cover
Contact Name
Abdul Jalil, SP
Contact Email
abduljalil@unmuhjember.ac.id
Phone
+6285334599691
Journal Mail Official
abduljalil@unmuhjember.ac.id
Editorial Address
Jl. Karimata Sumbersari No, 49 Jember
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
The Indonesian Journal of Health Science
ISSN : 20875053     EISSN : 24769614     DOI : 10.32528/ijhs
Core Subject : Health, Science,
The Indonesian Journal of Health Science merupakan jurnal yang dikelola oleh Program Studi S1 Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan dan diterbitkan oleh Universitas Muhammadiyah Jember, dengan nomor p- ISSN: 2087-5053; e-ISSN: 2476-9614. Jurnal ini pertama kali terbit pada tahun 2010.
Articles 355 Documents
STRATEGI CASE MANAGER DALAM MENGELOLA KASUS PASIEN RAWAT INAP DI RS B KEDIRI Widyasih Sunaringtyas* Madya Sulisno**
The Indonesian Journal of Health Science Vol 6, No 1 (2015): The Indonesian Journal Of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/the.v6i1.33

Abstract

Case manager is new professional in the hospital that hospital has notowned in East Java. Case manager role is to handle patient with high risk case,chronic disease that high cost possibility, complex case or complicated. Problem ofthis research focused on case manager experience in managing inpatient case. Thepurpose of this research to analyzes case manager strategy in managing inpatientcase in B. Hospital. This study was a qualitative research design with descriptivephenomenology approach took 5 main informans and 3 triangulation informansused Purpossive Sampling Technique. Data collects with indepth interview, whileat bencmarking place obtained from case manager statement through lecture anddiscussion. Data analyze use collaizi methods.Themes found from this researchsuch as : communication strategy, integration, coordination, advocacy, negotiationand empowerment. Strategy that used at bencmarking location after analyzed fromcase manager statements there are also 5 themes such as: integration,coordination, advocacy, communication, negotiation, empowerment. The casemanager experience in managing patient case influenced knowledge,communication skill and clinic skill.
KORELASI PENERIMAAN ORANGTUA TERHADAP STRES PENGASUHAN DALAM MERAWAT ANAK RETARDASI MENTAL: EFEK MEDIASI HARGA DIRI ORANGTUA (Studi Di SDLB Bhakti Luhur Kota Malang) Yeni Fitria; Sri Poeranto; Lilik Supriati
The Indonesian Journal of Health Science Vol 11, No 2 (2019): The Indonesian Journal Of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/ijhs.v11i2.2958

Abstract

Hambatan kognitif dan fungsi adaptif pada anak retardasi mental menjadi stressor bagi orangtua, karena dalam perawatannya perlu penanganan khusus. Kondisi tersebut berdampak pada penerimaan orangtua terhadap anak dan pada harga diri orangtua, yang akhirnya dapat menyebabkan stress pengasuhan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis efek harga diri orangtua sebagai faktor mediasi antara penerimaan orangtua terhadap stres pengasuhan dalam merawat anak retardasi mental. Rancangan penelitian menggunakan analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional, menggunakan purposive sampling dengan jumlah 43 responden. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu Parental Acceptance Rejection Questionnaire/ (PARQ), Brief Self Esteem Inventory/ (BSEI) dan Parenting Stres Index Short Form/ (PSI-SF). Analisis jalur (path analysis) digunakan sebagai uji statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan tidak langsung antara penerimaan orangtua dengan stres pengasuhan melalui efek mediasi harga diri orangtua. Besar hubungan tidak langsung antara penerimaan terhadap stress pengasuhan melalui harga diri orangtua adalah sebesar 2,92%. Kurangnya penerimaan terhadap anak retardasi mental menyebabkan orangtua memiliki harga diri rendah, yang berdampak timbulnya stress pengasuhan.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP KEPATUHAN DIET PADA PENDERITA HIPERTENSI Kurniawati Kurniawati; Wiwiek Widiatie
The Indonesian Journal of Health Science Vol 7, No 1 (2016): THE INDONESIAN JOURNAL OF HEALTH SCIENCE
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/the.v7i1.379

