cover
Contact Name
Mustakim Sagita
Contact Email
mustakim_sagita@unigha.ac.id
Phone
+6281360046356
Journal Mail Official
lppm@unigha.ac.id
Editorial Address
Gle Gapui-Sigli, Kabupaten Pidie
Location
Kab. pidie,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Sosial Humaniora Sigli
ISSN : 26153688     EISSN : 27160270     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Sosial dan Humaniora Sigli, terbitan ini berisi artikel bidang ilmu Pendidikan, keguruan, hukum, administrasi negara dan ilmu Sosial lainnya diterbitkan secara berkala 6 bulanan. JSH diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jabal Ghafur dengan dua nomor dalam setahun, yaitu pada bulan Juni dan Desember.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 419 Documents
ANALISIS POLA KOMUNIKASI ANTARPRIBADI REMAJA PADA KELUARGA BROKEN HOME DI KABUPATEN KARAWANG Aryo Waskito Fachturachman; Tri Susanto; Nurkinan Nurkinan
Jurnal Sosial Humaniora Sigli Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jsh.v9i1.4016

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola komunikasi antarpribadi remaja pada keluarga broken home di Kabupaten Karawang, faktor-faktor yang mempengaruhi komunikasi antarpribadi, serta hambatan komunikasi yang dialami remaja dalam lingkungan keluarga maupun lingkungan sosial. Fenomena broken home yang disebabkan oleh perceraian, konflik keluarga berkepanjangan, dan kurangnya perhatian emosional orang tua mempengaruhi hubungan komunikasi interpersonal remaja dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik penentuan informan menggunakan purposive sampling dengan tiga informan utama yang merupakan remaja dari keluarga broken home di Kabupaten Karawang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara terstruktur, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi antarpribadi remaja pada keluarga broken home mengalami perubahan dalam aspek keterbukaan komunikasi, hubungan emosional, intensitas komunikasi, serta kenyamanan dalam berinteraksi dengan keluarga. Remaja cenderung menjadi lebih tertutup, memendam masalah pribadi, dan lebih nyaman mencari dukungan emosional kepada teman sebaya dibanding keluarga. Faktor-faktor yang mempengaruhi komunikasi antarpribadi meliputi perceraian orang tua, konflik keluarga, kurangnya perhatian emosional, kondisi psikologis remaja, serta lingkungan sosial. Hambatan komunikasi yang ditemukan berupa rendahnya keterbukaan komunikasi, rasa canggung dalam keluarga, kurangnya dukungan emosional, dan ketidaknyamanan dalam berkomunikasi dengan orang tua.Kata kunci: komunikasi antarpribadi, remaja, broken home, pola komunikasi 
WACANA KEPEMIMPINAN ORGANISASI INTRA KAMPUS DALAM PANDANGAN MAHASISWA: PERSPEKTIF ANGGOTA BEM FISIP UNIVERSITAS BUNG KARNO Nur Azizah; Nursyamsi Nursyamsi; Fit Yanuar; Bambang Mudjiyanto; Launa Launa
Jurnal Sosial Humaniora Sigli Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jsh.v9i1.3911

Abstract

Leadership is a fundamental element in shaping student character and attitudes. Student organizations such as faculty student executive boards (BEM) serve as strategic platforms for student leadership education and practice. However, student leadership concepts and practices need to be continually adjusted to be relevant to the dynamically evolving needs of the organization. This study seeks to explore the perceptions of BEM FISIP UBK members regarding ideal leadership, which encompasses motivation, communication, critical thinking, assertiveness, inclusiveness, and responsiveness. This study uses a descriptive qualitative approach through semi-structured interviews. The study's results are expected to form the basis for developing an inclusive and adaptive student leadership model. This study also recommends the importance of integrating student perceptions in shaping effective, reflective, empowering, motivating leadership that is capable of creating organizational harmony, thus strengthening the quality of student leadership in the future. Keywords: Student, BEM, ideal-effective leadership, student perception integration
IMPLEMENTASI APLIKASI SETIA 2.0 SEBAGAI SISTEM PENGENDALIAN PELAKSANAAN RISET DAN INOVASI DAERAH PEMERINTAH KABUPATEN SIDOARJO Sharfina Agista Ramadhani; Hendra Wijayanto
Jurnal Sosial Humaniora Sigli Vol 8, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jsh.v9i1.3632

