cover
Contact Name
Hendratno
Contact Email
hendratno@unesa.ac.id
Phone
+6282234206376
Journal Mail Official
S2pendidikandasar@unesa.ac.id
Editorial Address
Gedung CPD Kampus Lidah Wetan Universitas Negeri Surabaya 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian
ISSN : -     EISSN : 24608475     DOI : http://dx.doi.org/10.26740/jrpd
Core Subject : Education,
The Journal focus and scope: Research in the field of scientific concept of basic education includes mathematics, science, social studies, civics and Indonesian.
Articles 580 Documents
PENGARUH PENERAPAN METODE KARYAWISATA SUBTEMA PENGALAMAN YANG BERKESAN TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS I SEKOLAH DASAR Yustriyana, Yustriyana; Mustaji, Mustaji; Nasution, Nasution
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Vol 5, No 3 (2019): Vol. 5 No. 3 September 2019
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpd.v5n3.p1077-1083

Abstract

ABSTRACTThe background of this research is based on the observation found in primary school of Angkasa Surabaya that the study conducted by teachers grade 1 still monotonous and less innovative. The material taught is about the experience of going to the market. The learning method in accordance with the material that is a field method. Therefore, this study aims to: (1) to analyze the effect of the application of methods of field subtema memorable experience on the students motivation grade 1 primary school. (2) to analyze the effect of the application of methods of field subtema memorable experience to the learning outcomes of students grade 1 primary school. This research uses quasi experimental research methods and implemented using a pretest - posttes design. Based on t-test results produced t value <t table is t value = 0.000 and table value = 0.05, then H0 rejected and Ha accepted. This means that (1) the application of methods of field subtema memorable experience affect motivation at school Elementary first grade students. (2) the application of methods of field subtema memorable experiences affect the learning outcomes of students grade 1 primary school.Keywords: Method of education, Motivation, Learning Outcomes, Content Experience memorable. ABSTRAK                                                                                          Latar belakang penelitian ini berdasarkan hasil observasi ditemukan di Sekolah Dasar Angkasa Surabaya bahwa pembelajaran yang dilaksanakan oleh guru kelas 1 masih monoton dan kurang inovatif. Materi yang diajarkan yaitu tentang pengalaman pergi ke pasar. Metode pembelajaran yang sesuai dengan materi tersebut yaitu metode karyawisata. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk: (1) Menganalisis pengaruh penerapan metode karyawisata subtema pengalaman yang berkesan terhadap motivasi belajar siswa kelas 1 Sekolah Dasar. (2) Menganalisis pengaruh penerapan metode karyawisata subtema pengalaman yang berkesan terhadap hasil belajar siswa kelas 1 Sekolah Dasar. Jenis Penelitian ini menggunakan eksperimen quasi dan dilaksanakan menggunakan rancangan pretest-posttes design. Hasil uji-t dihasilkan thitung < ttabel yaitu thitung = 0,000 dan ttabel = 0,05, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Hal ini berarti bahwa (1) penerapan metode karyawisata subtema pengalaman yang berkesan berpengaruh terhadap motivasi belajar siswa kelas 1 Sekola Dasar. (2) penerapan metode karyawisata subtema pengalaman yang berkesan berpengaruh terhadap hasil belajar siswa kelas 1 Sekolah Dasar.Kata Kunci: Metode Karyawisata, Motivasi Belajar, Hasil Belajar, Materi Pengalaman yang berkesan.
PENERAPAN PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DENGAN MENGGUNAKAN LINGKUNGAN PASAR UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PESERTA DIDIK DALAM MEMBANDINGKAN PASAR TRADISIONAL DAN MODERN PADA KELAS V SDN PLOSO I/72 SURABAYA Rahayu, Dian Cahya Nur Kartika
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Vol 4, No 3 (2018): Vol. 4 No. 3 September 2018
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpd.v4n3.p780-788

