cover
Contact Name
Muhammad Luthfi Hamzah
Contact Email
muhammadluthfihamzah@gmail.com
Phone
+6282386056915
Journal Mail Official
ceej.yrpi@gmail.com
Editorial Address
Jl. Amanah, Kec. Marpoyan Damai, Pekanbaru, Riau - Indonesia
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ)
ISSN : 27159868     EISSN : 27159752     DOI : -
CEEJ is a journal for the development and application of science and technology that includes publication of the results of community service activities, models or concepts or their implementation in the context of increasing community participation in development, community empowerment or the implementation of community service. The scope and focus of this journal covers Human development, education and national competitiveness, Poverty alleviation based on local resources, Management of Wisdom and Rural Areas, Economic Development, Entrepreneurship, Cooperatives, Creative Industries, and MSMEs, Development of environmental technology, Health, nutrition, tropical diseases, and herbal medicines, arts, literature and culture, as well as national integration and social harmony. The CEEJ Journal is published twice a year, every January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 900 Documents
Pelatihan Alih Media Rekam Medis Inaktif di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Prof HB Saanin Padang Alfauzain, Alfauzain; Wisandra, Ade; Putra, Hendra Nusa; Fransdika, Andra
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 4 No. 1 (2023): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v4i1.1656

Abstract

Perkembangan teknologi di Rumah Sakit adalah adanya sistem aplikasi yang mendukung pengelolaan alih media arsip retensi rekam medis. Sistem ini memungkinkan petugas dengan mudah menyortir dokumen yang inaktif tanpa harus membuka kembali dokumen tersebut dan mengecek tanggal kunjungan terakhir pasien. Sistem aplikasi juga menyediakan kemampuan penyimpanan rekam medis dalam format file digital yang sesuai dengan Regulasi Kementrian Kesehatan melalui Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 24 tahun 2022 tentang Rekam Medis. Dengan demikian, Implementasi Alih Media Rekam Medis merupakan sebuah keharusan bagi sistem informasi di Rumah Sakit sehingga petugas rekam medis harus siap menerima tantangan dan meningkatkan pengetahuan dalam rangka transformasi sistem rekam medis berbasis digital untuk kemudahan dan keamanan pengelolaan dokumen. Pengabdian kepada masyarakat dilakukan di RSJ Prof HB Saanin Padang Provinsi Sumatera Barat kepada Staf/Pejabat terkait. Metode yang digunakan adalah dengan pelatihan melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, evaluasi dan refleksi hal ini bertujuan guna memberikan pemahaman alih media rekam medis inaktif pada penyimpanan dokumen rekam medis. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan berjalan dengan lancar dan diharapkan peserta dapat menerima materi terutama yang disimulasikan kepada masing-masing petugas.
Pendampingan Manajemen Usaha Kerajinan Perak Maharani Silver Di Desa Nagasepaha Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng-Bali Ayuni, Ni Made Sri; Pramudana, Putu Adi; Purnawan, I Wayan Ali
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 4 No. 1 (2023): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v4i1.1262

Abstract

Permasalahan yang dialami mitra ialah kurangnya inovasi dalam mengembangkan produk perak di Desa Nagasepaha. Selama ini, pengerajin perak memproduksi barang yang monoton , sehingga sulit menarik konsumen. Selain itu mitra juga mengalami permasalahan di bagian pemasaran produk, dengan kurangnya minat masyarakat untuk membeli hasil kerajinan berupa perak Atas permasalahan tersebut, mitra diberikan pelatihan dan penyuluhan tentang manajemen pemasaran atau internet marketing, akuntansi dan manajemen keuangan, manajemen sumber daya manusia, dan manajemen produksi. Metode yang dilakukan ialah dengan memberikan pelatihan, penyuluhan dan pemberian alat yang bernama Engraver untukmempermudahkan mitra untuk membuat suatu produk perak yang lebih baik dari sebelumnya. Hasil dari kegiatan pengabdian ini ialah pengerajinsilver mampu meningkatkan kapasitas produksi dan mampu menghasilkan varian produk baru berupa cincin , kalung,  anting . Melalui peningkatankapasitas produksi tentunya akan memberikan peluang terhadap peningkatan pendapatan para pengerajin perak. Selama kegiatan pengabdian kepadamasyarakat ini dilaksanakan, pengerajin memberikan sambutan yang baik, sehingga kegiatan ini dapat dilaksanakan dengan baik dan dapat selesai sesuai waktu yang telah ditentukan.
Konsumen dan Media Sosial UMKM Donut Wawa Di Kota Batam Putri , Amelia; Alex, Alex; Wenny, Wenny; Yolla, Yolla; Feby, Feby
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 4 No. 1 (2023): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v4i1.1398

