cover
Contact Name
Wayan Ordiyasa
Contact Email
wayanordi@gmail.com
Phone
+628122721205
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Respati
ISSN : 19072430     EISSN : 25803891     DOI : -
Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi RESPATI ialah Jurnal Nasional bidang Informatika, Telekomunikasi, dan Elektronik. Jurnal terbitan berkala ilmiah nasional yang diterbitkan oleh Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Respati Yogyakarta. Tujuan diterbitkannya Jurnal RESPATI adalah untuk memfasilitasi publikasi ilmiah dari hasil penelitian-penelitian di Indonesia serta ikut mendorong peningkatan kualitas dan kuantitas penelitian bagi akademisi dan peneliti dalam bidang komputer dan informatika.
Articles 283 Documents
Analisa Penggunaan Sistem Sosial Media Terhadap Dampak Pemasaran Penjualan Produk Pada Umkm Ong, Danny
Jurnal Teknologi Informasi RESPATI Vol 15, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jtir.v15i2.345

Abstract

INTISARI                 Teknologi yang terus berkembang dari waktu ke waktu telah menjadi suatu perkembangan yang harus diterima oleh semua pihak dan juga secara tidak langsung mengubah sudut pandang dan juga cara interaksi manusia dari seluruh bidang seperti sosial dan ekonomi. Basis penggunaan sistem yang awalnya bertuan untuk menjaring interasksi sosial seperti pertemanan, berbagi foto dan juga kelompok interasi saat ini juga sudah banyak digunakan untuk mendukung basis ekonomi seperti pemasaran produk hingga penjualan. Pemanfaatan basis sistem sosial sudah banyak dilakukan oleh beberapa pihak dari sisi masyarakat biasa, atlet, artis hingga perusahaan yang memiliki pengikut atau fan base yang digunakan untuk menarik perhatian dan minat dari masyarakat dunia. Kemudahan pelaksanaan dan juga biaya yang sangat rendah bahkan bisa gratis juga salah satu point dasar utama mengapa banyak pihak yang memanfaatkan sistem sosial media untuk menaikan pemasaran dan penjualan. Hal ini dikarenakan berbanding terbalik dengan iklan menggunakan media cetak ataupun iklan dari televise yang memakan cukup banyak biaya sehingga untuk kalangan UMKM, hal tersebut tentunya akan sangat memberatkan terlebih lagi untuk produk yang masih belum banyak dikenal oleh banyak masyarakat. Kenyamanan dari sisi pengguna juga menjadi kepedulian utama karena pengguna bebas melihat suatu produk yang dipasarkan tanpa adanya ikatan waktu dan juga interupsi dari berbagai pihak sehingga pengguna memiliki banyak waktu untuk menentukan pilihan produk yang diinginkan. Pemasaran dan penjualan produk memanfaatkan sistem media sosial juga dapat memberikan keleluasaan bagi pemasar dan penjual produk tersebut untuk dapat mempublish produknya secara bebas dari sisi design, harga dan juga waktu tanpa adanya ikatan kontrak dengan pihak ketiga sehingga proses pemasaran produk akan lebih cepat ditayangkan pada akun sosial media bersangkutan dan pengguna dapat secara langsung melihat produk yang dipasarkan secara real time tanpa harus ada persetujuan seperti penandatanganan kontrak, waktu penanyangan dan hal-hal lainnya yang bersifat komersil. Kebutuhan terakhir yang terpenting adalah dengan pemanfaatan sosial media tersebut tergolong sangat mudah untuk dilakukan karena pemasar cukup memiliki jaringan pertemanan di sosial media yang banyak dan juga dapat melakukan posting terhadap produk yang akan dipasarkan dan dijual dengan melakukan pengolahan kata-kata agar content produk tersebut banyak dilihat dan juga yang terpenting adalah dengan memanfaatkan sosial media, pengguna juga dapat melakukan share informasi ke pengguna lainnya sehingga secara tidak langsung iklan yang awalnya dipasarkan oleh pemasar dapat tersaring ke pihak-pihak lainnya dengan bantuan pengguna sosial media tersebut yang tentunya akan membuat transaksi dan informasi menjadi lebih besar dan luas Kata kunci— Sosial Media, Pemasaran , Penjualan, Informasi, Sharing, Kenyamanan                                  ABSTRACTIn this era, the technology keep growing day by day and that technology now has became development that everyone has to be accepted by everyone and indirectly change a perception and also the interaction of people in all field like social and economy. The platform of system using is beginning to make a filter of social interaction like a friendship, sharing photo each other and group communication but right now that social interaction like or not is used for supporting economy like marketing and sales.Utilization of social media system for supporting economy has been used by many type of citizen like ordinary citizen, sportstman, public figure even a big company itself that have many of followers or fan base to be used for attention attraction and world desire of the people. The implemention is easy and does note make expense so much money even free is one of many aspect reason that’s why so many side using this platform to do promote their product and make selling for ther product. It is contradictive to use advertising in newspaper, tabloid even television because is very expensive for the startup and people who start their business from below to middle. It’s very difficult especially for the product has not been known by people yet. The convenience of people by using that platform is also become the main concern because people can be free to see a product that has been promoted by company without limited by time so people can have so much tme to make a decision of product choosing. Marketing and sales has used social media can promote their product effectively and efficieny from design, price and even time without do a contract with advertising company. Because all of these people can do promote product could be show real tme for social media and user directly see the product without must have approval like contract sign, the showing time and everything have commercial scent has been dismished. And the last thing is very important is using social media system platform is very easy because what must to do is just having many sosial friend or follower in the social account and make good words promotion, posting photo of product and share product information to other user so indirectly that information could be shared to other user and can be a great help to make that product information grow bigger that just one type of promotion and become expand from mouth to mouth by sharing each other. Kata kunci— Social Media, Marketing, Sales, Information, Sharing, Convenience
Penentuan Status Tahapan Keluarga Sejahtera Kecamatan Sidareja Menggunakan Teknik Data Mining Sumantri, R Bagus Bambang; Utami, Ema
Jurnal Teknologi Informasi RESPATI Vol 15, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jtir.v15i3.375

