cover
Contact Name
Rio Febriannur Rachman
Contact Email
dakwatunaiais@gmail.com
Phone
+6287855996086
Journal Mail Official
dakwatuna.iais@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pondok Pesantren Kyai Syarifuddin Wonorejo Lumajang Jawa Timur 67358
Location
Kab. lumajang,
Jawa timur
INDONESIA
Dakwatuna: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam
ISSN : 24430617     EISSN : 26861100     DOI : -
Dakwatuna is Dawah and Islamic communication Journal. It has been published since 2015 provides a forum for scientific communication of thought and research of Islamic Counseling Guidance, Islamic Broadcasting Communication, Dawah Management. Published twice a year, February and August. The editors welcome articles and research reports in the study of Islamic Counseling Guidance, Islamic Broadcasting Communication, Dawah Management.
Articles 235 Documents
Konseling Kelompok Realitas Untuk Menurunkan Gejala Depresi Nonklinis Pada Siswa Kelas 9 SMP Negeri 1 Lumajang Wati, Rofi'a Indah; Asnawati, Dewi
Dakwah Vol 8 No 1 (2022): PEBRUARI
Publisher : Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54471/dakwatuna.v8i1.1560

Abstract

Penelitian ini didorong berdasarkan gambaran kondisi siswa yang terindikasi memiliki gejala depresi nonklinis (depresi minor). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menurunkan gejala depresi nonklinis pada siswa menggunakan teknik konseling kelompok realitas. Metode penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (Action Research) dengan dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas 9-C berjumlah 31 orang. Pemilihan siswa untuk kelompok konseling didapatkan berdasarkan skor tertinggi dari angket yang disebarkan sebanyak 6 orang. Instrument penelitian menggunakan angket yang di turunkan berdasarkan DSM IV (Diagnostic Statistical Manual of Mental Disorder) terdiri dari 45 peryataan. Depresi nonklinis merupakan gejala depresi ringan dengan indikator seperti mudah lelah, sulit berkonsentrasi, kehilangan minat pada kegiatan yang dilakukan setiap hari, sedih hampir sepanjang hari, murung, tertekan, memiliki konsep diri yang negatif, dan pesimis. Konseling realitas merupakan salah satu teknik konseling yang berfokus pada perubahan pikiran dan tindakan dengan menggunakan sistem WDEP (Want, Doing, Evaluation, Plan). Hasil penelitian menunjukan adanya perubahan pada mood, persepsi negatif, kognisi dan perilaku. Juga menurunnya beberapa gejala somatik seperti sakit kepala, kelelahan, gangguan tidur dan gangguan makan.
Strategi Promosi dalam Meningkatkan Kepuasan Jamaah di PT. Shofi Tour and Travel Lumajang Arifin, Zainul; Hadi HM, Syamsul; Hotimah, Khusnul
Dakwah Vol 8 No 1 (2022): PEBRUARI
Publisher : Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54471/dakwatuna.v8i1.1580

Abstract

Indonesia merupakan negara berpenduduk mayoritas muslim, sehingga banyak antusiasme masyarakat untuk melaksanakan ibadah haji dan umroh. Bentuk peluang inilah yang dimanfaatkan oleh perusahan-perusahan, diantaranya adalah perusahaan tour and travel. Kajian ini difokuskan kepada Strategi Promosi yang dilakukan oleh PT. shofi tour and travel Lumajang untuk meningkatkan kepuasan jamaahnya serta factor penghambat dan pendukungnya. Tujuannya adalah untuk mengetahui strategi promosi yang dilakukan dan factor-faktor yang bisa menghambat dan mendukung atas startegi promosi tersebut. Kajian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi yang dianalisis secara deskriptif melalui proses editing. Sedangkan analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Data yang terkumpul melalui ketiga teknik tersebut dianalisis secara berulang-ulang. Keabsahan data menggunakan tiga teknik yaitu perpanjangan keikutsertaan, ketekunan pengamatan dan triangulasi. Penelitian ini menghasilkan sebuah temuan bahwa Strategi promosi yang dilakukan oleh PT. shofi tour and travel Lumajang dilaksanakan dengan tiga tahap, yaitu : 1) Perumusan, pada tahap ini perusahaan menggandeng beberapa mitra dan alumni jama’ah untuk berdiskusi dan dimintai masukan-masukan dalam menentukan sebuah strategi promosi di wilayah akar rumput. 2). Pelaksanaan, pada tahap ini perusahaan melaksanakan rumusan-rumusan yang telah dibuat, yaitu : penyebaran brosur, alumni jama’ah di harapkan bisa melakukan word to mouth, penggunaan website, pemberian fee 1 jamaah bagi yang mendapatkan 20 jamaah dan membentuk Koordinator di setiap Kecamatan dan desa. 3). Evaluasi, tahap ini sangat penting untuk mengetahui dan mengukur keberhasilan dari strategi yang telah ditetapkan, beberapa evaluasi yang dilakukan oleh perushaan yaitu : pencapaian penjualan, pangsa pasar, tingkat profitabilitas perusahaan dan solvabilitas perusahaan. Adapun factor yang dapat mendukung berjalannya perusahaan ini adalah adanya pelayaan prima dari seluruh karyawan perusahaan, sedangkan factor penghambatnya adalah persaingan harga antar perusahaan trevel.
Strategi Komunikasi Radio Komunitas Pendidikan dan Dakwah dalam Mempertahankan Eksistensi di Kota Semarang Hilmi, Mustofa; Alfandi, M; Prisdayanti, Sefdha
Dakwah Vol 8 No 2 (2022): AGUSTUS
Publisher : Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54471/dakwatuna.v8i2.1623

