cover
Contact Name
Lutfi Ali
Contact Email
lutfi.muharom@unmuhjember.ac.id
Phone
+6282231308136
Journal Mail Official
justindo@unmuhjember.ac.id
Editorial Address
Jl. Karimata No 49 Sumbersari Jember
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
JUSTINDO (Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi Indonesia)
ISSN : 25025724     EISSN : 25415735     DOI : http://dx.doi.org/10.32528/justindo
JUSTINDO is a scientific journal managed by the informatics engineering study program at the university of muhammadiyah jember as a publication media for research articles in the field of systems and information technology which covers the following topics: Software engineering, Games, Information Retrieval, Computer networks, Telecommunication, Internet, Wireless technology, Network security , Multimedia technology, Mobile Computing, Parallel / Distributed Computing, Development, management and utilization of Information Systems, Organizational Governance, Enterprise Resource Planning, Enterprise Architecture Planning, e-Businness, e-Commerce, e-Learning, Data mining, Text mining, Data warehouse, Online Analytical Processing, Artificial Intelligence, Decision Support System, and Mathematics. JUSTINDO is issued twice a year in February and August. The editor invites research lecturers, reviewers, practitioners, industry, and observers to contribute to this journal. JUSTINDO provides a platform for scientists and academics throughout Indonesia to promote, share and discuss new issues and the development of information systems and information technology. JUSTINDO aims to achieve the theory and application of this sophisticated field. In 2017, JUSTINDO already has an ISSN both printed and online, for ISSN (Print) is 2502 - 5724 and for ISSN (Online) is 2541 - 5735.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 156 Documents
Pengukuran Maturity Level Layanan Kepariwisataan Disparporahub Kabupaten Bondowoso Dengan COBIT 4.1 dan Structural Equation Model Kunti Triantini; Yeni Dwi Rahayu
JUSTINDO (Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi Indonesia) Vol 3, No 2 (2018): JUSTINDO
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/justindo.v3i2.2257

Abstract

Layanan kepariwisataan Disparporahub Kabupaten Bondowoso menyediakan informasi yang dibutuhkan bagi calon wisatawan dalam melakukan perjalanan wisata dan media promosi objek wisata. Pengukuran Maturity Level bertujuan untuk melihat tingkat kepuasan para wisatawan yang menjadi tujuan akhir dalam pengukuran layanan kepariwisataan. Pengukuran Maturity Level ini dilakukan menggunakan kerangka kerja COBIT 4.1 dengan perspektif kinerja Pelanggan, yaitu Tujuan Bisnis (BG-4), Tujuan Teknologi Informasi (ITG-3), dan Proses Teknologi Informasi (ITP) PO-8, AI-4, DS-1, DS-2, DS-7, DS-8, DS-10, DS-13. Sedangkan Structural Equation Model (SEM) digunakan untuk menghitung seberapa besar pengaruh variabel-variabel laten berdasarkan control process COBIT dengan memberikan nilai kuantitatif menggunakan metode PLS (Partial Least Square). Hasil akhir penelitian berupa rekomendasi berdasarkan Proses Teknologi Informasi yang didapat dari nilai hasil kesenjangan (gap) COBIT Maturity Level dengan nilai hasil pengaruh dari SEM. Dengan adanya rekomendasi ini diharapkan layanan kepariwisataan Disparporahub Kabupaten Bondowoso dapat ditingkatkan untuk mencapai tingkat kepuasan wisatawan secara optimal.Kata Kunci : Kepariwisataan, Maturity Level, COBIT, PLS, Rekomendasi
Rancang Bangun Data Warehouse dan R Studio Serta Pemanfaatanya dalam Peramalan Pola Konsumsi Masyarakat di Kabupaten Jember Lutfi Ali Muharom; Alfian Futuhul Hadi; Dian Anggraeni
JUSTINDO (Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi Indonesia) Vol 1, No 1 (2016): JUSTINDO
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/justindo.v1i01.244

