cover
Contact Name
Muhammad Luthfi Hamzah
Contact Email
muhammadluthfihamzah@gmail.com
Phone
+6282386056915
Journal Mail Official
ceej.yrpi@gmail.com
Editorial Address
Jl. Amanah, Kec. Marpoyan Damai, Pekanbaru, Riau - Indonesia
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ)
ISSN : 27159868     EISSN : 27159752     DOI : -
CEEJ is a journal for the development and application of science and technology that includes publication of the results of community service activities, models or concepts or their implementation in the context of increasing community participation in development, community empowerment or the implementation of community service. The scope and focus of this journal covers Human development, education and national competitiveness, Poverty alleviation based on local resources, Management of Wisdom and Rural Areas, Economic Development, Entrepreneurship, Cooperatives, Creative Industries, and MSMEs, Development of environmental technology, Health, nutrition, tropical diseases, and herbal medicines, arts, literature and culture, as well as national integration and social harmony. The CEEJ Journal is published twice a year, every January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 103 Documents
Search results for , issue "vol. 7 no. 5 (2026): community engagement " : 103 Documents clear
Open Data Jabar Sebagai Instrumen Reformasi Birokrasi Berbasis Data dalam Mewujudkan Transparansi dan Akuntabilitas Pemerintahan Wibisana, Chaidhar Galih; Wardiyanto, Bintoro; Nasution, Mhd. Zamal
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 5 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i5.10905

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis inovasi Open Data Jabar dalam perspektif reformasi birokrasi guna mewujudkan transparansi dan akuntabilitas pemerintahan. Latar belakang penelitian didasarkan pada permasalahan birokrasi yang masih ditandai oleh fragmentasi data, keterbatasan akses informasi, serta rendahnya integrasi antar lembaga. Open Data Jabar hadir sebagai inovasi pelayanan publik berbasis digital yang berupaya mengatasi permasalahan tersebut melalui penyediaan data yang terbuka, terintegrasi, dan dapat diakses oleh masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur yang didukung oleh analisis terhadap berbagai jurnal ilmiah dan dokumen kebijakan terkait reformasi birokrasi dan digital governance. Kerangka analisis yang digunakan mengacu pada dimensi reformasi birokrasi dalam perspektif Neo-Weberian State, yaitu legalitas, profesionalitas birokrasi, manajemen modern berbasis data, integrasi kelembagaan, dan transformasi digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Open Data Jabar berperan sebagai instrumen reformasi birokrasi yang mampu meningkatkan transparansi melalui keterbukaan data, memperkuat akuntabilitas melalui penyediaan informasi yang dapat diuji, serta mendukung pengambilan kebijakan berbasis bukti. Integrasi data antar perangkat daerah menjadi faktor penting dalam mengurangi fragmentasi kebijakan dan meningkatkan koordinasi kelembagaan. Namun, implementasi inovasi ini masih menghadapi berbagai tantangan, seperti kesenjangan kapasitas sumber daya manusia, kualitas dan konsistensi data, serta kebutuhan akan tata kelola dan koordinasi yang lebih kuat. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa keberhasilan Open Data Jabar tidak hanya ditentukan oleh penggunaan teknologi, tetapi oleh kemampuan birokrasi dalam mengelola data secara profesional, terintegrasi, dan berkelanjutan. Oleh karena itu, penguatan regulasi, peningkatan kapasitas aparatur, serta pengembangan tata kelola digital menjadi faktor kunci dalam mendukung keberlanjutan inovasi ini.
Konsep Strategi TNI Angkatan Laut Guna Menghadapi Ancaman di Laut Arafuru dalam Rangka Penguatan Keamanan Nasional Tabuni, Ruben; Pandjaitan, M.B.; Fadly, Ade Toshio
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 5 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i5.10915

