cover
Contact Name
Hendratno
Contact Email
hendratno@unesa.ac.id
Phone
+6282234206376
Journal Mail Official
S2pendidikandasar@unesa.ac.id
Editorial Address
Gedung CPD Kampus Lidah Wetan Universitas Negeri Surabaya 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian
ISSN : -     EISSN : 24608475     DOI : http://dx.doi.org/10.26740/jrpd
Core Subject : Education,
The Journal focus and scope: Research in the field of scientific concept of basic education includes mathematics, science, social studies, civics and Indonesian.
Articles 580 Documents
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS IV SD PADA SUBTEMA KEINDAHAN ALAM NEGERIKU Wariyanti, Ari
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Vol 5, No 2 (2019): Vol. 5 No. 2 Mei 2019
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpd.v5n2.p1019-1024

Abstract

ABSTRACTThis research aims to know the effect of inquiry learning model toward critical thinking skill and learning result of fourth grade student of Elementary School. The type of research is experiment research with form of research is pretest-posttest control group design. The research data was obtained as follows:  the ttest score (13,539) > ttable (1,686) and mean score in experiment class is 91,2500 higher than the critical thinking skills of students in the control class 57,7083. So, there are effect of inquiry learning model toward student’s critical thinking skill. As for the second hypothesis testing was shown with ttest score (4,459) > ttable (1,686) with mean score in experiment class is 87,5000 higher than student’s learning results in control class 75,7500. So, there are effect of inquiry learning model to student’s learning result. Based on the discussion of research results, it can be concluded that inquiry learning model has an effect to student’s critical thinking skills and student’s learning result in significant. Keywords: Inquiry Learning Model, Critical Thinking Skills, Learning Result. ABSTRAK                                                                                          Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran inkuiri terhadap kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa kelas IV SD.  Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian eksperimen dengan desain penelitian pretest-posttest control group design. Data hasil penelitian yang diperoleh sebagai berikut: nilai thitung (13,539) > ttabel (1,686) dan nilai mean pada kelas eksperimen sebesar 91,2500 lebih tinggi dibandingkan dengan kemampuan berpikir kritis  siswa pada kelas kontrol yaitu sebesar 57,7083. Jadi, ada pengaruh model pembelajaran inkuiri terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Sedangkan untuk pengujian hipotesis kedua menunjukkan nilai thitung (4,459) > ttabel (1,686) dengan nilai mean pada kelas eksperimen sebesar 87,5000 lebih tinggi dibandingkan dengan hasil belajar siswa pada kelas kontrol yaitu 75,7500. Jadi, ada pengaruh model pembelajaran inkuiri terhadap hasil belajar siswa. Berdasarkan diskusi hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran inkuiri berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis siswa dan hasil belajar siswa secara signifikan. Kata-kata Kunci: model pembelajaran inkuiri, kemampuan berpikir kritis, hasil belajar.
PENERAPAN PEMBELAJARAN INKUIRI DENGAN MEDIA GAMBAR BERSERI UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS IV SD KARANGTENGAH BARU KECAMATAN IMOGIRI KABUPATEN BANTUL Fajrin, Diah Nur Puspa
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Vol 4, No 2 (2018): Vol. 4 No. 2 Mei 2018
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpd.v4n2.p653-663