Abstract

ABSTRACTThis study aimed to improvement of student ability to compare traditional and modern markets 5th grade Student of SDN Ploso I/172 Surabaya after the application of problem-based learning using market environment. This research is a classroom action research (PTK). The research was conducted in two cycles, where each cycle consisting of planning, implementation, observation, and reflection. Subjects in this study 5th grade Student of SDN Ploso I/172 Surabaya in academic year 2016/2017, at about 36 students. Techniques of collecting data were used tests and observation. The techniques of data analysis used in this study is descriptive quantitative analysis. The results showed that the application of problem-based learning can improve student ability to compare traditional and modern markets 5th grade Student of SDN Ploso I/172 Surabaya. This can be seen in the results of classical completeness 56% cycle 1 and cycle 2 increased to 91.66%. This shows an increase of 35.66% classical. This increase occurred because the two researchers cycle change action by bringing learners to traditional markets and modern environment directly. Keywords: Problem-Based Learning, The Market Environment, The Ability to Compare. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatan kemampuan peserta didik dalam membandingkan pasar tradisional dan modern pada kelas V SDN Ploso I/172 Surabaya setelah penerapan pembelajaran berbasis masalah dengan menggunakan lingkungan pasar. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, dimana setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas V SDN Ploso I/172 Surabaya tahun pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 36 peserta didik. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes dan observasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatkan kemampuan peserta didik dalam membandingkan pasar tradisional dan modern pada kelas V SDN Ploso I/172 Surabaya. Hal ini dapat dilihat pada hasil ketuntasan klasikal siklus 1 sebesar 56% dan pada siklus 2 meningkat menjadi 91,66%. Ini menunjukkan terjadi peningkatan 35,66%. Peningkatan ini terjadi karena pada siklus 2 peneliti merubah tindakan dengan membawa peserta didik ke lingkungan pasar tradisional dan modern secara langsung. Kata Kunci:  Pembelajaran Berbasis Masalah, Lingkungan Pasar, Kemampuan Membandingkan.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS PENDEKATAN SAINTIFIK UNTUK MELATIHKAN KETERAMPILAN BERPIKIR DAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA PADA MATERI SIFAT CAHAYA KELAS V SD Sukoco, Sukoco
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Vol 5, No 2 (2019): Vol. 5 No. 2 Mei 2019
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpd.v5n2.p986-995

Abstract

ABSTRACTThe aims of this research is to produce a learning materials that uses a scientific approach to training thinking skills and concepts understanding. This research is a Research and Development using 4-D design. Design of implementation using one group pretest-posttest design. Development of learning materials that include lesson plans, textbook, worksheets, and evaluation sheets, all of them has been validated by two validators. The result of the learning materials validation is categorized valid and feasible to implemented in learning. The implementation result showed that: 1) adherence to learning that includes introduction, core activities, and the closure has a very good category. 2) The observation of student activities showed that the most dominant students activity is working on worksheets/experiment. 3) The results of concepts understanding test showed that the percentage of completeness students in concept understanding is 90%. 4) The results of thinking skills test showed that there are increase students thinking skills after learning with the scientific approach 5) Obstacles encountered during the learning process is time effectiveness that not good because the method used is new for the students so need to habituation. 6) The response of students to the learning materials developed indicate a positive response. The conclusions of this research is that learning materials based scientific approach developed is valid, practical, and effectively implemented to training students thinking skills and concepts understanding on the subject matter properties of light on fifth grade of elementary school. Keywords: Learning Materials, Scientific Approach, Thinking Skills, Concepts Understanding. ABSTRAK                                                                                          Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran yang menggunakan pendekatan saintifik untuk melatihkan keterampilan berpikir dan pemahaman konsep. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan menggunakan model pengembangan 4-D. Desain uji coba menggunakan one group pretest-posttest design. Pengembangan perangkat pembelajaran yang meliputi rencana pelaksanaan pembelajaran, buku ajar siswa, lembar kerja siswa, dan tes hasil belajar, semuanya telah divalidasi oleh dua orang validator. Hasil dari validasi perangkat pembelajaran berkategori valid dan layak digunakan dalam pembelajaran. Hasil uji coba menunjukkan bahwa: 1) keterlaksanaan pembelajaran yang mencakup pendahuluan, kegiatan inti, dan penutup memiliki kategori sangat baik. 2) Pengamatan aktivitas siswa menunjukkan bahwa aktivitas siswa yang paling dominan adalah mengerjakan lembar kerja siswa/melakukan eksperimen. 3) Hasil tes pemahaman konsep menunjukkan bahwa persentase ketuntasan siswa dalam pemahaman konsep sebesar 90%. 4) Hasil tes keterampilan berpikir menunjukkan bahwa terjadi peningkatan keterampilan berpikir setelah pembelajaran dengan pendekatan saintifik. 5) Hambatan yang dihadapi selama proses pembelajaran adalah efektivitas waktu yang kurang baik karena metode pembelajaran yang digunakan dianggap baru oleh siswa sehingga perlu pembiasaan. 6) Respon siswa terhadap perangkat pembelajaran yang dikembangkan menunjukkan respon positif. Simpulan yang bisa diambil pada penelitian ini adalah bahwa perangkat pembelajaran berbasis pendekatan saintifik yang dikembangkan valid, praktis, dan efektif diimplementasikan untuk melatihkan keterampilan berpikir dan pemahaman konsep siswa pada materi sifat cahaya kelas V SD. Kata-kata Kunci: Perangkat Pembelajaran, Pendekatan Saintifik, Keterampilan Berpikir, Pemahaman Konsep.
PENGARUH MEDIA GOOGLE EARTH TERHADAP HASIL BELAJAR BERDASARKAN KEAKTIFAN SISWA KELAS IV TEMA INDAHNYA NEGERIKU DI SEKOLAH DASAR Putra, Aldoko Listiaji; Kasdi, Aminuddin; Subroto, Waspodo Tjipto
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Vol 5, No 3 (2019): Vol. 5 No. 3 September 2019
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpd.v5n3.p1034-1042

