cover
Contact Name
Maisarah
Contact Email
jurnalraudhah@uinsu.ac.id
Phone
+6282160726692
Journal Mail Official
jurnalraudhah@uinsu.ac.id
Editorial Address
Jl. Ismail Harun, Kenangan Baru, Kec. Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara 20371
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL RAUDHAH
ISSN : 23382163     EISSN : 27162435     DOI : 10.30829/raudhah
Core Subject : Religion, Education,
Raudhah Journal is a peer-reviewed journal, published twice a year [January and July] by the Department of Early Childhood Islamic Education (http://piaud.uinsu.ac.id/) at the Faculty of Tarbiyah and Teacher Training, State Islamic University of North Sumatra, Indonesia. Raudhah Journal publishes 10 (ten) articles per edition. It is available online as open access sources as well as in print. Raudhah Journal welcomes the contribution of research-based articles on early childhood education, and raudhatul athfal.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 188 Documents
Strategi Guru dalam Meningkatkan Kemampuan Berbicara Pada Anak Karim, Ismawati K; Juniarti, Yenti; Arifin, Irvin Novita
Jurnal Raudhah Vol 10, No 2 (2022): RAUDHAH
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/raudhah.v10i2.2037

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi guru dalam meningkatkankan kemampuan berbicara pada anak. Penelitian ini menggunakan metode  deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, dokumentasi dan wawancara. Hasil penelitian bahwa deskripsi kemampuan berbicara anak di TK ini yaitu dapat berkembang dengan optimal, terlihat dari indikator pertama gambaran kemampuan berbicara terdapat 6 dari 15 anak yang kemampuan berbicaranya masih minim, dikarenakan kurangnya stimulasi dari orangtua dalam meningkatkan kemampuan berbicara anak. Sebaliknya banyak anak yang kemampuan berbicaranya sudah baik. Hal ini juga dipengaruhi oleh pernguasaan kosa kata yang dimiliki anak. Guru harus memiliki kemampuan dalam mengembangkan strategi pembelajaran karena guru merupakan kunci utama keberhasilan siswa. Terdapat 4 strategi yang digunakan guru dalam meningkatkan kemampuan berbicara yaitu, bermain peran, bercakap-cakap, bernyanyi, bercerita dan bermain show and tell. Adapun faktor yang mempengaruhi kemampuan anak dalam bercerita adalah kecerdasan dan lingunganKata kunci:  Strategi, Kemampuan Berbicara, Anak.This study aims to find out the teacher's strategy in improving children's speaking skills. This study used descriptive qualitative method. Data collection is done by observation, documentation and interviews. The results of the study show that the description of children's speaking skills in kindergarten can develop optimally. It can be seen from the first indicator of speaking ability that there are 6 out of 15 children whose speaking skills are still minimal, due to lack of stimulation from parents in improving children's speaking abilities. Against many children whose speaking skills are already good. This is also influenced by the vocabulary mastery of the child. Teachers must have the ability to develop learning strategies because teachers are the main key to student success. There are 4 strategies used by the teacher in improving speaking skills, namely, playing roles, conversing, singing, telling stories and playing show and tell. The factors that influence children's ability to tell stories are intelligence and environmentKeywords: Strategy, Speaking Ability, Children
Upaya Meningkatkan Kreativitas Anak Melalui Kegiatan Mozaik Di Ra Darul Arafah Desa Lau Bakeri Kutalimbaru Basri, Muhammad
Jurnal Raudhah Vol 10, No 1 (2022): RAUDHAH
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/raudhah.v10i1.1657

