cover
Contact Name
Muhammad Luthfi Hamzah
Contact Email
muhammadluthfihamzah@gmail.com
Phone
+6282386056915
Journal Mail Official
ceej.yrpi@gmail.com
Editorial Address
Jl. Amanah, Kec. Marpoyan Damai, Pekanbaru, Riau - Indonesia
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ)
ISSN : 27159868     EISSN : 27159752     DOI : -
CEEJ is a journal for the development and application of science and technology that includes publication of the results of community service activities, models or concepts or their implementation in the context of increasing community participation in development, community empowerment or the implementation of community service. The scope and focus of this journal covers Human development, education and national competitiveness, Poverty alleviation based on local resources, Management of Wisdom and Rural Areas, Economic Development, Entrepreneurship, Cooperatives, Creative Industries, and MSMEs, Development of environmental technology, Health, nutrition, tropical diseases, and herbal medicines, arts, literature and culture, as well as national integration and social harmony. The CEEJ Journal is published twice a year, every January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 708 Documents
Pelatihan Pengoperasian Komputer Dasar Bagi Anggota PKK Desa Ketenger Kecamatan Baturraden Ika Romadoni Yunita; Chyntia Raras Ajeng Widyawati; Aulia Shafira Tri Damayanti; Luthfi Khaerunnisa
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 4 No. 2 (2023): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v4i2.3025

Abstract

PKK adalah salah satu lembaga kemasyarakatan desa atau kelurahan yang mewadahi partisipasi masyarakat dalam bidang pemberdayaan kesejahteraan keluarga yang berada di tingkat rukun warga dan rukun tetangga atau sebutan lain yang mengoordinasikan kelompok dasawisma. Dimana salah satu tugasnya adalah membantu pemerintah desa atau kelurahan dalam administrasi kependudukan dan pembangunan daerah. Untuk mendukung tugas tersebut, kelompok PKK desa Ketenger perlu meningkatkan kompetensinya terutama dalam hal pemanfaatan teknologi karena sebagian besar anggota PKK masih sangat tertinggal dalam hal penggunaan teknologi informasi. Sehingga diperlukan pelatihan komputer dasar bagi anggota PKK desa Ketenger.
Pendamping Penerapan Manajemen Pemasaran Dalam Meningkatkan Pendapatan Produk Home Industri Desa Tanjung Raman Prabumulih Selatan Hamid Halin; Mufida Amaliah
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 4 No. 2 (2023): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v4i2.3031

Abstract

Home Industri merupakan bentuk usaha industri rumah yang dimiliki masyarakat secara perseorangan. Keberadaannya sangat berperan dalam memberdayakan masyarakat agar memiliki kemandirian dalam bidang ekonomi. Home industri yang dijadikan mitra dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah ibu-ibu yang tergabung dari petani di Desa Tanjung Raman yaitu usaha roti sari manis yang memiliki varian seperti coklat, srikaya, keju yang dijual dgn cara menitipkan kewarung-warung. Hambatan dalam mempertahankan eksistensi usahanya karena sulitnya pemasaran. Untuk memecahkan masalah tersebut, tim pengabdi menawarkan jasa pendampingan tentang penerapan manajemen pemasaran. Metode yang digunakan Participatory Rural Appraisal (PRS) yang memungkinkan mitra berpartisipasi aktif dalam kegiatan sejak identifikasi masalah sampai akhir kegiatan. Materi yang disajikan pada kegiatan pendampingan adalah teori ekonomi mikro dan kewirausahaan, hakikat pemasaran, prasarat memilih strategi pemasaran, analisis SWOT, dan merancang pemasaran online. Hasil pendampingan menujukkan bahwa secara kuantitatif daya serap teoretis mencapai 85%, secara kualitatif mitra memperoleh tambahan pengetahuan , pemahaman, dan wawasan serta keterampilan dasar tentang pemasaran online, baik melalui WhatsApp maupun melalui pembuatan website. Kesimpulan, pendampingan penerapan manajemen pemasaran dapat meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan wawasan mitra dalam pemasaran online.
Pegembangan Sumber Daya Manusia Untuk Meningkatkan Pemasaran dan Pendapatan Usaha Sayuran Organik Keluarga (SORGA) Secara Online Bagi Wanita Desa Karya Mulia Su’aidy Su’aidy; Rika Fitri Ramayani
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 4 No. 2 (2023): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v4i2.3032