Abstract

INTISARI                          Keluarga sejahtera adalah keluarga yang terbentuk dalam perkawinan sah, kebutuhan spiritual dan materiil yang layak, bertaqwa kepada Tuhan YME, mempunyai hubungan yang serasi, selaras dan seimbang dengan masyarakat dan lingkungan. Pemerintah telah melaksanakan berbagai program pembangunan keluarga sejahtera. Untuk mendukung hal tersebut, setiap tahun pemerintah melaksanakan proses pendataan keluarga. Pendataan keluarga dinilai sebagai langkah penting karena memiliki banyak fungsi, utamanya untuk memahami kelompok sasaran dan menentukan solusi untuk menyelesaikan masalah dari setiap kelompok sasaran itu. Dalam penelitian ini data mining digunakan untuk penentukan status tahapan keluarga sejahtera. Metode K-Nearest Neighbor (KNN), metode Naive Bayes dan Principal Component Analysis (PCA) digunakan untuk klasifikasi Penentukan status Tahapan keluarga sejahtera dengan tepat.  Berdasarkan hasil pengujian, uji kinerja algoritma klasifikasi untuk kasus penentuan status tahapan keluarga sejahtera Kecamatan Sidareja untuk metode Naïve Bayes menggunakan confusion matrix diperoleh akurasi 98,12% setelah ditambahkan seleksi fitur PCA menjadi 97,73% sedangkan metode KNN diperoleh akurasi sebesar 98,86%, kemudian setelah ditambahkan seleksi fitur PCA meningkat menjadi 98,96% Kata kunci: Keluarga Sejahtera, Data mining, K-Nearest Neighbor (KNN), Naive Bayes dan Principal Component Analysis (PCA) ABSTRACTProsperous family is a family formed in legitimate marriage, spiritual and material needs that are feasible, devoted to God YME, have a harmonious relationship, in harmony and balance with the community and the environment, the Government has implemented various development programs of prosperous families. To support this, every year the government implements family data collection process. Family data collection is considered an important step because it has many functions, primarily to understand the target group and to determine solutions to solve the problems of each target group. In this study data mining is used for the determination of the status of prosperous family stages. The K-Nearest Neighbor (KNN) method, the Naive Bayes method and the Principal Component Analysis (PCA) are used for the proper classification of status stages. Based on the results of the test, the performance of classification algorithm for the case of determining the status of prosperous family stages of Sidareja District for Naïve Bayes method using confusion matrix obtained 98.12% accuracy after added PCA feature selection to 97.73% while KNN method obtained accuracy of 98.86% , then after added PCA feature selection increased to 98.96% Keywords: Prosperous Family, Data mining, K-Nearest Neighbor (KNN), Naive Bayes and Principal Component Analysis (PCA) 
Analisis Kinerja Web Server Apache Dan Litespeed Menggunakan Httperf Pada Virtual Private Server (VPS) Mayang Yudhiastari, Lukman,
Jurnal Teknologi Informasi RESPATI Vol 16, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jtir.v16i2.397

