cover
Contact Name
JTIK (Jurnal Teknik Informatika Komputer)
Contact Email
jtik.kaputama@gmail.com
Phone
+6285360005202
Journal Mail Official
jtik.kaputama@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota binjai,
Sumatera utara
INDONESIA
JTIK (Jurnal Teknik Informatika Kaputama)
Published by STMIK Kaputama Binjai
ISSN : 25489704     EISSN : 26860880     DOI : https://doi.org/10.1234/jtik.v4i1
Core Subject : Science,
JTIK (Jurnal Teknik Informatika Kaputama) diterbitkan oleh Program Studi Teknik Informatika Kaputama sebagai media untuk menyalurkan pemahaman tentang aspek-aspek sistem informasi berupa hasil penelitian lapangan, laboratorium dan studi pustaka. Jurnal ini Terbit 2x setahun yaitu bulan januari dan bulan juli, pada JTIK fokus dan mempunyai ruang lingkup pada bidang Teknik Informatika. Seperti Data mining, Keamanan Jaringan dll.
Articles 561 Documents
Pemetaan Dosen Perguruan Tinggi Swasta Dalam Melaksanakan Tridharma Menggunakan Metode Smart Mega Ayu Ningrum; Achmad Fauzi; Nurhayati Nurhayati
JTIK (Jurnal Teknik Informatika Kaputama) Vol. 6 No. 1 (2022): Volume 6, Nomor 1, Januari 2022
Publisher : STMIK KAPUTAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59697/jtik.v6i1.389

Abstract

Perguruan tinggi merupakan tahap akhir opsional pada pendidikan formal, dalam hal ini disampaikan dalam bentuk universitas, akademi, colleges, seminari, sekolah musik, dan institut teknologi Pemetaan dosen dalam pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi menjadi sangat penting untuk dilakukan, karena dapat menunjang tercapainya tujuan dari sebuah perguruan tinggi. Pemetaan dosen dalam pelaksanaan Tridharma Perguruan tinggi berdasarkan kebutuhan yang harus dipenuhi oleh dosen untuk melakukan pendidikan, penelitian dan pengapdian kepada masyarakat. Proses pemetaan merupakan proses untuk menghubungkan atau merelasikan antara kebutuhan yang saling berkaitan dengan objek pengabdian. Maka dari itu perlu dibangun sistem yang dapat mengefesienkan seleski keputusan dalam pemetaan dosen pelaksana Tridharma Perguruan Tinggi. Dalam memberikan solusi pada permasalahan ini maka dibangun sistem yang dapat memetakan dosen dalam melasanakan Tridharma Perguruan Tinggi pada STMIK Kaputama. Pada penelitian ini menggunakan metode Simple Multiple Attribute Rating Technique (SMART) yang merupakan teknik pengambilan keputusan multi kriteria berdasarkan setiap alternatif yang terdiri dari sejumlah kriteria yang memiliki nilai dan setiap kriteria. Dengan membangun sebuah sistem pemetaan dosen yang tepat dalam pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi akan menghasilkan tercapainya tujuan dari sebuah Perguruan Tinggi. Sistem dirancang dengan bahasa pemrograman PHP dengan basis data MySQL, setelah proses terhadap 25 data dosen yang diinputkan pada sistem didapatkan bahwa terdapat 2 dosen unggul dalam pengabdian, 1 dosen unggul dalam penelitian dan 13 dosen unggul dalam pengajaran. Dari hasil proses didapatkan juga bahwa A12 berada di peringkat yang pertama, dengan nilai keputusan akhir tertinggi, yaitu 0,8833.
Penerapan Metode Certainty Factor Dalam Mendiagnosa Penyakit Polycystic Ovary Syndrome Fitri Handayani; Achmad Fauzi; Anton Sihombing
JTIK (Jurnal Teknik Informatika Kaputama) Vol. 6 No. 1 (2022): Volume 6, Nomor 1, Januari 2022
Publisher : STMIK KAPUTAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59697/jtik.v6i1.390