Abstract

AbstrakArtikel ini menjawab persoalan upaya meningkatkan kreativitas anak melalui kegiatan mozaik di RA Darul Arafah Desa Lau Bakeri Kutalimbaru. Dalam hal ini, tidak hanya guru yang berperan, tetapi para orang tua serta masyarakat juga ikut andil dalam meningkatkan kreativitas anak melalui kegiatan mozaik di RA Darul Arafah Desa Lau Bakeri Kutalimbaru. Apalagi semakin berkembangnya suatu zaman, maka meningkatkan kreativitas anak justru dituntut pada kehidupan bermasyarakat. Tujuan kegiatan yaitu: 1). Siswa memahami seni mozaik, 2). Penulis mampu memberi stimulasi untuk perkembangan potensi seni siswa, 3). Siswa memahami pembuatan desain karya seni mozaik 4). Siswa memperoleh keterampilan tentang seni mozaik. Sasaran kegiatan pengabdian ini adalah siswa di RA Darul Arafah Desa Lau Bakeri Kutalimbaru. Metode kegiatan pengabdian ini berupa kualitatif dan pelatihan kepada para siswa di RA Darul Arafah Desa Lau Bakeri Kutalimbaru, yang terdiri dari 3 tahap kegiatan yaitu: 1. Tahap persiapan, 2. Tahap pelaksanaan pelatihan, dan 3. Tahap pasca pelatihan. Metode pelatihan yang digunakan dalam pengabdian ini adalah: ceramah, tanya jawab, praktek, dan simulasi. Hasil yang dicapai ialah: 1). Sebanyak 2 kelompok mendapatkan score 85-86 dengan kriteria sangat baik, 2). Sebanyak 2 kelompok mendapatkan score 73-75 dengan kriteria baik, 3) Hampir seluruh siswa memahami tentang konsep seni karya mozaik, 4). Siswa mampu mengembangkan bahan ajar dan mampu membuat karya seni menempel karya mozaik, dengan kriteria mandiri, kreatif, rapi, teknik benar, dan estetik warna serta tema.Kata kunci: kreatif, mozaik, siswa, pengabdian AbstractThis article answers the question of efforts to increase children's creativity through mosaic activities at RA Darul Arafah, Lau Bakeri Village, Kutalimbaru. In this case, not only teachers play a role, but parents and the community also take part in increasing children's creativity through mosaic activities at RA Darul Arafah, Lau Bakeri Village, Kutalimbaru. Moreover, as an era develops, increasing children's creativity is actually demanded in social life. The objectives of the activity are: 1). Students understand the art of mosaics, 2). The author is able to provide stimulation for the development of students' artistic potential, 3). Students understand the making of mosaic art designs 4). Students acquire skills about the art of mosaics. The target of this service activity is students at RA Darul Arafah, Lau Bakeri Village, Kutalimbaru. The method of this service activity is in the form of qualitative and training for students at RA Darul Arafah, Lau Bakeri Village, Kutalimbaru, which consists of 3 stages of activity, namely: 1. Preparation stage, 2. Training implementation stage, and 3. Post-training stage. The training methods used in this service are: lecture, question and answer, practice, and simulation. The results achieved are: 1). A total of 2 groups got a score of 85-86 with very good criteria, 2). A total of 2 groups got a score of 73-75 with good criteria, 3) Almost all students understand the concept of mosaic art, 4). Students are able to develop teaching materials and are able to make works of art attached to mosaic works, with independent, creative, neat criteria, correct technique, and aesthetic colors and themes.Keywords:  creative, mosaic, students, devotion 
Pengenalan Klasifikasi Menggunakan Media Bahan Alam Pada Anak Usia 5-6 Tahun Di RA Ar-Rahmah Qisthiyah, Azka; Malika, Siti Azalea; Maharani, Zakia; Hasanah, Lathipah
Jurnal Raudhah Vol 10, No 2 (2022): RAUDHAH
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/raudhah.v10i2.1999

Abstract

Pemanfaatan media bahan alam masih jarang digunakan pada kegiatan pembelajaran di sekolah. Untuk mendorong kemampuan klasifikasi anak, biasanya hanya menggunakan alat permainan edukatif modern seperti balok  kayu, lego, kartu, dsb. Penelitian ini bertujuan untuk mengenalkan klasifikasi pada anak usia 5-6 tahun menggunakan media bahan alam di RA Ar-Rahmah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data berupa observasi dan wawancara. Kemampuan klasifikasi dalam penelitian ini meliputi klasifikasi warna, bentuk, dan ukuran. Media bahan alam yang digunakan yaitu biji kacang hijau, biji salak, biji lada, batu kerikil, dan daun-daunan. Sampel dalam penelitian ini yaitu anak usia 5-6 tahun di RA Ar-Rahmah yang berjumlah 10 anak. Aktivitas yang dilakukan yaitu mengamati, membandingkan, dan mengklasifikasikan.Kata kunci: klasifikasi; media bahan alam; anak usia dini.The use of natural material media is still rarely used in learning activities at school. To encourage children's classification skills, they usually only use modern educational game tools such as wooden blocks, lego, cards, etc. This study aims to determine the classification ability of children aged 5-6 years using natural media at RA Ar-Rahmah. The method used in this research is descriptive qualitative method. Data collection techniques in the form of observation and interviews. Classification capabilities in this study include color, shape, and size classification. The natural material media used were mung bean seeds, salak seeds, pepper seeds, gravel, and leaves. The sample in this study were children aged 5-6 years in RA Ar-Rahmah, totaling 10 children. The activities carried out are observing, comparing, and classifying.Keywords: classification; natural media; early childhood
Upaya Meningkatkan Perilaku Gotong Meningkatkan Perilaku Royong AUD Melalui Permainan Tradisonaal Di TK Islam Ridho Walidhaina situmorang, hanisah
Jurnal Raudhah Vol 10, No 1 (2022): RAUDHAH
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/raudhah.v10i1.1498

