Jurnal Leverage, Engagement, Empowerment of Community (LeECOM)
Jurnal Leverage, Engagement, Empowerment of Community (LeECOM) (p-ISSN 2686-2786 and e-ISSN 2685-8630) is published twice a year in the months of May and November. It publishes manuscripts within the fields of entrepreneur and community service. Jurnal Leverage, Engagement, Empowerment of Community (LeECOM) is published by the Institute of Research & Community Development at Universitas Ciputra Surabaya.
Articles
140 Documents
PENGEMBANGAN MINAT DAN KETERAMPILAN KEWIRAUSAHAAN IBU-IBU DESA KESAMBEN WETAN KECAMATAN DRIYOREJO GRESIK
Sienatra, Krismi Budi
Jurnal Leverage, Engagement, Empowerment of Community (LeECOM) Vol. 1 No. 1 (2019): Jurnal Leverage, Engagement, Empowerment of Community (LeECOM)
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (308.964 KB)
|
DOI: 10.37715/leecom.v1i1.958
Aktivitas bisnis memiliki kaitan dengan pertumbuhan ekonomi suatu kawasan regional. Jika terdapat aktivitas ekonomi akan mendorong tingkat produk domestic bruto suatu negara. Desa Kesamben Wetan di Driyorejo Kabupaten Gresik merupakan desa yang mayoritas penduduknya masih bekerja sebagai buruh swasta dan petani. Para penduduk desa masih sedikit yang mempunyai usaha sendiri khususnya kaum wanita atau ibu-ibu di mana mereka sebatas sebagai buruh pabrik dan juga ibu rumah tangga. Kepala Desa kemudian bekerja sama dengan Universitas Ciputra melakukan kegiatan pengabdian masyarakat untuk melatih keterampilan dalam berwirausaha dan memberikan wawasan dalam merintis suatu bisnis untuk mengembangkan minat berwirausaha juga. Pelatihan ini dilakukan dengan pembelajaran di desa setempat, melakukan benchmark ke pasar modern, dan di akhir melakukan penjualan di event yang diadakan desa. Dari pelatihan ini menunjukkan peningkatan besarnya minat berwirausaha setelah melakukan pelatihan dengan hasil post-test kuesioner yang diberikan kepada ibu-ibu peserta.
PERAN PROGRAM OMAH ENTREPRENEURSHIP YANG MELIBATKAN MASYARAKAT PEDESAAN UNTUK MENCIPTAKAN BISNIS
Sitepu, Sri Nathasya Br
Jurnal Leverage, Engagement, Empowerment of Community (LeECOM) Vol. 1 No. 1 (2019): Jurnal Leverage, Engagement, Empowerment of Community (LeECOM)
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (330.619 KB)
|
DOI: 10.37715/leecom.v1i1.959
Program omah entrepreneurship melibatkan tiga puluh peserta yang berasal dari Desa Kesamben Wetan. Tujuan dari program omah entrepreneurship agar masyarakat mampu menciptakan bisnis untuk meningkatkan pendapatan. Program omah entrepreneurship terdiri dari delapan tahapan dianatanya: observasi, entreprenurship introduction, pemetaan potensi, benchmarking, penyusunan business plan, produksi prototype, market test, marketing. Empat tahapan pertama dapat dilalui peserta tanpa hambatan namun tahapan kelima hingga kedelapan berhasil dilalui setelah melewati hambatan dalam menciptakan bisnis. Peserta berhasil menciptakan 30 bisnis baru selama mengikuti program omah entrepreneurship dan mendapatkan tambahan pendapatan dari kegiatan bisnis yang dibuka.