Abstract

UMKM Doken donut wawa tersebut sangat di gemari oleh Konsumen Batam terutama bagi semua kalangan  tertentu terutama bagi kalangan anak-anak  mengapa di namakan Doughnut atau donut karena ada ada beberapa orang mengatakan itu mengacu pada kacang Nut yang ditempatkan di dalam bola adonan atau dought untuk mengatasi masalah bagian tengah yang belum matang sehingga disebutkanlah yang dinama doughnut atau donat adapun terdapat manfaat dalam mengonsumsi nya salah satu nya yaitu dapat meningkatkan kestabilan imun tubuh bagi yang mengendalikan tekanan darah rendah
Pentingnya Keterampilan Membaca Dan Menulis Sebagai Pembuka Gerbang Ilmu Bagi Santri Pondok Pesantren Rabbani Yatim Dhuafa (Desa Pantai Gemi, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat) Agung, Agung Gumelar
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 4 No. 1 (2023): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v4i1.1469

Abstract

Membaca adalah suatu proses yang dilakukan serta habis oleh pembaca untuk memperoleh pesan, yang hendak disampaikan oleh penulis melalui media kata atau bahasa tulis. Menulis merupakan suatu keteramplan berbahasa yang habis untuk berkomunikasi secara tidak langsung, tidak secara tatap muka dengan orang lain. Menulis merupakan suatu kegiatan yang produktif dan ekspresif. Dalam kegiatan menulis tidak datang secara otomatis, melainkan harus melalui latihan dan praktik yang banyak dan teratur. model intervensi group work, yang dikemukakan oleh Zastrow yakni group work atau group theraphy. Terapi kelompok adalah salah satu metode pekerjaan sosial yang menggunakan kelompok sebagai media dalam proses pertolongan profesionalnya. Group theraphy digunakan untuk memelihara atau memperbaiki keberfungsian personal dan sosial para anggota kelompok. Tools assesment yang digunakan yakni menggunakan roadmap atau peta jalan. Dimana roadmap adalah rencana kerja yang menggambarkan apa yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan.Menurut Zastrow, proses terapi kelompok dapat dilalui dengan tahapan-tahapan sebagai berikut : 1. Intake 2. Penyeleksian anggota 3. Assesment dan perencanaan intervensi 4. Pengembangan kelompok 5. Evaluasi 6. Terminasi.
Edukasi Strategi Pemasaran Digital Melalui Sosial Media bagi UMKM di Desa Sukaratu, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut Sidik, Syahrial; Ihsan, Muhamad; Awaloedin, Mulawarman
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 4 No. 1 (2023): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v4i1.1874

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dilihat sebagai usaha yang paling bisa betahan dalam segala kondisi perekonomian nasional. Strategi Pemasaran Digital dibutuhkan untuk meningkatkan penjualan produk rumahan masyarakat desa khususnya Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Sosial media sangat berperan dalam memberikan informasi dan publikasi untuk penjualan barang dan jasa bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Kegiatan pengabdian beryujuan untuk mengedukasi dan memberikan pemahaman tentang pemasaran digital melalui sosial media kepada masyarakat desa sukaratu, kecamatan banyuresmi, kabupaten garut dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Metode pengabdian dilakukan melalui penyuluhan dan literasi sehingga menarik peserta mengikuti kegiatan secara antusias sampai selesai. Hasil kegiatan menunjukan masyarakat desa sukaratu secara umum dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di desa sukaratu memiliki pengetahuan tambahan tentang Strategi Pemasaran Digital Melalui Sosial Media, memilih saluran pemasaran digital secara baik dan tepat sasaran serta keterampilan mengoperasionalkan sosial media sebagai sarana memasarkan produk secara online/digital.
Pengembangan Kapasitas Sistem Inovasi Daerah (SIDa) Di Desa Mekarsari Kecamatan Cibalong Kabupaten Garut Bustomi, Thomas; Suryadi, Soleh; Achdiat, Achdiat
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 4 No. 1 (2023): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v4i1.1912