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep strategi TNI Angkatan Laut dalam menghadapi ancaman di Laut Arafuru guna memperkuat keamanan nasional. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman serta bantuan NVivo 15, dilengkapi analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi TNI AL perlu difokuskan pada pendekatan berbasis risiko melalui peningkatan kesiapan alutsista dan pembangunan pangkalan strategis untuk mengatasi keterbatasan pengawasan. Adopsi teknologi maritim modern seperti UAV, satelit, radar, dan kecerdasan buatan terbukti meningkatkan kemampuan deteksi dini secara signifikan. Selain itu, sinergitas antar instansi menjadi faktor kunci sebagai force multiplier dalam meningkatkan efektivitas pengamanan. Secara komprehensif, strategi TNI AL dibangun atas tiga pilar utama, yaitu penguatan alutsista dan pangkalan, peningkatan sinergi lintas lembaga, serta akselerasi modernisasi teknologi maritim. Temuan ini menegaskan perlunya strategi proaktif dan terintegrasi untuk menghadapi dinamika ancaman di kawasan Laut Arafuru.
Pengaruh Komitmen Organisasi, Servant Leadership, Perceived Organizational Support Terhadap Organizational Citizenship Behavior Bahri, Aep Saepul; Nina Nurani
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 5 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i5.10916

Abstract

Organizational Citizenship Behavior merupakan perilaku kerja sukarela yang melampaui tuntutan tugas formal dan berperan penting dalam meningkatkan efektivitas organisasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh komitmen organisasi, servant leadership, dan perceived organizational support terhadap OCB pada pegawai, Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui kuesioner kepada pegawai. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda untuk menguji pengaruh parsial dan simultan antarvariabel. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengujian secara simultan tiga faktor utama komitmen organisasi, servant leadership, dan POS dalam konteks instansi pelayanan publik daerah yang masih terbatas dikaji secara empiris. Penelitian ini juga memberikan kontribusi kontekstual pada organisasi pelayanan berbasis kepatuhan masyarakat seperti Kantor Samsat yang memiliki karakteristik kerja berbeda dengan sektor lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel berpengaruh positif dan signifikan terhadap OCB baik secara parsial maupun simultan. Temuan ini mengindikasikan bahwa penguatan komitmen pegawai, penerapan kepemimpinan yang melayani, serta peningkatan dukungan organisasi yang dirasakan mampu mendorong perilaku kerja sukarela yang mendukung kinerja organisasi. Keunggulan penelitian ini adalah penyediaan dasar empiris bagi pengambil kebijakan dalam merancang strategi manajemen sumber daya manusia yang berorientasi pada penguatan aspek psikologis dan kepemimpinan untuk meningkatkan OCB secara berkelanjutan di lingkungan pelayanan publik.
Pengaruh Transfer Pricing, Sales Growth, Intensitas Modal, dan Ukuran Perusahaan Terhadap Tax Avoidance pada Perusahaan Pertambangan yang Terdaftar di BEI 2019-2022 Serta Tinjauannya dari Sudut Pandang Islam Madjid, Suhirman; Tiro, Sultan
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 5 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i5.10930

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh transfer pricing, sales growth, intensitas modal, dan ukuran perusahaan terhadap tax avoidance serta tinjauannya dari sudut pandang islam. Penelitian ini menggunakan sampel perusahaan pada sektor pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2019-2022. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampling dan diperoleh sampel berjumlah 19 perusahaan. Penelitian ini menggunakan data sekunder yaitu laporan keuangan yang diperoleh dari situs resmi Indonesian Stock Exchange (IDX). Metode analisis yang digunakan adalah statistik deskriptif dan regresi linear berganda dengan aplikasi SPSS versi 29. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel transfer pricing tidak berpengaruh terhadap tax avoidance dengan nilai signifikannya sebesar 0,605 yang lebih besar dari 0,05. Sales growth tidak berpengaruh terhadap tax avoidance dengan nilai signifikannya sebesar 0,515 yang lebih besar dari 0,05. Intensitas modal berpengaruh positif signifikan terhadap tax avoidance dengan nilai signifikannya sebesar 0,002 yang lebih kecil dari 0,05. Ukuran perusahaan tidak berpengaruh terhadap tax avoidance. Ukuran perusahaan tidak berpengaruh terhadap tax avoidance dengan nilai signifikannya sebesar 0,985 yang lebih rendah dari 0,05. Dalam sudut pandang Islam bahwa sales growth, intensitas modal, dan ukuran perusahaan dan tax avoidance secara keseluruhan sudah memenuhi syariat Islam sebagaimana yang tertuang dalam Al-Qur’an dan Hadits. Namun, transfer pricing bertentangan dalam syariat islam.
Implementasi Kebijakan Penurunan Stunting di Kecamatan Tewah Kabupaten Gunung Mas Provinsi Kalimantan Tengah Singarimbun, Ricky Abner; Broto, Mani Festati; Nuraini, Siti
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 5 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i5.10942

