Articles
355 Documents
PENGARUH SIKAP REMAJA TENTANG PERILAKU SEKS DAN NIAT REMAJA DALAM MELAKUKAN PERILAKU SEKS BERESIKO
Wahyu Tri Ningsih;
Hadi Purwanto;
Titik Sumiatin
The Indonesian Journal of Health Science Vol 7, No 1 (2016): THE INDONESIAN JOURNAL OF HEALTH SCIENCE
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32528/the.v7i1.384
Adolescents have high curiosity, including the issue of sexuality. Adolescent curiosity about sexuality due to the development phase of teenagers who enter puberty characterized by the maturation of the reproductive system and the production of sex hormones. This study aims to determine the influence of attitudes about seks behaviortoward adolescent intention of doing risky sexual behavior. This study used analytic design with cross sectional approach. The sample in this study were high school students in the districts of Tuban amounted to 349 people by using simple random sampling. The data collection done by using the a questionnaire. The statistical test used is ordinal logistic regression to examine the influence between variables. The result showed that there was influence adolescent attitudes toward intention in sexual behavior (p = 0.000). If the adolescent attitude positive, the teen has no intention of doing risky sexual behavior. Adolescents can maintain and improve the knowledge and a positive attitude by the way can sort and filter the information gathered from the mass media about sexual behavior
Pendidikan Kesehatan terhadap Kader tentang Intervensi Gizi Spesifik dalam Pencegahan Stunting
Firdawsyi Nuzula;
Maulida Nurfazriah Oktaviana;
Rizky Dwi Yanti Yunita
The Indonesian Journal of Health Science Vol 12, No 2 (2020): The Indonesian Journal of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32528/ijhs.v12i2.4877
Latar Belakang dan Tujuan: Stunting merupakan salah satu dari triple burden masalah gizi dimana diakibatkan oleh kekurangan gizi kronis terutama pada 1000 hari pertama kehidupan (HPK) yang mengakibatkan anak mengalami gagal tumbuh. HPK merupakan gerakan mempercepat perbaikan gizi untuk memperbaiki kehidupan anak dimasa yang akan datang sebagai upaya untuk menurunkan prevalensi stunting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberdayaan kader terhadap intervensi gizi spesifik dalam pencegahan terjadinya stunting di Pukesmas Songgon. Metode: Metode penelitian ini Quasi eksperimen, dengan menggunakan pendekatan Pretest-Posttest Control Group Design. Uji analisis menggunkan uji Mann Whitney. Hasil: Ada perbedaan pengetahuan kader yang cukup signifikan setelah mendapatkan pendidikan kesehatan tentang intevensi gizi spesifik dalam pencegahan stunting dengan nilai 0,039, dan tidak terdapat perbedaan praktik kader terhadap intevensi gizi spesifik dalam pencegahan stunting setelah mendapatkan pendidikan kesehatan dengan nilai 0,422. Simpulan dan Implikasi: Pengetahuan kader terhadap intevensi gizi spesifik dalam pencegahan stunting didapatkan perbedaan pengetahuan kader yang cukup signifikan setelah diberikan pendidikan kesehatan. Kader sebagai kepanjangan tangan petugas kesehatan di masyarakat perlu diberikan edukasi oleh petugas kesehatan agar memahami pencegahan stunting.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG DAMPAK KECELAKAAN PADA BALITA DI RUMAH DENGAN TINDAKAN PENCEGAHAN KECELAKAAN DI WILAYAH POSYANDU ALAMANDA 32 KECAMATAN PATRANG KABUPATEN JEMBER
Rita Sri Kurniawati
The Indonesian Journal of Health Science Vol 10, No 1 (2018): The Indonesian Journal Of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32528/the.v10i1.1452
Kecelakaan adalah penyebab utama kematian dan kesakitan pada balita. Peran orang tua, khususnya ibu sangat penting untuk mencegah kecelakaan pada balita di rumah dengan memberikan pengawasan pada proses belajar dan bermain anak. Peningkatan pengetahuan pada ibu-ibu penting untuk mengurangi angka kejadian kecelakaan pada balita di rumah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang dampak kecelakaan pada balita di rumah dengan tindakan pencegahan kecelakaan. Desain penelitian yang digunakan adalah analytic correlational dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling nonprobability sampling dengan jumlah sampel sebesar 82 orang. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan Spearman Rank. Hasil uji statistik menunjukkan ibu dengan tingkat pengetahuan kurang sebanyak 15 orang (18,3%), tingkat pengetahuan cukup sebanyak 33 orang (40,2%) dan tingkat pengetahuan baik sebanyak 34 orang (41,5%) dan pencegahan kecelakaan yang buruk sebanyak 41 orang (50%) dan pencegahan kecelakaan yang baik sebanyak 41 orang (50%). Nilai p sebesar 0,000 dan nilai R sebesar 0,530 yang menunjukkan ada hubungan dengan kekuatan sedang ke arah positif, yang berarti semakin tinggi tingkat pengetahuan ibu tentang dampak kecelakaan pada balita di rumah, semakin baik tindakan pencegahan kecelakaannya dan sebaliknya.Kata Kunci: Tingkat Pengetahuan, Dampak, Pencegahan, Kecelakaan