Abstract

Sistem pakar adalah cabang kecerdasan buatan yang merupakan pengetahuan/knowledge khusus untuk memecahkan masalah pada level human expert/pakar. Sistem pakar sering dikembangkan dalam berbagai bidang, termasuk bidang kesehatan. PCOS (Polycystic Ovary Syndrome) atau sindrom ovarium polikistik merupakan kondisi terganggunya fungsi ovarium pada wanita yang berada di usia subur. Semakin berjalannya waktu perkembangan teknologi semakin maju dengan pesat. Tidak dapat dipungkiri bahwa teknologi sangat membantu kita dalam kehidupan sehari-hari.Adapun teknologi dalam bidang kesehatan dan manfaat teknologi di bidang kesehatan yaitu memudahkan pasien, mempersingkat waktu tunggu pasien, mempermudah dokter dan tenaga medis lainnya dalam menolong pasien, penyimpanan dan perawatan data lebih mudah, menjangkau pasien lebih luas dan mencegah penularan penyakit. Dalam mendiagnosa penyakit Polycystic Ovary Syndrome, ada metode yang dapat digunakan, diantaranya adalah metode Certainty Factor. Php atau kependekan dari Hypertext Preprocessor adalah salah satu bahasa pemerograman berbasis web dimana sistem yang diterapkan adalah pada sisi server side.
RANCANG BANGUN ROBOT SENSOR ULTRASONIK BERBASIS ARDUINO UNO DENGAN METODE FUZZY LOGIC Ilham Ilham; Akim Manaor Hara Pardede; Magdalena Simanjuntak
JTIK (Jurnal Teknik Informatika Kaputama) Vol. 6 No. 1 (2022): Volume 6, Nomor 1, Januari 2022
Publisher : STMIK KAPUTAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59697/jtik.v6i1.397

Abstract

Perkembangan robot tidak hanya pada kecanggihan mekaniknya saja, melainkan juga sistem kendalinya menggunakan sistem komputerisasi. Pembuatan robot dengan keistimewaan khusus ini sangat berkaitan erat dengan adanya kebutuhan dalam dunia industri modern yang menuntut adanya suatu alat dengan kemampuan yang lebih tinggi agar dapat membantu menyelesaikan pekerjaan manusia ataupun untuk menyelesaikan pekerjaan yang tidak mampu diselesaikan oleh manusia. Salah satu jenis robot dengan kemampuan istimewa yang belakangan ini banyak menarik minat para pecinta robot untuk dikembangkan adalah robot beroda dengan sensor ultrasonik. Perancangan robot sensor ultrasnik ini menggunakan komponen seperti Arduino Uno yaitu mikrokontroler sebagai pusat utama dari sistem robot ini kemudian dipasangkan servo sebagai penggerak atau leher sirobot ,dan sensor ultrasonic sebagai perangsang motor dc untuk bergerak.
Simulasi Antrian Pelayanan Pendaftaran Pasien Di Uptd Puskesmas Tanah Tinggi Dengan Metode Eksponensial Chairijal Chairijal; Novriyenni Novriyenni; Nurhayati Nurhayati
JTIK (Jurnal Teknik Informatika Kaputama) Vol. 6 No. 1 (2022): Volume 6, Nomor 1, Januari 2022
Publisher : STMIK KAPUTAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59697/jtik.v6i1.398