Abstract

Hypertension, where the patient blood pressure is above normal. One of the compliance to obey by hypertensive patients is food (dietary compliance). Dietary is one of the methods to reduce the complication at hypertensive patients. This research aimed at finding out the influence of health education against the compliance. This research was pre-experiment by applying one group pre-post test design. The populations were hypertensive patient at the country of Tambar, Jombang. The samples were 30 respondents the patients who fulfill the criteria. This also used systematic simple random sampling technique. Giving a questionnaire was a data collection before the health education run. Then, it continued with health education about dietary for hypertensive. A week after the education run, the patients had to fill the questionnaire to investigate the compliance. The analysis used Wilcoxon Signed rank Test, significance level was ρ0.05.The result was  0,000 which mean that health education influenced dietary compliance for hypertensive patient. This is therefore health education should be implemented regularly in period of time to adapt with patient by applying well communication.
Efektifitas Mirror Therapy terhadap Kekuatan Otot dan Status Fungsional Pasien Stroke Non Hemoragik Istianah Istianah; I Gede Arsana; Hapipah Hapipah; Zaenal Arifin
The Indonesian Journal of Health Science Vol 12, No 2 (2020): The Indonesian Journal of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/ijhs.v12i2.4872

Abstract

Latar Belakang dan Tujuan: Stroke merupakan gangguan fungsi otak yang dapat berdampak pada berbagai fungsi tubuh diantaranya defisit motorik berupa hemiparese. Mirror Therapy merupakan salah satu terapi untuk pasien stroke dengan melibatkan sistem mirror neuron. Tujuan penelitian untuk mengetahui efektifitas mirror therapy terhadap kekuatan otot dan status fungsional pasien stroke dengan hemiparese. Metode: Desain penelitian ini menggunakan pra eksperiment dengan pendekatan One Group Pre Test and Post Test Design. Populasi penelitian ini adalah semua pasien stroke yang dirawat inap di RSUD Kota Mataram berjumlah 108 orang. Sampel penelitian adalah pasien stroke non hemoragik dengan hemiparese berjumlah 16 responden yang dipilih dengan tekhnik purposive sampling. Instrumen penelitian: lembar observasi kekuatan otot, barthel indeks, dan cermin. Data dianalisis dengan univariat dan bivariate. Hasil: Hasil penelitian didapatkan rata-rata kekuatan otot sebelum intervensi adalah 2,69 dan setelah intervensi 3.63, sedangkan rata-rata status fungsional sebelum intervensi 42,5 dan setelah intervensi menjadi 72,5. Hasil analisis dengan uji willcoxon diperoleh nilai p value untuk kekuatan otot 0,0000,05 dan status fungsional 0,0010,05. Simpulan dan Implikasi: Mirror therapy berpengaruh terhadap  peningkatan kekuatan otot dan status fungsional pasien stroke dengan hemiparese, sehingga tehnik mirror therapy dapat digunakan sebagai penatalaksanaan dan perawatan untuk meningkatkan kekuatan otot dan status fungsional pasien stroke.
Keterlibatan Anak Prasekolah Tentang Pengenalan Kesiapsiagaan Bencana Alam Melaui Metoda Simulasi Cipto Susilo; Hendra Kurniawan; Mohammad Syamsun Ni’am
The Indonesian Journal of Health Science Vol 9, No 1 (2017): The Indonesian Journal Of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/the.v9i1.1265

Abstract

Letak geografis kepulauan Indonesia terbentuk dari titik-titik pertemuan lempeng bumi yang menjadikan negeri ini sarat dengan kejadian-kejadian bencana, seperti gempa bumi, tsunami, tanah longsor, serta gunung berapi. Salah satu permasalahan yang mendasar dalam  proses kesiapsiagaan bencana alam pada anak prasekolah tekait dengan keterbatasan pemahaman tentang resiko-resiko disekeliling mereka, yang berakibat tidak adanya kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana. Tingkat resiko bencana selain ditentukan oleh potensi bencana juga ditentukan oleh upaya mitigasi dan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana. Pengenalan proses kesiapsiagaan pada usia prasekolah tentunya memiliki metode yang harus sesuai dengan usia mereka karena model pembelajarn memiliki peranan yang sangat penting dalam proses kegiatan belajar dan merupakan salah satu parameter utama keberhasilan dalam pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan keterlibatan anak prasekolah tentang pengenalan kesiapsiagaan bencana alam pada dengan mengunakan desain pretest-postest One group design. Hasil penelitian dengan uji Wilcoxon (α=0,05) didapatkan nilai p value = 0,000 artinya H1 diterima atau ada keterlibatan anak prasekolah terhadap kesiapsiagaan bencana alam melalui metode simulasi.  Keterlibatan anak prasekolah dalam kesiapsiagaan  kebencanaan di sekolahnya menjadi strategi efektif, dinamis, dan berkesinambungan dalam upaya penyebarluasan pendidikan kebencanaan sehingga sejak dini anak mampu mengenal tanda bencana alam yang terjadi disekitar tempat tinggalnya.Kata kunci: Keterlibatan Anak Prasekolah, Kesiapsiagaan bencana alam, Simulasi.
PENGARUH KELAS IBU HAMIL TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN TENTANG ANTENATAL CARE PADA IBU HAMIL DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN MODEL COMMUNITY AS PARTNER DI DUSUN KARANGASEM DESA GLAGAHWERO KECAMATAN PANTI KABUPATEN JEMBER Bella Alvionitta Gunawan Putri; Tri Astutik
The Indonesian Journal of Health Science 2018: Edisi Khusus, September: The Indonesian Journal Of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/ijhs.v0i0.1538