Abstract

ABSTRACTThis research aims to increase student activity and learning outcomes of social studies in Karangtengah Baru Elementary School Grade IV Subdistrict Imogiri District Bantul through the application of inquiry learning by using flow chart media. This type of research is a classroom action research which is held in three cycles.each cycle conducted through planning, action, observation, and reflection. This research was conducted in the second semester of the school year 2016/2017 in Karangtengah Baru Elementary School Grade IV Subdistrict Imogiri District Bantul with subject 22 students. Data collection techniques used in this research by using observation, test and documentation and The result of the research shows the improvement of teacher activity, students activity and students achievement. Teacher activity in the first cycle reach percentage on 71,86%, improving in the second cycle to 81,90% and increase to 85,83% on the third cycle. Students activity in the first cycle reach percentage on 71,86%, improving in the second cycle to 81,90% and the third cycle on 85,83%. Student learning outcomes showed that in the first cycle an average 74,41 students with reach percentage of achievement on 72,72% or 16 students completed and 6 students uncompleted. In the second cycle with average of 78,32, percentage of achievement on 77,27% or 17 students completed and 5 students did not completed the study. Increase at third cycle with an average of 82,63, reach percentage of achievement on 86,36% or 19 students completed and 3 students did not completed the study. Based on data analysis, it can be concluded that the application of inquiry learning by using flow chart media can increase the activity and learning outcomes of social studies grade IV in Karangtengah Baru Elementary School Grade IV Subdistrict Imogiri District Bantul. Keywords: Flow Chart, Inquiry Learning, Learning Outcomes of Social Studies and Student Activit. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan aktivitas dan hasil belajar IPS siswa kelas IV SD Karangtengah Baru Kecamatan Imogiri Kabupaten Bantul menggunakan model pembelajaran inkuiri dengan media gambar berseri. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam tiga siklus. Setiap siklus dilakukan empat tahapan yaitu: perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Karangtengah Baru Imogiri Tahun Ajaran 2016/2017 yang berjumlah 22 siswa. Tekhnik pengumpulan data dalam penelitian ini melalui observasi, tes hasil belajar IPS dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan aktivitas guru, aktivitas siswa dan hasil belajar yang dicapai siswa.  Hal ini dapat dilihat dari pencapaian aktivitas guru sebesar 73,62% pada siklus I menjadi 84,10% pada siklus II dan meningkat menjadi 87,50% pada siklus III. Aktivitas siswa dalam pembelajaran siklus I mencapai persentase keberhasilan sebesar 71,86%, meningkat pada siklus II menjadi 81,90% dan siklus III sebesar 85,83%. Hasil belajar siswa menunjukkan nilai rata-rata 74,41 dengan persentase ketuntasan klasikal sebesar 72,72% atau 16 siswa tuntas dan 6 siswa tidak tuntas. Hasil belajar siswa pada siklus II meningkat dengan nilai rata-rata 78,32% dan persentase ketuntasan klasikal sebesar 77,27%, 17 siswa tuntas dan 5 siswa tidak tuntas, meningkat pada siklus III dengan rata-rata nilai siswa 82,63, persentase ketuntasan klasikal 86,36% atau 19 siswa tuntas dan 3 siswa tidak tuntas. Berdasarkan hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran inkuiri dengan media gambar berseri dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPS kelas IV SD Karangtengah Baru Kecamatan Imogiri Kabupaten Bantul. Kata Kunci: Aktivitas Siswa, Hasil Belajar IPS, Media Gambar Berseri,  Pembelajaran Inkuiri
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH PADA MATERI KUBUS DAN BALOK DI KELAS IV SEKOLAH DASAR Wulan, Budhi Rahayu Sri
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Vol 1, No 1 (2015): Vol. 1 No. 1 September 2015
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpd.v1n1.p1-5

Abstract

AbstrakPembelajaran berbasis masalah merupakan model pembelajaran siswa pada masalah autentik (nyata) yang dapat melatih keterampilan berpikir dan memiliki penguasaan konsep yang baik. Materi kubus dan balok merupakan salah satu topik matematika yang banyak menggunakan masalah kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk (1) menghasilkan perangkat pembelajaran yang berkualitas baik pada materi kubus dan balok dengan pembelajaran berbasis masalah, (2) mendeskripsikan keefektifan pembelajaran berbasis masalah pada materi kubus dan balok. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang mengikuti rancangan 4-D model dari Thiagarajan (1974) yaitu terdiri atas tahap pendefinisian, perancangan, dan pengembangan. Pada penelitian ini, data diperoleh dari hasil penilaian perangkat oleh para validator, hasil observasi aktivitas siswa, kinerja siswa, nilai tes hasil belajar, dan angket respon siswa. Hasil pengembangan perangkat memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif. Penilaian validator terhadap RPP berkategori baik, pengelolaan pembelajaran berkategori baik, aktivitas siswa efektif yaitu 95% siswa melakukan kegiatan sesuai dengan RPP, kinerja siswa dalam kategori memuaskan, Tes hasil belajar siswa mempunyai validitas minimal sedang, reliabilitas sedang, dan sensitivitas baik. Ketuntasan siswa pada kelas uji coba mencapai 91,67% sedangkan pada kelas uji keefektifan mencapai 89,74%. Respon siswa terhadap pembelajaran positif. Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran berbasis masalah pada materi kubus dan balok efektif. Kata Kunci: Pengembangan perangkat, Pembelajaran Berbasis Masalah, Materi kubus dan balok
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK DALAM MATA PELAJARAN IPS BAGI SISWA KELAS IV DI SEKOLAH DASAR Setyowati, Dessy
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Vol 4, No 2 (2018): Vol. 4 No. 2 Mei 2018
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpd.v4n2.p715-725

