cover
Contact Name
Maisarah
Contact Email
jurnalraudhah@uinsu.ac.id
Phone
+6282160726692
Journal Mail Official
jurnalraudhah@uinsu.ac.id
Editorial Address
Jl. Ismail Harun, Kenangan Baru, Kec. Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara 20371
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL RAUDHAH
ISSN : 23382163     EISSN : 27162435     DOI : 10.30829/raudhah
Core Subject : Religion, Education,
Raudhah Journal is a peer-reviewed journal, published twice a year [January and July] by the Department of Early Childhood Islamic Education (http://piaud.uinsu.ac.id/) at the Faculty of Tarbiyah and Teacher Training, State Islamic University of North Sumatra, Indonesia. Raudhah Journal publishes 10 (ten) articles per edition. It is available online as open access sources as well as in print. Raudhah Journal welcomes the contribution of research-based articles on early childhood education, and raudhatul athfal.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 188 Documents
Kesejahteraan Psikologi Orang Tua Dalam Mendampingi Belajar Anak Usia Dini Selama Pandemi Covid-19 Musyafa ali; Raden rachmy Diana
JURNAL RAUDHAH Vol 9, No 2 (2021): RAUDHAH
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/raudhah.v9i2.1279

Abstract

AbstrakPeran ganda orang tua selama pandemi memberikan dampak pada psikologi orang tua. Peran sebagai pekerja seakligus guru bagi anak memberikan dampak selama masa pandemi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kesejahteraan psikologi orang tua dalam mendampingi belajar anak selama pandemi covid-19. Penelitian ini merupakan penelitian lapnagan dengan pendekatan kuantitatif, adapun pengambilan data dengan menggunakan wawancara pada wali murid siswa PAUD Wadas Kelir. Adapun dalam menganalisis data peneliti menggunakan tiga tahap yakni mereduksi, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwasanya kesejahteraan psikologi orang tua dalam mendampingi belajar anak di masa pandemi belum terpenuhi, hal ini dapat dilihat bahwasanya tiga dari enam indikator kesejahteraan psikologi orang tua belum terpenuhi, hal ini ditunjukan dengan berbagai perasaan yang dirasakan oleh orang tua yakni, marah, stres, sedih, resah, kesal, perasaan bingung dan merasa terbebani. Perasaan-perasaan tersubut menunjukan bahwasanya kesejahteraan psikologi orang tua belum terpenuhi secara sepenuhnya, ketika perasaan itu ditarik dalam ranah kesejahteraan psikologi maka selfacceptance,  positive relation with others dan environmental mastery orang tua belum terpenuhi.Kata Kunci : Kesejahteraan psikologi, orang tua, pembelajaran, anak usia dini AbstractThe dual role of parents during the pandemic has an impact on the psychology of parents. The role as a worker as well as a teacher for children has an impact during the pandemic. This study aims to find out how the psychological well-being of parents in accompanying children's learning during the covid-19 pandemic. This research is a field research with a quantitative approach, while data collection using interviews with the guardians of PAUD Wadas Kelir students. Meanwhile, in analyzing the data, the researcher used three stages, namely reducing, presenting data and drawing conclusions. The results of this study indicate that the psychological well-being of parents in assisting children's learning during the pandemic has not been fulfilled, it can be seen that three of the six indicators of the psychological well-being of parents have not been met, this is indicated by the various feelings felt by parents, namely anger. , stress, sadness, restlessness, upset, feeling confused and feeling burdened. These feelings indicate that the psychological well-being of parents has not been fully fulfilled, when these feelings are drawn into the realm of psychological well-being, the self-acceptance, positive relations with others and the environmental mastery of parents have not been fulfilled.Keywords: Psychological well-being, parents, learning, early childhood 
Peran Orang Tua Dalam Mengembangkan Kreativitas Anak Usia 5-6 Tahun Pada Masa Pandemi Di Desa Ujung Teran Kecamatan Merdeka Kabupaten Karo Junaidi Arsyad; Fauziah Nasution; Ayu windari Br Tarigan
JURNAL RAUDHAH Vol 9, No 2 (2021): RAUDHAH
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/raudhah.v9i2.1303

