cover
Contact Name
Mustakim Sagita
Contact Email
mustakim_sagita@unigha.ac.id
Phone
+6281360046356
Journal Mail Official
lppm@unigha.ac.id
Editorial Address
Gle Gapui-Sigli, Kabupaten Pidie
Location
Kab. pidie,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Sosial Humaniora Sigli
ISSN : 26153688     EISSN : 27160270     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Sosial dan Humaniora Sigli, terbitan ini berisi artikel bidang ilmu Pendidikan, keguruan, hukum, administrasi negara dan ilmu Sosial lainnya diterbitkan secara berkala 6 bulanan. JSH diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jabal Ghafur dengan dua nomor dalam setahun, yaitu pada bulan Juni dan Desember.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 419 Documents
Dinamika Pengaturan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja: Tinjauan Hukum dan Perlindungan Pekerja Mohammad Hifni; Dela Marsela; Shafira Putri Azzahra; Nurhafiz Hidayat; Anastasya Agustine; Alifia Sekar Kinanti
Jurnal Sosial Humaniora Sigli Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jsh.v9i1.3950

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika pengaturan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja serta implikasinya terhadap perlindungan pekerja di Indonesia. Perubahan regulasi yang diperkenalkan melalui Undang-Undang Cipta Kerja memberikan fleksibilitas yang lebih besar bagi pemberi kerja dalam mengelola hubungan kerja, khususnya terkait jangka waktu kontrak, mekanisme perpanjangan, serta proses rekrutmen. Namun demikian, perubahan tersebut juga menimbulkan berbagai permasalahan, terutama terkait kepastian kerja dan perlindungan hak-hak pekerja. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Bahan hukum yang digunakan terdiri atas bahan hukum primer berupa peraturan perundang-undangan, serta bahan hukum sekunder seperti buku, jurnal ilmiah, dan referensi ilmiah lainnya yang relevan. Analisis dilakukan dengan mengkaji ketentuan hukum yang berlaku serta membandingkannya dengan praktik di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaturan PKWT dalam Undang-Undang Cipta Kerja memberikan keuntungan bagi pemberi kerja dalam memenuhi kebutuhan tenaga kerja yang fleksibel. Namun, pengaturan tersebut belum sepenuhnya menjamin perlindungan yang optimal bagi pekerja. Masih terdapat berbagai tantangan, seperti penyalahgunaan PKWT untuk pekerjaan yang bersifat tetap, ketimpangan dalam pemenuhan hak-hak pekerja, serta lemahnya pengawasan dan penegakan hukum. Oleh karena itu, diperlukan penguatan regulasi, peningkatan pengawasan, serta peran aktif pemerintah dalam memberikan edukasi hukum kepada pekerja maupun pemberi kerja.
Perencanaan Sumber Daya Manusia Strategis Muhammad Faturahman; Ratu Mustarsyiddah; Imelda Kholifatunnis; Machdum Bachtiar
Jurnal Sosial Humaniora Sigli Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jsh.v9i1.3951

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep, pendekatan, serta faktor-faktor utama dalam perencanaan sumber daya manusia (SDM) strategis di era kompetitif. Perencanaan SDM strategis merupakan elemen penting dalam mendukung keberlanjutan organisasi dan pencapaian keunggulan kompetitif di tengah dinamika lingkungan bisnis yang terus berkembang. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan mengkaji berbagai sumber ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan SDM mencakup beberapa tahapan penting, yaitu analisis kebutuhan tenaga kerja, peramalan SDM, rekrutmen dan seleksi, pengembangan kompetensi, serta strategi retensi karyawan. Selain itu, keberhasilan perencanaan SDM sangat dipengaruhi oleh kemampuan organisasi dalam mengintegrasikan teknologi, beradaptasi terhadap perubahan lingkungan kerja, serta membangun budaya organisasi yang inovatif dan adaptif. Dengan demikian, perencanaan SDM strategis memiliki peran yang signifikan dalam meningkatkan kinerja organisasi serta menciptakan keunggulan kompetitif yang berkelanjutan.
PENGEMBANGAN ORGANISASI Siti Yuniawati; Farhan Alfarizki; Auriza Rahmania; Machdum Bachtiar
Jurnal Sosial Humaniora Sigli Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jsh.v9i1.3927