PENGARUH REBUSAN DAUN SALAM TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI DI WISMA SERUNI UPT PSLU JEMBER
Susi Wahyuning Asih
The Indonesian Journal of Health Science 2018: Edisi Khusus, September: The Indonesian Journal Of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32528/ijhs.v0i0.1543
Hipertensi merupakan salah satu bentuk penyakit kronis pada lansia. Perubahan fisiologis pada lansia mengindikasikan perlunya pendekatan lain untuk menangani hipertensi, seperti dengan menggunakan terapi herbal. Salah satu bentuk terapi herbal yang dapat digunakan untuk mengatasi hipertensi adalah daun salam. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh daun salam terhadap penuruan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi di UPT PSTW Jember. Penelitian ini adalah penelitian pre eksperimental dengan pendekatan one group pre post test design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh lansia dengan hipertensi yang tinggal di UPT PSTW Jember sejumlah 45 orang. Responden diambil dengan teknik total sampling. Responden diberi air rebusan daun salam sebanyak 1 gelas, dua kali sehari selama 2 minggu. Tekanan darah responden diukur dengan menggunakan sphygmomanometer. Analisis statistik menunjukkan uji t test untuk tekanan darah sistolik adalah 0,000 dan 0,087 untuk tekanan darah diastolik. Sehingga dapat disimpulkan bahwa air rebusan daun salam berpengaruh terhadap penurunan tekanan darah sistolik dan tidak berpengaruh terhadap penurunan tekanan darah diastolik lansia dengan hipertensi. Oleh karenanya, daun salam dapat digunakan sebagai salah satu terapi herbal untuk menurunkan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi. Kata kunci : lansia, hipertensi, daun salam
PENGARUH PSIKOEDUKASI KELUARGA TERHADAP PERUBAHAN TINGKAT KECEMASAN DAN PERSEPSI BEBAN KELUARGA MERAWAT ANAK DENGAN RETARDASI MENTALDI SDLB NEGERI KABUPATEN JOMBANG
Shanti Rosmaharani* Titin Andri Wihastuti** Lilik Supriati**
The Indonesian Journal of Health Science Vol 5, No 2 (2015): The Indonesian Journal Of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32528/the.v5i2.9
Families with mental retardation have a higher tendency of psychosocial problems. The problems is ussually caused by children disability and high level of dependency to their parents. Anxiety and the perception of burden are problems that often arise when caring children with mentak retardation. The purpose of this study was to determine the influence of family psychoeducation to the level of anxiety and the perception of family burden in caring of children with mental retardation. The study design was quasy experimental pre-post test with control group. The purposive sampling tchnique was used to obtain 12 samples of treatment group and 12 samples for control group. Data obataine pre and post family psychoeducation, then compared to control group. Result showed the change in the treatmentgroup which are the decrease of anxiety levels with p value (0.03) and perceptions of family burden with p value (0.04) is less than α (0.05). family psychoeducation is recommended to adress psychosocial problems in the family wahich are anxiety and perception of family burden
POTRET NILAI BUDAYA PENGEMBANGAN DESA BURNO SEBAGAI EDUWISATA BERBASIS AGRONURSING
Anggia Astuti;
Suhari Suhari;
Arista Maisyaroh;
Musviro Musviro;
Eko Prasetya
The Indonesian Journal of Health Science Vol 11, No 2 (2019): The Indonesian Journal Of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32528/ijhs.v11i2.2953