Abstract

AbstrakPenelitian ini dilaksanakan di Desa Ujung Teran Kecamatan Merdeka Kabupaten Karo. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan antara lain sebagai berikut: (1) Peran orang tua dalam mengembangkan kreativitas anak usia 5-6 tahun di Desa Ujung Teran (2) hambatan apa yang dihadapi orang tua dalam mengembangkan kreativitas anak usia 5-6 tahun di Desa Ujung Teran. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan metode deskriptif yang bertujuan untuk memperoleh data secara lengkap, rinci dan mendalam. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dengan menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kemudian data yang telah dikumpulkan diolah melalui (1) Reduksi data (2) penyajian data (3) penarikan kesimpulan. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah orang tua di Desa Ujung Teran yang memiliki anak usia 5-6 tahun. Objek dalam penelitian ini yaitu anak usia 5-6 tahun di Desa Ujung Teran. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa: (1) Peran orang tua dala mengembangkan kreativitas anak sudah cukup baik namun masih perlu ditingkatkan lagi (2) Hambatan yang dihadapi orang tua dalam mengembangkan kreativitas anak usia 5-6 tahun karena keterbatasan waktu dan kurangnya pemahaman orang tua dalam mengembangkan kreativitas pada diri anak.Kata kunci: Peran Orang Tua, Kreativitas Anak Abstract  This research was conducted in Ujung Teran Village, Merdeka District, Karo Regency. This study aims to describe, among others, the following: (1) The role of parents in developing the creativity of children aged 5-6 years in Ujung Teran Village (2) what obstacles parents face in developing the creativity of children aged 5-6 years in Ujung Village Teran. This type of research is qualitative with descriptive method which aims to obtain complete, detailed and in-depth data. Data collection techniques in this study using the methods of observation, interviews, and documentation. Then the data that has been collected is processed through (1) data reduction (2) data presentation (3) drawing conclusions. The subjects used in this study were parents in Ujung Teran Village who had children aged 5-6 years. The object of this research is children aged 5-6 years in Ujung Teran Village. The results of this study concluded that: (1) The role of parents in developing children's creativity is quite good but still needs to be improved (2) Barriers faced by parents in developing the creativity of children aged 5-6 years due to time constraints and lack of understanding of parents in develop creativity in children. Keywords: The Role of Parents, Children's Creativity
Penanaman Nilai Moral (Religius) Anak Usia Dini Melalui Shalat Dhuha Di Tk IT Muhandis Aceh Tenggara Hamidatun Nisa Tambak; Fatma wati
JURNAL RAUDHAH Vol 9, No 2 (2021): RAUDHAH
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/raudhah.v9i2.1299

Abstract

AbstrakKuisioner dalam penelitian ini terdiri dari 15 item pernyataan tentang penerapan shalat dhuha dan 20 item pernyataan tentang perkembangan moral anak usia dini. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara menyebarkan kuisioner kepada para responden yang telah terpilih sebagai sampel penelitian. Selanjutnya, setelah responden mengisi kuisioner tersebut, lalau dikumpulkan kembali dan dilakukan analisis. Pada penerapan shalat dhuha ada 2 indikator yang diukur, yaitu indikator  pemberian kebebasan (pembolehan yang sifatnya toleran), proteksi (tidak ada hubungan apabila anak melanggar peraturan serta kurangnya control terhadap prilaku dan kegiatan anak sehari-hari) dan indikator yang kedua adalah submission (penyerahan). sebesar 38,75%. Hal ini menunjukkan bahwa pemahaman keagamaan memiliki hubungan yang “sedang” dalam pembentukan moral anak usia dini di TKIT Muhandis Aceh Tenggara perkembangan moral anak dapat disimpulkan bahwa penanaman keagamaan yang  permisif memiliki hubungan yang “sedang” dengan nilai rata-rata sebesar 38,75%. Sedangkan pekembangan moral anak usia dini di TK IT Muhandis juga memiliki kategori “sedang” dengan nilai rata-rata sebesar 59,99%.Kata Kunci:  Penerapan shalat dhuha, Moral (religius), Anak Usia Dini. Abstract          The questionnaire in this study consisted of 15 statement items about the implementation of the dhuha prayer and 20 statement items about the moral development of early childhood. Data collection in this study was carried out by distributing questionnaires to the respondents who had been selected as research samples. Furthermore, after the respondents filled out the questionnaire, they were collected again and analyzed. In the implementation of the dhuha prayer, there are 2 indicators that are measured, namely the indicator of giving freedom (tolerant permission), protection (no relationship if the child violates the rules and lack of control over the behavior and daily activities of the child) and the second indicator is submission (submission). ). by 38.75%. This shows that religious understanding has a "moderate" relationship in the moral formation of early childhood at TKIT Muhandis Aceh Tenggara. It can be concluded that permissive religious cultivation has a "moderate" relationship with an average value of 38.75%. Meanwhile, the moral development of early childhood at TKIT Muhandis also has a "medium" category with an average value of 59.99%.Keywords: Implementation of dhuha prayer, Moral (religious), Early Childhood 
Implimentasi Pendekatan Metode Kisah Qur’an Nilai Religiusdan Moral Di Ra Ar-Raudhah Anak Usia Dini Kota Sibolga Sumatera Utara Nurhikmah Pohan; Marhumah Marhumah
JURNAL RAUDHAH Vol 9, No 2 (2021): RAUDHAH
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/raudhah.v9i2.1304