Abstract

ABSTRACTThe main purpose of this research is: 1) to describe the effect of the google earth  media to student learning outcomes, 2) to describe the effect of student activeness to student learning outcomes, 3) to describe the interaction effects between  google earth media and student activeness to student learning outcomes. This research was conducted at SDN Lidah Kulon 1 Surabaya with research subjects are students of Fourth Grade Student B as the control class and Fourth Grade Student C as an experimental class of the school year 2015/2016. Type of research is experimental. The data was obtained as follows: (1) there is the effect of the google earth media to student learning outcomes. With the same test two way of anova significance value the effect cognitive ability level of 0.002<0.05, (2) there is a activeness the effect to student learning outcomes. This conclusion is drawn from the results of empirical tests using two way of anova. With the test results show the value of the activity's significant the effect to student learning outcomes of 0,023<0,05, (3) there is no interaction effect of media and activeness to student learning outcomes. This conclusion is drawn based on two way of anova showed significant value interaction effect of media and activeness to student learning outcomes of 0.547> 0.05. Based on the research, it can be concluded that: (1) google earth media have a significant effect to the learning outcomes of students, (2) activeness have a significant effect to the learning outcomes of students, (3) there is no significant effect from the interaction between the media and the activeness to student learning outcomes. Keywords: Google Earth, Activeness, Learning Outcomes. ABSTRAK                                                                                          Tujuan utama penelitian ini adalah: 1) untuk mendeskripsikan pengaruh media google earth terhadap hasil belajar siswa, 2) untuk mendeskripsikan pengaruh keaktifan siswa terhadap hasil belajar siswa, 3) untuk mendeskripsikan pengaruh interaksi antara media google earth dan keaktifan siswa terhadap hasil belajar siswa. Penelitian ini dilakukan di SDN Lidah Kulon 1 Surabaya dengan subjek penelitian adalah siswa kelas IV B sebagai kelas kontrol dan IV C sebagai kelas eksperimen tahun pelajaran 2015/2016. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian eksperimen. Data hasil penelitian yang diperoleh sebagai berikut:  1) terdapat pengaruh media google earth terhadap hasil belajar siswa. Dengan uji yang sama yakni uji anava dua jalur diperoleh nilai signifikansi pengaruh tingkat kemampuan kognitif sebesar 0,002<0,05, 2) terdapat pengaruh keaktifan terhadap hasil belajar siswa. Kesimpulan ini diambil mengacu pada hasil uji empiris menggunakan anava dua jalur. Dengan hasil uji menunjukan nilai signifikansi pengaruh keaktifan terhadap hasil belajar siswa sebesar 0,023<0,05, 3) tidak terdapat pengaruh interaksi keaktifan dan media terhadap hasil belajar siswa. Kesimpulan ini diambil berdasarkan hasil uji anava dua jalur yang menunjukan nilai signifikansi pengaruh interaksi media dan keaktifan terhadap hasil belajar siswa sebesar 0,547>0,05. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa: 1) media google earth terhadap hasil belajar siswa menunjukan terdapat pengaruh yang signifikan, 2) keaktifan terhadap hasil belajar siswa menunjukan terdapat pengaruh signifikan, 3) interaksi antara media dan keaktifan tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa. Kata Kunci : Google Earth, Keaktifan, Hasil Belajar.
PENERAPAN PEMBELAJARAN PENGAJUAN MASALAH BERBANTUAN PAPAN MAGNETIK UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN OPERASI HITUNG BILANGAN BULAT Ulfanisa, Choirun
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Vol 4, No 2 (2018): Vol. 4 No. 2 Mei 2018
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpd.v4n2.p734-740

