cover
Contact Name
Rio Febriannur Rachman
Contact Email
dakwatunaiais@gmail.com
Phone
+6287855996086
Journal Mail Official
dakwatuna.iais@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pondok Pesantren Kyai Syarifuddin Wonorejo Lumajang Jawa Timur 67358
Location
Kab. lumajang,
Jawa timur
INDONESIA
Dakwatuna: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam
ISSN : 24430617     EISSN : 26861100     DOI : -
Dakwatuna is Dawah and Islamic communication Journal. It has been published since 2015 provides a forum for scientific communication of thought and research of Islamic Counseling Guidance, Islamic Broadcasting Communication, Dawah Management. Published twice a year, February and August. The editors welcome articles and research reports in the study of Islamic Counseling Guidance, Islamic Broadcasting Communication, Dawah Management.
Articles 235 Documents
TEOLOGI DAKWAH DALAM KAJIAN PARADIGMATIK Mohammad Darwis
Dakwatuna: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam Vol 2 No 1 (2016): FEBRUARI
Publisher : Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini mencoba mengulas muatan dimensi teologis dalam dakwah dan sudut pandang paradigmatik. Tulisan ini dilatarbelakangi munculnya kegelisahan akademik terkait pelaksanaan dakwah yang dihadapkan pada problematika yang semakin kompleks. Tampilan dakwah yang ada dewasa ini terlihat kering dari nilai-nilai profetik yang semestinya, sehingga dakwah seringkali muncul secara kontraproduktif dengan hasil yang diidealkannya. Selanjutnya dalam rangka memberi pemahaman yang radikal dan komprehensip pembahasan diawali dengan mengeksplorasi sejauh mungkin teori tentang teologi dan dakwah dari berbagai dimensi dan variannya. Pembahasan secara konseptual mengenahi teologi dan dakwah diulas dengan pendekatan filosofis terutama dalam ranah epistemologi. Hal tersebut karena mengasumsikan pendekatan epistemologis merupakan pendekatan efektif dalam menemukan rumusan hakikat dakwah dalam dimensi teologisnya yang esensi.
OPTIMALISASI MEDIA SOSIAL PESANTREN UNTUK MEMBENDUNG KONTEN NEGATIF DI DUNIA MAYA Achmad Farid
Dakwatuna: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam Vol 5 No 1 (2019): FEBRUARI
Publisher : Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/dakwatuna.v5i1.320

Abstract

The emergence of new media era allows the spread of positive contents (inspiring and useful subject) and negative contents (hate speech and hoaxes) through cyberspace. Islamic Boarding Schools (Pondok Pesantren) which have large mass of santri (students) have a strategic position to repress the dissemination of mentioned negative content. The applied method is optimizing social media as a channel for spreading positive content with the spirit of rahmatanlil ‘alamin. Key Words: New Media, Islamic Boarding School (Pondok Pesantren), the Spirit of Rahmatanlil ‘Alamin
OUTBOUND TRAINING SEBAGAI SALAH SATU METODE PENDIDIKAN PENGUATAN SDM Yuga Adi Kusuma
Dakwatuna: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam Vol 4 No 1 (2018): FEBRUARI
Publisher : Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/dakwatuna.v4i1.287