Abstract

INTISARIPada 2018 jumlah pengguna internet di Indonesia sudah mencapai 171,17 juta jiwa. Angka ini setara dengan 64,8% dari total penduduk Indonesia 264,16 juta jiwa, dengan persentase pertumbuhan pengguna 10.12 % pertahunnya [1]. Seiring dengan peningkatan pengguna internet, maka jumlah penggunaan layanan website juga semakin meningkat.  Hal ini berdampak pada meningkatnya jumlah permintaan halaman web, sehingga pemilihan web server menjadi sangat penting.Apache masih menjadi web server yang paling banyak digunakan, pada bulan Januari 2016 terdapat 77,76% koresponden yang menggunakan Apache [3]. Sementara pada 2008 Litespeed menduduki posisi ke 16 untuk web server yang paling  popular, pasar Litespeed meningkat dari 0,39% menjadi 3,29%, naik dari posisi ke 16 menjadi posisi ke 4.Oleh sebab itu disini penulis ingin melakukan Analisis Perbandingan Kinerja Web server Apache dan Litespeed menggunakan Httperf pada Virtual Private Server (VPS) dengan Sistem Operasi CentOS. Penelitian dilakukan dengan menguji kinerja dari masing-masing web server dengan cara memberikan beban yang sama kepada kedua web server dan membandingkan hasil yang diperoleh untuk mengetahui web server manakah diantara Apache dan Litespeed yang memiliki kinerja lebih baik. Pengujian yang dilakukan meliputi throughput, Connection, dan reply. Kata kunci: Web Server, Apache, Litespeed, Httperf, VPS. ABSTRACTIn 2018 the number of internet users in Indonesia has reached 171.17 million. This figure is equivalent to 64.8% of Indonesia's total population of 264.16 million people, with a growth percentage of users being 10.12% per year [1]. Along with the increase in internet users, the number of website service usage is also increasing. This has an impact on increasing the number of web page requests, so the choice of a web server is very important.Apache is still the most widely used web server, in January 2016 there were 77.76% correspondents using Apache [3]. While in 2008 Litespeed was ranked 16th for the most popular web server, Litespeed's market increased from 0.39% to 3.29%, up from 16th place to 4th position.Therefore, here the author wants to do a Comparative Analysis of the Performance of Apache and Litespeed Web servers using Httperf on a Virtual Private Server (VPS) with the CentOS Operating System. The research was conducted by testing the performance of each web server by giving the same load to both web servers and comparing the results obtained to find out which web server Apache and Litespeed have the better performance. The tests carried out include throughput, connection, and reply. Keywords: Web Server, Apache, Litespeed, Httperf, VPS.
Perancangan E-Government Pada Pekon Sukoharjo 1 Sebagai Media Penyampaian Informasi Berbasis Web Mobile Renaldo, Riki; Nungsiyati, Nungsiyati; Ariyantini, Vivi
Jurnal Teknologi Informasi RESPATI Vol 15, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jtir.v15i3.370

