cover
Contact Name
Sri Haryanto
Contact Email
manarulquran@unsiq.ac.id
Phone
+62286-321873
Journal Mail Official
manarulquran@unsiq.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Kalibeber Km. 03 Mojotengah, Wonosobo, Jawa Tengah
Location
Kab. wonosobo,
Jawa tengah
INDONESIA
Manarul Qur'an: Jurnal Ilmiah Studi Islam
ISSN : 14127075     EISSN : 26154811     DOI : https://doi.org/10.32699/mq
Core Subject : Religion,
Manarul Quran adalah terbitan berkala ilmiah dengan nomor ISSN 1412-7075 (print), 2615-4811 (online) yang dikelola oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M) UNSIQ Jawa Tengah di Wonosobo, jurnal ini terbit sejak tahun 2001. Manarul Quran merupakan wahana desiminasi hasil riset dan kajian studi islam dengan fokus pada kajian dan hasil riset tentang Islamic Culture, Islamic Studies, Gender Studies. Al-Quran Studies, Islam and Science Integration, dan Al-Quran and Science Integration.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 129 Documents
TELAAH ATAS KONSEP MANUSIA DALAM TEORI FILSAFAT, PSIKOLOGI DAN ISLAM Haryanto, Sri
Manarul Qur'an: Jurnal Ilmiah Studi Islam Vol 23 No 2 (2023): Manarul Qur'an
Publisher : LP3M Universitas Sains Al Qur'an

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/mq.v23i2.5578

Abstract

Kajian mengenai konsep manusia telah banyak dilakukan para ahli, baik ahli filsafat, psikologi maupun ilmuwan muslim, namun kajian tentang titik temu konsepsi manusia dalam filsafat, psikologi dan Islam masih sangat terbatas. Filsafat maupun psikologi konsep yang mendasari telaahnya bersifat anthropocentrism, yang menempatkan manusia sebagai pusat dari semua pengalaman dan sebagai penentu utama dalam kehidupan. Sudut pandang ini mengangkat individu sebagai penentu tunggal (prima causa), sehingga memiliki kebebasan yang tak terbatas untuk melakukan apa yang dianggap benar. Berbeda dengan konsepsi filsafat dan psikologis, Islam memaknai manusia sebagai kreasi (mahluk) terbaik Allah swt., makhluk yang diciptakan dalam kondisi sempurna fisik, psikis, maupun kualitas insani-nya. Manusia adalah makhluk pilihan, makhluk biologis sekaligus mahluk spiritual. Dimensi fisik manusia dari saripati tanah, sementara dimensi spiritualnya adalah ruh Ilahi. Key Word: Manusia, Filsafat, Psikologi, Islam
TAFSIR MODERASI PEMAHAMAN TEKSTUAL AYAT-AYAT JIHADIS Jaelani, M Irham; Halimatussadiyah, Halimatussadiyah
Manarul Qur'an: Jurnal Ilmiah Studi Islam Vol 23 No 2 (2023): Manarul Qur'an
Publisher : LP3M Universitas Sains Al Qur'an

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/mq.v23i2.6220

Abstract

Violence is something that cannot be tolerated in life. However, they are still many who still carry out of these actions under the pretext of self-defense or in conditions that are unfavorable to one party. Radicalization now hides in the legitimacy of religious understanding which causes a problem for national security in Indonesia. In the realm of praxis, the phenomenon is also worse with the presence of religious groups that have a tendency to understand and act exclusively, explosively, and intolerant to environmental facts consisting of several religions, cultures and social. This research is an analysis of contemporary interpretation and radicalization that has become a global concern in the context of religious issues. The main objective of this research is to explore peaceful solutions to the issues of violence and radicalization. The research conducted an in-depth analysis of various relevant religious interpretations as well as empirical studies involving previously neglected narratives of violence and radicalization. The research method in this article uses the library research method, in this case collecting data and information with the help of various kinds of sources in the library such as related references, similar previous research, articles, and journals related to the problems to be discussed in this study. The data to be obtained from this research is in the form of explanations, long and complete descriptions. The Qur'an in this case becomes a peaceful solution to the conflict and radical religious understanding. The Qur'an states that diversity is a sunnatullah and diversity should be a force to build more complex harmony.
Ekspresi Spacial Tragedi Tali Kutang : Kajian Budaya Jawa dan Etika Islam Faisal, Vava Imam Agus; El Syam, Robingun Suyud
Manarul Qur'an: Jurnal Ilmiah Studi Islam Vol 23 No 2 (2023): Manarul Qur'an
Publisher : LP3M Universitas Sains Al Qur'an

