Manarul Qur'an: Jurnal Ilmiah Studi Islam
Manarul Quran adalah terbitan berkala ilmiah dengan nomor ISSN 1412-7075 (print), 2615-4811 (online) yang dikelola oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M) UNSIQ Jawa Tengah di Wonosobo, jurnal ini terbit sejak tahun 2001. Manarul Quran merupakan wahana desiminasi hasil riset dan kajian studi islam dengan fokus pada kajian dan hasil riset tentang Islamic Culture, Islamic Studies, Gender Studies. Al-Quran Studies, Islam and Science Integration, dan Al-Quran and Science Integration.
Articles
129 Documents
DISKUSI ANTARA AL-SAIRAFI DAN BISYR IBN MATTA DI DALAM KITAB Al-MUQABASAT TENTANG PERSOALAN NAHWU (Sebuah Kajian Analitis mengenai Peran dan Pengaruh Logika dalam Kajian Linguistik Arab [Nahwu])
Muhammad Husni Arafat
Manarul Qur'an: Jurnal Ilmiah Studi Islam Vol 14 No 1 (2014): Januari-Juni 2014
Publisher : LP3M Universitas Sains Al Qur'an
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Untuk dapat berkomunikasi dengan dunia sekitar dan dunia lain (baik sebangsa setanah-air maupun dengan bangsa lain), manusia diharuskan menggunakan sebuah perantara. Media perantara dapat dikatakan sebagai sebuah keniscayaan. Perantara tersebut tidak lain adalah Bahasa (ing. language; ar. lughah). Bahasa, sebagai media komunikasi manusia, di dunia ini beragam, selaras dengan keragaman ruang dan waktu yang melatar-belakangi bahasa tersebut. Beberapa diantaranya adalah bahasa Indonesia (Melayu), bahasa Inggris, bahasa Perancis, bahasa Jerman, bahasa Persia, bahasa Yunani, bahasa Latin, bahasa Arab, bahasa Urdu dan lain-lain.Bahasa Arab adalah salah sekian diantara bahasa yang ada di dunia ini. Bahasa tersebut memiliki karakteristik dan keunikan tersendiri yang membedakannya dengan bahasa-bahasa lainnya
THE QUEST FOR AN “INTEGRATED AND INTERCONNECTED” PARADIGM OF ISLAMIC STUDIES IN INDONESIA: A HISTORICAL ACCOUNT
Damanhuri Damanhuri
Manarul Qur'an: Jurnal Ilmiah Studi Islam Vol 21 No 1 (2021): Juni
Publisher : LP3M Universitas Sains Al Qur'an
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32699/mq.v21i1.1913
Method of Islamic studies has been a perpetually contested issue among scholars of Islam in both Western universities and Muslim academia as well. Taking the long-standing experience of Indonesian Islamic higher institution as a case study where contestations have been taking place, this paper aims at depicting the dynamic of Islamic studies from its early development to its contemporary and cutting-edge transformation. Drawing on Travelling Theory as its theoretical lens as well as employing Critical Discourse Analysis (CDA) as its method for analyzing the available textual data, this paper argues that an integrated and interconnected paradigm—instead of dualistic or dichotomist ones—of Islamic studies has been increasingly predominant among those engaging in Indonesian Islamic scholarship
IN-DEPTH STUDY: HUKUM ISLAM TENTANG PENGALIHAN AKAD DALAM PEMBIAYAAN MULTIJASA
Virastuti Apriliyani;
Nurma Khusna Khanifa;
M. Elfan Kaukab
Manarul Qur'an: Jurnal Ilmiah Studi Islam Vol 21 No 1 (2021): Juni
Publisher : LP3M Universitas Sains Al Qur'an
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32699/mq.v21i1.1914
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana pengalihan akad dalam pembiayaan multijasa dan menjelaskan bagaimana analisis Hukum Islam tentang pengalihan akad dalam pembiayaan multijasa di KSPPS Marhamah Wonosobo. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dan berjenis penelitian lapangan (field research). Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan sumber data sekunder. Untuk mendapatkan data yang valid, penulis menggunakan metode pengumpulan data berupa observasi non partisipan dengan cara mendatangi langsung ke kantor KSPPS Marhamah Wonosobo dan wawancara kepada Customer Service, Manajer Legal, dan DPS KSPPS Marhamah Wonosobo. Berdasarkan penelitian, tujuan KSPPS Marhamah Wonosobo dalam pengalihan akad dalam pembiayaan multijasa adalah untuk mengatasi pembiayaan bermasalah yang telah jatuh tempo dan masih terdapat sisa pokok pembiayaan dengan cara penagihan intensif dan melakukan restrukturisasi pembiayaan dengan melakukan pengalihan akad dalam pembiayaan multijasa dengan akad ijarah. Kasus ini juga dianalisis dengan Hukum Islam yaitu Fatwa DSN MUI No.44/DSN-MUI/VIII/2004 tentang Pembiayaan Multijasa dan Fatwa DSN MUI No.112/DSN-MUI/2017 tentang Akad Ijarah. Perihal meminimalisir resiko pembiayaan bermasalah yang dilakukan adalah dialihkan menjadi akad rahn tasjily berdasarkan Fatwa DSN MUI No.68/DSN-MUI/III/2008 tentang Rahn Tasjily.