Abstract

Perkembangan digitalisasi mendorong pemerintah daerah untuk mentransformasi tata kelola riset dan inovasi daerah, termasuk melalui perkembangan aplikasi SETIA 2.0 oleh Bappeda Kabuparen Sidoarjo sebagai sistem pengendalian pelaksanaan riset dan inovasi daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi aplikasi SETIA 2.0 dengan menggunakan metode kualitatif melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi pelaporan mampu meningkatkan efektivitas pendampingan, integrasi data, serta kontrol manajerial terhadap usulan riset dan inovasi daerah. Berdasarkan teori implementasi kebijakan oleh George C. Edward III menunjukkan bahwa aspek komunikasi, disposisi, dan struktur birokrasi telah terlaksana dengan baik, sementara aspek sumber daya belum terpenuhi secara optimal terutama pada kapasitas sumber daya manusia dan dukungan teknis implementasi aplikasi SETIA 2.0. Temuan ini menunjukkan bahwa digitalisasi melalui aplikasi SETIA 2.0 merupakan langkah strategis dalam memperkuat tata kelola inovasi daerah dan menjadi bukti bahwa transformasi digital mampu memberikan kinerja positif tata kelola pemerintahan.
The Shifting Strategy of Taiwan’s New Southbound Policy (NSP) Programs Siti Mufidah Ainun Nabila; Moh. Fathoni Hakim
Jurnal Sosial Humaniora Sigli Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jsh.v9i1.4052

Abstract

This study examines how Taiwan’s New Southbound Policy (NSP) has evolved over two major phases: the education phase (2019–2025) and the economic phase (2016–2018). This study identifies the structural factors driving this strategic shift by employing an exploratory qualitative approach and analyzing official Taiwanese government documents. The findings indicate that Taiwan shifted its strategy toward soft power-based educational diplomacy due to constraints in economic performance, as evidenced by the declining share of exports to NSP partner countries. After initially prioritizing economic development, Taiwan gradually integrated higher education as a key focus through initiatives such as INTENSE, “study and stay,” and Mandarin Education 2025. When viewed through the lens of Joseph Nye’s concept of soft power, the second phase of the NSP presents education as a means of conveying values and fostering enduring cultural appeal. According to the study’s findings, the NSP’s transformation represents an adaptive response to both the limitations of traditional economic tools and domestic demographic pressures
PENGARUH STRES AKADEMIK TERHADAP KESEJAHTERAAN SUBJEKTIF PADA MAHASISWA UNIVERSITAS PALANGKARAYA Syifa Zaesya; Nisa Lestari; Syaira Azzahra
Jurnal Sosial Humaniora Sigli Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jsh.v9i1.4117