Abstract

Human Labor is a decisive factor because humans, which are one of the production aspects, have a role in establishing development. Human Resources are the main assets in all activities within the community. The right training and education such as outbound training will improve the quality of human resources.
IMPLEMENTASI TA’ZIR DALAM UPAYA MENINGKATKAN KEDISIPLINAN SANTRI DI PONDOK ROUDLATUL ROHMANIYAH SUKOLUMAJANG Muhammad Al Musdhaqiron
Dakwatuna: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam Vol 3 No 2 (2017): AGUSTUS
Publisher : Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study is conducted to find out the implementation of Ta'zir in improving the discipline of santri(student) in Raudlatur Rohmaniah Islamic boarding school in Suko Lumajang. The type of research used in this study is descriptive research, namely an approach to behavior, phenomena, events, problems or certain circumstances that became objects investigation; which the results are all descriptions of sentence that explain certain understandings. The results of the study shows that the implementation of Ta'zir in Raudlatul Rohmaniyah Islamic boarding school in Suko Lumajang has been quite effective in developing the discipline of santri in learning as well as in preparingthem to associate within thesociety.
KONTEKSTUALISASI DAKWAH MELALUI ZAKAT PERSPEKTIF UMAR BIN KHATTAB Achmad Farid, Ahmad Hafidz Lubis
Dakwatuna: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam Vol 2 No 2 (2016): AGUSTUS
Publisher : Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dakwah tidak hanya sekedar berpidato di atas mimbar tanpa ada tindakan konkret. Dakwah memiliki cakupan yang sangat luas. Menjadi contoh yang baik bagi orang-orang di sekitar kita termasuk dalam kategori dakwah. Membuat sistem yang berpengaruh pada kemajuan dan kemaslahatan umat manusia secara umum dan umat Islam secara khusus juga termasuk dakwah. Khalifah Umar bin Khattab melakukan itu selama masa kepemimpinannya. Beliau memimpin dengan berpegang teguh pada asas keadilan dan tentunya tidak keluar dari koridor yang sudah ditetapkan oleh Al-Qur’an dan Hadits. Tulisan ini akan menelaah metode dakwah Khalifah Umar bin Khattab melalui kebijakan dan pengelolaan zakat di masa pemerintahannya.
MANAJEMEN DAKWAH NAHDLATUL ULAMA PADA MASA KEPEMIMPINAN ABDURRAHMAN WAHID Moh. Muafi Bin Thohir
Dakwatuna: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam Vol 5 No 1 (2019): FEBRUARI
Publisher : Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/dakwatuna.v5i1.323

Abstract

Nahdlatul Ulama (NU) has continued to progress for the past 89 years. During Abdurrahman Wahid's leadership, NU slowly begin to be known as an organization that is consistent in buildingthe nation. The struggling is carried out through two channels, da’wah and politics. This article is focused on the first channel describing, da’wah, which is the basic principle of the establishment of NU.During Abdurrahman Wahid (Gus Dur) leadership, NU developes in field of organization and thought. Gus Dur also succeeded in “creates” NU young intellectuals because they were given the opportunity to develop themselves, especially in the field of thought. Whereas in the internal organization, Gus Dur put his members who have the capacity and quality in various sciences to answer the changing times and the needs of the community. Gus Dur has succeeded in making NU a religious organization in Indonesia known to the world. Abdurrahman invited academics from all over the world to Indonesia, in order learning about NU, and this is one of Abdurrahman's efforts to improve NU managerially. This article uses The theory of Stephan P. Robbins and Marry Coulter about management, which includes; planning (planning), organizing (organiszing), leadership (leading) and control (controling). At the end of this arcticle, there are some conclusions; (1) Planning: returning to the 1926 Khittah. NU became a socio-religious organization, focused on education, Islamic da'wah, human resource empowerment, and socio-economic citizens of nahdliyin. The form of establishing LP.Ma'arif, LDNU, Lakpesdam, and the People's Credit Bank (BPR) in collaboration with Bank Suma. (2) Organizing; Gus Dur and the NU board visited the regions to explain the commitment to return to the Khittah and the work program that had been planned and formulated. (3). Leadership: Gus Dur's charismatic leadership style, his own choosing of PBNU officials, Gus Dur explained his ideas, and his thoughts to the administrators to understand, and collaborated with the umara. (4) Control; visiting NU officials at branches and branches regularly, choosing administrators who are experts in the fields of religion, da'wah, education, agriculture, economics, human resources, or professional circles. Key Words: Da'wah Management, Organization, Leadership, Planning in Structure
KOMUNIKASI DAKWAH; DAKWAH INTERAKTIF MELALUI MEDIA KOMUNIKASI Eva Maghfiroh
Dakwatuna: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam Vol 2 No 1 (2016): FEBRUARI
Publisher : Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Informasi menjadi bagian penting dalam kehidupan. Pada perkembangan terkini,informasi menjadi komoditas khususnya dalam kancah komunikasi dakwah. Pengelolaproduk informasi yang tersaji untuk masyarakat dalam hal ini diperankan oleh mediamassa.Penggunaan teknologi informasi menjadi sebuah cara yang efektif dan efisiendalam menyampaikan informasi termasuk di dalamnya informasi keagamaan untukkepentingan dakwah. Dari sisi da’i, penggunaan teknologi media komunikasi ini dapatmemperluas audien dakwah. Dengan demikian, tinggkat penyebaran nilai-nilai agamamenjadi lebih luas, minimal dalam tataran informatif.
PENINGKATAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR DENGAN MEDIA “AKSELERASI INDONESIA” Nur Kholis Huda
Dakwatuna: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam Vol 4 No 2 (2018): AGUSTUS
Publisher : Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/dakwatuna.v4i2.305