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/mq.v23i2.6323

Abstract

Munculnya lagu-lagu dangdut koplo hits dengan judul tabu menjadi sukses merupakan fenomena di masyarakat yang menasioal bahkan Internasioanal. Fenomena ini mesti dilihat dari sudut pandang luas agar pro kontra dapat diminimalisir. Tulisan ini berusaha menjawab ekspresi spacial tragedi tali kutang: kajian budaya Jawa dan etika Islam. Kajian mengambil setting kualititaif deskriftif, dengan teori semiotika Roland Barthes. Hasil kajian menunjukkan bahwa tragedi tali kutang memang terkesan tidak sopan, namun hal tersebut bagian dari startegi pemasaran suapaya bombastis, menarik dan popular. Tragedi tali kutang merupakan simbol dari pemabatalan perjodohan, namun mengandung pesan moral akan pentingnya menutup aurat dimana dalam budaya Jawa dan etika Islam adalah suatu keharusan. Hal ini sekaligus menjadi kritik sosial atas gerakan anti bra. Baik budaya Jawa maupun etika Islam dalam menyikapi pembatalan perjodohan terjadi titik temu dimana jodoh merupakan hak prerogratif Tuhan, maka menerima aturan-Nya merupakan bentuk etika terbaik. Implikasi penelitian: pentingnya penyikapan dengan pendekatan budaya dan etika terhadap fenomana viral. Kajian menyarankan bagi arah penelitian masa depan yang mendalam pada area lebih spesifik.
KEPUTUSAN PEMBELIAN KOSMETIK PRESPEKTIF EKONOMI ISLAM Musfiroh, Mila Fursiana Salma
Manarul Qur'an: Jurnal Ilmiah Studi Islam Vol 24 No 1 (2024): Manarul Qur'an
Publisher : LP3M Universitas Sains Al Qur'an

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/mq.v24i1.7011

Abstract

Starting with the decision to purchase cosmetics made by female students who have not gone through the selection stage and do not meet the necessary requirements, there is a tendency to prioritize financial capabilities and the short-term effects of using cosmetic products, and the behavior of choosing or using cosmetics is often not commensurate with sufficient knowledge. regarding the selection of appropriate and safe cosmetics. Nowadays, cosmetic consumption is no longer just a necessity, but is influenced by lifestyles and desires that continue to increase and vary. However, female students' awareness of consuming halal products is still lacking and they are not aware of the positive effects. This is caused by a lack of socialization regarding products labeled halal. The aim of the research is to determine the cosmetic purchase decisions of students at the Faculty of Economics and Business (FEB) UNSIQ from an Islamic economic perspective and to determine the factors that influence FEB UNSIQ students in choosing cosmetics. The research method used in this research is a descriptive method with a qualitative approach, using qualitative descriptive data analysis techniques with stages referring to the Miles and Huberman model. The findings of this research reveal that consumer decisions for cosmetics labeled halal among FEB UNSIQ students are higher than for cosmetics that are not labeled halal in accordance with Islamic economics, although there are still some students who use or consume cosmetics that do not have a halal label. The factors that form the basis for using cosmetics for FEB UNSIQ students are personal, psychological, social and cultural. So it can be concluded that students' decisions regarding cosmetics labeled halal are in accordance with the principles of Islamic Economics because they have paid attention to the benefits and considered halal and thayyib aspects when buying cosmetics.
PENGARUH DEWAN PENGAWAS SYARIAH, STRUKTUR MODAL DAN KINERJA MAQASHID SYARIAH TERHADAP KINERJA PERBANKAN Fadilah, Fitriyana Sandra
Manarul Qur'an: Jurnal Ilmiah Studi Islam Vol 24 No 1 (2024): Manarul Qur'an
Publisher : LP3M Universitas Sains Al Qur'an