Abstract

Kehamilan merupakan masa dimana terjadinya konsepsi hingga terjadi kelahiran bayi antara 38-40 minggu. Tujuan dari penelitian ini yaitu menganalisis efektifitas kelas ibu hamil terhadap peninkatan pengetahuan tentang antenatal care pada ibu hamil di Dusun adean Desa Glagahwero Kecamatan Panti Kabupaten Jember. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan menggunakan quasy experiment. Sampel penelitian sebanyak 15 ibu hamil diambil menggunakan teknik random sampling. Pengumpulan data mengenai kelas ibu hamil dan pengetahuan tentang antenatal care di dapatkan dengan melakukan wawancara serta melakukan pre test dan post test menggunakan soal yang dibuat oleh mahasiswa sesuai dengan indikator dari program kegiatan yang akan dilakukan. Hasil penelitian terdapat kesimpulan bahwa adanya efektifitas dari kelas ibu hamil tentang peningkatan pengetahuan mengenai antenatal care pada ibu hamil yang dibuktikan dengan adanya 10 (66,7%) ibu hamil memiliki perubahan perilaku dalam melakukan ku jungan ANC dan kelas ibu hamil, dimana sebelumnya sebanyak 4 (26,6%) ibu hamil memiliki pengetahuan yang baik.Penelitian ini merekomendasikan pentingnya memberikan kelas ibu hamil secara berkelanjutan guna meningkatkan status kesehatan dari ibu hamil serta mengurangi angka kematian ibu dan bayi. Kata kunci: Kelas Ibu Hamil, Pengetahuan tentang Antenatal Care
PENGARUH LATIHAN KETERAMPILAN SOSIAL DAN PSIKOEDUKASI KELUARGA TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN SOSIALISASI ANAK AUTIS USIA SEKOLAH (9-12TAHUN) DI SLB KABUPATEN JEMBER Yeni Suryaningsih* Titin Andri Wihastuti ** Septi Dewi Rachmawati***
The Indonesian Journal of Health Science Vol 5, No 2 (2015): The Indonesian Journal Of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/the.v5i2.3

Abstract

Autism can be socialization disturb that can be depression. This study aimed to stimulation for increasing social skill of f autism in school-children ( 9-12 years old) in the SLB of Jember District. The purpose ofthis study was to analysis influence of social skill training and psycho education for increasing social skill autism in school-children (9-12 years old) in the SLB of Jember District. Methodof the study was quasi experimental non randomized pretest-post test  with comparison group design  used purposive sampling. Number of samples21respondents.Evaluation listmeasuring instrument. There are three group: Social skill training (K3), psycho education (K2), social skill training and psycho education (K3). K1 had difference level of social skill. The level maximum  was8,33 and level minimum was 4,17. K2 had difference level of social skill. The level maximum was 6,95 and level minimum was 2,77. K3 had difference level of social skill. The level maximum  was23,61and level minimum was 11,11. InWilcoxon analysis test (α 0,05) K1 had p = 0,016, K2 had p = 0,017,  K3 have p = 0,018. InKruskal Wallis analysis ( p = 0,001 α = 0,05). AnalysisPost HocinKruskal Wallis with Mann-Whitney had minimum p value =  0,002 (α = 0,001). The three group could increasing social skill of f autism in school-children but there was not significant difference for increasing of social skill. Needed continuity threatment for the maximal result and researcher in every group of threatment
DETERMINAN PRE-HIPERTENSI DI KELURAHAN CURUG KECAMATAN CIMANGGIS KOTA DEPOK Dini Tryastuti
The Indonesian Journal of Health Science Vol 11, No 1 (2019): The Indonesian Journal Of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/ijhs.v11i1.2240

