MELALUI METODE QIRA’ATI Tamami, Badrut
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol 2, No 1 (2016): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.003 KB) | DOI: 10.32528/pengabdian_iptek.v2i1.374

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat dilakukan kepada masyarakat umum, dan yang menjadi sasaran pengabdian adalah kelompok pengajian muslimat al-bayyinah desa Yosorati Kec. Sumberbaru Kab. Jember.Pengabdian ini berupa Pelatihan membaca Al-qur?an yang baik dan benar melalui metode Qira?ati, pelaksana terlebih dahulu mensurvei dilapangan apa saaja kebutuhan masyarakat yang saat ini diperlukan. Dalam upaya memasyarakatkan Al Quran, saat ini muncul berbagai macam metode yang cukup membantu mempermudah proses belajar membaca Alquran dengan baik dan benar. Namun masalah secara umum yang ditemui dalam pengajaran Al quran saat ini adalah : Mutu Pendidikan, Kualifikasi Ustad Pengajar, Lama Waktu Belajar Tidak Pasti, Metode Pembelajaran yang dipakai kurang / tidak dikuasai.   Berdasarkan pelaksanaan Pelatihan membaca Al-qur?an yang baik dan benar melalui metode Qira?ati di Dusun Krajan Lor Desa Yosorati Kec. Sumberbaru Kab. Jember adalah standar kualitas hasil belajar para ibu-ibu tidak sama.antara yang satu dengan yang lain, dikarenakan perbedaan latar belakang pendidikan yang pernah ditempuh dan juga lingkungan keluarga, tiap jamaah muslimat pasti berbeda dalam penyerapan materi, semestinya memang tidak bisa seragam 100%, namun jenjang perbedaan yang terlalu jauh menunjukkan bahwa ada sesuatu yang kurang dalam proses pembelajaran, baik itu dari unsur, ustad, sarana, ataupun metode yang dipakai. Berkembangnya berbagi metode membaca Alquran saat ini, memang memperkaya variasi proses belajar, namun apabila penggunaan metode yang dipilih oleh guru ngaji maupun lembaga, tidak mentaati standar yang disyaratkan oleh pembuat metode, maka sejak proses pembelajaran sampai dengan produk yang dihasilkan pasti tidak standar. Banyak dijumpai di lingkungan masyarakat kita, bahwa ratio guru ngaji dengan jumlah santri tidak seimbang. Jumlah guru ngaji lebih sedikit dibandingkan santri yang siap diajar, itupun dengan kualitas guru yang tidak merata, bahkan ditemukan ustad yang bermodalkan nekat karena tidak adanya guru ngaji yang siap ngajar. Tidak jarang juga kita jumpai, orang yang bagus bacaan Alquran-nya, tapi tidak bisa / tidak mau / Tidak sempat mengajar Al quran, sementara ada yang semangat mengajar, tapi kemampuannya sangat terbatas. Maka dari itu pelaksana berupaya melaksanakan tri dharma perguruan tinggi sebagai kwajiban seorang pendidik / dosen untuk mengabdikan dirinya kepada masyarakat untuk mengajarkan cara membaca Al?quran dengan baik dan benar di Dusun Krajan Lor Desa Yosorati Kec. Sumberbaru Kab. Jember
MEMPERBAIKI KETERAMPILAN KOMUNIKASI DALAM PROGRAM PARENTING Wardhani, Wahju Dyah Laksmi
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol 2, No 2 (2016): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.26 KB) | DOI: 10.32528/pengabdian_iptek.v2i2.986

Abstract

Perkembangan produk teknologi tidak selalu memiliki efek positif dalam kehidupan sosial terutama bagi pengguna awam muda. Sayangnya, kurangnya kontrol dari orang tua telah menyebabkan kecanduan produk teknologi untuk anak kecil. Masalah inilah yang menjadi perhatian Anak Dini dari Komunitas Pengajaran Glagahwero untuk memberikan program parenting untuk memperkaya orang tua bagaimana meminimalkan kecanduan anak pada produk teknologi. Komunitas Pengajaran Glagahwero perlu meningkatkan keterampilan mereka dalam berkomunikasi tentang masalah ini. Dengan menggunakan pendekatan implementatif, yaitu menguraikan metode antara model ekspositori dengan simulasi, pelatihan dilakukan dalam dua kali kegiatan. Pelatihan ini didukung oleh materi tentang Anak dan Teknologi dan Komunikasi Efektif dalam Parenting.Kata kunci: Ketrampilan komunikasi, Parenting, produk teknologi
UPAYA PENINGKATAN DERAJAT KESEHATAN PADA ANAK DI PANTI ASUHAN MELALUI EDUKASI PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT Kurniawan, Hendra
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol 3, No 1 (2017): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.651 KB) | DOI: 10.32528/pengabdian_iptek.v3i1.993