Abstract

Menanamkan karakter positif pada anak usia sekolah dasar membutuhkan perhatian lebih. Mengingat, tantangan di era digital tentunya membawa dampak, baik positif dan dampak negatif. Mengantisipasi dampak negatif tantangan era digital dapat dilakukan melalui penguatan pendidikan karakter. Teknologi digital sebagai contoh smartphone memiliki dampak negatif berupa individualisme bagi penggunanya. Oleh karena itudiperlukan penguatan karakter gotong royong dalam mengantisipasi hal-hal negatif dampak perkembangan era digital. Salah satu strategi penguatan karakter gotong royong dapat dilakukan oleh guru sekolah dasar melalui pelaksanaan permainan tradisional.
Upaya Meningkatkan Kemampuan Bacaan Shalat Melalui Metode Pembiasaan Nuryati, Nuryati; Masliati, Tati; Juhariah, Juhariah
Jurnal Raudhah Vol 10, No 2 (2022): RAUDHAH
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/raudhah.v10i2.2038

Abstract

Rendahnya kemampuan bacaan shalat anak kelompok B di PAUD Al-Husna Kecamatan Baros kabupaten Serang terjadi karena kurangnya pembiasaan yang baik. Tujuan dari penelitian ini untuk meningkatkan kemampuan bacaan shalat anak Usia 5-6 tahun atau kelompok B melalui penerapan metode murojaah sebagai tindak lanjut. Jenis penelitian tindakan kelas (PTK) menggunakan model penelitian Kemmis dan Taggart, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan tes serta catatan lapangan,  menggunakan 2 siklus. Hasil penelitian menunjukan peningkatan anak kelompok B di PAUD Al-Husna  melalui metode pembiasaan. kemampuan bacaan shalat. Hal ini dapat dilihat dari hasil observasi pra siklus skor rata-rata yang di peroleh anak adalah 44,7 % (termasuk kategori MB), sedangkan pada siklus I skor rata-rata di peroleh anak 66,8% (termasuk kategori BSH), sedangkan pada siklus II dengan hasil skor rata-rata yang di peroleh anak sebesar 79,4% (termasuk dalam kategori BSB) pemberian pengarahan aktif dilakukan pada saat kegiatan pengembangan dan pada saat kegiatan penutup.Kata kunci: bacaan shalat; pembiasaan.The low ability to read the prayers of group B children in PAUD Al-Husna, Baros District, Serang district, occurs because of a lack of good habituation. This study aimed to improve the prayer reading skills of children aged 5-6 years or group B through the murojaah method as a follow-up. This type of classroom action research (CAR) uses the Kemmis and Taggart research model, with data collection techniques through observation and tests and field notes, using 2 cycles. The results showed an increase in group B children in PAUD Al-Husna through the habituation method. prayer reading skills. This can be seen from the results of pre-cycle observations that the average score obtained by children is 44.7% (including the MB category), while in the first cycle the average score obtained by children is 66.8% (including the BSH category), while in the second cycle with the results of the average score obtained by children of 79.4% (included in the BSB category) active guidance is carried out during development activities and during closing activities.Keywords: prayer readings; habituation
Upaya Meningkatkan Perkembangan Motorik Kasar Anak Melalui Kegiatan Senam Irama Dan Perlombaan Di Mdta Al-Munawwarah Desa Gunung Tinggi Yanti, Zulfitri; Dewi, Rafika; Sulasmi, Sulasmi
Jurnal Raudhah Vol 10, No 1 (2022): RAUDHAH
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/raudhah.v10i1.1658