Abstract

Program Pengabdian Masyarakat di lakukan oleh tim dosen klaborasi antara perguruan tinggi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Abdurrahman Palembang dengan Universitas Prabumulih di tahun 2023. Pengabdian masyarakat ini mengkaji mengenai dalam pengembang  sumber daya manusia untuk  memasarkan dan meningkatkan usaha sayur organik keluarga secara online bgi wanita di Desa Karya Mulia.  terbentuk kelompok untuk menerapkan mengelola Sorga  beranggotakan 20 orang dengan pemasaran produk terbatas dan secara offline. Program PKM bersama mitra sepakat untuk mengatasi permasalahan dengan cara 1) pengembangan  proses pemasaran dalam bentuk online, dan 2) pendampingan pemasaran sayur organik keluarga secara online. Dari pengembangan desain dan proses pemasaran dalam bentuk online dapat mempercepat dan memudahkan proses pemasaran. Pendampingan pengelolaan pemasaran online dapat memberikan pemahaman dan pendampingan pemasaran online. Metode pelaksanaannya adalah identifikasi mitra, pembelajaran partisipatif dan pendampingan pemasaran online.  
Peningkatan Sektor Pariwisata Daerah Guna Meningkatkan Ekonomi Masyarakat Di Kecamatan Rokan IV Koto, Kabupaten Rokan Hulu Ellyan Sastraningsiha; Haugesti Diana; Yulefnita Yulefnita
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 4 No. 2 (2023): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v4i2.3033

Abstract

Sektor pariwisata merupakan salah satu potensi ekonomi kerakyatan yang perlu dikembangkan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan daerah. Sektor wisata hingga saat ini merupakan salah satu sektor yang dapat memberikan kontribusi yang besar bagi pembangunan, baik sekala ragional, nasional maupun skala internasional. Pembangunan sektor wisata telah mampu meningkatkan pendapatan perekonomian masyarakat, meratakan kemampuan berusaha dan menciptakan peluang kerja selain memperkenalkan kekayaan alam dan budaya bangsa. Pariwisata merupakan penggerak sektor ekonomi sehingga dapat menjadi solusi bagi pemerintah dalam meningkatkan pembangunan ekonomi. Sektor pariwisata tidak hanya menyentuh kelompok-kelompok ekonomi tertentu tetapi dapat menjangkau kalangan bawah. Masyarakat di sekitar objek wisata dapat mendirikan berbagai kegiatan ekonomi misalnya tempat penginapan, layanan jasa (transportasi dan informasi), warung dan lain-lain. Kegiatan ini dapat menambah pendapatan masyarakat dan menekannya tingkat pengangguran. Akan tetapi terdapat beberapa permaslaahan umum yang dihadapi sektor pariwisata adalah infrastruktur yang masih kurang memadai, kurangnya kualitas SDM dan kurangnya publikasi terhadap objek wisata, permasalahan ini juga dihadapai sektor wisata yang ada di daerah Rokan IV Koto, Kabupaten Rokan Hulu salah satunya adalah kurangnya pengelolaan yang baik pada setiap objek wisata, sehingga banyak objek wisata yang dibuat kurang diminati oleh masyarakat sehingga butuh inovasi dan pengembangan yang menyeluruh terhadap objek wisata didaerah Rokan IV Koto. Tujuan dari pengabdian ini adalah memberikan manfaat kepada masyarakat bagaimana meningkatkan perekonomian masyarakat dengan peningkatan sektor objek wisata daerah. Solusi yang ditawarkan untuk meningkatkan pariwisata di Rokan IV Koto adalah meningkatkan infrastrutur serta aktif dalam melakukan kegiatan promosi objek wisata.
Pelatihan Tata Kelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Kecamatan Rokan IV Koto Kabupaten Rokan Hulu Zulhelmy Zulhelmy; Sinta Yulyanti; Poppy Camenia Jamil; Hidayatul Munashiroh
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 4 No. 2 (2023): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v4i2.3034