PENDIDIKAN KESEHATAN PENCEGAHAN DAN PENANGANAN DIARE DI RW 2 KELURAHAN PAKIS KECAMATAN SAWAHAN SURABAYA
Purnama, Ni Luh Agustini;
Yuliana, Widayani
Jurnal Leverage, Engagement, Empowerment of Community (LeECOM) Vol. 1 No. 1 (2019): Jurnal Leverage, Engagement, Empowerment of Community (LeECOM)
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (259.102 KB)
|
DOI: 10.37715/leecom.v1i1.972
Penyakit diare pada saat ini masih merupakan masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, baik bila ditinjau dari angka kesakitan atau kematian yang ditimbulkannya. Penyakit diare juga sering menimbulkan kejadian luar biasa (KLB) dengan frekuensi dan kematian yang cukup tinggi yang dapat menimbulkan keresahan masyarakat dan berdampak pada sektor-sektor lain. Kurang pengetahuan dan perilaku hidup bersih dan sehat dari masyarakat tentang pencegahan diare akan meningkatkan risiko terjangkit diare. Salah satu cara yang dapat digunakan untuk meningkatkan pengetahuan dan perilaku sehat masyarakat untuk mencegah diare adalah dengan memberikan pendidikan kesehatan. Sasaran kegiatan adalah ibu PKK dan siswa TK YP di RW 2 Kelurahan Pakis Kecamatan Sawahan Surabaya. Metode penyuluhan dengan ceramah, tanya jawab, demonstrasi cuci tangan yang benar dan cara membuat oralit. Setelah dilakukan pendidikan kesehatan sebagian besar ibu-ibu PKK (85%) memiliki pengetahuan baik dan 100% anak TK mampu melakukan teknik cuci tangan 6 langkah dengan benar.
PENINGKATAN KESEJAHTERAAN PEREKONOMIAN DENGAN PELATIHAN INVESTASI DAN MENABUNG SAHAM BAGI TENAGA OUTSOURCING, SATPAM, DAN SOPIR DI UNIVERSITAS CIPUTRA
Hartono, Wendra
Jurnal Leverage, Engagement, Empowerment of Community (LeECOM) Vol. 1 No. 1 (2019): Jurnal Leverage, Engagement, Empowerment of Community (LeECOM)
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (188.813 KB)
|
DOI: 10.37715/leecom.v1i1.961
Berinvestasi merupakan salah satu bentuk kegiatan untuk mengatasi inflasi. Bentuk berinvestasi beragam, seperti pembelian surat obligasi, reksadana, rumah, tanah, emas, maupun saham. Alasan orang malas berinvestasi salah satunya adalah gaji bulanan yang diterima tidak atau kurang dapat memenuhi kebutuhan hidup sehari hari. Kegiatan pelatihan investasi ini ditujukan bagi pekerja di Universitas Ciputra yang memperoleh penghasilan bulanan UMR (Upah Minimum Regional). Kegiatan ini dilaksanakan dua kali pertemuan tatap muka yaitu pada tanggal 23 dan 30 Maret 2019. Metode yang digunakan adalah presentasi oleh dosen-dosen ekonomi yang menjadi fasilitator, pemberian permainan stocklab untuk menunjukkan keuntungan berinvestasi dan kalkulasi sederhana mengenai rasio-rasio keuangan ke beberapa emiten. Hasil kegiatan ini adalah pekerja memperoleh wawasan tentang dunia investasi, pengetahuan tentang profil diri dalam pengambilan risiko untuk menyesuaikan jenis investasi yang sesuai dan analisis saham-saham yang layak untuk diinvestasikan.
PELATIHAN PERTOLONGAN PERTAMA PADA KECELAKAAN PADA GURU SD YAYASAN YOHANES GABRIEL
Kurniawaty, Yuni
Jurnal Leverage, Engagement, Empowerment of Community (LeECOM) Vol. 1 No. 1 (2019): Jurnal Leverage, Engagement, Empowerment of Community (LeECOM)
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (203.881 KB)
|
DOI: 10.37715/leecom.v1i1.962
Pengetahuan Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K) oleh para guru sekolah dasar merupakan hal yang sangat penting, sebab dari pengetahuan dalam menangani kejadian kecelakaan di tempat kejadian akan mewujudkan bagaimana respons guru untuk dapat menyelamatkan hidup seseorang yaitu siswa siswi sekolah dasar. Adanya kejadian siswa siswi sekolah dasar mengalami kecelakaan di Sekolah Dasar Katolik Yayasan Yohanes Gabriel di antaranya seperti pingsan, mimisan, terjatuh, digigit serangga, terkilir sehingga menimbulkan rasa ingin tahu para guru di sekolah ini untuk menangani berbagai masalah kecelakaan yang terjadi di sekolah dasar tempat mereka bekerja. Para guru ini belum memahami tindakan apa yang harus dilakukan pada anak didiknya pada saat terjadi kecelakaan di sekolah. Para Guru belum mampu bertindak memberikan pertolongan pertama yang tepat pada anak didik yang mengalami kecelakaan di sekolah. Pengabdian kepada masyarakat guru sekolah dasar tentang P3K dapat meningkatkan pengetahuan guru dan kemampuan mereka dalam melakukan tindakan P3K pada anak-anak di sekolah dasar.
