Articles
355 Documents
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG HIPERTENSI DAN PROGRAM LATIHAN TERPADU TERHADAP PERILAKU LANSIA DALAM PENGENDALIAN HIPERTENSI DI DUSUN KARANGANOM DESA SERUT KECAMATAN PANTI KABUPATEN JEMBER
Yudha Jatmika;
Puspa Fitriyana;
Jamilatul Komari;
Chairun Nisak;
Novaria Puspitasari;
Novita Nurkamilah;
Siti Aisyah Asri;
Mayangga Sukmawati;
Hanny Rasni
The Indonesian Journal of Health Science 2018: Edisi Khusus, September: The Indonesian Journal Of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32528/ijhs.v0i0.1534
Lanjut usia sangat erat hubungannya dengan terjadinya hipertensi. Penatalaksanaan hipertensi dapat dilakukan secara farmakologi dan non farmakologi. Salah satu penatalaksanaan non farmakologi yaitu dengan pemberian edukasi dan olahraga/latihan secara rutin. Penelitian ini bertujuan menganalisa pengaruh pendidikan kesehatan tentang hipertensi dan program latihan terpadu terhadap perilaku lansia dalam pengendalian hipertensi. Penelitian ini menggunakan metode quasi experimental dengan desain penelitian pre-test and post-test with control group design. Dua puluh responden dalam penelitian ini dibagi menjadi 10 responden sebagai kelompok intervensi dan 10 responden sebagai kelompok kontroll dengan teknik consequtive sampling. Pendidikan kesehatan diberikan selama 4 sesi, kemudian diberikan program latihan senam antihipertensi setiap minggu selama 4 kali. Data dianalisis menggunakan uji t dependen dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil uji t dependen menunjukkan perbedaan signifikan perilaku lansia antara pretest dan posttest pada kelompok intervensi (p=0,001), sedangkan pada kelompok kontrol didapatkan p=0,560. Selanjutnya, uji t independen menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol (p=0,001). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan pendidikan kesehatan tentang hipertensi dan program latihan terpadu terhadap perilaku lansia dalam pengendalian hipertensi. Perawat khususnnya perawat komunitas diharapkan menerapkan program tersebut sebagai acuan untuk meningkatkan perilaku lansia dalam pengendalian hipertensi. Kata kunci: pendidikan kesehatan, latihan, perilaku lansia, hipertensi
ASUPAN ZAT GIZI MAKRONUTRIEN PADA TODDLER
Peni Perdani Juliningrum
The Indonesian Journal of Health Science Vol 11, No 1 (2019): The Indonesian Journal Of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32528/ijhs.v11i1.2236
Nutrisi merupakan substansi organik yang dibutuhkan oleh tubuh toddler. Asupan zat gizi makronutrien dibutuhkan oleh tubuh sebagai penghasil energi. Energi yang dihasilkan ikut mempengaruhi status nutrisi anak. Tujuan penelitian adalah mengetahui gambaran asupan zat gizi makronutrien pada toddler di Kabupaten Jember. Penelitian ini memiliki design penelitian deskriptif dengan pendekatan crossectional. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 30 responden dengan ibu yang memiliki anak berusia 1-3 tahun. Tekhnik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner food recall 1x24 jam. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat.Sebagian besar anak toddler memiliki kecukupan zat makronutrien baik karbohidrat, lemak dan protein sebesar 93,3%. Namun, 6,7% anak memiliki kekurangan zat makronutrien. Tercukupinya kebutuhan energi dapat dipenuhi dengan makan makanan yang beraneka ragam serta mengkonsumsi bahan makanan yang memiliki kandungan sumber karbohidrat, protein dan lemak. Asupan zat gizi makronutrien yang tidak mencukupi kebutuhan tubuh dapat menyebabkan energi yang dihasilkan kurang dari energi yang dibutuhkan menyebabkan ketidakseimbangan energi sehingga gizi kurang dapat terjadi
Peran Keluarga dalam Meningkatkan Status Gizi pada Lansia
Cahya Tribagus Hidayat;
Ali Usman
The Indonesian Journal of Health Science Vol 12, No 1 (2020): The Indonesian Journal of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32528/ijhs.v12i1.4855
