cover
Contact Name
Netty Laura S., S.E., M.M.
Contact Email
nettylaura89@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Sunter Permai Raya, Jakarta Utara 14350
Location
Kota adm. jakarta utara,
Dki jakarta
INDONESIA
MEDIA MANAJEMEN JASA
ISSN : 23560304     EISSN : 25023632     DOI : -
Core Subject : Economy,
Media Manajemen Jasa (MMJ) merupakan media untuk publikasi ilmiah, yang memuat artikel mengenai hasil penelitian, kajian dan pemikiran tentang kumpulan artikel ilmiah tentang studi Manajemen Jasa. Media Manajemen Jasa diterbitkan secara teratur dua kali dalam setahun. Pertama, periode Bulan Januari-Juni dan Kedua, periode Bulan Juli-Desember. Diterbitkan oleh Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta.
Articles 145 Documents
PENGARUH PENGGUNAAN APLIKASI MOBILE JKN SEBAGAI PENGINGAT TERHADAP MANAJEMEN RISIKO PENONAKTIFAN BPJS KESEHATANAKIBAT TUNGGAKAN IURAN PESERTA MANDIRI Rahmatika, Alya Dhea; Fajriyah, Diana Ayu Ayu; Nisa, Ardila Mubarokhatin
MEDIA MANAJEMEN JASA Vol 13, No 2 (2025): MEDIA MANAJEMEN JASA (MMJ)
Publisher : UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 jAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/mmj.v13i2.9142

Abstract

ABSTRAKBPJS Kesehatan merupakan badan publik yang menyelenggarakan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) untuk seluruh masyarakat Indonesia. Namun, tingginya angka penonaktifan kepesertaan terutama dari segmen peserta mandiri akibat tunggakan iuran masih menjadi persoalan serius dalam keberlanjutan layanan. Salah satu penyebab utama adalah rendahnya kepatuhan pembayaran yang dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan yang rendah mengenai manfaat BPJS, kesulitan finansial untuk membayar iuran, ketidakmampuan dalam mengakses informasi atau saluran pembayaran, faktor lupa dan kurangnya sistem pengingat. Untuk menjawab tantangan tersebut, BPJS Kesehatan meluncurkan aplikasi Mobile JKN dengan fitur pengingat pembayaran iuran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan aplikasi Mobile JKN sebagai pengingat terhadap manajemen risiko penonaktifan BPJS Kesehatan akibat tunggakan iuran peserta mandiri. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif-asosiatif. Sampel sebanyak 30 responden dipilih secara purposive dari peserta mandiri BPJS Kesehatan Kabupaten Tegal yang menggunakan aplikasi Mobile JKN. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert dan dianalisis dengan uji regresi linear sederhana menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara penggunaan aplikasi Mobile JKN terhadap manajemen risiko penonaktifan layanan. Kesimpulannya, aplikasi Mobile JKN merupakan alat efektif dalam upaya mitigasi risiko penonaktifan layanan bagi peserta mandiri.Kata kunci: Aplikasi Mobile JKN, BPJS Kesehatan, Manajemen Risiko, Penonaktifan Layanan ABSTRACTBPJS Kesehatan is a public body that administers the National Health Insurance (JKN) program for all Indonesians. However, the high rate of membership deactivation, especially among independent participants due to contribution arrears, remains a serious problem in service sustainability. One of the main causes is low payment compliance influenced by a low level of knowledge about BPJS benefits, financial difficulties in paying contributions, inability to access information or payment channels, forgetfulness, and a lack of a reminder system. To address these challenges, BPJS Kesehatan launched the Mobile JKN application with a contribution payment reminder feature. This study aims to analyze the effect of using the Mobile JKN application as a reminder on the risk management of BPJS Kesehatan deactivation due to contribution arrears for independent participants. The research method used is quantitative with a descriptive-associative approach. A sample of 30 respondents was purposively selected from independent BPJS Kesehatan participants in Tegal Regency who use the Mobile JKN application. Data were collected using a Likert scale questionnaire and analyzed with a simple linear regression test using SPSS. The results showed a positive and significant influence between the use of the Mobile JKN application on service deactivation risk management. In conclusion, the Mobile JKN application is an effective tool in mitigating the risk of service deactivation for independent participants.Keywords: Mobile JKN Application, BPJS Kesehatan, Risk Management, Service Deactivation
MANAJEMEN RESIKO KETIDAKPATUHAN PEMBAYARAN PAJAK BAGI WAJIB PAJAK DI INSTANSI PEMERINTAH DAERAH Baihaqi, Ahmad Hammam; Rafifan, Farhan Fitra; Triyanto, Muhammad Rafi
MEDIA MANAJEMEN JASA Vol 13, No 2 (2025): MEDIA MANAJEMEN JASA (MMJ)
Publisher : UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 jAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/mmj.v13i2.9148