Abstract

INTISARISistem Informasi berbasis Web Mobile adalah salah satu sarana yang dapat digunakan untuk menyebarkan data dan informasi secara cepat dan tepat pada masa sekarang ini. Karena pada masa sekarang ini mobile atau yang sering disebut dengan (Gadget / handphone pintar) bukan lagi menjadi alat elektronik yang terbilang mahal, hampir semua orang memiliki perangkat ini mulai dari anak sekolah sampai dengan pengusaha. Dengan perangkat mobile ini banyak kegiatan yang dapat diakukan mulai dari transaksi pembelian, penjualan, pemasaran produk sampai dengan penyampaian data dan informasi secara cepat dan tepat. Pengertian Web Mobile sendiri adalah sistem informasi berbasis website yang dirancang secara khusus agar dapat berjalan dalam perangkat mobile dengan presisi yang telah disesuaikan dengan kebutuhan dan fungsi layar mobile. Pengolahan data dan informasi pada Pekon Sukoharjo 1 masih menggunakan metode konvensional, dimana dalam penyampaian data dan informasi kepada masyarakat sering mengalami kendala. Kendala tersebut adalah tidak sampainya informasi yang disebarkan dari Pekon untuk masyarakat sekitar. Berdasakan hasil uraian tersebut, diperlukan sebuah sistem informasi E-Government berbasis Web Mobile untuk memudahkan penyampaian data dan informasi dari Pekon untuk Masyarakat. Diharapkan dengan adanya sistem ini, petugas Pekon dapat dengan cepat dan tepat dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Kata Kunci : Sistem Informasi, Sukoharjo 1, Web Mobile, E-Government. ABSTRACT                    Web-based Mobile Information System is one of the tools that can be used to disseminate data and information quickly and precisely in the present. Because at the present time mobile or often called (smart gadget / handphone) is no longer an expensive electronic device, almost everyone has these devices ranging from school children to entrepreneurs. With this mobile device, there are many activities that can be carried out starting from purchasing, sales, product marketing to delivering data and information quickly and precisely. Understanding Mobile Web itself is a website-based information system specifically designed to run on mobile devices with precision that has been adapted to the needs and functions of the mobile screen. Data and information processing in Sukoharjo 1 village still uses conventional methods, where in delivering data and information to the community there are often obstacles. The obstacle is the lack of information disseminated from the village to the surrounding community. Based on the results of the description, a Mobile Web-based E-Government information system is needed to facilitate the delivery of data and information from the village to the Community. It is expected that with this system, village officials can quickly and accurately convey information to the public.. Keywords : Information System, Sukoharjo 1, Web Mobile, E-Government.
Sistem Informasi Akademik Mahasiswa Berbasis Web Pada Stmik Komputama Majenang Somaida, Mochammad Hasymi; Sumantri, R Bagus Bambang
Jurnal Teknologi Informasi RESPATI Vol 16, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jtir.v16i1.388

Abstract

INTISARIDi Era digital peran sistem informasi (SI) sangat mempengaruhi kegiatan bisnis suatu organisasi, peran Sistem informasi akademik (SIAKAD) pada perguruan tinggi sangat penting dalam mengatur segala hal baik berkaitan dengan penyelenggaraan perkuliahan maupun hal-hal lainnya. Di dalam sistem inilah komponen dalam perguruan tinggi seperti dosen, mahasiswa, karyawan serta calon mahasiswa baru bisa dimonitor dan diukur. Sistem yang ada selama ini sudah menerapkan sistem akademik untuk mahasiswa, sehingga membantu Perguruan Tinggi dalam meningkatkan dan mewujudkan kualitas layanan kepada civitas akademika, serta menjadi pemicu juga bagi perguruan tinggi untuk dapat menciptakan proses dan aktifitas pendidikan yang murah, berkualitas, dan cepat. Kata kunci— Digital, Mysql, Php, sistem informasi, SIAKAD ABSTRACTIn the digital era, the role of information systems (SI) greatly affects the business activities of an organization, the role of academic information systems (SIAKAD) in tertiary institutions is very important in regulating all matters related to the administration of lectures and other matters. In this system, components in higher education such as lecturers, students, employees and prospective new students can be monitored and measured. The existing system has implemented an academic system for students, thus helping universities in improving and realizing service quality to the academic community, as well as being a trigger for universities to be able to create cheap, quality, and fast educational processes and activities. Keywords— Digital, Mysql, Php, information system, SIAKAD
Sistem Absensi dan Monitoring Marketing Arteri Pondok Indah Divisi Used Car Menggunakan Metode Algoritma K-Nearest Neighbor dan Naive Bayes pada PT BCA Finance Muhammad Rahman Saleh, Andri Kusuma Wardana, Febriani, Arief Sabarudin,
Jurnal Teknologi Informasi RESPATI Vol 16, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jtir.v16i2.408