Abstract

BUMDES menjadi suatu badan hukum yang didirikan oleh desa guna mengelola usaha, memanfaatkan aset, mengembangkan investasi dan produktivitas, menyediakan jasa pelayanan, dan/atau menyediakan jenis usaha lainnya untuk sebesar-besarnya kesejahteraan masyarakat Desa. Pengelolaan BUMDes harus dijalankan dengan menggunakan prinsip kooperatif, partisipatif, emansipatif, transparansi, akuntable, dan sustainable. Pengabdian masyarakat ini dilakukan di Kecamatan Rokan IV Koto Kabupaten Rokan Hulu. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat yaitu dalam bentuk penyampaian materi terkait dengan tata Kelola BUMDES kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Hasil kegiatan pengabdian yaitu Perangkat BUMdes berbasis syariah belum menerapkan konsep pengelolaan dengan baik. Selain itu juga memiliki kendala terhadap tunggakan pinjaman yang tidak tertagih dan tidak berbunga. Solusi yang diberikan tim pengabdian yaitu perangkat BUMDES harus memastikan akad secara syariah untuk kegiatan simpan pinjam dan mewajibkan adanya DPS (Dewan Pengawas Syariah). Selanjutnya perangkat BUMDES dapat menerapkan sistem simpan pinjam tanpa bunga apabila BUMDES memiliki laba yang bagus, tata kelola BUMDES yang baik dan memiliki dana social.
Pelatihan Penerapan Akuntansi Pada BUMDes Di Kec. Rokan IV Koto Siska Siska; Awliya Afwa; Nina Nursida; Nida Amaliae
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 4 No. 2 (2023): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v4i2.3035

Abstract

BUMDES menjadi suatu badan hukum yang didirikan oleh desa guna mengelola usaha, memanfaatkan aset, mengembangkan investasi dan produktivitas, menyediakan jasa pelayanan, dan/atau menyediakan jenis usaha lainnya untuk sebesar-besarnya kesejahteraan masyarakat Desa. Pelaporan keuangan BUMDES sama halnya seperti laporan keuangan entitas profit oriented lainnya. Namun, jika BUMDES masih masuk ke dalam kriteria usaha mikro, kecil dan menengah, maka pelaporan keuangan yang disusun BUMDES harus sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro Kecil dan Menengah (SAK-EMKM). Pengabdian masyarakat ini dilakukan di Kecamatan Rokan IV Koto Kabupaten Rokan Hulu. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat yaitu dalam bentuk penyampaian materi terkait dengan penerapan akuntansi BUMDES kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Hasil kegiatan pengabdian yaitu piutang tak tertagih tidak dihapuskan dan akumulasi penyusutan tidak disajikan dan daftar inventaris tidak dihitung sebagaimana mestinya. Solusi yang ditawarkan Solusi yang ditawarkan diantaranya perangkat BUMDES harus memastikan piutang yang memang tidak bisa di tagih harus disepakati penghapusannya melalui rapat BUMDES, selanjutnya nilai piutang yang dihapuskan diakui sebagai beban dalam laporan laba rugi, dan sebagai pengurang saldo piutang di laporan posisi keuangan.      
Sosialisasi Manfaat Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Sebagai Upaya Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Di Desa Lumindai Kota Sawahlunto Henny Sjafitri
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 4 No. 2 (2023): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v4i2.3086

Abstract

BUMDes merupakan lembaga usaha yang bergerak dalam bidang pengelolaan aset-aset dan sumber daya ekonomi desa dalam kerangka pemberdayaan masyarakat desa. Dengan berlakunya Undang-Undang Desa nomer 6 tahun 2014, Daerah memiliki kewenangan untuk mengurus dan mengelola daerahnya sendiri dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat. Dalam Undang-undang tersebut juga mengakui adanya otonomi desa secara otomatis dengan adanya otonomi tersebut desa juga memiliki kewenangan baik dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan maupun dalam pengelolaan keuangan Desa. Menyadari akan pentingnya pembangunan di tingkat Desa, Pemerintah melakukan berbagai program untuk mendorong percepatan pembangunan kawasan pedesaan, namun hasilnya masih belum signifikan dalam meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, pembangunan desa harus dilakukan secara terencana dengan baik dan harus menyentuh kebutuhan riil masyarakat desa. Sehingga pembangunan yang dilakukan di kawasan pedesaan dapat membumi dengan masyarakatnya.
Peningkatan Produksi Udang Kualitas Tinggi Melalui Pengembangan Sistem Informasi Manajemen Tambak Terintegrasi Khairul Muttaqin; Ahmad Ihsan; Liza Fitria
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 4 No. 2 (2023): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v4i2.3185