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep, proses, dan tujuan pengembangan organisasi sebagai upaya strategis dalam meningkatkan efektivitas dan keberlanjutan organisasi. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan mengkaji berbagai buku, jurnal ilmiah, dan artikel penelitian terbaru yang relevan dengan pengembangan organisasi dalam konteks pendidikan, pemerintahan, dan dunia usaha. Data yang diperoleh dianalisis secara kritis melalui proses klasifikasi, perbandingan, dan sintesis konsep untuk memperoleh pemahaman yang komprehensif. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengembangan organisasi merupakan proses perubahan terencana dan sistematis yang berfokus pada peningkatan kinerja organisasi, penguatan kapasitas sumber daya manusia, pembentukan budaya kerja kolaboratif, serta peningkatan kemampuan adaptasi terhadap perubahan lingkungan. Proses pengembangan organisasi meliputi identifikasi kebutuhan perubahan, diagnosis organisasi, perencanaan intervensi, implementasi strategi perubahan, serta monitoring dan evaluasi secara berkelanjutan. Pengembangan organisasi tidak hanya menekankan perbaikan struktural, tetapi juga transformasi perilaku dan budaya kerja guna mencapai tujuan organisasi secara efektif dan berkesinambungan.
Analisis Kebutuhan Pelatihan dalam Pengembangan Kompetensi Sumber daya Manusia Berbasis Kinerja dan Tuntutan Pekerjaan Asih Purnama; Muhamad Wildan Wildan Septiana; Hailala Najwa Isba; Machdum Bachtiar
Jurnal Sosial Humaniora Sigli Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jsh.v9i1.3937

Abstract

Pengembangan kompetensi sumber daya manusia (SDM) merupakan faktor penting dalam meningkatkan efektivitas dan kinerja organisasi. Salah satu langkah strategis yang dapat dilakukan adalah melalui analisis kebutuhan pelatihan yang tepat dan sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep analisis kebutuhan pelatihan dalam pengembangan kompetensi SDM yang berbasis pada kinerja dan tuntutan pekerjaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur (library research), yaitu dengan menganalisis berbagai sumber pustaka berupa buku ilmiah, artikel jurnal, serta hasil penelitian terdahulu yang relevan. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif melalui proses identifikasi, perbandingan, dan sintesis konsep-konsep terkait kebutuhan pelatihan, kinerja kerja, serta tuntutan jabatan. Hasil kajian menunjukkan bahwa analisis kebutuhan pelatihan yang mempertimbangkan aspek kinerja dan tuntutan pekerjaan mampu membantu organisasi dalam menentukan prioritas pelatihan secara lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan kompetensi individu maupun organisasi. Dengan demikian, pelaksanaan pelatihan diharapkan dapat meningkatkan kualitas SDM secara berkelanjutan serta mendukung pencapaian tujuan organisasi.
PENGEMBANGAN ORGANISASI DAN BUDAYA ORGANISASI DALAM MENINGKATKAN EFEKTIVITAS ORGANISASI Ani Sahadatina Sahadatina; Reza Dwi Rahmah; Machdum Bachtiar
Jurnal Sosial Humaniora Sigli Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jsh.v9i1.4009

Abstract

This study aims to analyze in depth the concept of organizational development and organizational culture in improving organizational effectiveness. The method used in this study is a literature review by examining various relevant scientific sources, such as national and international journals, reference books, and academic articles discussing organizational development, human resource development, organizational commitment, leadership, and organizational culture. This approach is conducted to obtain a comprehensive understanding of the factors influencing the success of organizational development in various contexts. The results of the study indicate that organizational development is a planned, systematic, and continuous change process aimed at improving organizational effectiveness through the improvement of structure, work systems, strategies, and individual behavior within the organization. Organizational development does not only focus on technical aspects but also includes behavioral and cultural aspects that serve as the foundation for the change process. In addition, the success of organizational development is strongly influenced by the strengthening of human resource competencies, high levels of organizational commitment, and leadership styles that encourage participation and innovation. Organizational culture plays a strategic role as a system of values, norms, and beliefs that shape the work behavior of organizational members. An adaptive culture that is open to change and oriented toward learning will foster an innovative and collaborative work environment. Conversely, a rigid culture can hinder the process of organizational transformation. Therefore, the integration between organizational development and the establishment of an adaptive organizational culture becomes a key factor in enhancing organizational effectiveness.
PERILAKU PENCARIAN INFORMASI PADA PENGIKUT AUTOBASE MEDIA SOSIAL X @OHMY_BEAUTYBANK Zola Humaira; Muhammad Ramdhani; Weni A. Arindawati
Jurnal Sosial Humaniora Sigli Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jsh.v9i1.4015