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan penurunan stunting di Kecamatan Tewah, Kabupaten Gunung Mas, Provinsi Kalimantan Tengah, serta mengidentifikasi faktor penghambat dan upaya penanganannya. Menggunakan metode kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap petugas kesehatan, kader Posyandu, dan masyarakat. Analisis dilakukan dengan menggunakan model implementasi George C. Edward III, yang mencakup aspek komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan belum berjalan optimal. Masalah komunikasi muncul dalam bentuk penyampaian informasi yang kurang merata dan tidak konsisten, terutama di wilayah terpencil. Dari sisi sumber daya, keterbatasan tenaga kesehatan dan sarana prasarana menjadi kendala utama. Sementara itu, meskipun ada komitmen dari petugas kesehatan, motivasi mereka kerap terhambat oleh kondisi kerja yang tidak mendukung. Struktur birokrasi yang kompleks dan lemahnya koordinasi antar sektor juga memperlambat pencapaian target program. Upaya yang telah dilakukan antara lain pelatihan kader, penguatan komunikasi lintas sektor, serta sosialisasi gizi seimbang kepada masyarakat. Program pemberian makanan tambahan dan pendekatan berbasis komunitas juga mulai diterapkan. Kesimpulannya, meskipun terdapat kemajuan, implementasi kebijakan penurunan stunting masih menghadapi tantangan signifikan yang perlu segera ditangani untuk mencapai target nasional secara efektif.
Tata Kelola Pembiayaan Kesehatan Berbasis Sosial-Budaya Untuk Capaian Standar Pelayanan Minimal di Wilayah Kepulauan (Study Kasus: Kabupaten Sabu Raijua) Wattilete, Theresa; Susanti, Susanti; Koeswandi, Aos
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 5 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i5.10943

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis tata kelola pembiayaan kesehatan berbasis sosial-budaya dalam meningkatkan capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan di wilayah kepulauan, dengan studi kasus Kabupaten Sabu Raijua. Latar belakang penelitian didasarkan pada capaian SPM kesehatan yang masih fluktuatif dan belum optimal (79–86%) akibat keterbatasan fiskal daerah, ketergantungan dana pusat, tantangan geografis kepulauan, serta hambatan sosial-budaya yang memengaruhi pemanfaatan layanan kesehatan, khususnya pelayanan ibu hamil, ibu bersalin, dan bayi baru lahir. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, Focus Group Discussion (FGD), dan dokumentasi terhadap 20 informan yang terdiri dari pemangku kepentingan sektor kesehatan dan masyarakat. Analisis data dilakukan dengan model Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata kelola pembiayaan SPM kesehatan telah berjalan namun belum optimal. Akuntabilitas dan transparansi masih bersifat administratif, partisipasi masyarakat bersifat formal, dan alokasi anggaran belum sepenuhnya selaras dengan kebutuhan riil di lapangan. Faktor pendorong utama meliputi dukungan kepala keluarga, sinergi lintas aktor, dan pemanfaatan dana desa. Sementara faktor penghambat adalah keterbatasan anggaran, tantangan geografis, serta hambatan sosial-budaya seperti kepercayaan pada dukun beranak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan tata kelola pembiayaan kesehatan yang berbasis sosial-budaya menjadi kunci untuk meningkatkan capaian SPM di daerah kepulauan 3T. Implikasi praktis penelitian ini adalah perlunya pendekatan pembiayaan yang adaptif terhadap konteks lokal untuk mendukung pemerataan dan kualitas layanan kesehatan.
Corporate Finance in a Digital Green Economy: FinTech's Role in Enabling Sustainable Investment and Funding Models Subekti, Regita Natasya; Sinaga, Judith Tagal G.; Siagian, Valentine
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 5 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i5.10946