Abstract

ABSTRACTThis research is aimed to improve student?s understanding in integer arithmetic operations through the application of learning to use problem posing with magnetic board media in 4th grade student SDN Bangsal 4 Kediri City. This research was conducted in two cycles, cycle I and cycle 2. Each cycle consisted of two meetings which the student?s activity do problem posing with magnetic board. Research data show an increase student?s understanding on integer arithmetic operations. This achievement can be seen from the class average value of the final test cycle I at 76,75 with classical completeness 72,5% and the class average value of final test second cycle of 82,13 with classical completeness 85%. Students response to the problem posing learning with the help of a magnetic board in this research were very positive. This is evident from the results of the student questionnaire consisting of 8 statement and all of them gained very positive criteria of students. Problems were found during a lesson using a problem posing with magnetic board media especially student take a long time to create questions or in examining the matter and the results of the answers that the student. Based on the analysis of data can be concluded that the problem posing learning with the magnetic board media effective to enhance student?s understanding class IV SDN Bangsal 4 Kediri City. Keywords: Problem Posing, Magnetic Board Media, Understanding, Student Response. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap operasi hitung bilangan bulat melalui penerapan pembelajaran menggunakan pengajuan masalah dengan media papan magnetik pada siswa kelas IV SDN Bangsal 4 Kota Kediri. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, yaitu siklus I dan siklus II, masing-masing siklus terdiri dari dua pertemuan dimana kegiatan siswa melakukan pengajuan masalah dengan bantuan papan magnetik. Data hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa pada operasi hitung bilangan bulat. Pencapaian ini dapat dilihat dari rata-rata kelas nilai tes akhir siklus I sebesar 76,75 dengan ketuntasan klasikal sebesar 72,5% dan rata-rata kelas nilai tes akhir siklus II sebesar 82,13 dengan ketuntasan klasikal sebesar 85%. Respon siswa terhadap pembelajaran dengan model pengajuan masalah dengan bantuan papan magnetik dalam penelitian ini sangat positif. Hal ini terlihat dari hasil angket siswa yang terdiri dari 8 pernyataan dan semuanya memperoleh kriteria sangat positif dari siswa. Kendala yang ditemukan pada saat pembelajaran menggunakan pengajuan masalah dengan media papan magnetik terutama siswa membutuhkan waktu yang lama dalam membuat soal ataupun dalam memeriksa soal dan hasil jawaban yang dibuat siswa. Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran pengajuan masalah dengan media papan magnetik efektif untuk meningkatkan pemahaman siswa Kelas IV SDN Bangsal 4 Kota Kediri. Kata Kunci: Pembelajaran Pengajuan Masalah, Media Papan Magnetik,  Pemahaman, Respon Siswa.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBING-PROMPTING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DI KELAS V SEKOLAH DASAR Hendrawan, Teguh; Kasdi, Aminuddin; Sukartiningsih, Wahyu
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Vol 5, No 3 (2019): Vol. 5 No. 3 September 2019
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpd.v5n3.p1084-1091

Abstract

ABSTRACTThis research aims to describe the effect of learning models to the student learning outcomes. This research is a type of experimental research using Probing-Prompting learning model in fifth grade elementary school.This research was conducted for 1 month with the observation stage before conducting the research. At the time of the research conducted initial tests to determine the initial state and the final tests to determine the state after the implementation of Probing-Prompting learning model. The subjects of the research were students of grade V SDN I Nglebeng. Student class V A as control class and V B as experiment class in academic year 2016/2017, while the object of research is the result of student learning. The results of this research indicated that there is influence of Probing-Prompting learning model on the results of student learning grade V SDN 1 Nglebeng. This is evident from the results of observation and data analysis is the normality test with significance value 0,506> 0,05, homogeneity test with significance value 0,866> 0,05 and T test obtained value significance influence of cognitive ability level equal to 0,006 <0,05. Based on the research, it can be concluded that Probing-Prompting Learning Model to the learning outcomes of students have a significant effect. Keywords: Experiment, Learning outcomes, Probing-Prompting Learning Model. ABSTRAK                                                                                          Penelitan ini bertujuan untuk mendiskripsikan pengaruh model pembelajaran terhadap hasil belajar siswa. Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen dengan menggunakan model pembelajaran Probing-Prompting di kelas V sekolah dasar. Penelitian ini dilakukan selama 1 bulan dengan tahap observasi sebelum melaksanakan penelitian. Pada saat penelitian dilakukan tes awal untuk mengetahui keadaan awal dan tes akhir untuk mengetahui keadaan setelah dilakukan penerapan model pembelajaran Probing-Prompting. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SDN I Nglebeng. Siswa kelas V A sebagai kelas kontrol dan V B sebagai kelas eksperimen pada tahun pelajaran 2016/2017, sedangkan objek penelitiannya adalah hasil belajar siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada pengaruh model pembelajaran Probing-Prompting terhadap hasil belajar siswa kelas V SDN 1 Nglebeng. Hal ini terbukti dari hasil observasi dan analisis data yaitu uji normalitas dengan nilai signifikansi 0,506> 0,05, uji homogenitas dengan nilai signifikansi 0,866> 0,05 dan uji T diperoleh nilai signifikansi pengaruh tingkat kemampuan kognitif sebesar 0,006< 0,05. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Probing-Prompting terhadap hasil belajar siswa menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan. Kata Kunci: Eksperimen, Hasil belajar, Model Pembelajaran Probing-Prompting.
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIDATO SISWA KELAS VI SEKOLAH DASAR NEGERI ARCA KECAMATAN SUKAMAKMUR KABUPATEN BOGOR MELALUI TEKNIK STAND UP COMEDY Sukron, Asep
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Vol 5, No 1 (2019): Vol. 5 No. 1 Januari 2019
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpd.v5n1.p875-881