STRATEGI MEMPERTAHANKAN HIDUP KAUM MIGRAN PENGHUNI MAKAM RANGKAH DI KOTA SURABAYA
Sugi, Mochamad Aan
Jurnal Leverage, Engagement, Empowerment of Community (LeECOM) Vol. 1 No. 1 (2019): Jurnal Leverage, Engagement, Empowerment of Community (LeECOM)
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (92.492 KB)
|
DOI: 10.37715/leecom.v1i1.963
Urbanisasi atau perpindahan penduduk dari satu daerah/desa ke kota menjadi permasalahan yang dihadapi oleh kota-kota besar di Indonesia, termasuk kota Surabaya. Sebagai kota tujuan urbanisasi di Jawa Timur, Surabaya menjadi penuh sesak oleh para migran (orang yang melakukan urbanisasi). Jumlah penduduk yang semakin meningkat, tidak sebanding dengan jumlah lahan yang tersedia. Akhirnya, muncul permasalahan tempat tinggal atau permukiman bagi para migran di Kota Surabaya. Yang terjadi kemudian adalah penggunaan lahan-lahan publik dalam kasus ini adalah tempat pemakaman umum (Makam Rangkah) dijadikan tempat tinggal terutama oleh kaum migran di Kota Surabaya. Mereka umumnya datang ke Kota Surabaya adalah untuk mencari pekerjaan, baik itu pekerjaan di sektor formal maupun sektor informal. Rendahnya latar belakang pendidikan yang dimiliki para migran, membuat pilihan kerja di sektor informal menjadi pilihan yang paling mudah untuk didapatkan. Pemulung, tukang becak, topeng monyet, dan calo adalah jenis pekerjaan yang paling banyak dijalani oleh para migran yang tinggal di Makam Rangkah dengan penghasilan kecil dan tidak menentu. Oleh karena itu, yang menjadi menarik untuk diteliti adalah seperti apa mekanisme survival yang dilakukan oleh kaum migran di Makam Rangkah Surabaya.
PENINGKATAN NILAI JUAL PRODUK HOME INDUSTRY MELALUI OPTIMALISASI DESAIN DAN KEMASAN DI DESA GONDANG, KECAMATAN GONDANG, MOJOKERTO
Dyatmika, Sutama Wisnu;
Purnaningrum, Evita;
W, Tony Susilo
Jurnal Leverage, Engagement, Empowerment of Community (LeECOM) Vol. 1 No. 2 (2019): Jurnal Leverage, Engagement, Empowerment of Community (LeECOM)
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (274.233 KB)
|
DOI: 10.37715/leecom.v1i2.1088
Banyaknya aktivitas masyarakat yang bergerak dalam bidang home industry di Desa Gondang menjadikan desa ini menarik untuk ditinjau lebih lanjut. Fakta yang ditemui di desa tersebut adalah masih banyak pelaku bisnis yang notabene UMKM tidak memiliki omset penjualan yang baik. Kendala utama yang ditemui adalah masyarakat tidak mampu melakukan optimalisasi terhadap produk yang telah dihasilkan. Untuk itu Tim Pengabdian Pada Masyarakat Prodi Manajemen Universitas PGRI Adi Buana (Unipa) Surabaya melakukan aktivitas pendampingan di Desa Gondang. Agar hasil yang diperoleh dapat maksimal pelaksanaan dibagi menjadi dua bagian yaitu dengan menggunakan metode ceramah dan metode praktik sederhana. Metode ceramah bertujuan untuk membuka pola pikir masyarakat yang awalnya masih ragu-ragu dalam mengubah kemasan produknya menjadi bersemangat untuk melakukannya. Hal ini menjadi penting karena masyarakat masih mengalami kekhawatiran penjualannya akan menurun ketika kemasannya diganti. Pada tahap ini Tim benar-benar memastikan bahwa masyarakat tidak memiliki keraguan lagi atas aktivitas berikutnya. Setelah semuanya berjalan dengan lancar, dilakukan praktik sederhana cara mengubah kemasan agar lebih baik. Cara yang dilakukan pun menggunakan cara yang paling sederhana dengan tujuan agar masyarakat tidak merasa terbebani dengan hal-hal teknis yang dapat menjadikan niatnya berubah. Program yang diikuti usia produktif di Desa Gondang dapat berjalan dengan lancar berkat peran aktif masyarakat.