Abstract

The integration of financial technology (FinTech) with the digital green economy has reshaped banking intermediation, particularly in emerging markets such as Indonesia Stock Exchange. However, empirical evidence regarding their combined influence on sustainable investment remains inconclusive. This study investigates the differential impact of FinTech adoption and digital green economy dynamics on sustainable investment among listed banking firms. It further advances the literature by positioning FinTech and green finance as interdependent mechanisms within Indonesia’s post-pandemic institutional context, rather than as isolated domains. Methods: This research adopts a quantitative design based on 408 firm-year observations of banks listed on the IDX. Multiple linear regression is employed to assess the influence of FinTech and digital green economy on sustainable investment. The analysis is complemented by rigorous classical assumption testing, including normality and multicollinearity diagnostics, to ensure model robustness. Results: The empirical findings demonstrate that FinTech has positive and statistically significant effect on sustainable investment, indicating its effectiveness in enhancing financial intermediation efficiency and transparency. Conversely, the digital green economy variable exhibits a negative coefficient, suggesting the presence of transitional inefficiencies, structural rigidities, and initial adjustment costs associated with early-stage implementation. Conclusion: The results highlight an asymmetric digital-green relationship: FinTech acts as an immediate catalyst for sustainable investment, while broader digital green transformation introduces short-term constraints that may hinder investment outcomes. These findings imply technological advancement alone is insufficient without institutional and structural alignment. Therefore, banks should emphasize targeted FinTech implementation to optimize sustainable investment performance within emerging digital green frameworks.
Pengaruh Brand Ambassador “Jennifer Coppen” dan Brand Trust Terhadap Keputusan Pembelian Sunscreen Facetology Kurnia, Faras Laura; Savitri, Citra; Faddila, Syifa Pramudita
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 5 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i5.10949

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya paparan sinar ultraviolet di Indonesia menjadikan penggunaan sunscreen sebagai kebutuhan penting bagi masyarakat. Selain itu, meningkatnya kesadaran terhadap perawatan kulit serta ketatnya persaingan industri skincare mendorong perusahaan untuk menerapkan strategi pemasaran yang efektif. Salah satu strategi yang digunakan adalah pemanfaatan brand ambassador dan pembangunan brand trust melalui platform digital seperti TikTok. Namun, penelitian mengenai efektivitas brand ambassador pada platform TikTok terhadap keputusan pembelian sunscreen pada Generasi Z masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh brand ambassador Jennifer Coppen dan brand trust terhadap keputusan pembelian produk sunscreen Facetology pada Generasi Z di Kabupaten Karawang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan positivisme. Sampel penelitian berjumlah 130 responden Generasi Z di Kabupaten Karawang yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria berusia 13-28 tahun, aktif menggunakan TikTok, dan pernah membeli produk sunscreen Facetology. Data dikumpulkan melalui kuesioner online menggunakan skala likert lima poin dan dianalisis menggunakan SEM-PLS dengan bantuan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa brand ambassador dan brand trust berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian (p < 0,05), dengan brand trust sebagai variabel yang paling dominan. Kedua variabel mampu menjelaskan keputusan pembelian dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,76. Penelitian ini berkontribusi dalam pengembangan literatur pemasaran digital, khususnya terkait efektivitas influencer melalui TikTok, serta memberikan implikasi praktis bagi perusahaan dalam merancang strategi pemasaran yang lebih efektif.
Pengaruh Literasi Keuangan Dan Sikap Keuangan Terhadap Keputusan Investasi Dengan Self-Control Sebagai Variabel Moderasi Pada Mahasiswa Stie Totalwin Banu, Orfida; Prasetya, Adhitya Yoga
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 5 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i5.10950

