cover
Contact Name
Rio Febriannur Rachman
Contact Email
dakwatunaiais@gmail.com
Phone
+6287855996086
Journal Mail Official
dakwatuna.iais@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pondok Pesantren Kyai Syarifuddin Wonorejo Lumajang Jawa Timur 67358
Location
Kab. lumajang,
Jawa timur
INDONESIA
Dakwatuna: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam
ISSN : 24430617     EISSN : 26861100     DOI : -
Dakwatuna is Dawah and Islamic communication Journal. It has been published since 2015 provides a forum for scientific communication of thought and research of Islamic Counseling Guidance, Islamic Broadcasting Communication, Dawah Management. Published twice a year, February and August. The editors welcome articles and research reports in the study of Islamic Counseling Guidance, Islamic Broadcasting Communication, Dawah Management.
Articles 235 Documents
MOTIF PERNIKAHAN DINI MASYARAKAT SELOK ANYAR PASIRIAN LUMAJANG Qurroti Ayun; Rizky Putri Awaliyah Hasyim
Dakwatuna: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam Vol 4 No 1 (2018): FEBRUARI
Publisher : Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/dakwatuna.v4i1.443

Abstract

Selok Anyar village is one of the villages located in Lumajang, whose traditional customs has been maintained until today especially in hinterland. Underage marriage is a common thing in society and even becomes a pride in the family. The formulation of the problem in this study is how the motives of Underage marriage in the community of Selok Anyar, Pasirian, Lumajang. This research is a descriptive qualitative research. Data collection is done through observation activities in the field, interviews with informants in depth, and documentation. The results of the research display sociogenetic motives (surrounding environment, family encouragement), biogenetic motives (no compulsion from parents and other people), and theogenetic motives (avoid adultery and the willingness to migrate to be better). Key Words: Underage Marriage, Sociogenetic Motives, Traditional Customs
MENDISKUSIKAN PIDANA PERS TERHADAP ISI BERITA YANG BERMUATAN PENCEMARAN NAMA BAIK DI KORAN Nur Aida Akbari
Dakwatuna: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam Vol 4 No 1 (2018): FEBRUARI
Publisher : Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/dakwatuna.v4i1.281

Abstract

The press is an institution that has a strong influence in disseminating news presented in the newspaper. Unfortunately, criminal defamation elements have frequently been found in the news presented to public. The acts can be sued based on criminal law. The parties who are responsible for such acts must also be sentenced based on the criminal liability system.
ANALISIS WACANA BERITA TENTANG PEMBUNUHAN SALIM KANCIL DI KORAN RADAR SEMERU (STUDI ANALISIS WACANA PEMBERITAAN PEMBUNUHAN SALIM KANCIL DALAM PERSPEKTIF LINGKUNGAN) Achmad Arifulin Nuha
Dakwatuna: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam Vol 3 No 1 (2017): FEBRUARI
Publisher : Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kasus Salim Kancil di Desa Selok Awar-awar, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, menjadi perhatian public. Koran Radar Semeru Group Jawa Pos yang memberitakan peristiwa Pembunuhan Salim Kancil merupakan koran nasional yang terletak di Kabupaten Lumajang. Berita adalah informasi yang sangat dibutuhkan orang dalam menentukan tempatnya ditengah dunia yang secara cepat berubah (Shibsiutani, dalam Munandar, et. al., 2004 : 57). Berita kasus Salim Kancil sangat menarik untuk bahan kajian penelitian. Penelitian ini untuk mengungkap dan menggali dari wacana isu kerusakan lingkungan akibat penambangan pasir menjadi termarginalkan dalam pemberitaan media massa. Penelitian ini merumuskan masalah tentang Koran Radar Semeru mengembangkan wacana issu pembunuhan Salim Kancil. Dalam penelitian ini dengan menggunakan kajian wacana, ideology dan hegemoni, teks, kognisi sosial, teks, konteks sosial. Penelitian ini berjenis kualitatif kritikal dengan metode Analisis Wacana Kritis dengan model analisis Van A. Teun Dijk yang menggambarkan tiga dimensi/bangunan: teks, kognisi sosial, dan konteks sosial. Intinya, menggabungkan ketiga dimensi wacana tersebut kedalam satu kesatuan analisis. Penelitian ini menyimpulkan analisis Teks berita Koran Radar Semeru selama 26 September sampai Desember 2015, selama 64 edisi berita tentang Salim Kancil terdapat upaya mengalihkan isu lingkungan pada isu hukum. Pada analisis Kognisi Sosial berita Koran Radar Semeru mencerminkan bahwa Peliputan dan pemberitaan oleh Wartawan tidak melihat kasus murni Salim Kancil sebagai Isu Lingkungan meski mereka menempatkan korban Salim Kancil dan Tosan sebagai aktifis anti tambang, dibanding isu-isu Lingkungan. Pada Analisis Sosial peliputan pada narasumber yang berkompeten lebih konsen untuk membahas penyelesaian kasus hukum. Kata kunci: Berita, Kasus Salim Kancil, Lingkungan, wacana kritis, teks, Kognisi social, kontek sosial
Kenakalan Remaja dan Psikososial Sigit Tri Utomo; Luluk Ifadah
Dakwatuna: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam Vol 5 No 2 (2019): AGUSTUS
Publisher : Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/dakwatuna.v5i2.409