Abstract

ABSTRACTThe purpose of this research was to improve the ability of public speaking?s student by using stand up comedy technique of grade sixth SDN Arca subdistrict Sukamakmur, Bogor. The subject consisted of 30 students, 12 males, 18 females. The problems in this research is the low ability of speaking?s student in therms linguistic factors or nonlingusitic factors. Besides that, the learning are not interesting, boring and the result of the learning have not reached minimum completenes criteria established by school. This study was classroom action research (CAR) it was conducted with two cycles, each cycle consisted of planning, conducting, observation, and reflection of Kemmis and Taggart Model. Related with the quality of student?s learning result by using stand up comedy technique, it showed that student?s abilities were improved. These abilities were regularity the delivery of ideas, sentence and word accuracy, fluency and naturalness, articulation and intonation, courage and trust, the precision of set up and punch line technique, the precision of one liner technique, and the precision of act out technique. The Results of research on learning cycle one, indicating that speech abilities of students through the techniques of stand up comedy has increased by 67% and the end of the second cycle of 90%. Based on data analysis, found an increased percentage of students in speech amounted to 23%. It can be concluded that learning through stand up comedy techniques to improve the ability of speech sixth grade students of SDN Arca Sukamakmur District of Bogor regency on the initial hypothesis can be accepted and proven. Key Words: Stand Up Comedy Technique, Speaking Ability of Student. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpidato melalui teknik stand up comedy pada siswa kelas VI SDN Arca Kecamatan Sukamakmur Kabupaten Bogor dengan subjek 30 siswa, terdiri atas 12 siswa laki-laki dan 18 siswi perempuan. Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya kemampuan berbicara siswa dalam hal faktor-faktor kebahasaan maupun nonkebahasaan. Di samping itu, pembelajaran kurang menarik, membosankan, dan hasil pembelajaran belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang ditetapkan oleh Sekolah. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 2 siklus, setiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi model Kemmis dan Taggart. Berkenaan dengan kualitas kemampuan berpidato anak dengan teknik stand up comedy menunjukkan bahwa kemampuan siswa dapat meningkat. Kemampuan tersebut adalah keruntutan penyampaian gagasan, ketepatan kalimat dan kata, kelancaran dan kewajaran, artikulasi dan intonasi, keberanian dan percaya, ketepatan set up dan punch line, ketepatan teknik one liner, dan ketepatan teknik act out. Hasil penelitian pada pembelajaran siklus I, menunjukkan bahwa kemampuan berpidato siswa melalui teknik stand up comedy mengalami peningkatan sebesar 67% dan akhir siklus II sebesar 90%. Berdasarkan analisis data tersebut, ditemukan persentase peningkatan siswa dalam berpidato sebesar 23%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pembelajaran melalui teknik stand up comedy untuk meningkatkan kemampuan berpidato siswa kelas VI SDN Arca Kecamatan Sukamakmur Kabupaten Bogor pada hipotesis awal dapat diterima dan terbukti.  Kata kunci: Teknik Stand Up Comedy, Kemampuan Berpidato Siswa.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN INKUIRI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PADA MATA PELAJARAN IPS MATERI MASALAH SOSIAL KELAS IV SEKOLAH DASAR Lilasari, Qurun In Evri
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Vol 5, No 2 (2019): Vol. 5 No. 2 Mei 2019
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpd.v5n2.p1009-1018