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan dan sikap keuangan terhadap keputusan investasi dengan self-control sebagai variabel moderasi pada mahasiswa STIE Totalwin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa STIE Totalwin tahun 2026 yang berjumlah 1.872 mahasiswa, dengan sampel sebanyak 95 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dan dihitung menggunakan rumus Slovin. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dengan skala Likert, serta analisis data menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Square (SEM-PLS) dengan bantuan SmartPLS versi 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan investasi. Sikap keuangan juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan investasi. Selain itu, self-control terbukti mampu memoderasi pengaruh literasi keuangan terhadap keputusan investasi, serta memoderasi pengaruh sikap keuangan terhadap keputusan investasi. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,577 menunjukkan bahwa variabel independen dan variabel moderasi mampu menjelaskan variabel keputusan investasi sebesar 57,7%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain di luar model penelitian. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa literasi keuangan dan sikap keuangan memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas keputusan investasi mahasiswa, dan peran tersebut akan semakin kuat apabila didukung oleh self-control yang baik. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi mahasiswa dalam meningkatkan kemampuan pengelolaan keuangan dan pengambilan keputusan investasi yang lebih rasional.
Analisis Strategi Digital Marketing Melalui Media Sosial dan Dampaknya Terhadap Reservasi Tiket Online Ramayana Ballet pada PT Taman Wisata Candi Prambanan Unit Teater dan Pentas Seni Agustine, Fiolla; Sofyandi, Muhammad Saddam
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 5 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i5.11006

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi digital marketing melalui media sosial serta dampaknya terhadap reservasi tiket online pada pertunjukan Ramayana Ballet Prambanan di PT Taman Wisata Candi Prambanan Unit Teater dan Pentas Seni. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi selama kegiatan magang, wawancara mendalam dengan informan dari divisi Sales & Marketing, Ticketing, dan Operasional, serta analisis dokumen dan materi promosi digital. Data dianalisis menggunakan analisis tematik melalui tahapan transkripsi, pengkodean, kategorisasi, dan identifikasi tema. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial, khususnya Instagram, TikTok, dan Facebook, berperan penting dalam meningkatkan visibilitas, awareness, dan engagement audiens terhadap pertunjukan Ramayana Ballet Prambanan. Selain itu, integrasi promosi digital dengan sistem reservasi tiket online melalui website resmi, Goers, dan Online Travel Agent mempermudah calon pengunjung dalam memperoleh informasi dan melakukan pembelian tiket secara daring. Temuan ini menunjukkan bahwa strategi digital marketing melalui media sosial berkontribusi terhadap peningkatan minat pembelian dan reservasi tiket online pertunjukan Ramayana Ballet Prambanan.

Page 1 of 11 | Total Record : 103


Filter by Year

2026 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 7 No. 5 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 4 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 3 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 2 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 1 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 6 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 5 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 4 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 3 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 2 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 1 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 5 No. 3 (2024): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 5 No. 2 (2024): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 5 No. 1 (2024): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 4 No. 3 (2023): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 4 No. 2 (2023): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 4 No. 1 (2023): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 3 No. 3 (2022): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 3 No. 2 (2022): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 3 No. 1 (2022): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 3 No. 1 (2021): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 2 No. 3 (2021): Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 2 No. 2 (2021): Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 2 No. 1 (2021): Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 1 No. 2 (2020): Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 1 No. 1 (2020): Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) More Issue