THE TRADITION OF TAHLILAN (THE PRAY FOR THE DEAD): IS IT A LOCAL CULTURE?
Anwar Salafuddin
Manarul Qur'an: Jurnal Ilmiah Studi Islam Vol 21 No 1 (2021): Juni
Publisher : LP3M Universitas Sains Al Qur'an
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32699/mq.v21i1.1915
This article discusses the tradition of Tahlilan in Indonesian which has always been the pros and cons. some people claim that Tahlilan is a Hindu and Buddhist heritage and it does not originate from Islam. This research shows that Tahlilan is not a local Javanese product and Hindu and Buddhist heritage but itcomes from the Middle East, especially Yemen, which is the land of the Walisongo ancestors, where the Walisongo were spreader Islam in Indonesia. Tahlil and the ritual of praying for the dead is a Sunni tradition and it is carried out in several countries such as Egypt, Morocco and Yemen. To analyze this problem the author adjusts to the historical approach. The data are taken from media, books and research results related to the tradition of Tahlilan.
PERLINDUNGAN HAM BAGI MINORITAS: PERAN AMNESTY INTERNATIONAL DALAM PENGHENTIAN PROYEK DAKOTA ACCESS PIPELINE
Nadya Selma Karamy
Manarul Qur'an: Jurnal Ilmiah Studi Islam Vol 21 No 1 (2021): Juni
Publisher : LP3M Universitas Sains Al Qur'an
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32699/mq.v21i1.1916
Artikel ini menjelaskan bagaimana Amnesty International sebagai aktor transnasional berupaya menghentikan proyek Dakota Access Pipeline (DAPL). DAPL adalah jalur pipa yang dibangun oleh perusahaan minyak dan gas yang bernama Energy Transfers (ET). ET berencana membangun DAPL yang jika selesai akan memiliki panjang 1.886 km dan melewati 4 negara bagian yaitu Dakota Utara, Dakota Selatan, Iowa dan Illlinois. Permasalahan muncul ketika rute ini diungkapkan ke publik karena negara bagian Dakota merupakan tempat tinggal masyarakat asli Amerika, Standing Rock Sioux tribes. Suku Standing Rock mengatakan bahwa DAPL akan mengambil lahan milik mereka dan membuat sumber air minum mereka berisiko terkena cemaran jika jalur pipa DAPL rusak. Ini juga berarti pemerintah Amerika Serikat akan melanggar perjanjian Fort Laramie Treaty 1868 yang menjamin bahwa suku Indian dapat tinggal di tanah reservasi tanpa terganggu. Selain itu, dilanjutkannya rute DAPL artinya melanggar HAM masyarakat adat untuk mendapatkan air bersih dan kehidupan yang layak. Artikel ini akan menjelaskan bagaimana AI memobilisasi komunitas lokal dan publik terkait pelanggaran HAM pada proyek DAPL dan bagaimana AI adalah organisasi berbasis HAM yang sangat berpengaruh.