Abstract

AbstrakImplimentasi Pendekatan Metode Kisah Qur‟an Untuk Penanaman Moral Regilius Metode Kisah Qur‟an  memberikan dampak terhadap Pemahaman Moral, Nilai  dan Religius. Penelitian ini mengkaji beberapa fokus pada Bagaimana Implementasi dan Karakteristik Pendekatan Metode Kisah Qur‟an Nilai Religius dan Moral di RA ArRaudhah Sibolga Sumatera Utara. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan psikologi perkembangan. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah Reduksi data (data reduction), Penyajian data (data display), dan Penarikan kesimpulan dan verifikasi (conclution drawing and verification). Teori yang digunakan oleh peneliti yaitu teori dari Vygotsky dalam Kisah Qur‟an pemahaman kognitif anak berkembang dengan apa yang telah di kisahkan terhadap sifat dan perilaku para Nabi karena berkaitan dengan pikiran sadar seorang anak. Semakin bertambahnya besarnya koordinasi dan pengendalian dunia kognitif anak berkembang pesat, semaki kreatif, bebas imajinatif. Hasil dari penelitian ini adalah Implimentasi yang telah dilakukan oleh guru RA ARRaudhah Sibolga Sumatera Utara terhadap nilai moral regilius telah membangkitkan pemahaman terhadap peserta didik, melalui metode kisah Qur‟an, anak dapat memahami sifat-sifat yang di anjurkan oleh allah SWT melalui sifat dan perilakukan yang di lakukan oleh para Nabi-Nabi, serta guru telah melakukan penerapan metode kisah qur‟an untuk mengajarkan nilai dan moral religius untuk anak usia dini sehingga menumbuhkan suatu sifat peserta didik yang sopan dan patuh kepada orang tuanya serta gurunya melakukan perbuatan baik dan meninggalkan yang dilarangya dan karakteristik metode kisah Qur‟am di RA AR-Raudhah Sibolga Sumatera Utara telah menumbuhkan rasa percaya diri, menghargai sesamanya serta anak paham serta mandiri dalam melakukan semua hal, membuat anak saling berbagi dan menolong sesamnya, metode yang sesuai membuat anak lebih disiplin dalam setiap permainan dan cerita yang sesuai dengan aturan yang ditetapkan dan anak mampu mengendalikan tutur bahasanya terhadap teman-teman sebaya maupun guru Kata kunci: Metode kisah Qur’an, nilai dan moral religius, anak usia dini   Abstract  The Implementation of the Qur'anic Story Method Approach for Religious Moral Cultivation The Qur'anic Story Method has an impact on Moral, Value and Religious Understanding. This study examines several focuses on how the implementation and characteristics of the Qur'an Story Method approach, religious and moral values, at RA ArRaudhah Sibolga, North Sumatra. This type of research is a qualitative research with a developmental psychology approach. Methods of data collection using observation, interviews, documentation. The data analysis technique used is data reduction, data display, and conclusion drawing and verification. The theory used by the researcher is the theory of Vygotsky in the story of the Qur'an, children's cognitive understanding develops with what has been told of the nature and behavior of the Prophets because it is related to the conscious mind of a child. The greater the amount of coordination and control in the cognitive world, children develop rapidly, become more creative, free to imaginatively. The result of this research is that the implementation of the teacher RA ARRaudhah Sibolga, North Sumatra, on religious moral values has awakened understanding of students, through the Qur'anic story method, children can understand the traits recommended by Allah SWT through their character and behavior. what the Prophets, as well as teachers have done, have implemented the quran story method to teach religious values and morals for early childhood so as to foster a character of students who are polite and obedient to their parents and the teacher does good deeds and leaves the bad. the prohibition and characteristics of the Qur'am story method in RA AR-Raudhah Sibolga, North Sumatra, have fostered self-confidence, respect for each other and children understand and are independent in doing all things, make children share and help each other, appropriate methods make children more disciplined in each game and story according to the set rules Applies and children are able to control their speech towards peers and teachersKeywords: Qur'an story method, religious values and morals, early childhood  
Etika Pergaulan Keluarga Muslim Sebagai Pembetukan Karakter Anak AS'AD as'ad
JURNAL RAUDHAH Vol 9, No 2 (2021): RAUDHAH
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/raudhah.v9i2.1282