Abstract

Antrian adalah suatu aktifitas di mana pasien menunggu untuk mendapatkan layanan. Dalam sistem antrian terkadang mengalami masalah, masalah muncul karena banyaknya antrean di layani. Antrean panjang terjadi karena jumlah server tidak sesuai dengan pasien yang akan dilayani. Model antrian yang dibahas dalam penelitian ini adalah antrian dimana pelanggan datang berkelompok. Jumlah pelanggan dalam setiap kelompok adalah variabel acak, dan waktu antara kedatangan distribusi eksponensial. Pada penelitian metode Exponential digunakan untuk menghitung waktu layanan dengan saluran tunggal untuk dapat mengamati bagaimana kinerja sistem. Dari hasil perhitungan Simulasi Antrian Pendaftaran Pasien di UPTD Puskesmas Tanah Tinggi, berdasarkan hasil analisa yang telah dilakukan maka memperoleh hasil yaitu hasil simulasi jumlah server yang terbaik adalah 2, maka rata rata server sibuk adalah 1,40%, rata-rata waktu tunggu (wq) = 5 menit 2 detik, rata-rata waktu tunggu dalam sistem (ws) = 7 menit 44 detik, (Lq) = 0,0110, (Ls) = 0,0150. Dengan menggunakan 2 server maka didapat waktu tunggu yang tidak terlalu lama dan tidak menyebabkan antrian menjadi panjang.
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN DUSUN TERBAIK DI DESA LAU MULGAP DENGAN MENGGUNAKAN METODE AHP (ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS) Aldi Pratama; Novriyenni Novriyenni; Nurhayati Nurhayati
JTIK (Jurnal Teknik Informatika Kaputama) Vol. 6 No. 1 (2022): Volume 6, Nomor 1, Januari 2022
Publisher : STMIK KAPUTAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59697/jtik.v6i1.399

Abstract

Pemberdayaan masyarakat desa perlu dilakukan penguatan kelembagaan, peningkatan motivasi dan swadaya gotong royong masyarakat di desa, sehingga untuk menilai keberhasilan pembangunan desa atau dusun perlu dilakukan penilaian secara terarah, terkoordinasi, terpadu dan berkelanjutan, untuk mendukung rencana pemerintah tersebut maka dilakukan kegiatan pelaksanaan penilaian desa atau terbaik, sesuai dengan indikator penilaian. Penilaian dusun terbaik dilakukan dengan membandingkan tingkat perkembangan terakhir berdasarkan data profil desa sesuai dengan indikator penilaian. Penelitian ini bertujuan membangun sebuah sistem pendukung keputusan untuk menentukan dusun terbaik berdasarkan skor penilaian desa dengan menggunakan metode AHP (Analytic Hierarchy Process). Pada dasarnya, proses pengambilan keputusan adalah memilih suatu alternatif. Penilaian dusun terbaik terdiri dari 6 kriteria. Luaran dari sistem ini berupa rangking setiap dusun yang telah dinilai sehingga menghasilkan rekomendasi untuk pengambilan keputusan dalam menentukan dusun terbaik. Nilai total paling tinggi dari setiap baris hasil perhitungan setiap subkriteria dijumlahkan, Total Nilai Paling Tinggi digunakan merupakan dasar untuk merangking dusun terbaik.
SIMULASI ANTRIAN LOKET PELAYANAN PAJAK DAERAH KOTA BINJAI PADA KANTOR BPKPAD MENGGUNAKAN METODE FIFO (FIRST IN FIRST OUT) Agung Arianto; Magdalena Simanjuntak; Nurhayati Nurhayati
JTIK (Jurnal Teknik Informatika Kaputama) Vol. 6 No. 1 (2022): Volume 6, Nomor 1, Januari 2022
Publisher : STMIK KAPUTAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59697/jtik.v6i1.400