INVESTIGASI EMPIRIS PENGELOLAAN WAKAF PRODUKTIF LAHAN PERTANIAN
Slamet Wiqoyatul Munadliroh;
Aksamawanti Aksamawanti;
M. Elfan Kaukab
Manarul Qur'an: Jurnal Ilmiah Studi Islam Vol 21 No 1 (2021): Juni
Publisher : LP3M Universitas Sains Al Qur'an
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32699/mq.v21i1.1917
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa problem dan strategi nazhir wakaf produktif lahan pertanian dan bagaimana dampak pengelolaan wakaf bagi Masjid Mangkuyudho dan kemaslahatan umat. Penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif. Sumber data diperoleh dari data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara dokumentasi dan wawancara. Analisis yang digunakan adalah analisis interaktif. Kesimpulan penelitian ini: pertama dalam pengelolaan wakaf masih banyak problem yang ditemukan misalnya sumber daya manusia, masalah kelembagaan dan pentasarufan yang belum maksimal. Dengan permasalahan ini diperlukan peningkatan SDM dan pelaksanaan pasal 55 ayat (3) PP Nomor 42 Tahun 2006 tentang pembinaan nazhir oleh BWI. Semua lahan pertanian wakaf produktif dikelola oleh nadzhir dengan menerapkan strategi planing, organizing, actuating, dan controlling. Kedua pengelolaan yang dilakukan nazhir terhadap wakaf produktif di Desa Ketitang masih belum efektif sehingga hasilnya belum berkembang. Pemanfaatan dari hasil panen adalah untuk pembiayaan kebutuhan Masjid Mangkuyudho termasuk renovasi. Hasil panen juga digunakan untuk modal penanaman, perawatan dan perkembangan lahan pertanian selanjutnya. Rencana berikutnya adalah upaya memaslahatkan umat yaitu pendirian TPQ dan mengaktifkan kegiatan pengajian.
FILSAFAT AL-FARABI DALAM PRAKTEK PENDIDIKAN ISLAM
Sri Haryanto
Manarul Qur'an: Jurnal Ilmiah Studi Islam Vol 21 No 2 (2021): Manarul Qur'an
Publisher : LP3M Universitas Sains Al Qur'an
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32699/mq.v21i2.808
This research is aimed to explore al-Farabi philosophy in the practice of Islamic education. Al-Farabi is called as “the second teacher” after Aristotle due to his ability to understand Aristotle, who was known as the first teacher in philosophy. He also was the first Moslem philosopher who tried to face and intertwine classical Greek political philosophy and Islam as well as possible. He also made effort to make the philosophy understandable under the context of religions. In this regard, Al-Farabi was also considered as the one preserving intellectual tradition of al-Kindi, although with higher competence and creativity, and more complicated sophistication and freedom thinking. While al-Kindi was prominent as literally Moslem philosopher, al-Farabi was admitted as the founder of philosophy study in Islam, which has been developed ever since. He was the Second Teacher and the next highest authority after his role-model, Aristotle. He gained fame for introducing the doctrine of “The Harmony of Plato’s and Aristotle’s Thinking.” His logical knowledge capacity is adequate and he was well-known as Abu Nashr or Abu Naser among Latin philosophers. The philosophy of al-Farabi reconstructs the practice of Islamic education with the presence of integrality of naturalist nativits with empiricist. This brings together the belief that what someone has is important and the presence of empirical experience influence. In the context of learning process, a teacher might give learning experience which develop students’ potential, talents, and interests in defining themselves in time. Key words: al-Farabi philosophy, Islamic education, Harmony
AKAD QARD DALAM PEMBIAYAAN GADAI EMAS SYARIAH
Lutfan Muntaqo Muntaqo
Manarul Qur'an: Jurnal Ilmiah Studi Islam Vol 21 No 2 (2021): Manarul Qur'an
Publisher : LP3M Universitas Sains Al Qur'an
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32699/mq.v21i2.2339
Adanya lembaga-lembaga keuangan yang berbasis syariah telah menunjukkan pertumbuhan ekonomi Islam berkembang dengan cukup baik. Sepertinya halnya dengan kegiatan pembiayaan gadai emas syariah. BSM Kantor Cabang Cirebon merupakan salah satu lembaga keuangan syariah yang menggunakan akad qard untuk menjalankan kegiatan pembiayaan gadai emas syariah. Pembiayaan ini merupakan pembiayaan yang sangat membantu nasabah yang sedang membutuhkan dana dalam jangka waktu yang cepat dan dengan proses yang sangat relatif mudah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui praktik akad qard dan analisis ekonomi Islam dalam pembiayaan gadai emas syariah di Bank Syariah Mandiri Kantor Cabang Cirebon. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Pengumpulan data menggunakan langkah wawancara dan dokumentasi yang dilakukan di PT Bank Syariah Mandiri KC Cirebon. Sedangkan untuk penganalisisannya, penulis menggunakan analisis deskriptif kualitatif, yaitu berupa data secara tertulis dan lisan tentang hal-hal yang perlu diamati. Hasil dari penelitian yang dilakukan bahwa dalam praktik akad qard pada pembiayaan gadai emas syariah di Bank Syariah Mandiri Kantor Cabang Cirebon digunakan sebagai pengikat pinjaman yang diberikan oleh bank kepada nasabah. Adapun mengenai fatwa Dewan Syariah Nasional Nomor 19/DSN-MUI/IV/2001 tentang al-qard. Akad qard digunakan sebagai akad yang mengantarkan murtahin untuk memberikan pinjaman terhadap rahin. Sesuai dengan konsep kontrak gadai modern, pada dasarnya gadai syariah berjalan di atas dua akad transaksi Islam. Hal ini menjadi kekhawatiran mengandung unsur-unsur yang tidak sejalan dengan Islam. Akan tetapi, dalam konsep ekonomi Islam saat ini, dua akad dalam transaksi gadai emas syariah dianggap tidak bertentangan dengan larangan dua akad dalam satu transaksi, karena akad dilakukan secara terpisah dalam artian akad qard sebagai akad untuk pinjaman uang yang kemudian akad rahn sebagai akad untuk penyerahan barang jaminan.