Abstract

Jumlah anak di Indonesia rata-rata 20-30% dari jumlah penduduk Indonesia yaitu sekitar 237.556.363 Jiwa (Malinta, 2012). Anak merupakan aset suatu bangsa yang harus dijaga dan dirawat agar dapat memberikan kemanfaatan dalam pengembangan peradaban suatu bangsa. Kualitas dari anak-anak suatu bangsa merupakan miniatur bagi keberlangsungan bangsa itu sendiri. Anak harus dapat tumbuh dan berkembang dengan optimal agar dapat mempersiapkan dirinya dalam mengemban tanggungjawab di masa yang akan datang. Kenyataanya masih banyak anak yang hidup dibawah standard kesejahteraan dan harus bertahan dalam lingkungan dan kondisi yang tidak kondusif untuk pertumbuhan dan perkembangannya. Wijaya (2010) melaporkan bahwa 40-60 anak yang berada di usia sekolah mengalami kecacingan, 23% mengalami anemia, 74,4% mengalami gangguan karies gigi, dan sebanyak 100.000 anak Indonesia harus meninggal karena diare setiap tahunnya. Kondisi diatas diakibatkan oleh perilaku hidup yang kurang sehat. Oleh karena itu diperlukan upaya pencegahan untuk menangani masalah tersebut diatas, salah satunya dengan melakukan promosi kesehatan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Panti Asuhan merupakan salah satu wadah non profit yang berfungsi sebagai tempat penampungan anak yatim dan atau piatu dengan menyandarkan pendanaan dari donasi masyrakat secara sukarela sehingga tingkat kesejahteraannyapun tidak terjamin. Selain itu pengetahuan tentang PHBS juga tidak pernah didapatkan oleh anak asuh karena tidak banyak yang peduli dengan kondisi ini. PHBS juga sering kali berkorelasi dengan tingkat kesejahteraan. Panti asuhan Nurul Manan merupakan asalah satu panti asuhan yang terletak di pinggiran kota Jember dengan tingkat kesehahteraan menengah dan belum pernah dilalukan pengkajian PHBS di panti ini. Target pengabdian ini adalah anak asuh sejumlah 60 orang. Metode pelaksanaanya dengan menggunakan metode ceramah dan diskusi. Oleh karena itu penulis menggangap perlu dilaksanakan promosi kesehatan PHBS untuk meningkatkan kesejahteraan anak asuh dip anti Nurul Mannan Kecamatan Sukowono. Kata kunci: Perilaku hidup bersih, PHBS
PEMANFAATAN LIMBAH KONVEKSI UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN RUMAH TANGGA MISKIN (RTM) Devanti, Yeni Mardiyana
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol 3, No 1 (2017): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.266 KB) | DOI: 10.32528/pengabdian_iptek.v3i1.998

Abstract

Pengabdian pada masyarakat  ini dilaksanakan dengan latar belakang ingin memberdayakan warga masyarakat Dusun Krajan Timur 1 Jelbuk agar dapat berperan aktif dalam mengatasi limbah anorganik yang berupa kain perca. Kegiatan ini sekaligus membantu meningkatkan pendapatan Rumah Tangga Miskin di RT 01 RW 09 Dusun Krajan Timur I Desa Jelbuk Kecamatan Jelbuk Kabupaten Jember. Tujuan tersebut diwujudkan dengan cara memberikan ketrampilan kepada warga desa untuk memanfaatkan kain perca menjadi korsase/bros yang layak untuk dijual. Kegiatan ini dilaksanakan dengan menggunakan metode ceramah, diskusi, demonstrasi, dan praktik langsung. Metode ceramah digunakan dalam proses penyampaian materi pelatihan. Di samping itu digunakan juga dalam memberikan penyuluhan kepada warga desa tentang bahaya menumpuk sampah kain bagi kesehatan lingkungan. Metode diskusi digunakan sebagai media komunikasi saat pelatihan berlangsung sehingga terjadi komunikasi dua arah antara pemateri dan warga desa. Metode demonstrasi digunakan dalam proses memberikan contoh dalam setiap pelatihan, sehingga memberikan kemudahan kepada para warga desa dalam memahami materi yang disampaikan. Metode praktik langsung digunakan untuk mengaplikasikan materi yang telah didapatkan, tentunya dengan bimbingan pemateri. Metode observasi dilakukan untuk mengamati kemampuan para warga desa baik selama proses pelatihan maupun sesudah pelatihan. Hasil dari pelaksanaan kegiatan ini adalah: (1) telah diperbantukan beberapa peralatan yaitu gunting kain dan tembak lem. (2) pelatihan membuat korsase/bros dari kain perca mampu menambah ketrampilan warga desa dalam memanfaatkan limbah konveksi menjadi produk yang layak jual (3) penyuluhan tentang bahaya menumpuk sampah kain/limbah konveksi memberikan tambahan pengetahuan kepada warga  desa untuk menjaga kesehatan lingkungan dengan cara mendaur ulang limbah konveksi. Kata kunci: Konveksi, RTM, Korsase
PEMBINAAN TENTANG SISTEM KEAMANAN PADA PANTI ASUHAN Salim, Noor
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol 3, No 2 (2017): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.19 KB) | DOI: 10.32528/pengabdian_iptek.v3i2.1480