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi manajemen risiko dalam menghadapi ketidakpatuhan pembayaran pajak oleh wajib pajak di lingkungan instansi pemerintah daerah. Pajak merupakan sumber utama penerimaan negara dan daerah, yang sangat berperan dalam mendanai pembangunan dan pelayanan publik. Namun, masih banyak wajib pajak yang tidak patuh, khususnya dalam pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor, yang mengakibatkan berkurangnya realisasi pendapatan dan tertundanya pelaksanaan program daerah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara semi-terstruktur terhadap pegawai Unit Pelaksana Teknis Pengelolaan Pendapatan Daerah Surabaya Barat dan beberapa wajib pajak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor ekonomi dan kelupaan menjadi penyebab utama keterlambatan pembayaran pajak. Untuk mengatasi risiko ketidakpatuhan tersebut, instansi terkait telah menerapkan berbagai strategi manajemen risiko, seperti pemberitahuan jatuh tempo melalui SMS dan WhatsApp, pemberian insentif pajak, serta operasi lapangan seperti razia kendaraan dan penagihan door to door. Strategi ini terbukti dapat mendorong peningkatan kepatuhan wajib pajak dan membantu pencapaian target pendapatan daerah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan manajemen risiko yang terstruktur dan berorientasi pada pelayanan serta edukasi perpajakan mampu meningkatkan efektivitas sistem perpajakan daerah dan mendukung kemandirian fiskal serta pembangunan yang berkelanjutan.Kata Kunci: Ketidakpatuhan Pajak, Manajemen Risiko, Wajib Pajak, Instansi Pemerintah Daerah. ABSTRACTThis study aims to explore risk management strategies in dealing with tax non-compliance by taxpayers in local government agencies. Tax is the main source of state and regional revenue, which plays a major role in funding development and public services. However, there are still many taxpayers who are non-compliant, especially in paying Motor Vehicle Tax, which results in reduced revenue realization and delayed implementation of regional programs. This study uses a qualitative approach with a semi-structured interview method with employees of the West Surabaya Regional Revenue Management Technical Implementation Unit and several taxpayers. The results of the study indicate that economic factors and forgetfulness are the main causes of late tax payments. To overcome the risk of non-compliance, related agencies have implemented various risk management strategies, such as notification of due dates via SMS and WhatsApp, providing tax incentives, and field operations such as vehicle raids and door-to-door collection. This strategy has been proven to encourage increased taxpayer compliance and help achieve regional revenue targets. This study concludes that the implementation of structured and service-oriented risk management and tax education can increase the effectiveness of the regional tax system and support fiscal independence and sustainable development.Keywords: Tax Non-Compliance, Risk Management, Taxpayers, Regional Government Agencies.
PENGARUH PERILAKU KONSUMEN RUMAH TANGGA TERHADAP SALURAN PEMBELIAN DI ERA DIGITAL Altranti, Blanka Chyntia
MEDIA MANAJEMEN JASA Vol 13, No 2 (2025): MEDIA MANAJEMEN JASA (MMJ)
Publisher : UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 jAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/mmj.v13i2.9153

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku konsumen rumah tangga dalam memilih saluran pembelian online dan offline di era digital. Populasi dalam penelitian ini adalah pelaku rumah tangga yang pernah melakukan pembelian aneka rupa barang baik secara online maupun offline. Sampel diambil hingga terkumpul 90 responden rumah tangga yang memenuhi kriteria, dan setelah pembersihan data sebanyak 60 responden dinyatakan valid untuk dianalisis lebih lanjut. Variabel independen dalam penelitian ini adalah perilaku konsumen dan variable dependennya adalah saluran pembelian. Analisis data dilakukan melalui uji validitas, reliabilitas, normalitas, dan linearitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku konsumen rumah tangga di era digital memiliki pengaruh yang kuat dan signifikan terhadap pilihan saluran pembelian. Faktor literasi digital, kenyamanan berbelanja, dan kepercayaan terhadap platform menjadi elemen dominan yang mendorong preferensi konsumen terhadap belanja online maupun offline. Kata Kunci: Perilaku Konsumen, Rumah Tangga, Era Digital, Saluran Pembelian ABSTRACT This study aims to analyze household consumer behavior in choosing online and offline purchasing channels in the digital era. The population in this study were households who had purchased various goods both online and offline. A sample of 90 household respondents who met the criteria was collected. After data cleaning, 60 respondents were deemed valid for further analysis. The independent variable in this study is consumer behavior and the dependent variable is the purchasing channel. Data analysis was conducted through validity, reliability, normality, and linearity tests. The research results show that household consumer behavior in the digital era has a strong and significant influence on purchasing channel choice. Digital literacy, shopping convenience, and platform trust are the dominant factors driving consumer preference for online and offline shopping.Keywords: Consumer Behavior, Household, Digital Era, Purchasing Channels
PENGARUH PENDAPATAN PER KAPITA, KESEHATAN DAN PENDIDIKAN TERHADAP INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA DI KOTA MEDAN Aulia, Ananda Hazrah; M. Sahnan, M. Sahnan; Apriandi, Azhar
MEDIA MANAJEMEN JASA Vol 13, No 2 (2025): MEDIA MANAJEMEN JASA (MMJ)
Publisher : UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 jAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/mmj.v13i2.9143