Abstract

As we know that we have to process and store the data recording well. Data warehouse is one of data processing method that use to support the decission-making process. The data warehouse process started from colecting, selecting, designing and uploading data in to data warehouse. In this research, we use the data of SUSENAS from year of 1997 until 2012. We took the daily consumption data (household expendature) to be proceed in data warehouse. The implementation of web based R studio program can facilitate the users to acces R . R can be accessed by any kind of devices which have browser and internet acces by any kind of devices which have browse and internet acces. The connectivity of R studio to data warehouse can be simplify the users to access and process the data. As the result of consumption patterns (staple food) forecasting in jember, we conclude that the best forecasting method for forecasting method for forecasting using AR(1) model. The limited data collections caused the ensemble wouldn’t become the best method , whereas, it should be the best method.
Rancang Bangun Robot Pemindah Barang Berdasarkan Warna Berbasis Mikrokontroller Paralax BS2P40 Aji Brahma Nugroho; Fahmi Hafid Lantikawan
JUSTINDO (Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi Indonesia) Vol 2, No 2 (2017): JUSTINDO
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/justindo.v2i2.1051

Abstract

Dalam dunia industri proses pemindahan barang masih menggunakan tenaga manusia yang mana membutuhkan  waktu yang lama, maka pada penelitian ini  dirancang sebuah alternatif solusi untuk membuat robot  berbasis mikrokontroler untuk mengatasi masalah diatas. Robot yang telah dibuat menggunakan sensor pasangan LED dan photodioda untuk mengenal barang (merah,hijau,biru), perangkat sensor LED dan LDR untuk mengenal lintasan yang dilewati, motor servo untuk memutar roda dan motor servo yang lain untuk menggerakan gripper (penjepit). Robot ini akan berjalan mengikuti garis hitam menuju tempat pengambilan barang, robot akan mengambil dan mendeteksi warna barang lalu memindahkan pada tempat yang sudah ditentukan. Hasil pengujian robot menunjukan bahwa dari sepuluh kali percobaan memindahkan barang ke tempat lain melalui garis, prosentase keberhasilan mencapai 100 %.
Pengaruh Human Organization Technologi (Hot) Fit Model Terhadap Evaluasi Sistem Informasi Akademik Dosen Dewi Lusiana
JUSTINDO (Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi Indonesia) Vol 5, No 1 (2020): JUSTINDO
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/justindo.v5i1.3611

Abstract

Sistem informasi akademik Dosen atau SIA Dosen berbasis android di Universitas Muhammadiyah Jember adalah salah satu bukti kemajuan dalam hal pelayanan dan manajemen yang lebih baik. Untuk mengetahui persepsi-persepsi yang mempengaruhi mahasiswa menggunakan Sistem Informasi Akademik berbasis android, maka diperlukan evaluasi sistem informasi yang bisa digunakan untuk evaluasi sistem informasi salah satunya yaitu HOT (Human, Organization, Technology) Fit. Teknik random sampling pada 100 responden yang telah menggunakan SIA Dosen berbasis android digunakan sebagai pengambilan sampel penelitian. Metode SEM (Structural Equation Modelling) dignakan untuk metode analisis data. Hasil penelitian QoS (Quality of Services) atau Mutu layanan member nilai positif terhadap Kenyamanan pemakai (use satisfaction). Pemakai mendapatkan layanan prima diberikan penyedia terkait yang berkoefisien 0.449 antara service quality dengan use satisfaction sedang nilai C.R 3.283. Kenyaman pemakai (use satisfaction) tidak memberi hal  positif terhadap manfaat mendasar. Dikarenakan keuntungan yang diberikan SIA berbasis Android belum tentu memberikan kepuasan kepada pengguna berdasarkan nilai koefisien yaitu -0.074 kurang dari nilai syarat cukup yaitu lebih besar dari 0,5. Struktur organisasi (organization structure) berpengaruh signifikan positif terhadap net benefit. Dibuktikan dengan nilai koefisien antara organization structure dengan net benefit 0,884 juga dengan nilai C.R 4.869.Kata kunci: Model HOT-Fit, SIA
Mengevaluasi Tingkat Kematangan Domain Delivery Support (DS11) Perpustakaan Menggunakan Kerangka COBIT 4.1 Dewi Lusiana
JUSTINDO (Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi Indonesia) Vol 2, No 1 (2017): JUSTINDO
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/justindo.v2i1.1042