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi Radio Aska FM dalam mempertahankan eksistensinya sebagai radio pendidikan dan dakwah. Kajian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat empat strategi komunikasi yang digunakan Radio Aska FM dalam mempertahankan eksistensi. Pertama, identifikasi khalayak dengan mengadakan gathering, talkshow, dan membuka saluran komunikasi melalui berbagai kanal. Kedua, penyusunan pesan dengan menyusun program aktual sesuai informasi pada tahap pertama. Ketiga, penetapan metode. Keempat, pemilihan media baik secara konvensional dengan memakai frekuensi 107.9 FM maupun new media seperti streaming melalui facebook dan layanan Internet Live Streaming (ILS). Selain itu, Radio Aska FM juga melakukan inovasi dalam mempertahankan eksistensi dengan cara memberikan pelatihan secara periodik dan kontinu di bidang broadcast kepada khalayak, membangun sinergi dengan masyarakat, menjalin kerjasama dengan berbagai pihak baik dalam skala regional maupun nasional guna merancang dan membangun program, mewujudkan kemandirian dengan menciptakan unit usaha yang dapat menopang dan mendorong biaya oprasional guna kelancaran siaran radio.
Dakwah Modern Pada Era Konvergensi Media: Studi Kasus Youtube Pondok Pesantren Nurul Jadid Aisyah, Nur; Rofiah, Sawiyatin
Dakwah Vol 8 No 2 (2022): AGUSTUS
Publisher : Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54471/dakwatuna.v8i2.1632

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Pondok Pesantren Nurul Jadid memanfaatkan era konvergensi ini sebagai media untuk berdakwah secara modern. Pondok Pesantren Nurul Jadid adalah salah satu Pondok Pesantren terkenal di Jawa Timur. Pesantren ini dikenal sebagai pesantren modern, karena dalam lingkungannya menerapkan budaya modern tanpa menghilangkan sisi tradisional di dalamnya. Di zaman yang semakin maju ini, penerapan dakwah modern sangat dianjurkan untuk menyampaikan ajaran islam kepada masyarakat milenial dengan menggunakan media-media modern sebagai wasilah antara da’i dan mad’u. Melihat zaman yang terus berkembang memungkinkan untuk penyampaian dakwah secara kreatif serta inovatif agar dapat menarik perhatian masyarakat maya kepada dakwah yang disampaikan. Didalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis fenomenologi dengan teknik pengumpulan data, menganalisis data, wawancara serta observasi secara langsung. Hasil dari penelitian ini Pondok Pesantren Nurul Jadid sebagai Pesantren modern menerapkan media konvergensi sebagai media untuk mengajak orang lain dalam kebaikan, mengingatkan seseorang akan hari akhir, menyeru kepada yang ma’ruf dan mencegah kepada yang mungkar dengan dakwah yang dikemas secara rapi dan modern.
Moderat Islamic Da'wah to Eliminate Islamophobia Sila, Muhammad Amin
Dakwah Vol 8 No 2 (2022): AGUSTUS
Publisher : Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54471/dakwatuna.v8i2.1652

Abstract

Islamophobia is one of the latent problems in many moslem country, including where the majority of the population is Muslim, such as Indonesia. Hatred and fear of Islam, can disturb the harmony in society. This article describes the dangers of Islamophobia, and some strategies which can be taken to handle it. The aims of this study are to explore what are the challenges and opportunities of the Indonesian people regarding these Islamophobia problems. This article uses the theory and concept of Islamophobia. In addition, the concept of discourse popularized by Jurgen Habermas is used to examine the problems. This qualitative study uses a literature approach. Based on the discussion conducted, Islamophobia in Indonesia can permeate the personalities of non-Muslims and Muslims alike. Therefore, efforts are needed to spread an understanding of the true teachings of Islam. Such efforts are the responsibility of all Muslims. One of the ways that can be taken, is echoing Islam rahmatan lil'alamin, spoken and written at every opportunity. Most importantly, practice behavior according to the noble values ​​of Islam in order to represent the goodness of Islam in front of the widest public. Keywords: Indonesia, Islam, Islamophobia, compassion, discourse
Islam Dan Masyarakat Pluralistik Indonesia Dalam Perspektif Dakwah Mustofa, Muhamad Bisri; Fauzi, Machfudz; Hidayat, Rahmat; Wuryan, Siti
Dakwah Vol 8 No 2 (2022): AGUSTUS
Publisher : Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54471/dakwatuna.v8i2.1689