Abstract

INTISASI Di era globalisasi sekarang ini, seiring dengan semakin berkembangnya teknologi, banyak orang berharap agar segala sesuatu menjadi lebih praktis, saat ini dibutuhkan sistem untuk melakukan tracking yang mereka lakukan saat bekerja. Salah satu solusi dari masalah ini adalah adanya sistem monitoring terhadap sales dalam melakukan pekerjaannya dalam penjualan, sehingga di sini penulis akan menggunakan k-nearest neighbor dan Naive Bayesian sebagai metode untuk klasifikasi dalam proses absensi sales. Uji coba telah dilakukan untuk menguji fungsionalitas dari sistem yang dibuat. Pengujian akurasi untuk pendeteksi tanda tangan sebagai validasi dalam absensi dengan metode klasifikasi Naive Bayesian memberikan hasil dengan tingkat akurasi yang baik. Dengan sistem absen tanda tangan ini setiap sales tidak dapat melakukan absen jika data akun saat login tidak sesuai. GPS dapat digunakan untuk mengetahui posisi letak  keberadaan sales dalam melakukan tracking pekerjaan yang akan di rekam setiap 10 menit sekali. Sistem tracing dengan GPS ini berfungsi untuk mengetahui posisi sales saat melakukan absen, istirahat, kembali bekerja, absen pulang, dan tracking per 10 menit. Kata Kunci : k-nearest neighbor, naive  bayes, gps.                                                   ABSTRACT In today's era of globalization, along with the development of technology, many people hope that everything becomes more practical, now a system is needed to track what they do while working. One solution to this problem is the existence of a monitoring system for sales in doing their work in sales, so here the author will use k-nearest neighbor and Naive Bayesian as a method for classification in the sales attendance process. Trials have been carried out to test the functionality of the system created. Testing accuracy for signature detection as validation in attendance with the Naive Bayesian classification method gives results with a good level of accuracy. With this signature absent system, every salesperson cannot perform an absence if the account data at login does not match. GPS can be used to find out where the sales are in tracking jobs which will be recorded every 10 minutes. This tracing system with GPS functions to find out the position of sales when taking absences, resting, returning to work, absent from home, and tracking every 10 minutes. Keywords: k-nearest neighbor, naive bayes, gps.
PENERAPAN CRM UNTUK ANALISIS KELAYAKAN BISNIS DISTRIBUSI KAYU BERBASIS ANDROID Saputro, Angga Cahyo
Jurnal Teknologi Informasi RESPATI Vol 15, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jtir.v15i2.352

Abstract

                                             INTISASICv. Indotrace adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang distribusi kayu, saat ini dalam melakukan bisnisnya, perusahaan mengalami beberapa hambatan dengan para pelanggan industry kayu dan pelanggan mitra perusahaan.Maka dari itu untuk menghubungkan peusahaan dengan pelanggan idustri kayu dan pelanggan mitra perusahaan, maka perusahaan ingin menerapkan CRM (Customer Relationship Management) guna mengatasi permasalahn tersebut. Dalam menerapkan CRM perusahaan membandingkan alur bisnis yang sudah berjalan dengan alur bisnis usulan yang mana alur bisnis usulan ini digambarkan dengan use case diagram dan data flow diagram. Hasil akhir penelitian ini adalah berupa rekomendasi prototype aplikasi yang mana digunakan untuk membantu proses bisnis yang dijalani perusahaan. Selain itu juga dalam penelitian ini dilakukan analisa keuangan untuk menujukkan efektifitas aplikasi yang dijalankan pada perusahaan. Hasilnya usulan aplikasi ini layak untuk dijalankan dengan ROI sebesar 59% dan NPV sebesar 85,321,596. Selain itu payback periode nya menunjukkan pada tahun pertama sudah bisa kembali. Kata kunci— CRM, Distribusi, Kayu, Andoroid, Kelayakan Bisnis.                                                                                      ABSTRACTThis CV Indotrace is a company engaged in the distribution of wood, currently in doing business, the company experiences several obstacles with the customers of the wood industry and the customers of the company's partners. So from that to connect the company with wood industry customers and customers of the company's partners, the company wants to implement CRM (Customer Relationship Management) to overcome these problems.In implementing CRM the company compares the business flow that is already running with the proposed business flow where the proposed business flow is illustrated with use case diagrams and data flow diagrams. The final result of this research is in the form of a prototype application recommendation which is used to help the business processes undertaken by the company. In addition, this study also conducted a financial analysis to show the effectiveness of applications that are run on the company. The result is that this proposed application is feasible to run with an ROI of 59% and an NPV of 85,321,596. In addition, the payback period shows that the first year can be returned.Kata kunci— CRM, Distribution, Wood, Andoroid, Business Feasibility.
Perencanaan Strategis Sistem Informasi pada Perguruan Tinggi Swasta di Yogyakarta (Studi Kasus Universitas ABC) Sutanto, Nur Hamid
Jurnal Teknologi Informasi RESPATI Vol 16, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jtir.v16i1.383

