cover
Contact Name
Ni Made Wangi Suryati
Contact Email
wangi.suryatimade@gmail.com
Phone
+6287861692266
Journal Mail Official
wangi.suryatimade@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tukad Balian No. 180 Renon, Denpasar Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Riset Kesehatan Nasional
ISSN : 25806173     EISSN : 25486144     DOI : 10.37294
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Riset Kesehatan Nasional (JRKN) is a journal published by the Bali Institute of Technology and Health (ITEKES) and registered without ISSN 2580-6173 (Print) ISSN 2548-6144 (Online). The National Journal of Health Research (JRKN) provides a special forum for researchers and lecturers to exchange ideas about theory, research and research on fundamental issues relating to the world of health in general. Each Manuscript in the National Journal of Health Research (JRKN) has a DOI that can be accessed at the bottom of each abstract.
Articles 139 Documents
Perilaku Laki-Laki Usia 15-19 Tahun Dalam Pencegahan Penularan HIV/AIDS Di Desa Sibang Kaja Kecamatan Abiansemal Kabupaten Badung Dewi, Ni Nyoman Ari Kundari; Astuti Dewi, I.G.A Puja; Rismawan, Made
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (996.434 KB) | DOI: 10.37294/jrkn.v3i1.137

Abstract

ABSTRAKTujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perilaku laki-laki usia 15-19 tahun dalam pencegahan penularan HIV/AIDS di Desa Sibang Kaja Kecamatan Abiansemal Kabupaten Badung.Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional. Sampel pada penelitian ini yaitu remaja laki-laki usia 15-19 tahun dengan jumlah 147 responden, yang didapatkan melalui teknik simple random sampling. Data dikumpul menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan statistik deskriptif.Hasil: Penelitian ini menunjukkan sebanyak 51% responden memiliki perilaku yang baik dan 49% responden memiliki perilaku yang cukup dalam pencegahan penularan HIV/AIDS.Kesimpulan: Temuan ini mengindikasikan bahwa remaja laki-laki usia 15-19 tahun perlu meningkatkan pengetahuan, sikap dan tindakannya kearah yang lebih baik, sehingga akan terciptanya perilaku yang baik dan sesuai dengan norma-norma yang berlaku. Kata Kunci: HIV/AIDS, Perilaku, Remaja ABSTRACTAim: To identify the behavior of adolescent boy in the age 15-19 years old in the prevention of HIV/AIDS transmission at Sibang Kaja village Abiansemal Badung. Method: This study employed cross sectional approach. To conduct this study, 147 respondents were recruited as the sample in this study through simple random sampling technique. The data were collected by using questionnaires and analyzed with descriptive statistics.Finding: The findings indicated that 51% of respondents had good behavior and 49% of respondents had moderate behavior in the prevention of HIV/AIDS transmission.Conclusion: In conclusion, adolescents boy in the ages 15-19 years old need to improve their knowledge, attitudes and actions to be better in order to build good behavior and in accordance with the norms. Keywords: HIV/AIDS, Behavior, Adolescents
Pengaruh Coaching Keperawatan Terhadap Kepatuhan Perawat Melakukan Cuci Tangan Sesuai Prinsip 5 Momen 6 Langkah Di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Klungkung yanti dewi, ketut hendra; Suyasa, I Gede Putu Darma; Rismawan, Made
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (581.971 KB) | DOI: 10.37294/jrkn.v1i1.43