Abstract

ABSTRACTThis research aim to produce a student’s worksheet by using project based learning model which is feasible, practical, and effective to improve learning outcomes. Type of this research is reflective, recursive, and develomment (R2D2). Based on the data we collected, student’s worksheet as well as its support devices is feasible. Concerning implementation student’s worksheet, the developed student’s worksheet is practical. Field test results on student’s worksheet in the independent output of test sample showed that t calculation < t table (-5.427<-2.016) and P value (0.000 <0.05). Therefore in accordance with the decision making basis in t-test then alternative hypothesis is accepted. So it can be concluded that student’s worksheet by using project based learning model is feasible, practical, and effective to used to improve the learning outcomes in subject of social science for the fourth grade in elementary school. Keywords : Effectively, Feasibility, Practicatily, Project Based Learning Model,                    Student’s Worksheet. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan menghasilkan lembar kerja peserta didik dengan menggunakan model pembelajaran berbasis proyek yang layak, praktis, dan efektif untuk meningkatkan hasil belajar dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial kelas IV di sekolah dasar. Jenis penelitian ini adalah pengembangan dengan menggunakan prosedur pengembangan Reflective, Recursive, Design and Development (R2D2). Berdasarkan data yang telah dikumpulkan, maka lembar kerja beserta perangkat pendukungnya dinyatakan layak. Ditinjau dari keterlaksanaan, maka lembar kerja peserta didik dikatakan praktis. Hasil uji lapangan pada output Independent Sample T-test nilai –t hitung<-t tabel (-5,427<-2,016) dan P value (0,000<0,05), maka sesuai dasar pengambilan keputusan dalam Uji T-Test maka Hipotesis alternatif diterima. Jadi dapat disimpulkan bahwa LKPD dengan menggunakan model pembelajaran berbasis proyek efektif. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa lembar kerja peserta didik dengan menggunakan model pembelajaran berbasis proyek layak, praktis, dan efektif digunakan untuk meningkatkan hasil belajar dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial kelas IV di Sekolah Dasar Kata Kunci: Efektif, Layak, Lembar Kerja Peserta Didik, Model Pembelajaran                     Berbasis Proyek, Praktis.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN TERPADU TIPE WEBBED FOKUS IPA DENGAN TEMA “MASYARAKAT TANEYAN LANJHANG” PADA SEKOLAH DASAR DI KABUPATEN SUMENEP Dewi, Ike Yuli Mestika
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Vol 3, No 1 (2017): Vol. 3 No. 1 Januari 2017
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpd.v3n1.p364-371

Abstract

ABSTRAKPengembangan potensi siswa Sekolah Dasar dengan pembelajaran yang terpisah, masih memunculkan masalah yang serius dalam menghasilkan kualitas pembelajaran. Model pembelajaran yang kurang menarik dianggap sebagai hambatan utama dalam memotivasi anak dalam melaksanakan proses pembelajaran. Pengembangan perangkat pembelajaran terpadu tipe webbed dengan tema “Masyarakat Taneyan Lanjhang” dapat dijadikan sebagai solusi yang tepat dalam menjawab problem tersebut, sehingga pembelajaran terpadu tipe webbed ini dapat digunakan sebagai model pembelajaran yang bisa mendorong tumbuhnya minat belajar siswa lebih maksimal.Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan perangkat pembelajaran terpadu tipe webbed fokus IPA pada pokok bahasan perilaku manusia terhadap lingkungan, sumber daya alam (SDA), dan siklus air, yang menggambarkan tentang validitas (perangkat pembelajaran), kepraktisan (keterlaksanaan pembelajaran), dan keefektifan (aktivitas siswa, respon siswa, ketuntasan hasil belajar siswa, serta kendala yang dihadapi selama proses pembelajaran). Penelitian ini dilaksanakan dengan beberapa tahapan. Pertama, tahap pengembangan perangkat pembelajaran terpadu yang dilaksanakan dengan mengadopsi model pengembangan pembelajaran 4-D, diantaranya Define, Design, Develop, dan Dissiminate. Kedua, tahap penelitian terhadap perangkat pembelajaran di SDN Pajagalan II Kabupaten Sumenep (ujicoba 1 dan replikasi I), dan SDN Andulang Kecamatan Gapura Kabupaten Sumenep (replikasi II).Hasil analisis dalam penelitian ini menghasilkan beberapa temuan, antara lain: perangkat dan instrumen pembelajaran yang dikembangkan rata-rata memiliki skor yang valid dengan katagori baik. Keterlaksanaan RPP secara umum dikatagorikan baik dan aktivitas siswa menunjukkan katagori baik. Kemudian, respon siswa juga cukup positif terhadap pelaksanaan pembelajaran, sehingga hasil belajar siswa dikatagorikan tuntas dan mengalami peningkatan. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan perangkat pembelajaran terpadu tipe webbed fokus IPA ini dikatagorikan baik dan dapat digunakan.Kata kunci: Pembelajaran terpadu tipe webbed, Pengembangan perangkat, Sekolah Dasar
PENGARUH PENDEKATAN SAINTIFIK TERHADAP AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS VI SD INPRES BERTINGKAT LABUANG BAJI MAKASSAR Hardiyati, Hardiyati; Kune, Syarifuddin; Khaeruddin, Khaeruddin
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Vol 6, No 1 (2020): Vol. 6 No. 1 Januari 2020
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpd.v6n1.p79-86