Abstract

AbstrakSebuah Keluarga yang bertanggung jawab terdiri dari suami dan istri atau ayah dan ibu dan anak-anak adalah unit terkecil dari suatu masyarakat. hubungan yang terjadi dalam sebuah keluarga akan harmonis, aman, tentram, sejuk dan nyaman, penuh cinta kasih, sehingga keluarga mendapat informasi dan kebahagiaan. Karakter merupakan nilai-nilai perilaku dari manusia yang berhubungan dengan Tuhan yang Maha Esa, diri sendiri, sesama makhluk ciptaan manusia (manusia, hewan, tumbuhan), dan nilai kebangsaan yang tewujud dalam pikiran, sikap, perasaan, perkataan serta perbuatan berdasarkan norma-norma agama, hukum, tata krama, budaya, dan adat istiadat. Pendidikan karakter merupakan suatu sitem yang berfungsi untuk menanamkan nilai-nilai karakter kepada anak yang meliputi komponen pengetahuan, kesadaran dan kemauan, serta tindakan untuk melaksanakan nilai-nilai tersebut, baik terhadap Tuhan yang Maha Esa, diri sendiri, sesama manusia, seluruh makhluk ciptaan Allah, lingkungan, maupun kebangsaan sehingga menjadi manusia insan kamil. Metode dan jenis pengumpulan data dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan. Proses penelitian dimulai dengan tahapan sebagai berikut: Menemukan dan menemukan informasi yang relevan dengan tema penjaminan mutu, kemudian menganalisis temuan dan kemudian mengembangkan dan mengungkapkan temuan baru terkait etika sosial dalam keluarga sebagai pembentukan karakter anak.Kata kunci: Sikap,  Keluarga Muslim, karakter, anak Abstract  A responsible family consisting of husband and wife or father and mother and children is the smallest unit of a society. relationships that occur in a family will be harmonious, safe, peaceful, cool and comfortable, full of love, so that the family gets information and happiness. Character is the behavioral values of humans related to God Almighty, oneself, fellow human creatures (humans, animals, plants), and national values that are manifested in thoughts, attitudes, feelings, words and actions based on norms. religion, law, manners, culture, and customs. Character education is a system that functions to instill character values in children which includes components of knowledge, awareness and willingness, as well as actions to implement these values, both towards God Almighty, oneself, fellow humans, all of God's creatures. , environment, and nationality so that they become human beings. The method and type of data collection in this research is literature study. The research process begins with the following stages: Finding and finding information relevant to the theme of quality assurance, then analyzing the findings and then developing and revealing new findings related to social ethics in the family as the formation of children's character.Keywords: Attitude, Muslim family, character, children  
Pengaruh Model Pembelajaran Make A Match Terhadap Perkembangan Sosial Anak Usia 5-6 di TK Anugrah Medan Khotimatul Majidah S; Fatmah Syarah
JURNAL RAUDHAH Vol 9, No 2 (2021): RAUDHAH
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/raudhah.v9i2.1305