Abstract

ABSTRACTThe background of this research is the fact that there are still many teachers used device learning without innovation so the critical thinking students? ability.  The purpose of this research to describe the validity and the effectiveness of device learning and to know difference in the critical thinking ability between the students who were taught used learning inquiry with the students who were taught in a talk method. This research was conducted using research and development with 4D model Thiagarajan (1974) with control group pretest-posttest design which produces device inquiry learning such as implementation learning, students? worksheet, and the result test which reflectif the critical thinking students? ability. The subject of this research were the students of four graders of Elementary School. The instrument used in this research were validation, implementation learning observation sheet, student activity sheet, and test. The validation results show device learning was 4.3 with very valid category. The learning implementation got a percentage of 88.5% which shows very good category, the students activity got a percentage of 87.97% which shows very good category and test got 80.16 > 75 which show increased. So, the development device learning can be taken effective. A difference in the critical thinking ability between the students who were taught used learning inquiry with the students who were taught in a talk method with T-Test got the significance was 0.031 < 0.05. Keyword: Device Learning, Inquiry Learning, Critical Thinking. ABSTRAK                                                                                          Latar belakang penelitian ini berawal dari guru yang menggunakan perangkat pembelajaran yang sudah ada tanpa adanya inovasi. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan validitas dan keefektifan perangkat pembelajaran serta mengetahui perbedaan kemampuan berpikir kritis antara kelompok siswa yang diajarkan menggunakan pembelajaran inkuiri dengan kelompok siswa yang diajarkan menggunkan metode ceramah.Jenis penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model 4D Thiagarajan (1974) dengan control group pretest-posttest design yang menghasilkan perangkat pembelajaran inkuiri meliputi rencana pelaksanaan pembelajaran, lembar kerja siswa, dan tes hasil belajar yang mencerminkan kemampuan berpikir kritis. Subjek penelitian yaitu siswa kelas IV Sekolah Dasar. Instrumen penelitian berupa lembar validasi perangkat, lembar pengamatan keterlaksanaan rencana pelaksanaan pembelajaran, lembar pengamatan aktivitas siswa, dan tes.Berdasarkan hasil validasi diperoleh skor perangkat pembelajaran yaitu 4.3 dengan kategori sangat valid. Keterlaksanaan rencana pelaksanaan pembelajaran memperoleh 88.5% dengan kategori sangat baik, aktivitas siswa sebesar 87.97% dengan kategori sangat baik serta tes memperoleh nilai sebesar 80.16 >75 yang berarti mengalami peningkatan. Maka perangkat pembelajaran yang dikembangkan dikatakan efektif. Ada perbedaan kemampuan berpikir kritis antara kelompok siswa yang diajarkan menggunakan perangkat pembelajaran inkuiri dengan kelompok siswa yang diajarkan menggunakan metode ceramah dengan Uji T diperoleh taraf signifikasi sebesar 0.031 < 0.05. Kata Kunci: Perangkat Pembelajaran, Pembelajaran Inkuiri, Berpikir Kritis.
ETNOMATEMATIKA PASURUAN: EKSPLORASI GEOMETRI UNTUK SEKOLAH DASAR PADA MOTIF BATIK PASEDAHAN SUROPATI Ulum, Bakhrul
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Vol 4, No 2 (2018): Vol. 4 No. 2 Mei 2018
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpd.v4n2.p686-696

Abstract

ABSTRACTThis research aims to explore and describe the ethnomathematics on Pasuruan society from the concept of geometry for elementary school on the Pasedahan Suropati batik motive, the philosophical meaning of it, and the alternative usage in teaching geometry in primary school. This research is a qualitative research with ethnographic approach, in wich the technique of collecting a literature study, observation, interviews, fields note, and documentation. Based on the data collecting, there are 6 kinds of Pasedahan Suropati batik in Pasuruan, they are Suruh Leaves motive, Podang Bird motive, Harmoni Built motive, Tembikar motive, Phoniex Bird motive, and Mangrove motive. The meaning of Pasedahan Suropati batik philosophically is Untung Suropati is very wise person, so people who wear this Pasedahan Suropati batik is expected has a wise attitude Untung Suropati. The concept of geometry of elementary school on Pasedahan Suropati batik motive is the concept of point, straight lines, curved lines, zig-zag lines, high lines, parallel lines, angels, triangle, rectangle, oval, and fold symmetry. Thus, the geometry concept of Pasedahan Suropati batik motive in elementary school, can be used in learning geometry such as the introduction of line, the introduction of the angle, and the introduction of shape.  Keywords: Ethnomathematics, geometry, Pasedahan Suropati batik. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menggali dan mendeskripsikan etnomatematika yang ada pada masyarakat Kota Pasuruan yang dilihat dari konsep geometri untuk sekolah dasar yang terdapat pada motif batik Pasedahan Suropati, makna filosofis yang terkandung di dalamnya, serta alternatif penggunaannya dalam pembelajaran geometri di sekolah dasar. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi, yang mana teknik pengumpulan datanya dilakukan dengan cara studi kepustakaan, observasi, wawancara, catatan lapangan, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil pengumpulan data penelitian diperoleh 6 jenis motif batik Pasedahan Suropati yang ada di Kota Pasuruan, yaitu motif Daun Suruh, motf Burung Podang, motif Gedung Harmoni, motif Tembikar, motif Burung Phoenix, dan motif Mangrove. Secara filosofis batik Pasedahan Suropati memiliki makna bahwa Untung Suropati adalah orang yang sangat bijaksana, jadinya orang yang memakai batik Pasedahan Suropati diharapkan memiliki sifat bijaksana laksana Untung Suropati. Konsep geometri untuk sekolah dasar yang ada pada motif batik Pasedahan Suropati adalah konsep titik, garis lurus, garis lengkung, garis zig-zag, garis tinggi, garis sejajar, sudut, segitiga, persegipanjang, oval, dan simetri lipat. Dengan demiian, motif batik Pasedahan Suropati yang memiliki konsep geometri untuk sekolah dasar, tentunya dapat digunakan dalam pembelejaran geometri seperti pada pengenalan garis, pengenalan sudut, dan pengenalan bangun datar sederhana. Kata Kunci: Etnomatematika, geometri, batik Pasedahan Suropati.
PENGARUH PEMBELAJARAN PENGAJUAN MASALAH BERBANTUAN MEDIA KANCING TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN OPERASI HITUNG PECAHAN SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR Suarlan, Lita Dini Anggraeni
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Vol 4, No 3 (2018): Vol. 4 No. 3 September 2018
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpd.v4n3.p847-857