Abstract

INTISARIPerguruan tinggi saat ini perlu melakukan penyesuaian pada setiap proses bisnisnya untuk memaksimalkan kinerja dengan penerapan dan pemanfaatan IS/IT.  Menyusun perencanaan dalam bentuk portofolio aplikasi IS/IT di lingkup kerja Perguruan Tinggi yang diperoleh dari hasil analisis perencanaan strategis sistem informasi adalah langkah penting dalam manajemen perencanaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan analisis perencanaan strategis sistem informasi yang merupakan rekomendasi penerapan strategis sistem informasi dari hasil analisis perencanaan pada Universitas ABC. Penelitian ini menggunakan metode analisis CSF dan analisis portofolio aplikasi McFarland Stategic Grid. Sehingga menghasilkan bahwa Universitas ABC perlu mengimplementasikan 10 aplikasi atau sistem infromasi yang tergambar pada 4 kuadran di portofolio aplikasi McFarlan Strategic Grid. Sehingga berdasarkan hasil tersebut, Universitas ABC memiliki keunggulan dan daya saing serta proses bisnis yang terintegrasi dan berkesinambungan.Kata kunci — perencanaan strategis sistem informasi, perguruan tinggi swasta, Yogyakarta, terintegrasi, berkesinambungan. ABSTRACTToday's universities need to make adjustments to each of its business processes to maximize performance by implementing and utilizing IS / IT. Compiling a plan in the form of a portfolio of IS/IT applications in the scope of work of a higher education obtained from the results of the information system strategic planning analysis is an important step in planning management. The purpose of this study is to analyze information system strategic planning which is a recommendation for the strategic application of information systems from the results of planning analysis at ABC University. This study uses the CSF analysis method and the McFarland Stategic Grid application portfolio analysis. So as to result that the ABC University needs to implement 10 applications or information systems depicted in the 4 quadrants in the McFarlan Strategic Grid application portfolio. So that based on these results, the ABC University has advantages and competitiveness as well as an integrated and sustainable business process.Kata kunci —   strategic planning of information systems, private universities, Yogyakarta, integrated, sustainable.
Analisis Stok dan Penjualan Kaftan Menggunakan Metode Backpropagation (Studi Kasus Lala New Fashion) Goenawan Brotosaputro, Bimo Asward,
Jurnal Teknologi Informasi RESPATI Vol 16, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jtir.v16i2.403

Abstract

INTISASITeknologi data mining sangat berguna dalam membantu penjualan dalam menemukan informasi yang sangat penting dari gudang data mereka. Data mining mengeksplorasi basis data untuk menemukan pola-pola yang tersembunyi, meramalkan tren dan sifat-sifat perilaku bisnis yang sangat berguna untuk mendukung pengambilan keputusan, pencarian informasi dalam memprediksi yang mungkin saja tidak dilihat atau dilupakan oleh pelaku bisnis karena di luar dari ekspektasi mereka. Analisis yang diotomatisasi yang dilakukan oleh data mining menjawab pertanyaan-pertanyaan bisnis yang dengan cara tradisional memerlukan cukup banyak waktu dalam menjawabnya. Hasil dari analisis adalah menggali informasi dari data penjualan sehingga dapat memprediksi seberapa besar stok yang harus disiapkan untuk nantinya ditaruh di toko sehingga tidak ada penumpukan stok yang berlebih. Pada penelitian ini, akan dilakukan analisis jaringan saraf tiruan  untuk memprediksi stok yang akan disiapkan. Algoritma yang akan digunakan adalah backpropagation untuk kemudian dapat menjadi keluaran angka yang dapat di tentukan besaran stok yang akan disiapkan kepada penjual. Diharapkan analisis yang dibuat dalam memprediksi stok dan penjualan menggunakan metode backpropagation dapat memprediksi stok sesuai dengan data yang ada. Kata Kunci: stok, penjualan, backpropagation, prediksi, data mining..  ABSTRACT Data mining technology is very useful in helping sales find important information from their data warehouses. Data mining explores databases to find hidden patterns, predict trends and traits of business behavior that are very useful to support decision making, search for information in predicting that may not be seen or forgotten by business people because it is outside of their expectations. Automated analysis performed by data mining answers business questions that traditionally require considerable time in answering. The result of the analysis is to dig information from sales data so that it can predict how much stock should be prepared to later be placed in the store so that there is no excess stock buildup. In this research, an analysis of artificial neural networks will be conducted to predict the stock that will be prepared. The algorithm that will be used is backpropagation to then be able to output numbers that can be determined the amount of stock to be prepared for the seller. It is expected that the analysis made in predicting stock and sales using the backpropagation method can predict stock in accordance with existing data. Keywords: stock, sales, backpropagation, prediction, data mining..
Evaluasi Tata Kelola TI Berdasarkan Perspektif Internal Balance Scorecard dan Framework Cobit 4.1 (Studi Kasus: Institut Teknologi Budi Utomo Jakarta Timur) Destyanto, Febrian; Kusrini, Kusrini; Henderi, Henderi
Jurnal Teknologi Informasi RESPATI Vol 15, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jtir.v15i2.346