Abstract

Budidaya udang telah menjadi sektor yang strategis dalam perekonomian akibat permintaan yang terus meningkat terhadap udang berkualitas tinggi. Dalam upaya untuk menghadapi tantangan tersebut, peningkatan efisiensi operasional dalam tambak udang menjadi kritis. kegiatan ini membahas pengembangan sistem informasi manajemen tambak sebagai solusi inovatif untuk meningkatkan produksi udang berkualitas tinggi. Sistem informasi manajemen tambak mencakup integrasi teknologi informasi dalam proses budidaya udang, dari pengelolaan pakan hingga pemantauan lingkungan tambak. Melalui implementasi sistem informasi manajemen tambak, petani dapat mengoptimalkan pemberian pakan dengan mengidentifikasi pola makan udang yang lebih baik. Selain itu, pemantauan terhadap kondisi lingkungan memungkinkan pengendalian penyakit lebih efektif, mengurangi risiko kematian massal yang berdampak pada produktivitas. Dengan demikian, kegiatan ini menggarisbawahi manfaat sistem informasi manajemen tambak dalam mencapai peningkatan produksi udang berkualitas tinggiTop of Form . Metode pelaksanaan PKM ini terdiri lima tahap, yaitu; (1)Koordinasi dan sosialisasi kegiatan; (2)Pelatihan; (3)Pendampingan; (4)Monitoring dan evaluasi kegiatan; dan (5)Penyusunan rencana tindak lanjut. Hasil dari kegiatan ini masyarakat mitra mengalami peningkatan produksi udang berkualitas tinggi secara berkelanjutan. Dengan memadukan teknologi informasi dalam budidaya udang, artikel ini mendorong para pelaku industri untuk mengadopsi pendekatan inovatif guna memenuhi permintaan pasar yang semakin meningkat.
PKM Upaya Peningkatan Kesehatan Lansia dan Manajemen Administrasi Berbasis Teknologi Informasi Pada Bina Keluarga Lansia (BKL) Kampung KB Mekar Wangi Pekanbaru Yesica Devis; Yuda Irawan; Abdurrahman Hamid
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 4 No. 2 (2023): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v4i2.3220

Abstract

Bina Keluarga Lansia (BKL) Kampung KB Mekar Wangi Pekanbaru merupakan suatu kegiatan yang dilakukan secara berkelompok dan bertujuan untuk meningkatkan jangkauan pelayanan kesehatan lansia di masyarakat sehingga terbentuk pelayanan kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan lansia di Kampung KB Mekar Wangi Kelurahan Tangkerang Barat Pekanbaru yang menjadi mitra dalam kegiatan PKM ini. Salah satu permasalahan yang sangat mendasar pada lansia adalah masalah kesehatan, sehingga diperlukan upaya untuk meningkatkan kesehatan kelompok lansia. Kader pada BKL Mekar Wangi berjumlah 22 orang dan memiliki pendidikan rata-rata SMA kebawah. Adapun 3 permasalahan prioritas yang dihadapi oleh mitra yaitu: 1) Minimnya pengetahuan kader tentang kesehatan lansia; 2) Pencatatan administrasi BKL masih dilakukan secara manual; dan 3) Minimnya peralatan kesehatan bagi BKL. Tujuan dari kegiatan PKM ini adalah untuk menyelesaikan permasalahan pada mitra Bina Keluarga Lansia Kampung KB Mekar Wangi yaitu upaya meningkatkan kesehatan lansia melalui pelatihan dan penyuluhan kepada kader lansia, penyuluhan kepada lansia, pengadaan peralatan pendukung kesehatan, dan perancangan sistem informasi untuk manajemen administrasi secara terkomputerisasi. Beberapa kegiatan yang telah selesai dilaksanakan pada kegiatan pengabdian yaitu perancangan aplikasi bina keluarga lansia, penyuluhan peningkatan pengetahuan para kader bina keluarga lansia, pelatihan penggunaan peralatan Kesehatan lansia, dan penyuluhan pentingnya posyandu lansia. Hasil dari evaluasi kegiatan menunjukkan bahwa tercapainya peningkatan kesehatan mitra, meningkatnya pelayanan mitra, dan meningkatnya pengetahuan mitra.
PKM Implementasi Teknologi Internet of Things (IoT) Dalam Monitoring Ketinggian Permukaan Air Sungai dan Aplikasi Tanggap Darurat Sebagai Upaya Mitigasi Bencana Banjir di Kota Pekanbaru Yuda Irawan; Haris Tri Saputra; Reno Renaldi
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 4 No. 2 (2023): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v4i2.3221