Abstract

Da'wah and society are complementary sides of the coin in the process of Islamic da'wah. Da'i and the community who are both elements of da'wah become vital objects in the process of success of da'wah. Da'wah that is oriented to an individual piety and generally social must pay attention to things that are very urgent, namely the local wisdom of the local community. For example in the hegemony of the struggle and the long journey of da'wah in Indonesia, which lives with the heterogeneity of society and the majority is Muslim and has religious characteristics. Differences in race, ethnicity, culture, ethnicity, language, and accent from various regions are used as the foundation and fundamental value of religious religiosity as a belief. As a form of purification and for the effectiveness of the implementation of da'wah, every da'wah interpreter or dai must rely on the texts of the Qur'an and Hadith. Expertise in an effort to respond to the conditions of the community that he will preach is a form and management of da'wah that must be organized from a da'wah interpreter. In addition, the Indonesian people have a plural society structure. Then if every dai or da'wah interpreter pays attention to the conditions of this very pluralistic society, it will certainly affect all kinds of da'wah strategies that will be launched to the community. The needs and desires of the diverse plural society in discussing religion must be considered and able to be captured by the da'wah interpreter in concocting his da'wah so that it reaches a pluralistic society like Indonesia. And such da'wah should be a special concern of da'wah activists and each da'i is expected to be able to carry out his da'wah to be able to maximize the aspect of religious development for the people. So there are various Islamic studies that can be used as a stepping stone in determining the direction of da'wah, especially in Islamic society and in general pluralistic society in Indonesia. The conception of da'wah that includes the social, cultural, emotional arguments of the community is expected to be able to answer all the challenges of da'wah in the pluralistic body of society. It is used as a form to build an ideal society khoirul ummah as a form of manifestation of the development of the ummah firmly. The nature of Islam that the lil a'lamin is felt to be enough can be an injection that the empowerment of the Muslim community both mentally and spiritually in the effort to realize the welfare and unity of the ummah is very appropriate. Other forms are religious social and national social. These are the pluralistic values ​​embraced by the majority of Indonesian society.
Islamic Boarding Schools: Among Da'wah, Education, and Moderation Way in Islam Vishkurti, Roland
Dakwah Vol 8 No 2 (2022): AGUSTUS
Publisher : Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54471/dakwatuna.v8i2.1737

Abstract

This article describes the education system and da'wah methods in Islamic boarding schools in the current era of information and communication technology advancement. In particular, in aspects related to nation building, both on a local and national scale in Indonesia. In fact, at the international level, where Indonesia can become a model mecca for Islamic education and da'wah for Islamic countries. in theory and concepts that are used as the basis for elaborating the topic in question are Wasathiyah Islam, national insight, entrepreneurship or entrepreneurship, and optimizing technology for the potential development of Islamic boarding schools. The method used for the preparation of this article is ethnography. A number of data collection and analysis techniques were carried out to formulate conclusions, including field observations, interviews, and literature review, both printed and presented in electronic media. Field observations and interviews were conducted on a digital basis. Either by observing through documentation on social media of Islamic boarding schools, or through interviews via email with a number of Islamic boarding school practitioners in Indonesia. The analysis was carried out through data reduction, presentation of discussions, and formulation of final results. Based on the research that has been done, it can be concluded that Indonesian Islamic boarding schools have the opportunity to become the axis of world Islamic moderation education. Moreover, so far, Islamic boarding schools in Indonesia have always campaigned for a central Islam, which is neither extreme nor liberal. Pesantren always instills national insight in the students and preaches it to the public. Islamic boarding schools teach independence in the economic field to students through a curriculum that has linearity with entrepreneurship. The use of Islamic boarding school social media as a support for the duties and functions of this educational institution is pursued in line with the progress of the times.
Islamic Boarding School Marketing Communication and Da'wah Through Tik-Tok Isnaini, Muhammad; Fauzi, Ahmad
Dakwah Vol 8 No 2 (2022): AGUSTUS
Publisher : Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54471/dakwatuna.v8i2.1919