Abstract

Perkembangan teknologi dan informasi memudahkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, yaitu kebutuhan akan suatu informasi. Masyarakat menggunakan media sosial untuk melakukan pencarian informasi dengan memanfaatkan kehadiran autobase @ohmy_beautybank di X untuk memenuhi kebutuhan informasi seputar kecantikan. Fenomena ini menarik peneliti untuk melakukan sebuah penelitian dengan mengamati perilaku pencarian informasi pengikut autobase dan juga mengamati kelebihan dan kekurangan selama melakukan pencarian informasi. Adapun penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan analisis deskriptif. Pengambilan data dilakukan melalui wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya perilaku pencarian informasi yang relevan dengan model perilaku pencarian informasi yang dicetuskan oleh Wilson 1996, yang meliputi (1) perhatian pasif (passive attention); (2) pencarian pasif (passive search); (3) pencarian aktif (active search); dan (4) pencarian berlanjut (on going search). Selain itu, ditemukannya kelebihan dan kekurangan selama melakukan pencarian informasi melalui autobase @ohmy_beautybank. Kata kunci:  Perilaku; Pencarian Informasi; Autobase; X
KAJIAN TEORITIS PENGEMBANGAN KEPEMIMPINAN Erna Winarti; Syifa Nur Fadilah; Machdum Bachtiar
Jurnal Sosial Humaniora Sigli Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jsh.v9i1.3879

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan kepemimpinan dalam organisasi melalui pendekatan library research. Kepemimpinan merupakan faktor kunci dalam menentukan arah, efektivitas, dan keberlanjutan suatu organisasi di tengah dinamika perubahan lingkungan yang semakin kompleks. Permasalahan yang sering muncul dalam organisasi adalah kurangnya model pengembangan kepemimpinan yang sistematis dan berkelanjutan. Oleh karena itu, kajian ini dilakukan untuk mengidentifikasi konsep, strategi, serta praktik terbaik dalam pengembangan kepemimpinan berdasarkan berbagai sumber literatur ilmiah. Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan mengkaji buku, jurnal ilmiah, dan publikasi akademik yang relevan dengan topik kepemimpinan dan pengembangan organisasi. Data dianalisis secara deskriptif-analitis untuk memperoleh sintesis konseptual yang komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan kepemimpinan yang efektif memerlukan pendekatan terintegrasi melalui pelatihan, mentoring, pembelajaran berkelanjutan, serta penguatan budaya organisasi. Dengan demikian, pengembangan kepemimpinan berbasis kajian literatur memberikan landasan teoritis yang kuat bagi organisasi dalam merancang strategi pengembangan sumber daya manusia yang berkelanjutan dan adaptif terhadap perubahan.
MITIGASI DAN ADAPTASI BPBD DALAM PENANGGULANGAN BANJIR TAHUNAN DI DESA BOJONG KULUR BOGOR Bagas Satria; Cucu Sugiarti; Moch Faisal Rizki
Jurnal Sosial Humaniora Sigli Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jsh.v9i1.3910

Abstract

ABSTRAKBanjir merupakan salah satu bencana hidrometeorologi yang paling sering terjadi di Indonesia dan menimbulkan kerugian besar bagi masyarakat. Kabupaten Bogor, khususnya Desa Bojong Kulur di Kecamatan Gunung Putri, merupakan wilayah yang secara rutin mengalami banjir tahunan akibat faktor alam maupun aktivitas manusia seperti perubahan tata guna lahan dan berkurangnya daerah resapan air. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dalam pelaksanaan mitigasi dan adaptasi terhadap bencana banjir di Desa Bojong Kulur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BPBD telah melakukan berbagai upaya mitigasi melalui pemetaan wilayah rawan banjir, pemantauan kondisi sungai, penyebaran informasi kebencanaan, serta pengembangan sistem peringatan dini kepada masyarakat. Namun demikian, pelaksanaan sosialisasi mitigasi bencana masih perlu ditingkatkan untuk memperkuat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi banjir tahunan. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan koordinasi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan agar upaya mitigasi dan adaptasi bencana banjir dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.Kata kunci: mitigasi bencana, adaptasi, banjir tahunan, BPBD, Bojong Kulur
KARAKTERISTIK DEMOGRAFI DAN PEMETAAN SEBARAN BANTUAN ALAT BANTU KESEHATAN BAGI PENYANDANG DISABILITAS DI KABUPATEN JEMBER Valisha Sylvania; Nurul Ulya Luthfiyana; Agung Dwi Hendarto
Jurnal Sosial Humaniora Sigli Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jsh.v9i1.3645