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motorik kasar anak melalui kegiatan senam irama serta kegiatan perlombaan pada anak usia 7-11 tahun di MDTA Al-Munawwarah Desa Gunung Tinggi. Kapabilitas motorik kasar pada seorang anak merupakan instrument kesehatan yang sangat mempengaruhi kehidupannya. Penelitian ini  dilakukan melalui  penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah anak usia 7-11 tahun di MDTA Al-Munawwarah Gunung Tinggi yang berjumlah 20 anak. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi. Analisis data menggunakan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya meningkatkan motorik kasar melalui kegiatan senam irama MDTA Al-Munawwarah Gunung Tinggi sangat berperan dalam meningkatkan motorik kasar anak dan bahkan terlihat pada perlombaan yang dilakukan setelahnya. Adapun upaya yang dilakukan untuk meningkatkan motorik kasar melalui kegiatan senam irama di MDTA Al-Munawwarah adalah dengan gerakan melompat dua kaki, mengangkat kedua tangan, dan menggerakkan kekiri dan kekanan lalu disusul dengan beberapa bentuk perlombaan seperti; perlombaan memasukkan paku, makan kerupuk, cerdas cermat, dan mengaji.Kata kunci: Perkembangan, Senam, Perlombaan AbstractThis study aims to improve children's gross motor skills through rhythmic gymnastics and competition activities for children aged 7-11 years at MDTA Al-Munawwarah in Gunung Tinggi Village. Gross motor ability in a child is a health instrument that greatly affects his life. This research was conducted through classroom action research (CAR) which was conducted in two cycles. The subjects of this study were children aged 7-11 years at MDTA Al-Munawwarah Gunung Tinggi, totaling 20 children. The data collection method used is observation. Data analysis used descriptive qualitative. The results showed that efforts to improve gross motor skills through MDTA Al-Munawwarah Gunung Tinggi rhythmic gymnastics played a very important role in improving children's gross motor skills which were seen in the competitions that followed. The efforts made to improve gross motor skills through rhythmic gymnastics activities at MDTA Al-Munawwarah are by jumping two feet, raising both hands, and moving left and right then followed by several forms of competitions such as; competitions to insert nails, eat crackers, quizs, and recite the Qur’an.Keywords: Gymnastics, competition, development. 
Peningkatan Konsentrasi Anak Melalui Metode Eksperimen Membuat Balon Mengembang Tanpa Ditiup Pada Kelompok A1 Tk HOM PIM PA Nuraida, Nuraida; Fidrayani, Fidrayani; Andriyani, Lina; Aprilia, Nisrina Syifa Wulan
Jurnal Raudhah Vol 12, No 1 (2024): RAUDHAH
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/raudhah.v12i1.3289

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan konsentrasi anak melalui metode eksperimen membuat balon mengembanga tanpa ditiup pada kelompok A1 di Tk HOM PIM PA. Jenis penelitian yang dipilih adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan sebanyak 2 siklus pada kelompok A1 di Tk HOM PIM PA yang berjumlah 19 orang. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, catatan lapangan dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa adanya peningkatan konsentrasi anak melalui metode eksperimen membuat balon mengembang tanpa ditiupyang dilakukan tindakan siklus I didapat presentase rata-rata kemampuan konsentrasi anak sebesar 52,63% . Kemudian pada tindakan siklus II didapat presentase rata-rata kemampuan konsentrasi anak sebesar 84,21%. Hasil ini berdampak pada meningkatnya konsentrasi anak pada pembelajaran yang diberikan oleh guru.Kata kunci: konsentrsi anak; metode eksperimen; balon mengembang tanpa ditiup
Model Pembelajaran Anak Usia Dini di TK Babarsari Lubis, Hilda Zahra; Ardilla, Novi
Jurnal Raudhah Vol 11, No 2 (2023): RAUDHAH
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/raudhah.v11i2.2803