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/mq.v24i1.7484

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh dewan pengawas syariah, maqashid syariah dan leverage terhadap kinerja perbankan. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah perbankan syariah yang terrdaftar di Otoritas Jasa Keuangan periode 2016-2020. Teknik pengambilan sampel dilakukan dnegan menggunakan Teknik pusposive sampling dan diperoleh sebanyak 12 sampel perbankan dengan periode 5 tahun sehingga diperoleh sampel akhir 60. Penelitian ini diolah dengan menggunakan SPSS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dewan pengawas syariah dan maqashid syariah tidak berpengaruh terhadap kinerja perabankan, sedangkan leverage berpengaruh negatif terhadap kinerjaa perbankan.
TAFSIR KOMPREHENSIF TERHADAP AYAT-AYAT ZAKAT: KAJIAN TERHADAP ASPEK SOSIAL DAN EKONOMI DALAM AL-QUR'AN Nury, Mumammad Yuchbibun; Hamzah, Moh.
Manarul Qur'an: Jurnal Ilmiah Studi Islam Vol 24 No 1 (2024): Manarul Qur'an
Publisher : LP3M Universitas Sains Al Qur'an

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/mq.v24i1.7747

Abstract

Meskipun zakat telah menjadi bagian integral dari praktik keagamaan Muslim, implementasi dan pemahamannya masih sering mengalami tantangan, terutama dalam konteks kontemporer. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan tafsir komprehensif terhadap ayat-ayat zakat dalam Al-Qur'an, dengan fokus pada aspek sosial dan ekonomi yang terkandung di dalamnya. Selain itu, penelitian ini akan mengeksplorasi bagaimana prinsip-prinsip zakat dapat diterapkan dalam konteks modern, serta tantangan dan peluang yang ada dalam implementasi zakat sebagai instrumen kebijakan sosial dan ekonomi. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan dengan fokus pada analisis teks dan tafsir untuk mengkaji aspek sosial dan ekonomi zakat dalam Al-Qur'an. Adapun hasil penelitian ini, bahwa zakat dalam Al-Qur'an memiliki dimensi luas mencakup aspek teologis, sosial, dan ekonomi. Sebagai rukun Islam, zakat berfungsi sebagai instrumen keadilan sosial dan kesejahteraan ekonomi. Al-Qur'an menekankan zakat sebagai sarana membangun karakter dan spiritualitas melalui redistribusi kekayaan yang adil. Dalam konteks sosial, zakat berperan mengurangi kesenjangan dan memberdayakan kelompok kurang beruntung. Al-Qur'an menekankan niat tulus dalam menunaikan zakat untuk mencari ridha Allah dan memberi manfaat pada sesama. Paradigma holistik zakat dalam Al-Qur'an menyatukan dimensi spiritual dan sosial-ekonomi, relevan dalam konteks kontemporer untuk menciptakan masyarakat yang lebih adil dan sejahtera.
BUNGA BANK STUDI PEMIKIRAN TAFSIR KONTEKSTUAL ABDULLAH SAEED Husna, Annisaul; Khanifa, Nurma Khusna
Manarul Qur'an: Jurnal Ilmiah Studi Islam Vol 24 No 2 (2024): Desember
Publisher : LP3M Universitas Sains Al Qur'an