Abstract

Pengembangan inovasi di daerah sering tidak ditata dengan baik bahkan sering diabaikan. Menguatnya peran Information Communication Technology yan menyebabkan perlunya integrasi pelayanan pemerintah sampai ke tingkat desa sehingga dipandang perlu adanya pengembangan model jejaring inovasi dalam rangka penguatan Sistem Inovasi Daerah (SIDa) di tingkat desa. Berdasarkanpengukuran Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) Tahun 2020 Kabupaten Garut   memperoleh nilah sebesar 2,0966 dengan kategori sedang. Pengukuran IDSD ini terdiri dari 4 aspek yaitu factor penguat/enabling environment, sumber daya manusia/human capital, faktor pasar/market, dan ekosistem inovasi, dari 4 aspek diatas, aspek ekosistem inovasi memperoleh nilai paling kecil yaitu 0,81. Berkaca pada kenyataan itu maka diperlukan sebuah desain bagi pengembangan sistem inovasi daerah ditingkat pemerintah desa, dengan adanya desain ini diharapkan mampu mengarahkan sekaligus juga mendorong agar perkembangan inovasi berjaan secara cepat dan efektif. Sistem Inovasi Daerah (SIDa) pemerintahan desa dapat mendukung pengembangan wilayah perdesaan di daerah berdasarkan pada keunggulan dan potensi daerah. Hal ini merupakan salah satu cara dalam rangka memberi kontribusai pelaksanaan otonomi daerah tersebut. Pengembangan Sistem Inovasi Daerah (SIDa) memerlukan penataan secara sistemik dan hubungan antar perangkat desa  dan kerjasama berbagai pihak yang berkepentingan dalam pembangunan desa. Pengembangan SIDa menjadi agenda prioritas dan merupakan bagian integral dari strategi pembangunan desa dan memberi penguatan sistem inovasi nasional pelaksanaan SIDa.
Social Enterpreneurship: Upaya Menumbuhkan Wirausaha Masyarakat Melalui Pelatihan Di MKitchen Malaysia Harmain, Hendra; Azmi, Zul; Puspita, Saftiara; Ubar, Riva; Syahdan, Saifhul Anwar
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 4 No. 2 (2023): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v4i2.2568

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini ditujukan untuk membangun dan mengembangkan wirausahawan baru di Malaysia. Kegiatan ini dilakukan di MKitchen Malaysia yang mengambil peserta komunitas masyarakat yang layak dan termasuk golongan asnaf yang menjadi fokus pengabdian. Pendekatan asset based community development (ABCD) dilakukan untuk mengidentifikasi potensi kekuatan yang dimiliki dan mengembangkannya dengan kelompok komunitas masyarakat untuk mendesain pelatihan konsep teori dan pelatihan praktik yang terpadu. Hasil menunjukkan terdapat peningkatan kapasitas peserta komunitas masyarakat jika dibandingkan sebelum dan setelah pelatihan. Antusiasme peserta tampak pada tingkat keberhasilan survey yang diberikan. Metoda yang digunakan memberi manfaat dalam mengembangkan dan menumbuhkan usahawan baru yang berani. Hal ini penting mengingat UMKM merupakan salah satu penopang keberhasilan ekonomi wilayah dan ekonomi keluarga
Pemberdayaan Ibu-Ibu Rumah Tangga Melalui Ketrampilan Pembuatan Bakso Ikan Laut Guna Menumbuh Kembangkan Usaha Kreatif Lokal Kabupaten Trenggalek Utami, Sasi; Triwidyati, Endang; Lestari, Ria; Susanto, Budi
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 4 No. 2 (2023): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v4i2.2722

Abstract

Ikan laut memiliki sifat cepat busuk, untuk menjaga rasa agar tidak berubah maka sebaiknya di konsumsi dekat dengan tempat produksi, apabila ingin dikonsumsi jauh dari tempat produksi maka ikan laut perlu diawetkan. Pengabdian masyarakat ini dimulai dari mencari informasi ke masyarakat terutama ibu-ibu rumah tangga yang memiliki banyak waktu luang dan mau diberdayakan, tetapi belum memiliki rencana ingin membuat apa yang bisa menambah pendapatan bagi ibu-ibu tersebut. Pemberdayaan Ibu-Ibu Rumah Tangga Melalui Ketrampilan Pembuatan Bakso Ikan Laut dengan menggunakan metode ceramah dan praktek langsung. Peserta pelatihan yaitu ibu-ibu rumah tangga yang berjumlah 6 orang sebagai wakil dari Rt 26 Rw 06 Desa Tasikmadu Kecamatan Prigi Kabupaten Trenggalek. Pelatihan dilaksanakan pada tanggal 22 Oktober 2022, disalah satu rumah warga Rt 26 Rw 06 desa tasikmadu Kecamatan Prigi Kabupaten Trenggalek yang bernama ibu Winarti Santoso sekaligus sebagai narasumber pelatihan. Hasil Pelatihan semua bisa mengetahui proses mengolah ikan menjadi bakso yang bisa difrezer agar tahan lebih lama dan memiliki nilai jual lebih tinggi sehingga bisa meningkatkan pendapatan mereka
Edukasi Pencegahan Kanker Servik Pada Ibu PKK Husanah, Een
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 4 No. 2 (2023): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v4i2.2760