PKM-PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA SOKO KEC. WRINGIN ANOM KAB. GRESIK DALAM RANGKA KEMANDIRIAN ENERGI
Muhyin, Muhyin;
Mastuki, Mastuki;
Rakhmawati, Dwi Yuli
Jurnal Leverage, Engagement, Empowerment of Community (LeECOM) Vol. 1 No. 2 (2019): Jurnal Leverage, Engagement, Empowerment of Community (LeECOM)
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (465.952 KB)
|
DOI: 10.37715/leecom.v1i2.1084
Masyarakat di Desa Soko, Kecamatan Wringin Anom Kabupaten Gresik kondisi ekonominya menengah ke bawah karena mengandalkan penghasilan dari petani tadah hujan. Upaya untuk meningkatkan ekonomi, maka dilakukan pengembangan di sektor peternakan sapi potong. Hal ini disesuaikan dengan karakteristik wilayah Desa Soko yang sebagian besar adalah lahan pertanian tadah hujan. Dengan kondisi wilayah seperti itu sangat mendukung untuk mencukupi kebutuhan pakan ternak. Hasil diagnosis di lapangan, disimpulkan bahwa masyarakat Desa Soko Kecamatan Wringin Anom Kabupaten Gresik, beternak sapi sedangkan kotorannya dikumpulkan dan di tampung di bedeng ditutup dengan gedeg, serta dibiarkan selama 22 hari untuk diperam agar menjadi pupuk. Selama proses peraman terjadi pembusukan dan mengeluarkan gas yang berbau menyengat, sehingga sangat mengganggu kehidupan masyarakat. Dalam penyelesaian masalah tersebut, maka kotoran sapi yang terkumpul diolah menjadi bernilai tambah, yang diubah dalam bentuk energi terbarukan (biogas) ramah lingkungan, sebagai bahan bakar rumah tangga, guna mencukupi kebutuhan energi bahan baka bagi masyarakat sekitar dan bahkan bisa menghasilkan tambahan penghasilan warga masyarakat. Masyarakat sangat menginginkan depo pengisian bahan bakar biogas dibangun di desanya, agar kebutuhan bahan bakar setiap harinya, bisa berjalan lancar dan murah serta dapat menambah penghasilan dari hasil penjualan isi ulang tabung bahan bakar biogas dengan harga yang relatif murah yaitu Rp3.000,- (tiga ribu rupiah) per tabung. Inilah wujud kemandirian energi masyarakat Desa Soko dan sebagai mitra beliau sanggup menyediakan lahan serta sumber daya manusia dalam kegiatan program kemitraan masyarakat (PKM) ini.