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperbaiki sistem perpustakaan yang sedang berjalan. Kebanyakan perpustakaan telah menerapkan sistem dengan baik. Untuk meningkatkan kinerja sistem, penelitian ini menggunakan kerangka kerja COBIT 4.1 dengan domain Delivery Support (DS) 11. DS-11 merupakan domain tentang pengelolaan data di dalam sistem. Rekomendasi penelitian ini diharapkan dapat membantu perbaikan sistem pada sistem perpustakaan sehingga karyawan dapat meningkatkan kualitas pelayanan kepada mahasiswa. Hasil penelitian dengan metode kuesioner menghasilkan nilai 2,4748. Nilai akhir tersebut menunjukkan adanya kesadaran pengelolaan data yang efektif. Banyak data yang didokumentasikan dengan memberi keyword pada data tersebut demi keamanan data. Pihak-pihak TI melakukan beberapa kegiatan tinjauan pengelolaan data agar dapat dipertanggungjawabkan.
GAME MOTORIK : PETUALANGAN SI ENTONG, MENGENAL MAKANAN BERGIZI Haikal Ahkam Purliano; Endah Sudarmilah
JUSTINDO (Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi Indonesia) Vol 5, No 1 (2020): JUSTINDO
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/justindo.v5i1.3173

Abstract

Game atau permainan adalah sesuatu yang dapat dimainkan dalam konteks tidak serius bermain game bertujuan untuk refreshing atau menghilangkan kejenuhan. Perkembangan game saat ini sangat pesat sehingga memiliki dampak besar terhadap anak-anak karena dengan tergesernya arena permainan oleh banyaknya permainan di smartphone atau komputer, menjadikan anak kekurngan permainan yang mampu meningkatkan perkembangannya dalam dimensi motorik kognitif, kreativitas, bahasa, emosi, nilai sosial dan sikap hidup. Motorik kasar menjadi penting, fisik-motorik ini akan mempengaruhi kemampuan anak dalam mengontrol dan menggunakan gerakan yang secara optimal. Tak sedikit yang menganggap bermain game sama dengan membuang-buang waktu dan tidak memiliki manfaat yang bagus. Seiring dengan perkembangan teknologi yang pesat menjadikan game untuk menarik minat anak dalam belajar bisa menjadi alternatif lain dengan mengembangkan aplikasi game edukasi agar anak lebih tertarik untuk belajar dan tidak mudah jenuh sekaligus dapat memenuhi kebutuhan bermain anak yang mampu mengasah otak atau dalam hal nilai-nilai lainnya. Metode penelitian ini menggunakan penerapan metode SDLC model Waterfall membentuk serangkaian fase yang diterapkan pada proses penelitian dan pengembangan game edukasi. Aplikasi ini diuji dengan Black Box Testing, untuk menjukan bahwa game edukasi sudah berjalan sesuai spesifikasi kebutuhan. Hasil pengujian menggunakan Black Box Testing menunjukan bahwa aplikasi game edukasi petualangan si entong, mengenal makanan bergizi telah sesuai dengan spesifikasi kebutuhan.
Penerapan Model Presensi Ujian Semester Berbasis Quick Response Code (QR Code) di Universitas Muhammadiyah Jember Lutfi Ali Muharom
JUSTINDO (Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi Indonesia) Vol 1, No 2 (2016): JUSTINDO
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/justindo.v1i2.572