Abstract

Adolescents are identical to mental development in both physical, social and spiritual dimensions. Adolescents are also indicated as a time of self discovery seeking to find identity through adaptation to the environment in which the learning environment, playground environment, and community environment interact. Some teenagers who are inappropriate in interacting with a good environment will have a negative impact on their mental development. They do anarchic, brutal, even trapped in immoral, drugs and go to jail. Here the author describes the importance of handling in the spiritual mental development of adolescents so that they do not fall prey to the westernerization pattern. Key words: Adolescents, Juvenile Delinquency, Psychosocial, Self Discovery Seeking
KISAH NABI NUH A.S DAN KONTRIBUSINYA DALAM DAKWAH ISLAMIYAH Muhammad Farid; Abdul Ghafur
Dakwatuna: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam Vol 2 No 2 (2016): AGUSTUS
Publisher : Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Agama mengajarkan norma-norma dakwah islamiyah dalam proses kehidupan ini menuju kehidupan manusia yang kaaffah yang bertujuan membentuk manusia agamis dengan menerapkan tiga ajaran agama yaitu Aqidah, Syariah dan Akhlaq seperti yang digambarkan dalam kisah  Nabi Nuh As. Karenanya sebagai ummat nabi Muhammad SAW harus bisa menggali dan mengkaji rahasia-rahasia yang terpendam dalam kisah para nabi, termasuk kisah nabi Nuh As. Dakwah nabi Nuh As dapat dijadikan rujukan dalam dakwah Islamiyah, antara lain bahwa harus bersungguh-sungguh dalam menyampaikan nilai dakwah agama Islam, mengutamakan yang paling benar daripada yang benar dan mengutamakan  yang paling  penting daripada yang penting, mempunyai pandangan yang luas, mempunyai tsaqofah Islamiyah, menyampaikan konsep targhib atau punishment, melindungi ummat sepanjang masa.
PERAN ULAMA SEBAGAI RESOLUSI KONFLIK CAROK DI DESA KALIBOTO KIDUL KECAMATAN JATIROTO LUMAJANG Abdul Ghofur
Dakwatuna: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam Vol 5 No 1 (2019): FEBRUARI
Publisher : Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/dakwatuna.v5i1.314

Abstract

Violence cannot be separated from the role of humans as the perpetrators. One of the many cultural activities owned by Madurese tribe in Kaliboto Kidul, Jatiroto, Lumajang is carok, a deeply rooted culture that has become a tradition. Inspired by A Latief Wiyata's thoughts, the problem that will be raised in this research is how the role of local ulama to resolve such problem. This study employs qualitative research with a descriptive approach. Its orientation is to understand the meaning of the indications and phenomena that occur in Kaliboto Kidul, Jatiroto, Lumajang. In the process of retrieving data, researchers uses observation, interview and documentation techniques. Data analysis techniques used are data reduction, data presentation and conclusion drawing. The results of the study shows that carok in this area is described as an attempt to kill each other which is committed by men using sharp weapons in the form of celurit. The causing issues are self-esteem harassment, inheritance and revenge actions. Key words: Ulama, Carok, and Criminal Law
MENYOAL INTERNET SEBAGAI RUANG PUBLIK DALAM PERSPEKTIF HABERMAS Eben Haezer
Dakwatuna: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam Vol 4 No 2 (2018): AGUSTUS
Publisher : Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/dakwatuna.v4i2.301

Abstract

The idea of the internet as an ideal public sphere has still become a debate. In some studies, some experts criticize the idea, but some accept it. This article discusses the problem as seen from the perspective of the theory of Public Sphere which was initiated by Jurgen Habermas It also briefly explains the thinking concept of Habermas, Virtual Public Sphere, Democracy in the Internet Age, and Visual Culture.
العلماء: دورهم الدعوي واقسامهم عند الامام ابو حامد الغزالي Muhyiddin Sholeh; Achmad Farid
Dakwatuna: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam Vol 8 No 1 (2022): PEBRUARI
Publisher : Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/dakwatuna.v8i1.1267