Abstract

Fenomena stres akademik di Universitas Palangka Raya (UPR) saat ini telah menjadi realitas kolektif yang dipicu oleh tingginya tuntutan kurikulum, beban tugas yang menumpuk, serta tekanan untuk mencapai standar indeks prestasi yang kompetitif. Penelitian ini berfokus pada analisis pengaruh stres akademik terhadap kesejahteraan subjektif mahasiswa di Universitas Palangkaraya, mengingat urgensi kesehatan mental di lingkungan perguruan tinggi yang kian dinamis. Dalam penelitian ini, variabel stres akademik menggunakan teori yang dikemukakan oleh Gadzella dan Masten (2005). Menurut teori tersebut, stres akademik terdiri atas lima dimensi, yaitu personal inadequacy, fear of failure, interpersonal difficulties with teachers, teacher-pupil relationship/teaching methodology, dan inadequate study facilities. Sementara itu, variabel kesejahteraan subjektif mengacu pada konsep subjective well-being yang terdiri atas dua komponen utama, yaitu komponen kognitif dan komponen afektif. Tujuan penelitian ini adalah menggambarkan atau mendeskripsikan kondisi stres akademik dan kesejahteraan subjektif mahasiswa berdasarkan data yang diperoleh dari responden, tanpa melakukan perlakuan atau eksperimen. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner yang berisi pernyataan mengenai stres akademik dan kesejahteraan subjektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stres akademik berpengaruh terhadap kesejahteraan subjektif mahasiswa. Semakin tinggi tingkat kecemasan, tekanan akademik, dan beban tugas yang dirasakan mahasiswa, maka semakin besar kemungkinan munculnya perasaan tertekan, khawatir, dan berkurangnya kenyamanan dalam menjalani kehidupan akademik.Kondisi ini sejalan dengan teori (Gadzella and Masten 2005)  yang menjelaskan bahwa stres akademik muncul ketika tuntutan pendidikan dipersepsikan melebihi kemampuan individu dalam mengatasinya. 
PENGALAMAN HIDUP PEKERJA SEKS KOMERSIAL ONLINE PADA APLIKASI MICHAT DI KABUPATEN KARAWANG Naufal Murtadho; Tri Susanto; Nurkinan Nurkinan
Jurnal Sosial Humaniora Sigli Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jsh.v9i1.4032

Abstract

The development of digital technology has transformed prostitution practices from conventional forms into online prostitution through various communication applications, one of which is MiChat. This study aimed to understand the lived experiences, motives, and life meanings of online commercial sex workers in using the MiChat application in Karawang Regency. The research employed a constructivist paradigm with Alfred Schutz’s phenomenological approach. Three online commercial sex workers were selected as informants using purposive sampling techniques. Data were collected through in-depth interviews, observations, documentation, and literature studies, and were analyzed using the Miles and Huberman data analysis model. The findings indicate that the informants’ lived experiences are influenced by economic conditions, family backgrounds, and social interactions. The motives for using MiChat are shaped by both because motives and in-order-to motives. Furthermore, the profession is interpreted as a form of life struggle, a means of achieving future goals, and a reality that must be accepted as part of life.Keywords: online prostitution, MiChat, phenomenology, lived experience, commercial sex workers
Transformasi sebagai Kunci Eksistensi Pedagang Buku Bekas di Taman Buku dan Majalah Alun-alun Utara Surakarta pada Era Digital Tamara Lovea; Sutiyah Sutiyah
Jurnal Sosial Humaniora Sigli Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jsh.v9i1.3949

Abstract

Digitalisasi mendorong perubahan pola akses informasi dan berdampak pada perdagangan buku bekas. Penelitian ini bertujuan menganalisis transformasi pedagang dalam mempertahankan eksistensi di Taman Buku dan Majalah Alun-alun Utara Surakarta. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi dilakukan melalui perubahan pola perolehan literatur, perluasan jaringan distribusi, serta pemanfaatan media digital sebagai sarana promosi. Aktivitas perdagangan berkembang dari sistem sederhana menuju pola yang lebih terorganisasi dan terhubung. Eksistensi kawasan dipertahankan melalui penguatan fungsi sebagai ruang ekonomi dan sosial berbasis literatur. Integrasi antara sistem konvensional dan pemanfaatan teknologi digital memperkuat keberlanjutan perdagangan buku bekas.Kata kunci: digitalisasi, transformasi, pedagang, buku bekas, eksistensi
IMPLEMENTASI ADMINISTRASI KEPEGAWAIAN DALAM MENDUKUNG TATA KELOLA PEMERINTAHAN DAERAH PADA BIDANG SEKRETARIAT BAPPEDA SIDOARJO Kunna Zakiyah; Hendra Wijayanto
Jurnal Sosial Humaniora Sigli Vol 8, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jsh.v8i2.3633