Abstract

Penelitian yang dilakukan ini merupakan tentang metode dan Proses pembelajaran anak usia dini ditekankan pada proses belajar melalui bermain. Hal ini dilakukan untuk melatih keterampilan dasar. Melalui kegiatan bermain, anak dapat melibatkan diri dan bereksplorasi untuk memperkuat hal-hal yang dimiliki dan menemukan pengetahuan baru. Proses pembelajaran yang dilaksanakan bertujuan untuk mengoptimalkan aspek pengembangan anak. Proses belajar dengan strategi bermain dilaksanakan sesuai dengan tujuan yang telah ditentukan. Model belajar melalui bermain yang dipakai adalah bermain terbimbing dan diarahkan karena cenderung memakai media pembelajaran. Proses belajar yang dilaksanakan cenderung klasikal dengan materi dan metode yang sama secara serentak dan diterapkan bagi semua anak. Proses pembelajaran yang dilaksanakan dibuat variatif sesuai keunikan setiap anak sehingga dalam proses belajar dapat dikondisikan untuk memilih sudut permainan sesuai minat dan pilihannya.
Tradisi Bepapai Pada Suku Banjar: Upaya Pelestariannya Veryawan, Veryawan; Tursina, Ade; Mahriza, Rita; Safria, Safria
Jurnal Raudhah Vol 12, No 1 (2024): RAUDHAH
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/raudhah.v12i1.3450

Abstract

"Bepapai" berarti mandi. Secara terminologi, sesuai dengan arti umumnya, ini adalah ritual yang dilakukan untuk membersihkan tubuh dan jiwa. Anak-anak usia dini saat ini mengalami kurangnya pemahaman tentang budaya dan tradisi adat istiadat setempat. Hal ini disebabkan oleh dominasi aktivitas digital, dimana anak-anak cenderung terpaku pada penggunaan gawai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui upaya pelestarian tradisi Bepapai pada anak Suku Banjar di Desa Sungai Ular, Secanggang Kec. Sungai Ular, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan. Penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif analisis. Peneliti memperoleh data penelitian dari lapangan melalui wawancara dan observasi untuk menjelaskan upaya pelestarian tradisi Bepapai.
Keefektifan Metode Modelling Simbolik Berbantu Media Wayang Kartun Profesi Terhadap Kemampuan Berbahasa dan Keterampilan Bercerita Elyasari, Siti; Buchori, Achmad; Sulianto, Joko
Jurnal Raudhah Vol 11, No 2 (2023): RAUDHAH
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/raudhah.v11i2.2087

Abstract

Abstrak        Guru dituntut untuk dapat menerapkan metode pembelajaran yang kreatif dan inovatif dengan memanfaatkan media sehingga dapat membantu menumbuhkan kemampuan berbahasa dan keterampilan bercerita peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh, ketuntasan belajar, dan beda rata-rata metode modelling simbolik berbantu media wayang kartun profesi terhadap kemampuan berbahasa dan keterampilan bercerita. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan desain penelitian posttest-only-control-design. Populasi penelitian ini seluruh peserta didik kelompok B TK Nurul Bahri 02 Batang. Sampel dipilih secara cluster random sampling, terpilih B1 sebagai kelompok eksperimen dan B3 sebagai kelompok control. Instrumen yang digunakan antara lain RPP, posttest kemampuan berbahasa, dan posttest keterampilan bercerita. Data diolah menggunakan uji manova, uji ketuntasan belajar, uji beda rata-rata, dan uji N-Gain Score. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode modelling simbolik berbantu media wayang kartun profesi berpengaruh terhadap kemampuan berbahasa dan keterampilan bercerita, ditinjau dari table multivariate test dan table test of between subject effect pada uji manova dengan masing-masing nilai Sig. 0,000 < 0,05. Uji ketuntasan belajar diperoleh nilai sig. 0,002 pada kemampuan berbahasa dan nilai Sig. 0,032 pada keterampilan bercerita, karena nilai Sig. < 0,05 disimpulkan persentase peserta didik yang mendapat nilai posttest ≥ 75 lebih dari 75%. Uji beda rata-rata diperoleh nilai sig. 0,039 pada kemampuan berbahasa dan nilai sig. 0,001 pada keterampilan bercerita, karena nilai Sig. < 0,05 disimpulkan terdapat perbedaan rata-rata dari dua kelompok. Rata-rata uji N-Gain Score 0,71 pada kemampuan berbahasa termasuk dalam kategori tinggi tafsiran cukup efektif dan 0,67 pada keterampilan bercerita termasuk dalam kategori sedang tafsiran cukup efektif.Kata Kunci: Keefektifan; Kemampuan Berbahasa; Keterampilan Bercerita; Metode Modelling Simbolik; Wayang Kartun Profesi.