Abstract

ABSTRACTThis Study aimed to determine the influence of scientific approach on learning activities and learning outcomes under plant characteristics topic at the grade VI  students of SD Inpres Labuang Baji Makassar. This type of research was an exprimental model using a pre-Experimental design in the form of one group pretest and post-test design.the samples of this study were 29 students. Data collection were observations tests, and documentation,while the research data were analyzed descriptively and infrentially by t test. The outcomes of science students in grade VI sd Inpres Labuang Baji .Based on the average post test results, the average science learning outcomes after applying the scientific approach are higher that the average pretest results before the scientific approach application. The average pretest obtained before applying the scientific approach is 42,41%., after having treatment with a scientific approach, the average posttest score is 85,06%. The number of class improves based on the pretest and posttest scores is 42,65%.Keywords: Scientifi, learning activities and results, Science ABSTRAK                                                                                          Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  pengaruh pendekatan saintifik terhadap aktivitas dan hasil belajar IPA Ciri khusus Yang dimiliki oleh tumbuhan pada siswa kelas VI SD Inpres Labuang baji Jenis penelitian ini merupakan model eksperimen menggunakan Desain Pre-Eksperimental dengan bentuk One Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas VI SD Inpres Labuang Baji yang berjumlah 29 siswa Data yang dikumpulkan menggunakan observasi, tes dan dokumentasi, sedangkan data hasil penelitian dianalisis secara deskriptif dan inferensial dengan uji t. Hasil penelitan menunjukkan bahwa penggunaan pendekatan saintifik dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas VI SD Inpres Labuang Baji . Berdasarkan rata-rata hasil posttest diperoleh rata-rata posttest hasil belajar IPA setelah diterapkan Pendekatan saintifik  lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata hasil pretest sebelum diterapkan pendekatan saintifik  Rata-rata pretest yang diperoleh sebelum diterapkan pendekatan saintifik yaitu  42,41 %. Setelah dilakukan tindakan dengan perlakuan pendekatan saintifik, maka diperoleh rata-rata nilai posttest yaitu 85,06.% .Jumlah peningkatan kelas berdasarkan nilai pretest dan posttest sebesar 42,65%.Kata Kunci : Saintifik, Aktivitas dan hasil belajar, IPA
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS MATERI PERKEMBANGAN TEKNOLOGI KELAS IV SDN KLUWIH 02 BANDAR BATANG Trapsilo, Budi
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Vol 2, No 1 (2016): Vol. 2 No. 1 Januari 2016
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpd.v2n1.p112-117

Abstract

Penelitian ini berawal dari rendahnya hasil belajar siswa kelas IV SDN Kluwih 02 Bandar Batang. Hal ini yang melatar belakangi peneliti untuk melakukan penelitian dengan menggunakan pendekatan saintifik. Pendekatan saintifik ini menekankan pentingnya langkah-langkah dalam pembelajaran, Melalui pendekatan saintifik pembelajaran menjadi berkualitas, karena pembelajarannya diarahkan untuk memandu siswa untuk memecahkan masalah melalui kegiatan perencanaan yang matang, pengumpulan data yang cermat, dan analisis data yang teliti untuk menghasilkan sebuah kesimpulan. Jenis penelitian yang dilaksanakan merupakan penelitian tindakan kelas (Classroom Action Reseach) dalam tiga siklus yang dilakukan secara kolaboratif dengan guru kelas IV. Teknik pengumpulan data yang digunakan  adalah observasi untuk mengetahui aktivitas guru, aktivitas siswa, dan hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan bahwa (1) aktivitas guru pada siklus I, persentase keberhasilannya adalah sebesar 75%, meningkat pada siklus II menjadi 92%, dan meningkat pada siklus III menjadi 96%. (2) aktivitas siswa pada siklus I, persentase keberhasilannya adalah sebesar 66,7%, meningkat pada siklus II menjadi 89,5%, dan meningkat pada siklus III menjadi 95,8%. (3) hasil belajar pada siklus I, persentase keberhasilannya adalah sebesar 67%, meningkat pada siklus II menjadi 86%, dan meningkat pada siklus III menjadi 95 %. Berdasarkan hasil analisis data terdapat hubungan yang erat antara aktivitas guru, aktivitas siswa, dan hasil belajar. Semakin meningkat aktivitas guru dan aktivitas siswa semakin meningkat pula hasil belajar yang diperoleh siswa.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TALKING CHIPS TERHADAP KETERAMPILAN SOSIAL DAN HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR Ainiyah, Nur
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Vol 5, No 1 (2019): Vol. 5 No. 1 Januari 2019
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpd.v5n1.p868-874