Abstract

Background: Five Moments for Hand Hygiene is an important moment to wash hands 5 on health care providers to optimize hand hygiene by washing hands. Coaching methods can be used to improve the quality of nursing resources that will ultimately improve the quality of nursing care provided to patients through obedience perform appropriate hand washing moments principles 5 6 steps. The result of the application of the five moment in the inpatient unit District General Hospital Klungkung still below the average of the minimum service standards (SPM) is as much as> 80%. While the percentage of data compliance officer in performing hand hygiene is the nurse as much as 63.3%.Objective: the purpose of this study was to determine the effect of nursing coaching to compliance nurses perform appropriate hand washing moments principles 5 6 steps in the inpatient unit District General Hospital KlungkungMethods: This study uses an experimental approach to design pre One group pre test-posttest design. The sampling technique used is Non-Probability Sampling with consecutive sampling technique. Number samples are 63 respondents, gathering data using questionnaires.Results demonstrate compliance nurses perform appropriate hand washing moments principles 5 6 steps before nursing coaching mostly 31 people (49.2%) in the category enough. Compliance nurses do wash their hands according to the principles 5 6 moments after the steps carried out the majority of nursing coaching 58 people (92.1%) in both categories Statistical test results obtained Wilcoxon signed rank test P = 0.000 <α 0.05 indicates no influence on the nursing coaching compliance nurses perform appropriate hand washing moments principles 5 6 steps in the inpatient unit District General Hospital Klungkung.Conclusion: No effect on adherence nurse nursing coaching perform appropriate hand washing moments principles 5 6 steps in the inpatient unit District General Hospital Klungkung. Keywords: Coaching Nursing, Compliance, Hand Wash
KARAKTERISTIK MASALAH PASIEN DI POLIKLINIK PENYAKIT DALAM RSUP SANGLAH, DENPASAR Agustini, Inca Buntari; Darma Suyasa, Putu; Widia, Ketut
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (555.265 KB) | DOI: 10.37294/jrkn.v2i1.103

Abstract

ABSTRAKPendahuluan: Rumah sakit dimana Poliklinik Penyakit Dalam sebagai salah satu fasilitas perawatan kesehatan individu menjadi bagian dari sumber daya kesehatan perlu untuk mendukung pelaksanaan upaya kesehatan. Data statistik di Rumah Sakit Sanglah menunjukkan bahwa ada peningkatan kunjungan pasien ke Poliklinik Penyakit Dalam dari tahun ke tahun, namun tidak ada catatan khusus dan belum ada upaya sistematis dalam menganalisanya. Selain itu, penerapan asuhan keperawatan juga perlu dievaluasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kunjungan pasien ke Poliklinik Penyakit Dalam dan evaluasi pelaksanaan asuhan keperawatan di Poliklinik Penyakit Dalam RSUP Sanglah Denpasar.Metode: Penelitian ini dilakukan di Poliklinik Penyakit Dalam RSUP Sanglah. Penelitian ini adalah penelitian retrospektif menggunakan chart review untuk pengumpulan data. Penelitian ini melibatkan 306 sampel berdasarkan teknik sampling acak sistematik. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 51 responden (13,4%) mengunjungi rumah sakit dengan keluhan nyeri, 46 responden (12,1%) mengeluhkan kelemahan, 17 responden (4,5%) mengeluhkan pusing, 96 responden (26,5%) memiliki diagnosis keperawatan pada terapi regimen yang tidak efektif. , dan 103 responden didiagnosis secara medis (93,7%) dengan Penyakit Ginjal Kronis.Kesimpulan: Informasi ini dapat digunakan sebagai data dasar untuk pengembangan kualitas layanan nantinya. Tenaga kesehatan diharapkan mengelola masalah-masalah kesehatan yang dialami oleh pasien.Kata kunci: penyakit dalam, poliklinik penyakit dalam, asuhan keperawatan ABSTRACTIntroduction: The hospital where medical out-patient department as one of the individual health care facilities become a part of the health resources need to support the implementation of health efforts.The statistic data in Sanglah Hospital showed that there was improvement of patient visits to the medical out-patient department from year to year, however there was no specific record and there has been no systematic effort in analyzing it. In addition, the description of nursing care implementation also needed to be evaluated. This study aimed to determine the description of patient visits to the medical out-patient department and the evaluation of nursing care implementation on medical out-patient department in Sanglah Hospital Denpasar.Methods: This research was conducted in medical out-patient department of Sanglah Hospital. This study was retrospective study using chart review for data collection. The study involved 306 samples based on sistematic random sampling technique.  Results: Results showed that there were 51 respondents (13.4%) visited hospital with pain, 46 respondents (12.1%) complained of weakness, 17 respondents (4.5%) complained dizziness, 96 respondents (26.5%) had nursing diagnosis of ineffective regimen therapeutic, and 103 respondents were medically diagnosed (93.7%) with Chronic Kidney Disease.Conclusion: This information can be used as the basic data for the development of service quality later. Health personnel are expected to manage health problems experienced by patients.    Keywords: internal disease, out-patient department, nursing care
PENGARUH PELATIHAN MEMOTONG KUKU TERHADAP PERILAKU MEMOTONG KUKU ANAK RETARDASI MENTAL DI SLB DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA (DIY) ., Titik Endarwati; Mendri, Ni Ketut; Badiah, Atik
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (764.658 KB) | DOI: 10.37294/jrkn.v3i1.149