Abstract

INTISARITata kelola sistem informasi menentukan tingkat pencapaian dari tujuan bisnis perusahaan. Semakin baik tata kelola sistem informasi berdampak pada keberhasilan mengelola proses dan tujuan bisnis dalam aspek akuntabilitas, resposibilitas dan transparansi. Model COBIT 4.1 digunakan untuk dapat mengukur tingkat keberhasilan suatu tata kelola sistem informasi sesuai dengan tujuan bisnis perusahaan. penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat kematangan tata kelola sistem informasi dari institut teknologi budi utomo dengan menggunakan perspektif internal dengan focus peningkatan dan pemeliharaan fungsionalitas proses bisnis pada model Balanced Scorecard sebagai alat untuk memetakan rencana strategis perusahaan, lalu dilakukan pengukuran tingkat kematangan menggunakan sub domain terpilih pada COBIT 4.1. Dari pemetaan Balanced Scorecard dan COBIT4.1 diperoleh sub domain PO2, PO3, AI2, AI4, dan AI7 yang digunakan untuk mengevaluasi tata kelola sistem informasi pada institut teknologi budi utomo berdasarkan model framework COBIT 4.1. Hasil pengukuran tingkat kematangan sub domain terpilih didapatkan hasil tingkat kematangan level 2 atau proses sudah dilakukan namun belum baku dan terdokumentasi secara terstruktur. Sedangkan tingkat kematangan yang diharapkan berada pada level 3 atau proses sudah terdefinisi baku dan terdokumentasi dengan struktur yang jelas dan baik. Hasil akhir dari penelitian berupa rekomendasi perbaikan untuk menuju tingkat kematangan yang diharapkan. Kata Kunci : Tingkat Kematangan, Balanced Scorecard (BSC), Perspektif Internal, COBIT 4.1, Tata Kelola Sistem Informasi ABSTRACTInformation system governance determines the level of achievement of the company's business goals. The better governance of information systems affects the success of managing business processes and objectives in aspects of accountability, resposibility and approval. The COBIT 4.1 model is used to measure the success of an information system governance in accordance with the company's business goals. This research was conducted to study the maturity level of information systems governance Institut Teknologi Budi Utomo using an internal perspective with a focus on improving and maintaining business process functionality in the Balanced Scorecard model as a tool to map out the company's strategic plan, then measuring the maturity level using sub domains obtained in COBIT 4.1. From the mapping of the Balanced Scorecard and COBIT4.1, PO2, PO3, AI2, AI4, and AI7 sub-domains are used to collect information systems governance at the utmost Budi technology institution based on the framework of the COBIT 4.1 model. The results of the measurement of the level of maturity of the sub domain are taken the level 2 maturity level results or the process has been carried out but not yet standardized and structured documented. While the expected level of maturity at level 3 or process is standard and documented with a clear and good structure. The final results of the study consisted of improvements to achieve the expected level of maturity. Keywords: Maturity Level, Balanced Scorecard (BSC), Internal Perspective, COBIT 4.1, Information System Governance