Perubahan trend wisata di kalangan masyarakat secara luas tidak hanya menjadi hiburan tetapi bagaimana membuat mereka menjadi teredukasi dan mengubah pola hidup menjadi lebih sehat. Pilihan desa wisata menjadi pelopor untuk perubahan gaya hidup sehat, dengan ditunjang potensi alam, iklim dan kesederhanaan hidup yang jauh dari stress menyebabkan desa wisata menjadi pilihan. Namun untuk membentuk eduwisata yang sehat, refererensi masih sangat terbatas. Tujuan penelitian untuk memotret nilai budaya sebagai eduwisata berbasis agronursing sebagai pengembangan model wisata yang sehat. Desain penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan analisis konten induktif dengan metode Focus Grups Discussion (FGD) menggunakan pertanyaan semistruktur yang melibatkan 2 kelompok, masing-masing terdiri dari 7 dan 8 orang dengan latar belakang petani pisang, kopi, sapi, kambing, budidaya holtikulra dan industri kecil olahan hasil pertanian di Desa Burno Kecamatan Senduro Kabupaten Lumajang. Data dikumpulkan dan dianalisis dengan menggunakan analisis tematik berdasarkan pendekatan Krueger, R. and Casey, M. Penelitian menghasilkan tiga tema yaitu kebanggaan menjadi petani, melestarikan budaya dan mempertahankan nilai-nilai kebaikan dalam bekerja. Pengembangan potensi desa menjadi eduwisata memiliki nilai-nilai budaya yang harus terpenuhi yaitu tidak membuat perubahan dalam kehidupan masyarakat desa, masyarakat tidak keluar dari rutinitas keseharian mereka dan menonjolkan kearifan lokal yang menjadi potensi besar yang bisa dikembangkan.
STUDI META ANALISIS PERAWATAN LUKA KAKI DIABETES DENGAN MODERN DRESSING
Luh Titi Handayani*
The Indonesian Journal of Health Science Vol 6, No 2 (2016): The Indonesian Journal Of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32528/the.v6i2.133
Wound dressing technicque are growing so fast and it could help the physicians and the patients to cure the crhonic wound. The old principles said the wound care should be done in dry condition actually make the wound healing become longer because it impede the cells and collagen proliferation but too wet condition will caused maseration arround the wound. Understanding moist wound healing concept, wow to choose dressing angprinciples of wound intervention are key concepts to support wound healing proccess. Types of wound dressing that available are hydrogel, film dressing, hydrocolloid, calcium alginate, foam/absorbant dressing, anti microbial dressing, and anto microbial hydrophobic. The successfull of wound healing proccess are depend on efforts to maintain balance moist condition since its facilitate cell’s growing and collagen’s proliferation. Dressing’s choice is a decision that should be taken in order to improve wound healing proccess. And another key to succeeded is also depend on nurse capability to choose the right dressing so it can be effective and efficient so that wound care of diabetic foot could be efficient and cost effective.Key words : diabetic foot, wound healing, modern dressing
Pengalaman Penderita DM Tipe 2 dalam Pengendalian Kadar Gula Darah
Rusdianingseh Rusdianingseh;
Difran Nobel Bistara
The Indonesian Journal of Health Science Vol 12, No 2 (2020): The Indonesian Journal of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32528/ijhs.v12i2.4868
Latar Belakang dan Tujuan: Hiperglikemi pada pasien DM disebabkan oleh gangguan sekresi insulin atau kerja insulin yang tidak adekuat. Sel tubuh yang tidak memberikan respon terhadap gangguan sekresi insulin, atau tidak bisa memanfaatkan secara optimal, maka akan mengalami penumpukan gula darah dalam tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui arti dan makna pengalaman penderita DM tipe 2 dalam pengendalian kadar gula darah di wilayah Kebonsari Surabaya. Metode: Penelitian ini menggunakan desain fenomenologi deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan indept interview. Partisipan dalam penelitian ini adalah penderita DM tipe 2 yang tinggal dengan keluarganya di wilayah Kebonsari Surabaya. Data yang dikumpulkan berupa rekaman wawancara dan catatan lapangan. Hasil transkrip verbatim dianalisis menggunakan metode Open Code4.02. Hasil: Penelitian mengidentifikasi 4 tema yaitu pemahaman tentang DM, penyesuaian pola hidup, terapi DM dan kesulitan dalam pengendalian DM. Simpulan dan Implikasi: Pentingnya pemahaman tentang DM, penyesuaian pola hidup, terapi dan pengendalian DM menjadi dasar perlunya program dan panduan peningkatan pengetahuan serta ketrampilan pengendalian DM tipe 2 di rumah.