Abstract

Marketing communication is a means of informing, persuading, and reminding consumers directly or indirectly about the products and brands being sold. In the context of this research, marketing communication is carried out with regard to the service products offered by the Asy-Syarifiy Islamic boarding school. In particular, that is done through the Tik-Tok social media account. Because it is classified as an Islamic educational institution, in each stage of marketing communication, there are nuances of preaching that are delivered. Da'wah and marketing communications are the focus of research in this article. The Tik-Tok account analyzed is @Kingzadma which belongs to the boarding school caregiver. The purpose of this study is to describe the da'wah model and marketing communication strategy of the Asy-Syarifiy Islamic boarding school through social media Tik-Tok @Kingzadma. This study uses a qualitative method. Data collection techniques using interviews, observation and documentation. Based on the results of the research, it is known that the da'wah model and marketing communication strategy carried out by the Tik-Tok @Kingzadma account uses four elements, namely, entertainment, interaction, trendiness and customization. Da'wah and marketing communications are carried out through the exploration of these four elements. Entertainment is everything in the form of words, places, objects, behaviors that can be comfort or consolation for a difficult or sad heart. Interaction is a meeting between a person and another individual. Trendiness is the ability to browse trending content on Tik-Tok and adapt it to your own content. Customization is a presentation in a video or video display to make it more interesting.
Media Sosial Sebagai Strategi Baru Dalam Dakwah Islam: Studi Analisis Pada Platform “Belajariah” Maulana Achmad; Jannah, Roudlotul; Azizah
Dakwah Vol 9 No 1 (2023): FEBRUARI
Publisher : Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54471/dakwatuna.v9i1.2109

Abstract

Platform ‘Belajariah’ merupakan salah satu aplikasi yang bergerak dalam bidang dakwah pembelajaran agama Islam online. Munculnya Platform ‘Belajariah’ tidak lepas dari tren dakwah dalam media sosial sebagai sarana baru. Uniknya, Platform ‘Belajariah’ bukan hanya sekedar aplikasi yang membagikan pembelaran agama saja, namun juga menyediakan kelas kursus online. Kajian ini ini dimaksudkan untuk menganalisis aktivitas dakwah dalam Platform ‘Belajariah’. Maka, pertanyaan utama yang ingin dijawab pada kajian ini adalah: “Bagaimana aktivitas pembelajaran pada Platform ‘Belajariah’ dan implikasinya terhadap perkembangan dakwah Islam?. Kajian ini merupakan kajian kualitatif dengan penelitan normatif atau kajian kepustakaan (library research). Hasilnya, kajian ini menunjukkan bahwa aktivitas dakwah Platform ‘Belajariah’ diklasifikasikan dalam lima tema pembelajaran, yakni kelas tahsin, iqra’, dirosa, tahfidz, dan tilawah. Kursus online yang ditawarkan dibimbing langsung oleh guru-guru yang profesional. Hadirnya Platform ‘Belajariah’ menjadikan dakwah lebih efektif dan efisien untuk menyebarluaskan dan mengajarkan ilmu agama Islam. Besarnya antusiasme pengguna platform ‘Belajariah’ dalam mengikuti kelas kursus online menunjukkan bahwa eksistensi platform ini menjadi alternatif yang dapat memenuhi kebutuhan pengguna dalam belajar Agama.
The Application of Islamic Da'wah Functions in Cartoon Visual Media in Nussa Animation Ridha, Muhammad; Rubino
Dakwah Vol 9 No 1 (2023): FEBRUARI
Publisher : Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54471/dakwatuna.v9i1.2162

Abstract

Da'wah Islam is a communication effort aimed at influencing individuals or societies by making them aware of and convinced of the truth of Islam, as well as by making them willing to adhere to it and deepening its teachings. With the mass media (mass communication), it is hoped that they are willing to believe that Islam will guide them to the straight and true path of Allah. Dakwah can be done face-to-face or indirectly. In order to achieve the goal of da'wah, it is necessary to adapt the language and culture or customs adopted by the community. Islamic communication is a way of communicating that is Islamic in nature and that aims to convey a message or information based on the Qur'an and hadith and has the functions of information, convincing, reminding, motivating, entertainment, socializing, and being spiritual. Cartoon media is a form of graphic communication, namely an interpretive image that uses symbols to convey a message quickly and concisely. This research is carried out descriptively and qualitatively using a pragmatic approach. Research data was collected through library research. Nussa, an animated da'wah film packaged with the goal of teaching Islamic values without boring children, is one of the domestic animated films. Nussa is an animated web series that aims to help parents and children develop morality and character. Through fun stories with Muslim themes in the foundation of Islamic animation, Nussa applies Islamic communication functions so that the Islamic messages broadcast reach the audience. Stories in Nussa animation can provide information that is easily captured by children. This information becomes motivation for the audience, and besides that, it can spark discussion among the audience. Nussa's animation entertains children because the story's contents are felt to be not too heavy, but it still provides good spiritual education due to its amusing visual appearance rather than focusing solely on the message's content Keywords: Cartoon Media, Da'wah, Nussa Animation