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat pendapatan, kesehatan, dan pendidikan di Kota Medan mempengaruhi indeks pembangunan manusia. Penelitian ini menggunakan laporan data dari Badan  Pusat Statitik dari 1995 hingga 2024, studi kuantitatif ini mengacu pada sumber informasi sekunder. Para peneliti menggunakan strategi pengambilan purposive sampling untuk memilih sampel studi mereka. Studi ini menggunakan pengujian hipotesis, regresi linier berganda, dan pengujian asumsi klasik untuk analisis datanya. Indeks pembangunan manusia berfungsi sebagai variabel dependen dalam penelitian ini, dengan pendapatan per kapita, kesehatan, dan pendidikan berfungsi sebagai faktor independen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indeks pembangunan manusia secara positif dan signifikan dipengaruhi oleh pendapatan per kapita. Sejumlah faktor terkait kesehatan mempengaruhi indeks perkembangan manusia dengan cara yang baik. Indeks pembangunan manusia secara positif dan signifikan dipengaruhi oleh komponen pendidikan. Indeks pembangunan manusia secara signifikan dipengaruhi oleh pendapatan kesehatan, pendidikan, dan per kapita sekaligus.. Kata kunci: Pendapatan Perkapita, Kesehatan, Pendidikan, Indeks Pembangunan                     Manusia ABSTRACTThe purpose of this study was to determine how income, health, and education levels in Medan City affect the Human Development Index. This study used data reports from the Central Statistics Agency (BPS) from 1995 to 2024. This quantitative study draws on secondary sources of information. The researchers employed a purposive sampling strategy to select their study sample. This study employed hypothesis testing, multiple linear regression, and classical assumption testing for data analysis. The Human Development Index served as the dependent variable in this study, with per capita income, health, and education serving as independent factors. The results showed that the Human Development Index was positively and significantly influenced by per capita income. Several health-related factors positively influenced the Human Development Index. The Human Development Index was positively and significantly influenced by the education component. The Human Development Index was significantly influenced by health, education, and per capita income simultaneously.Keywords: Per Capita Income, Health, Education, Human Development Index
PENGARUH SHOPEE PAYLATER TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN ULANG KONSUMEN SHOPEE Lesmana, Jefri
MEDIA MANAJEMEN JASA Vol 13, No 2 (2025): MEDIA MANAJEMEN JASA (MMJ)
Publisher : UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 jAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/mmj.v13i2.9149

Abstract

ABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah ingin memahami bagaimana penggunaan fasilitas kredit seperti Shopee Paylater dapat memengaruhi loyalitas dan perilaku konsumen dalam melakukan transaksi berulang dan berupaya menggali pola perilaku konsumen yang menggunakan Shopee Paylater, termasuk faktor-faktor yang mendorong atau menghambat penggunaan layanan ini dalam konteks pembelian ulang secara online. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui kuesioner sebagai instrumen utama pengumpulan data. Populasi penelitian terdiri dari orang-orang yang telah menggunakan layanan Shopee Paylater pembelian sebanyak 110 orang lalu dilakukan random sampling dengan pembatasan populasi Teknik Slovin untuk menentukan sample yang diproses untuk penelitian yaitu sebesar 86 responden. Variabel dependen penelitian ini adalah keputusan pembelian ulang konsumen Shopee, sedangkan variabel independennya adalah Shopee Paylater. Dalam melihat pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen pada penelitian ini menggunakan analisis regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Shopee Paylater berpengaruh terhadap Keputusan Pembelian Ulang Konsumen Shopee.Kata kunci : Shopee, Shopee Paylater, Keputusan Pembelian Ulang, Konsumen  ShopeeABSTRACTThe purpose of this study is to understand how the use of credit facilities such as Shopee PayLater can influence consumer loyalty and behavior in making repeat transactions. This study also aims to explore consumer behavior patterns when using Shopee PayLater, including factors that encourage or hinder the use of this service in the context of online repeat purchases.This research employs a quantitative approach using a survey method with questionnaires as the primary data collection instrument. The population of this study consists of individuals who have used the Shopee PayLater service , totaling 110 respondent. Random sampling was applied with population limitations using the Slovin formula to determine the sample size, which resulted in 86 respondent.The dependent variable in this study is the consumer's repeat purchase decision on Shopee, while the independent variable is Shopee PayLater. To examine the influence of the independent variable on the dependent variable, simple linear regression analysis was used.The results of the study indicate that Shopee PayLater has a significant influence on consumers' repeat purchase decisions on Shopee.Keyword  : Shopee, Shopee Paylater, Repeat Purchase Decision, Shopee Consument