Abstract

ABSTRACTThe research aimed is to describe and analyze: (1) increase the ability of students fractional arithmetic operation, (2) problem posing ability students, (3) students responses, and (4) implementing of teacher in the learning activity, when the learning problem posing by using buttons media on material fractional arithmetic operations in grade 4 elementary school of SD Negeri Telaga Asih 03 Bekasi district. The research was using Quasi Eksperimental design pattern with The Nonequivalent Pretest-Posttest Control Group Design. Data collection techniques were using test and non test techniques. Data obtained through the technique of statistical test were analyzed by Independent T-test trials using aid SPSS 24.0 for Windows. The research result show that: (1) n-gain score fractional arithmetic operation ability of students of two classes gain significancy value 0,000 ? 0,05, than the hypothesis of fractional arithmetic operation capability experimental class students who apply problem posing learning by using buttons media better than the fractional arithmetic operation capability control class that implements conventional learning be accepted, (2) the average score of students posttest problem posing ability experimental class students at 14,87 with medium qualifying better than the average score of posttest problem posing ability control class at 10,10 with low qualifications, (3) the percentage of students response to the learning reached 88.27% categorized as very positive, (4) the percentage of teacher implementing in the learning activity reached 97.1% with very good categories.Based on data analysis can be concluded that the Problem Posing Learning by Using Buttons Media can improve students fractional arithmetic operations and effectively applied to the material fractional arithmetic operations in the 4th grade of primary school. Keywords: Problem Posing Learning, Buttons Media, Fractional Arithmetic Operation Capability. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis: (1) peningkatan kemampuan operasi hitung pecahan siswa, (2) kemampuan pengajuan masalah siswa, (3) tanggapan siswa, dan (4) aktivitas guru dalam melaksanakan pembelajaran, saat pembelajaran pengajuan masalah berbantuan media kancing pada materi operasi hitung pecahan di kelas IV Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan pola rancangan Quasi Eksperimental dengan desain penelitian The Nonequivalent Pretest-Posttest Control Group Design. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes dan non tes. Teknik tes digunakan untuk mengukur peningkatan kemampuan operasi hitung dan kemampuan pengajuan masalah siswa dengan instrumen berupa pretest dan posttest. Teknik non tes digunakan untuk mengetahui tanggapan siswa dengan instrumen berupa angket serta untuk mengetahui aktivitas guru dalam melaksanakan pembelajaran dengan instrumen berupa lembar observasi. Data yang diperoleh melalui teknik tes kemudian dianalisis statistik dengan uji Independent Sample T-test menggunakan bantuan SPSS 24.0 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) skor n-gain kemampuan operasi hitung pecahan siswa dari kedua kelas memperoleh nilai signifkansi 0,000 < 0,05, sehingga hipotesis kemampuan operasi hitung pecahan siswa kelas eksperimen yang menerapkan pembelajaran pengajuan masalah berbantuan media kancing lebih baik dibandingkan dengan kemampuan operasi hitung pecahan siswa kelas kontrol yang menerapkan pembelajaran konvensional dapat diterima, (2) rata-rata skor posttest kemampuan pengajuan masalah siswa kelas eksperimen sebesar 14,87 dengan kualifikasi sedang lebih baik dibandingkan dengan rata-rata skor posttest kemampuan pengajuan masalah siswa kelas kontrol sebesar 10,10 dengan kualifikasi rendah, (3) persentase respon siswa terhadap pembelajaran  mencapai 88,27% dengan kategori sangat positif, (4) persentase aktivitas guru dalam melaksanakan pembelajaran mencapai 97,1% dengan kategori sangat baik. Berdasarkan analisis data dapat disimpulkan bahwa pembelajaran pengajuan masalah berbantuan media kancing dapat meningkatkan kemampuan operasi hitung pecahan siswa dan efektif diterapkan pada materi operasi hitung pecahan di kelas IV Sekolah Dasar. Kata Kunci: Pembelajaran Pengajuan Masalah, Media Kancing, Kemampuan Operasi Hitung Pecahan.