Abstract

Menurut data Indonesian Society for Special Needs Education (ISSE) – lembaga yang memfokuskan perhatiannya pada pendidikan anak-anak berkebutuhan khusus di Indonesia terdapat lebih dari 2,6 juta orang anak berkebutuhan khusus yang berusia sekolah di negara ini. Dari jumlah tersebut, yang mengikuti pendidikan di sekolah-sekolah khusus hanya sekitar 48 ribu orang, atau kurang lebih 1,83% saja. Anak retardasi mental juga perlu mendapatkan penanganan khusus dengan melibatkan orang tua dalam mendampingi selama di rumah antara lain melatih memotong kuku pada anak retardasi mental.Tujuan : Diketahui pengaruh pelatihan memotong kuku terhadap perilaku memotong kuku anak retardasi mental di SLB Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)Metode : Jenis penelitian Quasi eksperiment dengan rancangan“Pre test Post test with Control Group Design“. Rancangan ini ada kelompok pembanding (kontrol), observasi dilakukan dua kali. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling dengan kriteria anak retardasi mental usia sekolah di SLB Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Data hasil pemeriksaan dianalisis secara diskriptif  dan secara analitik dengan bantuan program SPSS for windows versi 16.0 menggunakan uji pair t-test, wilcoxon, mann whitney dengan taraf signifikan 0,05.Hasil :Memotong kuku pada kelompok eksperimen pre test dan post test dengan nilai p (sig) 0,000 < 0,05. Memotong kuku pada kelompok eksperimen. Memotong kuku pada kelompok kontrol pre test dan post test dengan nilai p (sig) 0,002 < 0,05.Kesimpulan :Ada pengaruh pelatihan memotong kuku terhadap perilaku memotong kuku anak retardasi mental di SLB Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dengan nilai p (sig) < 0,05 berarti Ha diterima dan Ho ditolak.Saran :Buku saku pelatihan memotong kuku dapat digunakan sebagai model pemberdayaan keluarga pada  anak dengan retardasi mental di SLB Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Kata Kunci :Pelatihan memotong kuku, Perilaku memotong kuku, anak retardasi mental
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN PERAWATAN DIRI (SELF CARE ACTIVITY) PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 Marlinda, Ni Wayan Yatik; Nuryanto, I Kadek; Noriani, Ni Ketut
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (341.501 KB) | DOI: 10.37294/jrkn.v3i2.182