KAMPUNG WARNA WARNI BERPERILAKU HIDUP SEHAT DAN BERSIH
Hermawan, Surya;
Prayogo, Nico;
Prayogo, David
Jurnal Leverage, Engagement, Empowerment of Community (LeECOM) Vol. 2 No. 1 (2020): Jurnal Leverage, Engagement, Empowerment of Community (LeECOM)
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37715/leecom.v2i1.1414
Di era modern ini dalam menciptakan hidup sehat sangatlah mudah dan murah, bila dibandingkan dengan biaya yang harus dikeluarkan untuk pen-gobatan saat mengalami gangguan kesehatan karena cukup mahal. Hidup sehat merupakan hal yang harus diterapkan oleh setiap orang karena banyak memiliki manfaat yang disadari maupun tidak disadari, mulai dari konsentrasi kerja, kesehatan dan kecerdasan anak sampai dengan keharmonisan keluarga. Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) adalah semua perilaku kesehatan yang dilaku-kan atas dasar kesadaran sehingga anggota keluarga atau keluarga dapat me-nolong dirinya sendiri di bidang kesehatan dan dapat berperan aktif dalam kegiatan-kegiatan kesehatan di masyarakat. Akan tetapi, di era modern ini masih banyak daerah atau kampung yang tidak menerapkan PHBS. Banyak kampung-kampung yang masih tidak memiliki WC sendiri sehingga menggunakan WC umum yang kotor dan tidak terawat, tidak memiliki tempat cuci tangan, dan tidak memiliki tempat pembuangan sampah tertutup di setiap rumah. Hal-hal inilah yang meyebabkan penyakit seperti malaria, demam berdarah, diare, dsb. Kejadian ini bisa diatasi dengan kesadaran warga tersebut ingin hidup sehat, dan bisa dimulai dari hal-hal kecil. Hal kecil tersebut adalah dengan membuat kam-pung daerah tempat tinggalnya menjadi kampung warna warni agar warga yang tinggal di kampung tersebut merasa nyaman dengan tempat tinggal mereka, sehingga bisa menimbulkan kesadaran warga dalam menjaga kebersihan dan hidup sehat di kampung mereka. Dengan membuat kampung warna warni ter-sebut, bertujuan untuk memperlihatkan bahwa warga siap menerapkan PHBS di lingkungan tempat tinggal mereka. Kegiatan ini terlihat sederhana, tetapi dam-pak yang didapat dari kegiatan ini sangatlah besar bagi kesehatan warga kam-pung yang tinggal di daerah tersebut.
Pemberdayaan Masyarakat Kampung Putat Jaya dengan Membangun Kolam Ikan Lele
Hermawan, Surya;
Sanjaya, Albert Janitra;
Wijaya, Bobby Hartanto;
Gaby, Gretel
Jurnal Leverage, Engagement, Empowerment of Community (LeECOM) Vol. 2 No. 1 (2020): Jurnal Leverage, Engagement, Empowerment of Community (LeECOM)
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37715/leecom.v2i1.1415
Menurunnya ekonomi warga Putat Jaya akibat dampak dari ekslokalisasi yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Surabaya menjadi perhatian kami. Karena itu kami memutuskan untuk membantu meningkatkan ekonomi warga Putat Jaya melalui pemberdayaan masyarakat sekitar dengan membangun kolam lele. Pemilihan kolam lele dirasa tepat karena mudah dibudidayakan dan memiliki pasar yang baik di Indonesia. Metode yang kami gunakan dalam Program Kreativitas Mahasiswa ini adalah metode penelitian secara kualitatif. Metode ini sendiri dibagi menjadi tiga bagian, yaitu pra-pelaksanaan dimana kami mela-kukan survey dan observasi terhadap tempat pelaksanaan, kemudian pelaksanaan dimana kami membangun dan menghias kolam lele dan pascapelaksanaan dimana kami menanyakan keberhasilan acara yang kami lakukan kepada warga sekitar. Hasil dari kegiatan ini adalah 4 buah kolam lele untuk warga Putat Jaya dan dengan selesainya kegiatan ini kami menyimpulkan bahwa dengan adanya kolam lele ini warga Putat Jaya dapat membudidayakan ikan lele dan hasil dari pembudidayaan tersebut dapat sekiranya meningkatkan ekonomi warga Putat Jaya serta terjalin baik hubungan antara kami dengan warga Putat Jaya terlihat dari banyaknya warga yang membantu menyukseskan kegiatan ini.