Abstract

Kanker serviks (kanker leher rahim) merupakan keganasan yang berasal dari serviks. Kanker serviks merupakan penyakit perempuan yang menimbulkan kematian akibat penyakit kanker. Rendahnya pengetahuan mengenai kanker serviks secara umum berhubungan dengan masih tingginya angka kejadian kanker serviks. Permasalahan yang ditemukan adalah kanker serviks masih menjadi penyakit nomor 2 pembunuh terbanyak wanita. Kota Pekanbaru menjadi peringkat kedua tertinggi kejadian kanker serviks di Provinsi Riau. Tujuan kegiatan ini adalah diharapkan dapat menigkatkan pengetahuan ibu-ibu PKK 03 RW 06 tentang kanker pencegahan kanker serviks. Metode pelaksanaan kegiatan yaitu dengan melakukan penyuluhan. memberikan penyuluhan langsung dan sosialisasi tentang pencegahan kanker serviks, dilanjutkan dengan sesi diskusi atau tanya jawab seputar kanker serviks, pencegahan dan hal hal yang berkaitan dengan materi. Evaluasi pelaksanaan program dilaksanakan dalam bentuk mengulas kembali materi melalui proses tanya jawab, dengan indicator dari hasil evaluasi yaitu peserta mengetahui tentang pentingnya pencegahan kanker serviks terhadap dirinya, aktif dalam kegiatan tanya jawab mengenai materi dan hal hal yang berhubungan dengan materi serta berencana untuk melakukan pemeriksaan kanker serviks secara rutin atau berkala. Berdasarkan pengamatan selama kegiatan berlangsung, kegiatan pegabdian pada masyarakat ini memberikan hasil bahwa meningkatnya pengetahuan ibu ibu tentang bahaya kanker serviks dan pentingnya melakukan pemeriksaan dalam mencegah kanker serviks
Peningkatan Pengetahuan Kader Posyandu Lansia Dalam Mendeteksi Dini Penyakit Tidak Menular Di RW 05 Kel. Lembah Sari Rumbai Pesisir Irianti, Berliana
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 4 No. 2 (2023): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v4i2.2761

Abstract

Penyakit tidak menular adalah penyakit yang tidak ditularkan dari individu ke individu lain. perubahan pola makan, merokok, konsumsi alkohol dan kurangnya aktivitas merupakan faktor resiko terjadinya penyakit tidak menular. Deteksi dini penyakit tidak menular merupakan cara untuk mengetahui faktor resiko terjadinya penyakit tidak menular. Tujuan pengabdian masyarakat adalah memberikan pelatihan dengan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader dalam upaya untuk mengendalikan dan mencegah potensi penyakit tidak menular, untuk memacu kemandirian kader kesehatan dalam upaya pencegahan dan pengendalian PTM; Metode: pengabdian kepada masyarakat melalui pelaksanaan ceramah dan diskusi. Diharapkan kegiatan deteksi dini dapat dilakukan secara rutin minimal 6 bulan sekali bagi yang tidak mempunyai riwayat penyakit tidak menular dan dapat dilakukan 3 bulan sekali bagi yang mempunyai riwayat PTM. Deteksi dini tidak hanya dilakukan pada usia produktif tetapi juga pada remaja, dimana saat ini banyak juga remaja yang mengalami PTM.

Filter by Year

2020 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 7 No. 4 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 3 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 2 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 1 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 6 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 5 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 4 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 3 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 2 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 1 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 5 No. 3 (2024): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 5 No. 2 (2024): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 5 No. 1 (2024): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 4 No. 3 (2023): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 4 No. 2 (2023): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 4 No. 1 (2023): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 3 No. 3 (2022): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 3 No. 2 (2022): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 3 No. 1 (2022): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 3 No. 1 (2021): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 2 No. 3 (2021): Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 2 No. 2 (2021): Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 2 No. 1 (2021): Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 1 No. 2 (2020): Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 1 No. 1 (2020): Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) More Issue