Abstract

Daerah Kota Pekanbaru memiliki iklim tropis dan curah hujan yang cukup tinggi setiap tahunnya. Keadaan curah hujan yang tinggi mengakibatkan daerah tertentu di Pekanbaru mengalami banjir terutama kawasan di pinggiran sungai siak yang disebabkan melimpahnya sungai siak. Kurangnya informasi yang cepat tentang ketinggian air sungai siak menyebabkan keterlambatan peringatan dan proses evakuasi oleh BPBD Kota Pekanbaru. Akibat keterlambatan pengevakuasian dapat berdampak hanyutnya harta benda ataupun nyawa manusia. Selain itu seringnya terjadi keterlambatan pelaporan saat bencana banjir oleh warga ke BPBD untuk evakuasi disebabkan oleh belum adanya media pelaporan berbasis IT yang terintegrasi sehingga terkadang proses pelaporan dan tindak lanjut sering mengalami keterlambatan. Permasalahan lainnya adalah kepedulian masyarakat terhadap lingkungan, salah satunya yaitu pembuangan sampah di saluran pembuangan air dan sungai. Banyak nya tumpukan sampah disungai dan saluran air menyebabkan tidak lancarnya aliran air sehingga menyebabkan banjir. Kemudian ketidak pedulian masyarakat terhadap tebang pilih pohon dan reboisasi, pembuatan sumur resapan, dan sikap tidak peduli terhadap kebersihan lingkungan. Pembuangan sampah sembarangan juga menyebabkan terciptanya lingkungan yang tidak sehat sehingga dapat menghambat tercapainya kemandirian kesehatan. Berdasarkan 3 permasalahan prioritas tersebut maka tim pengusul beserta mahasiswa melaksanakan kegiatan PKM dengan tujuan mitigasi atau pengurangan resiko yang ditimbulkan akibat terjadinya bencana banjir di Kota Pekanbaru. Adapun upaya yang telah dilakukan adalah pembuatan alat monitoring pengukur ketinggian air sungai berbasis IoT sebagai Teknologi Tepat Guna yang merupakan penerapan hasil penelitian dari tim pengusul dan pembuatan aplikasi tanggap darurat bencana banjir. Selain itu kegiatan ini juga terfokus ke bidang kesehatan yaitu melaksanakan kegiatan penyuluhan sikap kepedulian lingkungan kepada warga terutama warga didaerah sekitar pinggiran sungai di Jl. Sumber Sari, Pekanbaru.

Filter by Year

2020 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 7 No. 3 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 2 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 1 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 6 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 5 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 4 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 3 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 2 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 1 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 5 No. 3 (2024): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 5 No. 2 (2024): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 5 No. 1 (2024): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 4 No. 3 (2023): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 4 No. 2 (2023): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 4 No. 1 (2023): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 3 No. 3 (2022): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 3 No. 2 (2022): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 3 No. 1 (2022): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 3 No. 1 (2021): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 2 No. 3 (2021): Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 2 No. 2 (2021): Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 2 No. 1 (2021): Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 1 No. 2 (2020): Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 1 No. 1 (2020): Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) More Issue