Abstract

يهدف هذا البحث العلمي إلى توضيح مفهوم العلماء ودورهم وأقسامهم عند الإمام أبو حامد الغزالي من كتابه الشهير "إحياء علوم الدين". في العصر الحالي للتقدم التكنولوجي ، هناك أزمة تتعلق بحقيقة وهوية العلماء. خاصة بالنسبة لعامة الناس ، يصبح من الصعب عليهم تحديدُ مفهوم "العلماء" الذين يستحقون أن يكونوا قدوةً وأسوةً يحتذى بهم. والعجيب أن يدعي اليوم العديدُ من الأفراد أنهم العلماءُ ، رغم ليس لديهم أي كفاءة كافية كالعلماء ، فكرية كانت أو سُلكية. تم الحصول لدى المدعين على الشهرة والأتباع ولكن عدم تطابقهم مع المعرفة الكافية والعلوم الدقيقة يؤدي إلى فساد الأمة وسيقود الناس في النهاية إلى هلاك وضلال. باستخدام منهج التصفح على المراجع والكتب خاصة من مؤلفات الإمام الغزالي ، يؤمل أن يتمكن هذا البحث العلمي المتواضع من الإجابة على الاهتمامات المذكورة أعلاها وأن يكون قادرا على التعرف على علامات العلماء الأخرة والتجنب عن العلماء السوء أو العلماء الدنيا. الكلمات الرئيسية : علماء الأخرة ، العلماء السوء ، الإمام الغزالي
PENERIMAAN PEROKOK DAN MANTAN PEROKOK TERHADAP PERUBAHAN LABEL PERINGATAN BAHAYA ROKOK Rizma Nurhadiana Dewi
Dakwatuna: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam Vol 3 No 2 (2017): AGUSTUS
Publisher : Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research started based on the health warning label change on the Indonesian cigarette packaging. A qualitative approach used in this research with a reception analysis method. The data on this research collected by a semi-structurized interview about the health warning labels on the cigarette package. The result shown there is no difference between smokers and ex-smokers when they perceived the message on the health warning labels. Their reception toward the message are fully formed by each social experiences, culture, current social facts, society, perception and knowledges around them. The reception of the informants then categorized by Stuart Hall’s Reception Analyze theory which consists of three readings: dominant-hegemonic, negotiation and opposition.
DAKWAH DENGAN AUDIO VISUAL ( Efektifitas Dakwah Islamiyah Mengunakan Media Teknologi Audio Visual Pada Masyarakat) Muhammad Abdul Halim Sidiq
Dakwatuna: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam Vol 2 No 2 (2016): AGUSTUS
Publisher : Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring dengan perkembangan zaman , kemajuan teknologi komunikasi semakin meningkat dan menyebar ke seluruh pelosok daerah terutama teknologi audio visual yang semakin mudah di akses oleh masyarakat.Akan tetapi dengan berbagai kemajuan teknologi ini umat Islam khususnya para tokoh masyarakat belum dapat menerapkannya sebagai sarana berdakwah yang apabila mengunakan media massa ini efek yang ditimbulkan akan lebih mengena dan jangkauannya lebih menyeluruh dibandingkan mengunakan media konvensional yang hanya mengena pada sebagian kelompok saja.Komunikasi efektif mempunyai berbagai nuansa dan variasi sesuai dengan kepentingan dan tujuanya. Walaupun pada prinsinya tujuanya sama, yakni bagaimana pesan komunikasi yang di sampaikan dapat di serap, di hayati, dan diumpanbalikan oleh khalayaknya secara positif,, lahanya bisa berbeda – beda. Komunikasi efektif bagi seorang manejer tujuanya profitable dalam kaitan bisnis, komunikasi efektif bagi seorang guru tujuanya menyukseskan proses belajar mengajar, komuniaksi efektif bagi seorang artis tujuanya membuat penonton puas dengan pertunjukanya. Walaupun terdapat nuansa – nuansa dalam ilmu terapan komunikasi efektif , pada hakikatnya, ia tetap berpuncak pada prinsip – prinsip ilmu komunikasi.Semakin ketat persaingan dan derasnya arus informasi khususnya dari pengaruh orang-orang non muslim  di dunia Audio Visual,   menuntut umat Islam harus lebih kreatif dalam mengolah suatu ide agar menjadi sesuatu produk yang berguna bagi kemajuan pengetahuan ummat Islam dan media yang di gunakan harus lebih modern yang mempunyai jangkauan yang lebih luas lagi. Untuk itu pengguasaan terhadap dunia Audio Visual, menjadi hal yang sangat penting dan sangat dibutuhkan khususnya dalam dunia penyiaran Islam.