Abstract

Presensi adalah salah satu faktor penting dalam proses ujian semester di Perguruan Tinggi. Permasalahan yang terjadi adalah kesulitan dalam pengumpulan data-data kehadiran mahasiswa dalam sesi ujian semester baik Ujian Tengah Semester (UTS) dan Ujian Akhir Semester (UAS). Kebanyakan proses pengumpulan data dilakukan dengan mengunakan kartu ujian mahasiswa dan ditandatangani oleh Pengawas. Penerapan model presensi (smart presence) yang dikombinasikan dengan teknologi QR Code dapat memberikan solusi yang efektif dan mudah dalam melakukan presensi secara online. Harapannya Pengawas ujian tidak lagi membubuhkan tanda tangan pada kartu ujian dan mahasiswa tidak lagi mencetak kartu ujian. Smart Presence memanfaatkan fungsi dari smartphone untuk memudahkan Pengawas dalam melakukan presensi secara online. Nomor Ujian dan NIM mahasiswa akan tersimpan dalam database dan akan ditampilkan menggunakan QR Code. Saat pengawas ujian melakukan scanning QR Code, maka mahasiswa akan menyerahkan QR Code yang telah tercetak di smartphone. Aplikasi Smart Presence pada ujian semester di lingkungan Universitas Muhammadiyah Jember merupakan alternatif solusi untuk mempermudah dan menyederhanakan proses presensi. Kata kunci: QR Code, Smart Presence, Smartphone
Clustering Data Kredit Bank Menggunakan Algoritma Agglomerative Hierarchical Clustering Average Linkage Ginanjar Abdurrahman
JUSTINDO (Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi Indonesia) Vol 4, No 1 (2019): JUSTINDO
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/justindo.v4i1.2418

Abstract

Data mining adalah pengembangan model yang merepresentasikan penemuan pola menggunakan data historis. Model dapat diaplikasikan pada data untuk prediksi (klasifikasi dan regresi), segmentasi populasi (clustering), dan menentukan hubungan di dalam populasi (asosiasi). Dari beberapa model, salah satunya adalah clustering yang didefinisikan sebagai proses mengorganisir objek-objek menjadi satu kelompok yang anggotanya memiliki kemiripan tertentu. Similaritas ada dua, yakni similaritas berdasarkan bentuk dan jarak. Clustering mempunyai beberapa karakteristik, yaitu: partitioning, hierarchical, overlapping, dan hybrid. Hierarchical clustering adalah salah satu algoritma clustering dengan karakteristik setiap data harus termasuk dalam cluster tertentu, dan data yang termasuk dalam cluster tertentu tidak dapat berpindah  ke cluster lain. Hierarchical clustering ada dua, yaitu divisive (top to down) dan agglomerative (down to top). Algoritma agglomerative ada empat yaitu single linkage, centroid linkage, complete linkage, dan average linkage. Salah satu dari algoritma agglomerative tersebut adalah average linkage. Algoritma ini merupakan algoritma terbaik di antara algoritma hierarchical yang lain, tetapi memiliki waktu komputasi tertinggi. Pada penelitian ini akan dilakukan clustering terhadap nasabah di suatu bank dengan algoritma agglomerative hierarchical clustering average linkage. Atribut data yang digunakan: status pengecekan, durasi kredit, sejarah kredit, tujuan kredit, besaran kredit, status tabungan, employment, komitmen, status personal, pihak lain, menetap sejak, kepemilikan property, umur, rencana pembayaran lainnya, status rumah, keberadaan kredit, pekerjaan, jumlah tanggungan, telepon rumah, pekerja luar negeri, dan kelas. Data dalam penelitian ini sebanyak 1000 instances, yang kemudian dijadikan sebagai data training sebanyak 25 %, 50 %, dan 75 %, sedangkan untuk data testing digunakan keseluruhan data. Kata kunci : Data mining, Dataset, Clustering, Agglomerative Hierarchical Clustering, Average Linkage ABSTRACT  Data mining is the development of model that represents pattern discovery using historical data. The model can be applied to data for prediction (classification and regression), population segmentation (clustering), and determining relationships within the population (association). Of the several models, one of them is clustering which is defined as the process of organizing objects into one group whose members have similarities. There are two similarities, namely similarity based on shape and distance. Clustering has several characteristics, namely: partitioning, hierarchical, overlapping, and hybrid. Hierarchical clustering is a clustering algorithm with the characteristics of each data must be included in a particular cluster, and data included in a particular cluster cannot moved to another cluster. There are two hierarchical clustering, namely divisive (top to down) and agglomerative (down to top). There are four agglomerative algorithms, namely single linkage, centroid linkage, complete linkage, and average linkage. One of the agglomerative is average linkage. This algorithm is the best hierarchical algorithms, but has the highest computational time. In this study clustering of customers in a bank conducted with the agglomerative hierarchical clustering average linkage. Data attributes used: checking status, credit duration, credit history, credit goals, loan size, savings status, employment, commitment, personal status, other parties, settled since, property ownership, age, other payment plans, home status, credit availability, employment, number of dependents, landline, overseas workers and class. The data in this study were 1000 instances, which were then used as training data for 25%, 50%, and 75%, while for the testing data the entire data. Keywords: Data mning, datasets, clustering, agglomerative hierarchical clustering, average linkage
Perancangan Knowledge Management Capability Maturity Model Untuk Perusahaan Manufakturing Dewi Lusiana
JUSTINDO (Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi Indonesia) Vol 1, No 1 (2016): JUSTINDO
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/justindo.v1i01.250