Abstract

Pre-hipertensi adalah suatu kondisi tekanan pada darah sistolik 120-139 mmHg dan pada tekanan darah diastolik 80-89 mmHg, diciptakan tidak sebagai klasifikasi penyakit tetapi untuk mendeteksi seseorang yang  memiliki resiko lebih besar menderita hipertensi dan penyakit kardiovaskular dibandingkan dengan tekanan darah normal. Berbagai macam faktor karakteristik individu yang mempengaruhi peningkatan tekanan darah yaitu usia, jenis kelamin, riwayat keluarga, IMT dan perilaku merokok   .Tujuan   penelitian  ini adalah untuk  mengidentifikasi   determinan prehipertensi pada golongan usia dewasa. Desain penelitian ini adalah deskriptif observasional dengan pendekatan cross-sectional. Jumlah sampel penelitian sebanyak 80 orang yang diambil melalui teknik random sampling. Hasil penelitian bahwa faktor determinan prehipertensi adalah usia, riwayat keluarga hipertensi, IMT tidak normal beserta perilaku merokok. Hasil ini dapat menjadi landasan perawat untuk memberikan informasi kesehatan kepada penderita prehipertensi pada usia dewasa mengenai faktor determinan hipertensi agar dapat mengatur gaya hidup sehingga tidak mengalamai hipertensi dan penyakit kardiovaskuler pada masa akan datang
Pengetahuan dan Sikap Siswa SMA dalam Menghadapi Bencana Gempa Bumi Felive R.D.C. Pasaribu; Mori Agustina br Perangin-angin
The Indonesian Journal of Health Science Vol 12, No 1 (2020): The Indonesian Journal of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/ijhs.v12i1.4859

Abstract

Latar Belakang dan Tujuan: Salah satu faktor yang menyebabkan begitu banyak korban yang jatuh ketika terjadi bencana gempa bumi dikarenakan kurangnya pengetahuan yang dimiliki oleh masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggali tingkat pengetahuan dan sikap yang di miliki oleh siswa dalam menggahadapi bencana gempa bumi. Metode: Deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan di Sekolah Advent Nias. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas 12. Teknik sampling menggunakan total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Analisis data menggunakan korelasi spearman rho. Hasil: Rerata usia responden adalah 17 tahun sebanyak 17 (53%), sebagian besar jurusan MIA A 34 (25,4%), tingkat pengetahuan sebagian besar cukup 86 (64,2%), sikap sebagian besar negatif 101 (75,4%), hasil uji statistik menunjukkan nilai p 0,000 0,05 yang berarti ada hubungan antara pengetahuan dan sikap siswa dalam menghadapi bencana gempa bumi. Simpulan dan Implikasi Pengetahuan yang dimiliki oleh siswa SMA di Perguruan Advent Nias dalam kategori cukup, namun masih belum bisa untuk mengambil sikap yang tepat untuk menghadapi bencana gempa bumi. Sementara sikap yang di miliki oleh murid di Perguruan Advent Nias dalam menghadapi bencana gempa bumi masih dalam kategori rendah. Untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap siswa dalam menghadapi bencana maka perlu diadakan pelatihan atau sosialisasi.
Faktor-Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Harga Diri (Self Esteem)Penderita Tuberkulosis Paru Di Wilayah Eks Kawedanan Indramayu Dedeh Husnaniyah; Mamat Lukman; Raini Diah Susanti
The Indonesian Journal of Health Science Vol 9, No 1 (2017): The Indonesian Journal Of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/the.v9i1.1256

Abstract

Dampak TB Paru dapat mempengaruhi harga diri penderita TB Paru. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pengaruh dukungan keluarga, kondisi fisik, psikologis individu dan stigma terhadap harga diri penderita TB Paru.Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan rancangan penelitian cross sectional study. Pengambilan sampel dilakukan dengan tekhnik total sampling sebayak 45 responden.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan keluarga, kondisi fisik, psikologis individu dan stigma berpengaruh terhadap harga diri penderita TB Paru dengan nilai p 0,05. Hasil analisis multivariat regresi logistik ganda menunjukkan bahwa dari keempat faktor tersebut stigma merupakan faktor yang paling berpengaruh terhadap harga diri penderita TB Paru dengan nilai OR = 8,304.Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh antara dukungan keluarga, kondisi fisik, psikologis individu dan stigma terhadap penderita TB Paru, faktor yang paling berpengaruh terhadap harga diri adalah stigma. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi pemegang program TB di Puskesmas untuk memberikan konseling terkait faktor-faktor yang berpengaruh terhadap harga diri. Dengan demikian diharapkan dapat menurunkan stigma di masyarakat.Kata Kunci: Faktor-faktor, Harga Diri, Tuberkulosis Paru