Filter by Year

2015 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 11 No. 1 (2025): Vol. 11 No.1 Februari 2025 Vol. 10 No. 3 (2024): Vol. 10 No. 3 September 2024 Vol. 10 No. 2 (2024): Vol. 10 No. 2 Mei 2024 Vol. 10 No. 1 (2024): Vol. 10 No. 1 Januari 2024 Vol. 9 No. 3 (2023): Vol. 9 No. 3 September 2023 Vol. 9 No. 2 (2023): Vol. 9 No. 2 Mei 2023 Vol. 9 No. 1 (2023): Vol. 9 No. 1 Januari 2023 Vol. 8 No. 3 (2022): Vol. 8 No. 3 September 2022 Vol. 8 No. 2 (2022): Vol. 8 No. 2 Mei 2022 Vol. 8 No. 1 (2022): Vol. 8 No. 1 Januari 2022 Vol. 7 No. 1 (2021): Vol. 7 No. 1 Januari 2021 Vol. 7 No. 3 (2021): Vol. 7 No. 3 September 2021 Vol. 7 No. 2 (2021): Vol. 7 No. 2 Mei 2021 Vol 7, No 2 (2021): Vol. 7 No. 2 Mei 2021 Vol 7, No 1 (2021): Vol. 7 No. 1 Januari 2021 Vol. 6 No. 3 (2020): Vol. 6 No. 3 September 2020 Vol 6, No 3 (2020): Vol. 6 No. 3 September 2020 Vol. 6 No. 2 (2020): Vol. 6 No. 2 Mei 2020 Vol 6, No 2 (2020): Vol. 6 No. 2 Mei 2020 Vol. 6 No. 1 (2020): Vol. 6 No. 1 Januari 2020 Vol 6, No 1 (2020): Vol. 6 No. 1 Januari 2020 Vol 5, No 3 (2019): Vol. 5 No. 3 September 2019 Vol. 5 No. 3 (2019): Vol. 5 No. 3 September 2019 Vol 5, No 2 (2019): Vol. 5 No. 2 Mei 2019 Vol. 5 No. 2 (2019): Vol. 5 No. 2 Mei 2019 Vol 5, No 1 (2019): Vol. 5 No. 1 Januari 2019 Vol. 5 No. 1 (2019): Vol. 5 No. 1 Januari 2019 Vol. 4 No. 3 (2018): Vol. 4 No. 3 September 2018 Vol 4, No 3 (2018): Vol. 4 No. 3 September 2018 Vol. 4 No. 2 (2018): Vol. 4 No. 2 Mei 2018 Vol 4, No 2 (2018): Vol. 4 No. 2 Mei 2018 Vol. 4 No. 1 (2018): Vol. 4 No. 1 Januari 2018 Vol 4, No 1 (2018): Vol. 4 No. 1 Januari 2018 Vol 3, No 3 (2017): Vol. 3 No. 3 September 2017 Vol. 3 No. 3 (2017): Vol. 3 No. 3 September 2017 Vol. 3 No. 2 (2017): Vol. 3 No. 2 Mei 2017 Vol 3, No 2 (2017): Vol. 3 No. 2 Mei 2017 Vol 3, No 1 (2017): Vol. 3 No. 1 Januari 2017 Vol. 3 No. 1 (2017): Vol. 3 No. 1 Januari 2017 Vol. 2 No. 3 (2016): Vol. 2 No. 3 September 2016 Vol. 2 No. 2 (2016): Vol. 2 No. 2 Mei 2016 Vol. 2 No. 1 (2016): Vol. 2 No. 1 Januari 2016 Vol 2, No 3 (2016): Vol. 2 No. 3 September 2016 Vol 2, No 2 (2016): Vol. 2 No. 2 Mei 2016 Vol 2, No 1 (2016): Vol. 2 No. 1 Januari 2016 Vol 1, No 1 (2015): Vol. 1 No. 1 September 2015 Vol. 1 No. 1 (2015): Vol. 1 No. 1 September 2015 More Issue