Abstract

This study was to determine the correlation between family support and self-care activity in patient with type 2 diabetes mellitus at public health center II west Denpasar. This study employed correlative analytics design with cross sectional study. The population of this study were 131 patients with type 2 diabetes mellitus. There were 99 respondents recruited as the sample of the study which were selected by using non-probability, consecutive sampling technique. The data were collected by using questionnaire and analyzed statistically y using Spearman’s Rho test. The finding of this study showed that there were 59 respondents (56.6%) had moderate family support and 77 respondents (77.8%) had good self-care activity. There was a positive correlation between family support and self-care activity in patient with type 2 diabetes mellitus (p-value = 0.001; r = 0.370). Good family support could affect self-care activity in patients with type 2 diabetes mellitus. Family are expected to motivate patient in carry-out self-care activity. Keywords: Family support, Self-care activity, Type 2 diabetes mellitus
KETERPAPARAN MEDIA INFORMASI TERHADAP PERILAKU KESEHATAN REPRODUKSI REMAJADI DESA PURWODADI KABUPATEN DELI SERDANG TAHUN 2016 Simanjutak, Yunida
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (559.954 KB) | DOI: 10.37294/jrkn.v1i2.83

Abstract

ABSTRAKRemaja merupakan suatu masa kehidupan individu dimana terjadi eksplorasi psikologis untuk menemukan identitas diri. Pada masa transisi dari masa anak-anak ke masa remaja, individu mulai mengembangkan ciri-ciri abstrak dan konsep diri menjadi lebih berbeda. Medan menurut data proyeksi penduduk tahun 2014 jumlah remaja mencapai sekitar 65 juta jiwa  atau 25%  dari 255 juta jiwa jumlah penduduk. Mengingat jumlah dan proporsinya yang besar ini pengetahuan, pandangan, sikap dan keputusan remaja sangat berpengaruh, tidak hanya bagi kelompok remaja sendiri namun bagi seluruh penduduk yang tidak hanya berpengaruh pada masa depan, namun juga masa sekarang.Perilaku remaja tentang kesehatan reproduksi khususnya di Desa Purwodadi masih kurang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh karakteristik (pengetahuan dan sikap) remaja terhadap perilaku kesehatan reproduksi di Desa Purwodadi Kabupaten Deli Serdang. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan rancangan cross-sectional. Subjek penelitian ini adalah remaja di Desa Purwodadi. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja desa Purwodadi dengan jumlah 670 remaja, dengan sampel 247 remaja. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling. Analisis statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah statistic chi square () dan regresi logistik berganda, dengan tingkat kepercayaan = 0,05. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa nilai signifikan keterpaparan sumber informasi p=0,000 dengan (OR=  60,649) terhadap perilaku kesehatan reproduksi remaja. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh keterpaparan sumber informasi terhadap perilaku kesehatan reproduksi remaja di Desa Purwodadi Kabupaten Deli Serdang. Kata Kunci      : Media Informasi, Perilaku, Remaja
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN MOTIVASI AKSEPTOR KB SUNTIK 3 BULAN DENGAN KEPATUHAN KUNJUNGAN ULANG DI BPM KORIAWATI TAHUN 2017 Noriani, M.Kes, Ni Ketut; Nurtini, M.Kes, Ni Made; Riza Kurnia Indriana, M.Kes, Putu
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.815 KB) | DOI: 10.37294/jrkn.v3i2.168

Abstract

Peningkatan jumlah penduduk merupakan salah satu permasalahan global yang muncul di seluruh dunia, di samping isu tentang global warming, keterpurukan ekonomi, masalah pangan serta menurunnya tingkat kesehatan penduduk. Jumlah penduduk yang besar tanpa disertai dengan kualitas yang memadai, justru menjadi beban pembangunan dan menyulitkan pemerintah dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan pembangunan nasional. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan motivasi akseptor KB suntik 3 bulan dengan kepatuhan  kunjungan ulang di BPM Koriawati Tahun 2017. Dimana menggunakan  jenis penelitian analitik dengan observasi dan pendekatan cross sectional.  Hasil menunjukkan dari 19 responden, 10 (52,6%) responden memiliki motivasi tinggi, (63,2%) responden memiliki pengetahuan tinggi, dan menunjukkan bahwa 12 (63,2 %) responden memiliki tingkat   kepatuhan untuk  kunjungan ulang.
EFEKTIVITAS PEMBERIAN LEAFLET TERHADAP MOTIVASI DAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG IMD Mastryagung, Gusti Ayu Dwina; Yulia RT, Ni Made Ayu; Noriani, Ni Ketut
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (447.136 KB) | DOI: 10.37294/jrkn.v1i2.47