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/mq.v25i2.7809

Abstract

Perdebatan bunga bank termasuk ribā atau bukan membawa dampak pada perkembangan metode hukum dan corak pandangan pemikir muslim dalam melihat hukum ribā. Seperti halnya penafsiran Abdullah Saeed tentang bunga. Untuk menjawab pemikiran Abdullah Saeed, dalam artikel ini penulis menggunakan pendekatan dan teori historis, filosofis dan hermeneutis. Hasil Penelitiannya ialah corak tafsir Saeed dipengaruhi oleh Fazlur Rahman, bahkan Abdullah Saeed dikenal sebagai seorang Rahmanian. Hal ini disebabkan beliau menyempurnakan dan meneruskan metodologi tafsir Rahman. Salah satu metode yang digunakan Saedd dalam melihat bunga bank dan ribā tidak lain tafsir kontekstual. Hasil penelitian ini ialah Abdullah Saeed menghukumi bunga bank didasari dengan ijtihad dalam memahami historisitas ayat-ayat tentang ribā dalam Al-Qur`an (al-Rum ayat 39, an-Nisa` Ayat 160-161, Ali `Imran Ayat 130 dan al-Baqarah ayat 275-280). Pendekatan kontekstual yang digunakan Abdullah Saeed menyuguhkan mengenai pembahasan ayat ethico-legal dengan menggunakan ijtihad context-based ijtihad dengan menghubungkan teks pelarangan ribā dengan konteks sosio-historisnya. Menurut Saeed bunga bank berbeda dari ribā bahkan setuju dengan bunga bank, hal ini didasari oleh `illah dan ḥikmah yang mengarah pada konteks moral dimana tidak adanya unsur mengeksploitasi dan tidak melibatkan unsur ketidakadilan seperti apa yang pernah terjadi semasa pra-Islam saat itu.
Revolusi Digital dalam Studi Al-Qur’an: Menggali Wawasan Baru dengan Artificial Intelligence (AI) Putra, Deden Juansa
Manarul Qur'an: Jurnal Ilmiah Studi Islam Vol 24 No 2 (2024): Desember
Publisher : LP3M Universitas Sains Al Qur'an

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/mq.v25i2.8001

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi peran kecerdasan buatan (Artificial Intelligence, AI) dan teknologi digital dalam mengubah metode dan pendekatan studi Al-Qur'an di era modern. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan studi literatur, penelitian ini mengkaji penerapan AI dalam pemrosesan bahasa alami (Natural Language Processing, NLP), analisis big data, serta pembelajaran mesin dalam konteks tafsir Al-Qur'an. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI mampu meningkatkan efisiensi dan ketepatan dalam analisis teks, memahami korelasi antar ayat, serta menawarkan tafsir yang lebih kontekstual. Selain itu, AI berpotensi memfasilitasi keterlibatan publik yang lebih luas dalam studi Al-Qur'an melalui akses digital yang lebih mudah dan alat analisis yang canggih. Penelitian ini juga mengidentifikasi tantangan etis dan teologis dalam penggunaan AI, terutama terkait dengan validitas penafsiran yang dihasilkan oleh mesin serta potensi pengurangan otoritas ulama dalam proses penafsiran teks suci. Oleh karena itu, penerapan AI dalam studi Al-Qur'an harus dilakukan secara bijak, dengan memperhatikan kaidah keilmuan dan nilai-nilai etika dalam kajian Islam. Penelitian ini menyimpulkan bahwa teknologi digital dan AI memiliki potensi besar dalam memajukan studi Al-Qur'an di masa depan, dengan tetap menjaga keseimbangan antara inovasi teknologi dan pelestarian tradisi tafsir yang autentik. Perkembangan teknologi di bidang keislaman akan terus memainkan peran penting, memperkaya wawasan dan pemahaman umat Muslim terhadap Al-Qur'an di era digital yang semakin berkembang.
SAHABAT NABI DALAM PANDANGAN TAFSIR AL-QUMMI Pratomo, Hilmy
Manarul Qur'an: Jurnal Ilmiah Studi Islam Vol 24 No 2 (2024): Desember
Publisher : LP3M Universitas Sains Al Qur'an