Abstract

The students’ low interest in learning Social science, especiallyon the changes of provinces in Indonesia, has an impact on their learning motivation which automatically makes the studying outcomes are not satisfying. This is experienced by class VI students of Jetis III Elementary school during 2016/2017 period. This article observes about the methods to increase learning motivation and student learning outcomes in Social Science particularly about the changes of Provinces in Indonesia by using media learning called "Indonesian Acceleration (I Love Learning Provinces in Indonesia). The method used to obtain data in the use of "Akselerasi Indonesia” or Indonesian Acceleration, learning media is Qualitative and quantitative research packaged in the classroom action research. The result of learning showsthe increase of students’ interest that can be proven bythe learning outcomes after using "Indonesian Acceleration" learning media.
Rekonstruksi Model Penyiaran Dakwah Islam Pada Masyarakat Pesisir Kuala Langsa Mawardi Siregar
Dakwatuna: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam Vol 8 No 1 (2022): PEBRUARI
Publisher : Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/dakwatuna.v8i1.1505

Abstract

Masyarakat Pesisir Kuala Langsa memiliki cara hidup yang khas sebagai nelayan. Kekhasan tersebut amat sangat penting dipahami untuk mendaratkan dakwah yang relevan dengan kondisi mereka. Tulisan ini memberikan gambaran model penyiaran dakwah Islam yang dapat dijadikan sebagai acuan dalam melaksanakan dakwah Islam di pesisir Kuala Langsa. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan informan kunci yang dipilih secara purvosif mewakili masyarakat dan pendakwah. Observasi yang dilakukan berulang-ulang dan studi dokumentasi juga menjadi pilihan pengumpulan data penelitian ini. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan metode interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini mengungkap bahwa realitas dakwah yang berlangsung selama ini belum mempertimbangkan kondisi sosial masyarakat Kuala Langsa, sehingga kegiatan dakwah berjalan apa adanya. Kondisi ini akan dipaparkan pada bagian pertama tulisan ini. Pada bagian selanjutnya, dijelaskan rekonstruksi model dakwah yang relevan dengan situasi dan kondisi masyakat pesisir Kuala Langsa. Pada akhirnya, tulisan ini berargumen bahwa situasi dan kondisi, demikian juga kompleksitas persoalan masyarakat sasaran dakwah menuntut keahlian para pendakwah untuk merekonstruksi model dakwah yang relevan dan solutif.
FIQH SANTRI DAN POLITISASI AGAMA DALAM BINGKAI OTONOMI KESATUAN Muhaimin Muhaimin; Ahmad Junaidi
Dakwatuna: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam Vol 3 No 2 (2017): AGUSTUS
Publisher : Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini berisi tentang sebuah gagasan bagaimana sebenarnya para santri (baca juga kyai) merespon fenomena baru yang terjadi di kisaran penyelenggaraan pemilukada serentak di Indonesia. Tentu, anomali pemilikada serentak dirasakan sejak berimbasnya Pilkada Jakarta yang kemudian memiliki dampak terhadap daerah-daerah lain. Daerah-daerah yang sejatinya tidak memiliki sejarah konflik identitas; baik itu keagamaan maupun kebudayaan. Akhirnya, merasakan juga bagaimana daerah mereka terpolarisasi menjadi dua bentuk pertentangan di tataran bawah. Oleh karena itu, para tokoh masyarakat – termasuk para kyai dan santri – punya tanggung jawab agar isu ini tidak terus berjalan hingga pada pelaksanaan Pemilukada yang akan datang. Serta memberikan dampak positif, bahwa penyelenggaraan pemilu serentak adalah bentuk kebijakan pemerintah demi kondisi yang lebih stabil serta efesien dari sisi penggunaan anggaran negara. Pada kesimpulannya, para kyai tidak mempersoalkan pilkada serentak ini dijalankan, asalkan tidak mengulangi beberapa proses kampanye politik yang menciptakan konflik. Para kyai juga berpandangan, dalam politik, Islam memiliki ruang terbuka untuk melakukan inovasi penyelenggaraan suksesi kepemimpinan.

Page 11 of 24 | Total Record : 235