Abstract

Hampir setiap jenis layanan akan membentuk antrian. Proses ini dimulai ketika antrian pelanggan yang membutuhkan layanan mulai datang untuk mendapatkan urutan layanan. Antrian merupakan proses dari kedatangan pelanggan ke pusat layanan dan terjadi proses tunggu dan dalam layanan pada satu garis antrian. Bagi banyak orang mengantri kurang menyenangkan terutama jika antrian yang sedang berlangsung tidak beraturan. Untuk mengatasi antrian yang tidak teratur, maka diperlukan suatu sistem yang membantu untuk antrian yang akan terorganisir dan lebih menyenangkan. Di kantor Badan Pendapatan Keuangan Dan Aset Daerah kota Binjai (BPKPAD). Hal ini sudah dilaksanakan dengan melakukan simulasi antrian terkomputerisasi. Dengan demikian, pengantri akan mendapatkan nomor antrian dan menunggu untuk di panggil ketika akan dilayani oleh front office. Di dalam tulisan ini penulis bertujuan untuk membuat simulasi antrian menggunakan metode FIFO, sehingga dapat membantu menertibkan antrian dengan menggunakan sistem antrian dengan melalui layar monitor dan suara. Jika sistem ini di terapkan dapat membantu dan mempermudah pihak front office di kantor Badan Pendapatan Keuangan Dan Aset Daerah kota Binjai (BPKPAD) untuk menyampaikan informasi mengenai nomor antrian melalalui monitor dan suara, mengurangi tingkat kelelahan masyarakat/pelanggan dalam mengantri. Perancangan antrian perlu dilakukan simulasi sistem agar antrian lebih tersistem dan disiplin. Antara proritas (priority) dalam penerapannya dalam suatu sistem antrian yang menghasilkan waktu tunggu rata-rata (AWT) dan disiplin antrian FIFO. Aplikasi pemodelan dan dan simulasi antrian menjadi suatu gambaran proses antrian yang terjadi pada umumnya, serta memberikan gambaran efektifitas di siplin antrian FIFO maupun priority.
ANALISIS METODE K-NEAREST NEIGHBOUR (KNN) DALAM KLASIFIKASI DATA IRIS BUNGA Permana Putra; Akim Manaor Hara Pardede; Siswan Syahputra
JTIK (Jurnal Teknik Informatika Kaputama) Vol. 6 No. 1 (2022): Volume 6, Nomor 1, Januari 2022
Publisher : STMIK KAPUTAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59697/jtik.v6i1.401

Abstract

Penelitian ini menjelaskan penggunaan metode k-nearest neighbor(K-NN) terhadap klasifikasi data iris bunga dari UCI machine learning. Di dalam penelitian ini dilakukan beberapa tahapan dan metode. Pada tahapan penelitian ini menggunakan metode k-nearest neighbor (K-NN) untuk pengujian dengan nilai K tertentu. Pada pengukuran hasil klasifikasi data iris bunga berfokus pada tingkat akurasi data iris bunga. Di dalam penelitian ini data yang d gunakan yaitu sebanyak 135 data iris bunga yang berasal dari UCI machine learning. Pengukuran jarak pada K-NN dalam penelitian ini menggunakan euclidean distance dengan nilai ketetanggan 3,4,5,6,7,8,9. Dari implementasi yang di peroleh yaitu klasifikasi k-nearest neighbor terhadap data iris bunga. Dalam penelitian ini akan dilakukan proses penentuan jenis bunga iris, dalam penentuan bungairis tersebut digunakan 4 faktor yang merupakan karakteristik sendiri dari bunga iris tersebut. Keempatfaktor karakteristik bunga iris yang digunakan untuk penelitan yaitu sepal length, sepal width,petal length, dan petal width. Adapun dari hasil pengujian metode K-Nearest Neighbor dalam klasifikasi data. Adapun pengujian penulis menggunakan variasi nilai K K-Nearest Neighbor 3,4,5,6,7,8,9. Memiliki persentase akurasi yang sangat baik di dibandingkan hanya K-NN. Hasil pengujian menunjukan metode K-Nearest Neighbor dalam klasifikasi data memiliki akurasi persentase yang baik ketika menggunakan data random. Persentase variasi nilai K K-Nearest Neighbor 3,4,5,6,7,8,9memiliki persentase 100 % .
IMPLEMENTASI METODE CERTAINTY FACTOR DALAM MENDIAGNOSA PENYAKIT TIROID Ade Syahputri; Achmad Fauzi; Lina Arliana
JTIK (Jurnal Teknik Informatika Kaputama) Vol. 6 No. 1 (2022): Volume 6, Nomor 1, Januari 2022
Publisher : STMIK KAPUTAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59697/jtik.v6i1.402