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui Perkembangan dan pengaruh sosial anak usia 5-6 tahun dalam penggunaan model pembelajaran make a match. Penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif (Quasi Eksperimen Design), menggunakan 2 kelas yaitu eksperimen dan kontrol. Jumlah populasi adalah 38 anak. Pengambilan sampel penelitian ini menggunakan total sampling yaitu mengambil seluruh populasi menjadi sampel. Instrumen penelitian ini menggunakan lembar observasi, teknik analisis data, menggunakan uji normalitas, homogenitas dan hipotesis. Hasil penelitian ini yaitu Pertama Perkembangan sosial anak usia 5-6 tahun di TK Anugrah dibuktikan melalui observasi sebelum menggunakan model pembelajaran make a match pada kelas eksperimen diperoleh dengan nilai rata-rata 7,26 dengan nilai terendah 5, dan nilai tertinggi 9, modusnya 8, dan mediannya 8. Kemudian menggunakan model kelompok diperoleh dengan nilai rata-rata 8,11 dengan nilai terendah 5 dan nilai tertinggi 12, modusnya 8, mediannya 8, dan simpangan baku 1,761.  2) Penggunaan model pembelajaran make a match terhadap perkembangan sosial anak usia 5-6 tahun diperoleh dengan nilai rata-rata 17,53 dengan nilai terendah 15 dan nilai tertinggi 20, modusnya 18 dan mediannya 18. Jadi, perkembangan sosial anak usia 5-6 tahun di TK Anugrah menggunakan model pembelajaran make a match sudah berkembang secara optimal, Kedua Terdapat pengaruh model pembelajaran Make A Match terhadap perkembangan sosial anak usia sebesar 0,05 didapat ttabel pada a diperoleh nilai thitung = 24.8969 dengan taraf  dt 17 diperoleh nilai ttabel = 2,10982. Karena thitung>ttabel maka H0 : ditolak, Ha : diterimaKata kunci: Perkembangan sosial; Make A Match; Paud Abstract  This study aims to determine the development and social influence of children aged 5-6 years in the use of the make a match learning model. The research used is quantitative (Quasi Experimental Design), using 2 classes, namely experimental and control. The total population is 38 children. Sampling in this study used total sampling, namely taking the entire population as a sample. This research instrument uses observation sheets, data analysis techniques, using normality, homogeneity and hypothesis tests. The results of this study are: First, the social development of children aged 5-6 years in Anugrah Kindergarten is proven through observation before using the make a match learning model in the experimental class obtained with an average value of 7.26 with the lowest score of 5, and the highest score of 9, the mode is 8 , and the median is 8. Then using the group model, the average value is 8.11 with the lowest value 5 and the highest value being 12, the mode is 8, the median is 8, and the standard deviation is 1.761. 2) The use of the make a match learning model on the social development of children aged 5-6 years is obtained with an average value of 17.53 with the lowest score of 15 and the highest score of 20, the mode is 18 and the median is 18. So, the social development of children aged 5-6 years in Kindergarten Anugrah using the make a match learning model has developed optimally, Second There is the effect of the Make A Match learning model on the social development of children aged 0.05, obtained ttable in , the value of tcount = 24.8969 with dt level of 17 obtained the value of ttable = 2 ,10982. Because tcount > t table then H0 : rejected, Ha : acceptedKeywords: Social development; Make A Match; Paud 
Implementasi pada Aspek Nilai Agama dan Moral dalam Penerapan Shalat Dhuha di KB Faturrahman Alfaini, Siti; Risma, Risma; Asyaf, Hanifah Azzahra; Syakur, Rizki Abdul; Hasanah, Lathipah
Jurnal Raudhah Vol 10, No 2 (2022): RAUDHAH
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/raudhah.v10i2.1992