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/mq.v25i2.8070

Abstract

ABSTRACT The background of this research is based on the importance of understanding the interpretation of the Prophet's friend in tafsir literature to enrich insight into the development of tafsirs in Islamic tradition, especially in the Shia context. The most famous of the Shiites is Abu al-Hasan Ali bin Ibrahim al-Qummi. This study aims to examine the views of Prophet Muhammad's friend in Tafsir al-Qummi. The research methods used are qualitative methods with a descriptive-analytic approach. Data was collected through library studies of Tafsir al-Qummi's texts as well as other relevant supporting literature. The analysis is done by identifying and categorizing the verses of the Qur'an that represent the views presented by al-Qummi about the Prophet Muhammad. The results of the research show that the Tafsir al-Kummi gives a specific and sometimes controversial view of some Prophet Mohammed friends. Al-Qommi often quotes the hadiths of the Shia priests, especially his own father to support his interpretation. Some friends were praised for their loyalty and contributions to Islam, while others were criticized for acts or views that were considered to deviate from the teachings of the Prophet. The conclusion of this study is that al-Qummi's interpretation reflects a typical theological perspective of the Shiite tradition on Prophet Muhammad's friend. This research has made an important contribution to understanding the dynamics of Prophet's friends' interpretation in Tafsir literature and highlights the differences between Shiite and Sunni interpretations. These findings are expected to be a reference for further research in the field of interpretation. Keywords: Companions of the Prophet, Syiah and Tafsir al-Qummi ABSTRAK Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya memahami interpretasi sahabat Nabi dalam literatur tafsir untuk memperkaya wawasan tentang perkembangan tafsir dalam tradisi Islam, khususnya dalam konteks Syiah. Kitab tafsir yang masyhur di kalangan Syiah adalah Tafsir al-Qummi karya Abu al-Hasan Ali bin Ibrahim al-Qummi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pandangan terhadap sahabat Nabi Muhammad dalam Tafsir al-Qummi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis. Data dikumpulkan melalui studi pustaka terhadap teks Tafsir al-Qummi serta literatur pendukung lainnya yang relevan. Analisis dilakukan dengan cara mengidentifikasi dan mengkategorikan ayat al-Qur’an yang merepresentasikan pandangan-pandangan yang disampaikan oleh al-Qummi mengenai sahabat Nabi Muhammad. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tafsir Al-Qummi memberikan pandangan yang spesifik dan terkadang kontroversial mengenai beberapa sahabat Nabi Muhammad. Al-Qummi sering mengutip hadis-hadis dari para Imam Syiah, terutama ayahnya sendiri untuk mendukung interpretasinya. Beberapa sahabat dipuji karena kesetiaan dan kontribusinya terhadap Islam, sementara yang lain dikritik karena tindakan atau pandangan yang dianggap menyimpang dari ajaran Nabi. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa tafsir al-Qummi mencerminkan perspektif teologis yang khas dari tradisi Syiah terhadap sahabat Nabi Muhammad. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam memahami dinamika interpretasi sahabat Nabi dalam literatur tafsir dan menyoroti perbedaan pandangan antara tafsir Syiah dan Sunni. Temuan ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi penelitian selanjutnya dalam bidang studi tafsir. Kata Kunci: Sahabat Nabi, Syiah dan Tafsir al-Qummi
Tipologi Masyarakat Islam dalam Menghadapi Tantangan Global (Telaah terhadap Fenomena Umat Menjelang Pemilu 2004) Sukawi, Z
Manarul Qur'an: Jurnal Ilmiah Studi Islam Vol 3 No 3 (2004): Manarul Qur'an
Publisher : LP3M Universitas Sains Al Qur'an

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan berbagai kecenderungan baru yang terjadi sebagaimana dimaklumi bahwa dari kondisi dunia yang semakin tak menentu dalam fase pluralisme, inklusifisme yang berbasis premordialisme ini ditandai dengan munculnya gerakan demokratisasi, liberalisasi, otonomisasi, desentralisasi, dekonsentrasi. Dalam menghadapi masalah yang sedemikian parah ini diperlukan penanganan secara serius agar tidak mengancam sendi-sendi kehidupan dan punahnya kebudayaan, peradaban serta kelestarian umat manusia. Sehingga dengan demikian muncul berbagai tawaran seperti pluralisme, inklusivisme, spiritualisme, universalisme, humanisme dan holitisisme.

Page 11 of 13 | Total Record : 129