Abstract

Panti Sosial Asuhan anak adalah suatu lembaga usaha kesejahteraan sosial yang mempunyai tanggung jawab untuk memberikan pelayanan kesejahteraan sosial pada anak telantar dengan melaksanakan penyantunan dan pengentasan anak telantar, memberikan pelayanan pengganti orang tua/wali anak dalam memenuhi kebutuhan fisik, mental dan sosial kepada anak asuh sehingga memperoleh kesempatan yang luas,tepat dan memadai bagi pengembangan kepribadianya sesuai dengan yang diharapkan sebagai bagian dari generasi penerus cita- cita bangsa dan sebagai insan yang akan turut serta aktif dalam bidang pembangunan nasional. Sebagai tempat perlindungan anak terlantar maka keamanan dalam panti asuhan perlu diperhatikan. Oleh karena itu pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat dengan tema keamanan pada panti asuhan ini dilakasanakan. Tujuan dari pada pengabdian ini diharapkan pengetahuan tentang keamanan panti tetap harus mendapat prioritas dari pemilik panti. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pemilih panti asuhan sangat antusias pada program pengabdian ini dan akan melaksanakan dan menerapkan system keamanan pada panti asuhan. Kata Kunci: panti asuhan, system keamanan, anak terlantar.
SOSIALISASI DAN PENDATAAN PESERTA PROGRAM ASURANSI USAHATANI PADI (AUTP) Fauzi, Nurul Fathiyah
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol 4, No 1 (2018): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.346 KB) | DOI: 10.32528/pengabdian_iptek.v4i1.1493

Abstract

Usahatani padi tidak terlepas dari adanya resiko dan ketidakpastian, baik yang berasal dari faktor alam (iklim/cuaca), factor bencana (kekeringan, kebakaran, banjir), maupun faktor organisme pengganggu tanaman atau OPT (hama, penyakit, jamur, dsb). Adanya beberapa factor tersebut jika dialami oleh petani akan dapat berdampak pada penurunan jumlah produksi dan pendapatan petani sebagai akibat dari kerusakan usaha atau gagal panen. Jika hal ini terjadi selama beberapa musim, maka petani jelas akan mengalami dampak kerugian yang cukup besar. Melihat kondisi tersebut, maka pemerintah mengeluarkan Program Asuransi Usahatani Padi (AUTP) sebagai upaya perlindungan usaha tani padi. Progam AUTP ini mendapat subsidi dari pemerintah berupa subsidi premi asuransi. Petani yang tergabung dalam program AUTP hanya membayar premi sebesar Rp 36.000/ha/musim dengan besaran nominal asuransi yang akan diperoleh yakni sebesar Rp 6.000.000/ha/musim andaikata usahatani padi petani mengalami kerusakan yang diakibatkan oleh factor bencana dan OPT sebesar ? 75%. Dengan adanya program AUTP ini petani merasa tertarik untuk ikut serta dengan alasan adanya AUTP akan dapat membantu petani dalam penanganan kerugian usaha sehingga petani memiliki modal kembali untuk musim tanam berikutnya. Kenyataan di lapang menunjukkan bahwa meskipun banyak petani yang tertarik dengan program AUTP, namun petani masih belum memahami dengan jelas maksud, tujuan, syarat, dan prosedur yang harus diikuti andaikata ingin tergabung menjadi peserta program. Oleh karena itu dibutuhkan adanya sosialisasi yang jelas dari pihak-pihak terkait mengenai AUTP dan pendataan petani yang ingin ikut serta menjadi bagian petani AUTP. Kata Kunci: Asuransi Usahatani Padi (AUTP), ekonomi pertanian, resiko usahatani, sosialisasi.
PELATIHAN PLATFORM ARDUINO UNTUK FUNGSI SWITCHING, MONITORING, DAN PENGONTROL BAGI SMK DI WILAYAH BEKASI Manfaluhty, Mauludi; Wilyanti, Sinka
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol 4, No 1 (2018): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (776.72 KB) | DOI: 10.32528/pengabdian_iptek.v4i1.1498