Analisis Jalur Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Dengan Kepuasan Terhadap Kinerja Perawat Dalam Memberikan Asuhan Keperawatan Di Rs Di Jember
Luh Titi Handayani
The Indonesian Journal of Health Science Vol 9, No 1 (2017): The Indonesian Journal Of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32528/the.v9i1.1261
Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) harus diselenggarakan di semua tempat kerja, khususnya tempat kerja yang mempunyai risiko bahaya kesehatan. Tujuan Penelitian mengetahui hubungan kesehatan dan keselamatan kerja dengan kepuasan kerja terhadap kinerja perawat dalam memberikan asuhan keperawatan di Ruang Rawat infeksi di RSD di Kabupaten Jember. Populasi penelitian ini adalah perawat yang bertugas di ruang rawat inap RS di Jember dengan sampel sebanyak 30 orang perawat yang tersebar di tiga ruang yaitu VCT, interna dan bedah. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Alat pengumpul data yang digunakan adalah kuesioner dengan skala likert. Data di olah dengan metode analisis jalur. Hasil penelitian secara keseluruhan mempunyai hubungan linier terhadap kinerja sebesar 55,3% yang artinya 44,7% kemungkinan dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dapat dijelaskan dalam penelitian ini terhadap kinerja petugas dalam memberikan asuhan keperawatan. Secara individu variabel yang paling besar memberikan hubungan linier adalah kepuasan sebesar 18,7% sedangkan yang paling rendah adalah variabel persepsi yang memberikan pengaruh langsung terhadap kinerja sebesar 9,61 %. Bagi Pihak rumah sakit dapat mempertahankan kebijakan yang ada dengan melihat hasil yang sudah didapatkan saat ini dan dapat lebih ditingkatkan dengan mempertimbangkan variabel lain yang belum dibahas dalam penelitian ini.Kata Kunci : Analisis Jalur, K3, Kinerja Perawat
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kecemasan Antenatal
Nety Mawarda Hatmanti;
Rusdianingseh Rusdianingseh;
Yurike Septianingrum;
Siti Maimunah
The Indonesian Journal of Health Science Vol 13, No 2 (2021): The Indonesian Journal of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32528/ijhs.v13i2.6460
Anxiety during pregnancy is something that can happen to every mother and is a natural thing. As a health worker, of course looking for the cause of anxiety will be very important to determine the next action or step to overcome the anxiety that occurs. The purpose of this study was to analyze self-efficacy, parity and age at marriage on the anxiety of pregnant women.This study uses a cross-sectional technique, the independent variables are self-efficacy, parity and age at marriage. The dependent variable is anxiety in pregnant women. Total population of 139 pregnant women, with simple random sampling technique obtained a sample of 103 pregnant women.The results of the study were that most of the pregnant women (82.5%) were in the age range 20 years, most (61.2%) had a secondary education level and most (70.9%) did not work. Using the Pearson Correlation test (product moment correlation) and multiple linear regression, it was found that parity (0.007) and self-efficacy (0.041) were weakly related to anxiety in pregnant women and parity variable (-0.214) was the most influential on anxiety during pregnancy. .There is a need for comprehensive education and counseling for couples of childbearing age to manage the distance between pregnancies and the number of children, to reduce maternal anxiety during pregnancy.