Abstract

Diagnosa penyakit tiroid sulit dilakukan, karena gejala penyakit tiroid bisa bermacam-macam tergantung pada naik dan turunnya hormon tiroid. Hormon tiroid meningkatkan penggunaan oksigen oleh sel-sel tubuh. Ketika tiroid memproduksi hormon berlebih, sel tubuh akan bekerja lebih keras dan metabolism tubuh menjadi lebih cepat, kondisi ini disebut hipertiroid. Ketika tiroid tidak memproduksi hormon yang cukup, sel tubuh akan bekerja lebih lambat, kondisi ini disebut hipotiroid. Selain pemeriksaan dan penyelidikan tiroid, interpretasi data klinis yang tepat merupakan pelengkap penting dalam diagnosa penyakit tiroid. Seseorang akan sulit mengetahui bahwa dia terkena penyakit tiroid hal itu dikarenakan gejala penyakit tiroid seringkali mirip dengan penyakit lain seperti amandel dan penyakit lainnya sehingga sering terjadi salah perkiraan. Sistem pakar adalah cabang kecerdasan buatan yang menggunakan pengetahuan/knowledge khusus untuk memecahkan masalah pada level human expert/pakar. Untuk mangakomodasi hal ini kita menggunakan certainty factor (CF) guna menggambarkan tingkat keyakinan pakar terhadap masalah yang sedang dihadapi. Bahasa PHP dapat dikatakan menggambarkan beberapa bahasa pemrograman seperti C, Java, dan Perl serta mudah untuk dipelajari. PHP merupakan bahasa scripting server side, dimana pemrosesan datanya dilakukan pada sisi server.
PENGGUNAAN DIGITAL ELEVATION MODEL UNTUK PEMANTAUAN KETINGGIAN AIR LAUT MENGGUNAKAN GABUNGAN CITRA SATELIT HIMAWARI DAN SPOT Andriani Putri; Jelita C. Jihan; Hafizd A. Marden
JTIK (Jurnal Teknik Informatika Kaputama) Vol. 6 No. 1 (2022): Volume 6, Nomor 1, Januari 2022
Publisher : STMIK KAPUTAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59697/jtik.v6i1.403

Abstract

Seiring perkembangan teknologi penginderaan jauh pada masa sekarang ini maka semakin banyak bidang ilmu yang memanfaatkan penginderaan jauh, contohnya dalam memantau perubahan permukaan air laut. Sementara untuk memantau perubahan permukaan air laut diperlukan resolusi spasial dan temporal yang tinggi. Hal ini dikarenakan perubahan permukaan air laut yang terjadi sangat cepat. Sayangnya, tidak ada satupun citra satelit yang memiliki resolusi spasial dan juga resolusi temporal yang tinggi. Pada penelitian sebelumnya, pengujian terhadap metode penggabungan citra STARFM diuji dengan menggunakan citra Himawari-8 dan juga SPOT. Meski dapat disimpulkan bahwa penggabungan citra tersebut sangat membantu dalam mengatasi ketidaktersediaan citra dengan resolusi spasial dan temporal tinggi, namun dari hasil accuracy assessment terlihat masih ada kesalahan atau error dengan commission error sebesar 5.73 namun memiliki Kappa Koefficient sebesar 0.82. Penelitian ini menemukan metode tambahan untuk mengatasi kesalahan tersebut, yaitu dengan menggunakan DEM sebagai acuan dalam memilih classification map. Namun ternyata DEM yang digunakan pada penelitian ini belum cukup merepresentasikan permukaan tanah sesunggunya pada studi area. Untuk tahap selajutnya dari penelitian ini yaitu memilih DEM yang sesuai sehingga pemilihan classification map nantinya akan lebih tepat.
Pengendalian Lampu Rumah Menggunakan Media Bluetooth Berbasis Arduino Nano Yusfrizal Yusfrizal
JTIK (Jurnal Teknik Informatika Kaputama) Vol. 6 No. 1 (2022): Volume 6, Nomor 1, Januari 2022
Publisher : STMIK KAPUTAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59697/jtik.v6i1.404