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi administrasi kepegawaian di Bidang Sekretariat Bappeda Sidoarjo serta kontribusinya terhadap tata kelola pemerintahan daerah. Administrasi kepegawaian memiliki peran strategis dalam meningkatkan efektivitas organisasi melalui perencanaan kebutuhan pegawai, rekrutmen, pengembangan kompetensi, penilaian kinerja, hingga pengelolaan karier. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini mengumpulkan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi administrasi kepegawaian di Bappeda Sidoarjo telah berjalan cukup baik, meskipun menghadapi sejumlah kendala seperti keterbatasan SDM, infrastruktur sistem yang belum optimal, dan keterbatasan anggaran pengembangan kompetensi. Namun demikian, administrasi kepegawaian terbukti memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan efektivitas, akuntabilitas, dan profesionalisme aparatur, yang pada akhirnya berdampak pada kualitas perencanaan pembangunan daerah.
KINERJA BIROKRASI PEMERINTAHAN DI KELURAHAN KALIBARU KOTA BEKASI Moch Rafi Febrian; Rachmat Ramdani; Gun Gun Gumilar
Jurnal Sosial Humaniora Sigli Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jsh.v9i1.3939

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja birokrasi dalam pelayanan administrasi publik di Kelurahan Kalibaru, Kota Bekasi. Fokus penelitian menggunakan indikator kinerja birokrasi menurut Agus Dwiyanto, yaitu produktivitas, kualitas layanan, responsivitas, responsibilitas, dan akuntabilitas. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri dari kepala kelurahan, kepala seksi pelayanan, staf administrasi, serta masyarakat pengguna layanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum kinerja birokrasi di Kelurahan Kalibaru telah berjalan dengan cukup baik. Dari aspek produktivitas, aparatur mampu menyelesaikan pelayanan administratif secara relatif cepat meskipun menghadapi keterbatasan jumlah pegawai. Dari aspek kualitas layanan, pelayanan dinilai cukup baik oleh masyarakat, namun masih terdapat kendala pada fasilitas fisik dan kenyamanan ruang tunggu. Pada aspek responsivitas, aparatur dinilai cukup tanggap dalam merespons kebutuhan dan keluhan masyarakat, meskipun masih terdapat hambatan teknis seperti gangguan jaringan internet. Responsibilitas aparatur juga telah berjalan sesuai prosedur dan standar operasional yang berlaku. Sementara itu, dari aspek akuntabilitas, pelayanan telah dilakukan secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan, meskipun masih perlu peningkatan dalam sistem pengawasan dan evaluasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kinerja birokrasi di Kelurahan Kalibaru sudah tergolong baik, namun masih memerlukan peningkatan pada aspek sumber daya manusia, sarana dan prasarana, serta sistem pelayanan berbasis teknologi guna meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan publik.Kata kunci: kinerja birokrasi, pelayanan publik, kelurahan, administrasi,
Modal Sosial dan Resistensi Warga: Strategi Adaptasi Masyarakat Desa Sumput Menghadapi Dampak Industri Sohgipul Manan; Arief Sudrajat; Dewien Nabielah Agustin
Jurnal Sosial Humaniora Sigli Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jsh.v9i1.4020

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pemanfaatan modal sosial dan manifestasi resistensi sehari-hari masyarakat Desa Sumput, Gresik, dalam menghadapi dampak eksternalitas industri. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan paradigma interpretif, data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi terhadap tokoh masyarakat, pedagang informal, dan pemuda desa. Hasil analisis interaktif menunjukkan bahwa warga mengaktivasi modal sosial berupa kepercayaan dan gotong royong sebagai instrumen substitutif untuk menambal kegagalan pembangunan infrastruktur serta jaring pengaman ekonomi. Selain itu, warga melakukan resistensi terselubung (infrapolitics) sebagai respons rasional atas ketimpangan relasi kuasa dengan korporasi. Studi ini berkontribusi memperkaya literatur sosiologi lingkungan mengenai agensi masyarakat akar rumput. Implikasinya menegaskan perlunya kebijakan pembangunan wilayah industri yang partisipatif, inklusif, dan berbasis keadilan ekologis.Kata kunci: Resistensi Warga, Strategi Adaptasi, Dampak Industri