Latar Belakang dan Tujuan: Kebutuhan gizi yang tidak terpenuhi pada lansia akan meningkatkan risiko gizi buruk. Hal ini disebabkan oleh permasalahan sosial ekonomi dan meningkatnya penyakit degeneratif menjadikan keluarga pada posisi yang sangat penting dalam penyediaan gizi keluarga melalui fungsi fungsional dan pengendalian. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan peran keluarga dengan status gizi lansia. Peran keluarga dalam memberikan gizi seimbang pada lansia diperlukan untuk mengoptimalkan status kesehatan lansia dan kualitas hidupnya. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian korelasional yang dilakukan dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah lansia yang bertempat tinggal di Desa Kaliwates Jember dan responden yang mengambil bagian dalam penelitian ini diambil secara purposive sampling. Analisis chi square digunakan untuk mengetahui hubungan antara dua variabel. Hasil: Sebagian besar peran keluarga dalam kategori baik sebanyak 23 responden (44,3%). Status gizi berdasarkan BB/U mayoritas baik sebanyak 30 responden (57,7%), status gizi berdasarkan TB/U mayoritas baik sebanyak 28 responden (53,8%). Berdasarkan hasil uji statistik Chi Square menunjukkan nilai p 0,001 0,05 sehingga dapat dikatakan terdapat yang signifikan antara peran keluarga dengan status gizi lansia. Simpulan dan Implikasi: Peran keluarga mempengaruhi status gizi lansia karena keluarga merupakan sistem pendukung terbesar dalam kehidupan lansia dan pengasuhan lansia merupakan tanggung jawab keluarga. Dengan demikian maka intervensi keperawatan untuk meningkatkan optimalisasi peran keluarga dibutuhkan agar status gizi lansia juga dapat ditingkatkan.
FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP HEALTH SEEKING BEHAVIOR KELUARGA DI DESA TUTUL KECAMATAN BALUNG KABUPATEN JEMBER
fauziyah Fauziyah;
Teguh Hari Santoso;
Sofia Rhosma Dewi
The Indonesian Journal of Health Science Vol 8, No 2 (2017): The Indonesian Journal Of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32528/the.v8i2.871
Health is a basic need for everyone. Health Seeking Behavior is the behavior of people or communities who are experiencing illness or other health problems, to get treatment so healed or overcome health. This research use correlation design with cross sectional approach. The goal is to know the factors that influence the health seeking behavior of the family. Population in this research all family in Tutul Village of Balung Jember District. The sampling technique used cluster sampling and data collection techniques using questionnaires. Data analysis in this study used univariate and multivariate with multiple linear test. The result of this research is culture factor (p value = 0.021), education factor (p value = 0.004), disease seriousness factor (p value = 0.024) and insurance coverage factor (p value = 0.000). From the data, it is found that all factors influence the health seeking behavior, but the insurance coverage factor becomes the most dominant factor influencing the health seeking behavior of the family. Therefore, there is a need for attention for government agencies responsible for the equitable distribution of insurance holdings managed by the government.Keyword : The Family, Culture Factor, Education Factor, Disease Seriousness Factor, Insurance Coverage Factor, Health Seeking Behavior.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Dengan Media Audio Visual Terhadap Perilaku Bullying Anak Usia Sekolah
dini tryastuti
The Indonesian Journal of Health Science Vol 13, No 2 (2021): The Indonesian Journal of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32528/ijhs.v13i2.4329
Bullying adalah perilaku kekerasan yang sering dilakukan oleh individu atau kelompok terhadap individu yang lemah. Perilaku bullying dapat memberikan dampak negatif baik bagi pelaku maupun korban. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan pendidikan kesehatan melalui media audio visual dalam mengurangi perilaku bullying pada anak usia sekolah dasar. Desain penelitian ini adalah quasi eksperimen pre post test tanpa kontrol. Sampel penelitian terdiri dari 40 siswa SD yang menjadi pelaku bullying di Kelurahan Curug Kecamatan Cimanggis Kota Depok. Sampel penelitian dipilih dengan teknik random sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah dependen t-test. Ditemukan adanya perbedaan yang signifikan dalam penurunan perilaku bullying sebelum dan sesudah intervensi (p 0,021) dengan α 0,05. Penelitian ini dapat menjadi alternatif untuk mengurangi perilaku bullying di sekolah dasar.