Abstract

Lampu merupakan bagian dari sebuah bangunan atau rumah yang berfungsi sebagai alat penerangan. Ada beberapa cara untuk mempermudah mengendalikan lampu, salah satunya adalah menggunakan bluetooth. Ada beberapa peralatan yang digunakan pada pengendalian lampu ini di antaranya handphone Android terdapat media bluetooth yang sudah terintegrasi sebagai media perantara dan penghubung, Arduino Nano sebagai media pemogram, Module Relay sebagai switch pengganti saklar, dan Lampu sebagai output. Aplikasi ini dapat melakukan perintah ON-OFF melalui Aplikasi pada Handphone. Bagian yang penting, untuk mempermudah mengendalikan lampu rumah digunakan perantara bluetooth yang terintegrasi pada Android dan Arduino. Keseluruhan alat ini dibagi menjadi beberapa bagian yaitu terdiri atas handphone android, modul bluetooth HC-05, mikrokontroller arduino uno R3, modul relay, dan lampu.Alat ini bekerja saat Bluetooth handphone menyambungkan koneksi ke Bluetooth HC-05, dari Bluetooth HC-05 kemudian ke mikrokontroler untuk memproses perintah, dari mikrokontroler kemudian ke modul relay yang bekerja sebagai pengganti saklar yang berfungsi untuk menghidupkan atau mematikan lampu yang diinginkan.

Filter by Year

2017 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 10 No. 1 (2026): Volume 10, Nomor 1, Januari 2026 Vol. 9 No. 2 (2025): Volume 9, Nomor 2, Juli 2025 Vol. 9 No. 1 (2025): Volume 9, Nomor 1, Januari 2025 Vol. 8 No. 2 (2024): Volume 8, Nomor 2, Juli 2024 Vol. 8 No. 1 (2024): Volume 8, Nomor 1, Januari 2024 Vol. 7 No. 2 (2023): Volume 7, Nomor 2, Juli 2023 Vol 7, No 1 (2023): Volume 7, Nomor 1 Januari 2023 Vol. 7 No. 1 (2023): Volume 7, Nomor 1, Januari 2023 Vol 6, No 2 (2022): Volume 6, Nomor 2 Juli 2022 Vol. 6 No. 2 (2022): Volume 6, Nomor 2, Juli 2022 Vol. 6 No. 1 (2022): Volume 6, Nomor 1, Januari 2022 Vol 6, No 1 (2022): Volume 6, Nomor 1 Januari 2022 Vol. 5 No. 2 (2021): Volume 5, Nomor 2, Juli 2021 Vol 5, No 2 (2021): Volume 5, Nomor 2 Juli 2021 Vol 5, No 1 (2021): Volume 5, Nomor 1 Januari 2021 Vol. 5 No. 1 (2021): Volume 5, Nomor 1, Januari 2021 Vol. 4 No. 2 (2020): Volume 4, Nomor 2, Juli 2020 Vol 4, No 2 (2020): Edisi Juli Nomor. 4 Volume. 2 Tahun 2020 Vol. 4 No. 1 (2020): Volume 4, Nomor 1, Januari 2020 Vol 4, No 1 (2020): VOLUME 4 NOMOR 1, EDISI JANUARI 2020 Vol 3, No 2 (2019): VOLUME 3 NOMOR 2, EDISI JULI 2019 Vol. 3 No. 2 (2019): Volume 3, Nomor 2, Juli 2019 Vol. 3 No. 1 (2019): Volume 3, Nomor 1, Januari 2019 Vol 3, No 1 (2019): Edisi Januari 2019 Vol. 2 No. 2 (2018): Volume 2, Nomor 2, Juli 2018 Vol. 2 No. 1 (2018): Volume 2, Nomor 1, Januari 2018 Vol 2, No 2 (2018): EDISI JULI 2018 Vol 2, No 1 (2018): Edisi Januari 2018 Vol 1, No 2 (2017) Vol 1, No 1 (2017) Vol. 1 No. 2 (2017): Volume 1, Nomor 2, Juli 2017 Vol. 1 No. 1 (2017): Volume 1, Nomor 1, Januari 2017 More Issue