Abstract

Kerangka Knowledge Management Capability Maturity Model diidentifikasi dari strategic objectives dan strategic initiatives yang menentukan jenis pengetahuan yang diamati. Selanjutnya diukur dukungan perusahaan terhadap jenis pengetahuan yang diamati dinyatakan dalam maturity level. Sedangkan kekuatan perusahaan dalam menjalankan manajemen pengetahuan dinyatakan dalam capability level. Dari maturity level dan capability level tersebut dirancang kerangka kerja Knowledge Management Capability Maturity Model. Penelitian ini bertujuan mengetahui jenis pengetahuan yang penting bagi pencapaian tujuan bisnis dan tingkat kepentingannya. Hasilnya menunjukkan jenis pengetahuan manajemen keuangan memiliki tingkat kepentingan tertinggi sebesar 91,8% dibandingkan 11 jenis pengetahuan lainnya.
Peningkatan Manajemen Pengetahuan Di Lingkungan Perusahaan Daerah Perkebunan Jember Berbasis Balanced Scorecard Dewi Lusiana Lusiana; Aan Auliq Auliq
JUSTINDO (Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi Indonesia) Vol 3, No 1 (2018): JUSTINDO
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/justindo.v3i1.2205

Abstract

Meningkatkan manajemen pengetahuan di Perusahaan Daerah Perkebunan Jember yang pertama dilakukan adalah mengidentifikasi indikator pengetahuan yang didapatkan dari kerangka Knowledege Management Capability. Dari kuesioner yang diolah dengan metode SEM didapatkan indikator pengetahuan. Indikator pengetahuan ini digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam menjalankan kegiatan manajemen pengetahuan yang dinyatakan dalam capability level. Untuk menyelaraskan dengan Balanced Scorecard, jenis pengetahuan amatan diidentifikasi dari strategic objectives dan strategic initiatives, dan diidentifikasi tingkat kepentingannya. Kemudian diukur kekuatan dukungan manajemen pengetahuan terhadap jenis pengetahuan yang penting bagi tujuan bisnis. Kekuatan daya dukung terhadap jenis pengetahuan amatan dinyatakan dalam maturity level. Hasil penentuan capability level dan maturity level ini dinyatakan dalam kerangka Knowledge Management Capability Maturity Model (KMCMM ). Dalam penelitian ini didapatkan 13 indikator pengetahuan dan 8 jenis pengetahuan yang penting bagi tujuan bisnis, dengan skor maturity total adalah 71,43%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (KMCMM) dapat memberikan arahan untuk meningkatkan manajemen pengetahuan secara bertahap.Kata Kunci : Manajemen Pengetahuan, Knowledge Management Capability, Knowledge Management Maturity Model, Balanced Scorecard