PENGARUH BEKAM TERHADAP PENURUNAN NYERI PADA KLIEN DENGAN TRAPEZIUS MYALGIA PADA PEKERJA ANGKUT DI KECAMATAN JELBUK JEMBER
Yugi Hari Chandra Purnama
The Indonesian Journal of Health Science 2018: Edisi Khusus, September: The Indonesian Journal Of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32528/ijhs.v0i0.1524
Keluhan pada muskuloskeletal merupakan keluhan pada otot skeletal yang dirasakan dengan intensitas nyeri yang berbeda-beda, dari nyeri yang ringan sampai nyeri yang sangat berat. Myalgia atau nyeri otot, merupakan gejala dari beberapa penyakit maupun kelainan. Bekam merupakan suatu metode pengobatan klasik yang telah digunakan dalam perawatan dan pengobatan berbagai masalah kesehatan salah satunya adalah nyeri. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui pengaruh terhadap penurunan nyeri pada klien dengan Trapezius Myalgia pada pekerja angkut di Kecamatan Jelbuk Kabupaten Jember. Penelitian ini merupakan penelitian pre eksperimen dengan rancangan pretest-postest design yang bertujuan mengetahui pengaruh terapi bekam terhadap penurunan nyeri pada klien dengan trapezius myalgia pada pekerja angkut. Populasinya adalah keseluruhan klien trapezius myalgia yang melakukan terapi bekam di Kecamatan Jelbuk Kabupaten Jember, dengan jumlah sampel 15 responden. Tehnik pengambilan sampelnya menggunakan consecutive sampling yang memenuhi kriteria inklusi yang dilakukan pada bulan November 2017 dengan pemberian terapi bekam di 5 titik dengan satu kali perlakuan selama penelitian, dan mengisi lembar observasi nyeri. Pengaruh terapi bekam terhadap nyeri pada klien dengan trapezius myalgia pada pekerja angkut di Kecamatan Jelbuk Kabupaten Jember didapatkan rerata skala nyeri klien sebelum dibekam 5,20 dan turun menjadi 1,93 setelah dibekam dan di uji menggunakan paired t-test didapatkan ρ-value sebesar 0,00. Dari hasil penelitian ini, terapi bekam terbukti berpengaruh terhadap penurunan nyeri pada klien dengan trapezius myalgia pada pekerja angkut di Kecamatan Jelbuk Kabupaten Jember. Kata kunci: Bekam, Nyeri, Trapezius Myalgia, Pekerja Angkut
HUBUNGAN PERAN SUAMI DAN PETUGAS KESEHATAN DENGAN KETERATURAN ANTENATAL CARE (ANC) PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI PUSKESMAS ARJASA JEMBER
Sri Widya;
Sri Utami;
Fitriana Putri
The Indonesian Journal of Health Science Vol 10, No 2 (2018): The Indonesian Journal Of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32528/ijhs.v10i2.1858
Peran suami adalah seorang pemimpin dan pelindung bagi istrinya denga mendidik, mengarahkan istri pada kebenaran. Petugas kesehatan, seseorang yang bertanggung jawab dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada individu, keluarga dan masyarakat. Antenatal Care (ANC) pemeriksaan kehamilan untuk mengetahui keadaan ibu dan janin secara berkala terhadap penyimpangan yang ditemukan pada ibu hamil. Metode yang digunakan adalah pendekatan Cross Sectional bertujuan untuk mengetahui hubungan peran suami dan petugas kesehatan pada keteraturan Antenatal Care (ANC) ibu hamil trimester III di Puskesmas Arjasa Jember. Populasi pada penelitian ini sebanyak 55 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan Cluster Random Sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuisioner dan dokumentasi buku KIA. Hasil analisa data peran suami didapatkan nilai P Value: 0,003 artinya H1 diterima, dan peran petugas kesehatan didapatkan nilai P Value Fisher’s Exact Test: 0,002 artinya H1 diterima, ada hubungan peran petugas kesehatan pada keteraturan Antenatal Care (ANC) ibu hamil trimester III di Puskesmas Arjasa Jember. Ada hubungan peran suami dan peran petugas kesehatan pada keteraturan Antenatal Care (ANC) ibu hamil trimester III di Puskesmas Arjasa Jember. Dengan demikian optimalisasi peran suami dan petugas kesehatan sangat diperlukan untuk keteraturan ANC.Kata kunci : Peran Suami; Peran Petugas Kesehatan; Antenatal Care (ANC)
PENGARUH PSIKOEDUKASI KELUARGA TERHADAP TINGKAT KECEMASAN DAN KEMAMPUAN KELUARGA DALAM MERAWAT PENDERITA TB DI PUSKESMAS SUMBERMANJING WETAN KECAMATAN SUMBERMANJING KABUPATEN MALANG
Faizatur Rohmi* Setyawati Soeharto** Retno Lestari***
The Indonesian Journal of Health Science Vol 5, No 2 (2015): The Indonesian Journal Of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32528/the.v5i2.44