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan shalat dhuha dan perkembangan aspek nilai agama dan moral di Kelompok Bermain Fathurrahman. Penelitian ini juga bertujuan untuk mendeskripsikan pembelajaran aspek nilai agama dan moral di KB Fathurrahman. Penelitian yang dilaksanakan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, setting penelitian ini yaitu di Kelompok Bermain Fathurrahman Kecamatan Bojongsari Kota Depok Jawa Barat. Pada umumnya pembelajaran masih difokuskan pada peningkatan kemampuan baca tulis hitung terutama dalam mengenalkan agama yang pada prosesnya mengabaikan perkembangan anak dalam penggunaan media yang diberikan guru. Informan dalam penelitian ini adalah guru yang mengajar di Kelompok Bermain Fathurrahman. Data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kualitatif. Berdasarkan penelitian yang dilakukan ditemukan bahwa kegiatan shalat dhuha di Kelompok Bermain Fathurrahman sudah sesuai dengan perkembangan anak serta membiasakan anak dalam sholat sunnah. Peneliti juga memperoleh hasil yaitu pelaksanaan shalat dhuha di Kelompok Bermain untuk mencapai perkembangan agama dan moral anak secara optimal. Di KB Fathurrahman melakukan upaya dari berbagai macam metode, seperti metode keteladanan, pembiasaan, nasehat, motivasi dan sebagainya. Dalam upaya melalui pelaksanaan shalat dhuha ini peserta didik telah mengalami perubahan yang cukup baik. Dengan demikian dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kegiatan shalat dhuha di KB Fathurrahman mengajarkan anak untuk mengenal agama lebih mendalam dengan membiasakan untuk shalat sunnah.Kata Kunci: Pengembangan Nilai Agama Moral, Shalat Dhuha, Pendidikan Anak Usia DiniThis study also aims to describe learning aspects of religious and moral values in Fathurrahman Family Planning. The research was carried out using a descriptive qualitative approach, the setting of this research was in the Fathurrahman Playgroup, Bojongsari District, Depok City, West Java. In general, learning is still focused on improving the ability to read and write arithmetic, especially in introducing religion which in the process ignores the development of children in the use of media provided by the teacher. Informants in this study are teachers who teach in the Fathurrahman Playgroup. Research data obtained through observation, interviews, and documentation. The data obtained were analyzed descriptively qualitatively. Based on the research conducted, it was found that the dhuha prayer activities in the Fathurrahman Play Group were in accordance with the child's development and biased the child in sunnah prayers. Researchers also obtained results, namely the implementation of Duha prayer in Playgroups to achieve optimal religious and moral development of children. At KB Fathurrahman made efforts from various methods, such as exemplary methods, habituation, advice, motivation and so on. In an effort through the implementation of the Duha prayer, students have experienced quite good changes. Thus from the results of the study it can be concluded that the dhuha prayer activity in Fathurrahman Family teaches children to get to know religion more deeply by getting used to sunnah prayers.Keywords  : Development of Moral Religious Values, Dhuha Prayer, Early Childhood Education
Penerapan Metode Bermain Peran Untuk Meningkatkan Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia 5-6 Tahun Di Ra Al-Mukhlisin Kec. Medan Denai Hadis Purba, Hadis
Jurnal Raudhah Vol 10, No 1 (2022): RAUDHAH
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/raudhah.v10i1.1654

Abstract

AbstrakTujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bealajar sosial emosional anak sebelum  metode  bermain peran dan setelah menerapkan metode bermain peran anak usia 5-6 tahun di  RA Al-Mukhlisin 2021. Subjek yang di gunakan seluruh  kelompok B usia 5-6 tahun  di RA Al-Mukhlisin yang berjumlah 15 orang siswa. Didalam Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini dilakukan di RA Al-Mukhlisin Kec. Medan Denai. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data penelitian ini yaitu Teknik  Observasi dan Dokumentasi.Hasil penelitian siklus I diperoleh data perkembangan sosial anak masih rendah. Dari 15 orang anak, 11 orang anak dikategorikan mulai berkembang (80%)  dan 4 anak yang memperoleh kriteria berkembang sesuai harapan (20%). Pada siklus II dilaksanakan penelitian dengan memperbaiki kesulitan yang di hadapi anak untuk memperoleh peningkatan yang maksimal. Pada siklus II terjadi peningkatan yang signifikan, Dari 15 anak kriteria berkembang sangat baik sebanyak 8 orang (53,33%), sedangkang kriteria berkembang sesuai harapan sebanyak 7 orang anak (46,67%). Anak yang memperoleh kriteria mulai berkembang tidak ada dan anak yang memperoleh kriteria belum berkembang tidak ada.Kata Kunci : Perkembangan Sosial Emosional Dan Bermain Peran  AbstractThe purpose of this study was to find out the socio-emotional learning of children before the role playing method and after applying the role playing method of children aged 5-6 years at RA Al-Mukhlisin 2021. The subjects used were all group B aged 5-6 years at RA Al-Mukhlisin consisting of 15 studentsIn this study using classroom action research (CAR). This research was conducted in RA Al-Mukhlisin Kec. Denai field. The technique used in this research data collection is the Observation and Documentation Technique.    The results of the first cycle research obtained that the data on children's social development is still low. Of the 15 children, 11 children were categorized as starting to develop (80%) and 4 children who obtained the criteria for developing as expected (20%). In the second cycle, research was carried out by correcting the difficulties faced by children to obtain maximum improvement. In the second cycle there was a significant increase, from 15 children the criteria developed very well as many as 8 people (53.33%), while the criteria developed according to expectations as many as 7 children (46.67%). There are no children who get the criteria for starting to develop and there are no children who get the criteria for not developing.Keywords: Emotional Social Development and Role Playing
Penerapan Metode Ummi Dalam Pembelajaran Membaca Al-Qur’an Pada Anak Usia 4-5 Tahun di TK IT Al-Manar Kec. Bukit Kab. Bener Meriah Mahrizki, Fika; Elfiadi, Elfiadi; Sari, Dwhy Dinda
Jurnal Raudhah Vol 10, No 2 (2022): RAUDHAH
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/raudhah.v10i2.2039