Abstract

ABSTRACTThe aims of this research is to know the effect of cooperative learning model of talking chips to social skill fourth grade student of Elementary School and to know the effect of cooperative learning model of talking chips to learning outcomes of Social Studies fourth grade student of Elementary School. The subject of this research is fourth grade student in SDN Kedungsumur I as control class and fourth grade student in SDN Kedungsumur III as experiment class school year 2015/2016. In this research using quasi experimental design with form of research is nonequivalent control group design. The research data was obtained as follows: social skills of student in pretest at experiment class there is nothing different with control class. This condition was shown with thitungscore (0.613) < ttabel (1.686) with mean score in experiment class is 58.3500 in control class 57.0500. While social skills of student in posttest at experiment class there is different with control class. This condition was shown with thitungscore (14.081) > ttabel (1.686) with mean score in experiment class is 86.5500 and in control class 63.3500. So, there are effect of the cooperative learning model of talking chips to social skills of student. After that for second hypothesis testing was showed that student learning outcomes in pretest at experiment class there is nothing different with control class. This condition was shown with thitung score (0.968) < ttabel (1.686) with mean score in experiment class is 60.7000 and in control class is 57.3500. While student learning outcomes in posttest at experiment class there is different with control class. This condition was shown with thitungscore (6.798) > ttabel (1.686) with mean score in experiment class is 89.6500 and in control class 74.1000. So, there are effect of cooperative learning model of talking chips to student learning outcomes.Based on the result of analyze data, it can be concluded that cooperative learning model of talking chips has an effect to student social skills and student learning outcomes in significant. Keyword: Talking Chips, Social Skill, Learning Outcomes. ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe talking chips terhadap keterampilan sosial siswa kelas IV Sekolah Dasar dan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe talking chips terhadap hasil belajar IPS siswa kelas IV Sekolah Dasar. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN Kedungsumur I sebagai kelas kontrol dan IV SDN Kedungsumur III sebagai kelas eksperimen tahun pelajaran 2015/2016. Dalam penelitian ini menggunakan quasi experimental design dengan bentuk desain penelitian nonequivalent control group design. Data hasil penelitian yang diperoleh sebagai berikut: keterampilan sosial siswa pada saat pretest di kelas eksperimen tidak ada perbedaan dengan kelas kontrol. Hal ini ditunjukkan dengan nilai thitung(0.613) < ttabel (1.686) dengan nilai mean pada kelas eksperimen sebesar 58.3500 dan pada kelas kontrol sebesar 57.0500. Sedangkan keterampilan sosial siswa pada saat posttest di kelas eksperimen ada perbedaan dengan kelas kontrol. Hal ini ditunjukkan dengan nilai thitung(14.081) > ttabel (1.686) dengan nilai mean pada kelas eksperimen sebesar 86.5500 dan pada kelas kontrol sebesar 63.3500. Jadi, ada pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe talking chips terhadap keterampilan sosial siswa. Kemudian untuk pengujian hipotesis kedua menunjukkan bahwa hasil belajar siswa pada saat pretest di kelas eksperimen tidak ada perbedaan dengan kelas kontrol. Hal ini ditunjukkan dengan nilai thitung(0.968) < ttabel (1.686) dengan nilai mean pada kelas eksperimen sebesar 60.7000 dan pada kelas kontrol yaitu 57.3500. Sedangkan hasil belajar siswa pada saat posttest di kelas eksperimen ada perbedaan dengan kelas kontrol. Hal ini ditunjukkan dengan nilai thitung(6.798) > ttabel (1.686) dengan nilai mean pada kelas eksperimen sebesar 89.6500 dan pada kelas kontrol sebesar 74.1000. Jadi, ada pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe talking chips terhadap hasil belajar siswa. Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe talking chips berpengaruh terhadap keterampilan sosial siswa dan hasil belajar siswa secara signifikan. Kata Kunci: Talking Chips, Keterampilan Sosial, Hasil Belajar.Fathurrohman, Muhammad. (2015). Model-Model Pembelajaran Inovatif: Alternatif Desain Pembelajaran yang Menyenangkan. Jogjakarta: Ar-Ruzz Media.Gillies, Robyn M, dkk. (2008). The Teacher’s Role in Implementing Cooperative Learning in the Classroom. USA: Springer Science.Gregoriadis, Athanasios, dkk. (2013). Evaluating Preschooles’ Social Skills: The Impact of a Physical Education Program from the Parents’ Perspective. International Journal of Humanities and Social Science.Vol. 3 No. 10, pp. 40-51.Huda, Miftahul. (2012). Cooperative Learning; Metode, Teknik, Struktur dan Model Terapan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.Imron, Ilmawati Fahmi. (2014). Pengaruh Penerapan Pendekatan Scientific dengan Model Pembelajaran Berbasis Masalah terhadap Berpikir Kritis dan Keterampilan Sosial Siswa Materi Manusia dan Lingkungannya di Sekolah Dasar (Tesis tidak dipublikasikan). Universitas Negeri Surabaya.Isjoni. (2013). Cooperative Learning. Pekanbaru: Alfabeta.Jihad, Asep dan Abdul Haris. (2012). Evaluasi Pembelajaran. Yogyakarta: Multi Pressindo.Kunandar. (2014). Penilaian Autentik (Penilaian Hasil Belajar Peserta Didik Berdasarkan Kurikulum 2013). Jakarta: Rajawali Pers.Kurniawan, Deni. (2014). Pembelajaran Terpadu Tematik (Teori, Praktik, dan Penilaian). Bandung: Alfabeta.Lie, Anita. (2008). Cooperative Learning (Mempraktikkan Cooperative Learning di Ruang-ruang Kelas). Jakarta: PT. Grasindo.Sapriya. (2009). Pendidikan IPS Konsep dan Pembelajaran. Bandung: PT. Rosda Karya.Subroto, Waspodo Tjipto. (2014). Bahan Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial di Sekolah Dasar. Surabaya: Unesa University Press.Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.Yeo, Kee Jiar dan Kie Yin Teng. (2015). Social Skills Deficits in Autism: A Study among Students with Autism Spectrum Disorder in Inclusive Classrooms. Universal Journal of Educational Research. Vol. 3 No.12, pp. 1001-1007.
PENGEMBANGAN MEDIA POHON PINTAR BERBASIS MULTIMEDIA DALAM MODEL PEMBELAJARAN CIRC UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS PUISI PADA SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR Muttaqin, Nurun Nisa'ul Lil
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Vol 3, No 3 (2017): Vol. 3 No. 3 September 2017
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpd.v3n3.p499-507