Abstract

ABSTRACTPeople with disabilities are a socially and economically vulnerable group that requires special government attention. This group is entitled to receive social assistance to support their quality of life and social participation, including assistive health devices. The purpose of this study is to describe the demographic characteristics and map the distribution of assistive health devices for people with disabilities in Jember Regency. This research is a descriptive quantitative study conducted at the Jember Regency Social Service, utilizing secondary data. Data were analyzed descriptively using frequency distribution and mapping. Of the 143 people with disabilities who received assistive health devices, the majority were male (51.7%), lived in rural areas (80.4%), and received wheelchairs (63.6%). The distribution of assistive health devices varied and did not show a significant correlation with the percentage of low-income families in each region. Improved field data accuracy for individuals with disabilities and recipients of assistance, as per established criteria, is needed. Keywords: Assistive Health Devices, Demography, Social assistance, People with Disabilities ABSTRAKPenyandang disabilitas merupakan kelompok masyarakat yang memiliki kerentanan sosial dan ekonomi sehingga memerlukan perhatian khusus dari pemerintah. Kelompok tersebut berhak menerima bantuan social untuk mendukung kualitas hidup dan partisipasi sosial mereka, salah satunya adalah alat bantu Kesehatan. Tujuan penelitian ini yaitu mendeskripsikan karakteristik demografi dan memetakan sebaran bantuan alat bantu kesehatan bagi penyandang disabilitas di Kabupaten Jember. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif yang dilaksanakan di Dinas Sosial Kabupaten Jember dengan menggunakan data sekunder. Data dianalisis secara deskriptif dengan distribusi frekuensi dan pemetaan. Dari total 143 orang penyandang disabilitas yang menerima bantuan alat bantu Kesehatan, mayoritas laki-laki (51,7%), tinggal di pedesaan (80,4%), dan bantuan alat bantu Kesehatan jenis kursi roda (63,6%). Sebaran alat bantu kesehatan tersebut bervariasi dan tidak menunjukkan kaitan yang nyata dengan persentase keluarga miskin di setiap wilayah. Perlu adanya peningkatan akurasi data lapangan pada penyandang disabilitas dan penerima bantuan sesuai kriteria. Kata kunci: Alat bantu kesehatan, Demografi, Bantuan sosial, Penyandang disabilitas
EKSPLOITASI ANAK DI RUANG PUBLIK: STUDI FENOMENOLOGI TENTANG PEKERJA ANAK DI BUNDARAN TIROSA KOTA KUPANG Bernadino Julian Jemalut; Albertina M. Bulu; Aririn Rambu Y. Muna
Jurnal Sosial Humaniora Sigli Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jsh.v9i1.4040

Abstract

Pembangunan perkotaan yang pesat di Kota Kupang menciptakan paradoks sosial yang mencolok: di tengah pertumbuhan infrastruktur, eksploitasi ekonomi terhadap anak-anak masih terjadi secara terbuka di ruang publik. Penelitian ini bertujuan menganalisis fenomena pekerja anak di Bundaran Tirosa, Kota Kupang, dengan menggali pengalaman hidup, keseharian, dan harapan masa depan anak-anak pekerja, sekaligus menelaah faktor struktural dan yuridis yang melanggengkan permasalahan ini. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap lima responden anak berusia 9–17 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan anak dalam pekerjaan sektor informal terutama didorong oleh kemiskinan struktural, di mana anak dijadikan sumber pendapatan harian bagi keluarga berpenghasilan rendah. Hal ini sejalan dengan teori Vicious Cycle of Poverty (Nurkse, 1953). Program bantuan sosial seperti PKH terbukti belum mampu menghentikan fenomena ini karena bersifat konsumtif, bukan transformatif. Eksploitasi yang terjadi membawa dampak serius bagi kesehatan fisik, kondisi psikologis, dan akses pendidikan anak. Meskipun larangan hukum telah diatur dalam UU No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, penegakannya di tingkat daerah masih sangat lemah. Penelitian ini menekankan perlunya intervensi sinergis antara pemerintah daerah, lembaga sosial, dan masyarakat untuk memutus rantai kemiskinan dan melindungi hak-hak anak yang rentan.