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui langkah- langkah penerapan metode ummi dalam pembelajaran membaca Al - Qur’an 2) untuk mengetahui kemampuan anak dalam membaca Al-Qur’an 3) untuk mengetahui kendala dalam penerapan metode ummi dalam pembelajaran membaca Al-Qur’an di TK IT Al-Manar Kecamatan Bukit Kabupaten Bener Meriah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Dalam pengumpulan data penulis menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Langkah-langkah dalam menerapkan metode ummi dalam pembelajaran membaca Al- Qur’an di TK IT Al-Manar ada beberapa langkah yaitu: (a) Pembukaan (b) Apersepsi (c) Pemahaman Konsep (d) Latihan / Keterampilan (e) Evaluasi dan (f) Penutup. 2) Kemampuan anak dalam membaca Al-Qur’an melalui penerapan metode ummi yaitu: (a) anak itu mampu melafadzkan dan mengenal huruf-huruf hijaiiyah dalam Al-Qur’an (b) anak mampu membaca Al-Qur’an (c) anak mampu mengikuti bacaan yang diajarkan oleh guru dan (d) anak mampu mengulangi kembali bacaan Al-Qur’an yang telah diajarkan sebelumnya. 3) Kendala dalam penerapan metode ummi yaitu (a) tidak ada pengulangan materi pembelajaran dirumah yang dilakukan oleh orangtua (b) kualitas bacaan gurunya jika bacaan gurunya tidak fasih dan tidak sesuai dengan makhrajnya maka otomatis bacaan yang diajarkan kepada anak juga tidak fasih.Kata kunci: Metode ummi; Membaca Al-Quran.This study aims to: 1) Knowing the steps of applying the ummi method in learning to read the Qur'an 2) to determine the ability of children to read the Qur'an 3) to find out the obstacles in the application of the ummi method in learning to read the Qur'an in the IT Al-Manar Kindergarten, Bukit District, Bener Meriah Regency. This study uses a qualitative method with a qualitative descriptive approach. In collecting data, the writer uses interview, observation and documentation methods. The results showed that: 1) The steps in applying the ummi method in learning to read the Qur'an at TK IT Al-Manar there were several steps, namely: (a) Opening (b) Apperception (c) Concept Understanding (d) Exercise / Skills (e) Evaluation and (f) Closing. 2) The child's ability to read the Qur'an through the application of the ummi method, namely: (a) the child is able to recite and recognize the hijaiiyah letters in the Qur'an (b) the child is able to read the Qur'an (c) the child is able to follow the readings taught by the teacher and (d) the child is able to repeat the reading of the Qur'an that has been taught previously. 3) Obstacles in the application of the ummi method, namely (a) there is no repetition of home learning materials carried out by parents (b) the quality of the teacher's reading if the teacher's reading is not fluent and not in accordance with the makhraj then automatically the reading taught to children is also not fluent.Keywords: Ummi method; Read Al-Qur'an.
PENGELOLAAN PEMBELAJARAN AGAMA ISLAM UNTUK ANAK USIA DINI Hasna, Luthfiyah
Jurnal Raudhah Vol 10, No 1 (2022): RAUDHAH
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/raudhah.v10i1.1475

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan Pengelolaan Pembelajaran Agama Islam untuk Anak Usia Dini di RA An-Najma Cikarang Kabupaten Bekasi, pelaksanaan pembelajaran, dan Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriftif analisis studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Penelitian dilaksanakan di RA An-Najma Cikarang Kabupaten Bekasi. . Sumber data dalam penelitian ini adalah informan yang terdiri atas pengelola, pendidik, dan siswa di RA An-Najma Cikarang Kabupaten Bekasi. Sumber data juga diperoleh dari data-data prota, promes, (RPPM) dan (RPPH) yang diperoleh dari lembaga RA ketika peneliti melakukan wawancara dan observasi di lapangan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan model analisis interaktif, yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan.Kata Kunci: Pengelolaan, Pembelajaran Agama Islam,Anak Usia Dini, RA