PEMIKIRAN HOWARD FEDERSPIEL TERHADAP TAFSIR QUR’AN AL-KARIM KARYA MAHMUD YUNUS
yovik ir yana;
dadan rusmana;
Yayan Rahtikawati
Manarul Qur'an: Jurnal Ilmiah Studi Islam Vol 22 No 1 (2022): Juni
Publisher : LP3M Universitas Sains Al Qur'an
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32699/mq.v22i1.2371
Efforts to combine the substance of the Qur'an with composing books are also interesting to observe. Apparently, so far there are many books that have been compiled as works to mingle the Qur'an with Muslims, be it as a book of understanding, investigation. Mahmud Yunus' work in Tafsir Qur'an al-Karim is a new example or model for writing Indonesian Tafsir. And the work was studied by one of the Western figures, Howard M. Federspiel with the title Popular Indonesian Literature Of The Qur'an. The method used is descriptive-analytical method, which is trying to describe how Howard Federspiel's thoughts on Tafsir Qur'an al-Karim. The purpose of this research study is to describe or explain Howard M. Federspiel's argument in Mahmud Yunus' Study entitled Tafsir Qur'an al-Karim. The theory that will be used as an analytical tool in this paper begins with the application of the structural interpretation theory initiated by Daniel Patte. This theory underlines that there is a mutually influencing relationship between the results of one's interpretation of a text and the cultural background of the mufassir. According to Howard Periodization of the history of the interpretation of the Qur'an in Indonesia, there are three periods, one of which is in the second generation, an Indonesian figure, Mahmud Yunus, was found. He is a reformer who is quite representative in his interpretation of the Arabic text and Latin writings as well as adding clear footnotes and sources. Keywords: Mahmud Yunus, Howard Federsfiel, Qur'anic interpretation.
PENDEKATAN HERMENUTIKA DALAM STUDI PSIKOLOGI ISLAM
Sri Haryanto;
Z Sukawi
Manarul Qur'an: Jurnal Ilmiah Studi Islam Vol 22 No 1 (2022): Juni
Publisher : LP3M Universitas Sains Al Qur'an
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32699/mq.v19i2.2706
Tujuan penelitian ini untuk menggambarkan posisi hermeneutika sebagai pendekatan dalam kajian psikologi Islam. Psikologi Islam sejatinya adalah kajian tentang konsep manusia dalam al-qur’an, yang akhir-akhir ini mengalami perkembangan yang cukupp dinamis. Oleh karena perkembangan telaah psikologi islam maka memerlukan metode yang tepat agar dapat memahami psiikologi dalam perspektif Islam dengan lebih baik. Diantara metode yang untuk mengkaji dan menelaah konsep psikologi Islam adalah pedekatan hermeneutika, karena sifat metode hermeneutika yang dialogis dan dinamis. Penelitian ini, menghasilkan beberapa simpulan, pendekatan hermenetika dapat diaplikasikan sebagai metode dalam kajian psikologi Islam karena wujudnya yang berupa pemahaman atau intrepretasi atas manusia. Pendekatan hermeneutika memiliki arti penting dalam kajian psikologi Islam karena hermenetika bersifat dialogis dan dinamis sehingga berkesesuaan dengan dinamika perkembangan pemikiran dalam kajian psikologi islam