TB is one of chronic lung infections with at least six months of treatment or medications. International Union against Tuberculosis and Lung Disease states that it must be given immediately to patients or their family members in order to decrease side effect of the disease. IUATLD recommends the patients and their family have to get education about this disease and its treatment. This study aims to get understanding of the influence of family psychoeducation to anxiety level and family’s ability in taking care of TB patient. This study used quasy experimental by using purposive sampling as the sampling technique. The subjects of this study consisted of twenty eight (28) respondents whom divided into control group and experimental group. The data were collected by using questionnaire which had been tested by test of validity and reliability. Based on bivariate analysis using Mann Whitney test shows that significance value of anxiety level (p0.05) and ability (cognitive, affective and psychomotor) (p0.05).It could be concluded that family psychoeducation influenced anxiety level and the ability of family members in taking care of the patient. Based on the result, it needs to apply psychoeducation as caring act to reduce anxiety level and improve family members’ ability in taking care of the patient in psychosocial case.
PENGARUH LATIHAN KETERAMPILAN SOSIAL TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN SOSIALISASI ANAK DENGAN ATTENTION DEFISIT HYPERACTIVITY DISORDER (ADHD)
Yeni Suryaningsih
The Indonesian Journal of Health Science Vol 7, No 1 (2016): THE INDONESIAN JOURNAL OF HEALTH SCIENCE
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32528/the.v7i1.389
Attention deficit hyperactivity disorder (ADHD) is a neurobehavioral disorder that most often occurs in children, which is also a chronic condition that most often affects children of school age, and is a mental disorder common in children ages 3- 5 years. Without proper treatment can be chronic depression. Social skills training is a way given to children who have difficulty interacting disorder. The goal is to improve a person's ability to interact in an environment. This exercise can improve interpersonal skills with socializing train. This study is a non-randomized quasi-experimental one-group pretest-posttest design. This research was conducted in kindergarten Dahlia Jember. Total sample 7 sample with purposive sampling technique. Variables - variables of the study consisted of social skills training, attention deficit hyperactivity disorder comprises. Results of the study Analysis of the difference highest increase was 26 and the lowest difference has a value of 20. Analysis Wilcoxon (α 0.05) p = 0.016. Conclusions social skills training can be done to improve the social skills of children with ADHD. This research is expected to contribute or contribute to the development of science and its applications, especially in the field of children with psychiatric problems.
Evaluasi Pelaksanaan Learning From Home (LFH): Blended Learning dengan Emotional Resilience dan Kemampuan Manajemen Belajar Mahasiswa Keperawatan Universitas Muhammadiyah Jember
Ayesie Natasa Zulka
The Indonesian Journal of Health Science Vol 13, No 1 (2021): The Indonesian Journal of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32528/ijhs.v13i1.5017
Mahasiswa keperawatan menghadapi perubahan adaptasi pembelajaran dari jenjang SMA ke perguruan tinggi, selain itu mahasiswa menjalani sistem pembelajaran jarak jauh dengan skema blended learning. Ketidakpastian akhir pandemi dan meningkatnya penggunaan pembelajaran online dapat berdampak negatif pada kesehatan mental siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan pembelajaran dari rumah: blended learning dengan emotional resiliencedan kemampuan manajemen belajar mahasiswa. Desain penelitian menggunakan studi cross sectional dengan total sampling sebanyak 120 mahasiswa tahun pertama Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Jember yang bersedia. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner pelaksanaan learning from home, kuesioner emotional resilience remaja, dan kuesioner kemampuan manajemen belajar. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis korelasi Spearman. Hasil analisis korelasi menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pelaksanaan LFH dengan emotional resilience mahasiswa (0,004 0,005) dengan kekuatan hubungan sangat lemah (r = 0,224). Faktor-faktor lain berkontribusi dalam kondisi emotional resilience dan kemampuan manajemen belajar mahasiswa. Kondisi emotional resilience mahasiswa perlu menjadi perhatian bagi institusi di masa pandemi dan pelaksanaan learning from home