Abstract

ABSTRAKPendahuluan :Air Susu Ibu (ASI) sangatlah penting untuk perkembangan, kesehatan dan imunitas bayi. Oleh karena itu, pemberian ASI dini merupakan komponen penting dalam kelangsungan hidup bayi. ASI yang diproduksi selama hari-hari pertama kelahiran mengandung kolostrum yang dapat melindungi bayi dari penyakit. Oleh karena itu pelaksanaan Inisiasi Menyusu Dini dalam 1 jam kelahiran bayi sangatlah penting.Inisiasi Menyusu Dini (IMD) adalah proses bayi menyusu segera setlah dilahirkan dimana bayi dibiarkan menyusu sendiri tanpa dibantu orang lain. Bayi dipotong tali pusarnya, lalu diletakkan di dada ibu dan kemudian dibiarkan mencari putting susu ibunya sendiri. Metodelogi : Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan rancangan pretest-postest only design untuk mengetahui efektivitas pemebrian leaflet terhadap motivasi dan tingkat pengetahuan Ibu Hamil tentang IMD. Sampel yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah ibu hamil yang berkunjung ke  Puskesmas Pembantu Dauh Puri pada bulan Januari 2017. Cara Pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah dengan accidental sampling. Hasil: terdapat pengaruh yang signifikan antara pemberian leaflet terhadap pengetahuan ibu hamil tentang IMD dengan keeratan hubungan yang cukup kuat yaitu p value 0,002. Dan terdapat pengaruh yang signifikan antara pemberian leaflet terhadap motivasi ibu hamil tentang IMD dengan keeratan hubungan yang cukup kuat yaitu p value 0,002.Diskusi: Dengan adanya leaflet diharapkan dapat memudahkan ibu hamil dan petugas kesehatan dalam meningkatkan wawasan tentang pentingnya inisiasi menyusui diniKata Kunci : Leaflet, Pengetahuan, Motivasi, IMD ABSTRACTIntroduction: Breast Milk is very important for baby's development, health and immunity. Therefore, early breastfeeding is an important component of the baby's survival. Breast milk produced during the first days of birth contains colostrum that can protect babies from disease. Therefore the implementation of Early Breastfeeding Initiation within 1 hour of infant birth is very important. Early Breastfeeding Initiation (IMD) is the process of breastfeeding babies soon after birth where the baby is left to breastfeed alone without the help of others. The baby cut the umbilical cord, then placed on the mother's chest and then allowed to search for her mother's own nipple. Methodology: This research is an analytical research with pretest-posttest design design to know the effectiveness of leaflet sales on motivation and knowledge level of pregnant mother about IMD. The sample used in this study was pregnant women who visited the Puskesmas Pembantu Dauh Puri in January 2017. How to Sampling in this research is by accidental sampling. Result: there is a significant influence between giving leaflet to pregnant woman knowledge about IMD with keeratan strong enough relationship that is p value 0,002. And there is a significant influence between giving leaflet to pregnant mother's motivation about IMD with keeratan strong enough relationship that is p value 0,002.Diskusi With leaflet is expected to facilitate pregnant mother and health officer in improving insight about the importance of initiation of early breastfeeding Keywords: Leaflets, Knowledge, Motivation, Early Breastfeeding Initiation 
HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK, POLA MAKAN, DAN PENDAPATAN KELUARGA DENGAN KEJADIAN OBESITAS PADA ANAK SEKOLAH DASAR Widyantari, Ni Made Ayu; Nuryanto, I Kadek; Dewi, Komang Ayu Purnama
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (21.559 KB) | DOI: 10.37294/jrkn.v2i2.121