Abstract

Ada dua hal yang harus dikuasai untuk bisa menjadi perekayasa sistem pintar (smart system), yaitu keahlian menggunakan hardware, software dan brainware. Guna menunjang kebutuhan keahlian tersebut, maka  diperlukannya pencerahan dan penjelajahan di dunia mikrokontroler yang tidak hanya digunakan untuk membuat robot mainan dan sarana lomba (kontes) tetapi memang mampu berperan di kehidupan nyata. Dalam rangka menyederhanakan penggunaan mikrokontroler yang terlihat canggih, rumit, dan bentuk mainan yang direpresentasikan dalam robot, menjadi bentuk yang lebih friendly dalam kehidupan sehari-hari, misalnya home automation, kendali otomatis, rumah pintar, sepeda pintar, dan lain-lain. Pada pelatihan ini siswa-siswi membuat beberapa proyek dengan mengikuti petunjuk dari modul-modul pelatihan, misalnya kontrol lampu, display, monitoring jarak, PWM, dan lain-lain. Pendekatan ini memiliki keuntungan tersendiri karena siswa-siswi  sudah dapat membayangkan apa yang akan mereka laksanakan dibandingkan jika mereka belajar melalui media visual maupun audio. Dengan mempelajari berbagai cara kerja sensor input dan output, pada siswa-siswi diberikan komponen-komponen pendukung lainnya berupat kit yang siap digunakan dalam berbagai proyek. Pendekatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kreativitas siswa-siswi, karena mereka dirangsang untuk membuat proyek dari komponen-komponen yang tersedia/dipelajari.Kata Kunci: Arduino, sistim benam, mikrokontroler, Arduino Uno, Papan Latih Arduino
KELOMPOK TERNAK SAPI POTONG Firdaus, Muhammad; Indarti, Dwi
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol 4, No 2 (2018): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.99 KB) | DOI: 10.32528/pengabdian_iptek.v4i2.1843

Abstract

Pengabdian ini berjudul ?PKM Kelompok Ternak Sapi Potong di Desa Tanjung Rejo, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur?. Permasalahan utama berkaitan dengan ketersediaan pakan yang dihadapi usaha ternak sapi potong ini adalah: (1) menjaga ketersediaan pakan hijauan, khususnya  di musim penghujan, (2) membuat pakan dari bahan di sekitar mereka. Berdasar permasalahan tersebut, maka solusi yang ditawarkan  adalah penyuluhan dan atau praktek tentang: (1) pemanfaatan sela-sela pekarangan/sawah yang dimiliki dengan menanam rumput terutama rumput gajah, (2) pembuatan fermentasi jerami untuk mengganti pakan hijauan, (3) pembuatan pakan konsentrat. Metode yang dipakai dalam  pencapaian  tujuan  tersebut adalah : (1) Metode Pendekatan Personal kepada ketua dan anggota kelompok, (2) Metode Penyuluhan, dan (3) Metode Pendekatan Praktek. Hasilnya, Tim Pelaksana Pengabdian Kemitraan Masyarakat (PKM) telah melakukan penyuluhan dan praktek sehingga peternak mampu:  (1) memanfaatkan di sela-sela pekarangan/sawah yang dimiliki dengan menanam rumput terutama rumput gajah, (2) pembuatan fermentasi jerami untuk mengganti pakan hijauan, (3) membuat pakan konsentrat dengan menggunakan bahan baku yang ada di sekitar mereka dengan penambahan probiotik, untuk menghasilkan pakan ternak berkualitas  tinggi.Kata Kunci: PKM, Ternak, Sapi Potong, Pakan

Page 7 of 28 | Total Record : 274