Abstract

ABSTRACTThis experiments are based on an elementary school’s student who has difficult in writing a poem, low in a poem, has difficult to creat and an imagination, less to understand between write a poem and description it. Because that, it needs some ways to develop in writing an poem by the student. Someone of them with arrange the learning media that can be make interest for the student to understanding the lesson and to applying a writing poem. This experiment pupose is for making a description development of smart tree (pohon pintar) media by multimeddia bassis in a learning CIRC for growing the writing poem skill for the fifth grade elementary school student. The quality of smart tree media product and how it use in the class. This developing experiment are based on the foru-D developing model that consists of first steps (1) define; (2) design; (3) develop; and (4) disseminate. But, this experiment until in develop step only without to do the disseminate step because this experiment product just use for the trying special school. The grouping of datta is doing by kelitatif-kuantitatif of descriptif. Based on experiment result is getting the good prosentase of the content, the mean learning,  and the technic regularly is 95%; 94%; and 95,4%. All of those aspects are including in quality aspect (very good/well). The getting observation for the teacher and student activity continually are  96,6% dan 95,8%. Respons of the teacher and student for smart tree media is 96,8% and 94,2%. The total of students study result is 84,4 which avaluable with the success criteria is 75. Based on the result of an experiment shows that smart tree media by multimeddia bassis in a CIRC learning way that has developing is good to use in writing a poem learning. Key Words: development of Smart Tree by Multimeddia Bassis, The CIRC Learning Moddel, Writing a Poem. ABSTRAKPenelitian ini berdasar kenyataan bahwa siswa Sekolah Dasar yang kesulitan dalam menulis puisi, rendahnya minat berpuisi, mengalami kesulitan menuangkan pikiran dan berimajinasi, kurang memahami perbedaan menulis deskripsi dan puisi. Oleh karena itu diperlukan upaya untuk meningkatkan kemampuan menulis puisi siswa. Salah satunya dengan merancang media pembelajaran yang dapat menarik minat siswa untuk memahami materi dan mengaplikasikannya dalam menulis puisi. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan proses pengembangan dan kualitas media pohon pintar berbasis multimedia dalam model pembelajaran CIRC untuk meningkatkan kemampuan menulis puisi pada siswa kelas V Sekolah Dasar. Kualitas media pohon pintar yang dikembangkan ditinjau berdasarkan produk dan penggunaannya di kelas. Penelitian pengembangan ini mengacu pada model pengembangan four-D yang terdiri atas tahap (1) pendefinisian; (2) perancangan; (3) pengembangan; dan (4) penyebaran. Akan tetapi, penelitian ini hanya sampai pada tahap pengembangan tanpa melakukan penyebaran karena produk penelitian ini hanya dikhususkan sekolah uji coba. Pengumpulan data dilakukan menggunakan teknik dokumentasi, observasi, angket, dan tes. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kualitatif-kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh hasil presentase kelayakan isi, pembelajaran, dan teknik secara berturut-turut sebesar 95%; 94%; dan 95,4%. Semua kategori tersebut termasuk kategori berkualitas (sangat baik/layak). Perolehan hasil observasi terhadap aktivitas guru dan siswa berturut-turut adalah 96,6% dan 95,8%. Respon guru dan siswa terhadap media pohon pintar adalah 96,8% dan 94,2%. Rata-rata hasil belajar siswa sebesar 84,4 yang sesuai dengan kriteria ketuntasan yaitu 75. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa media pohon pintar berbasis multimedia dalam model pembelajaran CIRC yang dikembangkan baik digunakan pada pembelajaran menulis puisi. Kata-Kata Kunci: Pengembangan Media Pohon Pintar Berbasis Multimedia, Model Pembelajaran CIRC, Menulis Puisi.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA PUZZLE UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA DI KELAS IV SDN KALIRUNGKUT IV/580 SURABAYA Wahyuni, Dita Eka; Warsono, Warsono; Subroto, Waspodo Tjipto
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Vol 6, No 3 (2020): Vol. 6 No. 3 September 2020
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpd.v6n3.p179-187

Abstract

ABSTRACTThe purpose of this reasearch is to describe the increase of students activity and studying achievement in applying the Teams Games Tournament learning model by using puzzle on Subthee the beauty of cultural diversity of my country in the fourth grade of SDN Kalirungkut IV/580 Surabaya. This research is a class action research (PTK). This research is conductedin three cycles in which each cycles needs four steps or phases, they are planning, implementation, observation and reflection. The data collection is obtained through observation and test. The subjects of this research are 26 fourth grade students of SDN Kalirungkut IV/580 Surabaya which consist of 16 male students and 10 female students. The result shows that the application of the cooperative type Teams Games Tournament learning model by using puzzle game can increase the students activity and studying achievement. It can be seen from the result of the research which shows the students activity enchancement from cycle I clasically teached 56% and include the category of enought mastery. In cycle II the students activity reached 70% and also include the category enough mastery. In cycle III it reached 82% and include the category of good mastery. The mastery percentage of the students studying achievement in cycle I clasically reached 46% (12 students). While in cycle II, it increased up to 77% (19 students) and more increased up to 85% (22 student) in cycle III which shows activity enchancement from cycle I until cycle IIIKeyword : Teams Games Tournament learning model ABSTRAK                                                                                          Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa dalam penerapan model pembelajaran teams games tournament menggunakan media puzzle pada subtema indahnya keragaman budaya negeriku di kelas IV SDN Kalirungkut IV/580 Surabaya. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK).Penelitian dilaksanakan dalam tiga siklus di mana masing-masing siklus dilalui dengan empat tahapan, yaitu (1) perencanaan; (2) pelaksanaan; (3) observasi; (4) refleksi.Pengumpulan data diperoleh melalui observasi dan tes.Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN Kalirungkut IV/580 dengan jumlah 26 siswa yang terdiri atas 16 siswa laki-laki dan 10 siswa perempuan. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) dengan media permainan puzzle dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Hal ini terbukti dengan hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan aktivitas siswa dari siklus I secara klasikal mencapai 56% masuk kategori ketuntasan cukup.Siklus II aktivitas siswa mencapai 70%masuk kategori ketuntasan cukup.Pada siklus III mencapai 82% atau kategori ketuntasan baik.Persentase ketuntasan hasil belajar siswa secara klasikal siklus I mencapai 46% atau 12 siswa yang tuntas. Sedangakan pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 77% atau 19 siswa tuntas dan meningkat lagi menjadi 85% atau 22 siswa pada siklus III.Kata Kunci: Model Kooperatif Teams Games Turnement.