Abstract

 ABSTRAKTujuan : untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik, pola makan dan pendapatan keluarga dengan kejadian obesitas pada anak sekolah dasar.Metode : penelitian ini menggunakan desain case-control dimana sampel diambil dengan teknik purposive sampling yang jumlahnya 40 sampel. Tehknik analisa data menggunakan uji Chi Square.Hasil : diperoleh hasil 60% anak obesitas berjenis kelamin perempuan dan  40% berumur 9 tahun, 66,7% anak yang punya penghasilan keluarga tinggi, 68,4% anak tidak obesitas punya penghasilan keluarga rendah, 90% anak obesitas memiliki aktivitas kurang, 90% anak tidak obesitas memiliki aktivitas baik, 83,3% anak obesitas memiliki pola makan berlebih, 100% anak tidak obesitas memiliki pola makan tidak berlebih. Hasil uji statistic Chi Square didapatkan hasil pendapatan keluarga, aktivitas fisik, dan pola makan secara berturut-turut adalah p=0.027, p=0,000, p=0,000 dimana nilai P value < 0,05 yang artinya ada hubungan antara pendapatan keluarga, aktivitas fisik, dan pola makan dengan kejadian obesitas.Simpulan : ada hubungan antara pendapatan keluarga, aktivitas fisik, dan pola makan dengan kejadian obesitas. Anak yang punya penghasilan keluarga tinggi berisiko 4,333 kali lebih besar terkena obesitas dan anak dengan aktivitas fisik baik berisiko 0,012 lebih rendah terkena obesitas. 
PENGALAMAN KELUARGA DALAM PENANGANAN PERTAMA PADA ANAK YANG MENGALAMI KEJANG DEMAM Pranata, Gst. Kade Adi Widyas; Huang, Mei Chih
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (900.992 KB) | DOI: 10.37294/jrkn.v3i1.146

Abstract

Pendahuluan: serangan kejang demam pada anak tidak hanya disaksikan oleh orang tua, namun juga oleh anggota keluarga lainnya. Namun sangat sedikit penelitian yang menjelaskan tentang pengalaman mereka sebagai keluarga yang utuh dalam memberikan pertolongan pertama terhadap peristiwa yang menyeramkan itu. Tujuan penelitian: untuk menggali lebih dalam tentang pengalaman keluarga dalam melakukan penanganan pertama pada anak yang mengalami kejang demam. Metode: pendekatan fenomenology deskriptif dengan teknik purposive sampling telah digunakan untuk memotret intisari dari pengalaman keluarga terhadap pertolongan pertama pada anak yang mengalami kejang demam di Bali, Indonesia. Wawancara mendalam dengan tatap muka telah dilakukan sampai data jenuh dengan memperhatikan Francis method dan dengan menggunakan panduan wawancara semi-terstruktur dengan pertanyaan terbuka. Wawancara telah direkam dan catatan lapangan telah diambil setiap kali wawancara dilakukan. Teknik analisis tujuh langkah dari Colaizzi’s (1978) telah digunakan untuk menganalisa transkrip yang dihasilkan. Credibility, transferability, dependability, dan confirmability oleh Lincoln and Guba (1994) telah diaplikasikan untuk memastikan tingkat kepercayaan hasil penelitian. Hasil: data telah dikumpulkan dari 12 keluarga yang memiliki pengalaman melakukan pertolongan pertama pada anak yang mengalami kejang demam. Dua tema utama yaitu “tidak tahu harus melakukan apa” dan “melakukan sesuatu yang terpikirkan” telah ditemukan dari hasil analisis. Diskusi: tidak tahu harus melakukan apa dan melakukan sesuatu yang terpikirkan telah diterima sebagai intisari dari pengalaman keluarga dalam pertolongan pertama pada anak yang mengalami kejang demam. Hasil penelitian ini menegaskan tentang pentingnya pemberian pendidikan kesehatan untuk menghilangkan kepanikan pada keluarga ketika menghadapi anak mengalami serangan kejang demam, sekaligus membimbing penggunaan respon tindakan yang lebih tepat.

Page 3 of 14 | Total Record : 139