Filter by Year

2015 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 11 No. 1 (2025): Vol. 11 No.1 Februari 2025 Vol. 10 No. 3 (2024): Vol. 10 No. 3 September 2024 Vol. 10 No. 2 (2024): Vol. 10 No. 2 Mei 2024 Vol. 10 No. 1 (2024): Vol. 10 No. 1 Januari 2024 Vol. 9 No. 3 (2023): Vol. 9 No. 3 September 2023 Vol. 9 No. 2 (2023): Vol. 9 No. 2 Mei 2023 Vol. 9 No. 1 (2023): Vol. 9 No. 1 Januari 2023 Vol. 8 No. 3 (2022): Vol. 8 No. 3 September 2022 Vol. 8 No. 2 (2022): Vol. 8 No. 2 Mei 2022 Vol. 8 No. 1 (2022): Vol. 8 No. 1 Januari 2022 Vol. 7 No. 1 (2021): Vol. 7 No. 1 Januari 2021 Vol. 7 No. 3 (2021): Vol. 7 No. 3 September 2021 Vol 7, No 2 (2021): Vol. 7 No. 2 Mei 2021 Vol. 7 No. 2 (2021): Vol. 7 No. 2 Mei 2021 Vol 7, No 1 (2021): Vol. 7 No. 1 Januari 2021 Vol. 6 No. 3 (2020): Vol. 6 No. 3 September 2020 Vol 6, No 3 (2020): Vol. 6 No. 3 September 2020 Vol. 6 No. 2 (2020): Vol. 6 No. 2 Mei 2020 Vol 6, No 2 (2020): Vol. 6 No. 2 Mei 2020 Vol. 6 No. 1 (2020): Vol. 6 No. 1 Januari 2020 Vol 6, No 1 (2020): Vol. 6 No. 1 Januari 2020 Vol 5, No 3 (2019): Vol. 5 No. 3 September 2019 Vol. 5 No. 3 (2019): Vol. 5 No. 3 September 2019 Vol 5, No 2 (2019): Vol. 5 No. 2 Mei 2019 Vol. 5 No. 2 (2019): Vol. 5 No. 2 Mei 2019 Vol. 5 No. 1 (2019): Vol. 5 No. 1 Januari 2019 Vol 5, No 1 (2019): Vol. 5 No. 1 Januari 2019 Vol. 4 No. 3 (2018): Vol. 4 No. 3 September 2018 Vol 4, No 3 (2018): Vol. 4 No. 3 September 2018 Vol 4, No 2 (2018): Vol. 4 No. 2 Mei 2018 Vol. 4 No. 2 (2018): Vol. 4 No. 2 Mei 2018 Vol 4, No 1 (2018): Vol. 4 No. 1 Januari 2018 Vol. 4 No. 1 (2018): Vol. 4 No. 1 Januari 2018 Vol. 3 No. 3 (2017): Vol. 3 No. 3 September 2017 Vol 3, No 3 (2017): Vol. 3 No. 3 September 2017 Vol. 3 No. 2 (2017): Vol. 3 No. 2 Mei 2017 Vol 3, No 2 (2017): Vol. 3 No. 2 Mei 2017 Vol 3, No 1 (2017): Vol. 3 No. 1 Januari 2017 Vol. 3 No. 1 (2017): Vol. 3 No. 1 Januari 2017 Vol. 2 No. 3 (2016): Vol. 2 No. 3 September 2016 Vol. 2 No. 2 (2016): Vol. 2 No. 2 Mei 2016 Vol. 2 No. 1 (2016): Vol. 2 No. 1 Januari 2016 Vol 2, No 3 (2016): Vol. 2 No. 3 September 2016 Vol 2, No 2 (2016): Vol. 2 No. 2 Mei 2016 Vol 2, No 1 (2016): Vol. 2 No. 1 Januari 2016 Vol 1, No 1 (2015): Vol. 1 No. 1 September 2015 Vol. 1 No. 1 (2015): Vol. 1 No. 1 September 2015 More Issue